Valentine’s Day : Key

VALENTINE’S DAY : KEY

Author: Anissa Anggi

Genre: Romance

Main Cast:

  • Kim Kibum or KEY
  • Lee Hyomin (Imagine Character)

Other Cast: Song Hanna

Length: Oneshot

Rating: PG-13

Disclaimer: I do own this story, and the plots. SHINee belongs to theirselves, and God. And Key….. well I  hope he’s my future husband 😀 #plakk. Don’t open and read this if you don’t like. Do not copy paste without full credits or even my permission.

A/N Notes: Ini ff yang aku bikin pas hari valentine kkk~ sebenernya ini Semacam apa ya….. Another Story of KiHyo Couple kali ya? Hahaha ff ini udah pernah aku publish di blog wp pribadi aku -> Mrskeybum23 tp ga ada yg komen -__-a jadiiiii aku kirim ke sf3si ajadeh wakakakak sekalian juga buat promosi blog *plakk. Btw aku minta saran doong buat nama Couple ini, enaknya apa ya? HyoBum ato KiHyo? –“ atau ada saran lain? 😀 Di tunggu yaaahh komennyaa.

Kamsahamnidaaaaa

Happy Reading chingudeulll!! \m/

~.~

~Author POV~

Hyomin memasuki kelasnya tanpa semangat. Yeoja itu melangkahkan kakinya gontai dan duduk disatu meja sebelah tembok. Raut mukanya terihat kesal dan sedikit kecewa. Tapi pada akhirnya dia duduk dibangku dan mengambil iPodnya beserta earphone dari dalam tas. Kemudian menyetel lagu ceria dengan volume maksimal.

Dalam beberapa saat dia ikut menggumam pelan. Tidak mempedulikan teman-temannya yang mulai berdatangan. Pandangan Hyomin kemudian terpaku pada seorang gadis yang berjalan masuk ke kelasnya. Gadis itu kemudian duduk di sebelah Hyomin dengan muka sumrigah.

Hyomin melepas satu earphonenya, melihat gadis itu menggerakkan bibirnya. “Ne?” tanya Hyomin.

Gadis itu cemberut. “Kau tidak mendengar aku bicara Minnie?”

Hyomin terkekeh pelan. Kini dia benar-benar melepaskan earphonenya. “Ani, aku tadi sedang mendengarkan lagu.” Sahutnya enteng.

“Kau mau bilang apa Hanna-ya?” Hyomin bertanya lagi.

Gadis itu menghela nafas, dan seketika wajahnya berubah cerah lagi. “Besok hari Valentinee!!” serunya riang. Senyuman lebar terukir diwajah gadis yang bernama Hanna itu.

Hyomin berubah datar lagi. Dia memutar matanya sarkartis. “Kukira ada apa.”

“Ayolah Hyooo!! Besok hari kasih sayang, tentu kau akan merayakannya kan bersama Kibum?” seru Hanna dengan semangat.

Hyomin mengangkat bahu, “Mollayo…”

Hanna melotot, “waee?! Kau masih pacaran dengan dia kan? Ayolaah, masa kau tidak menyiapkan surprise untuknya?”

Hyomin balik menatap Hanna dengan wajah yang sulit ditebak. “Hanna-ya, tolong jangan bicarakan ini dulu. Aku sedang tidak tertarik membahasnya.”

Hanna terdiam. Dia merasa ada sesuatu yang tidak beres disini. “Jankkaman… Kalian sedang bertengkar?” tanyanya nyaris seperti berbisik.

Hyomin tidak mengangguk. Tapi dari gerak-geriknya dia tidak menyangkal hal itu, dan Hanna yakin bahwa Hyomin-Kibum sedang bertengkar. Biasanya Hyomin akan memulai duluan bercerita tanpa diminta oleh sahabat terdekatnya itu. Tapi entah kenapa kali ini dia hanya terdiam. Jadi Hanna mencoba untuk sedikit bersabar menunggu.

“Dia tidak peduli akan hari kasih sayang besok Na-ya…” gumam Hyomin sambil berkutat dengan iPodnya.

“kau tahu darimana?”

Hyomin mengangkat tangan, tanda dia tidak tahu. “Belakangan ini kami jarang bertemu, dan berkomunikasi. Dia selalu sibuk dengan kompetisi dancenya.”

“Dan….. tampaknya dia juga mulai tidak peduli lagi padaku.” Lanjut Hyomin. Suaranya semakin pelan, membuat Hanna harus memasang telinga setajam mungkin.

Hanna memberikan tatapan prihatin dan sedikit bingung. Yeoja itu merangkul pundak Hyomin, “Sudahlah, tidak usah dipikirkan. Mungkin itu hanya pikiranmu saja? Siapa tahu? Jangan terlalu sedih. Aku yakin dia masih perduli denganmu”

Hyomin hanya terpaku menatap iPodnya. Meskipun dia mendengarkan baik-baik perkataan Hanna.

“Ini hanya masalah waktu. Oke?” sahut Hanna memberi semangat. Hyomin hanya mengangguk, namun tidak mengatakan sepatah katapun. Dan Hanna mengerti itu.

~.~

Hyomin berjalan menyusuri lorong sekolah, kedua tangannya mendekap beberapa buku pelajaran. Hari mulai gelap, dan sekolah mulai sepi. Hanya tersisa beberapa anak yang mengikuti pelajaran tambahan atau ekstrakurikuler seperti Hyomin.

Yeoja itu berjalan terus dalam diam melewati lapangan yang kosong. Angin menghembus pelan, membuat rambut panjang Hyomin melambai indah. Tiba-tiba Hyomin menghentikan langkahnya. Matanya menatap lurus-lurus kearah sosok namja tinggi kurus yang sedang balik menatapnya juga.

Itu Kibum, atau Key yang dikenal warga seantaro sekolah. Hyomin menghela nafasnya dan berjalan lagi menuju Kibum. Sementara namja itu mengembangkan senyumnya begitu melihat Hyomin berjalan kearahnya.

Kini mereka berdua berdiri berhadapan. Dan saling memandang.

“Sudah selesai lesnya?” tanya Kibum sambil tersenyum. Hyomin mengangguk pelan.

“Kau sedang apa disini?” tanya Hyomin tanpa bisa mengendalikan nada suaranya yang terdengar sinis.

Kibum mengerutkan keningnya. “Tentu saja menjemputnya. Ini hampir malam Hyo”

Hyomin mengerjap-ngerjapkan matanya, kaget. Dia tidak menyangka akan mendengar pernyataan seperti itu dari mulut Kibum. Terlebih lagi dengan kesibukan Kibum sekarang, sebagai ketua klub dance, yang membat mereka jarang bertemu. Apalagi bisa pulang bersama seperti ini.

Dan kalimat tadi, cukup membuat Hyomin senang. Rasanya sudah sangat lama dia tidak diperhatikan sedetail ini.

“Wae? Ayo kita pulang.” Ajak Kibum sambil menarik tangan Hyomin dengan lembut.

Mereka berdua berjalan beriringan menuju parkiran motor, tempat motor Kibum diparkir. Tanpa bisa ditahan lagi, senyuman Hyomin merekah lebar.

~.~

Kibum berjalan sedikit tergesa menuju satu toko khusus pernak-pernik perempuan. Hari ini tanggal 13 Februari, yang berarti besok adalah hari 14 Februari, hari kasih sayang. Kibum menatap jejeran boneka lucu yang tersusun rapi di rak khusus. Boneka-boneka yang didominasi warna pink, warna khas valentine.

Kibum menyusuri rak-rak dengan teliti. Memilah-milah mana yang mungkin akan dipilihnya untuk Hyomin besok. Ditelinganya masih terngiang omelan Hanna dari telepon tadi sore ketika dia sedang latihan dance.

“Kau ini, perhatian sedikit pada pacar kenapa sih?! Tidak tahukah kau bahwa dia sangat merindukanmu! Jangan sampai terlalu sibuk dengan klub dance-mu itu! Ingat masih ada gadis yang butuh perhatianmu!”

“Kalau kau lupa, akan kuingatkan sedikit. Besok hari special, dan aku tidak mau sahabatku merengut sepanjang hari hanya karena kau melupakan hari itu! Setidaknya hanya untuk esok, buat dia sedikit senang!”

Senyum Kibum terlihat samar-samar. Tentu dia tidak lupa akan tanggal penting itu. Hari kasih sayang sedunia. Dimana dia akhirnya punya pacar dihari Valentine, dan dia tidak mau mengecewakan gadis yang disayanginya itu.

Mata Kibum berhenti bergerak tepat didepan boneka teddy bear berwarna cokelat berukuran sedang. Tidak terlalu besar, namun cukup untuk dipeluk. Tangannya menggenggam kertas kecil bertuliskan I love you.

“Kuharap Hyomin suka dengan boneka ini.” Gumamnya pelan sambil mengambil boneka itu dari atas raknya. Kibum tersenyum manis sambil meneliti boneka di genggamannya.

Merasa kondisinya masih bagus, dia berjalan memutar toko, mencari-cari kotak yang pas untuk membungkus boneka teddy bearnya. Kibum menunduk sedikit dan mengambil satu kotak berukuran cukup besar dengan tutup berwarna merah, warna kesukaan Hyomin.

“Ada yang bisa saya bantu Agasshi?” tawar seorang pegawai wanita toko dengan senyum.

Kibum mendongak dan mengangguk, “Ah ya, saya memang butuh sedikit rekomendasi. Boneka seperti ini sebaiknya dibungkus dengan apa ya? Kotak ini, atau paper bag?”

Pegawai itu terlihat sedikit berpikir. “Mungkin sebaiknya anda menggunakan kotak. Karena bila memakai paper bag kemungkinan lecek akan semakin besar. Sementara bila kotak, kondisi pembungkus dan hadiahnya akan tetap seperi semula.” Jelasnya masih dengan senyum.

Kibum mengangguk-angguk tanda paham. Dia mengucapkan terimakasih dan menyusuri toko lagi. Mencari kartu ucapan. Akhirnya pilihannya jatuh pada sebuah kartu ucapan yang bernuasa coklat dengan sedikit pink dipinggirannya, lengkap dengan pita penghias.

Kibum berjalan menuju kasir dengan muka sumrigah dan menyodorkan kotak beserta bonekanya. “Tolong dihias sedikit kotaknya.” Pinta Kibum

Pegawai kasir hanya mengangguk dan mulai menghias kotak itu.

“Bisa saya pinjam spidol?” tanya Kibum sopan. “Warna apa agasshi?”

“Merah, dan mungkin coklat.” Sahutnya. Pegawai itupun memberikan dua spidol berwarna sesuai permintaan Kibum.  Namja itu dengan segera menuliskan kalimat didalam kartu ucapannya.

Setelah selesai dia membayar dan menunggu kotak berisi bonekanya terbungkus rapi. Dalam hati dia bersorak girang. Sudah terbayang wajah gembira Hyomin saat menerima surprise darinya, dan rasa kecewa yang awalnya dirasakan gadis itu akan segera berakhir.

Kibum menerima bon dan membungkukkan badan. “Kamsahamnida.” Ucapnya senang lalu berbalik pergi. Kini hatinya bisa tenang kembali, karena dia sudah punya kejutan kecil untuk Hyomin di hari kasih sayang nanti.

~.~

Hyomin tengah memainkan rambutnya sambil bersenderan di tembok. Mulutnya sesekali menggumam menghafal rumus-rumus matematika yang harus dihafalnya dalam waktu singkat. Suasana kelas sedang sepi, karena sebagian besar murid-muridnya sedang istirahat diluar kelas. Hanya Hyomin dan beberapa anak lainnya yang memilih tetap dikelas untuk belajar persiapan ulangan matematika nanti.

Hyomin baru saja mengalihkan pandangan ke bukunya lagi saa mendapati Kibum sedang berdiri didepan pintunya ruang kelasnya. Kedua tangannya berada dibelakang badannya, menyembunyikan sesuatu. Wajahnya terlihat menahan senyum.

Kibum berjalan perlahan kearah Hyomin yang entah kenapa membuat degup jantungnya sedikit lebih cepat dari biasanya. Kibum berhenti tepat didepan meja Hyomin, sementara orang-orang mulai tertarik menonton mereka berdua.

Kibum mengambil sebuah gitar yang kebetulan berada dikursi sebelahnya, tanpa menunjukkan barang yang sejak tadi ia sembunyikan.

Tangan Kibum mulai memetik gitar, mengalunkan music yang tidak asing terdengar.

I always knew you were the best

The coolest girl I know

So prettier than all the rest

The star of my show

Hyomin menahan nafas sekarang. Wajahnya bersemu merah mendengar suara Kibum bernyanyi untuknya, denga merdu. Terlebih lagi teman-teman sekelasnya mulai berdatangan dan bersorak.


So many times I wished

You’d be the one for me

But never knew it’d get like this
Girl, what you do to me

Kibum beranjak dari duduknya dan berdiri sambil terus memainkan gitar. Sorot matanya begitu lembut, namun tetap tajam. Senyumnya terukir sempurna di wajah.


*)You’re who I’m thinkin’ of

Girl, you ain’t my runner up

And no matter what

You’re always number one

 

**)My prize possession, one and only

Adore you girl, I want you

The one I can’t live without

That’s you, that’s you

You’re my special little lady

The one that makes me crazy

Of all the girls I’ve ever known

It’s you, it’s you

 

Kibum berjalan pelan mendekati Hyomin. Membuat Hyomin semakin malu dan jantungna berdegup kencang. Apalagi beberapa siswa dari kelas lain ikut datang ke kelasnya untuk melihat aksi Kibum yang bisa dibilang berani.


My favorite, my favorite

My favorite, my favorite girl

My favorite girl

Kibum mengedipkan sebelah matanya ketika menyanyikan bagian refrain My Favorite Girl.


You’re used to goin’ out your way

To impress these Mr. Wrongs

But you can be yourself with me

I’ll take you as you are


I know they said believe in love

It’s a dream that can’t be real

So girl let’s write a fairytale

And show ’em how we feel


Back to *)


My favorite, my favorite

My favorite, my favorite girl

My favorite girl

Baby it’s you 2x


You take my breath away

With everything you say

I just wanna be with you

My baby, my baby, oh


My miss don’t play no games

Treat you no other way

Than you deserve

‘Cause you’re the girl of my dreams


Back to **)


My prize possession, one and only

Adore you girl, I want you

The one I can’t live without

That’s you, that’s you


You’re my special little lady
The one that makes me crazy
Of all the girls I’ve ever known
It’s you, it’s you

Justin Bieber – Favorite Girl

Kini Kibum benar-benar berhenti bernyanyi lagu itu secara akustik. Disambut dengan suara tepukan tangan meriah dan siulan dari siswa-siswa yang menonton aksi kasih sayang Kibum ini. Sementara Hyomin hanya bisa tersenyum senang dan menunduk karena menahan malu.

Kibum meletakkan gitar diatas meja dan menarik tangan Hyomin dengan lembut. Hyomin menutup mulutnya menahan tawa. Tanpa diduga Kibum menarik gadis itu kedalam pelukannya dan berbisik “Happy Valentine’s Day, my favorite girl

Hyomin mengangguk dan tersenyum malu-malu. “Naddo Oppa. Happy Valentine’s Day”

Kibum mengambil kotak hadiahnya dan memberikannya pada Hyomin. Yang diterima oleh yeoja itu dengan senang hati. Mereka berdua mengacuhkan tatapan iri dari teman-teman mereka yang masih berkumpul dikelas. Dunia serasa milik berdua.

“Apa ini Oppa?” tanya Hyomin penasaran. Dia sedikit kaget melihat ukuran kotaknya yang cukup besar.

“Bukalah.” Sahut Kibum dengan senyuman.

Hyomin menurut. Dia membuka kotak itu dan tersenyum lebar begitu mendapati boneka teddy bear berwarna coklat adalah isinya. Yeoja itu mengambil bonekanya dan kartu ucapan lalu memeluknya dengan raut wajah gembira.

“Gomawo oppaa~”

Kibum hanya tertawa melihat tingkah Hyomin. Dalam hatinya ia senang melihat gadis yang ia sayangi bisa kembali tersenyum, dan itu karenanya.

Hyomin meletakkan bonekanya lagi kedalam kotak dan membuka kartu ucapannya. Perlahan dia membaca baik-baik tulisan yang ada didalam kartu itu. Tiba-tiba dia memeluk Kibum lagi, kali ini lebih erat.

“Oppa…. mian kalau aku terkesan egois selama ini…. Aku tidak bermaksud menuntut perhatian lebih darimu. Sungguh…” gumamnya pelan.

Kibum mengelus puncak kepala Hyomin, “Ne? Gwechannayo… aku mengerti.”

Hyomin terkekeh pelan, dia menarik lagi kartu ucapan itu dan membaca ulang.

We have been together since last year. And I wish we will be together since the death comes divide us. I’m sorry if I did wrong, if I ever forget you, or even I don’t care about you. But you should know that the truth is, you’ll always be my favorite girl. In my heart and In my mind. I promise I will always make you safe and never leave you alone.

Happy Valentine’s Day, Saranghaeyo<3.

~THE END!~

Bagaimana?? Bagaimanaaa? Baguss?  Jelek kaaah? Kekekeke~ mian kalo ada banyak typo, aku bikinnya ngebut cmn beberapa jam ajah-__-

Ohya, aku mau minta maaf yang sebesar-besarnya buat semua pembaca setia Unpredictable Marriage karena aku terlalu cepet nyelesein ff itu. Mianhaee, Jeongmal mianhaee *Deep Bow*. Aku berencana mau bikin sequel Unpredictable Marriage, mungkin jelasin nasib si Minho atau bikin konflik baru.. yang pasti aku bakal bikin, tapi ga aku kirim disini huehehehehe #dibakarReaders. Yang berminat baca sequelnya bisa mampir ke blogku MrsKeybum(dot)wordpress(dot)com. J

Mohon kritik dan sarannya yaa buat fanfic iniii hueehhee maaf juga kalo telat baru dipublish, atau udah lewat dari tanggal 14 februari, soalnya aku nulisnya aja pas hari kasih sayang itu AHAHA-_-. Aku bikin fanfic ini dalam rangka merayakan hari valentine sama Key #plakk.

Btw fanfic ini ga ada hubungannya sama sekali sama FF U.M. soalnya ini ANOTHER STORY OF KiHyo, arraso? Sipdah, sampai ketemu lagi!!:*

2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

28 thoughts on “Valentine’s Day : Key”

  1. hehehe… aku pinginnn jadi cast yeojanya!! romantiss bangett dehh atuhh si Keyy.. aigo! Key aj gak pernah gitu ke Ojin.. wkwwkwk..
    ngom2.. kalimat yang:
    “Ada yang bisa saya bantu Agasshi?” tawar seorang pegawai wanita toko dengan senyum.

    kalau sepengetahuan Ojin sihh agasshi itu artinya nona.. bener gak yahh… hehehe mian..

    1. iyaaaaa, emang sebenernya ada panggilan lain khusus cowo gitu… tapi aku lupa, temenku bilang sama aja ._. yaudah aku pake agasshi huahahahah maaf ya -_-v
      makasih udah komen, makasih udah ngasih saran 🙂

  2. gue bkalan bkar lho thor!!:@
    #bwa obor.
    karna yg jadi cweknya hyomin, bkan gue.
    hweee….;(
    #lari peluk taemin. asik,8-)

    so sweet bgt thor.:)
    jdi pgen deh!;)
    #tarik2 baju taemin.

    keep writing thor.:)
    FIGHTING!!8-)

  3. uwahh,, Key romantis yah..
    tpi aku pinginnya sama Jjong.. #ditabok author
    well,, ff-nya bgus banget!!
    sedikit menggambrkan prasaan eonnie-ku(?)..
    good job..

  4. Kim Kibum or KEY
    Lee Hyomin

    kihyo
    hyobum
    minki???

    so sweet banget banget..

    ad sdkt diksi yg kurang pas ^^

    “Tentu saja menjemputnya. Ini hampir malam Hyo” – menjemputmu.. kan ini dialog langsung key ke hyomin..

    trus..
    Kibum menerima bon dan membungkukkan badan. — bon lbh bagus klo diganti dgn struk pembelian. ^^

    overall.. bikin cengengesan iiihhh.. hahahaha

    okelah.. ntr aye visit visit ke blog ente.. mwuehehe

    1. haii 😀 makasih udah kasih komen hehehe
      iya itu aku pas udh ngirim baru sadar ada kalimat yang salah. but i really appriciate your critics. thanks a lott!! 😀 xo, ❤

  5. Woow so sweet bngt si kibum, jd pngen. Tp sm taemin dong. Hehehe 😛

    Eeh ehh ehh tp mau ralat nih, bgian “Tentu saja menjemputnya. Ini hampir malam Hyo”. Bkn menjemputnya, mngkin mksudnya menjemputmu kali yahh 🙂

    Bgian yg ini juga: “Kibum mengambil sebuah gitar yang kebetulan berada dikursi sebelahnya, tanpa menunjukkan barang yang sejak tadi ia sembunyikan.”
    Ini gimane gmbil gitarnya?? Pan tngan’y sibuk diblkang nyembunyiin kado. Kekekeke 😛

    1. Aku juga bingung yg di scene itu.Mungkin tangan key ada enam kaya tangan musuhnya spiderman.*GDBUG*
      Overall,critanya manis kaya wajah aku#plak.
      Tapi kurng dapet feelnya,haha.
      Klo prpaduan nama kibum-hyomin,,,apa ya?
      Kimin?brasa kaya nama tukng bkso.Bummin?otte?
      Ato kya mimi eon,minki.

      1. klo tangan key ada 6, berbahagialah para calon istri key. cz die bis pke bnyak cicin2 dari kalian. hahaha
        iiihh eunri-yaa kamu mah manisnya, pke pemanis buatan. yg asli manisnya itu aku.. pake gulaku *PLakk, ngape promosi* kekeke 😛
        Kimin? tukang baso? huahaha gw ngakak abis. iihhss gara2 ini gw diomelin ibu gw kan gara2 ngakak pagi2. *jitak pala eunri*

    2. heeeeeeeeeeeeeeee .______.v
      aku juga pas udh selesai bikin baru nyadar gitu aneh huahahahahaha maafkan saya-_-v
      makasih udah komen, makasih banget udh ngasih kritik. lain kali aku perbaikin lagi 🙂

  6. Key romantis banget,,GOOD ff.mian thor terlalu pendek comment nya soal nya bingung,karena ff nya daebak..

  7. tuhkan tuhkan, kebiasaan nih kan! abis baca ff kayak beginian jadi ngebayang banyangin sendiri kalo jadi ceweknya rasanya gimana(u,u) keeeeeyyyy!!! you’re so sweettt!!! author!!! you’re daebak!!!

  8. ceritanya keren 🙂 yah, walopun emang ada kejanggalan2 seperti yang disebutkan oleh komen-komen diatas…
    tapi, Key keren banget ^^

  9. aaah so sweet bnget umma disini u,u
    ah iya author ini mngkin ada sdkit typo atau mngkin aku yg salah ngerti “And I wish we will be together since the death comes divide us.” kyknya kata since disini hrsnya pake until deh. selain itu sdkit typo jg yg udah dijelasin sm chingudeul diatas.

    tapi overall crtanya bgs bngeeet, sweet bngetlah pkoknya 😉

    oiya kalo nama couple aku stuju sm komen diatas, MinKi aja lucu kdengarannya~ 😀

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s