Still – Part 4

Still

(Part4)

Author                : Nam Hyun Young

Cast                     : All member SHINee

–          Park Hyun Young

–          Choi Jinhya (Hyun Young Best Friend & Lee Jinki Girl Friend)

Length                : Sequel

Genre                  : Romence, Friendship

Rating                 : PG – 15

“Ampuni aku!!! aku hanya menjalankan perintah” ucapnya dengan suara yang bergetar

Ketiganya saling berpandangan

“Siapa yang memerintahmu?” Kibum menarik kerah baju pria itu

“Dia – dia “

“Cepat katakan siapa???” Jinki yang sedari tadi tenang kini kehilangan kesabaran, dia mencengkram leher pria bertato ular itu

“Dia adalah bossku, namanya . . . .”

“Cepat katakan!!!!” Taemin benar – benar sudah kehilangan kesabaran dan hampir melayangkan tinjunya

“Dia Kim Jonghyun”

Flashback

Aku menyentuh wajah Hyun Young yang lembut, aku berniat menciumnya tapi yeoja ini dengan segera memalingkan wajahnya, dia malah menawariku makan bubur dan tanpa persetujuanku dia langsung pergi kedapur untuk memasak, ada – ada saja dengan yeoja ini.

Haaassshhh pukulan si Minho itu keras sekali, untung saja rahangku tidak patah. Tapi meskipun begitu disini aku yang menang, teori yang kugunakan benar. seorang yeoja akan berpihak pada namja yang menahan amarahnya, Choi Minho kau kalah. Kau bisa saja aku kalahkan tapi itu berarti Hyun Young akan menganggapku sama denganmu.

Dasar brengsek lihat saja aku akan merebut yeoja yang sangat kau cintai ini dan membalas semua perlakuanmu padaku. aku tak akan melupakan pukulanmu yang terdahulu dan yang malam ini. Lihat saja!!!

Kuraih benda mungil dari saku celanaku dan menekan beberapa nomor, aku sedikit menjauh dari dapur agar Hyun Young tak mendengar percakapanku di telepon.

“Yoboseo/ Ne ini Kim Jonghyun/ ada tugas untukmu/ ne, namanya Choi Minho/ aku pernah menceritakannya padamu beberapa waktu lalu/ ne, habisi dia/ SEGERA!!!!”

Pliiiip

Mati kau Choi Minho!!!!

Flashback end

***

Author POV

“Yaak kalian kenapa lama sekali???” umpat Minho kepada sahabatnya yang baru tiba

Jinhya menoleh saat sedang mengupas buah, Jinki langsung mengambil posisi duduk disamping Jinhya.

“Minho-ssi apa kau kenal dengan Kim Jonghyun???” Tanya Kibum serius

“Kalian tahu dari mana??”

“Siapa dia hyung???” Taemin menyambar buah dari piring dan memasukannya kedalam mulut

“Kemarin aku menghajarnya, aku cemburu melihatnya dengan Hyun Young. Waeyo??? Kenapa tiba – tiba menanyakan hal itu???” Tanya Minho curiga

“Apakah dia Kim Jonghyun seniorku??” Jinhya yang dari tadi focus mengupas buah kini angkat bicara, Minho mengangguk

“Kau mengenalnya yeobo???” Tanya Jinki yang membuka mulutnya saat Jinhya akan menyuapinya.

“Ne, dia kakak kelasku saat SMU, dia juga seniorku di kampus. Memangnya ada apa dengan Jonghyun???” Tanya Jinhya dengan ekspresi ingin tahunya.

“Ah anniyo hanya ingin tahu saja” sahut Jinki gelagapan.

Jinki, Kibum dan Taemin saling berpandangan, mereka memang sepakat untuk tidak memberitahu Minho soal ini.

***

Jinki sedang kencan bersama dengan yeojachingunya. Mereka tengah duduk di bangku taman di kawasan Taman Bermain.

“Aaaahhhh akhirnya aku punya waktu berdua dengamu yeobo~” ucap Jinki sambil melahap es krimnya

Jinhya hanya tersenyum kearah Jinki

“Yeobo , , , aku punya sesuatu untukmu!!!” ucap Jinki meletakkan es krimnya dan ia merogoh sesuatu dari kantung celananya,

Jinhya hanya mengernyitkan keningnya, matanya terus memperhatikan gerak – gerik namjachingunya itu

“TADAAAA!!!” Jinki membuka kotak dan memperlihatkannya pada Jinhya, ternyata itu kalung dengan liontin berbentuk matahari.

“Oppa benarkah itu untukku???” Tanya Jinhya dengan mata yang berbinar

“Tentu saja, kau suka??”

Jinhya mengangguk semangat

“Lihat ini!” seru Jinki sambil memperlihatkan belakang kalung, disana ada ukiran huruf “JJ”

“JJ???” Tanya Jinhya yang masih loading

“Ne, “JJ” Jinki dan Jinhya, liontin matahari ini adalah karena kau seperti matahari bagiku, yeobo jangan pernah berhenti menyinari hatiku”.

Jinki memasangkan kalung itu dileher Jinhya “Yeobo Noumu Yeopo” bisik Jinki dan mencium bibir Jinhya lembut, Jinhya berhambur kepelukan Jinki.

“Gomawo Oppa” ucapnya lirih, tiba – tiba Jinhya melepaskan pelukannya saat melihat Hyun Young memasuki sebuah toko dengan seorang namja.

“Bukankah itu Hyun Young???”

Jinki menoleh “Siapa namja yang bersama Hyun Young??”

“itukan Kim Jonghyun”

‘Oh jadi dia orangnya!!!’ gumam Jinki sambil manggut – manggut dia terus memerhatikan namja itu

“Oppa waeyo???” Tanya Jinhya yang melihat perubahan pada namjachingunya itu

“Yeobo~ yang menusuk Minho adalah orang suruhan Kim Jonghyun???”

“Mwo??? Kim Jonghyun???” Jinhya membelalakan matanya, ia sungguh tidak percaya

“Sebaiknya kita peringatkan Hyun Young, aku mempunyai firasat buruk dengan namja itu”

“Baiklah~ aku akan bicara pada Hyun Young nanti” Jinhya terus memperhatikan Hyun Young yang terlihat sangat bahagia, ia hanya terdiam, memang benar dulu dia yang mendukung Hyung Young untuk pergi dari sisi Minho, tapi entahlah ia tidak terima Hyung Young melupakan Minho dan sudah mendapatkan namjachingu yang baru secepat itu.

Hyun Young POV

Hari ini aku lelah sekali, kakiku sampai pegal karena seharian ini aku mengitari setiap sudut taman bermain. Kuhempaskan tubuhku ke sofa yang ada diruang tamu, aku terus memandangi photoku bersama dengan Jonghyun Oppa,

Karena aku tidak terlalu erat memegangnya photoku terjatuh kebawah sofa. Aku berusaha mengambilnya, tapi tanganku menyentuh sesuatu, Apa ini??? Ku raih benda itu, inikan ponselku yang hilang beberapa hari yang lalu?? Kenapa ada dibawah sini?? Siapa yang membongkar ponselku???

Aku mengecek isi ponselku, disana ada pemberitahuan 1panggilan masuk dari Jinhya. aku mengernyitkan keningku. Jinhya meneloponku??? Bukankah ini tanggal saat Jonghyun Oppa menginap disini???

Flashback

Hyun Young menyelimuti tubuh Jonghyun yang tertidur disofa ruang tamu. Hyun Young tidak tega jika harus membangunkannya. Lagipula ini sudah terlalu malam.

“Baiklah untuk semalam ini tidak apa-apa dia menginap disini” batinnya,

“Tapi dimana ponselku??? Apa ada dikamar ya???” gumam Hyun Young melihat sekeliling mencari ponselnya dan berjalan kearah kamar.

Drrrrttt Drrrrrrttt

Jonghyun terbangun, ada sesuatu yang bergetar disamping tubuhnya , dia meraihnya ternyata itu ponsel Hyun Young. Dia melihat screen ponsel, Jinhya calling!!! Jonghyun mengangkat teleponnya tanpa bersuara, terdengar suara Jinhya dari seberang yang tengah panik.

“Yoboseo/ Hyun Young-ah Minho Sunbae ditusuk orang yang tak dikenal bisakah kau kerumah sakit seka. . .”

Pliiiiip

Jonghyun menutup teleponnya dan membongkar isi ponsel Hyun Young dan menyimpannya dibawah sofa.

Flashback end

***

Minho POV

“Taemini apa kau pernah bertemu dengan Hyun Young??” Taemin mendongak dan mengalihkan perhatiannya dari cd Micheal Jackson yang tengah ia tonton

“Hanya beberapa kali itu juga tidak secara langsung” sahutnya dan kembali menonton

“Apa dia baik – baik saja???” tanyaku lagi

“Tentu saja, dia terlihat sangat bahagia dengan namja barunya” sahut Taemin tanpa menoleh padaku.

Haaasssshhh anak ini polos atau memang bodoh sih?? Kenapa dia jujur sekali??? Apa tidak bisa dia berbohong sedikit hanya untuk menyenangkan hatiku? Dasar menyebalkan

Aku bangkit dari tempat dudukku berjalan menuju balkon. Kupegangi perutku yang masih terasa sakit.  mataku menerawang memandangi setiap sudut kota Seoul. kurasakan angin sore menerpa wajahku. Hyun Young suka sekali dengan tempat ini, katanya berdiri disini bisa melihat matahari terbenam.

Aku melakukan hal yang sama seperti apa yang Hyun Young lakukan jika sedang berada disini, berdiri di tepi balkon sambil menutup mata merasakan sinar matahari yang menyinari wajah. hanya bedanya jika Hyun Young sedang melakukan itu aku selalu memegang tubuhnya dari belakang, aku takut dia terjatuh karena terpeleset. Aku selalu memarahinya jika dia berdiri ditepi balkon tanpa berpegangan dan Hyun Young selalu tertawa melihat aku yang hampir mati karena cemas.

Sekarang aku kehilanganmu, ini salahku! Aku terlalu erat menggenggammu, mungkin kau merasa sesak dengan caraku mencintaimu. Tapi sungguh aku melakukan itu karena terlalu takut kehilanganmu, mungkin saja jika aku memberimu sedikit ruang kau masih disisiku. Aku percaya padamu tapi aku tidak percaya kepada dunia ini. Aku terlalu ingin memilikimu seutuhnya. Andai saja waktu bisa aku putar aku akan merubah semuanya.

Aku menarik nafas dalam, kurasakan Taemin memegang bahuku.

“Gwenchana hyung, semuanya akan baik – baik saja”

“Sepertinya aku harus benar – benar melepaskannya sekarang, mungkin Kim Jonghyun namja yang tepat untuk Hyun Young”

“Anniyo Hyung, Hyun Young melakukan ini karena dia belum tahu seperti apa Kim Jonghyun itu?”

Aku mengernyitkan keningku “Apa maksudmu?? Apa kau tahu sesuatu tentang Jonghyun??” tanyaku penuh selidik

“Ah anniyo, maksudku tidak ada yang lebih baik untuk Hyun Young selain dirimu”

“Kau bisa saja” aku memukul perut Taemin pelan, kutatap kembali matahari yang hampir terbenam. Hyun Young, aku mencintaimu, selalu!!!!

***

Kibum POV

Sial~ hari ini aku sendirian lagi. Taemin sedang bersama Minho, dan si sarap Jinki? hah~ anak itu! apa lagi yang bisa dia lakukan selain bersama Jinhya. kupacu mobilku meninggalkan tempat parkir tapi aku mengurungkannya karena melihat Hyun Young yang tengah berdiri. Seperti sedang menunggu seseorang. Kutekan power window dan kepalaku keluar untuk menyapanya

“Yaak~ Hyun Young-ssi dangsin – eun mwohaneungeoya???” gadis itu menoleh, dan tersenyum kearahku

“Oppa~ ah anniyo, hanya sedang menunggu seseorang!!!”

“Pacarmu ya???” tanyaku basa – basi. Dia hanya nyengir, wajahnya memerah

“Naiklah~ sebaiknya menunggu didalam saja”

Dia menurut dan masuk kedalam mobilku.

“Kenapa sendirian?? Yang lain mana??” tanyanya memulai pembicaraan

“Yang lain??? Minho maksudmu??” godaku

“Yaak~ Oppa” dia mengerucutkan bibirnya dan memukul bahuku

“Ok Ok Mianhe, Emmmm Hyun Young – ssi ada sesuatu yang ingin aku bicarakan padamu!!!!”

Dia mngernyitkan keningnya, wajahnya berubah sedikit serius setelah mendengar perkataanku barusan

“Kim Jonghyun. Sebenarnya dia tidak sebaik apa yang selama ini kau pikirkan. Dia …” sial lidahku mendadak kelu.

“Cukup~ hentikan, aku tidak mau dengar!!!!” dia menatapku tajam

“Hyun Young – ssi dia sudah mencelakakan Minho, dia itu sebenarnya. . .”

“Siapa yang mencelakai siapa? Kibum – ssi asal kau tahu Minho yang menyerang Jonghyun bukan sebaliknya. Dan tolong katakan pada Minho jangan menggunakan cara licik seperti ini aku tidak menyukainya. Cih~ hebat sekali dia bisa menghasutmu sampai seperti ini??? tadinya kufikir kau paling dewasa karena kau bisa memandang semua masalah dengan subjektif tapi ternyata kalian sama saja!!!!”

Hyun Young pergi setelah membanting pintu mobilku, aku menarik nafas dalam. Aku tahu ini akan terjadi, tidak mudah memang. Tapi setidaknya aku sudah berusaha, semoga kau tidak menyesal dengan keputusanmu Hyun Young – ssi. Minho sangat mencintaimu!!!!

Kupacu mobilku meninggalkan area parkir kampus menuju ke pusat perbelanjaan. Aku harus shopping untuk menghilangkan stress, permasalahan Minho membuat semua ototku tegang!!!

***

Hyun Young POV

Aku keluar dari mobil Kibum sambil membanting pintunya. Hari ini benar – benar sangat menyebalkan, aku benar – benar kecewa pada Kibum. Kenapa dia bisa melakukan semua itu??? Aku benar – benar tidak percaya!!!

Haaasssshhh Kim Jonghyun kemana saja kau??? Kenapa kau belum datang juga???

Aku tersentak saat ada seseorang yang memelukku dari belakang

“Mianhe~ kau harus menunggu lagi!!!”

“Oppa~ kau dari mana saja???”

“Aku ada sedikit urusan, Kajja kita pergi!!!” ucapnya sambil mendahului naik mobil,

aku tertegun, ‘Kenapa selalu seperti ini??? Kenapa ia tak pernah menggandeng tanganku??? Kenapa ia selalu berjalan mendahuluiku??? kenapa dia tak membukakan pintu untukku? Apa dia lupa? Tapi Minho tak pernah lupa!

BRUK

“Hey kau tidak punya mata ya??? aku sebesar ini masih kau tabrak juga!!!”

Aku tercengang, ini pertama kalinya ada yang memarahiku dikampus ini. semenjak aku berpacaran dengan Minho tak pernah ada satu orangpun yang berani mengusikku. Tapi sekarang???

“Kalau mau melamun jangan disini, mengganggu saja!!!!” umpatnya

Aku tersadar dan langsung meminta maaf pada yeoja yang aku tabrak, yeoja itu pergi dan masih mengata-ngataiku. Tapi Kim Jonghyun??? Kenapa dia tidak membelaku??? Kalau Minho ada disini dia pasti akan berbalik memarahi yeoja itu, Minho tidak peduli meskipun aku salah dia tidak akan terima aku dimarahi seperti tadi.  Minho selalu melindungiku dan mengutamakanku. Minho??? Sosok yang selalu melindungiku meskipun terkadang caranya selalu berlebihan.Aku sangat merindukan sosok itu? Mungkinkah aku menyesal dengan keinginanku pergi darinya??? Ya aku memang merindukannya!!!

“Kenapa masih disana???” pertanyaan Jonghyun membuyarkan lamunanku, aku langsung berlari dan masuk kedalam mobilnya

***

Pagi ini aku terlambat lagi. Jinhya pasti membunuhku karena aku menyuruhnya untuk menunggu sejak 1jam yang lalu. Jonghyun memarkirkan mobilnya aku melihat Jinhya ada disana dengan ekspresi kesal sambil menghentak-hentakan kakinya.

“Yaak~ kenapa lama sekali???” Tanya Jinhya memukul tanganku

“Mianhe, Jonghyun Oppa ada sedikit urusan jadi dia terlambat menjemputku”

“Hyun Young aku pergi dulu” ucap Jonghyun berlalu meninggalkanku, kenapa dia pergi begitu saja? Dia juga tidak menyapa Jinhya? Jinhya kan sahabatku!!!!

“Apa dia namjachingumu yang baru” Tanya Jinhya padaku, entahlah mungkin ini perasaanku saja tapi aku merasa nada bicara Jinhya agak sedikit sinis padaku. ku anggukan kepalaku tanda ia

Aku tersentak saat kulihat Minho dan Taemin berjalan kearah kami. Apa yang harus kulakukan??? Jantungku berdetak cepat lagi. Kucoba bersikap tenang dan memalingkan pandanganku kearah taman.

“Jinhya-ah boleh kupinjam diktatmu???” Ucap Taemin menghampiri Jinhya.

“Ah Ne~” sahut Jinhya seraya menyerahkan diktatnya

Apa-apaan ini??? Tak satupun dari mereka menyapaku, Minho bersikap sangat acuh ia seperti tidak menganggap keberadaanku??? Hatiku sakit melihatmu bersikap sedingin ini.

“Sunbae bagaimana dengan lukamu?” Tanya Jinhya, Luka? Apa Minho terluka??? Tapi kenapa???

“Sudah membaik, gomawo Jinhya. Mian aku sering merepotkanmu”

“Ah anniyo sunbaenim, gwenchana!!!”

“Jinhya-ah kami pergi dulu, Gomawo ya~ nanti kukembalikan” ujar Taemin dan menarik bahu Minho pergi, aku melirik dengan ekor mataku Minho tersenyum kearah Jinhya.

Kenapa aku tidak terima Minho bersikap seperti ini? Bukankah ini yang kuinginkan? Tapi Minho terluka??? bagaimana bisa??? Apa yang sebenarnya terjadi? Oh tuhan kenapa aku begitu mencemaskannya?

Minho POV

Hari ini keadaanku sudah agak membaik, kuputuskan untuk datang kekampus, bosan rasanya jika terus-terusan berdiam diri di apartement. Aku dan Taemin hendak menyusul Kibum dan Jinki yang sudah ada di gedung olahraga, kami melewati parkiran sebagai jalan paling cepat menuju kesana. Aku masih mendengarkan ocehan Taemin yang sedang kesal karena para yeoja dikampus ini selalu memanggilnya kyeopta, padahal ia ingin sekali dipanggil manly. Yaa Taeminie kau memang kyeopta bahkan lebih kyeopta dari seluruh yeoja yang ada disini!!!

“Jinhya-ah” aku tercekat saat Taemin memanggil nama itu, nama sahabat dari yeoja yang sangat aku cintai, yaah ternyata benar bahkan sekarang Jinhya sedang bersamanya. Kulihat Hyun Young memalingkan wajahnya dariku. Sebenci itukah kau Hyun Young??? Sampai-sampai kau bersikap demikian??? Hatiku sakit~ tapi baiklah aku akan berusaha melakukannya untukmu. Aku akan benar-benar melakukan yang kau inginkan.

Aku bersikap acuh padanya seakan-akan ia tak ada dihadapanku meskipun aku sangat merindukannya, sangaaaattt~

“Sunbae bagaimana dengan lukamu?”

“Sudah membaik, gomawo Jinhya. Mian aku sering meropatkanmu”

“Ah anniyo sunbaenim, gwenchana!!!”

“Jinhya-ah kami pergi dulu, Gomawo ya~ nanti kukembalikan” ujar Taemin dan menarik bahuku pergi, aku tersenyum kearah Jinhya

“Hyung gwenchanayo???” pertanyaan Taemin membuyarkan lamunanku saat kami sudah agak menjauh, aku mengangguk perlahan sambil tersenyum. yaah senyum yang sangat kupaksakan agar Taemin tak khawatir padaku, jika aku mengatakan bagaimana perasaanku saat ini ia pasti akan langsng melapor kepada Jinki dan Kibum. Aku sudah cukup membuat mereka khawatir akhir-akhir ini. Ini saatnya bangkit Choi Minho!!!!

Author POV

Jinhya menghempaskan tubuhnya dikursi dalam ruang perpustakaan, Jinki yang tengah asik membaca sontak mengalihkan pandangannya, dia mengernyitkan keningnya melihat ekspresi Jinhya yang kesal.

“Ada apa???” Tanya Jinki memegang kepala Jinhya lembut

“Haaassshh menyebalkan sekali orang yang bernama Kim Jonghyun itu, dia sama sekali tidak menyapaku. Aku inikan sahabat Hyun Young, Yeojachingunya!!!” Jinhya mendengus kesal

“Sudah, pelankan suaramu Hyun Young kemari!!!” Jinhya menoleh, ternyata benar -Hyun Young sekarang menghampirinya.

“Jinhya bisa kita bicara sebentar???” pinta Hyun Young dengan ekspresi yang serius dan menoleh kearah Jinki bahwa mereka hanya ingin bicara berdua.

“Yeobo aku pergi, aku tunggu ditaman!!!” ucap Jinki –mencium kening Jinhya dan berlalu

Hyun Young duduk disamping Jinhya, dia menarik napas dalam. “Ini soal perkataanmu tadi. Apa Minho terluka???” Tanya Hyun Young penasaran

“Kau peduli rupanya? Ne, kemarin dia ditusuk seseorang, tapi untungnya Minho masih bisa diselamatkan!!!!”

“Mwo??? Siapa yang menusuk Minho???” Hyun Young membelalakan matanya, ia tak percaya dengan apa yang dikatakan Jinhya

“hyun Young – ssi dengarkan aku, Minho ditusuk oleh orang suruhan Kim Jonghyun”

“Mwo??? Yaak~ Jinhya itu tidak benar kan???”

“Terserah kau mau mempercayaiku atau tidak, tapi itu kenyataannya. Aku tidak akan berbohong dengan hal seserius ini”

Bagai tersambar petir, Hyun Young lemas seketika, ia tidak percaya namja yang mulai ia percaya tega melakukan hal sekeji itu.

“Hyun Young – ssi gwenchanayo???” Tanya Jinhya khawatir mengguncang – guncang tubuh Hyun Young

Hyun Young pergi meninggalkan Jinhya di perpustakaan, Hyun Young meraih ponselnya dan menekan beberapa nomor menghubungi Jonghyun

‘Aku harus minta penjelasan pada Jonghyun, kenapa dia melakukan hal semacam ini?’ batin Hyun Young setengah berlari meninggalkan kampus dan menuju apartement Jonghyun

***

“Oh~ Hyun Young – ssi ada apa kemari??” Tanya Jonghyun yang melihat Hyun Young sudah berdiri didepan pintu

“Kita perlu bicara” sahut Hyun Young dingin, Jonghyun membuka pintu dan mempersilahkan Hyun Young masuk

“Ada apa? Apa ada sesuatu yang terjadi??” Tanya Jonghyun memeluk Hyun Young

Dengan segera Hyun Young melepaskan pelukan Jonghyun “Oppa~ apa benar kau menusuk Minho?” Hyun Young menatap Jonghyun tajam

Jonghyun tertunduk, kemudian dia menyeringai “Benar aku melakukannya, wae??? Bukankah kau juga membencinya???”

Hyun Young kaget, ternyata apa yang dikatakan Jinhya benar “Tapi kenapa kau melakukannya?”

“Kenapa katamu?? Dengarkan aku Hyun Young, aku sangat membenci Choi Minho, aku benci sikapnya yang selalu meremehkan orang lain. Aku heran kenapa Minho begitu marah hanya karena aku meyentuhmu? Aku penasaran, kenapa Minho begitu sangat mencintaimu? Pasti ada sesuatu yang istimewa dari dalam dirimu makanya aku mendekatimu!!!”

“Mwo??? Oppa~ aku kira hubungan kita selama ini. . .”Hyun Young tak melanjutkan kata – katanya, lidahnya kelu. Jadi selama ini Jonghyun mendekatinya tidak tulus melainkan hanya untuk tahu kenapa Minho begitu mencintainya.

“Mwo??? Kau pikir aku benar – benar menyukaimu? Dengar Hyun Young aku hanya ingin membuat Minho marah, dan satu satunya hal yang bisa membuat ia marah adalah menyangkut dengan dirimu. Lagipula kau itu bukan tipeku, kau pasif aku tidak suka itu!!!”

Hyun Young terkulai lemas, ia benar – benar tidak percaya apa yang barusan ia dengar.

“Kau jahat Jonghyun, aku sangat membencimu!!!”

PLAK

Hyun Young menampar wajah Jonghyun, dan berlari meninggalkan apartement, tapi Jonghyun menarik tangannya dan menyeretnya kedinding. Hyun Young berusaha memberontak tapi Jonghyun mencengkram kedua tangannya dan menghimpitnya.

“LEPASKAN AKU!!!!” pekik Hyun Young berusaha sekuat tenaga melepaskan cengkraman Jonghyun.

“Wae??? Kita bermain sebentar, bukankah kau sering melakukan ini dengan Minho??? aku dengar Minho sering melakukan ini bersama pacar – pacarnya, dan kau juga pernah merasakannya kan??”

“Kau gila Kim Jonghyun, cepat lepaskan aku atau aku  . . .”

“Kau mau apa??? Silahkan kalau mau teriak, tapi percuma saja tidak akan ada yang mendengarmu” ucapnya sambil menyeringai

Hyun Young takut, sangat takut kini air matanya mengalir deras.

“Aku berharap sibajingan Minho itu mati, tapi ternyata dia masih hidup” Jonghyun menyeringai,

Hyun Young sangat ketakutan, tubuhnya menggigil. Tiba – tiba Jonghyun mendekatkan wajahnya untuk mencium Hyun Young sontak Hyun Young memalingkan wajah. Dengan segera Jonghyun mencengkram wajah Hyun Young dan mengarahkannya ke wajahnya. Hyun Young menjerit dan menendang milik Jonghyun dengan lututnya. Jonghyun terhuyung, dia terus meringis kesakitan sambil memegangi miliknya.Hyun Young berlari tapi Jonghyun mencengkram kakinya dan dia terjatuh bersama Jonghyun. Hyun Young menendang – nendang berusaha melepaskan cengkraman tangan Jonghyun dari kakinya tapi tidak berhasil, matanya tertuju pada hiasan –patung- dari kayu yang terletak dimeja samping televise, tanpa pikir panjang Hyun Young meraihnya dan

BUUUUUUGGGG

Hyun Young memukul kepala Jonghyun dengan hiasan –patung- dari kayu. Jonghyun tersungkur wajahnya menelungkup kelantai, Hyun Young panik dan menjatuhkan hiasan –patung- kayu dan  membekap mulutnya dengan kedua tangannya.

“Jonghyun-ssi, Kim Jonghyun??? Apa kau mati???” Jonghyun sama sekali tidak bergerak, Hyun Young mencoba mengguncang tubuh Jonghyun dengan kakinya tapi tetap tak ada reaksi, Hyun Young membalikan tubuh Jonghyun dengan kakinya, dia kaget darah segar keluar dari pelipis Jonghyun. Hyun Young sangat takut dia berlari meninggalkan apartement dengan baju penuh darah.

Hyun Young POV

Ya Tuhan apa yang kulakukan barusan? Bagaimana kalau dia mati? Aku tidak mau dipenjara!!!!

Air mataku terus mengalir, tubuhku menggigil ketakutan. Aku melangkahkan kakiku tak tentu arah, tidak mungkin aku pulang dengan kondisi baju penuh darah seperti ini? aku tidak ingin Eommaku panik, apa yang harus kulakukan? Aku terus melangkah meski hujan deras mengguyur tubuhku, sebagian orang yang kebetulan berpapasan denganku memasang ekspresi kaget karena melihat kemejaku yang berlumuran darah, aku terus berjalan, Kakiku terhenti disebuah gedung apartement mewah, entah kenapa kakiku melangkah kesini? Ke apartemnent yang dulu sering kukunjungi?  kulangkahkan kakiku menuju Lift, kutekan tombol menuju lantai 24, aku berhenti di pintu no 307, tanganku bergetar saat akan menekan bel.

Terdengar seseorang membuka pintu, tiba – tiba pandanganku kabur sempat kudengar dia memanggil namaku dengan panik setelah itu semuanya gelap.

Minho POV

JELEGEEEEERRRR (suara petir ala Thya Puspita ~kekeke)

Astaga petirnya kencang sekali, aku sampai dibuat kaget. Kenapa malam ini hujan deras sekali?? Haaassshh aku sendirian lagi disini??? Sejak tadi siang teman – temanku tak bisa dihubungi, hanya ada sms dari Jinki kalau dia tidak bisa kemari karena menemani Jinhya belajar. Pasangan itu memang benar benar!!!!

Aku hendak menghubungi Taemin LAGI tapi suara petir 2x lebih besar dari yang tadi sukses membuat jantungku hampir loncat dari tempatnya,  aku sampai melempar ponselku karena kaget. aku bangkit dari tempat dudukku dan hendak berjalan kearah kamar  -tapi,

Ting tong ting tong

Bel rumahku berbunyi. Aku berlari menuju pintu, aku berharap itu adalah Kibum atau Taemin. Soalnya kalau Jinki itu tidak mungkin!!! Hujan – hujan begini dia pasti makin betah bersama Jinhya!!! kubuka pintu dengan cepat, aku terperanjat karena ternyata yang ada dihadapanku adalah Hyun Young. Bajunya basah kuyup, matanya sembab, mukanya juga pucat. Tapi ada apa dengan bajunya? Kenapa berlumuran darah???

“Hyun Young-ssi?? Gwenchanayo? Apa terjadi sesuatu??” rentetan pertanyaan keluar dari mulutku Hyun Young tak menjawab dia hanya menatapku kemudian pingsan kearahku.

Aku mengangkat  tubuh kecilnya dan membawanya kekamar. Kututup pintu secara kasar dengan kakiku, aku meletakkan Hyun Young dengan hati – hati.

Bagaimana ini pakaiannya basah kuyup? Harus segela dilepas!!! Aku mondar – mandir dan menggaruk – garuk kepalaku. Kenapa aku begitu tegang? Inikan sering aku lakukan bersama dengan para yeoja. Hash Choi Minho apa yang kau pikirkan? Jangan kau samakan Hyun Young dengan gadis – gadis yang pernah tidur denganmu. Ayo Choi Minho berfikirlah!!!

Kutempelkan tanganku didahinya Aigoooo~ panas sekali, bajunya harus segera dilepas. Tanganku bergetar saat hendak melepas kemejanya. Ku buka kancingnya satu persatu, kuangkat tubuhnya saat aku mulai melepaskan kemejanya, Fiuuuuhhhh keringat menetes dari dahiku, kini tinggal jeans dan tangtopnya yang masih melekat ditubuhnya. Sejenak kupandangi wajah Hyun Young yang polos. Tidak aku tidak boleh melakukan ini, aku harus segera mencari bantuan!!!

Aku berlari keluar apartement mencari seseorang yang bisa menolongku, aku menekan tombol lift menuju lantai paling bawah. Aku berlari kearah loby mataku tertuju pada seorang ahjumma dilihat dari pakaiannya sudah terlihat jelas dia Cleaning Servis. Aku menghampirinya.

“Ahjumma bisa tolong aku sebentar???”

***

Author POV

Minho terus mengompres Hyun Young, tak pernah sedetikpun dia beranjak dari sisi yeoja yang sangat ia cintai ini. Minho melirik jam dinding yang tergantung tepat diatas tempat tidur, pukul 3 pagi. Ia kembali mengecek suhu tubuh Hyun Young, 360. Minho menggenggam tangan Hyun Young dengan erat, sekarang ia tidur agak tenang, tidak seperti tadi terus mengigau yang Minho sendiri tidak mengerti Hyung Young mengigau apa?

Pukul 6 pagi suhu tubuh Hyun Young kembali normal, Minho pergi kedapur untuk memasak sesuatu. Pikirnya Hyun Young pasti akan merasa lapar. Ia mengaduk – ngaduk isi kulkas tapi hanya ada minuman kaleng, dan beberapa cemilan yang kemarin dibeli oleh Taemin. Ia tak pernah belanja kebutuhan apapun karena yang biasa melakukan itu adalah Hyun Young. –dulu- sebelum akhirnya mereka berpisah.

Minho menyerah akhirnya dia menelepon Jinhya untuk membawa beberapa bahan makanan ke apartementnya. Minho kembali memasuki kamar untuk melihat keadaan Hyun Young. Ia tersontak kaget mendapati Hyun Young tengah menangis dengan mata yang masih tertutup.

“Hyun Young-ssi ireona!!!” seru Minho lembut memegang wajah Hyun Young

Hyun Young membuka matanya dan melihat sekeliling, kemudian dia berhambur memeluk Minho

“Oppa~ aku membunuhnya, aku sudah membunuhnya. Aku takut Oppa aku takut” Hyun Young terus menangis

“Kau kenapa? Siapa yang kau bunuh?”

Hyun Young terus menangis, tubuhnya menggigil.

“Hey tenanglah ada aku!!!!” Minho mempererat pelukannya

“Aku membunuh Kim Jonghyun, dia mau memperkosaku Oppa. Aku memukul kepalanya hingga berdarah, saat kupanggil dia tidak bergerak. Aku takut – aku takut” tangisan Hyung Young semakin keras. Minho terus menenangkannya.

“Sudah tenanglah, nanti kusuruh orangku mencari tahu apa Jonghyun mati atau tidak”

Minho meraih ponselnya dan menghubungi seseorang, Hyun Young terus menangis dan membenamkan wajahnya diatas lututnya. Minho terus memandangi yeoja yang ada dihadapannya. Dalam hatinya ia terus menyalahkan diri sendiri karena ia tak sanggup melindungi Hyun Young.

30menit kemudian ponsel Minho berdering,

“Yoboseo, bagaimana? Apa dia mati?…..”

To Be Continue_____________

11 thoughts on “Still – Part 4”

  1. Ya! Tbc.. Sang pengganggu..
    Aish.. Bener dugaanku.. Jjong otak di balik itu semua.. Tpi itu dy masih hidup ato ga yah?
    Next..

  2. lagi seru-serunya da tulisan TBC… ahhh penasaran bgt apa kim jonghyun meninggall , yah meskipun dia jahat tp semoga aja gx meninggal , low meninggal kasihan Hyun young,,, tp tetep ada pengeran Minho hehhehe

    ditunggu part selanjutnya 🙂

  3. Aish,tbc nya ngeganggu banget..mudahan jonghyun gak meninggal..jinki ama jinhya makin so sweet deh,ternyata hyun young gak tau kalau minho ditusuk,next..

  4. yah tbc..
    Jjong ga bener2 suka ternyata. Kayanya dia malah terobsesi ngalahin minho yaa..
    Lanjutannya ditunggu thor!

  5. waachh ,, seruuuu !!!!
    minho baru sadar tuch kalo dulu dia posesif banget ,, good job min !!
    duch ,, jjong mati kagak yaa ???
    penasaran ,,,,, lanjuuuttt !!

  6. sumpahhhh tbcnyaaa ganggu banget .
    Kereeennn ayooo lanjutkann thor ,tapi emang author hebat bisa taro tbc pas cerita lagi seru2nya .daebakkkkk thor ❤

  7. semoga aja nggak….
    walaupun di sini jonghyun dapat peran antagonis, tapi kan kasihan kalau dia harus mati…..

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s