Nameless Memory – Part 4 [1.2]

NAMELESS MEMORY – Chapter 4 [1.2]

Title : Nameless Memory Chapter 4 [1.2]

Author : Nar Pyon

Main Cast : Park Hyunran (Oc/You), Lee Taemin, Kim Jonghyun, Shin Sekyung

Support Cast : Shinee, Lee Sunny, Park Sora, en orang-orang yang nyangkut dimari

Genre : Romance, Comedy, Typo

Type/Length : Sequel

Rating : PG–15

Disclaimer : Para idol yang nongol yaah punya mereka sendiri, terinpirasi dari Shinee Yunhanam dan relity show yang lain, KDrama. Sisanya murni imajinasi aye ^^v.

Taemin melepas gantungan ponsel bulan miliknya, menyatukan kedua gantungan itu. dan ternyata Cocok!! Hyunran terkejut ternyata gantungan mataharinya ada pasangannya.

“kau dapat itu dari mana?” tanya Hyunran.

“ini punya ibuku. Aku dapat ini darinya” kata Taemin. “sebenarnya dulu eomma pertama kali memberiku gantungan matahari sama persis seperti itu, tapi aku menghilangkannya. Makanya diganti dengan yang bulan. Kalo noona darimana?”.

“aku dapat ini dari seseorang yang ‘cantik’, 6th lalu saat aku lulus SMA”.

“seseorang yang ‘cantik’?” tanya Taemin lagi.

“Ne. dia sangat ‘cantik’, tapi sayangnya aku lupa wajahnya”.

“kau tauk. Aku kehilangan gantungan matahariku juga 6th yang lalu” kata-kata Taemin membuat Hyunran tersentak.

“apa ini punyamu?” tanya Hyunran polos.

“bagaimana kita bisa bertemu 6th yang lalu?. Lagi pula kau bilang ini dari seseorang yang ‘cantik’, apa kau kira aku ini yeoja?” Taemin tertawa mendengar pertanyaan Hyunran.

“haha, kau betul juga”

“noona, kau tauk ini terbuat dari apa?”.

“uumm mungkin dari perak” tebaknya asal.

“Bukan! Kalo ini sama seperti gantungan bulan milikku, berarti ini dari emas putih. Karna punyaku terbuat dari itu. Dan harganya bisa sampai 3juta won” Hyunran cengo mendengar kata-kata Taemin.

“jinjja? Tapi ini gak terlihat seperti barang mahal” Hyunran meraba-raba kedua gantungan yang sekarang menyatu itu dengan teliti. Taemin hanya tersenyum melihat tingkah Hyunran.

“kata eomma gantungan matahari-bulan ini punya arti mendalam buat sepasang kekasih” ucap Taemin.

“tapi matahari dan bulan kan gak pernah ketemu, gimana bisa diartikan buat sepasang kekasih? Harusnya itu Bulan-Bintang, karna bulan dan bintang saling menjaga satu sama lain”.

“iyah itu juga betul. Tapi matahari dan bulan juga saling membutuhkan. Eomma bilang bulan disini diartikan kesetiaan cinta. Walaupun mereka gak pernah ketemu, tapi bulan tetap setia menunggu terbitnya fajar matahari. Dan mataharilah sang pemberi cinta, karna bulan gak punya cahanya sendiri makanya matahari memberikan bulan cinta agar bisa bersinar” jelas Taemin panjang lebar. “orang yang memberimu ini pasti ingin kau mencintainya juga, tapi sayang kau gak inget dia. Kalo orang itu tauk mungkin ia akan sedih”.

“aku juga berharap aku ingat orang itu, tapi seberapa pun aku berusaha mengingatnya, aku tetap gak inget dia” Hyunran berkata dengan perasaan menyesal.

“ghwencana. Asal kau mau menjaganya, mungkin dia akan senang” ucap Taemin sambil tersenyum pada yeoja itu.

“Tentu. Aku gak nyangka Matahari-Bulan ini punya arti yang bagus, pasti akan aku jaga baik-baik. Lagipula kalo benar ini seharga 3juta won, aku harus lebih hati-hati. Hehe” setelah itu Taemin melepaskan sepasang Matahari-Bulan itu dan kembali kepemiliknya masing-masing.

ooOOooOOoo

Hyunran POV

Setelah selesai syuting, aku mau ke tempat kerja Sunny. Sunny kerja dibutik milik Yoon Sumi, aku juga udah lumayan dekat dengan Sumi eonni ini, ia desainer muda yang lagi diperhitungkan di dunia fashion korea.

Saat aku memasuki butik yang lumayan besar itu, seperti biasa aku melihat beberapa karyawannya Sumi eonni. Mereka juga udah kenal aku yang chingunya Sunny. Posisi Sunny disini lumayan penting, karna dia juga disainer pemula yang punya bakat luar biasa di bidang fashion, bisa dibilang Sunny itu asisten dari Sumi eonni. Melihat aku dantang, Sunny langsung mengajakku kelantai 2, ruang work shop. Dan tentu Sunny udah gak sabar pengen denger gimana aku bisa muncul di tv tadi.

ooOOooOOoo

^Makan malam keluarga Park^

Aku yang pulang saat makan malam, langsung ikut gabung makan bersama. Aku mencari sosok yeoja yang harus aku buru, tapi wujudnya gak tampak disekitar rumah.

“eomma, mana eonni?” tanpa nasi-basi aku langsung menanyakan keberadaan orang itu.

“Hyunjoo lagi pergi sama Wooyoung beli buah” jawab eomma.

‘huh. Dasar, jangan harap dia bisa kabur’ dengus ku dalam hati. Aku pun melanjutkan makan bersama appa dan eomma.

Gak berapa lama kemudian terdengar suara 2 orang penghuni rumah yang menghilang tadi membuka pintu dan berlajan masuk. Hyunjoo eonni dan Wooyoung oppa.

“EONNI!!!” teriakku langsung pada eonni yang pabo itu.

“akhh! Jangan mengagetkanku begitu, aku bisa jantungan tahu!” eonni gak kalah teriak ke arahku.

“YA!! urusan kita belum selesai. Gara-gara kau, hari ini aku mengalami hari yang buruk tahu!” sekarang kedua saudara pabo itu malah ribut didepan semua orang yang lagi makan.

“YA!! kalian berdua kenapa sih? Pagi ribut, siang ribut, malam ribut. Berantem terus” sekarang appa yang bersuara.

“appa, masa aku tadi dibohongi sama eonni dan disuruh ikutan acara tv aneh” aku minta pembelaan appa.

“mwo? Kau masuk tv? Yang bener?” sekarang eomma yang terlihat antusias.

“betul. Padalah aku sudah berbaik hati mohon sama Tuan Ahn biar dia bisa muncul disana, harusnya kau berterima kasih bukannya malah marah-marah padaku” eonni membela diri didepan eomma.

“Hyunran-pabbooyaa… itu kan malah bagus kalau kau muncul di tv. Ahh anakku sekarang jadi artis” eomma malah menghayalkan yang aneh-aneh.

“aniyoo. Justru aku mau keluar dari acara itu” jawabku.

“andwaeyo. Jangan keluar dulu, appa dan eomma kan belum liat kau di tv” kata eomma makin ngaco.

“tadi aku juga liat siarannya dikantor. Waah ramai betul acaranya, aku gak nyangka uri Hyunran bisa melawak seperti itu. Artisnya sampai merah gitu saat Hyunran ngeledek lobang hidungnnya. Hahah. Aku juga ketawa nonton itu” sekarang Wooyoung oppa juga ikut-ikutan ngebela eonni dan eomma.

“jinjja. Waah appa juga jadi penasaran nih, pengen nontoh” -OHMIGOT- kenapa appa jadi kemakan mereka juga. aku cuma bisa diam gondok karna gak ada yang membelaku buat keluar dari acara itu.

“akan ku belikan tv nya minggu besok, jadi kita bisa liat Hyunran di tv” kata-kata oppa bikin semua orang bersorak gembira karna bisa melihatku di tv.

ooOOooOOoo

AuthorPOV

4 hari kemudia. Sekarang hari senin, kemarin Hyunjoo bilang pada Hyunran syuting episot 2 diadain hari ini. mau gak mau ia harus ikutan lagi. Kali ini Sunny juga ikut pergi dengannya. Hyunran cerita kalo dia ketemu Sora–staylist Shinee. Sunny pengen belajar style Shinee langsung dari Sora, siapa tauk dia dapet ide buat merancang sesuatu.

“Sunny-ya, mending aku pulang aja deh. Aku gak mau ikutan ginian lagi” rajuk Hyunran pada Sunny.

Sambil menyeret Hyunran setengah mati Sunny terus-terusan mengajak yeoja itu ke KBS TV buat syuting. “Hyunran-ah, kalo Jonghyun masing ingat kau, apa dia juga ingat aku?” tanya Sunny.

“molla” jawab Hyunran singkat.

Jonghyun POV

‘Aiihss, hari ini aku harus ketemu yeoja itu lagi. Menyebalkan!’ batinku dalam hati. Sekarang kami dalam perjalanan ke KBS TV, rasanya aku pengen pura-pura sakit atau apalah supaya gak ketemu dengannya lagi.

Kami disuruh berkumpul diruang rapat lantai 2, buat breaffing sebentar. Aku bisa lihat udah ada para noona yang datang. Mungkin orang itu juga udah ada.

Aku udah cukup gak mood liat Hyunran ada disitu, tapi aku lebih kaget lagi ternyata yeoja itu membawa chagi chingunya Lee Sunny noona. ‘akkhh, disaat aku ingin menghapus tentang  masa laluku, kenapa malah 2 orang ini muncul dihadapanku lagi–2 orang yang tauk tentang masa laluku’.

Author POV

“nona, siapa kau? Kenapa kau juga ada disini?” tanya PD Jung pada Sunny saat ia melihat yeoja itu ada disana.

“mianhaeyo, tapi dia temanku. Dia disainer, kami jarang bisa ketemu makanya aku ngajak dia kelokasi syuting hari ini, gak apa-apa kan?” Sora datang dan segera menyelamatkan Sunny. Sebelumnya Hyunran udah ngomong duluan sama Sora kalo chingunya–Sunny mau ikutan juga.

“ohh baiklah. Gwhencana, asal kau jangan bikin ulah yah” jawab PD Jung pada Sunny.

“Ne. aku pasti gak akan ganggu syuting kalian, aku cuma lihat-lihat aja kok”.

Ketiga yeoja itu terlihat senang mendengar ijin dari PD Jung *wahh kayaknya Sora juga udah jadi sahabatan sama Hyunran–Sunny nih ;)*

“baiklah. Hari ini tema kita ‘back to school’, kita akan mengunjungi 2 SMA member Shinee dalam 1 hari. Dan sekolah yang terpilih buat kita datangin itu SMA Minho dan SMA Jonghyun. Seperti minat mereka masing-masing, di SMA Minho kita akan main game tentang olah raga, dan di SMA Jonghyun kita akan bikin mini drama musikal. Karna ini hari senin, jadi kalian akan dilihat langsung olah murid-murid disana. Kalian juga akan pake seragam sekolah dari kedua SMA itu, supaya kalian bisa merasa jadi murid disekolah itu juga” instruksi Tuan Ahn panjang lebar pada semua orang disini. *Catatan: Jonghyun dan Minho udah lulus dari SMA masing-masing*

ooOOooOOoo

Hyunran POV

“Hyunran-ah, ini sekolah Minho? Gede banget, halamannya aja luas pasti dalemnya juga daebak nih” aku dan Sunny hanya melongo saat memasuki sekolah yang luasnya nyampe 3 hektar itu. katanya sekolah ini sering menang berbagai lomba nasional dan berisi orang-orang ber IQ tinggi. “sayang kita gak pernah sekolah di tempat kayak gini yah” lajut Sunny lagi.

“kita sekolah disini pun percuma, IQ kita kan gak tinggi-tinggi amat” aku menyadarkan kayalan tinggat tingggi Sunny.

“iiihhss, cuma berandai-andaikan kan gak apa-apa” Sunny monyong cemberut.

Saat kami semua datang, semua siswa jadi heboh karna ada Shinee. Kayaknya pelajaran diberentiin gara-gara syuting hari ini. Ada 3 kelas yang sengaja dikosongin buat jadi ruang tunggu kami, 2 kelas masing-asing untuk kami para yeoja dan member Shinee dan 1 kelas lagi buat naro berbagai perlengkapan syuting hari ini.

“Kalian langsung ganti seragam olah raga yah, nanti kita langsung ke lapangan buat mulai syuting” kata PD jung pada kami semua. *ada yang tauk acara Idol Sports Competition? Yahh anggep aja seragam olah raga SMA Minho begitu. Warna merah buat Yeoja, dan Biru langit buat Namja*

Walau ini acara dilapangan, tapi kulihat para yeoja yang lain juga tetap terlihat cantik dengan make up mereka. Go Yoomi dengan rambut pajangnya yang lurus mengikat rambutnya jadi dua. Lee Minji dan Kim Yura membiarkan rambut mereka yang pirang tergerai indah. Sedangkan aku dan Han Sojung dikuncir apel oleh Sora tadi. *kayak gimana itu kuncil apel? Itu gaya rambut yang cuma diikat sedikit di bagian atas rambut. Park Bom & Sandara Park sering pake kuncir apel ini*

ooOOooOOoo

Author POV

“Annyeonghaseyo~~ kembali di Shinee Yunhanam season 2. Bersamaku Kim Shinyoung dan sunbaenim ku Park Myeongsoo” Shinyoung memulai membuka acara itu.

“aigoo~ panas-panas gini kenapa kita mesti syuting diluar gini. Rasanya aku butuh payung nih” kata Park Myeongsoo.

“ahh sunbaenim jangan manja gitu dong. Lihat, uri Shinee dan uri yeoja aja tetep semangat. Ayo kita beri semangat buat si forehead tukang ngedumel ini. haha”Shinyoung mulai ngehina Myeongsoo lagi.

“Myeongsoo-ssi Hwaiting!!!” teriak sorak semua orang, termasuk para murid yang berkumpul mengelilingi lapangan rumput ini.

“aigoo~ Shinyoung-ssi kau jangan terus-terusan manggil aku forehead dong, nanti ketampananku menghilang nih” canda Myeongsoo.

“ahh itu gak mungkin. Mana ada orang tampan dengan forehead selebar sunbaenim. haha” bales Shinyoung lagi.

“Shinyoung-ssi, kalo kalian ribut terus kapan mulainya nih” Jonghyun yang terkenal paling bawel angkat suara.

“ohh mianhaeyo. Baiklah Shinyoung-ssi, hari ini kita kedatengan bintang tamu special lohh” kata Myeongsoo.

“bintang tamu? Nugu?” tanya Shinyoung penasaran.

“dia seorang yeoja yang cantik juga aktris pendatang baru, walau masih muda tapi drama dan filmnya sukses dipasaran. Kalian penasaran kan?” kata Myeongsoo.

“NE!!” sorak semua orang.

“SHIN SEKYUNG!” teriak Myeongsoo, dan disambut tepuk tangan yang meriah dari semua orang.

Jonghyun POV

Aku terkejut melihat ia ada disini. Bagaimana bisa ia ikut dalam reality show kami. Tapi aku senang, karna kami jadi ada waktu untuk bersama. Ya. Shin Sekyung–ia adalah yeojachingu ku sekarang. Tentu gak ada yang tauk kami punya hubungan khusus, kecuali member Shinee. Perusahaan pun gak tauk. Kami memutuskan pacaran diam-diam agar privasi kami tetap terjaga. Dulu Sekyung juga mantan Trainee SM Entertainment, tapi 6 bulan sebelum ia debut sebagai aktris, ia memutuskan keluar dan pindah agency. Meski begitu kami masih terus berhubungan bahkan bisa pacaran samapai 2,5 thn ini. Saat aku meliriknya, Sekyung tersenyum padaku ‘ahh, yeojachinguku ini neomu yeppo’. Sudah 2 bulan kami gak pernah bertemu lagi karna kesibukan kami masing-masing.

“Ne. karna Sekyung-ssi ikut gabung dikelompok para yeoja. Sekarang jumlah yeoja jadi 6 orang lagi. Ayo kita mulai gamenya sunbaenim” suara Sinyoung noona menyadarkan ku dari lamunan yeojachinguku ini.

“Minho-ssi, apa olah raga paforitmu?” tanya Myeongsoo ahjussi.

“tentu sepak bola” jawaab Minho cepat.

“oke. Hari ini kita akan tanding bola disini, buat memperebutkan makan siang, dan yang kalah akan dapet hukuman nyabutin rumput di lapangan ini. haha”. Wahh tega banget, masa yang kalah disuruh nyabutin rumbut dilapangan seluas ini. ‘hehe itu berarti aku harus segrup sama Minho nih, biar gak kalah’ pikirku menyusun rencana.

ooOOooOOoo

Author POV

“tapi sebelum kita tanding bola, mari kita pilih dulu kelompoknya, dengan game mencocokan warna. Jadi nanti 2 orang secara acak akan turun kepapan warna dibawah itu. aku dan Myeongsoo sunbaenim akan bergantian menyebutkan warna yang harus kalian injak dengan memutar roda warna ini. Yang kalah adalah orang yang duluan keluar dari lingkaran warna posisi mereka berdiri” jelas Shinyoung menjelaskan.

“dan hasilnya akan ada 2 team, yang terdiri dari team kalah dan team menang dari game ini. arasso?” tanya Myeongsoo pada semua.

“Ne!!” semua bersorak mengerti.

*maksud dari game ini sama kayak iklan citra yang di tv itu loh. Yang ada guru lagi main tebak warna sama murit-muridnya, terus si guru ditunjuk-tunjuk dibilang COKLLAATT.  Hahahah :D*

Undian pertama keluar nama Minho dan Han Sojung. “Minho-ssi dan Sojung-ssi, silahkan ambil posisi di ujung papan. Myeongso sunbaenim yang akan memutar warna duluan” perintah Sinyoung pada mereka berdua.

“Minho-ssi biru ke merah” ucap Myeongsoo. “Sojung-ssi hijau ke kuning” ucapa myeongsoo lagi. Lalu gantian sekarang Shinyoung yang memutar roda warna itu.

Udah 4 kali putaran warna, dan posisi mereka udah gak jelas lagi. Badan Minho yang panjang sekarang dalam posisi diagonal, kaki kiri ada di ujung warna coklat, dan tangan kanannnya ada di ujung lain dalam warna kuning. Han Sojung juga gak kalah aneh. Kaki kirinya ada di atas kaki minho karna warna biru letaknya lewat kaki namja itu, dan tangan kirinya terjulur kebelakang pada warna merah. Gayanya jadi kayak orang khayang.

Putaran ke 5 Han Sojung kalah karna tangannya udah gak kuat nahan badannya sendiri. “seperti biasa, Minho-ssi tidak pernah mau kalah. Haha. Chukae, Minho-ssi kau team menang, dan Sojung-ssi kau masuk team kalah” ucap Myeonsoo saat permainan pertama selesai.

“lanjut ke pasangan kedua” Myeongsoo mengundi lagi. “Hyunran-ssi dan Jonghyun-ssi bersiap diposisi” peritah Myeongsoo lagi.

Keduanya saling melemparkan deathglare ketidak sukaannya satu sama lain. terdengar suara dari para siswa yang ngedukung Shinee. Mereka terus meneriaki nama Jonghyun seperti pada Minho tadi.

“Hyunran-ssi kau kuning ke ungu” kata Shinyoung. “Jonghyun-ssi biru ke hijau” ucap Shinyoung lagi.

3 kali putaran warna, posisi mereka berdua sekarang makin deket. Badan Jonghyun tengkurep seperti orang push up sedangkan Hyunran yang gak jauh dari posisi Jonghyun lagi berjongkok seperti kodok dengan kedua tangan kebawah menyentuh lingkaran warna itu. “Hyunran-ssi merah ke coklat” kata Myeongsoo berinstruksi. Ke 2 warna itu ada dibelakang nya, ia pun melangkah ke posisi itu. tapi yang ada mereka malah makin dekat. Karna wajah Jonghyun sekarang malah ada di sebelah wajahnya.

“minggir!! Jangan dekat-dekat denganku” ucap Jonghyun ketus.

“aku juga ogah deket-deket dengan mu, tapi warnanya memang ada disini” jawab Hyunran gak kalah jutek. *ini mereka ngomong bisik-bisik*

“Jonghyun-ssi ungu ke biru” perintah Shinyoung. Iseng, Hyunran nyenggol tangan Jonghyun dengan bahunya dan bikin namja itu jatuh karna gak seimbang.

Jonghyun tauk kalo Hyunran sengaja, makanya dia kesal dan membentaknya “YA!! Park Hyunran. Kau curang. Kenapa mendorongku?”

“aniyo, untuk apa aku mendorongmu. Itu salahmu sendiri kalo kau jatuh. Jangan suka menyalahkan orang lain gitu ah” kata Hyunran cuek.

“KAU!!” Jonghyun makin gondok.

“NG!!” teriak PD Jung disebrang monitor. “Ya! kenapa kalian malah ribut?. Ayo dari ulang, balik keposisi tadi” perintah PD Jung. “CUE!!”.

Dan Jonghyun pun mengulangi posisinya dan melangkah ke warna ungu ke biru tadi. Akirnya pada putaran ke 4 Hyunran kalah karna saat melangkah kewarna selanjutnya tangannya gak sampai kewarna hijau.

“chukae Jonghyun-ssi kau bergabung dengan Minho-ssi di team menang, dan Hyunran-ssi masuk team kalah” kata Shinyoung.

*Skip game for another people*

Dan inilah hasilnya team untuk lomba bola :

Team Menang : Minho, Jonghyun, Go Yoomi, Shin Sekyung, Kim Yura

Team Kalah : Han Sojung, Park Hyunran, Lee Minji, Taemin, Key

Setelah kelompok terbentuk, Myeongsoo menyuruh ke sepuluh orang itu buat lari ngelilingin lapangan 1 kali putaran buat pemanasan, ngedance SorrySorry nya Super Junior di pimpin Key dan Taemin, dan pemanasan yang terakir sebelum tanding bola itu sit up. Semua siap dengan pasangannya masing-masing.

*ini dia pasangan sit up nya :

1.Minho-Kim Yura, 2.Go-Yoomi-Han Sojung, 3.Key-Lee Minji,

4.Jonghyun-Shin Sekyung, 5.Teamin-Park Hyunran*

Sit up nya dilakukan bergantian. Yura, Sojung, Key, Sekyung, dan Hyunran kebagian buat duluan. Dan pasangan masing-masing bertugas menahan kaki.

“Taemin, susah nih kayaknya aku gak bisa bangun deh” keluh Hyunran pada namja yang sedang memegang kakinya itu.

“Hwaiting! Noona, ayo berusaha lagi” Taemin memberi semangat.

“ahh nyerah. Aku emang jarang olah raga, makanya sit up aja susah” jawab Hyunran.

“mungkin dia gak bisa bangun karna punya badan yang gendut. Lihat aja kakinya pendek, berisi. Bentuknya jadi mirip lobak” tiba-tiba Jonghyun yang ada disebelah mereka maen nyeletuk aja.

BUUAAKK!!

Hyunran nendang pinggang Jonghyun yang lagi duduk mengang kaki Sekyung dengan kakinya.

“awww” Jonghyun meringis kesakitan. “YA!! PARK HYUNRAN!! Apa yang kau lakukan. Tadi kau curang mendorongku, sekarang kau seenaknya menendangku. Kau kira aku ini kuda apa” Joghyun langsung naik tikam membentak Hyunran.

“uppss, mianhaeyo aku gak sengaja, gimana rasanya di tentang pake kaki lobak? Mantep kan. Kau memang mirip kuda, karna lobang hidungmu besar seperti kuda. hahaha” ucap Hyunran dengan evil smile nya sambil tetap santai tiduran dirumput.

“KAU!!” sekali lagi Jonghyun emosi sama yeoja ini.

“NG!!” teriak PD Jung memberhentikan syuting.

“Ya! ada apa lagi sih? kalian berdua berantem lagi” tanya PD Jung pada mereka dari sebrang monitor itu.

“hyung sudahlah, terlalu banyak orang kalo kau ribut disini. Mungkin Hyunran noona emang gak sengaja tadi” Taemin membela yeoja itu.

“Taemin-ah kau jangan membelanya. Kau lihat kan kalo tadi dia sengaja” Jonghyun tetep gak terima.

“Jongie, Taemin benar. Sudah jangan pedulikan yeoja itu, gak enak dilihat sama fans mu” sekarang suara Sekyung yang mencoba menenangkan Jonghyun.

Akirnya Jonghyun menurut perkataan Sekyung, dan PD Jung pun nyuruh buat melanjutkan syutingnya.

2 menit kemudian posisi sit up berubah. Minho, Yoomi, Minji, Jonghyun, Taemin yang akan melakukan si up dan yang lainnya memegang kaki pasangannya.

Jonghyun yang berbaring dan Hyunran yang berjongkok saling melemparkan deathglare ‘ape-lo-liat-liat’ dengan sinis satu sama lain. Tapi setelah itu Hyuran memilih menunduk di kaki Taemin karna males berurusan sama Jonghyun lagi.

Taemin POV

Bangun sit up yang pertama, ia gak sadar kalo wajahku mendekatinya. karna kepalanya yang menunduk di kakiku. “noona, kenapa kau menunduk? Angkat kepalamu” kataku padanya saat bangun sit up ke dua. Mendengar suaraku ia mulai menoleh kearahku.

Ia telihat sedikit terkejut karna wajahku sangat dekat dengan wajahnya saat bangun si up ke tiga. Aku tersenyum jahil kearahnya, pipinya pun memerah karna malu, mungkin karna gugup juga. tapi aku justru senang melihat ekspresinya yang begitu. hehe.

Bangun si up ke empat, aku melingkarkan tanganku dilututku, menghimpitnya agar yeoja didepan ku ini gak bisa lepas “Park Hyunran, sejak kapan kau secantik ini? sejak tahun lalu” aku tersenyum sambil terus memandang matanya. Aku makin mendekat kearahnya mungkin jarak kami tinggal 3cm. Dan ia pun makin terlihat gugup. Tapi aku suka melihatnya yang tesipu malu seperti itu.

“Wahh lihat. Taemin melakukan Sence Sit Up Dari SECRET GARDEN yang fenomenal itu” teriak Shinyong noona, bikin mata semua orang tertuju kearah kami berdua.

Sontak keadaan jadi rame dengan sorakan dari para penonton yang melihat kami. Hyunran minta aku melepaskan kakiku, tapi tentu aku gak mau melakukannya. Aku hanya mau berada diposisi ini sebentar lagi, memandang yeoja ini dari dekat. Tapi Kibum hyung malah datang kearah kami dan mengganggu ku, akirnya aku harus melepaskan kakiku. Myeongsoo ahjussi dan Shinyoung noona sekarang malah ikut-ikutan rame. Aku menoleh ke arah Jonghyun hyung, ia terlihat sedikit terkejut dengan tindakanku tadi. ‘hyung, apa yang sekarang kau pikirkan saat aku dekat dengan Hyunran? Apa kau cemburu? Aku sangat penasaran’ Jonghyun hyung hanya tersenyum yang terlihat dipaksakan kearah ku. *sumpah gw cengengesan sendiri bikin sence sit up secret garden ini. memorable banget tuh sit up Kim Joowon-Gil Raim. Ngarep banget gw bisa sit up sama Taemin. Hahaha #dicekek readers*

ooOOooOOoo

Author POV

Akirnya pertandingan sepak bola antara team menang & team kalah dimulai. Myeongsoo dan Shinyoung bertugas jadi wasit. Goo Yoomi dari team menang dan Hyunran dari team kalah jadi penjaga gawang buat team mereka.

Pertandingannya lebih banyak bercandanya, tentu kecuali Minho si tukang gak mau kalah itu. Kadang ia bermain serius buat mencetak gol. Kayaknya Goo Yoomi sama aja kayak Hyunran, sama-sama gak pandai olahraga, makanya saat bola ditendang kearah gawang, mereka berdua yang bertugas jadi keeper malah ngehindar dan ngebiarin bolanya masuk.

Key yang juga paling gak suka olahraga dan keringetan itu mulai ngedumel nyalahin Hyunran yang satu team dengannya, supaya nangkep bolanya bukanya malah kabur saat bolanya datang.

“Ya! Hyunran-ssi, jangan menghindar terus. Tangkap bolanya dong. Kita udah kebobolan 3 angka nih” perotes Key.

“sudahlah hyung, nanti aku yang akan melindungi gawang, kalo bolanya datang. Ia kan perempuan  jadi jelas aja kalo gak suka main bola” bela Taemin didepan Key.

“noona kau tenang aja, kita pasti bisa menang. Hwaithing!!” Taemin memberi semangat sambil tersenyum kearah yeoja itu.

“gomawoyo Taemin-ssi. Hwaithing!!” jawab Hyunran penuh semangat.

50 menit berlalu dan selesai dengan skor 5-2. Team Minho, Jonghyun, Go Yoomi, Shin Sekyung, Kim Yura keluar jadi pemenang. Dan Team Han Sojung, Park Hyunran, Lee Minji, Taemin, Key harus gigit jari karna kalah.

“Chukae, Minho hebat banget nih. Dari awal kita mulai Yunhanam season 2 ini, di tiap game pasti Minho keluar sebagai pemenang. Selamat kalian dapet makan siang dari itu” ucap Myeogsoo sambil menunjuk sebuah mobil van yang datang dan saat dibuka ternya berisi banyak berbagai macam makan berat sampai manakan penutup dan camilan. Team Minho yang menang bersorak gembira melihat makanan yang segunung itu.

“hehe kalo ada yang menang, pasti ada yang kalah kan. Chukae buat Team Key karna kalian kalah silahkan nikmati hukuman mencabut rumput di lapanangn ini. haha” Shinyong menggoda team kalah dan disambut sorakan tidak setuju dari team kalah.

“masa aku juga harus mencabut rumput? Lapangannya luas banget nih. Aku kan Key Diva, jadi gak boleh ngerjain pekerjaan kasar gini doong” Key usaha supaya lepas dari hukuman.

“ahhh, jangan banyak alasan. Kalah yah kalah. Ayo kerjakan sana. Kami mau makan” tolak Myeongsoo.

Team kalah terus-terusan ngeles supaya gak di hukum dan ikutan makan, tapi percuma Myeongsoo dan Shinyoung teteap nyuruh mereka nyabutin rumput dulu, baru boleh ikut makan.

ooOOooOOoo

Team menang ditambah 2 MC itu mulai menggelar meja di dekat mobil van itu dan makan dengan gembira diselingi obrolah akrab mereka. Sedangkan Team kalah yang juga mulai hukuman nyabutin rumput itu cuma bisa ngeliatin dari jauh. *hahha kasian yah*

Hyunran POV

Sebenernya ini gak bener-bener dihukum nyabutin rumput. Gak mungkinlah mereka berani ngehukum idol Shinee. PD Jung bakalan jadi almarhum lebih cepat kalo berani nyiksa Shinee apa lagi ini didepan fans mereka. Kami cuma diminta terlihat seolah-olah kami benar-benar dihukum buat pengambilan gambar aja, paling hanya 5-10 menit. Setelah itu nanti palingan kami bakan dipanggil buat ikutan makan.

Kulihat kamera sedang mengarah ke Key dan Han Sojung. Mengambil adegan hukuman mereka dahulu. Disisi yang lain, kulihat Taemin dan Lee Minji mengambil posisi sendiri-sendiri sambil mencaut rumput. Dan aku juga sendiri lagi ngelaksanaain hukuman ini.

“butuh bantuan?” tiba-tiba saja Taemin ada di depanku.

“padahal sedetik yang lalu, kau masih terlihat di ujung sana. Tapi sekarang udah muncul didepanku. Jalanmu cepat sekali, apa kau vampire”.

“haha, emangnya aku Edward Cullen. Tapi aku sama Edward, masih gantengan aku dong. Hehe”.

“tentu saja. Menurutku Twilight itu film yang konyol, mana ada vampire kayak Edward”.

“tapi banyak yeoja yang suka sama dia?”.

“iiihh tapi aku tidak. Ia terlihat seperti vampire gay”.

“kalo aku yang jadi vampirenya, apa noona akan suka padaku juga?”.

“ummm, maybe yes maybe no”.

“wae, kok begitu sih. Yes aja dong. Hehe”.

“mana ada vampire semanis kau. Kau itu terlalu cute”.

“ahhh noona jangan panggil aku imut, aku kan manly banget”.

“maknae, tetaplah maknae. Kau akan terus dianggap cute dari member yang lain karna kau maknae” aku mengacak-acak rambutnya. Ia hanya cemberut karna rambut merahnya jadi berantakan karna tanganku ini.

“mumpung kameramennya lagi ngerekam Kibum hyung, aku mau nyanyi, kau dengarkan yah” Aku mengangguk tanda mau mendengarkan suaranya.

Nega onjen-ga watdon noye olgureul giokhe

Momcwo itdon nemameul, mipgedo gojangnan ne gaseumeul

Noye hwanhan misoga swipgedo yon-goya

 

Geure geurotge nega noye sarami dwen-goya

Motnatdon nechuok deuri ijen giokjocha anna 

Nareul kkokjapeun soni bomchorom ttatteuthaeso

…………………

Aku diam membeku mendengar lagu yang Taemin nyanyikan, ‘ini lagu itu, hari itu juga dia menyanyikan lagu ini untukku. Kenapa aku jadi ingat kenangan itu. padahal itu udah lama berlalu’ pikirku.

#FlashBack#

Author POV

^25 May–Musim Semi, 9 Tahun lalu^

Seorang yeoja sedang duduk didepan kelas dengan kedua tangannya mengangkat keatas mencoba untuk tidak tertidur disaat seperti ini. Ya. Yeoja itu adalah Park Hyunran, gadis 16th yang sekarang masih kelas 3 SMP. Ia sedang dihukum karna terlambat datang kesekolah, dan sialnya jam pertama itu pelajaran Lee seseongnim guru paling galak disekolah itu. Seberapa pun Hyunran mencoba untuk tidak tidur, tapi kali ini matanya gak bisa diajak kompromi. Akirnya ia tertidur juga di depan kelasnya itu.

Baru 3 menit, tapi ia undah bisa tidur nyenyak, bahkan masih sempet-sempetnya ngeluarin dengkuran. Karna pelajaran Lee seseongnim kelas selalu sepi sunyi mirip kuburan. Makanya dengkuran Hyunran yang sebenernya gak beitu kenceng, tetep bisa terdengar dari dalam kelas apa lagi kuping Lee seseongmin yang mirip kuping kelelawar itu pasti juga bisa denger dengkuran yeoja itu.

“YA! PARK HYUNRAN! BANGUN! Aku menghukum mu disini bukan untuk tidur” teriak Lee seseongnim.

“aahh, baiklah aku akan latihan dan membersihkan ruangan ini juga…” Hyunran yang kaget, terbangun malah ngomong ngelantur dengan mata setengah merem-melek.

“apa yang latihan? Apa yang bersih-bersih hah?” bentak Lee seseongnim lagi.

“aaakkkhhh. Monster Kalong!!” refleks Hyunran malah teriak kaget melihat gurunya itu udah ada didepannya.

“APA?!! Kau sebut aku monster kalong?” kepala Lee seseongnim jadi ngebul ama asep kemarahan.

“a..a..a..ani..anniyo.. seseongnim, tadi aku hanya sedikit mimpi buruk tentang monster kelelawar” jawabnya ragu-ragu.

“minggu lalu kau sudah kuhukum mebersihkan kamar mandi, jadi sekarang kau pergi kelapangan belakang dan bersihkan lapangan itu!”

“sekarang?”

“tentu saja sekarang! Cepat kerjakan. Kalo belum selesai sampai jam istirahat, hukumanmu akan aku tambah!” dengan segera Hyunran berlari menuju lapangan belakang dan mengerjakan hukumannya. Gawat kalo hukumannya ditambah, bisa-bisa waktunya yang berharga ini terbuang percuma.

ooOOooOOoo

“grrr, dasar monster kalong! Selalu aja berteriak, kupingku bisa budek nih kalo tiap ketemu pasti kena omel monster kalong itu” Hyunran terus aja ngedumel tentang guru kelelawarnya itu sambil tetap menyapu lapangan.

Dari kajauhan Hyunran melihat seorang namja sedang tertidur di bangku panjang yang ada di pinggir lapanggan. Hyunran pun mendekat kerah namja itu, wajahnya tertutup balzer seragam sekolah. Karna penasaran Hyunran mengangkat pelan blazer orang itu.

‘eeh, ini Kim Jonghyun dari kelas 1-3 kan. Kenapa dia malah tidur disini’ Hyunran heran melihat Jonghyun yang tertidur disini. Ia mengamati wajah namja itu dengan senyum mengembang di wajahnya ‘pantas aja dia populer, dia ganteng, hidungnya mancung, tinggi, pintar, baik, ramah, ceria, apa lagi suaranya merdu’ tanpa sadar Hyunran malah terus berjongkok memerhatikan namja itu dari pada meneruskan menyapu.

“uuhhh, siapa yang mengganggu tidurku. ahh mataku sakit, mataharinya silau banget sih” Hyunran terlonjak kaget, sekarang namja itu jadi bangun gara-gara dia. Jonghyun membuka matanya dan melihat ada yeoja aneh yang membawa sapu, pengki, dan kantong sampah besar yang ada dibelakangnya.

“Park Hyunran” sebutnya sambil menyipitkan matanya.

‘eeh, kok dia tauk namaku?’ pikir Hyunran bingung.

“kau Park Hyunran dari kelas 3-2 kan?” tanya Jonghyun lagi.

“ne. tapi kenapa kau tauk namaku?”.

“tentu aku tau kau. Kau anak Park Hyunbin ahjussi dan Gil Raim ahjuma kan? Didesa ini siapa yang gak kenal orang tuamu” ucapnya sambil tersenyum.

Hyunran POV

Ya. kuakui itu, di desa ini kedua orang tuaku itu lumayan terkenal. Karna appa adalah nelayan dan wakil ketua dari asosiasi nelayan di desa ini, dan eomma juga berdagang ikan dipasar. Jadi jelas kalo mereka dikenal banyak orang. Tapi aku hanya anak biasa, disekolahpun aku tidak terlalu populer. Biasa-biasa aja.

“kau sedang apa? kenapa bawa-bawa sapu segala?” tanya Jonghyun penasaran.

“eeh. Aku lagi dihukum Lee seseongnim ngebersihin lapangan ini. Tadi aku telat masuk terus gak sengaja ketiduran didepan kelas” jawabku.

“Huh. Guru itu, selalu aja bikin maurid-murid repot. Aku juga gak suka sama dia”.

“lalu, kenapa kau tidur disini? Kau bolos yah?” tebak ku asal.

“hehe, ketauwan yah? Iyah aku bolos pelajaran Han seseongnim, aku lagi gak mood ikut pelajaran. Makanya aku tidur disini” jelas Jonghyun. “mau ku bantu?” lanjutnya menawari batuan.

“kau mau menolongku membersihkan ini? aku sangat tertolong kalau kau mau bantuin. Karna kalo ini gak selesai sebelum jam istirahat, hukumanku bisa ditambah lagi”. Akirnya kami membersihkan lapangan itu bersama. Ternyata Jonghyun juga orang yang jahil, sesekali ia malah melemparkan daun kering kearahku, mengambil sapuku jadi aku harus mengejarnya kalo pengen sapu itu balik. Sebelumnya kami gak pernah ngobrol atau dekat seperti ini. aku tauk Jonghyun karna ia memang populer disekolah, tapi dia bisa kenal aku yang biasa-biasa aja ini tentu aku merasa sedikit bangga juga. hehe.

45 menit akirnya acara bersih-bersih ini selsai. Kami lumayan capek karna bersih-bersih ditambah Jonghyun yang selalu iseng padaku.

“gomawo Jonghyun-ssi, berkat kau jadi selesai lebih cepat deh. Kalo aku sendirian 1 jam lebih juga belum tentu selesai” aku berterima kasih pada namja yang sudah menolongku ini.

“ne. cheomanneyo” jawabnya singkat. “Hyunran-ssi, dari dulu aku penasaran. Kenapa tiap sore kau pergi ke ujung teluk? Selalu mebawa ember berisi penuh ikan, dan memberi makan angsa yang ada disana?” tanya Jonghyun kemudian.

‘eeh kenapa dia bisa tauk ini. appa dan eomma aja gak tauk. Dan lagi ia bilang dari dulu….?’ Aku menatap Jonghyun heran karna ia tauk yang aku lakukan. “kenapa kau tauk aku suka kesana?” tanyaku penasaran.

“aku yang nanya duluan, kok kamu malah tanya balik. Ayo jawab pertanyaanku dulu” Jonghyun malah gak mau kalah.

“ehh, aku kensana cuma pengen ngasih makan para angsa itu aja. Aku suka angsa, karna mereka cantik melambangkan keanggunan perempuan” jawabku malu-malu.

“jadi kau ikut les ballet karna suka angsa? Angsa kan juga identik dengan image para ballerina” aku lebih terkejut lagi mendengar pernyataannya ini. Gimana Jonghyun bisa tauk semua yang kulakukan. Apa dia bisa baca pikiran orang.

“kenapa kau……“

“kenapa aku bisa tauk itu semua. Itu kan yang ingin kau tanyakan” Jonghyun memotong pertanyaanku. Aku mengangguk tanda ingin tahu.

“mungkin kau gak sadar, tapi aku terus memperhatikanmu dari jauh. Kau baik hati dan selalu ceria didepan semua orang, tapi dibalik itu kau juga punya tujuan. Ada sesuatu yang kau perjuangkan, aku tidak tau apa impianmu memang menjadi bellerina atau bukan. Padahal Kau datang paling awal, dan pulang paling akhir dari yang lain. Tapi bersedia diomeli pelatih setiap hari, berlatih terus sendirian, kau juga bahkan mau mengerjakan tugas membersihkan tempat latihan. Melihat mu yang berkerja keras setiap hari membuat ku kagum akan tekad mu. Kau tau, kau terlihat sepertiku”. *Hyunran jadi tukang bersihin tempat latihan. Karna gw inget sama perjuangan G-Dragon yang sempet ngalamin ini juga ^^v*

Kim Jonghyun yang bukan temanku, yang sebelumnya bahkan gak pernah ngobrol denganku, yang hanya orang lain. Ternyata namja ini bahkan lebih mengerti perasaanku dari pada eommaku sendiri.

“cita-citaku itu menjadi seorang penyanyi” ucap jonghyun lagi.

“iyah aku tau. Kau punya suara yang luar biasa. Aku yakin kau pasti bisa mewujudkan mimpimu itu” aku gantian menyemangati mimpinya.

“kita ini sama. Sama-sama terlahir dari keluarga sederhana, harus membantu pekerjaan orang tua, bersekolah di sekolah biasa, dan kita juga sama-sama punya mimpi. Aku ingin jadi penyanyi, kau jadi ballerina. Sama-sama ingin melakukan yang terbaik lebih dari orang lain. aku merasa kita ini cocok” Jonghyun lagi-lagi tersenyum hangat padaku dan memberiku semangat.

“aku mau nyanyi, kau dengarkan yah” ucap Jonghyun. Aku mengangguk tanda mau mendengarkan suaranya.

Nega onjen-ga watdon noye olgureul giokhe

Momcwo itdon nemameul, mipgedo gojangnan ne gaseumeul

Noye hwanhan misoga swipgedo yon-goya

 

Geure geurotge nega noye sarami dwen-goya

Motnatdon nechuok deuri ijen giokjocha anna 

Nareul kkokjapeun soni bomchorom ttatteuthaeso

…………………

Jonghyun memang sering nyanyi untuk sekolah, tapi aku hanya melihatnya dari jauh. Dan baru kudengar dari dekat kali ini. aku benar-benar kagum dengan suaranya yang merdu.

…………………

Ije kkumchorom ne mameun

Geude pume gamanhi an-gyo itjyo 

Hansun-gan do kkeji anneun kket omneun kkumeul kkujyo

Ije sumchorom ne gyote 

Hangsang swimyo geurotge issojumyon 

nothing better nothing better than you 

nothing better nothing better than you

“gimana? Bagus tidak?” tanyanya padaku, saat ia selesai menyanyi.

“waahhh daebak. Suaramu bagus banget. Aku sampai diam gak berkedip mendengarmu” aku memberikan tepuk tangan tanda aku menyukai suaranya itu.

“itu lagu Brown Eyed Soul–Nothing Better, kau tauk tidak?” tanyannya.

“hehe enggak tauk. Tapi menurutku suara mu pasti lebih bagus dari penyanyi aslinya” sekarang aku mengangkat 2 jempolku.

“haha dasar” tawanya pelan. “aku sangat suka lagu ini, lagu ini hampir setiap hari kunyanyikan dimanapun. Aku juga berfikir akan menyanyikan lagu ini pada orang yang kusukai” Jonghyun melihatku dengan tatapan serius.

“Park Hyunran–aku menyukaimu–neomu chohae. Lagu tadi untuk mu. Untuk yeoja yang sangat kusukai” tiba-tiba saja Jonghyun jadi menyatakan cinta padaku.

“Mwo?!!” tanyaku kaget.

“oke. Kalo gak ada komentar, berarti kau sudah setuju. Jadi sekarang kau adalah yeojachingu ku” Jonghyun tertawa gembira sambil memegang kedua tanganku erat dan memutuskan aku jadi yeojachingunya seenaknya sendiri.

#FlashBack End#

Aku masih terus diam sampai akir mendengarkan suara Taemin bernyanyi lagu Brown Eyed Soul–Nothing Better. Tubuhku memang ada disini, tapi pikiranku melayang ke kenangan 9 tahun yang lalu–kenanganku dengan Kim Jonghyun–Jong goon yang dulu adalah namjachinguku.

Aku melirik namja itu sedang duduk menikmati makanan dari kemenangan lomba tadi. Ia terlihat tertawa gembira dengan yang lainya. Sedetik kemudian entah ia merasa aku terus memperhatikannya Jonghyun sempat melihat kearahku juga. segera kutundukan kepalaku lagi dan pura-pura mencabut rumput.

“noona, ghwencana?” suara Taemin menyadarkan lamunanku.

“ne? ghwencanayo. Gomawo Taemin-ssi sudah bernyanyi untukku” aku hanya bisa tersenyum kecil agar ia gak curiga.

“waeyo? Kenapa noona  diam saja?”.

“aniyo, aku hanya suka dengan lagunya”.

TBC~~

Catatan Bacot Author :

Mianhaeyooooo.. part 4 panjang banget. Gw juga gak tauk. Gw ngetik-ngetik aja, tanpa sadar malah udah jadi sepanjang ini. Mau di cut, tapi gak tauk mesti dicut yang mana. karna menurut gw bagian ini penting sumua T.T. Maaf yah semoga kalian gak capek bacanya. Karna next-next chapter akan muncul FlashBack antara Jonghyun-Hyunran buat ngejelasin ada apa sebenarnya, makanya mungkin bisa jadi panjang.

ada yang engeh gak? Kalo ulang tahun Shinee (@part3) sama hari jadian Jonghyun-Hyunran gw bikin sama, yaitu tanggal 25 May ^^v

Terima kasih buat para reader tercinta yang masih sempetin baca FF gw. Di tunggu saran dan komengnya supaya gw bisa terus belajar nulis lebih baik. Dadah. Syalalala~~ Syalam Darah muda ^^v.

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

11 thoughts on “Nameless Memory – Part 4 [1.2]”

  1. Waaa… Gomawo chingu-ya.. Jjong dibilang tinggi.. Hehe..
    Aku penasaran sama kisah lebih jelas tentang asal usul gantungan bulan-matahari taemin n hyunran.. Jgn2 org yg ngasih ke hyunran itu taem.. Kan dia ‘cantik’..#digetok taem#
    Aaaaa.. Aku makin gemes sama taem.. Lama2 tu bocah jadi noona killer jg..
    Next.. Next.. Ditunggu..

  2. wahahha.. ketawa..ketawa mulu’ aq tor..
    hiburan bangeud.. *beh alay kali
    hahha
    lanjut thor cepet dong muehehhehe

  3. Maa aap semaap maapnya kata maap dari yg termaap sampe yg paling maap*paan sih eunri*maap bru bisa baca nar-eon,,gitu loh.

    Jadi taemin itu seonggok manusia cantik yang ga pernah disadarin sama hyunran pas dia umur 16th itu?Trus klo jjong kenapa?kenapa dia bisa sgitu bencinya ma hyunran?trus aku hrus ngedukung jong-ran,ato hyun-min?

    Eonn,,*toel-toel bibir key*eonnie jngn klamaan ya lanjutannya,,plis deh,2012 eon*digorok narpyon eon*

  4. kyaaaaa ,,,, manusia dua itu *nunjuk jjong dan hyunran* kerjaannya berantem mulu ..
    sebenarnya apa hubungan hyunran dan taemin ??
    penasarannnn >_<
    lanjuuuttt !!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s