Vancouver

Title: Vancouver
Author: HeartLess

Cast:

  • Kim Jonghyun
  • Shin Ae Seok

Genre: Romance

 Length: Ficlet (1.389 words)

Note:

  • Inspired by: Jessica ft Onew – One Year Later
  • Untuk lebih menghayati suasana dan cerita, disarankan mendengar lagu tersebut terlebih dahulu
  • Setiap keterangan waktu yang di sertai nama cast berarti menggunakan POV dari cast yang nama nya dicantumkan, selain itu adalah Author POV
  • Perbedaan waktu antara Seoul dan Vancouver adalah 16 jam, sehingga pada waktu / saat yang sama, tanggal dan jam di kedua tempat tersebut berbeda
  • Jangan ragu memberikan kritik maupun saran🙂

Happy Reading🙂

*****

[ Seoul, May 3rd 2011 ]

 

“ Jadi…. sampai di sini sajakah? “

“ ….. “

“ Maafkan aku…. “ “ ….aku tidak siap untuk membina hubungan jarak jauh “

“ Baiklah, selamat tinggal Kim Jonghyun…. Jaga diri baik-baik “

“ …. “

“ Kau juga…. “

*****

 

[ Vancouver – Canada, May 5th 2012, 21:38 ]  – Shin Ae Seok

 Aku menghirup nafas dalam-dalam.

Satu tahun sudah berlalu, tapi saat itu tak pernah bisa aku lupakan.

Seseorang itu tak pernah bisa memudar dari ingatan maupun perasaanku.

Hey, kau…

Satu tahun sudah berlalu sejak perpisahan itu. Apakah kau baik-baik saja di sana? Apakah kau selalu mengingatku sama seperti aku yang selalu mengingatmu?

Apakah kau merasakan juga rindu yang sama seperti yang selalu menghantui hari-hariku?

Apa kau ingat bahwa kita pernah berjanji untuk selalu bersama?

Kita bahkan pernah berdoa bahwa kita tak akan pernah terpisahkan untuk selamanya.

Tapi sekarang kisah itu hanya menjadi rasa sesak yang selalu menggentayangi perasaanku.

Aku ingin memilih untuk tidak lagi memikirkanmu, tapi aku tak pernah bisa….

Hey kau yang jauh di sana….

Apa kabarmu selama satu tahun ini?

*****

[ Seoul,  May 6th 2012, 13.38 ] – Kim Jonghyun

 

Apa itu penyesalan?

Mungkin seperti yang saat ini sedang mengganggu hari-hariku.

Hari itu, aku pikir aku akan baik-baik saja meski tanpamu.

Saat itu aku tak mengira, bahwa membiarkanmu pergi akan membuatku segila ini.

Semakin banyak hari yang terlewati, baru bisa terlihat dengan semakin jelas bahwa aku tidak mungkin bisa baik-baik saja dengan tak adanya dirimu.

Kalau saja saat itu aku jauh lebih bijaksana, mungkinkah sekarang tidak ada rasa kosong dan hampa yang menyiksaku? Yang semakin hari semakin menyesakkan.

Lalu tanpa kusadari, satu tahun telah berlalu dan aku masih tinggal dalam penyesalanku, dan hari-hari hanya bisa kulalui dengan menikmati saja rasa sesak yang sebenarnya karena kebodohanku sendiri.

Satu tahun telah berlalu dan aku masih berharap membawamu kembali ke dalam kehidupanku.

*****

[ Vancouver, May 10th 2012 – 20.15 ]

Ae Seok menatapi sebuah foto, sosok seorang pria tersenyum sangat lembut tercetak di atasnya.

Ia mengelus permukaan kertas foto tersebut dengan seujung jarinya, lalu tanpa sadar air mata mengalir, membelai lembut kulit wajahnya.

“ Kau tau? Aku tak pernah bisa menghapus dirimu dari benak maupun hatiku…. “

“ Lantas apa kau juga merasakan hal yang sama saat ini? “

“ Apa di sana, kau juga merindukanku? “

At the same time – [ Seoul, May 11th 2012 – 12.15 ]

Jonghyun membuka lock ponselnya, foto seorang gadis tersenyum ceria tampak terpasang fullscreen pada wallpaper layar ponsel tersebut.

Ia tersenyum sejenak lalu menyentuh layar dengan ujung jarinya.

“ Aku bilang tak siap menjalani hubungan jarak jauh padamu saat itu “

“ Tapi ternyata ini jauh lebih menyesakkan… Ah, bodohnya aku… “

“ Apa masih ada kesempatan untukku? Atau, kau malah sudah bahagia tanpaku?“

*****


[ Vancouver, May 15th 2012 – 22.20 ]

Ae Seok membiarkan wajahnya basah, di basuh oleh air yang mengalir dari mata beningnya. Ia mendekap foto pria yang tak pernah bisa lepas dari benaknya itu di dada.

Ia terlalu merindukannya.

Bahkan satu tahun berlalu tak mampu memudarkan sedikitpun perasaannya terhadap pria itu.

Lantas apa yang bisa dilakukannya selain meresapi rasa rindu yang terlalu dalam itu?

Ia hanya ingin terus mencintai, bahkan jika itu terasa menyakitkan sekalipun.

[ Seoul, May 16th 2012 – 14.20 ]

Jonghyun hanya mampu duduk bersandar pada dinding dan menengadahkan kepala pasrah. Ia hanya suka melakukan ini setiap kali dadanya terasa sakit.

Sakit karena penyesalan, telah membiarkan orang yang sangat dicintai pergi dari hidupnya.

Dan dalam satu tahun yang telah berlalu ini, entah mengapa perasaannya semakin terasa perih dari hari ke hari.

Inikah yang orang sebut sebagai rindu yang sanggup membuat orang menjadi gila?

*****

[ Vancouver, May 24th 2012 – 23.25  ; Seoul, May 25th 2012 – 15.25 ]

 Ae Seok menatap bintang-bintang di langit, mengingat pria yang selalu dicintainya….

Jonghyun memejamkan mata, membayangkan sosok gadis yang sangat senantiasa hadir dalam mimpi-mimpinya….

 

“ You are the one whom i still and i will always love “

 

*****

Vancouver, April 8th 2012

 Untuk saat ini, tak ada kata-kata yang mampu keluar dari bibir Shin Ae Seok. Ia hanya bisa mendengar detak jantungnya sendiri, ia hanya mampu terdiam dan terpaku. Apakah matanya bermasalah? Atau ia terlalu gila sehingga mampu berhalusinasi senyata ini?

Beberapa menit yang lalu ia hanya bermaksud bergegas menuju ruangannya ketika setibanya di RentHouse, Julie dan Sarah memberi tau bahwa ada tamu yang telah menunggu sejak 2 jam yang lalu.

Lalu, ini mimpi kah? Sosok yang berdiri tak jauh darinya itu, nyata kah? Atau hanya bayangan yang akan menghilang ketika ia mengedipkan mata,

sama seperti yang selalu ia alami dalam hari-harinya?

Ia tak mampu mengatakan apapun. Getaran di dalam dirinya semakin menggila setiap satu langkah yang ditapakkan pria itu membuat jarak di antara mereka semakin menipis.

Ae Seok bisa merasakan dadanya naik turun tak beraturan. Ia bisa mendengar deru nafasnya sendiri. Saat ini, Kim Jonghyun berada di hadapannya, pada jarak di mana ia bahkan bisa mencium aroma tubuh yang selalu ia rindukan itu.

Entah apa yang mendesak air mata menerobos dari mata beningnya, saat Jonghyun mengunci matanya dengan tatapan mata yang seolah menumpahkan segala emosi yang terpendam selama ini. Bahkan dua pasang mata yang saling terpaut itu seolah mampu menyampaikan hal-hal yang tak mampu dibahasakan oleh bibir sekalipun.

Ae Seok benar dan sungguh tak sanggup bahkan mengeluarkan satupun kata dari bibirnya. Ia hanya bisa membiar kan Jonghyun yang masih menatap dalam-dalam pada matanya, menekap lembut wajah yang kini telah basah oleh air mata yang tak bisa berhenti ini.

Bahkan ketika nafas Jonghyun terasa perlahan-lahan semakin mendekat pada kulit wajahnya, tak ada hal lain yang ingin dilakukannya, melainkan memejamkan mata, membiarkan sisa-sisa air mata yang tadi nya hanya menggenang lalu mengalir dan ia menikmati debaran jantung yang semakin liar ketika sesuatu yang hangat menyentuh bibirnya.

Sesuatu yang hangat, yang selalu dirindukannya – bibir Jonghyun yang mengecup bibirnya, dalam diam tanpa sebuah lumatan, namun cukup mampu membuat belenggu perasaan tertahan yang selama ini terpupuk terlalu dalam lalu terlepas dan rasa sesak yang menghimpit terasa lega sekarang.

Jonghyun melepas sentuhan bibirnya . Ae Seok hanya menatapnya.

Jonghyun membelai lembut wajah itu lagi, menghapus air mata di pelupuk mata indah Ae Seok, membuat gadis itu tersenyum, mengulurkan tangan, membalas menekap wajah Jonghyun dengan hangat.

Ae Seok menutup matanya, Jonghyun mendekat kan wajahnya.

Kedua bibir itu saling bersentuhan, lalu berpagutan satu sama lain, saling melumat lembut, saling menumpahkan kerinduan yang sudah lama tak tersampaikan. Tak ingin lagi membiarkan seorang pergi dari sisi yang lain. Tak ingin lagi merasakan hidup seorang tanpa yang lain.

Detak jantung dari dua tubuh yang berbeda menjadi seirama. Jiwa yang telah lama merasa kosong seperti terisi kembali.

Kata-kata kini tak lagi menjadi penting.

Asalkan rasa haus akan kehadiran satu sama lain yang terlalu menumpuk itu boleh dicurahkan, dan perasaan boleh bersambut satu sama lain, cukup melalui kecupan-kecupan manis dan pelukan hangat menjadi perantara tersampaikannya rasa bahwa mereka tidak akan mungkin sanggup hidup seorang tanpa yang lainnya.

Asalkan Jonghyun tau bahwa ia diberikan kesempatan untuk tak lagi mengulangi kesalahan yang sama, kesempatan untuk menemukan kembali wanita yang dicintainya untuk selalu berada di sisinya.

Asalkan Ae Seok sekarang yakin bahwa pria yang selalu menghantui angannya ternyata masih mencintainya, dan kini telah datang lagi untuk membuat cinta ada dalam setiap hari sepanjang hidupnya.

Dan asalkan ini semua bukan lah mimpi….

Maka hal-hal lainnya tak lagi menjadi penting.

“ Semoga takkan ada lagi pertemuan seperti ini di masa yang akan datang “

 

 *****

EPILOG [ Incheon International Airport, April 7th, 2012 ]

 

“ Jonghyun-ah “

“ Ada apa hyung ? “

“Sebenarnya ada apa kau buru-buru sekali ingin ke Vancouver hingga memintaku mencari tiket secara mendadak seperti ini? “

Jonghyun lantas menghentikan langkahnya sejenak, menjawab pertanyaan Onew – orang yang dianggapnya sebagai saudara sendiri.

“ Hyung…. Besok aku berulang tahun “

“ Lantas? “

Ia tersenyum, lalu menjawab kemudian.

“Kado terindahku ada di Vancouver, hyung. Dan di ulang tahun ke 23 ini aku bersumpah untuk mendapatkan kado yang paling berarti untukku “

Onew hanya mengernyitkan alis. Kado? Kado apa yang dicari sampai sejauh itu?

“ Haha…. Jangan dipikirkan hyung, baiklah terima kasih sudah mengantarku pula. Sampai jumpa hyung “

“ Baiklah, hati-hati di sana, dan semoga kau mendapatkan kado terindahmu “

“ Yup. Terima kasih hyung “

Jonghyun mengeluarkan ponselnya, menatap sebuah foto yang selalu setia menjadi wallpaper di home screen.

“ Aku tak ingin menjadi pecundang lagi kali ini…. “

“ Vancouver, here i come “

***END***

FF ini awalnya adalah FF yang dibikin paksa(?) demi ngikutin FF contest di sebuah FP Jonghyun di Facebook dalam rangka merayakan ulang tahun si BlingSaurus. Karena ‘harus happy ending’ dan otakku gak bisa diajak kerjasama jadilah FF aneh bin ajaib seperti ini. Dan well, pada akhirnya gak menang juga haha..
Thanks for reading, please don’t be afraid to give advice or suggest😉

©2012 SF3SI, HeartLess.

Officially written by HeartLess, claimed with her signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

25 thoughts on “Vancouver

  1. Jadi ini nggak happy ending? Jadi mereka galau setelah ketemuan di ulang tahunnya Jjong? Ooh, mereka nggak jadi LDR nih ceritanya? Tapi kok setahun, mereka kan baru ketemu sebulan sebelumnya? *banyak tanya salah semua*

    Maaf kalo aku yang nggak ngeh yaa, tapi ceritanya keren. Pas banget sama lagu One Year Later😀

  2. Aaaa.. Veroo..#sksd# aku kangen tulisanmu..
    Bener katamu.. Ujungnya rada aneh dikit.. Padahal awalnya dah bagus.. Hehe..
    Ditunggu karya berikutnya..

  3. ff heartless mah sedih n gak sedih ttp aj jg ad yg mengharukan.. hahaha

    mantep laahh..
    akhirnya dpt jg kado ultahnya ya..
    aq aj smpe g sadar sm tgl kdtgn jjong itu.. lol..

    oh ya.. ngetik dialog.. tnda petik jgn dispasi ya..
    “(jgn dispasi)Apa di sana, kau juga merindukanku?(jgn dispasi)“

    overall …
    lempar jempol jjong..

    1. hehe, apakah aku semelankolis itu? :p
      oh iya ya, aku kadang kalo uda ngetik suka ga sadar terus kadang agak males ngecek ulang haha (ketauan nih) thanks loh masukannya😀
      kalau bisa lempar jjong nya sekalian #eh

  4. Aku mau napak tilas aja ya Ver. . . itung-itung merayakan come back kamu…..hahahaha

    Aku mau bilang lagi takut kamu bosen dengarnya…

    Veroooo. . . kangennn!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    1. vi… ai mis yu so much!!! hehe aku kemaren tenggelem lagi ya, sekarang baru muncul.. maunya setela ini bener2 kembali muncul lagi😀
      vi udah pernah baca sih ya ini hehe

      gomawo for your oxygen ^^

  5. hya… kenalin aku reader baru,, disini… ffnya bagus banget…
    kata-katanya keren… jadi dapet feel nya…tapi syang ya gak menag padahal keren… ;( ditunggu karya selanjutnya….

    1. hai kenalan juga😀 hehe baru dibales maaf ya :p
      soalnya author satu ini kemaren sempat ketelen ama buaya sungai nil sih :p
      gomawo ya udah baca dan ninggalin jejak😀

  6. Kayaknya lebih banyak pindah time nya deh.. jadi harus bolak-balik nengok time nya. Selebihnya kerennn (-_-)

  7. keren keren keren…
    unyung akhirnya jjong nyusul ke vancouver yah.. bisa ketemu lg deh sama ae seok
    good job buat authornya

  8. Harusnya FF ini jadi pemenang=3= keren lho Heartless Eon =O.
    Kata-katanya mak-jleb(?).

    Nicee FF~ T.T Sayangnya aku nggak bisa sekalian dengerin lagu Onew sama Jessica yang ‘One Year Later’ belum donlot + Youtube ngajakin ribut nih, lemot banget =\ #curcol

    1. hehe gak lah, kan peserta lain banyak yang keren2 tuh… apalagi salah satunya selain aku adasalah satu main author dari page ini juga yang ikutan loh ^^
      hm…
      thanks loh ya tazkia ^^

    1. oh felicia admin di sana ya? iya kemaren emang ff ini buat ikutan kontes yang ultah jjong itu kan? tapi gak menang, aku lupa yang menang siapa.. tapi sedih, Sherlock gagal jatuh ke genggaman…hehe….

      thanks for visiting ^^

  9. Bagus banget ff nya
    tapi aku agak bingung sama waktunya
    Dan mereka gak LDR ya?

    Awalnya aku sampai mikir 2 kali
    Apa bener may dulu baru april? Trus apa salah ketik tahun?
    tapi sekarang udah ngerti kok. Hehe ^^

    Good ff thor

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s