Just Two Hours

JuST TWo HouRS

Author : Homare Chan

Main Cast (Tokoh Utama) : Jonghyun,Key,Jongkey

Support Cast (Tokoh Pembantu) : –

Length : oneshot

Genre : romance,yaoi,

Rating : PG 13

A.N: cerita ini terinspirasi pas aku dengerin lagi lagunya vierra,aku nggak tau judulnya pokoknya yang ada “temani aku tuk sebentar saja” tuh lho,tyus saat itu juga aku lagi baca fanfic tentang JongKey,ya udah deh lahir cerita ini..LOL

Twilight,hari inipun masih seperti biasanya,tetap indah dan mempesona.Warna orangepun perlahan berubah menjadi jingga,tersebar indah di ufuk barat.Begitu indah hingga menyilaukan mata tanpa terasa membuatku harus menutup mata.Tapi terlalu indah untuk dilewatka sehingga walaupun sakit aku tetap memaksa membuka kedua kelopak mataku untuk menantang cahaya yang membutakan itu.

Sunyi,karena Twilight berarti siang akan segara berlalu.Sesuatu yang sungguh ironi karena keindahan merupakan awal untuk menjemput kegelapan sang malam.Walaupun kedinginan ketika malam mencekam membuat enggan untuk melewatinya tapi malam selalu menjanjikan fajar yang cerah karena sang mentari.

Yah,begitulah cerita cintaku saat ini.Bukan sesutu yang menggemparkan atau spektakuler karena ceritaku tak ubahnya seperti cerita yang lainnya.

Hari inipun satu hari lagi telah terlewati,Seperti hari kemarin.Aku tetap mengakhiri hari ini dengan memandang senja yang semakin temaram.masih dengan harapan yang sama,akankah dia datang lagi hari ini?,membuat hatiku berdebar saat menantikannya.itulah kenapa aku sangat menyukai twilight.Karena mereka selalu mengakhiri hariku dengan indah,meskipun aku tak selalu bermimpi indah saat malam telah menjelang.

Aku dan Jonghyun bukanlah sepasang kekasih tapi kami saling mencintai dan tak terpisahkan.Egoku terlalu tinggi untuk menerima keadaannya.Aku terlalu takut untuk terluka,aku tidak takut mati tapi aku sangat tidak menyukai perasaan tersakiti.

Mungkin semua ini tiddak akan terjadi seandainya Jonghyun hanyalah seorang mahasiswa biasa seperti diriku.Tapi pada kenyataannya dia adalah seorang bintang yang selalu dipuja oleh semua orang.Hubungan kami merupakan hubungan terlarang bagi sebagian orang,sehingga menambah panjang rentetan ketakutanku.

Pekerjaan selalu membuatnya sulit menemuiku,sehingga kami hanya bisa bertemu ketika bulan telah berakhir.senja ini merupakan saat pertemuan kami.

Jantungku tak henti-hentinya berdebar tak karuan,kedua telapak tanganpun berair.Entah kenapa hari ini aku merasa sangat gugup.Yah..aku benar-benar merindukannya,walaupun sesaat tapi aku ingin merasakan kehangatan tubuhnya ketika berada di dekatku.

Waktupun berlalu begitu cepat,semburat indah di ufuk baratpun semakin termakan oleh kegelapan.Jonghyun.Sampai saat inipun belum menampakkan dirinya.Berkali-kali kuperiksa handphoneku,berharap ada kabar darinya.Ah..mungkin dia sedang sibuk.

Kuputuskan untuk menunggunya lebih lama lagi.

Malam kian beranjak,angin berhembus semakin dingin.Kudekap tubuhku erat-erat untuk mendapatkan kehangatan yang lebih,tapi percuma karena angin malam lebih keras kepala dari biasanya.

Twilight sudah benar-benar raib.Berganti dengan kerlipan nakal dari bintang-bingtang nun jauh di sana.Sepertinya aku sudah cukup lama duduk di bangku taman ini.Sekelilingku mulai terlihat remang-remang karena cahaya lampu neon.

Kuputuskan untuk memberinya pesan pendek.

Tidak ada jawaban.

Kali ini aku mencoba untuk meneleponnya.

Di luar jangkauan.

Hatiku mulai terasa tergelitik.Was-was dengan semua ini.Apakah hari inipun dia tidak akan muncul lagi.Tidak.Aku tidak boleh berfikir buruk.Karena hal itu hanya akan membuat hati menjadi semakin tidak enak.

Ku gesekkan kedua telapak tanganku.Ahh…sedikit lebih hangat.Jonghyun apakah kamu tidak akan datang lagi bulan ini.

Jika bintang bisa mendengar aku ingin dia menyampaikan perasaan rinduku padanya.Karena aku merasa sangat kesepian.Walaupun sebentar tapi kumohon datanglah.Supaya aku memiliki sedikit kekuatan untuk bertahan beberapa hari kedepan.

“Jjong…”bisikku lirih.Entahlah tapi aku merasa hari inipun akan sama seperti biasanya.Buliran kristalpun mulai berlomba keluar dari mataku.

Egoiskah aku.Aku yang selalu ingin dicintainya tapi tidak ingin menjadi kekasihnya.Apakah title itu penting.Asalkan aku selalu ada untukknya dan selalu mencintainya apakah itu tidak cukup baginya.argh….

Suara isakanku pun mulai menghiasi taman yang semakin sunyi itu.Seandainya bunuh diri bukanlah suatu dosa mungkin aku sudah tidak ada di dunia ini lagi.Karena hubunganku dengan Jonghyun selalu membuatku sakit,sangat sakit.Tapi juga tidak ingin berakhir.Aku terlalu mencintainya.

Sepasang lengan kekarpun tiba-tiba merengkuhku,inilah kehangatan yang sedari tadi ku rindukan.Sehingga tanpa keraguan akupun membalas pelukannya.

“Menangis lagi hari hari ini sweety?”,tanyanya lembut,suranya yang merdu menggelitik gendang telingaku,menyebarkan getaran-getaran manis ke sekujur tubuhku.Kupererat pelukanku mebuang segala jarak yang selama ini memisahkan kami.Kuhirup wangi tubuhnya sepuas hatiku.Orang ini adalah orang yang ku cintai.

“Key,tatap aku”perlahan Jonghyun mulai menarik tubuhnya dari dekapanku,meraih daguku dan memaksaku untu menatap mata coklatnya.”Kenapa menangis lagi?”,tanyanya sembari menghapus bulir-bulir kristal yang tersisa di pipiku.

“Karena kupikir kamu tidak akan datang lagi hari ini.Ku pikir kamu sudah bosan padaku dan memutuskan untuk mengacuhkanku dan…dan….” “Shhhh…”dengan cepat Jonghyunpun memotong kalimatku dengan kecupan di bibirku kemudian membawaku dalam pelukannya.

“Maaf aku tidak bisa datang bulan lalu,kamu tahu kan kenapa?”,aku hanya mengangguk saja dan semakin membenamkan wajahku di dada bidangnya.Menikmati sentuhan yang di berikannya melalui belaian di rambutku.

Setelah Emosi yang bergejolak sudah semakin tenang,seperti biasa Jonghyunpun berbaring dan menggunakan pangkuanku sebagai bantal.Jemarikupun mulai mengikuti garis di wajahnya.Mengagumi setiap lekuknya yang sempurna.

Lalu jonghyun meraih jemariku dan kemudian menciumnya.Lembut kemudian diapun tersenyum.

“Jjong…apakah malam ini kamu bisa tinggal?”,Jonghyun terdiam beberapa saat sebelum akhirnya menggelengkan kepala.Bodohnya aku menanyakan hal yang sudah pasti  aku tahu jawabannya.Meskipun berat aku tetap mencoba untuk tersenyum,walaupun menurutku itu gagal.

“Maaf..”,ucapnya lirih sembri mengecup bibirku sekali lagi.Yah aku tahu Jonghyuun terlalu mencintai dunia yang telah membesarkan namanya.Dunia yang selalu mengelilinya jauh sebelum aku datang.

“Apakah kamu akan pergi seperti bisanya?”,dia hanya mengangguk.

Humph..Aku tidak boleh terus meratapi semua ini.Aku harus menggunakan kesempatan ini untuk mengingat lebih banyak tentangnya.menyimpan sabanyak kenangan yang mampu aku terima untuk dijadikan obat ketika aku merindukannya.Sesekali kucuri sebuah kecupan saat dia sudah tertidur.

Dia selalu datang dengan keadaan yang terlalu letih,sehingga waktu bersama kami sering digunaknnya untuk tidur di atas pangkuanku.Aku ingin marah tapi hal itu hanya akan membuatnya semakin lelah.Aku sudah cukup egois dengan keputusanku,mungkin hal ini akan lebih mudah kalau aku menerimanya sebagai kekasihku.Tapi aku belum sanggup.

Mungkin suatu saat nanti aku bisa menerimanya.

Kubelai rambutnya dengan penuh kasih sayang,menikmati indahnya pemandangan langit di malam hari.Yah…malam tidaklah selalu menakutkan saat cuaca cerah,ada banyak bintang yang menghiasi angkasa.Dan ada pula bintang jatuh,saat dimana kamu bisa mengucapkan permohonanmu.

Meskipun hanya singkat tapi malam ini selalu indah seperti malam saat aku bersama Jonghyun.

Meskipun hanya dua jam saja.

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

7 thoughts on “Just Two Hours”

  1. Lama nggak ngebaca fanfict yg main cast nya jongkey couple,,gila sendiri aq ngebayangin jjong memberi kecupan ke bibir nya key.wkwkwk..keren,bagus nih fanfict nya,,bikin lagi ya thor dengan versi yg berbeda beda..oh ya feel nya menurut aq dapat banget.

  2. so sweet ^3^

    bahasanya bagus, pilihan katanya juga keren, tapi klo habis tanda baca itu harusnya ada spasi 🙂

    nice. Keep writing 😀

  3. waa~ ffnya keren
    kata katanya bagus banget kaya kata kata mutiara *plak

    aduh tapi aku agak geli waktu baca jjong cium cium suamiku -.-

  4. Bentar, ini PG-13 kan? ehehe, cerita.a bagus
    Ceritanya bagus, itu Jonghyun sejenis rubah atau apa? Yang ada di twilighti itu? Mungkin lebih bagus dan seru kalo dijadiin sequel kaya twilight (y)
    Sukses ya thor ^,~

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s