Still Or No? – Part 1

STILL OR NO?

 

Title                : Still Or No?

Author         : Diahwidya a.k.a Widya (old name author is wikey a.k.a Widya) J

Main Cast       : Lee Taemin, Park Minra

Support Cast  : Lee Jinki, yeorin, sulli f(x)

Rating            : PG 13

Genre            : romance

Length           : Sequel

Disini aku menceritakan yah seperti biasa~ mereka tidak tergabung di BB shinee, alias kehidupan biasa gitu hehe :’), dan yang support cast itu hilir mudik aja, jd aku gak nyeritain tentang mereka 😀

#Brak!!

ya… sudah kubilang jangan dekati namja itu lagi!” teriak Taemin frustasi, Ia tidak pernah membayangkan kalau yeojachingunya selalu jalan berdampingan dengan seorang ketua osis saat pulang sekolah.

“oppa.. mianhae” jawab yeoja itu bergetar pelan

“dengarkan penjelasanku dulu oppa” Taemin tetap tidak menggubris apa yang dikatakan yeojachingunya itu, sejak yeojachingunya-minra- menjabat sebagai wakil ketua osis, mereka selalu bersama, membuat Taemin mau tidak mau harus bertindak overprotective terhadap minra.

“oppa.. jinki, dia adalah ketua osis disekolah kita, mana mungkin aku menjauhinya, kami hanya sebatas teman oppa tidak lebih dari itu, dan dia juga sudah tau kalau aku berpacaran  dengan oppa” ujar minra sembari memegang lengan Taemin.

“yaa.. hajiman tidak seharusnya kan kalian bergandengan tangan, bercanda ria seperti itu, masih banyak anggota lain, dan tidak harus dirimu teruskan yang membantunya!” bentak Taemin masih dengan emosi yang berapi-api.

“oppa, bisakah tidak bertindak overprotective kepadaku? Semenjak itu kenapa oppa melarangku untuk berteman dengan namja? Ani ani.. bukan itu saja,satu kelompok dengan namja pun tidak boleh, aku tidak tahan kalau seperti ini oppa” isak minra, dia juga tidak sadar kalau air matanya sudah mengalir deras, dia tidak tau harus bagaiman lagi menghadapi namjachingunya itu.

“aku tidak bertindak overprotective, tetapi aku hanya ingin melindungi mu, jika mereka melakukan sesuatu yang tidak-tidak kepadamu?araseo?” bantah Taemin kesal

“oppa.. aku ingin oppa yang dulu, bukan yang kukenal sekarang, kurasa.. ehmm kurasa aku ingin mengakhiri hubungan kita” minra sedikit memelankan suaranya dan menjauh dari Taemin, tetapi Taemin malah mendekati nya, Taemin langsung mendekap tubuh mungil minra, minra kembali menangis deras membasahi baju Taemin.

“m-mianhae” ungkap Taemin merasa menyesal, dia juga yakin pasti dia terlambat mengucapkan kata itu.minra hanya bisa diam mendengarnya, dia juga sedikit berat untuk melepas Taemin, tapi apa daya? Tidak mungkin dia tahan jika dikekang terus oleh Taemin, minra membalas pelukan Taemin, dia berfikir inilah pelukan terakhir yang masih bisa dia rasakan, terakhir kalinya karena dia akan melepaskan Taemin.

“geurae kalau itu maumu, ingatlah kalau aku masih mencintaimu” Taemin semakin mengeratkan pelukannya, beberapa menit kemudian, dia lepas pelukan itu dan menatap mata minra yang sembab, akibat menangis tadi.

“oppa, aku hanya ingin oppa berubah. Hanya itu oppa, annyeong” minra meninggalkan ruangan kosong itu, meninggalkan Taemin sendirian disana dan kembali pulang kerumahnya.

***

“aku memutuskan hubunganku dengan Taemin oppa, eonni” Minra menceritakan ke temannya tentang apa yang terjadi kemarin. Kalian bingung kan kenapa dia memanggil eonni? Dan memanggil Taemin, dengan sebutan oppa, dan sebenarnya dia kelas berapa? Hehe.. Minra lebih senang memanggill teman sekelasnya eonni/oppa karena dia mengikuti kelas akselerasi yang seharusnya dia sekarang masih kelas 1 SMA sekarang dia terpental ke kelas 3 SMA, dia lebih muda 2 tahun dari teman-teman sekelasnya.

“kamu memang masih anak kecil, minra jelas dia bersifat seperti itu, karena selama ini kau selalu mengabaikan dirinya minra, kamu selalu mementingkan tugas-tugas yang diberikan oleh Jinki selama ini” jelas yeorin

“eonni, aku memang masih kecil eonni, dan lagian juga kan sebentar lagi aku lepas jabatan dari nama ‘osis’ itu eonni” minra membela dirinya sendiri, agar dia tidak semakin dipojokkan lagi dengan teman-teman Taemin.

“arayo Park  Minra.. sudah lah, kita harus pulang, mau pulang bersama?” tawar yeorin sebelum dia masuk kedalam mobilnya

“aniya, aku ingin pulang sendiri eonni, aku duluan annyeong” tolak minra, dan dia langsung pulang.

Minra berpikir, ada benarnya pula Taemin bertindak seperti itu, tetapi sama saja, dia tidak senang kalau ada orang yang terlalu mengatur dirinya.

“hy gadis kecil, pulang sendiri?awas, banyak sepasang mata yang sedang memataimu” kata seseorang namja seraya menggoda minra, dan dia juga merangkul minra dari belakang.

“mwo? Aish!!ya… Onew oppa, apa yang kau lakukan hah?” pekik minra kaget bukan main, kalau saja itu bukan Onew, mungkin dia sudah berteriak minta tolong.

“kamu itu berlebihan minra” Onew mengambil inisiatif langsung menarik minra untuk memasuki mobilnya.

“yaa..yaa!oppa” minra jelas bingung, kenapa Onew seperti ini

“aku hanya ingin mengantarmu pulang, bukankah kau selalu pulang bersamaku?” Tanya Onew bingung “kajjayo~” Onew mengendarai mobil itu dengan pelan.

“oppa, aku tidak mau disangka aku berpacaran denganmu oppa.. ingat, aku baru putus dengan Taemin oppa” minra menutup muka, dengan kedua tangannya

‘aku merasa canggung dengan Onew oppa, aigo.. ada apa ini, apa karena aku habis putus dengan Taemin oppa, jadi aku memikirkan dirinya?ah!andwae-andwae!! Ini tidak mungkin terjadi!’ teriak minra dalam hati, dan menggelengkan kepalanya.

“waeyo minra?” Tanya onew bingung.

“aniyeyo oppa, palliwa, aku udah ngantuk sekali”

***

“Minra.. apa itu namjachingumu?lalu apa yang terjadi antara dirimu dengan Taemin?” Tanya Nyonya Park ketika melihat onew mengantarkan dia pulang

“ah umma, dia hanya teman sekolah ku kok, dan masalah ku dengan Taemin.. ne umma, kami mengakhiri hubungan kami.”

kemudia Minra menuju kekamarnya, dia menatap boneka teddy bear yang dulu adalah hadiah dari Taemin di ulangtahunnya, dan sebuah kalung yang bertengger manis dilehernya dengan inisial ‘T’

“aku rindu masa-masaku yang dulu dengan Taemin oppa” ujar Minra memeluk erat boneka itu, dia menganggap sebagai pelampiasan amarah dia terhadap Taemin selama ini.

Sedetik kemudian air mata minra kembali tumpah. Yaa… memang sampai saat ini, kenyataanya Minra masih –sangat—mencintai namja yang bernama Lee Taemin itu, yang paling akrab dengan panggilan Taemin.

“oppa” racau minra

You came into my life Sent from above When I lost the hope You show my love

I’m checkin’ for you, Boy your right on time Angel of Mine..

Hp minra berdering, minra langsung menyambar hp nya dan dia melihat ada pesan dari Taemin

From : beloved namja

Eoh~ ternyata sudah ada penggantiku..

Ah,ya ternyata memang dia, chukkae! Semoga bahagia dengannya

Minra menatap layat HP itu dan berbicara sendiri “itu bukan namjachinguku” minra menggelengkan kepalanya, dia(Onew) hanya lah temannya, tidak lebih dari itu. Minra juga tidak ada pikiran untuk mengganti nama ‘Taemin’ di kontak hp dia, ditatap nya nanar pesan dari Taemin itu, dan dia tidak membalasnya. Dia melempar HPnya—entah kemana—dibiarkan HPnya tergeletak dimana, toh dia tidak memusingkan soal itu.

“neo jeongmal paboya Lee Taemin!” minra memukul boneka teddy yang diberikan oleh Taemin waktu itu, seolah-olah boneka itu adalah si Taemin.

***

“aku tidak salah lihat!itu pasti minra, kenapa dia sangat begitu cepat melupakanku?” racau Taemin kesal, dia kembali melajukan mobilnya kerumah. Setelah sampai dia buru-buru mengeluarkan ponselnya dan mengetik pesan untuk minra

“aku harus melupakan dirinya” gumam Taemin entah sudah yang keberapa kalinya dia bergumam seperti itu.

To : My Lovely

Sudah ada penggantiku ternyata

Chukkae! Semoga bahagia dengannya.

Sending…

aku memang over, itu jelas karena info dari chingudeul kalau banyak yang mengincar minra. Tidak mungkin aku membiarkan yeojachinguku disantap oleh mereka.

“aku pulang” seru Taemin, tetapi tidak ada yang menyahut dari dalam rumahnya. Kemana mereka semua? Kenapa tidak ada orang dirumah? Taemin menelusuri seluruh ruangan, tetapi hasilnya nihil. Kemana appa dan eomma Taemin?

Taemin melihat secarik kertas yang ditanggalkan di kulkas.

Appa dan Eomma pergi ke jeju selama 5 hari

Tolong jaga dirimu baik-baik Taeminie~

“aish! Bukannya ajak aku L shit!” rutuk Taemin kesal, kalau saja ada minra disini aku tidak akan merasa kesepian dirumah yang megah ini. Taemin berjalan lagi menuju kamarnya, ketika dia membuka pintu kamarnya, telah disambut oleh sebuah poto minra yang belepotan memakan ice cream, dia sengaja mengambil poto itu secara diam-diam agar tidak ketahuan minra.

Taemin tersenyum sendiri melihat betapa childish yeojachingunya itu.

“aigo!Lee Taemin, kenapa kamu masih memikirkan yeoja itu?” ujar Taemin sembari memukul kening kepalanya sendiri.

***

“Taemin.. ireona..” Taemin menggeliat pelan mendengar suara yeoja yang membangunkannya.

apakah minra?’sungguh senang bukan main kali ini, jika ternyata eommanya menghubungi minra untuk menemani dirinya.

“minra…” lenguh Taemin dan kemudian dia mengerjapkan matanya.

“yaa.. aku bukan minra, bukankah kalian sudah putus?” ujar yeoja itu manja.

Taemin langsung bangun,ternyata itu bukan Minra, melainkan Sulli!

“yaaa.. ada perlu apa kau kesi.. hoamm.. kesini?” Tanya Taemin setengah mengantuk dan tidak percaya buat apa ada dia disini? Taemin bisa mengurus dirinya sendiri tanpa pertolongan yeoja itu.

“eomma mu menelponku untuk menemanimu selama 5 hari ini” ucap Sulli enteng,dia kembali membereskan kamar Taemin yang berantakan itu, memang sejak dia putus dengan minra, dia jadi uring-uringan untuk membersihkan kamarnya, bahkan yang lainnya, pantas Nyonya Lee menyuruh Sulli untuk kerumahnya.

“yaaa!apa yang kau lakukan huh? Aku bisa menjaga diriku sendiri, araseo?” kenapa harus Sulli? Apa karena nyonya Lee sudah mengenalnya lebih dulu daripada Minra? Toh mereka dulu juga merestui hubungan dirinya dengan minra.

“nan molla~ beres, sekarang aku akan memasakan makanan untuk kita makan berdua, oh ya.. aku juga kan satu sekolah denganmu gimana kalau besok kita berangkat bersama?” Tanya Sulli menunggu jawaban dari Taemin.

“mwoya?” Taemin tampak berpikir, ada baiknya juga aku bersama dirinya… apa yang akan dipikirkan minra nanti? Sebuah seringaian licik terukir di bibir Taemin.

“gimana? Kamu mau kan Taemin?” bujuk Sulli setengah memohon dengan Taemin, tidak mungkin kan dia berangkat dari rumah Taemin menyuruh supirnya untuk menjemput dirinya?

“ah geurae.. mulai besok kau berangkat denganku saja” Taemin menyanggupinya.

“jinjjayo? Hyaa.. gomawo Taemin! :D” Sulli memeluk Taemin dari samping, karena sangat senang dia sampai lupa kalau harus masak untuk dirinya dengan Taemin.

“ya.. bereskan dulu pakaianmu sana, dan satu lagi. Walaupun kita tinggal 1atap seperti ini kamu tidur di kamar tamu yang sudah disediakan, araseo?” Taemin memperingati Sulli.

“araseo, araseo” Sulli tau Taemin tidak akan mengizinkan seseorang pun memasuki kamarnya seperti yang dia lakukan tadi. Menurut Taemin itu kurang sopan, karena kamar adalah tempat pribadi dirinya untuk meluapkan sesuatu.

***

“hiks…” Minra masih menangis sesenggukan, hari ini dia tidak ingin masuk sekolah, pikiran dia masih dipenuhi oleh Taemin. Namja itu… apa kabar dirinya? Yang jelas pasti dia sudah menggaet yeoja lain. Karena perbuatan minra kemarin itu adalah salah besar!

Dia sendiri yakin, kalau dirinya belum sepenuhnya sanggup untuk melihat Taemin bersama yang lain. Di dalam hati kecilnya, dia masih ingin bersama Taemin.

drrt…drrrt…rrrt… hot summer hot hot summer…

ponsel Minra bergetar, dia sibuk mencari ponselnya, dan setelah ditemukan, buru-buru dia mengangkat telfon dari Yeorin.

“yoboseyo..” ucap Minra parau

“yaa.. wae tidak sekolah?” Tanya yeorin kesal.

“ani..aku bukan bermaksud untuk membolos. Tetapi aku bangun kesiangan, jebal izinkan aku. Kau kan sekretaris kelas.. tolong gantikan yah? Jangan ditulis alfa.. aku tidak ingin merusak nama baikku” jelas minra.. baru kali ini dia berani untuk bolos hanya karena masalah dirinya dan Taemin.

“aigoo.. kau ini, arayo.. anak pintar tetapi sama aja otaknya, dengan yang lain.. lebih senang bolos. Kau sudah tau, kalau Taemin sudah mempunyai yeojachingu? Nama nya Sulli, anak kelas sebelah” minra yang mendengar itu,tanpa sengaja ia melepaskan hpnya dari genggaman tangannya.

Ponselnya terbanting begitu saja dan terpecah. Baru saja dia selesai menangis kembali dikejutkan oleh gossip itu. Pasti sekarang gossip itu menjadi topic yang sangat begitu hangat untuk dibicarakan.

“Taemin oppa….” Baru saja minra reda dari acara tangis menangisnya, akan tetapi dia menangis kembali.

***

“aah, kenapa putus? Aigo ada apa dengan Minra?” keluh Yeorin kesal

“yaa.. Yeorin-ah.. sahabat karibmu mana?” Tanya Onew melihat sekitar tidak menemui minra.

Yang dia temukan hanyalah sepasang couple baru yaitu Taemin dan Sulli terlihat kalau Sullo sedang bergelayut manja di lengan namja itu.

“mereka berdua… apakah mereka memang benar-benar sudah putus? Tanya Onew hati-hati kemarin dia mengira Minra hanya bercanda saja berbicara seperti itu, dan kembali menatap yeorin meminta penjelasan

“ne, dua hari yang lalu, Onew-ssi” aku yeorin jujur.

“dia tidak ada disini, bahkan dia tidak berada disamping yeorin, kemana anak itu?” gumam Taemin pelan tetapi masih terdengar oleh Sulli

“Taemin-ah, kamu ngelamunin apa?” Sulli menepuk pipi Taemin pelan.

“aniya.. aku mau ke kelas dulu, annyeong Sulli” Sulli merasa ada yang aneh dari sifat Taemin. Tapi apa? Sulli hanya bisa melihat Taemin tampak sedang memasuki kelasnya.

Taemin merasa gelisah, satu pelajaran terlewatkan, minra benar-benar tidak masuk!

“dia tidak masuk” ucap Yeorin melihat kegelisahan di sorot mata Taemin

“mm.. waeyo? Apa dia sakit?” Tanya Taemin sedikit merasa bersalah dan sedikit gugup.

“molla, dia hanya meminta untuk mengizinkan dirinya” kata Yeorin cuek dan kembali menulis apa yang ditulis di papan tulis oleh kim sonsaengnim.

“tidak ada yang kamu sembunyi’kan Yeorin?” Taemin pindah tempat dudul hingga dia duduk disamping Yeorin.

“yaaa.. jangan bilang kamu masih ingin menyakiti hati Minra lagi? Sudah cukup Lee Taemin! Urusin saja yeojachingu barumu itu!” ujar Yeorin pelan tapi ketus, agar Kim sonsaengnim tidak mendengar apa yang mereka bicarakan.

Taemin diam seribu bahasa, yang dikatakan Yeorin sepenuhnya benar, apa dia masih ingin menyakiti perasaan Minra? Dia bingung, yeojachingu? Apakaah.. ‘oh, apakah mereka berfikir bahwa Sulli adalah yeojachinguku? Itu salah besar!oh tidak.. pasti Yeorin sudah memberitahu tentang ini kepada Minra’

“araseo.. Minra juga sudah mendapatkan penggantiku bukan?”

Pertanyaan Taemin membuat Yeorin memutarkan kepalanya dan memandang Taemin dengan tatapan ‘apa-maksud-mu?’

“Lee Taemin asal kamu tahu yaa.. Minra itu —-” Yeorin menggantungkan kalimatnya, tidak mungkin dia memberitahu Taemin jika Minra masih meratapi kesedihannya karena namja ‘gila’ yang satu ini.

“itu apa?” Tanya Taemin sedikit antusias.

“aah.. sudahlah” cepat-cepat Yeorin keluar dari kelas.

“Taemin-ah!!” pekik Sulli membuat Yeorin yang berada tepat didepannya terlonjak kaget.

“ah ye, Sulli wae?” Taemin sebenarnya tidak ada semangat sama sekali, tetapi apa guna? ‘aku namja, tidak seharusnya aku bersedih karena tidak ada minra, mungkin aku harus melupakannya dengan cara itu!’ ujar Taemin dalam hati.

***

“aku harus berubah!aku tidak boleh menangis hanya karena namja itu!” kata Minra menyemangati dirinya sendiri, dia beranjak dari ranjang king size nya dan langsung menatapi wajahnya dicermin.

‘kucel’ ya, rambut yang acak-acakan dan lingkaran yang berada dibawah mata Minra pertanda yeoja itu kurang tidur.

“Park Minra.. ireona, sampai kapan kamu tidur terus huh? Jangan dikunci pintunya. Itu membuat eomma susah untuk membangunkan dirimu nak..” kata Nyonya Park memperingatkan putrid kesayangannya itu.

“ne eomma” akhirnya Minra keluar dari kamarnya dan turun kedapur.

“biasakan cuci mukamu dulu Minra.. baru makan” Tegur Nyonya Park sembari mengambil makanan yang hendak dimakan oleh Minra.

Ting tong…

Bukannya bergegas untuk mencuci muka, Minra malah berlari menuju ruang tamu dan ingin membukakan pintu.

“ahjumma, biar aku saja yang membukanya” teriak Minra, dan Jo ahjumma mempersilahkan Minra untuk membuka pintu nya.

“Minra…” Yeorin menghambur memeluk Minra, kemudian mereka masuk kedalam dan Yeorin menceritakan apa yang terjadi tadi disekolah.

“aku rasa dia masih mencintaimu Park Minra..” ujar Yeorin tulus, dan menatap kedua bola mata Minra secara bergantian.

“dia sudah bahagia dengan yeoja lain. Untuk apa aku hadir dikehidupannya lagi?” jelas minra secara blak-blakan, dengan enggan Minra melontarkan kata-kata tadi. Didalam hati kecilnya, di masih sangat mencintai Taemin! Dengan sangat. Tetapi mendengar berita  itu. Buat apa dia mengharapkan cinta dari Taemin?apa kah dia masih bisa untuk mengharapkan Taemin kembali ke dalam kehidupannya lagi? Apakah masuk akal?

TBC^^

Please Comment.. jangan lupa untuk tinggalkan komentar kalian yah J

Hate siders! ;’(

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

15 thoughts on “Still Or No? – Part 1”

  1. Huaaaa
    Sudah berbulan bulan tidak kesini akhirnya bisa baca ff lagi….
    Seruuu!!!! Ini taemin buruan kek jujur!!!
    Minra udah uring uringan kaya gitu.
    Mana taemin malah jadi tinggal sama sulli
    Aduhh rumit
    Lanjutt!!! 😀

  2. Coba saling jujur aja toh kan mereka masih saling mencintai,,kenapa lagi taemin tinggal sama sulli,belibet banget deh,,oh ya ini fanfict nya daebak sangat*lebay akut*,next..

  3. ommo..
    knapa mesti ad sulli c,,males dch..
    -,-
    ayo,minra jgn mau kalah ama c suli2 thu..fighting..
    dtnggu klanjutan y,,thor..
    ^^

  4. Brawal dri kesalahan minra yg tak berfikir ke depan saat membuat sebuah keputusan.Dan kesalahpahaman pun menyerbu mereka.
    DUARR..
    no no no..couple tae-ra msih trlalu labil inimah,ck ck ck.
    Typonya msih brtebaran(?) thor.
    Diksinya juga diprhatikan lgi,,n pnggunaan hruf kpital juga,kkk~
    lanjut lanjut..

  5. Yaah salah paham ini mah berdua. Penasaran ih emang pernah ada kejadian apa sih Taemin sampe over protective gitu sama Minra?

    Hmm untuk masukannya… pengen detail banget-banget sih tapi gak enak. Ya lebih diperhatikan lagi untuk penggunaan huruf kapitalnya. Terus aku nemu banyak penggunaan tanda baca koma yang terlalu berlebihan. Selain itu untuk kata dengan bahasa asing sebaiknya diitalic. Diksi juga diperindah lagi. Hmm yang terakhir masalah dialognya agak kurang konsisten, bagian awal aku ngerasa formal tapi ke bawah ada bagian yg gak formal hehe.

    Oh ya aku mau nanya boleh?
    Sebenernya manggilnya itu Jinki atau Onew? Soalnya di awal nyebutnya Jinki tapi ke bawahnya jadi Onew.
    Terus Sulli itu apanya Taemin? Temen?
    Kalau Jo Ahjumma siapa?

    Ups, mian ya kebanyakan nanya. Tapi semoga Diahwidya-ssi mau menjawab pertanyaan dari reader yang cerewet ini. Goodluck ya 🙂

  6. hyaa ,, taemin dan minra kenapa gag langsung ngomong empat mata ajja ?? *tukul nongol sambil lambai2
    aq setuju nech ama komentar tentang diksi dan penulisannya … *nunjuk2 ke atas
    but, overall it’s nice ff ….
    next chap ditunggu ..

  7. nice ff, cerita masih ala ala cinta monyet anak sekolah.. Sweet.
    Oya, kata ‘poto’ harusnya ‘foto’ ya say.. ^^
    Lainnya setuju sm komen diatas, penggunaan tanda baca, diksi dan huruf kapital d perhatikan lagi.. Ganbatte ne~

  8. TBC lagi, TBC lagi -___-
    Kenapa minra gak ngaku aja? uuh, geregtan jadinya. Taemin juga siih, terlalu over, kalo gitu mah gue juga ogah punya pacar begitu. Lanjutin dong thor ~,~
    #Itu Sulli pake masuk segala, wkwk 😀

  9. keren!!aq suka critanya^^
    btw..msh ada bbrp typo XD
    ‘banyak sepasang mata’..kan harus.a banyak pasang mata..hehe,,trs ad juga yg hrs.a Sulli jd Sullo .__.v
    eh, ringtone.a minra Hot Summer ya??kan yg nyanyi si sulli jg XDD#plak
    aq bc part 2.a yaa :3

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s