My Sweet Lollypop – Part 2

My Sweet Lollypop (part 2)

Author             : Olala
Main Cast        : Kim Jonghyun, Lollyta park
Support Cast  : Kim Kibum (Key),kim Yoona
Length              : Sequel
Genre               : Family, humor, sad, and romance
Rating              : PG 15

Kim Jonghyun POV

“Aissshhh… kenapa Umma bisa mempekerjakan gadis bodoh seperti dia sih?” aku segera mengeringkan tubuhku, kulihat setelan kemeja hitam, celana panjang hitam serta jas berwarna senada dipadu dasi merah hati sudah tergeletak begitu saja di lantai. Ah… pasti si yeoja pabo itu yang melemparnya sembarangan saat melihat aku telanjang tadi. lagipula mengapa dia harus memilihkan aku pakaian serba hitam semua sih?  dia pikir aku mau menghadiri pemakaman? atau sedang menjadi bodyguard penjaga presiden? dasar tidak punya selera.

Aish..aku frustasi lagi, begitu mengingat gadis permen itu sudah melihat tubuh telanjangku.  Umaaaa…Aku sudah ternodaaa T_T

Selesai berpakaian aku keluar kamar, aku sudah siap-siap menyemprot si Lollypop itu untuk menuntaskan kekesalanku sekaligus menutupi maluku, seenaknya saja gadis itu melihat milik pribadiku secara gratis.

tapi begitu aku keluar kamar aku malah tak menemukan sosoknya.

Huh… sepertinya dia kabur, baguslah. Kurasa lebih baik aku mencari asisten baru lagi saja. Daripada harus stress dengan kelakuannya. belum apa-apa aku sudah stress sendiri begini.

aku masih celingukan mencari sosoknya tapi yang kutemukan malah beberapa potong sandwich dan segelas susu di atas meja makan. Aku jadi teringat dulu Helen Noona sering melakukannya.

Sebetulnya kalau saja si gadis permen itu tidak terlalu bodoh, mungkin dia bisa sama bagus pekerjaannya dengan Helen Noona.

Aku meraih sepotong sandwich tuna dan memasukkannya ke mulut, dengan tangan masih kerepotan memasang dasi.

“Sajangnim..apa perlu saya bantu memasangkan dasinya?”

“uhukk..uhukk” sandwich tuna yang sedang kutelan kontan tersedak keluar begitu mendengar suaranya yang entah bagaimana bisa, dia sudah berdiri di belakangku. Membuat aku terkejut setengah mati.

“YAAA.. Bisakah kau tidak mengagetkanku?” bentakku dengan jantung hampir copot, kulihat bibirnya agak tertekuk, dia juga terlihata sama kagetnya mendengar respon terkejut ku.

“hari ini aku ada meeting dengan pemilik Lotte Hotel di jeju. Mungkin lusa kita akan ke pulau Jeju. Tugas kau hari ini.minta semua berkas milliku yang ada di tangan Yoona, dan minta semua jadwalku pada Yoona. Karena selama kemarin dia yang menggantikan kakakmu menjadi asisten sementaraku.Dia sekertaris perusahaan.cobalah kau banyak belajar dari dia.” perintahku sambil melangkah keluar Apartemen meninggalkannya yang masih terbengong-bengong dengan wajah bodoh, kurasa dia tidak mengerti apa yang kuperintahkan, dan entah kenapa aku malah sennag jika dia tidak melakukan pekerjaannya dengan baik, itu artinya aku bisa bebas menghukumnya. Entahlah mungkin karena lolly terlihat masih belia dan polos aku suka sekali mengerjai dan memarahinya.

——————

Malam harinya….

Author POV

“jumuseyo sajangnim, saya pulang dulu.” Pamit Lolly setelah menyiapkan segala keperluannya untuk besok.Jonghyun hanya meliriknya sekilas dan mengangguk, lalu kembali tenggelam dalam film klasik yang sedang ditontonnya.

Lolly menatap Jonghyun iri.  Dia melirik jam yang melingkar ditangannya. Jam menunjukkan pukul sepuluh lewat 15 menit, dan ia masih berada di apartemen laki-laki ini, sedangkan jarak dari tempat kost ke apartemen Jonghyun lumayan jauh.

Lolly menghembuskan nafasnya berat. Setelah mengunci pintu apartemen Jonghyun ia pun  melangkah keluar melewati lorong apartemen. Dan menaiki lift belasan lantai untuk sampai ke lobby Apartemen. Sungguh pekerjaan yang melelahkan, keluh Lolly dalam hati, sedikit menyesal sudah menganggap enteng pekerjaan ini.

Sejak pagi hingga barusan, ia baru istirahat satu kali. Itu pun saat Bosnya mengadakan Meeting private.baru ia bisa menikmati makan siangnya, selebihnya dia mengekor terus kemana Jonghyun pergi, menyiapkan sarapan, vitamin,  makan siang sampai makan malam.

Belum lagi harus menahan kantuk sepanjang sore menyaksikan meeting yang dihadiri Jonghyun, dan ia susah payah mencerna dan mencatat apa yang didengarnya di meeting, lalu menyerahkannya kepada Yoona.

mensortir berkas yang harus ditanggani Jonghyun yang diberikan Yoona, mengecek jadwal hari ini yang sebetulnya tidak begitu padat, tapi Lolly sudah cukup kelelahan.

Dan ia hampir pingsan saat melihat jadwal esok hari yang padat dari pagi sampai malam bertemu klien, seharusnya mala mini dia beristirahat cukup untuk simpanan energy esok hari, tapi yang ada jam 11 malam begini dia malah baru keluar dari gedung apartemen Jonghyun.

Sepertinya besok ia harus mulai mencari tempat kost yang dekat dengan apartemen Jonghyun. Agar ia bisa langsung beristirahat disaat tubuhnya hampir remuk seperti saat ini.

———————————————————————

Sepeninggal Lolly Jonghyun masih terpaku di depan televisi memelototi film klasik Romeo and Juliet yang sudah ditontonnya berkali-kali. Biasanya sosok Olivia Hussey mampu mengusir rasa jenuh dan capeknya.

Tapi hari ini sepertinya tidak.Entah kenapa sudah 3 buah film dicoba diputarnya, tidak ada yang sanggup membuatnya tenggelam. Dia bosan akan rutinitasnya.

Jonghyun mematikan televisinya, berdiri dan mereganggkan otot-ototnya.

Dia hendak memasuki kamarnya ketika matanya tertumbuk pada sepasang sandal slipper berkepala kelinci yang teronggok di ujung ruangan dekat pintu masuk.

Jonghyun tersenyum kecil mengingat sandal itu pasti milik si gadis permen, asisten kecilnya.

Tapi senyum di wajahnya langsung menghilang begitu ia mengingat kejadian tadi pagi dimana Lolly melihatnya dalam keadaan telanjang.

Jonghyun mendengus pelan dan masuk kekamarnya lalu membaringkan tubuhnya di atas ranjang mencoba meregangkan ototnya yang terasa kaku dan berharap bisa tidur cepat malam ini.

tapi kantuk tak juga menyerangnya. dia merasa sedikit aneh rasanya  tadi saat Lolly ada disini dia tidak merasa bosan sama sekali.

keadaan sepi seperti ini yang selalu berulang tiap harinya ternyata membuat Jonghyun merasa nyaman dengan keributan kecil yang ditimbulkan gadis itu.

entah senandung kecilnya, pekikan-pekikan tertahannya, bahkan suara ketukan langkah dan suara barang-barang yang gadis itu timbulkan semuanya mampu membuat perasaan Jonghyun nyaman dan merasa tidak sendiri.

“Apa lebih baik aku menyuruh Lolly tinggal disini saja? “ gumam Jonghyun sambil menatap langit-langit kamarnya

“Ah tapi dia kan yeoja, apa kata orang jika aku tinggal seatap dengan seorang yeoja.?” Lanjutnya lagi masih berbicara pada dirinya sendiri

“Eyy..tapi kan Lolly asisten pribadiku, wajar jika ia tinggal bersamaku, toh kemarin Umma pun menyuruhnya tinggal disini.” Gumam Jonghyun lagi membenarkan ucapannya sendiri

“ Tapi tetap saja dia Yeoja bagaimana kalau aku tiba-tiba ingin menyentuhnya?”Jonghyun masih terus mengoceh dengan tangan terlipat di belakang kepalanya.

“Aishh… dia kan anak kecil bagaimana bisa aku berfikir seperti itu” Jonghyun menggelengkan kepalanya frustasi, kesal dengan pikirannya sendiri. Akhirnya ia bangun dari tidurnya.

dan seperti biasa ia mulai membuka laptopnya, kembali bekerja.

“Pfiuuuufhhh..kehidupan yang membosankan” erang Jonghyun sambil menutup kembali laptopnya dengan kesal.

 

=========================================================

“Ommoo… apa ini?”  Tanya Jonghyun sambil menunjuk sebuah tas ransel dan satu koper besar yang ada di dalam apartemennya. barang-barang itu tergeletak begitu saja di dekat pintu masuk.

“jeoseonghamnida sajangnim, ini barang-barang saya, saya hari ini akan pindah ke tempat kost yang baru agar saya bisa lebih dekat ke apartemen sajangnim.” Lolly membungkukkan badannya

“tapi saya belum sempat memindahkan barang-barang saya pagi ini. Karena saya kesiangan.Jadi mau menitipkan koper saya disini dulu sajangnim, apa boleh?” lanjut Lolly meminta ijijn takut-takut.

Jonghyun menatap koper dan wajah Lolly bergantian, sebetulnya dia ingin mengatakan keinginannya 2 hari yang lalu saat malam dimana ia merasa sangat kesepian dan hampir mati bosan,

untuk menyuruh Lolly tinggal di apartemennya, tapi rasa gengsi menyerangnya, apa yang akan difikirkan Lolly jika dia memintanya untuk tinggal bersama. Jadinya Jonghyun hanya mengangguk kaku.

“cepat siapkan sarapan untukku, besok-besok kau jangan datang jam segini. Aku sudah mau berangkat kau malah baru datang” omel Jonghyun sambil mengenakan Jas abu-abunya.Lolly hanya menangguk mengerti lalu melesat ke dapur menyiapkan sarapan untuk bosnya itu.Aroma lembut strawberry dari tubuh Lolly kembali menyerang hidungnya.Wangi yang mulai akrab dihidungnya sejak 4 hari yang lalu.

===================================================

Ganti huruf vokalnya pakai huruf O semua” perintah Jonghyun dengan posisi bersandar di sofa Sambil melipat dada dan menatap Lolly dengan ekspresi tenang,

“MWOO?” Lolly menatapnya dongkol.tapi tak urung yeoja polos itu mengikuti perintah majikannya.

“gomso morogo honjo boiso opo gom omo gom ogo gom”  Lolly terus bernyanyi Sambil menggerak-gerakkan pantatnya ke kiri dan kanan. Jonghyun menahan mulutnya dengan telapak tangan agar tak meledak tawanya melihat tingkah Lolly beserta suaranya yang seperti bebek kejepit itu.

“dasar sakit Jiwa!!!” jerit Lolly dalam hati.

Hari ini karena mendengar kabar dari sahabatnya Minri bahwa nilai ujiannya memuaskan semua, suasana hati Lolly menjadi amat sangat baik, sehingga bibirnya tanpa sadar selalu bersenandung riang.

Tapi dia tak menyadari kalau kelakuannya itu malah memancing Jonghyun untuk mengerjainya, dan saat ini ia sedang disuruh menyanyikan lagu 3 beruang di depan Jonghyun, dan sebelum ia menyanyi tadi Jonghyun menyuruhnya meniup balon lalu kembali menelan gasnya, membuat suaranya menjadi seperti chipmunks.

segala yang dikatakan kakaknya, Helena. sebelum ia bekerja tentang Bos besarnya ini ternyata tidak semuanya benar, oke Jonghyun pendiam betul, Jonghyun baik juga betul. Jonghyun tegas sangat betul.Jonghyun disiplin juga itu betullll sekali, dan Jonghyun perfeksionis juga itu memang betul adanya.

Yang tidak disebutkan oleh Kakaknya itu adalah Jonghyun yang sakit jiwa dan psikopat!

Hari sebelumnya Lolly dan Jonghyun sedang mengunjungi salah satu mall milik Jonghyun.dan tiba-tiba saja di sebuah counter mainan, Jonghyun masuk dan membeli satu unit mobil mainan remote berukuran besar.

sesampai di apartemen Jonghun. Lolly disuruh naik ke atas mobil mainan tersebut  dan Jonghyun memainkan remotenya sampai puas, habislah Lolly diputar-putar jonghyun Sampai kepalanya pusing tidak karu-karuan.

Lolly pikir mobil mainan itu dibeli untuk hadiah keponakan Jonghyun atau siapapun lah anak kecil balita yang bisa menaiki mobil itu dengan hati senang, bukan dirinya yang bahkan susah payah melipat kakinya agar tidak kesemutan menekuk di dalam mobil-mobilan itu hampir satu jam lamanya.

Pantas saja pada saat di counter mainan Jonghyun menyuruhnya mencoba naik ke atas mobil mainan tersebut. Karena memang maksud Jonghyun membeli mobil itu adalah untuk dinaiki Lolly.Jonghyun bilang dia bosan ingin bermain mobil remote control, tapi mengapa juga aku harus ikut naik ke atas mobil itu?  -_- pikir Lolly sebal

Pernah juga suatu kali Lolly disuruh menghitung sekilo kacang hijau saat usai berbelanja bulanan ia, ia melakukannya sambil menemani Jonghyun kerja lembur malam-malam, alasannya supaya Lolly mempunyai pekerjaan dan tidak mati bosan. padahl Lolly sangat yakin alasan bosnya itu karena ingin ditemani lembur.

“sajangnim, kau sudah puas huh?” Tanya Lolly kearah Jonghyun yang Nampak menikmati penyiksaan dirinya menyanyi secara Live itu.

“hmmm… ahni.. penampilanmu kurang memuaskan” timpal Jonghyun sambil melipat tangannya ke dada dan menyandarkan punggungnya ke sandaran sofa. Lolly menghela nafas panjang, itu artinya dia harus kembali siap di Bully oleh tuan mudanya yang tampan namun jahanam ini. padahal hari sudah malam. Harusnya ini waktunya Lolly istirahat dengan nyaman.Menyesal rasanya Lolly pindah tempat kost mendekati Apartemen Jonghyun.

Setidaknya jika ia tinggal berjauhan, ia memiliki alasan untuk mangkir dari acara hibur menghibur Namja ini karena takut kemalaman. Tapi karena Jonghyun sekarang tahu kalau tempat tinggal Lolly dekat dengannya, namja ini dengan semena-mena menyuruh Loly menghiburnya setiap malam.

Dan Jonghyun seperti ketagihan. Setiap hari ia meminta Lolly untuk menghiburnya yang kelelahan bekerja. Dan itu membuat Lolly sedikit frustasi.

tapi tak ada yang bisa dilakukannya selain pasrah, karena memang dalam perjanjian kontrak kerjanya, Lolly akan bersedia melakukan kerja lembur sesuai yang diperintahkan Jonghyun.

Dan Jonghyun bilang bagian menghibur dirinya itu adalah termasuk kerja lembur. T_T

“geurae.. kau mau aku melakukan apalagi?” tantang Lolly sambil melipat kedua tangannya.mencoba menantang Jonghyun.

Jonghyun tertawa kecil, ditatapnya lekat-lekat gadis mungil dihadapannya ini, dan saat melihat ekspresi kesal Lolly yang menggemasakan tiba-tiba saja ide gila muncul di otaknya.ia ingin menggoda Lolly lebih lagi

Perlahan Jonghyun bangkit dari sofanya, lalu mendekati Lolly yang tiba-tiba merasa aneh dengan sikap Jonghyun, maka ia pun refleks mengambil langkah mundur.

Jonghyun yang melihat aksi gugup Lolly malah semakin bersemangat, dia semakin merangsek maju berlawanan arah dengan Lolly yang terus melangkah mundur, sampai akhirnya punggungnya membentur tembok.

Omooo apa yang akan ia lakukan, mengapa dia terus maju mendekatiku. Lolly terus mundur ke belakang dengan panik tapi tubuhnya sekarang  malah terhimpit tembok dan tubuh Jonghyun..

Ommoo.. eotteokhae?

Setiap malam Jonghyun selalu minta dihibur dengan alasan kelelahan. Apakah dia sekarang akan memintanya untuk menghiburnya dengan hal yang menakutkan, Lolly bergidik ngeri. Apalagi melihat wajah Jonghyun yang terlihat playboy dan pervert itu.

Omoo..aku takut sekali..

Ya! Mengapa wajahnya makin mendekat begini, aduuuh aku tidak bisa bernafas, mengapa tiba-tiba tubuhnku jadi terasa panas? Lolly semakin terlihat panik dan itu Justru membuat Jonghyun makin senang menggodanya.

“Sa..sajangnim..Wae.. Ww..wae geurae?” Tanya Lolly gugup,sambil mencoba mendorong tubuh tegap jonghyunpelan. Tapi Jonghyun malah makin menghimpitnya dan senyum evil di bibir Jonghyun muncul membuat tubuh Lolly makin merinding ketakutan.

“sa..sajangnim..”

“penampilan mu kurang menghibur, kepalaku sedang penat. Aku butuh hiburan.” Demi apapun saat inin Lolly bisa  merasakan nafas Jonghyun di cuping telinganya saat namja itu berbisik padanya Ya

tuhaaaaan. Tolong aku!! batin Lolly semakin panik

“aku ingin hiburan yang lebih menyenangkan.” bisiknya lagi, susah payah Lolly memberanikan diri mendongakkan wajahnya menatap Jonghyun.

“hi..hi..hiburan apa sajangnim?” tanyanya takut-takut, Lolly rasa ia akan mati lemas saat ini juga, tatkala merasakan tangan Jonghyun meraih pinggangnya, dan bibirnya mulai mendekati wajah Lolly,

Omooo…omooo apa dia akan menciumku? Omoo, Umma eotteokhae?

“aku ingin kau menari striptease.” Bisikknya membuat Lolly  kontan melotot menatapnya.

NEEE??STRIPTEASEEE???”

Hahahaha…  Jonghyun tidak bisa menahan tawanya saat melihat ekspresi wajah Lollly yang terlihat panik dan gugup saat Jonghyun membisikkan kata striptease ditelinganya.wajah Lolly memerah matanya sontak melotot dan mulutnya menganga shock. Jonghyun pun  tak tahan lagi ia memundurkan wajahnya dari wajah Lolly lalu tertawa terpingkal-pingkal.

“SAJANGNIIIIIMMM” Lolly memekik jengkel begitu menyadari Jonghyun hanya menggodanya saja, Lolly menatap Jonghyun dengan wajah kesal bibirnya mengerecut cemberut, lalu Lolly menghentakkan kakinya dan pergi ke dapur meninggalkan Jonghyun yang masih tertawa sampai airmatanya keluar.

Sungguh wajah Lolly tadi  terlihat begitu lucu dimatanya. Jonghyun merasa Lolly hampir mati lemas saat dirinya mendekati wajah gadis itu tadi.Wajah Lolly bahkan sudah memerah seperti tomat.

Hey…Jonghyun memiringkan kepalanya seperti menyadari sesuatu, apakah tadi Lolly mengira dia benar-benar akan menciumnya? Jonghyun pun bergerak menyusul Lolly ke dapur.

“YAA… mengapa wajahmu memerah, apa kau menyangka aku akan menciummu?” tembak Jonghyun tanpa aba-aba.danbingo!seperti sangkaannya Lolly tampak terhenyak.dilihatnya tangan Lolly yang sedang sibuk memotong sayuran langsung berhenti bergerak, tapi dia tidak berani membalikkan badannya, membuat Jonghyun jadi semakin bersemangat menggodanya..

“Ya…yaa… sekarang kau mulai mesum rupanya Lollypop, jangan-jangan kau memang ingin kucium ya?” tuduh Jonghyun sambil mencoba menatap wajah Lolly.

membuat wajah gadis langsung memerah dan cepat-cepat memalingkannya ke samping.

“Ani..aniyo sajangnim. Aku tidak berfikir seperti itu” elaknya, dan sikap gugupnya itu malah membuat Jonghyun semakin gemas dan bersemangat menggodanya.

“Waaaahhh kau ini- kecil-kecil sudah belajar mesum yaaaaa”

“Ahni sajangnim, mana berani aku berfikir begitu.” Elak Lolly panik. Jonghyun terkekeh geli Jonghyun memajukan wajahnya hendak menggoda Lolly lagi, tapi suara dering telepon di ruang tengah membuatnya terpaksa menghentikan kegiatan menyenangkan yang baru beberapa hari ini ditemukannya. yaitu menggoda dan menjahili Lolly hingga gadis itu gugup dan panik.

Jonghyun pun meninggalkan dapur menuju ruang tengah, sekilas sebelum berlalu Jonghyun  bisa melihat ekspresi lega terpancar diwajah Lolly.Dan senyum evil pun terukir di wajah tampannya.

“Yobosseo..” sapa Jonghyun begitu gagang telepon menempel ditelinganya

“Halo Hyung, ini aku…” ujar suara sedikit berat diseberang sana, mata Jonghyun langsung terbelalak begitu menyadari siapa orang yang sedang berbicara dengannya.

“Key..?”

==================================

“Aku rasa ya, bosku itu  agak-agak…..”

“gila!” sambar Minri cepat

“terlalu kejam kalau disebut gila, belum Sampai batas itu soalnya.Dia masih berlaku seperti orang waras.Hanya saja memang agak memiliki kelainan.semacam psikopat sepertinya” curhat Lolly malam harinya di telpon pada Minri sahabat dekatnya.setelah insiden menyanyi bodoh dan adegan menggoda Jonghyun yang hampir membuatnya sakit demam berkepanjangan.

Lolly tidak berani kalau harus cerita pada kakaknya tentang perilaku menyimpang Jonghyun.

karena pernah pada hari ketiga Lolly bekerja dan pertamakalinya ia menemukan keanehan Jonghyun yang menyuruhnya menghitung kacang hijau yang dibelinya.

Tapi Helena dengan sangat meyakinkan bahwa sang Bos bukanlah orang yang aneh, dan terlihat normal-normal saja.

Karena Helena sudah mendampingi bos gantengnya itu selama5 tahun, dan menurut Helena tak pernah ada perilaku yang menyimpang yang diperlihatkan Jonghyun selama ini.

Lalu mengapa dia membully dan memperlakukan seperti itu, pikir Lolly bingung.

“mungkin dia menyukaimu” celetuk Minri, mmebuat ponsel ditangan Lolly hampir meluncur jatuh.

“Ya, kau jangan mengada-ada”

“aku tidak mengada-ada, laki-laki jika berlaku berbeda terhadap yeoja, itu pasti dia memiliki perasaan yang lebih” ujar Minri berteori. Lolly termenung sejenak mengingat sikap Jonghyun yang kemarin seperti hendak menciumnya,

“ah ahni…ahni dia hanya senang menggodaku” Lolly menggelengkan kepalanya cepat, mencoba menyingkirkan pikiran aneh di otaknya.

“ahni wae?” Tanya minri heran mendengar sahabatnya berbicara sendiri ditelepon, Lolly meringis malu mengingat ia masih terlibat pembicaraan di telpon dengan Minri

“Oh iya Lolly, aku meneleponmu sebetulnya mau mengatakan sesuatu, aku tadi bertemu seseorang di supermarket dan sepertinya… hmmm”

“sepertinya apa Minri. Kau selalu saja senang membuatku penasaran”

“sepertinya dia Key. Namja yang sering kau ceritakan padaku.Wajahnya mirip dengan foto yang ada di dompetmu” ujar Minri hati-hati seperti takut Lolly terkena serangan jantung mendengar berita yang disampaikannya barusan.

Dan memang berita yang disampaikan Minri barusan berhasil membuat ponsel ditangan Lolly kini benar-benar terlepas.

“Key..Key kibum ada di korea?” desisnya, tanpa memperdulikan teriakan Minri diponselnya yang sudah tergeletak begitu saja di lantai.

==============================================

keesokan paginya, Apartemen Jonghyun.

Jonghyun mengerjapkan matanya, ia terbangun begitu merasakan hidungnya mencium aroma strawberry didekatnya. Matanya menyipit mencoba melihat sosok yang barusan dibayangkannya memiliki aroma semanis itu.Dan betul saja sosok Lolly berada tak jauh dari tempat tidurnya.

“selamat pagi sajangnim” sapa Lolly, sambil membuka Gordyn kamar jonghyun, tapi tak ada sinar matahari masuk, jam dinding masih menunjukkan pukul 5 pagi. masih subuh rupanya.

“Yaa! Kau ini, kemarin-kemarin datang siang sekali, hari ini datang pagi sekali..tidak bisakah kau datang di waktu normal?” sungut Jonghyun dengan suara serak, tapi tak urung tubuhnya bergerak juga bangkit dari ranjang empuknya, menyeret kakinya menuju wastafel. Lolly hanya terdiam, sambil menghela nafas mencoba menahan sabar.

Hari ini dia memang bangun terlalu pagi, karena sejujurnya dia tidak bisa tidur semalaman, telepon dari Minri yang mengatakan bertemu dengan Key membuatnya tak bisa tidur. Wajah Key yang sudah hampir terkubur selama 2 tahun terakhir ini, kini kembali berkelebat menganggu fikirannya.

“Yaaa… Lollypop.Kau mau sampai kapan diam di kamarku, kau ketagihan melihatku telanjang lagi ya?” sindir Jonghyun, membuat gadis itu seketika tersadar dan langsung terbirit-birit keluar dari kamar Jonghyun.

Jonghyun hanya tertawa kecil.Sejak kedatangan gadis itu seminggu yang lalu, setiap pagi apartemennya menjadi hangat.Membuat dia merasakan kembali kehangatan yang hilang selama 2 tahun terakhir ini.

  ============================================                   

 Ting tong…ting tong…ting tong 

“Lollyyyyy… kau ini tuliii. Itu bel dari tadi berbunyi kenapa tidak kau buka” suara Jonghyun bercampur busa pasata gigi di mulutnya menggema di kamarnya yang besar.

Ting tong…ting tong…ting tong

“Omoo, tidak bisa sabar sedikit” gerutu Lolly yang sedang sibuk menyiapkan sarapan paginya untuk Jonghyu. Sambil susah payah membuka celemeknya yeoja itu menyeret langkahnya ke pintu depan Apartemen Jonghyun.

Lolly mendekatkan matanya ke arah lubang pintu mengintip siapa yang bertamu pagi-pagi buta begini.Dilihatnya seorang Namja dengan wajah tidak terlalu jelas karena berbayang hoodie jaketnya yang menutupi kepalanya.

namja itu tampak sedang berbicara ditelepon, tangannya sudah tidak lagi gatal memencet-mencet bel apartemen, buka…jangan…buka…jangan pikir Lolly bimbang.

jangan-jangan dia perampok sedang menyamar sebagai tamu. Bukan tidak mungkin sekarang ini modus kejahatan semkain beraneka ragam.

Buka…jangan… buk….

“bukakan pintunya Lol, itu dongsaengku”  suara serak Jonghyun dari ruang tengah langsung menyadarkannya.

buru-buru dibukanya gerendel pintu apartemen Jonghyun dengan tergesa. Tapi mulutnya langsung menganga lebar begitu melihat jelas sosok dibalik pintu

“Lolly?” setelah ternganga beberapa detik namja itu buru-buru mundur kebelakang dan membaca no apartemen di depannya, betul kok ini apartemen kakaknya, tapi kenapa Lolly bisa ada disini.

“Key sunbae…” suara Lolly tercekat dikerongkongan, rasa kaget luar biasa menghantam dirinya, Key didepannya, adiknya Jonghyun? Omooo!!

“kalian kenapa berdua bengong di depan pintu begitu?” suara Jonghyun menyadarkan keduanya, Jonghyun membaca gelagat gugup Lolly, dan rasa terkejut Key adiknya.

“kalian saling kenal?” tanyanya dengan kening berkernyit heran. Mereka berdua memandang Jonghyun dengan tatapan sulit diartikan.

“kalian sedang apa malam-malam berduaan? Kalian pacaran?apa kalian sudah menikah?” tuntut key yang terlihat masih shock melihat keberadaan Lolly di apartemen kakaknya itu.

To be continue………

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

14 thoughts on “My Sweet Lollypop – Part 2”

  1. pertama kah??hehehe
    hohoho si jonghyunnya jahil banget..ampe ngitung biji kajang ijo yg sekilo :Otp knpa si key dtang tuhh??
    ok!aku suka ama ff gokilnya!!

    di tunggu part selanjutnya ya..good job!

  2. Dugeun dugeun akhirnya..
    koplak bnget tu boss ma asistennya,,ngakak aqq.
    jjong gg jauh dri kemesuman(?)
    klo aqq add di posisi lolly,,udh ku poppo jjongnya*ktularan virus yadong eunhyuk*

    ayo lanjut lanjut..err lola ^.~
    hwaiting!

  3. hahaha 😀 Jonghyun jail banget sih ngerjain Lolly nya.
    Apakah Key ex namjachingu nya Lolly?
    lucu lucu lucu 🙂

  4. Thor, ffnya daebak euy! Nomu nomu joahae! ^^ Hajiman, diceritain jjong bru bgn tdur trz gosok gi2 kan? Katany subuh, kok wkt key dateng key bilangnya “kalian sedang apa malam-malam berduaan?” O.oa

  5. Hyah.. Jjong usil ga ktulungan.. Hahaha.. Momen mobil remote control bkin perutku melintir.. Bener kta lolly.. Jjong psikopat.. Hahaha
    Ya! Apa hubungan key-lolly..?
    Next ditunggu..

  6. waaachhh ,,, seru banget tuch di ending ..
    jjong bener2 psycho ,, masak si lolly disuruh ngitung kacang ijo ?????
    ckckckckckckckck …
    btw ,, hubungan lolly ama key apa ??
    penasaran ,, >_<
    lanjut , lanjut , lanjutg !!

  7. sumpah, jjong itu sakit ya? anak orang disuruh ngitung kacang ijo..
    lolly ada hubungan sm key? hayo…bakal ada cinta yg rumit nih~

  8. Hahahaha,,,,aku terus2an ngakak….
    Jjong bner2 niat ngejailin lolly…hahaha..

    Gaya jail jjong bikin aku Jd inget ma coffee house yg d mainin eunjung T-ara

    Mo lanjut part3….yoooo

  9. waaah keren nih chingu,, typo udah cukup berkurang..
    jalan ceritanya menariiik iihh..
    aku sukaa saat “Aish..aku frustasi lagi, begitu mengingat gadis permen itu sudah melihat tubuh telanjangku. Umaaaa…Aku sudah ternodaaa T_T”
    terkesaaan gimanaaa gituu*ngebayangin Jjong*

    O, oh ~~ perang antara duo kim nih kayaknya..semangat aku bacanya 😀

    lanjuuut ~~~

  10. aku suka banget part ini XXD
    aku ketawa ketiwi gaje mesem mesem ga karuan baca Jjong yg gangguin Lolly. Jjongie~ gangguin aku juga doooong .-. #jitak

    ada ajaaaaa deh cara Jjong ngejailin Lolly… bodor pisan.

    aku kebayang bgt pervertnya Jjong >///< #pingsan

    cie cie, panggilan sayangnya lollypop nih yeeeee :p *colek Jjong

    Jjong suka wangi stoberi? #brb, nyari parfum strawberry #abaikan

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s