(Loves Me, Noona Sequel) Mine

MINE (LOVES ME, NOONA SEQUEL)

Cast                            : Kim Jonghyun, Park Hyunra (Kim Hyunra), Kevin Woo

Support Cast               : Kim ‘Key’ Bum, Song Miin Ah (OC)

Genre                         : Romance PG-15, Married Life

Author                        : Song Miin Ah

Annyeong! Hello! Halloha! Hai! Hehe ^^ *iniapaansihsumpahgaje

            I’m back again readers 😉 menulis disela-sela ujian yang menghimpit Miinah. Maklum, ini dilema anak kelas 3 SMP….

            Ohiya, ini ff sequelnya Jjong-oppa dan Hyunra. Aku bingung pilih rating nih. Jadi mian ya kalo ga sesuai atau bagaimana. Disini aku muncul loh >< *nari-nari*

Mohon dikomen ya? maklum masih amatir… butuh masukan. HeheRead, comment, like. Oh jeongmal gomawoyo. *bow*

            Happy reading!

 

~~~~~~~

“Kau tidak suka aku dengan lelaki lain?”

“Tentu tidak.”

“Wae?”

“Kau kan istriku, Hyunra.”

~~~~~~

Kau mau kemana sepagi ini?” Jonghyun menyingkirkan koran dari wajahnya. Park Hyunra, ah mungkin kini lebih dikenal dengan nama Kim Hyunra tetap sibuk dengan barang-barangnya. “Hyunra-ya… kau mau kemana?” suara Jonghyun yang terdengar lemas, curiga, dan serak membuat Hyunra menoleh pada suaminya itu.

“Jonghyun! Kau flu?” Hyunra mendekati Jonghyun yang sedang duduk dan masih berbalut piyama. “Jawab pertanyaanku. Ini minggu dan kau mau kemana?” tanya Jonghyun sambil menarik Hyunra duduk disampingnya.

“Aku ingin ke kantor, Jonghyun-ah…”

Jonghyun merengkuh tubuh mungil istrinya, “Besok saja. Hari ini temani aku.”

Sebuah jitakan halus mendarat di kepala Jonghyun yang tengah asyik bersandar di pundak Hyunra. “Aku harus kerja Jjong. Nanti malam saja, ok?” Hyunra mendorong tubuh Jonghyun menjauh darinya. Jonghyun mengangguk puas dan melepaskan pelukannya.

Kring…

            Handphone Hyunra berdering  untuk yang ke-3 kalinya pagi ini. Ia berbicara sebentar pada seseorang dibalik sana. Setelah selesai, Hyunra menghela nafasnya panjang. “Nuguya?” tanya Jonghyun.

“Kevin Woo,” Hyunra membalas sambil memakai cardigannya.

Jonghyun menekuk keningnya dalam-dalam, “Kevin? Kevin U-Kiss?”

“Ya. Miinah akan jadi model video klip terbaru U-Kiss. Aku yang akan mengantarkannya pagi ini.” Balas Hyunra. “Lalu kenapa dia menelfonmu?”

Hyunra tersenyum pelan pada Jonghyun, “Jjong… aku kan managernya. Dia ingin tahu Miinah sudah siap atau belum.”

Banyak hal yang ingin mencuat dari bibir Jonghyun. Namun ia memilih diam ketika melihat Hyunra yang tak hentinya melirik handphone dan jam tangannya. “Jangan pulang malam-malam,” Jonghyun bangkit dan melingkarkan sebuah scraf dileher Hyunra.

Hyunra mengangguk setuju, “Aku akan pulang cepat.”

~~~~~~~~

“Hyunra-sshi annyeong,” namja kurus dengan wajah nan cantik menyapa Hyunra pelan. “Kevin-sshi annyeong. Mohon bantuan kalian semua hari ini.” Jawab Hyunra sambil menarik tangan Miinah, menyuruh gadis itu untuk ikut membungkuk bersamanya.

“Sama-sama. Miinah-ya, mohon bantuannya ya? Kiseop akan berjuang mengimbangi aktingmu nanti.” Ujar Kevin. Miinah mengangguk dan mengikuti perias meninggalkan Hyunra dan Kevin.

“Bagaimana kabarmu, noona?”

Hyunra tersenyum ramah layaknya seorang eomma seperti biasa, “Kabarku? Baik sekali.”

“Bagaimana dengan Jonghyun-sshi? Apa dia juga baik-baik saja?” tanya Kevin lagi sembari mengambil kostum-kostum dari tangan Hyunra. “Oh terimakasih,” refleks Hyunra. “Jjong juga baik saja. Terimakasih telah menghawatirkan kami, Kevin. Kau baik sekali. Bagaimana denganmu? Kau baikkah?” lanjut Hyunra.

“Aku baik saja, noona. Noona sudah makan?”

Hyunra menggeleng, “Belum. Aku tidak sempat sarapan. Aku bahkan belum sempat memasakkan sarapan untuk Jjong tadi.”

“Really? Bagaimana kalau kita makan diluar?” tawar Kevin. “Kau traktir? Ok. Baiklah-baiklah. Aku noona dan aku yang akan mentraktirmu, Kevin-saengi.” Tawa Hyura.

~~~~~~~~~

Jonghyun menelfonnya berkali-kali namun hanya ada suara operator yang menjawab. “Dia belum makan,” keluhnya. Namja itu melirik jam dinding. Pukul 9 dan istrinya belum makan dari kemarin malam. Keningnya berkerut, ia takut maag yang diderita istrinya sejak kecil kambuh lagi. Jonghyun menekan beberapa tombol di handphone. Mencari nama Kim Kibum disana.

“Kibum-ah annyeong!”

            “Jonghyun. Kau mengganggu tidurku,”

            “Maaf. Tapi bisakah kau bangun sekarang dan buatkan sandwich untukku?”

            “YA! Kau menggangguku dan memintaku memasak untukmu?!!!”

            “Mian. Ini untuk Hyunra. Dia telalu sibuk dan lupa makan. Aku ingin ke tempat kerjanya dan memberinya bekal. Tapi kau tau kan masakanku tidak enak?”

            “Hyunra-noona?”

            “Ne. Otthe?”

            “Tunggu disana. Aku akan kerumahmu sekarang juga.”

 

~~~~~~~~~~~

“Ada apa noona?” Kevin menatap Hyunra yang terlihat cemas. Hyunra menggeleng cepat, tersadar dari lamunannya, “Ah ani. Aku hanya khawatir. Jonghyun belum makan ketika aku tinggal tadi. Dan sepertinya dia tidak enak badan.”

Kevin mengangguk seolah mengerti. Dia memang mengerti kondisi ini. Bagaimanapun, Hyunra yang akhir-akhir ini menarik perhatiannya secara khusus sudah memiliki predikat ‘istri’ milik Kim Jonghyun. Ia tak bisa berbuat apa-apa secara sembarangan.

“Kau mau kita pesan take-out untuk Jonghyun-sshi?” tawarnya. “Tidak usah. Nanti aku pulang cepat saja. Akan aku buatkan makanan. Dia tidak suka makan diluar.” Tolak Hyunra halus. Kevin melempar senyum sebentar dan langsung melempar pandangannya kearah lain. Dia terus berfikir kenapa  yeoja  itu terus membicarakan namja lain ketika ada dia didepannya.

“Kevin-ah, Soohyun-ah menelfon. Kita disuruh balik ke lokasi. Kau sudah siap?” tanya Hyunra sambil menutup flip handphone-nya. “Ah ne, noona.” Balas Kevin, meraih kunci mobilnya.

~~~~~~~~

“Rasanya enakkan?” Kibum menutup pintu mobilnya. Jonghyun mengangguk sambil terus mengunyah sandwich buatan Kibum. “Aku tak percaya Hyunra-noona lebih memilih namja merepotkan seperti kau dibandingkan aku yang bisa segalanya,” Kibum menerawang keatas setelah melihat Jjong yang sibuk menjilati sisa mayonaise di ujung bibirnya.

“Aku lebih tampan, Key…” celetuk Jonghyun. Kibum menoleh cepat, menatap Jonghyun dengan tatapan kau-merepotkanku-dan-mengejekku-kau-ingin-mati-hah?-.

“Mian,” Jonghyun mengangkat bahunya.

“Miinah-ya!” teriak Jonghyun, memanggil seorang yeoja belasan tahun yang sibuk dengan skripnya. “Oppa? Ada apa disini?” tanya gadis remaja itu. “Hyunrannie oeddisoyeo?” tanya Jonghyun.

Miinah menggeleng, “Eonni? Molla. Dia keluar dengan yeoppo-oppa tadi,”

“Yeoppo-oppa? Nuguya?” tanya Kibum.

“Kevin Woo. Kevin-oppa,”

“Apa yang mereka lakukan? Bukankah harusnya Hyunra-noona menemanimu? Astaga, mendua-kah?” celetuk Kibum, namun dengan cepat ia menutup mulutnya. Astaga. Ia kelepasan. “Oppa!” Tangan Miinah sudah mendarat empuk di punggung Kibum.

Kibum dan Miinah melirik Jonghyun pelan. Sepelan dan sehati-hati mungkin. Terlambat. Jonghyun mulai terprofokasi dengan imagine-nya. otaknya mulai menerawang sosok Hyunra yang tengah bermesraan dengan Kevin Woo. Namja yang bahkan lebih cantik dari Taemin.

“Ohmy God, Kibum-oppa… You already said something rude.” Bisik Miinah.

“I’m sorry. That’s my bad habbit.. now, what should we do?” Kibum meneguk liurnya pelan.

~~~~~~

“Dingin?” tanya Kevin. “Ah tidak. Aku hanya merasa angin musim gugur kali ini sungguh berlebihan.” Geleng Hyunra cepat. Kevin mengangguk setuju. Ia menatap kesegala arah. Daun-daun sudah mulai habis karena gugur.

“Ah, mian noona…”

Tangan Kevin menarik beberapa helai daun yang menempel di rambut coklat Hyunra. Merasa kaget, Hyunra sedikit menundukkan kepalanya refleks. “Ini daun. Kurasa daun-daun juga ingin ikut menghiasi rambut indahmu, noona.” Ujar Kevin. Semburat merona mulai menghiasi wajah Hyunra ketika melihat wajah Kevin menatapnya dengan senyuman yang indah.

“Neol Jinja! Kau pandai memuji orang, Kevin-ah!”

“Ani. Ini serius. Rambut noona terlihat sangat bagus. Aku penasaran berapa usia noona.” Tawa Kevin. “Ya! bukankah menanyakan usia pada anak perempuan itu tidak sopan?”

“Aku tidak tanya. Aku hanya bilang aku penasaran, kan?”

Hyunra tertawa.  Dimatanya, Kevin adalah namja yang pandai bermain kata-kata. Seperti Jonghyun. Ah, Jonghyun. Ia baru ingat kalau ia melupakan suaminya itu. Suami nya yang terkapar kelaparan dirumah karena tak ada makanan.

“Aku 87 lines. Kau seusia dengan Minho dan Kibum kan?” tawa Hyunra. “Jinja? Aigoo… kau lebih tua 4 tahun, noona. Kau benar-benar awet muda. Kau seperti Jang Nara!” Kevin membulatkan matanya.

Hyunra menepuk pundak Kevin pelan, “Maka dari itu. Kau masih terlalu muda untuk merayuku. Arrachi?”

Setelah itu, Kevin hanya mengangguk dengan wajahnya yang memerah. Ia tak pernah menyangka bahwa yeoja yang menarik perhatiannya ini, 4 tahun lebih tua dari usianya.

~~~~~~~~

“Dia hanya bodoh, oppa. Kibum-oppa memang bicara tanpa berfikir. Mana mungkin Hyunra-eonni mendua…”

Miinah kini sibuk menyemangati Jonghyun yang terduduk lemas di ruang ganti. Bagaimana dengan Kibum? Miinah melarangnya bicara. Karena itulah dia hanya duduk diujung sofa dan terdiam. Menatap Jonghyun dengan wajah bersalah.

“Tapi bagaimana kalau benar? Mereka sering saling menelfon, Miinah-ya. Hah, apa karisma ku kurang? Apa aku kurang sempurna menjadi seorang suami?” keluh Jonghyun panjang. Ia melempar tatapan memelas pada Kibum dan Miinah.

“Mollaso. Aku masih 15 tahun. Mana tahu tentang suami-istri?” balas Miinah pelan.

“Miinah-ya… aku selalu memperhatikannya. Bahkan kalau kami melakukan ‘itu’ aku tak pernah berbuat kasar padanya. Tapi kenapa dia malah berpaling pada namja cantik itu? Yang aku yakin tak akan bisa memuaskan Hyunra kalau mereka melakukan ‘itu’. Ah aniyo… Tuhan… aku mulai berfikir aneh-aneh,”

Miinah mengerutkan keningnya, “Kalian melakukan apa? Berbuat kasar apa? Oppa, apa yang kau lakukan pada eonni-ku?”

Jonghyun membuka mulutnya hendak menjawab, namun dengan cepat tangan Kibum sudah membuatnya menutup kembali. “Urusan pria, Miinah-ya. Tak ada hubungannya dengan kasus kali ini.” Jelas Kibum cepat sebelum Jonghyun mulai menerangkan sesuatu hal aneh pada dongsaeng-nya yang masih dibawah umur itu.

Jonghyun menatap Kibum tajam. Rasanya ingin sekali ia menyumpahi namja yang punya kata-kata pedas itu. Hanya karena 1 kalimat dari mulut Kibum, Jonghyun seperti merasa tersedot jiwanya. Ia bahkan mulai memikirkan sesuatu yang bisa saja membuat dirinya bunuh diri jikalau khayalannya benar.

“Gwenchana. Kita tunggu eonni diluar saja ok? Kufikir sandwichnya sudah menangis minta dimakan, oppa. Aku akan hubungi Kevin-oppa.”

~~~~~~~~

“Ahh, Kevin-ah gomawoyo. Aku merasa sangat penuh. Pada akhirnya kau juga yang traktir aku. Hehe,” tawa Hyunra bebas. Ia menutup pintu mobil Kevin dengan ceria. “Tidak apa-apa. Aku senang hari ini. Jadi kita impas, noona.” Balas Kevin.

“Ohiya. Shootingnya sudah selesai belum ya? ah, aku sampai lupa pada Miinah-ya!”

Kevin membuka handphone-nya yang sedari tadi begetar.

Kau mendapat 8 panggilan tak terjawab. Song Miin Ah.

“Noona… Miinah-ya menelfonku terus. Ada apa ya?” tanya Kevin. Hyunra refleks membuka handphone keduanya –yang ia gunakan khusus untuk keluarga-, “Astaga! Jonghyun menelfonku puluhan kali. Kibum dan Miinah juga!”

Keningnya bekerut. Ia menatap layar handphone-nya. 23 kali Jonghyun berusaha menelfonnya dan ia tak sadar. Bahkan ia lupa. ‘Astaga istri macam apa aku ini?’batinnya.

“Noona, tanganmu bergetar? Wae? Dingin sekali kah?” Kevin meraih kedua tangan Hyunra. Hyunra menarik tanganya cepat, “Ah ini tak apa-apa.”

Kevin menatap yeoja yang tengah sibuk dengan handphone-nya. Raut wajah yeoja itu tampak resah. Usahanya membuat wajah yeoja itu tampak cerah hari ini terasa sia-sia karena sebuah panggilan tidak terjawab. Aah, sebenarnya itu bukan sebuah. 23 kali. Hanya 23 kali panggilan. Hanya saja… itu dari suaminya.

“Pakai ini. Kurasa 1 scraf tak cukup untukmu,” Kevin mengalungkan syal merahnya dileher Hyunra. Sontak Hyunra tercekat. Namun ia tak bisa menolak karena harus di akui,  dia berdebar sekarang. Syal dengan bau namja selain bau Jonghyun dan dongsaengnya –anak anak SHINee- terasa menusuk hidungnya. Ini pertama kalinya mencium bau Kevin sedekat ini. Ia hampir tenggelam dalan senyuman namja itu kalau saja sebuah suara tidak menghampiri telinganya,

“Eonni?”

~~~~~~

Dugaan dan imagine-nya tepat. Mungkin memang tidak seratus 100 persen karena mereka hanya berdekatan. Tak sampai saling mencium. Tapi itu sudah membuat Jonghyun cukup sakit hati untuk kali ini. “Eonni?” Miinah memanggil Hyunra dengan ragu.

Mereka berdua, Kevin dan Istrinya menatap Jonghyun sekarang. Jonghyun hanya menatapnya bingung. Ia tidak suka. Ia cemburu. “Ah, Miinah-ya. Jonghyun-ah, Kibum-ah,” suara Hyunra nampak gugup.

“Apa yang kalian lakukan?”

Hyunra menatap Kevin sebentar, “Kami makan diluar. Hanya itu.”

Hanya? Jonghyun benar-benar tak tahu apa arti dari kata ‘hanya’ sekarang. Ia membuang pandangannya dan menaruh kotak sandwich itu di lengan Miinah, “Miinah-ya. Mereka milikmu sekarang. Kau makan ya?”

“Oppa…”

“Kibum, ayo kita pulang. Kurasa dia sudah makan,” Jonghyun berjalan cepat. Berusaha melewati Hyunra dan Kevin tanpa harus menatap wajah Hyunra. “Jjong!” Kibum berlari menyusulnya dari belakang.

“Jonghyun-ah!” kali ini Hyunra yang memanggilnya.

Persetan dengan kecemburuan Jonghyun. Ia enggan menoleh seinchi pun. “Jonghyun-ah sebentar!” teriak yeoja itu lagi ketika Kibum dan Jonghyun sudah mulai menapakkan kaki mereka didalam mobil.

“Jjong, ini berlebihan.” Ujar Kibum ragu.

“Nyalakan saja mobilnya dan kita pergi. Dia istriku bukan istrimu, kan?” ketus Jonghyun. Kibum hanya bisa meneguk liurnya sekali lagi. Ia takut. Ia takut akan Jonghyun yang seperti ini.

“KIM JONGHYUN!” teriak Hyunra ketika mobil BMW biru itu mulai melaju. Namun apa daya? Mobil itu tidak berniat untuk berhenti.

~~~~~~~~
NIGHT

~~~~~~~~

 

“Aku… pulaaang……..”

Suara itu terdengar serak dan aneh ditelinga Jonghyun. Dia tak mau bangun dari kasurnya, hanya saja ia mendegar suara benda jatuh yang mau tak mau membuatnya bangkit dari tidurnya.

“Astaga kau mabuk!”

Ia menatap Hyunra yang terkapar di depan pintu rumah mereka.

“Aniihhyoo.. aku tidaaak mabuk,”

Jonghyun mengangkat Hyunra dan menidurkannya di sofa, “Kau tau kan aku tidak suka bau alkohol? Kenapa kau minum? Apa tak cukupkah kau membuatku kecewa padamu hari ini?”

Hyunra menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Ia mabuk. Tapi tak semabuk yang Jonghyun kira. Ia hanya minum setengah gelas soju. Tak lebih.

“Kau tau kan aku hanya menyukaimu? Kenapa kau ragu padaku?” Hyunra menyumpahi dirinya sendiri yang mulai melantur. “Apa?” Jonghyun mendekatkan tubuhnya kearah Hyunra yang masih terkulai lemas.

“Kau tau kan aku hanya menyukaimu? Kenapa kau meragukanku Jonghyun? YA! Kim Jonghyun… kau tau kan seberapa besar aku menyukaimu? Aku tak akan menukarmu walaupun ada 1000 Kevin sebagai penggantimu,” ia mulai terisak.

Jonghyun mengusap dahinya. Entah apa perasaan yang berkecamuk dikepalanya. Ia marah. Namun ia menyesal karena meragukan istrinya. Ia tak pernah melihat Hyunra seperti ini sebelumnya.

“Aku hanya… tidak suka kau dengan namja lain,” Jonghyun mendesah hebat. Ia merasa jiwanya terkuras hari ini. “Wae?” tanya Hyunra disela-sela isaknya. “Kau istriku, Hyunra. Kau milikku. Kumohon mengertilah keegoisanku.” Jawab Jonghyun cepat.

Jonghyun menarik Hyunra, mencoba memeluknya. “Shirreo. Aku tidak mau kau peluk,” tangan lemasnya berusa mendorong tubuh Jonghyun menjauh darinya. Jonghyun meraih wajah basah Hyunra selembut mungkin. Selembut mungkin agar Hyunra merasakan penyesalannya.

“Aku menyesal. Aku menyesal membuat mu seperti ini,”

“Kau tau betapa merepotkanya dirimu, Jjong? Cemburuan, manja, seperti anak kecil…..”

Jonghyun menyela, “Aku tau. Aku minta maaf. Aku menyesal,”

“Tapi aku hanya menyukaimu. Aku suka mengurusmu yang merepotkan, aku suka memanjakanmu. Kumohon percaya padaku,”

Jonghyun menatap wajah basah Hyunra setiap sentinya. Baunya alkohol. Bau yang paling Jonghyun benci seumur hidupnya. Tapi entah kenapa alkoholpun menjadi terasa sangat wangi ketika bercampur dengan bau ‘istri’nya.

Jonghyun mendorong tengkuknya pelan. Berusaha meraih bibir itu entah untuk yang keberapa kalinya. Walau sudah tak terhitung yang keberapa kali, bagi Jjong, ciumannya dengan Hyunra akan tetap seindah first kiss.

“Aku percaya padamu.” Tukas Jonghyun melepaskan bibirnya.

“Aku berjanji,” Hyunra mengangguk.

Jonghyun menyunggingkan senyumnya, “Kalau kau berjanji, temani aku malam ini tanpa berhenti. Ok?”

~~~~~~~

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

19 thoughts on “(Loves Me, Noona Sequel) Mine”

  1. Yak,,ini pg-17..lol
    woohoo..Jjonggie,dasar otak yadong,saingannya eunhyuk*díinjek blingers*

    kevin emng cantik tpi kdang aura lelakinya keluar.Mnurutku gg add yg bisa ngalahin cantiknya magnae SHINee-tetem-*taem:Aku mw manly!!!*,,,tpi mkin ksini mnurutku wjah lelaki taem mulai muncul,,XDD.

    Ktawa waktu bgian key disuruh bungkam.Bukn muka brsalah yg kbayang,tpi muka mupeng..lol.
    Aigoo,,suamiku~

    Nyahahaha,,yg baca ff ini dijamin dah otaknya gg sesuci sblumnya*eunri dibogem author*.
    Trus berkarya ne?oh ya,pnggunaan hrus kpital lbih diprhatikan.
    Hwaiting ^.~

  2. Hayyah.. Jjong!! Apa maksud ‘temani aku malam ini tanpa berhenti’ hah?? Dasar mesuuumm..
    Eh, emang kevin lebih cantik dari taem yah? Bagiku taem no.1 lah.. Hahahaha..
    Good FF!

  3. Thorrr, aku mau marah deh sama Jonghyun….cemburuan bgt, padahal Istrinya mah mikirin Jjong udh makan apa belom. Thor, aku suka ff ini, bahasanya enak dibaca.
    Tp bener kata Eunri, penggunaan kapital mesti ati-ati lagi ya…trus ada beberapa typo tp aku lupa. Aku cm inget karisma (harusnya kharisma) sama kufikir (fikir itu harusnya pikir)

    Btw thor, ini blom tamat kan ya? Abisnya engga ada keterangan apapun, TBC atau FIN ?

  4. huaa ,,, jjong cemburu ….
    gara2 key sech ,,,, makanya jangan asal nyeplosss …. #dibotakin key
    tapi untung mereka jd akur lagi ,, wach senangnya !!!!
    NICE ………..:)

  5. entahlah aku ga ngerti knpa pas baca ff ini jd ktwa ktwi sndri, lucu aja gt thor pas ngebyangin scene yg miinah kibum dan jjong dikamar ganti itu! pmbcraannya itu loh! si jjong mngarah ke yadong, miinah ga ngerti, dan kibum yg nutupin mlutnya jjong serasa lucu bngt 😆

    yg bgian jjongkey di mobil jg prckapannya serasa lucu bngt, kupikir hbngan mreka bakal ga akur tp untung baik2 aja. ah dan yg trkhr apa itu…………..“Kalau kau berjanji, temani aku malam ini tanpa berhenti. Ok?” >>> omooo~ author km tlh meracuni pkiran anak bangsa ^^v

    oiya ini ffnya udah brkhr disini kah? soalnya diakhir ga ada ktrngan tbc atau fin. tapi overall, aku suka sm ff ini asli seru bngt kalo si jjong cembokor 😆

  6. Mereka berdua, Kevin dan Istrinya menatap Jonghyun sekarang.

    sebaiknya ‘istrinya’ itu ganti dgn ‘hyunra’ aja.. soalnya.. klo pke istrinya itu jd lbh merujuk ke istri dr kevin.. bukan jjong.

    key.. pertama narsis ya.. tp pas keceplosan kasian jg mojok d ujung sofa.. hahahaha

    menelepon.. bukan menelfon..

  7. Kaget sumpah, kirain ga ‘dewasa’ banget kayak gini O.O

    Pengen komen apa lupa, bacanya tadi pagi sih, hehe. Cuma…. ya aku setuju sih sama yg di atas, perhatikan typo sama bahasa yg baku.

    Oya, sekadar saran sih, kayaknya mending kalo dua orang ngomong jangan ditaruh di satu baris deh. Kadang aku bingung siapa ngomong apa sampe baca paragraf selanjutnya.

    Ceritanya menarik. Keep writing ^^

  8. Ah,, ffnya daebakk 🙂
    dan untung gk ada NC-nya #author 15 thun kan? Kalo iya berarti sama. Masih dibawah umur 😀
    gk tau kenapa kok jadi senyum-senyum ya bacanya, lucu gitu,,
    keep writing ya chingu 😀

  9. Ada sequelnya…
    Jd ini cerifa after story yaa
    Jjong’a cemburu sama kevin
    Suka deh yg dipake cast itu shinee sama u-kiss

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s