Our Stories

Title : Our Stories

Author : raynafishy

Main Cast : You, Choi Minho, Onew / Lee Jinki, Key / Kim Kibum, Lee Taemin, Kim Jonghyun.

Length: Oneshot(?)

Genre: Romance

Rating: General

AN :  Mian ya kalo ga ngerti atau ga jelas. Soalnya masih amatir .___. /tapi semoga suka ya:D, makasih yang mau baca dan comment^^/

Choi Minho

..

Aku sedang bosan dan terjebak dalam istana usang ini, makanya aku menulis ini.

Mian soal yang waktu itu, aku tidak menyangka eomma-ku akan berkata hal-hal yang tidak pantas untuk dikatakan padamu. Aku juga membenci kata-kata kasar yang eomma katakan padamu.

Ini semua salahku. Salahku telah jatuh cinta padamu, dan salahku telah membuatmu jatuh cinta padaku juga. Tadinya aku pikir akan lebih baik jika aku memperkenalkanmu pada eomma-ku, karena mungkin eomma akan senang jika anaknya telah mendapatkan seorang calon istri. Tapi ternyata aku telah melakukan kesalahan besar.

Ah matda, aku sudah membalas tamparan yang eomma-ku lakukan padamu.

Aku lega mendengar kamu telah menikah dengan namja lain yang lebih cocok daripada aku. Pastinya aku lebih lega lagi ketika mengetahui bahwa calon mertuamu itu menerimamu apa adanya, tidak seperti eomma-ku.

Oh ya, waktu itu aku telah menerima undangan pernikahanmu. Tapi ketika aku baru saja membuka sampul undangan itu, eomma langsung merebutnya dariku kemudian merobeknya dengan cepat ketika tahu disana tertera nama ‘Lee Jinki’ yang disandingkan dengan namamu. Haha, hebat juga. Kamu telah menikahi seorang pangeran yang berasal dari kerajaan terpandang.

Aku sebenarnya telah dijodohkan dengan seorang putri cantik. Aku benci dia. Dia itu angkuh, makanya aku membencinya. Eomma pernah membicarakanmu didepan keluarga putri angkuh itu, dan si putri angkuh itu meremehkanmu. Ia mencela dan terus menjelekkan dirimu. Tapi aku tidak hanya diam dan membiarkan si putri angkuh itu mencelamu. Aku mengusirnya dengan menarik rambut-rambut si putri angkuh itu keluar dari istana. Aku juga meludahinya.

Dan sekarang disinilah aku. Didalam istana kecil busukku yang orang lain sebut penjara istana. Aku dipindakan ke dalam ruangan ini setelah berulang kali aku melawan orantuaku dan mencoba untuk bunuh diri dengan cara yang berbeda-beda, tapi tetap saja aku tidak mati. Aku pikir orangtuaku itu bodoh, padahal sebentar lagi mungkin aku akan membusuk disini. Jadi untuk apa mereka mengurungku didalam ruangan ini?

Mati konyol didalam ruangan ini, atau melarikan diri dari istana busuk ini lalu menemuimu agar aku dapat melihat senyum bahagiamu yang dulu selalu kamu berikan padaku itu lagi?. Tapi mungkin sekarang senyum bahagiamu itu telah dimiliki oleh orang lain. Aku tidak mau melihat hal-hal bahagia yang dulu sering kita lakukan itu kamu lakukan pada suamimu. Melihatmu telah bahagia bersama orang lain. Itu pasti akan sangat menyakitkan untukku.

Atau mungkin lebih baik aku yang mengakhiri ini semua sekarang? Pulpen yang aku genggam ini cukup tajam.

Lee Jinki

..

Aku rindu padamu. Dan yeoja itu bukan apa-apa bagiku. Dia hanya seorang yeoja yang aku kasihani. Aku pikir dengan menikahi yeoja itu, aku akan melupakanmu. Tapi ternyata aku salah. Aku benar-benar telah menyesal atas keputusanku itu. Kenapa aku tidak menikahimu saja waktu itu? Kenapa harus yeoja itu?

Ternyata eomma-ku sepenuhnya percaya padaku ketika aku bilang bahwa yeoja yang sekarang menjadi istriku itu adalah seorang putri yang berasal dari keluarga terpandang. Waktu itu aku memakaikan pakaian pada yeoja itu dengan gaun-gaun indah yang aku beli untukmu.

Kalau saja waktu itu aku tahu bahwa eomma-ku akan percaya pada kebohonganku mengenai asal muasal istriku sekarang itu, mungkin aku akan menggunakan kebohonganku itu padamu. Mungkin aku akan mengatakan pada eomma bahwa kamu berasal dari keluarga yang terpandang, lalu memakaikanmu gaun-gaun pemberianku yang waktu itu kamu tolak.

Aku menyesal tidak melakukan itu semua padamu.

Kenapa waktu itu aku harus mendengarkan cerita Choi Minho? Dia adalah temanku. Pangeran mempesona yang mencintai seorang yeoja yang berasal dari kalangan rendah, tapi hubungan mereka tidak direstui oleh orangtua si pangeran. Kamu merasa familiar dengan ceritanya bukan? Bukankah itu mirip dengan cerita kita? Hanya saja aku tidak pernah seberani Choi Minho yang mengenalkan yeoja pilihannya pada orangtuanya.

Aku takut hidupku akan berakhir di penjara istana, sama seperti Choi Minho.

Bodohnya aku waktu itu memutuskan hubungan kita karena aku takut orangtuaku akan menyakitimu bila mereka tahu mengenai dirimu. Bodohnya aku tidak menggunakan kebohonganku itu padamu. Kenapa aku harus memiliki ide mengenai kebohongan itu ketika yeoja itu –istriku- hadir? Kenapa ide itu tidak muncul ketika kamu masih ada disisiku?

Aku berani bersumpah bahwa aku sama sekali tidak mencintai istriku, yang berarti aku telah berbohong ketika aku mengatakan sumpah serapah pada upacara pernikahanku waktu itu. Kalau saja waktu itu aku menikahimu, aku pasti tidak akan berbohong pada sumpah yang aku ucapkan di upacara pernikahanku. Dan mungkin yang sekarang sedang terlelap di sampingku ini adalah dirimu, bukan yeoja yang asalnya pun entah darimana. Istriku ini jarang berbicara, tidak sepertimu yang selalu berceloteh setiap kita bertemu. Tapi sekarang semua kebahagiaanku denganmu itu hanya sebuah memori kecil yang ada dalam ingatanku.

Cerita Choi Minho–temanku itu memang agak berbeda dari cerita kita. Aku itu seorang pengecut. Aku tidak berani melawan kedua orangtuaku untuk membelamu didepan mereka. Aku tidak berani mempertahankan hubungan kita. Aku egois. Aku cukup egois dengan lebih mengutamakan rasa takutku dibandingkan dengan rasa sakitmu. Aku tahu waktu itu kamu menangis ketika aku memutuskan hubungan kita.

Aku berharap dimanapun kamu berada, kamu akan hidup bahagia. Dan sekali lagi, aku benar-benar tidak mencintai istriku. Tapi jika kelak aku mencintai istriku secara perlahan, aku harap kamu mau mengerti keadaanku itu. Tapi jika istriku ternyata mencintaiku, aku harap kamu pun akan mengerti mengenai itu. Istriku bilang bahwa dia masih mencintai orang lain yang entah siapa itu, karena dia tidak mau menyebutkannya. Aku juga telah memberitahunya mengenai perasaanku yang sebenarnya pada istriku sebelum kami menikah. Dan ia tidak keberatan sama sekali dengan perasaanku dan pernikahan ini.

Tapi sebenarnya yang aku takutkan adalah perasaanmu mengenai pernikahanku. Aku harap kamu tidak keberatan pada pernikahan yang sudah terlanjur aku lakukan.

Kim Jonghyun

..

Kalau aku meminta maaf padamu, kamu mau kan memaafkanku?

Atas semua yang telah berlalu. Atas perlakuanku padamu. Atas segalanya. Bahkan atas hubungan ini. Mian, karena aku tidak menyukaimu sama sekali. Mian, aku telah bersandiwara didepanmu. Dan mengenai segala kesenangan yang telah kita lalui, sebenarnya aku tidak benar-benar senang melakukannya. Aku telah menyukai orang lain sejak sebelum kita bertemu. Sejak sebelum kita memulai hubungan ini.

Tapi aku tidak pernah mengungkapkan perasaan sukaku itu padanya, karena dia berasal dari keluarga yang lebih terhormat dibandingkan aku. Dan aku adalah tangan kanannya, atau dapat dibilang bahwa aku adalah asisten pribadinya. Jadi dapat dikatakan bahwa aku adalah seorang asisten pribadi yang menyukai majikannya sendiri. Aku juga tidak mengerti, kenapa aku harus menyukainya? Apa karena aku telah dibesarkan dan besar bersama anak majikanku itu? Apa karena seumur hidupku aku lebih sering merasa senang dan bersenang-senang bersama orang yang aku sukai itu ketimbang merasa senang ketika bersamamu?

Aku pikir begitu.

Dan sebenarnya segala hadiah yang aku beri padamu itu seharusnya aku berikan padanya. Pada orang pilihanku. Pada orang yang selalu ada di pikiranku, bukan padamu. Tapi bukannya aku sekejam yang kamu kira. Sebenarnya aku tidak ingin menyakitimu. Aku hanya ingin kamu tahu mengenai perasaanku yang sebenarnya padamu, itu saja. Dan tolong jangan salah paham. Jangan mengira bahwa aku memanfaatkanmu. Tapi jika kamu mengira bahwa kamu adalah sebuah pelarian… kamu benar.

Kamu adalah sebuah pelarian dari orang yang aku sukai itu, dari orang yang tidak akan pernah mungkin aku dapatkan. Dan bila aku mendapatkan dirinya pun mungkin itu adalah suatu keajaiban. Aku dan dia itu sangat berbeda. Jadi tenang saja, sampai saat ini aku masih milikmu. Tapi jika suatu saat mungkin aku melarikan diri darimu karena sudah tidak tahan lagi menahan sandiwaraku ini, aku harap kamu dapat memahamiku dan mendapatkan namja yang lebih baik dariku. Yang tentunya mencintaimu dengan tulus.

Aku masih bingung. Apakah aku harus memberikan tulisan-tulisan yang menyakitkan ini padamu atau tidak? Atau aku harus melarikan diri dari rumah kita ini? Sebenarnya aku sangat ingin melarikan diri dari seluruh sandiwara ini. Kabur dari seluruh perlakuan mesra palsu yang aku berikan padamu.

Aku menangis ketika kita menikah. Ingat itu bukan? Aku yakin kamu pasti mengingatnya, karena waktu itu kamu yang menyeka air mataku. Begitupun sebaliknya, ketika kamu terharu bahagia, aku yang menyeka air matamu. Tapi tangisanku berbeda denganmu. Aku menangis karena aku tidak pernah membayangkan bahwa hidupku akan berakhir bersamamu. Bersama orang yang tidak aku cintai sama sekali. Tapi jujur saja bahwa kamu itu lumayan menarik. Kamu selalu dapat membuatku tertawa

Apa Tuhan sedang mepermainkan persaanku atau  sedang mempermainkan takdirku?

Setiap hari aku selalu membayangkan bagaimana caranya aku dapat hidup bahagia bersamamu. Tapi aku pikir hidup bahagia denganmu tanpa memikirkan orang lain yang aku cintai itu sangat sulit. Ini sangat menyiksa, mengingat kamu adalah pendamping hidupku tapi tidak aku cintai. Aku menyukai orang lain selain istriku sendiri. Apakah berarti aku ini mengkhianatimu? Tapi aku tidak sepenuhnya bersalah.

Dulu, jauh sebelum kita menikah, aku selalu memberimu petunjuk-petunjuk. Aku selalu berusaha memberitahumu bahwa aku tidak menyukaimu melalui penolakan yang aku berikan. Tapi kamu tidak pernah menyadari penolakanku… Dan sekarang kamu telah mengetahuinya bukan? Kamu telah mengetahui inti dari sandiwara yang selama ini aku lakukan padamu. Aku berbohong padamu, aku tidak senang ketika bersamamu, dan aku menyukai orang lain.

Key / Kim Kibum

..

Aku pikir kamu itu mencintaiku. Aku pikir kamu itu ada di pihakku. Tapi ternyata aku salah. Kamu tidak menyukaiku. Sebenarnya aku kurang apa lagi padamu? Aku telah merawatmu, dan bahkan memberikanmu segalanya meski kamu menolak hal-hal yang aku berikan padamu itu. Aku selalu mendengarkan ceritamu, aku selalu mendengarkan keluhanmu, dan aku yang selalu memahami rasa sakitmu pada mantan namja-chingumu itu.

Aku selalu ada untukmu, aku selalu ada ketika kamu menangis, ataupun ketika kamu mulai cerewet dan menceritakan hal-hal konyol pada kami. Padaku dan Jonghyun. Aku tidak percaya dan menyangka bahwa kamu akan menyukai asisten pribadiku itu. Kenapa kamu harus menyukai dia? Kenapa kamu harus menyukai sahabatku itu? Kamu tahu betapa syoknya aku ketika tahu bahwa kalian telah menikah?

Aku tidak tahu bahwa Kim Jonghyun –asisten pribadiku- itu dapat membuat kamu lupa pada seorang pangeran yang sangat kaya raya dan terpandang bernama Lee Jinki. Jika kamu berakhir dengan menikahi seseorang yang lebih terhormat dariku, mungkin aku akan memakluminya. Tapi kamu telah menikahi seseorang yang berasal dari golongan rakyat sederhana.

Ketika kamu mengatakan bahwa kamu ingin melupakan Lee Jinki dan telah jatuh cinta pada orang lain, aku pikir orang itu adalah aku. Aku pikir kamu tipe yeoja yang menyukai materi, apalagi mengingat Lee Jinki adalah seorang pangeran yang kaya raya dan dikenal baik hati. Jadi waktu itu aku terus memberimu barang-barang mahal dan cantik. Tapi ternyata kamu menolak barang-barang itu. Kamu bukan seseorang yang menyukai Lee Jinki hanya karena hartanya.

Kamu menyukai Kim Jonghyun, asisten pribadiku sekaligus sahabatku itu apa adanya.

Aku pun berusaha untuk lebih dekat dengan Jonghyun karena ingin mengetahui apa yang sebenarnya membuatmu menyukai Jonghyun. Dan sepertinya Jonghyun pun merasakan bahwa aku jadi lebih dekat dengannya. Kalau Kim Jonghyun itu yeoja, aku mungkin akan menyukainya dan menikahinya. Karena Jonghyun telah memperlakukan aku dengan baik, dan ia juga telah membuat aku nyaman berada di dekatnya. Tapi aku kan hanya seorang pangeran normal yang menyukai seorang yeoja yang aku temui secara tidak sengaja.

Dan yeoja itu adalah kamu.

Ketika kamu mengatakan kamu ingin menikah dan memulai hidup baru yang tidak akan menyakitimu, aku langsung menyusun rencana. Aku terus berpikir bagaimana caranya aku dapat menikahimu tanpa ada perselisihan atau pertidaksetujuan dari keluargaku. Tadinya aku berencana untuk membawamu pergi ke negara asing dan membangun istana baru disana. Istana yang tadinya hanya akan kita tinggali. Karena aku tahu jika aku memperkenalkanmu pada orangtuaku, kamu pasti akan mendapatkan penolakkan mentah-mentah dari kedua orangtuaku.

Kamu selalu berdo’a pada Tuhan untuk mendapatkan kehidupan bersama orang yang kamu cintai bukan? Aku pikir sekarang kamu telah hidup bersama orang yang kamu cintai.

Kamu telah hidup bersama Kim Jonghyun.

Dan berjanjilah bahwa kamu tidak akan hidup dengan diliputi rasa sakit lagi.

Bila suatu saat kamu membutuhkanku dan ingin terlepas dari kehidupan yang sedang kamu jalani sekarang. Aku akan selalu siap untuk menerimamu. Bahkan jika perlu, aku akan menceraikan istriku yang tolol ini.

Lee Taemin

..

Akhir-akhir ini selalu turun hujan. Aku harap kamu tidak kehujanan. Haha, tolol. Kamu pasti tidak akan kehujanan bukan? Karena kamu sekarang telah tinggal didalam istana megah bersama pangeran itu. Tapi aku tahu kamu tersiksa. Aku melihatnya dari sorot matamu itu. Kamu tidak mencintai namja itu. Kamu hanya terpaksa menuruti tuntutan keluargamu bukan? Kamu tidak benar-benar mencintai pangeran itu kan? Aku harap jawabanmu sama seperti yang selalu aku harapkan. Semoga kamu memang terpaksa menikahi dia. Semoga kamu tidak benar-benar mencintai namja itu.

Aku selalu takut akan hal ini. Tapi aku tahu bahwa suatu saat ini akan terjadi. Aku tahu kamu pasti akan berakhir dengan seorang pangeran pilihan orangtuamu. Tapi aku tidak menyangka bahwa pernikahanmu itu akan dilangsungkan begitu cepat. Mungkin orangtuamu telah mencium adanya hubungan yang lebih dari sekedar seorang penjaga istana dengan seorang putri yang terhormat diantara kita, makanya mereka cepat-cepat menikahkanmu.

Aku tahu ini adalah resiko yang harus aku ambil ketika aku memutuskan untuk menyukaimu. Aku telah menyadari suatu saat ini akan terjadi ketika untuk pertama kalinya kamu dipaksa untuk menikahi seseorang yang asing bagimu. Dan pada saat orangtuamu memberitahumu mengenai perjodohan ini, sikapmu langsung berubah. Mungkin perubahan sikapmu waktu itu adalah tanda penolakkan perjodohanmu dengan pangeran yang orangtuamu pilihkan.

Tapi kamu selalu memperlakukan aku dengan sikap baikmu.

Kamu menjadi angkuh karena ingin membuat orangtuamu terlihat buruk bukan? Aku tahu bahwa orangtuamu itu terlahir dari kerajaan yang dikenal memiliki sikap yang baik. Dan kamu ingin menghancurkan imej baik itu bukan? Aku yakin, sikap burukmu itu adalah penolakkan atas perjodohanmu. Dan aku salut padamu yang berhasil kabur dari perjodohan pertamamu itu. Perjodohan dengan seorang pangeran bernama Choi Minho.

Kamu tahu persaanku ketika mendengar berita perjodohanmu itu? Aku sangat sakit. Apalagi saat itu aku jadi semakin menyadari bahwa aku ini bukan siapa-siapa dibandingkan dengan pangeran Choi Minho yang dikenal sangat mempesona itu, tapi untungnya kamu berhasil menggagalkan perjodohan itu. Kudengar kamu mencela seseorang yang Choi Minho itu sukai ya? Haha dasar! kamu juga di tarik paksa keluar dari istana, lalu diludahi pangeran Minho kan?

Aku tahu kamu selalu berusaha mendapatkan apapun yang kamu mau.

Tapi kenapa kamu selalu menginginkan sesuatu yang mustahil? Contohnya, dengan menginginkan pengakuan dari orangtuamu mengenai hubunganku denganmu. Bukankah itu sama saja mengharapkan suatu hal yang sia-sia?

Ketika pertama kali aku mendengar berita mengenai dirimu yang mencela seseorang, aku tidak percaya. Tapi ketika kamu mengatakannya langsung padaku, aku langsung percaya. Apalagi ditambah kamu yang menceritakannya sambil memperagakan caramu mencela seseorang, aku sangat amat percaya bahwa kamu memang dapat mencela orang. Kamu terlihat sangat berbeda. Raut wajahmu ketika menjadi angkuh itu sangat menyebalkan. Dan wajah menyebalkan serta sikap burukmu itu hanya kamu tunjukkan pada orang lain, selain aku.

Lalu bagaimana hidupmu sekarang? Apa kamu baik-baik saja? Apa kamu bahagia bersama pangeran Kibum? Kudengar sekarang suamimu itu tidak kamu perlakukan dengan baik. Ini tanda penolakkanmu lagi bukan? Kamu akan kembali padaku bukan? Tolong jawab aku. Aku mohon tolong jawab aku.

Aku telah melihatmu yang tersenyum bahagia palsu ketika kamu mengucapkan janji pada upacara pernikahan. Dan untuk pertama kalinya air mataku jatuh dengan persaan yang sangat menyakitkan. Itu terjadi ketika kamu mencium pasangan pada pernikahanmu itu. Tapi bukannya semua orang seharusnya bahagia ketika sebuah pernikahan dilaksanakan? Lalu mengapa aku harus menangis? Bukankah itu sebuah hari bahagia? Tapi aku tidak menyukai hari bahagiamu.

Apa kamu dapat membaca tulisanku ini? karena tinta-tinta yang menempel pada kertas ini semakin pudar oleh air mataku yang terus membasahi kertas ini. Dan tulisanku juga semakin tidak karuan.

Aku harap bagian yang ini tidak akan pudar oleh air mataku dan dapat kamu baca.

Saranghaeyo.

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

22 thoughts on “Our Stories”

  1. Aku mengusirnya dengan menarik rambut-rambut si putri angkuh itu >>> menarik-narik rambut si putri

    aku selalu memberimu petunjuk-petunjuk. >>> mungkn lbh pas kalau ‘beberapa petunjuk’

    oh… klo kesimpulanku.. hmhm…

    yeoja yg suka n disukai minho itu jd pcr jinki tp pas di jinki gak jd nikah.. trus akhirnya sm jjong.
    trus yg yeoja yg diludahin minho n akhirnya jd istri key itu yg disukai oleh taemin…

    ya kan?

    jd ad 3 yeoja.. 1nya lg itu yg istri jinki.. nah istri jinki itu saling suka sm jjong…

    ya kan?

    hahaha

    nice ff..

    1. ya ampun;;~~;; aku gatau kalo ini dipublish
      wah makasih koreksinya:D
      tunggu.___. author juga jadi bingung sendiri hehe
      makasih ya komentarnya:D

  2. Waah, nyambung2 gitu ya. Keren 😀

    Umm, apa lagi ya? Haha, lagi males mikir -__- Setuju aja deh sama komen pertama

    Nice, keep writing

  3. hwaa agk ribet, tp aku ngerti,
    yeojanya minho jd istri nya jinki,
    yeojanya jinki jd istrinya jonghyun,
    jonghyun suka ma key(?)
    key suka ma istrinya jonghyun,
    yeoja nya taemin jd istrinya key
    daebakk smuanya tokohnya nyambung,
    syg kisahnya ga ada yg brkhir bhgia

  4. Tunggu sebentar.

    Yeoja yang disukain Minho itu, udah nikah sama Jinki tapi mereka nggak bahagia. Yeoja yang disukain Jinki itu menikah sama Jonghyun, tapi Key juga suka sama yeoja itu.

    Yeoja yang mau dijodohin sama Minho itu yeoja yang disukain Taemin, tapi sekarang jadi istrinya Key.

    Terus? Jonghyun? Suka sama Key?? O.O”a omona, jinjja?

    Meskipun agak ribet, tapi ceritanya bagus kok~ Nice FF!

  5. Omo omo kusut.
    Jdi yeoja yg disukai Minho jdi istrinya jinki.
    Yeoja yg disukain jinki jdi istrinya jjong.
    Namja(?) yg disukai jjong tuh…k..key 0.o?*ko jdi brasa mlenceng sndiri ya?*
    Yeoja yg disukai Key jdi istrinya jinki.
    Yeoja yg disukai taem jdi istrinya key.
    Bner ga?bner dung?bner deh,hehe*bltak*

    Good story ^.^
    keep writing.

  6. DAEBAK!! AUTHOR DAEBAK!!

    Aduhh.. tadi udh ngerti. sekarang kok blank lagi ya? ya pokoknya rumit deh.. benerkan author keke?

    Huawaa!! kenapa cuma oneshoot. padahal kl dibuat sequel pasti seru. Buat sequelnya dong!! Aku penasaran ama hub jong-key. Ya ampun istrinya jjong gk tau ya kl suaminya kelainan? Eh tp benerkan jjong sukanya ama key?

    kebanyakan nanya nih. yaudah komenku segitu aja. typo? aku lagi malas nyari keke #ketahuan deh! -,-”

    semoga author bisa bikin sequelnya ya… sumpah jalan ceritanya rumit-menarik (?). dah author!!

    1. author juga lupa lagi sama konfliknya ya ampun.___.v
      iya jonghyun suka sama key:3 muehehe
      sequel._____. author bingung
      ok, makasih ya udah komentar:D

  7. kesimpulan aku:
    1. cewe yang disukain ama minho jadinya ama onyu, terus yang tadinya mau dijodohin ama minho itu jadinya ama key
    2. cewe yang disukain ama onyu n key itu jadinya ama jjong
    3. cewe yang disukain ama taemin n yang tadinya dijodohin ama minho itu jadinya ama key
    4. orang yang disukain ama jjong itu suamiku key??!!*nah loh?*.
    kyaaaaa… keren banget. heehe. aku baru ngerti setelah bacanya berkalikali. hehehe. daebak deh pokonya!!!!

    1. aduh aduh makasih ya sama semua yg udah nyimpulin tapi beneran deh author lupa lagi jalan ceritanya gimana;;u;;
      author juga ngeditnya itu berkali kali.__. hehe
      makasih ya udah baca dan komen:D

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s