He’s Back

He’s back

 

Author : Han Jinry

Title : He’s Back

Main cast : Lee Jinki, Lee Taemin

Support cast : Kim Kibum, Kim Jonghyun, Choi Minho

Genre : Horor

Rating : PG-13

Length : Oneshoot

**

Terpaan angin malam menyibakkan beberapa helai rambut yang menghalangi wajah Taemin.

‘Hawa ini..’ Taemin berbicara pada dirinya sendiri.

Ia lemparkan mata sipitnya kesegala penjuru. Mencari sesuatu yang mengganjal pikirannya dari tadi.

Taemin melangkahkan kakinya dengan mata yang terus mengawasi. Ada hal aneh yang ia rasakan.

Seperti ada yang mengawasinya!

Angin yang berhembus semakin kencang. Bahkan membuat bulu kuduk Taemin meremang. Mata sipitnya tak berani menatap tajam setiap sudut lagi. Kali ini ia memilih menundukkan kepalanya dan segera berjalan meninggalkan jalanan kosong itu.

**

Brakk!

Taemin membuka pintu kamarnya dengan satu hentakan. Membuat namja yang tengah membaca komik diatas kasurnya terlonjak kaget. Bahkan komik yang ia baca terjatuh.

“Ya, bisakah kau tak mengagetkanku?!” Kibum, namja yang terkejut dengan kedatangan Taemin menyambutnya dengan tatapan membunuh.

Taemin hanya menatapnya sekilas. Tak ia hiraukan kibum. Ia berjalan menuju Jonghyun yang tengah duduk di sofa kamarnya dan menjatuhkan tubuhnya disamping kembaran Kibum itu.

“Ya, sepupu kurang ajar! Kau itu lebih muda dariku! Haish!” Kibum bangkit dari tempat tidur Taemin dan mendekat kearah Jonghyun dan Taemin.

Jonghyun menatap Taemin yang baru saja duduk disampingnya sekilas. Sebelum pandangannya itu berpindah pada saudara kembarnya.

“Kau bisa diam sedikit Kibum? Kau tak lihat Taemin seperti itu? Taemin-ah, kau merasakan sesuatu yang aneh lagi?”

Kibum menghentikan tubuhnya yang baru akan mengambil ancang-ancang untuk mencekik Taemin. Ia menatap sepupunya itu lebih dalam, dan akhirnya sadar memang ada yang aneh pada sepupunya itu.

Nafas Taemin memburu tak beraturan. Seperti habis lari jarak jauh. Keringat juga membasahi tubuhnya. Tatapannya menyiratkan ketakutan. Membuat Kibum kembali teringat dengan cerita Taemin.

Hal-hal aneh telah mengganggu hidup Taemin akhir-akhir ini. Ia selalu mengalami mimpi buruk setiap malam. Dimana pun seperti ada yang mengawasi. Sering mendengar bisikkan pelan. Bahkan bulu kuduknya terlalu sering berdiri akhir-akhir ini.

Melihat keadaan sepupunya sekarang, Kibum menyimbulkan bahwa : Taemin memiliki kemampuan untuk masuk dimensi lain!

“Aku.. Aku merasakannya lagi. Bisikkan itu.. Mata itu.. Apa yang terjadi? Arrgghh!” Taemin tak bisa menahan dirinya untuk meremas rambutnya frustasi.

Kibum menatap Jonghyun yang dibalas tatapan balik kembarannya itu. Mereka seolah bertelepati untuk membiarkan Taemin tenang dulu. Sebelum menanyakan pertanyaan yang sudah menghiasi kepala mereka dari tadi.

**

Taemin menatap bangunan tua didepannya. Entah atau gila ia bisa ada disini. Semuanya karena ide gila dari orang yang bahkan tak mau keluar dari mobil sejak tiba tadi.

“Ya, kibum-ah keluar cepat! Kau yang mengajak kami kesini!” Jonghyun mencoba mengetuk sekali lagi kaca mobil yang didalamnya masih ada Kibum. Tapi namja itu tetap menggeleng bahkan mengunci semua pintu mobil. Membuat Jonghyun tak bisa membuka mobil itu untuk menarik paksa Kibum.

“Huh, dasar anak itu. Taemin-ah, bagaimana kalau kita pulang saja? Kan sudah kubilang, pergi ke gedung keramat ini tak ada gunanya. Hey! Taemin-ah, kenapa kau tak mendengarkanku? Taemin-ah!”

Taemin tak menghiraukan ucapan Jonghyun. Ia memilih meninggalkan Jonghyun dan masuk kedalam gedung tua. Usul gila yang diucapkan Kibum.

Hanya satu alasan Kibum, mengunjungi gedung tua sama saja latihan untuk menghadapi makhluk-makhluk halus.

Gila memang. Tapi entah kenapa Taemin mengikuti saran Kibum. Hatinya merasa kalau memang makhluk-makhluk itu yang mengganggunya selama ini. Taemin hanya ingin menguji, apa di dalam gedung keramat ia bisa melihat makhluk-makhluk itu atau tidak.

Ada perasaan takut dihatinya. Sangat. Jantungnya terus berpacu cepat. Tapi rasa penasarannya mengalahkan itu semua. Membuat kaki Taemin akhirnya memasuki gedung itu.

Kreeett..

Taemin membuka perlahan pintu yang sudah berkarat itu. Cukup berat membukanya

hingga pintu itu terbuka.

Taemin melangkah masuk. Baru masuk saja sudah membuat bulu kuduknya berdiri.

Taemin melemparkan pandangannya keseluruh penjuru ruangan. Kotor, berdebu, tak berbentuk. Itu yang dapat Taemin lihat didalam gedung ini. Membuat bulu kuduknya semakin berdiri mengingat tempat ini adalah favorit makhluk-makhluk itu.

Taemin memberanikan kakinya untuk melangkah lagi. Tapi terhenti saat hawa panas mengusiknya. Padahal suhu diluar sangat dingin. Taemin ragu untuk melanjutkan langkahnya.

Wuuusssshhhh

Angin dingin yang sekarang menusuk tubuhnya. Perubahan suhu drastis itu membuat tubuh Taemin menegang. Tiba-tiba ia merasakan sesuatu di pundaknya. Membuat Taemin terkejut bahkan langsung mengambil langkah lebar meninggalkan gedung tua itu.

“Kenapa anak itu pergi lagi sih? Taemin-ah, kenapa kau meninggalkanku lagi? Haish, baru ditepuk bahunya sudah kabur. Dasar anak itu.” Jonghyun, si penepuk pundak Taemin hanya menatap sepupunya itu dari jauh. Sebelum akhirnya ingat akan hawa yang tidak enak disekitarnya.

Jonghyun melempar pandangannya. Memperhatikan isi gedung itu. Tapi ketika bulu kuduknya meremang dan angin dingin menusuk tubuhnya membuat namja itu segera mengangkat kakinya dari situ. Menyusul Taemin yang lebih dulu keluar.

**

Taemin masih memikirkan kejadian yang ia alami semalam. Hal gila yang pernah ia lakukan selama hidupnya. Mengikuti usulan Kibum.

“Kau melamun, Tuan muda Taemin?” suara itu membuyarkan lamunan Taemin. Membuat namja itu menatap namja yang memanggilnya tuan muda. Namja tinggi yang berdiri disampingnya sekarang.

“Oh, kau. Minho, sudah berapa kali kubilang untuk tak memanggilku dengan sebutan tuan muda sih?”

Minho, namja itu hanya menanggapi ucapan Taemin dengan senyum simpul sebelum mulutnya berbicara.

“Kau majikan, aku pelayanmu tuan.”

“Haish, aku tak gila hormat. So, don’t call me it again. I don’t like that. Arasso?”

Minho menjawab ucapan Taemin seraya menundukkan badannya sedikit.

“Ada yang mengganggu pikiranmu sehingga kau bengong seperti itu?” tanya Minho saat tuannya itu kembali melamun.

“Ah, itu. Kau tau yang selama ini menggangguku kan Minho?”

Minho menganggukkan kepalanya sebelum wajahnya berubah seperti ia baru mengingat sesuatu.

“Taemin-ah, mungkin ini bisa membantumu.”

Ucapan Minho membuat perhatian Taemin tertarik. Ia menarik namja jangkung itu agar duduk dihadapannya. Bahkan menyuruhnya untuk segera mengatakan hal apa yang dapat membantu Taemin.

“Sebenarnya ini rahasia besar. Aku takut kalau membocorkannya..”

“Sudahlah! Aku berjanji akan menanggung resiko. Dan jika kau disalahkan aku akan membelamu. Jadi sekarang katakan saja.”

Minho tampak berpikir sejenak sebelum akhirnya mulutnya terbuka lagi.

“Baiklah. Begini, aku kasih kau petunjuk saja. Kau dulu sama seperti Kibum dan Jonghyun. Aku takut mengambil resiko. Kalau kau ingin tau lebih lanjut cepat pergi ke loteng. Kau bisa menemukan jawaban lengkap disitu. Maaf tak bisa memberitahumu langsung. Tapi..”

“Terima kasih. Itu sudah sangat membantu. Kau boleh kerja lagi. Aku akan ke loteng sekarang.”

Taemin tak memedulikan tatapan bingung Minho. Kakinya menuruti pikirannya yang penasaran untuk menaiki tangga menuju loteng. Hingga tanpa sadar ia tiba di depan loteng itu.

Loteng. Satu-satunya ruangan yang tak pernah ia masuki selama ia tinggal di rumah ini. Akhirnya untuk pertama kalinya ia memasuki ruangan ini.

Taemin membuka pintunya perlahan. Sebenarnya ruangan ini tak seperti loteng. Tampak seperti ruangan biasa yang sama-sama terawat.

Ada satu yang langsung menyita perhatian Taemin sejak memasuki ruangan ini. Sebuah kanvas yang ditutupi kain putih.

Taemin menghampiri kanvas yang berposisi ditengah-tengah loteng itu. Ia sibakkan kain putih yang menutupinya dan melihat lukisan yang sangat mirip dengannya ada didalam kanvas itu. Bukan mirip, tapi itu memang ia!

‘Kenapa umma dan appa tak memberikan lukisan ini padaku agar aku bisa memajangnya di kamar. Eh, tunggu! Kalau tidak salah lukisan ini..’

Taemin ingat persis bahwa ia mempunyai lukisan yang sama didalam kamarnya. Ia mengingat baik-baik kembali. Tadi pagi ia masih melihat lukisan itu. Tapi kenapa lukisan itu berpindah dari kamarnya ke loteng?

Rasa penasaran itu Taemin hilangkan sementara. Ia kembali menjelajah loteng itu. Hal yang menarik perhatian Taemin selanjutnya adalah laci tua yang terletak di pojok kanan loteng.

Taemin membuka laci itu dan mengeluarkan satu persatu barang didalamnya. Dan berbagai hal aneh ia temukan. Hal yang sama seperti lukisan tadi. Foto, barang, baju, semua barang-barang yang ia miliki ada disana.

Taemin segera berlari meninggalkan loteng menuju kamarnya. Ia mencari lukisannya dan ia bernafas lega saat lukisan itu masih terpajang indah di dinding kamarnya. Ia berjalan menuju lemari pakaiannya dan kembali bernafas lega saat melihat pakaiannya lengkap.

Begitu juga dengan barang yang lain. Semua lengkap berada di kamar Taemin. Taemin menghembuskan nafas lega saat memastikan barangnya masih lengkap berada di kamarnya. Namun dirinya tersentak saat kembali mengingat sesuatu : BARANG DI LOTENG PUNYA SIAPA?

**

Kibum berjalan santai bersama Jonghyun setelah lari pagi keliling kompleks perumahan. Lari jam 6 pagi dan mereka baru kembali saat jam makan siang. Semua penyebabnya saat penyakit genit Jonghyun kambuh saat melihat yeoja-yeoja cantik. Hal itu yang membuat mereka lama kembali ke rumah.

Kibum bersiul sepanjang jalan. Matanya ia lempar untuk melihat orang-orang yang berlalu lalang. Tanpa sengaja matanya menemukan Taemin yang berjalan tanpa ekspresi dari arah yang berlawanan dengan Kibum.

“Taemin-ah!” Kibum memanggil namja itu. Tapi bukannya menjawab Taemin malah berjalan lurus melewati Kibum dan Jonghyun.

“Haish, namja itu. Bukankah tadi ia sudah tak marah dengan kejadian semalam? Kenapa ia labil sekali sih?”

Jonghyun ikut memandangi Taemin yang berjalan menjauh dari mereka. Jonghyun juga melihat Taemin sejak awal sebelum Kibum memanggilnya. Awalnya ia kira itu bukan Taemin. Karena tatapan kosong namja itu tak dimiliki Taemin. Tapi Jonghyun sadar bahwa itu benar-benar Taemin dan hanya beranggapan Taemin masih marah pada Kibum makanya menghiraukan panggilan anak itu.

**

Kibum membuka pintu kamarnya dan betapa terkejutnya saat melihat Taemin menyambutnya dengan wajah paniknya.

“Ya, kau kenapa masuk kamarku sembarangan?! Dan bukankah kau tadi di jalan masih terlihat marah?”

Taemin mengubah wajah paniknya menjadi wajah bingung mendengar pertanyaan Kibum. Terlebih pertanyaan Jonghyun juga segera menyambutnya.

“Kenapa kau bisa disini? Kau kan pergi kearah yang berlawanan dengan kami.”

Taemin menatap kedua sepupunya itu bergantiang dengan wajah bingung.

“Apa yang sebenarnya kalian bicarakan? Aku tak marah denganmu Kibum, harus kukatakan berapa kali sih?! Dan aku tak keluar dari rumah tadi. Jadi bagaimana aku bisa bertemu kalian hah?”

Sekarang gantian dua namja kembar itu yang saling bertatapan bingung.

“Tuan muda Taemiinnnn! Huaaa.. Tidaakkk! Tuan muddaaaaaa!”

Suara bass Minho yang tiba-tiba menggelegar keseluruh rumah membuat ketiga namja yang masih dalam keadaan bingung terlonjak kaget . Terlebih Taemin yang namanya tadi disebut oleh namja jangkung itu.

Taemin, Kibum, dan Jonghyun berlari menuruni tangga dan menghampiri Minho yang tiba-tiba menangis histeris.

“Ya, kenapa kau menangis dan berteriak seperti itu sih? Lalu kenapa harus ada namaku?”

Tangisan Minho terhenti seketika saat ia mendengar suara Taemin. Dan setengah terkejut saat ia melihat majikannya berdiri didepannya.

“Tuan muda masih hidup? Aku.. Aku baru saja kalau mendapat kabar tuan muda tertabrak kereta api..”

**

Taemin masih tak percaya dengan cerita orang tuanya tadi. Hal yang benar-benar ia tidak tau selama ini akhirnya ia ketahui. Akhirnya ia tau kalau ia sama seperti Kibum dan Jongyun, ia terlahir sebagai anak kembar..

Lee Jinki, itu nama saudara yang berbagi rahim ummanya 19 tahun lalu. Namja yang hidup terpisah dengannya sejak bayi karena kondisi Jinki yang lemah. Hingga akhirnya meninggal setahun yang lalu akibat sakit jantung yang dideritanya sejak lahir.

Jinki selama ini tinggal bersama neneknya. Dan Jinki tak pernah bertemu dengan Taemin karena satu alasan. Jinki benci bertemu Taemin jika akhirnya ia harus berpisah dengan kembarannya kembali.

Taemin merasa dibodohi selama ini. Tak ada yang memberitahu tentang Jinki padanya. Bahkan ia dibohongi sejak ia lahir ke dunia ini.

Barang-barang yang sama persis dengan milik Taemin adalah milik Jinki. Barang-barang yang tak pernah umma dan appa antarkan untuk Jinki.

Namja yang dilihat kibum dan Jonghyun serta orang-orang yang melihat Taemin tertabrak kereta hanyalah Jinki yang tengah menampakkan dirinya.

Hal-hal aneh yang mengganggunya selama ini adalah bukti Jinki menemaninya selama ini. Sayang, Taemin tak menyadari kehadiran saudara kembarnya itu. Tapi malah takut terhadap hal-hal aneh yang mengganggunya.

Taemin merasakan hawa dingin kembali menusuk-nusuk kulitnya. Jendela kamarnya terbuka lebar dengan angin yang besar menerobos kamar Taemin.

Taemin tau Jinki ada sekarang. Taemin merasa seperti Jinki mengatakan pada Taemin kalau ia sedang berada didekatnya. Walau tak pernah bersama lagi sejak didalam rahim, tapi ikatan batin antara Jinki dan Taemin tak hilang. Dan sekarang Taemin hanya bisa mengatakan :

“Selamat datang kembali, kembaranku..”

-END-

Author : aaaa, mian kalo horornya gak dapet sama sekali! Ini ff pertama saya yang saya post disini. aaa, mianhe, namanya juga author amatiran-___-

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

25 thoughts on “He’s Back”

  1. Ngeri sumpah. Tapi kenapa Taemin ke gedung tua itu? Bukannya Jinki ada di rumah neneknya tapi barang2nya ada di loteng? O.O

    Menurutku sih awalnya udah menegangkan, tapi bagian dijelasin kalo Taemin punya saudara kembar itu kurang greget *eeh, maap* Bagian ini juga “Kau dulu sama seperti Kibum dan Jonghyun. Aku takut mengambil resiko.” kalo nggak dibaca dua kali bikin rancu (atau otakku yang eror? -_-). Oh ya, yang bener itu “bisikan”, bukan “bisikkan” <- setauku ini jadi kata perintah.

    Selebihnya keren kok. Keep writing ^^

  2. Kerasa horrornya sih tpi sperti kata zakey eon,kurng greget wktu ngejelasin bhwa jinki tuh kembarannya taemin.
    Eh tunggu2,,Klimat yg ini brasa rancu:
    Entah atau gila ia bisa berada di sini.(?).
    Kalimat ini:’BARANG DI LOTENG PUNYA SIAPA?’,,sumpah klimat itu horornya kentara.Smpe aqu baca brulang-ulang.
    Yg wktu taem ke loteng.Euggh,,aqu smpe nahan napas bacanya.Udh was-was dia bkal diapa-apain sama makhluk halus…lol

    Minho lain sndiri lagi.Masa dia jdi pelayan.Gg pas sama wajah karismanya.Haha,tpi bner loh.Bru kli ini ku baca ff yg minhonya punya predikat rendah kyk gitu.*garuk2 kpala/lupa lupa inget*

    Nice story ^.^

  3. agak bikin merinding sih, bahasanya udah horor >,<
    kaya waktu taem ngerasa hawa" dingin trus pas jongkey liat Taem di jalan, itu ngebayanginnya cukup sukses bikin deg degan
    btw pacar aku kok dibikin jadi hantunya si T.T *hugayamOnew(?)*

    tapi emang ada beberapa kalimat yg rancu dan kayaknya itu perlu diperhatikan thor, mungkin perlu dibaca teliti sebelum bener" niat ngerampungin..
    But nice ff kok b^^d
    keep writing..

  4. wkt kibum berpapasan sm taemin (yg ternyata jinki) aku ingat slh satu adegan film horor mirror… Jd kena feel seremnya d sana

    D akhir aku mlh rada sedih krn nasib jinki ._.v
    Nice ff thor, keep writing

  5. Ngakak bagian minho nangis histeris. Wakakakaka, kebayang ga sih cowok kayak dia sehisteris itu XDD

    back to the topic.
    Awalnya bagus emang, horor horor gimanaaaa gitu (?)
    tp pas taemin tau jinki kembarannya, rasanya kurang gereget yah? .-. #ditendang
    tp keseluruhan bagus XD taem-ah, dirimu keren pny sodara dr alam lain

  6. Hwaa.. Pas momen minho teriak2 aku pengen ktawa.. Ga kbayang minho bsa bgitu.. XD
    Seru chingu.. Tpi kurang greget.. He

  7. Yaampunnn jadi yang ketemu jongkey itu jinkii
    Kasian jinki harus dipisahin hidupnya sama taemin

  8. Entah atau gila ia bisa ada disini. — itu kalimatnya ada yg kurang deh..
    harusnya tuh ad tmbhn dulu.. kan ada ‘atau’
    Entah (karena bla bla bla) atau gila ia bisa ada disini.

    huahahaha entah knp ngakak pas bagian taemin kabur stlh ditepuk jjong.. pdhl udh meyakinkan gtu ya msuk k gedung itu..

    “Haish, aku tak gila (ke)hormat(an).
    huuaaa mantep thor… trnyata kembaran taemin toh jinki itu.. aq ngira ayah taemin.. hahaha

  9. pas minho udah ngasih petunjuk aku ud bisa nebak.
    hoho
    kasian c ayam oppa jadi hantu.
    hihi

    good.
    🙂

  10. aaaa,thor
    cerita.a udah keren
    tapi ko kurang greget ya? -,-
    kemunculan jinki harus d perjelas lg suasana.a
    trus jgn terlalu buru2 jalan cerita.a ,ok?
    Moga saran.a bermanfaat,hehe 😀

  11. agak merinding bcanya, tp sprti komen sblmnya aku jg ngerasa krg greget dbagian pnjlsan jinki yg saudara kmbrnya taemin,
    n aku ngakak jg wktu taemin kabur pas bahunya ditepuk jonghyun, kkk..
    nice ff di tunggu karya slanjutnya 🙂

  12. Awalnya kurang aku rasa horornya tapi pas TaeMin naik ke loteng itu buat gregetan.
    Terutama pas buka kanvasnya.
    Itu hal yang paling mengerikan.
    Ruangan yang sangat ngeri.
    “Selamat datang kembali, kembaranku”
    Bulu kuduk langsung berdiri.

  13. awalnya penasaran kenapa ceritanya misterius tapi ternyata lama2 jadi horror, padahal bacanya pagi2.
    keren thoor ayo di tunggu ff lainnyaa 😀 maaf baru comment sekarang hehe

  14. minho jadi pelayan taemin ? x_x wkwkw tampang berkharisma jadi pelayan mau dong punya pelayan kayak minho ^^
    bagus ceritanya ^^
    kira disini kata ‘kau dulu sama seperti kibum dan jonghyun” dikira mereka juga ngerasain hal yang sama kayak taemin , hal2 mistis gitu . hehehe ternyata ^^

  15. Aaaa kereeeen >,<
    feelnya dapet banget. good ff-laaah.

    sayang bgt sya baru nemu ff ini skrg. dan untg aja nemu haha

  16. pas bagian “kau sama seperti kibum dan jonghyun” aku kira kibum sama jonghyun punya kemampuan bisa ngeliat setan dulunya -_- gaktaunya sama2 kembar hahaha. bagus2 bikin penasaran nih ff

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s