My Sweet Lollypop – Part 4

My Sweet Lollypop (part 4)

Author             : Olala
Main Cast        : Kim Jonghyun, Lollyta
Support Cast  : Kim Kibum (Key), kim Yoona, Lee Jinki (onew), Choi Minho, Lee Taemin.
Length              : Sequel
Genre                : Family, humor, sad, and romance
Rating               : PG 17

======================================

“kau yakin kau tak menyukaiku?” goda Jonghyun sambil menarik tubuh mungil Lolly ke dalam pelukannya, dalam satu sentakan tubuh Lolly langsung berguling ke dalam Sofa dan Jonghyun pun dengan cekatan memutar tubuhnya sehingga menindih Lolly, membuat tubuh gadis itu kontan menegang.

“sa…sa..sajnagnimmm.. waegeurae?” Lolly mencoba mendorong tubuh Jonghyun, tapi sia-sia tangan kekar jonghyun dengan sigap mengunci kepala dan tubuh Lolly dengan lihai.

Aroma strawberry itu lagi-lagi menyapu indera penciuman Jonghyun, dia sedikit menggeram untuk menahan diri agar tidak menyerang gadis di hadapannya dengan brutal macam manusia barbar.

Jadi yang kini ia lakukan hanya menatap lekat wajah gadis dihadapannya yang sudah memerah tak karu-karuan.

Jonghyun terkekeh, melihat ekspresi menggemaskan milik Lolly, tapi kekehannya langsung terhenti tatkala melihat Lolly menggigit bibir mungilnya untuk menahan gugup.

Dada Jonghyun mulai berdetak tak karuan, ia menatap bergantian mata Lolly yang terpejam ketakutan, dan bibir  Cherry milik Lolly yang seolah menggoda Jonghyun untuk melumatnya. Perlahan Jonghyun memajukan wajahnya. 10 centi, 5 centi… ting tong….ting tong.! Jonghyun menghela nafas panjang, sedikit tak rela ia bangkit dari sofa meninggalkan Lolly yang masih meringkuk di sofa dengan keadaan jantung yang berdetak secara menggila.

==========================================

Lolly menatap takjub gaun indah yang terpampang di hadapannya sekarang. Yoona memang fashionable, pilihan bajunya sungguh berkelas.

tiba-tiba Lolly merasa seperti menjadi salah satu tokoh dongeng.

walaupun sebetulnya ia tidak terlalu menyukai gaun-gaun mahal seperti ini, tapi melihat barang saperti ini di hadapannya, sebagai seorang yeoja tentu saja Lolly menyukainya.

“Hey Lollypop, kau jangan hanya menganga saja disitu.Cepat pakai” perintah Jonghyun tak sabaran. Lolly yang sedang melongo kagum langsung tersadar dan meraih gaun hitam polos yang tadi diberikan pegawai butik suruhan Yoona  ke kamar tamu.

=========================================

Yoona memang berselera tinggi, bahkan gadis ingusan seperti Lolly pun bisa terlihat begitu cantik dan elegan dengan gaun sederhana namun shopisticated yang dia pilihkan. pikir Jonghyunsambil memperhatikan penampilan Lolly.kemudian mereka berdua turun dari mobil dan melangkah  masuk menuju aula gedung yang besar dan mewah ini.

“Ya..kau kenapa jalan di belakangku, kau kesini kan menemaniku, sini berjalan disampingku” perintahnya sambil menarik Lolly ke sebelahnya ketika melihat gadis itu berjalan lambat dibelakangnya

“Haloo Kim Jonghyun, apa kabar nak?” sapa Tuan Lee begitu ia melihat Jonghyun berjalan masuk ke dalam aula gedung

“oh Tuan Lee, aku baik-baik saja, selamat atas pernikahan Lee Jinki.” Jonghyun membungkuk memberinya salam. Tuan Lee tersenyum dan memeluk Jonghyun hangat dan menepuk-nepuk punggung putra almarhum sahabatnya itu.

“terimakasih Jonghyun, kau kapan menyusul Jinki?” tanya Tuan Lee dengan senyum yang masih terkembang diwajah tuanya.

“hahaha… saya belum tahu tuan Lee fokus saya masih di pekerjaan..”

“aigooo.. masih muda, sukses pula, aku  tak keberatan jika anda jadi menantuku, anakku Chaeyoung masih single tuan Kim” kelakar Tuan Lee sambil terkekeh.

Aigoooo siapa yang tidak mau memiliki menantu sepertiku, tampan, kaya penuh pesona, sepertinya jika ia punya anak 4 diberikan padaku semua juga ia tak akan keberatan. batin Jonghyun Jumawa, sebetulnya Lee chaeyoung termasuk gadis yang sangat lumayan, cantik, pintar, dan berkelas, sayangnya dia itu adiknya Lee jinki sahabatnya, dan Jonghyun jelas tidak mau harus bersaudara ipar dengan sahabatnya sendiri.

“mari tuan Kim, kita mengobrol disana” seperti dugaan Jonghyun tadi, di sebuah sudut sudah dihadiri beberapa pengusaha relasi tuan Lee, Jonghyun mengangguk mengiyakan permintaannya.

“ingat kalau setengah jam aku masih mengobrol dengan orang, kau harus datangi aku” bisik Jonghyunpada Lolly  sebelum akhirnya mengikuti langkah tuan Lee bergabung dengan para relasi bisnisnya yang lain.

===================================================

Oow ternyata seperti ini ya pesta bisnis konglomerat itu, batin Lolly dalam hati sambil mencoba melangkah dengan anggun di samping kim Jonghyun yang hari ini terlihat sangat tampan.

Selama tuan mudanya yang tampan itu mengobrol dengan para relasi bisnisnya lLolly memlih untuk berkeliling menikmati hidangan yang sepertinya akan memanjakan perutku.

“Lolly..”Lolly menoleh ke belakang.

“Oh Lee Gi kwang..sedang apa kau disini?” sapa Lolly begitu menyadari siapa orang yang barusan memanggilnya, ternyata itu Lee Gi kwang, teman sekelasnya di kampus.

“ini pernikahan sepupuku Lollyta, aku yang harusnya bertanya sedang apa kau disini” Ujar Gi kwang sambil menatap Lolly kagum, taemin sedikit takjub begitu pertama kali ia tadi melihat sosok Lolly di pesta pernikahan kakaknya, ia sangat menyadari Lolly yang seorang blasteran itu cantik.tapi ia tidak menyangka kalau gadis mungil ini akan sebegini menyilaukannya, dimatanya hari ini Lolly terlalu cantik.

“Oow begitu sepupumu yang laki-laki atau perempuan?aku disini menemani bosku, sepertinya dia relasi ayahmu.” jawab Lolly setelah berhasil menghabiskan satu suap chocco cake di tangannya.

“Bos?Memang kau sudah bekerja?”  tanyaGi kwang agak heran. “Ne, Gi kwang-ah.Aku bekerja selama liburan semester ini, menggantikan kakakku.”Jawab Lolly sambil meneruskan suapan-suapan cakenya dengan cuek.

“Oh kau bekerja dimana?”

“di Perusahan Yangshung Group, aku menggantikan kakakku menjadi asisten pribadi tuan Kim untuk sementara sampai dia menemukan asisten pribadi tetap”

“Oh ya?Tuan Kim Jonghyun maksudmu?” Gi kwang agak sedikit kaget mendengar jawaban Lolly

“Ne..kau kenal?”

“ah. Ne tentu saja, dia sahabat Jinki hyung, sepupuku dan juga kemungkinan besar dia akan menjadi kakak iparku soalnya Appa-ku sangat berambisi menjodohkannya dengan kakak perempuanku” ujarnya sambil terkekeh.Lolly ikut tertawa masam, ternyata perjodohan bukan hanya milik drama-drama tivi saja rupanya.

“sudah lama tak melihatmu, liburan ini kau kemana saja?” tanya Gi kwang mulai berbicara agak serius, ia melemparkan tatapan mautnya ke arah Lolly. yang selalu berhasil membuat para Yeoja termehek-mehek.

“aku merindukanmu” lanjutnya lagi, Lolly hanya membalasnya dengan senyum, sudah bukan rahasia umum, kalo Lee  Gi kwang menyukainya, bilang saja ia gadis bodoh atau dungu karena tak menyambut perasaan seorang Lee Gi kwang, tapi sungguh sampai detik ini Gi kwang hanya ia anggap sahabat saja, dihatinya sudah ada seseorang yang belum bisa tergantikan posisinya oleh namja manapun, namja yang sudah menjungkirbalikkan hati Lolly dengan sukses.

“Omoo.. ” Lolly memekik panik ia baru ingat ia harus menjemput Kim Jonghyun dari perkumpulan relasi bisnisnya yang membosankan, tapi baru juga ia akan pamit pada Taemin, tiba-tiba tangan taemin menariknya cepat ke dalam pelukannya

“mianhe Lolly Kau hampir ketumpahan air nyonya itu” tunjuk Gi kwang menyadarkan Lolly yang masih sedikit shock karena pelukannya yang tiba-tiba itu.

“oh gwenchana, kukira ada apa, baiklah Lee Gi kwang, sampai bertemu semester depan di kampus, aku harus menjemput Bosku sekarang, dia masih ada jadwal” pamit Lolly buru-buru, baru saja aku akan melangkah sudah kulihat sosok Kim Jonghyun yang menatapnya tajam, aihhh Lolly ngeri sekali melihat Jonghyun yang terlihat seperti akan menelannya bulat-bulat, dia pasti marah sekali karena ia terlambat menjemputnya.

Melihat tatapannya yang penuh angkara murka itu Lolly segera sadar  bahwa ia harus siap-siap dengan hukuman tidak normal yang akan diberikan Jonghyun kepadanya

=============================

Lolly mengintip Bosnya dari dapur dengan takut-takut, sedari tadi dia sedang mempersiapkan diri untuk menerima hukuman dari Jonghyun.

Tapi sudah hampir setengah jam sejak mereka sampai di Apartemen Jonghyun, namja itu belum ada tanda-tanda hendak menghukumnya.

Jonghyun duduk di sofa ruang TV  dengan gelisah tiba-tiba badannya terasa panas dan gatal, belum lagi rasa mual di perutnya. Lolly yang terkantuk-kantuk tidak menyadari keadaan sang bos yang merasa kurang baik itu. Setelah menyiapkan baju, celana, sepatu dan perlengkapan kantor Jonghyun untuk esok hari, Lolly pun keluar kamar dan hendak pamit. Tapi dia heran melihat Jonghyun yang nampak kurang baik.

“hmm..  Sajangnim, muka anda pucat sekali, apa anda sakit?” tanya Lolly hati-hati, Jonghyun tidak menjawab dia menundukkan tubuh dan kepalanya hingga menyentuh lutut.

“OMMO!!! Sajangnim, Gwenchana?” tanya Lolly panik saat melihat wajah Jonghyun yang pucat dan dahinya yang panas.

“saya mual sekali” bisik Jonghyun hampir tidak terdengar. Lolly buru-buru merebahkan Jonghyun ke sandaran kursi, bibir Jonghyun pucat, tapi seluruh kulitnya merah-merah seperti bentol, Jonghyun sesekali menggaruk dan kepanasan,  AC Apartemennya nampak tidak memberi pengaruh banyak.  Lolly mengecek suhu tubuh Jonghyun.

“direktur, anda memiliki riwayat alergi?” Tanya Lolly begitu melihat tubuhnya yang penuh dengann bentol merah dan rasa mual di perutnya.Kemungkinan besar dia terkena alergi seafood.ia pun mencoba membantu membukakan Jas yang masih melekat di tubuh Jonghyun

“molla.” bisik Jonghyun sambil menggeleng lemah, mukanya kini sudah sepucat mayat

“direktur, anda memiliki riwayat alergi?” tanyaku

Lolly segera melesat ke lemari es, mengambil susu sapi tawar untuk mentralisir racun di tubuh Jonghyun.

Dilihatnya Jonghyun berlari ke kamar mandi dan suara muntahan pun terdengar.

“ Lollyyyyyy.. aku muntah!” teriak Jonghyun dari dalam toilet

“ne sajangnim taka pa-apa biarkan saja, supaya racunnya keluar sajangnim.”

“iyaaaa tapi aku jijiikkkkk,, hueekkkks” Lolly hampir tertawa mendengarnya, bagaimana mungkin dia jijik pada muntahannya sendiri.

“Lolly bantu akuuu..”

“Ne sajangnim” akhirnya dengan sedikit menahan nafas Lolly membantu Jonghyun membersihkan muntahannya.

=====================================

Lolly menatap jam dinding yang sudah berada di angka 10 .Lolly melangkah ke dalam kamar tamu hendak mengambil selimut untuknya, dilihatnya Jonghyun masih tertidur lelap di sofa ruang TV. Sebetulnya ia ingin memindahkan Jonghyun ke kamar, tapi melihat tubuh Jonghyun yang sebesar tubuh atlet itu membuat Lolly mengurungkan niatnya.

Sebelum masuk ke kamar Lolly mengecek suhu tubuh Jonghyun yang sudah berangsur-angsur kembali normal. Bentol dan ruam ditubuhnya pun sedikit demi sedikit mulai menghilang, rasa gatal sepertinya sudah tak terasa lagi tergantikan rasa kantuk akibat obat anti alergi yang diberikan Lolly satu jam yang lalu.

Lolly berdiri meregangkan ototnya yang terasa kaku karena hampir satu jam duduk melipat kaki disamping sofa tempat Jonghyun terbaring.

Perlahan mata Jonghyun terbuka, wangi tubuh Lolly yang beraroma strawberry adalah hal pertama yang ia terima saat kesadarannya mulai pulih. Ia mengerjapkan matanya. Menatap Lolly yang sedang melihatnya dengan tatapan khawatir.

“kau belum pulang?” Tanya Jonghyun saat melihat Lolly masih berada di apartemennya.

“eh…  hmmm sepertinya malam ini saya akan menginap disini saja sajangnim.” Ujar Lolly sambil mengikat rambut sebahunya. Jonghyun hanya diam tak merespon ucapan Lolly,  sejujurnya ia ingin sekali bersorak, Jonghyun sangat senang mendengar Lolly malam ini menginap di apartemennya.

“Eh..apakah boleh sajangnim? Saya takut terjadi apa-apa dengan anda, tapi kelihatannya anda sudah pulih, baiklah saya pulang saja.”Lolly sedikit salah tingkah karena Jonghyun hanya menatapnya tanpa ekspresi Tubuhnya sudah berdiri hendak berlalu, ketika tangan kekar Jonghyun meraih tangannya menahan langkah Lolly.

“jangan pergi, menginaplah hari ini”  Lolly berhenti lalu menoleh menatap Jonghyun ragu.

“apa tidak apa-apa sajangnim?” Tanya Lolly takut ia malah membuat Jonghyun merasa tak nyaman, Jonghyun mengangguk pelan

“Ne” jawabnya  serak. Jonghyu terdiam aroma strawberry yang manis dan lembut itu kembali seperti menawannya, Jonghyun menatap wajah Lolly lekat.

“sajangnim bagaimana rasanya sudah baikan?” Tanya Lolly  yang dibalas anggukan dan senyum tipis Jonghyun.

“anda sepertinya alergi seafood sajangnim”

“hmm.. Ne  aku alergi kepiting, tapi aku rasa hari ini aku tidak makan kepiting” keluh Jonghyun sambil bangkit dari tidurnya. Lolly mengingat-ingat jenis makanan yang tadi mereka temui di pesta.

“Ahhh… apakah anda tadi memakan pasta sajangnim?Kurasa tadi pasta disana mengandung seafood, kemungkinan itu kepiting” Tanya Lolly sambil membantu Jonghyun bangun dari tidurnya, tapi keseimbangan tubuh lolly yang kecil rupanya membuatnya sedikit kesulitan saat menarik Jonghyun, sehingga tubuh besar Jonghyun hampir menimpanya.Wajah mereka kini hanya berjarak beberapa senti, Lolly bisa merasakan sisa wangi mouthwash dari hembusan nafas Jonghyun. Jantung Lolly berdetak cepat, ia teringat lagi akan adegan saat Jonghyun hampir menciumnya saat mereka akan berangkat ke pesta, apakah sekarang akan terjadi, apa Jonghyun menggodanya lagi seperti biasa?

Jonghyun menatap Lolly intens, matanya menatap bibir dan mata Lolly secara bergantian, perlahan tubuhnya maju mendekat, membuat tubuh Lolly bergetar,  aroma strawberry dari tubuh mungil Lolly seperti memerangkap hidungnya.

Entah ia  kerasukan setan mana, yang jelas Jonghyun sangat sadar ketika wajahnya mulai mendekati wajah mungil Lolly. Tidak ada lagi yang ia fikirkan selain ingin mencium bibir cherrynya, mata Lolly yang polos bergerak-gerak bingung dengan tindakan yang Jonghyun lakukan.

“Sa..sajangnim” desis Lolly sambil mendorong pelan dada Jonghyun mencoba menyadarkan namja itu, tapi tak dihiraukan Jonghyun dan sedetik kemudian justru Lolly merasa dirinyalah yang seperti hilang kesadaran, ketika bibir Jonghyun melumat bibirnya lembut. Bibir Lolly terasa manis, rasa jus apel yang baru diminumnya masih terasa di bibir mungil yeoja itu, Jonghyun menghisapnya pelan. Tangan Lolly mulai menjalar ke pinggang Jonghyun lalu mencengkramnya kuat, dia sepertinya sudah sama menikmatinya dengan Jonghyun, dan desahan pelan serta  cengkraman Lolly dipinggangnya malah makin membuat Jonghyun hilang kendali. Ia menggigit pelan  dan menghisap bibir Lolly denganagak menuntut.

===============================

Lolly seperti berhenti bernafas, kesadarannya betul-betul menghilang tatkala bibir merah Jonghyun menyapu bibirnya pelan namun menekan, tangan Lolly meremas pinggiran Sofa, ini pertama kali untuknya.Ia tak pernah mengira sensasi berciuman membuatnya seperti terasa melayang dan hilang kesadaran.  Tangannya berganti meraih pinggang Jonghyun dan mencengkramnya kuat, membuat Jonghyun makin melumat bibirnya ganas.

Tapi lambat laun kesadarannya mulai pulih, Lolly tau ini tidak betul, perlahan didorongnya tubuh Jonghyun, yang justru malah makin mempererat pelukannya dan memperdalam ciumannya.

gadis ini membuatnya ketagihan, tubuh mungilnya yang nyaman untuk ia peluk, aroma tubuhnya yang manis, dan bibirnya yang ‘oh! so kissable.

Jonghyun tersenyum dan memejamkan matanya ketika dirasakan tangan mungil Lolly kembali merengkuh lehernya, dan menerima ciumannya dengan pelukannya yang mengerat.

====================

Jonghyun mulai mengendurkan pelukannya dan melepaskan ciuman mereka, mencoba menarik oksigen sebanyak-banyaknya, Jonghyun kini menatap wajah Lolly yang memerah, nafas Lolly tampak masih memburu, membuat Jonghyun kembali bergairah untuk menciumnya.

tapi sebelum niatnya untuk menyerang Lolly tercapai, suara kunci apartemen Jonghyun yang terbuka, terdengar. Mereka berdua berpandangan.Siapa yang masuk ke dalam apartemen Jonghyun malam-malam begini? Nyonya Yoon eun ri kah? Pikir Lolly heran.

“Jong..kau ada di dalam? Eh..Lolly kau disini rupanya.”kata-kata Yoona terhenti begitu melihat sosok Lolly yang berdiri di dekat Jonghyun. Lolly menatap sekertaris kantor tuan mudanya ini masih dengan kesadaran belum pulih total.

“Yoona?”Jonghyun sedikit terhenyak menyadari siapa yang datang.

“eh Yoona-ssi, selamat malam” sapa Loly membungkuk, kesadarannya mulai kembali sepenuhnya. Yoona balas membungkuk sambil menatap Jonghyun yang menghindari tatapannya dan malah melangkah kearah kulkas mengambil segelas air membasahi tenggorokannya yang terasa kering.

“ehmm.. ini Oppa, aku tadi habis dari daerah shindangdong, aku beli bulgogi kesukaanmu, jadi aku mampir” ujar Yoona seraya mengangkat bungkusan plastic ditangannya. Jonghyun mendekati Yoona seraya mengacak rambut Yoona lembut.

“gumawo saengi” ucap Jonghyun dengan tatapan lembut, Lolly yang menyaksikan itu sedikit tidak nyaman

Sepertinya dia harus segera pergi dari tempat ini, tapi hatinya kenapa merasa seperti tercubit saat melihat tatapan lembut milik Jonghyun pada Yoona?

“apa kau tinggal disini Lolly?” Tanya Yoona pelan, begitu tatapannya tertumbuk pada sandal slipper milik Lolly yang menutup kaki mungilnya.

“Oh, ahni Yoona-ssi. Tadi sajangnim keracunan makanan, tadi kami pergi ke undangan tuan Lee, sepertinya disana sajangnim memakan makanan yang mengandung kepiting” jelas Lolly buru-buru, takut Yoona salah paham.

“ah.. gwenchana Oppa, kau keracunan makanan? Sudah ke dokter?” nada suara Yoona terdengar khawatir, dan entah kenapa itu terasa berlebihan di telinga Lolly, juga panggilan Oppa yang terasa janggal untuk status mereka sebagai rekan kantor saja.

“Ne, gwenchana Yoona-ah, tadi sudah diberi obat oleh Lolly.”

“Mianhe Oppa, tadi aku tidak bisa menemanimu, aku sudah terlanjur janji bertemu Umma.”

“gwenchana Yoona-ah. Tadi kan sudah ada Lolly yang menggantikan” ucap Jonghyun, membuat Lolly seperti tertampar.

jadi tadi dia diminta menemani bosnya ke undangan karena Yoona tidak bisa menemani, jadi yang seharusnya menemani Jonghyun itu Yoona. Tiba-tiba ada rasa sakit yang muncul di hatinya.

ada apa ini? apakah karena tadi Jonghyun menciumnya. Lolly susah payah menelan ludahnya, setelah kekuatannya terkumpul, ia pun mulai bergerak pamit.

“sajangnim, anda sepertinya sudah sehat, saya pamit pulang dulu, besok pagi saya datang lagi. Permisi sajangnim, permisi Yoona-ssi.”

“Oh Ne..Lolly-ssi.Kamshamnida” ujar Yoona mengangguk membalas pamit dari Lolly, Lolly buru-buru meraih tasnya dan mengganti slippernya dengan sepatu, entah mengapa dia tidak suka Yoona berterimakasih padanya, seolah-olah Jonghyun adalah kekasih Yoona.

“baiklah saya pulang dulu, Jumuseyo.” Lolly sekali lagi membungkuk kearah Yoona dan Jonghyun yang menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan, dan Lolly kesal bukan kepalang melihat Jonghyun yyang diam saja tidak menahannya pergi.

“brengsek!” desis Lolly sambil melangkahkan kakinya cepat-cepat dari apartemen Jonghyun

Keesokan harinya. -Apartemen Jonghyun-

“YAA… Kau kenapa baru datang?” teriak Jonghyun begitu pintu apartemennya terbuka, Lolly hanya mendengus sebal, lalu masuk ke dapur tanpa bicara sepatah katapun.

“yaaa… Lollypop, kau ini orang sedang bicara malah pergi begitu saja.sudah terlambat bukannya memberi penjelasan malah pasang wajah cemberut begitu” cetus Jonghyun terlihat kesal, seketika Lolly tersadar akan statusknya sekarang, bagaimanapun ia tak boleh berlaku tak sopan pada majikannya, perlahan dia pun melangkah kembali ke ruang TV  menghampiri Jonghyun

“Mianhe sajangnim, tadi saya sakit kepala jadi saya tertidur agak lama” dusta Lolly sambil menunduk menatap lantai marmer apartemen Jonghyun yang terasa dingin sedingin hatinya hari ini.

“Wae, kau sakit?sakit apa? kau mau istirahat saja, sudah minum obat?” tanyanya memberondong sambil meletakkan telapak tangannya di dahi Lolly, Lolly menatapnya heran.

kenapa dia? jangan bilang dia mengkhawatirkanku? ya tuhan namja ini pintar sekali membuat wanita menjadi luluh, huh tapi lihat saja Kim Jonghyun. aku bukan keledai aku tak akan jatuh ke lubang yang sama. Batin Lolly sambil mencibir dalam hati,

jujur saja perlakuan Jonghyun tadi malam yang berbeda 180 derajat saat tidak ada Yoona, danada Yoona membuat gadis itu sebal setengah mati. Dia sama sekali tidak menyangka kalau Yoona sedekat itu dengan Jonghyun, Lolly pikir mereka hanya sebatas Direktur dan sekertarisnya tapi sepertinya hubungan mereka lebih dekat dari itu.

Jonghyun menatap gemas gadis yang berada dihadapannya ini, sepertinya Lolly sedang melamun terlihat dari matanya yang menatap kosong lantai marmer apartemennya.

“Lolly..” panggilnya pelan, dan gadis itu masih tenggelam dalam lamunannya, Jonghyun baru akan bergerak mengetuk kepala Lolly saat wangi strawberry yang sama-samar menyapa lembut hidungnya.

Jonghyun mendesah pelan, mengapa wangi ini seolah menghipnotisnya.wanginya yang manis dan lembut menggodanya untuk semakin mendekat ke tubuh Lolly, aromanya membuatnya rindu mendekap gadis ini seperti semalam. dan tanpa disadari lengannya sudah menarik tubuh Lolly ke pelukannya, membuat Lolly terkejut setengah mati

Omooo sedang apa dia, kenapa dia memelukku?  Lolly tampak belingsatan, kesadarannya segera datang

jangan mau jadi keledai Lollyta kata-kata itu ampuh membuat kekuatan Lolly tumbuh, Lolly menggeliat hendak melepaskan diri, tapi Jonghyun malah semakin mengeratkan pelukannya, dan memutar tubuh Lolly hingga membelakanginya.

“hari ini kita ke pulau jeju, aku ada meeting lanjutan dengan pemilik hotel Lotte. sekaligus temanku mengundangku bergabung dalam acara bulan madunya” Bisik Jonghyun ditelinga Lolly.

“NEEE?kita? maksud sa sajangnim saya juga ikut?” tanyaku mulai tak berkonsentrasi karena, bibir  Jonghyun kini tengah mengecup lehernya lembut, aigooo…aigooo… ada apa ini kenapa perutnya bergejolak, Lolly merasa seperti ada ribuan kupu-kupu beterbangan di perutnya

“hmmm..” Jonghyun hanya menggumam pelan tanpa berniat menjawab pertanyaan Lolly, Lolly memejamkan matanya, dirasakannya matanya sudah berkaca-kaca sekarang mencoba menahan nikmat sapuan bibir jonghyun dilehernya., kini giliran telinga Lolly yang dikecupnya, lalu digigit Jonghyun pelan..

“Aaahh..” sialan kenapa ia harus mendesah, pikir Lolly merutuki kebodohannya dan sepertinya gara-gara desahannya barusan, dirasakannya serangan Jonghyun kini semakin menjadi

Jonghyun bukan hanya menggiti cupingnya lagi, tapi mengulumnya.dan tanpa aba-aba tubuh Lolly diputar lag iagar menghadapanya dan Jonghyun menyerang bibir Lolly cepat,

Membuat gadis itu agak sedikit kerepotan mengimbangi ciuman Jonghyun terasa Rough dan demanding.

tapi perlahan ciuman Jonghyun mulai melembut, Lolly sudah sepenuhnya masuk kedalam sensasi gila milik Jonghyun, hingga membuat ia tak menyadari akan hal-hal yang terjadi disekelilingku, sampai pekikan seseorang terpaksa menghentikan kegiatan mereka berdua. Nyonya Kim berdiri di pintu apartemen anaknya dengan wajah terkejut sebelah tanganya menutup mulutnya cepat,

“Omooo..Omoooo… mianhe..mianhe… umma tidak lihat…umma tidak lihat, ayo silahkan teruskan.” pekik Nyonya Kim yang langsung kabur lagi keluar apartemen.Lolly menatap Jonghyun shock, sedangkan namja yang iapandangi itu hanya menggaruk kepalanya sambil meringis.

“kita terlalu menikmati rupanya, sampai tak terdengar Umma membuka kunci” ujarnya dengan cengiran lebar. Lolly terduduk lemas, tamatlah sudah riwayatku.

“ayo sekarang lebih baik kita bersiap-siap sebentar lagi kita akan terbang ke jeju.” bisiknya sambil memeluk Lolly kembali dari belakang.

“MWOOO????A..aku belum siap-siap, kenapa sajangnim tidak memberitahuku.”

“mianhe aku lupa.” ujarnya sambil melepaskan pelukannya ditubuh Lolly.

“ya sudah kalau begitu, aku akan pulang dulu mengambil baju..”

“eits.. tidak usah, tidak akan sempat, pesawatnya akan berangkat setengah jam lagi.”

“Mwooo???terus aku bagaimana?” Tanya Lolly memelas

“kita beli baju saja disana, Gaja..  CHULBALL!!!” teriaknya bersemangat, Lolly  hanya bisa melongo linglung.

=============================

‘Sajangnim kenapa tidak memberitahuku akan pergi ke jeju.” keluh Lolly masih tak terima karena dipaksa pergi tanpa diberitahu.

“aigo Lollypop.. aku lupa. kemarin aku mau bilang tapi aku keburu sakit.kau kan tahu.”

“iya sajangnim, tapi aku kan tidak bawa baju, mana kita disana 3 hari, bagaimana ini, Eotokkhe.?”

“sudah kubilang kita akan beli baju disana. sudah sekarang lebih baik kau menikmati pemandangan di bawah sana oke Lollypop.” Jonghyun membelokkan kepala Lolly ke arah jendela pesawat untuk menghentikan ocehan gadis itu.

Lolly melirik Jonghyun kesal, lalu matanya tertumbuk pada bibir merah Jonghyun, wajahnya sontak memerah mengingat ciuman yang terulang lagi tadi pagi.

“aishhhh kau benar-benar keledai Lollyta.” Rutuk Lolly sambil mengetuk dahinya pelan.

“waeyo?siapa yang keledai? Kenapa kau memukul-mukul kepalamu begitu?”Tanya Jonghyun heran dengan kelakuan Lolly.Lolly tidak menjawab pertanyaan Jonghyun dan hanya melengos sebal.

==================================

“Jongiee-ahh” seorang namja tampan bertubuh tegap dengan mata sipit menyambut Jonghyun di Lobby bandara,.

“Hyunggg… bagaimana ini kau bulan madu malah mengajak kita semua ikut” sapa Jonghyun memeluk hangat namja yang dipanggil Onew itu.

“hehehe.. biar seru dan ramai, iya kan Chagy?” tanya onew pada sesosok wanita cantik disebelahnya, yeoja cantik yang dipanggil chagy itu hanya mengangguk tanpa minat.

“mana yang lain?” tanya Jonghyun sambil menoleh kesana kemari mencari seseorang.

“Anak-anak ada di mobil.”

“apa personil lengkap?”

“lengkap” jawab Onew dengan senyum lebar membuat pipi bakpaonya semakin menyembul dan mata sipitnya semakin menghilang, pandangan Onew terhenti pada sosok di belakang Jonghyun.

“kau gila Hyung. mengajak kita bergabung dalam acara bulan madumu.tapi sepertinya aku tidak bisa bergabung mengganggumu, karena sore ini aku ada meeting dengan klienku disini” ujar Jonghyun yang dibalas gelak tawa Onew.

“hahahaha… kau ini sungguh hebat Jongggg. pantas saja Appa begitu terobsesinya menjadikanmu menantunya” Jonghyun hanya tertawa mendengar gurauan sahabatnya itu

“Nugu?” tanya Onew sambil menunjuk Lolly dengan ekor matanya.

“oh dia kekasihku.”Entah kenapa tiba-tiba kata-kata kekasih meluncur begitu saja dari mulutnya membuat Lolly hampir terjatuh saat mendengarnya.

“Wow… sekarang seleramu setengah international rupanya” Onew bersiul sambil maju menghampiri Lolly.

“yah bagus kan supaya nanti anakku cantik dan tampan” jawab Jonghyun santai, Lolly hanya melotot mendengar percakapan 2 orang dihadapannya ini.

“Hallo, aku Onew.” sapa Onew sopan. Lolly pun membungkuk membalasnya.

“Annyeonhaseo, Lollyta imnida.”

” mari kita ke mobil, adik ipar.” ajak Onew membuat pipi Lolly sontak memanas dan melotot ke arah Jonghyun yang hanya cengar-cengir melihat wajah Lolly yang merah padam

==================

Lolly terbelalak saat pintu mobil milik Jinki dibukan,  2 orang namja tak dikenal serta sosok key menyambutnya. Key pun tak kalah terkejutnya saat melihat Lolly.

“Lolly?”

“Eh sunbae anyyeong.” Lolly membungkuk rikuh lalu masuk ke dalam mobil Van milik onew diikutin Jonghyun disampingnya

“Hyung, barusan Umma meneleponku katanya dirumah akan diadakan syukuran, katanya kau sudah memiliki pacar, bahkan Umma sudah heboh menyipakan pernikahan segala” cecar Key begitu Jonghyun masuk ke dalam mobil.

“aisssshhh nyonya tua itu,dasar…” desis Jonghyun malas. Lolly hanya menatap Jonghyun dan Key bergantian,

“memang siapa pacarmu Hyung?” cecar Key lagi

“Omooo kim kibummm..rupanya kau terlalu lama berada di amerika bahkan siapa kekasih kakakmu pun kau tak tahu,tentu saja gadis yang duduk disebelahnya sekarang.  dia  calon kakak iparmu.” seru Onew sambil memasuki kursi sopir tidak memperdulikan Key yang sangat terkejut begitu mendengar kata-kata Onew barusan.

“Mwo Lollyyy?”

“Baiklah, karena semuanya berkumpul disini, akan aku perkenalkan kekasihku yang cantik, perkenalkan namanya Lollyta.” ujar Jonghyun seperti sedang melaunching suatu produk di sebuah acara.membuat mulut Key kini menganga lebar, Lolly tak kalah kaget. Tapi satu kata pun tak sanggup keluar dari mulutnya, ia masih sibuk mencerna kata-kata Key tadi mengenai nyonya Kim, rencana pernikahan dan pengumuman yang digelar Jonghyun barusan.

“Wahh..kau punya yeojachingu kenapa tak bilang-bilang Hyung. chukae..” Minho menyodorkan tangannya ke arah Lollyta, Lollyta menyambutnya kaku, dia masih sedikit kaget dengan segala percakapan yang asing dihadapannya ini.

“Wahh… kau bule ya, matamu hijau” seru Taemin saat melihat bola mata Lolly dari dekat, gadis itu kontan mengerjap-ngerjapkan matanya tanpa sadar membuat semua orang yang ada disitu tergelak melihat kelakuannya, kecuali Key yang masih menatap Shock Jonghyun dan Lolly secara bergantian.

Jonghyun terkekeh pelan melihat reaksi Lolly saat ia bilang Lolly adalah kekasihnya, kenapa ia mengatakan itu? Ah Molla… biarkan saja, dia senang melihat Lolly salah tingkah seperti itu.

Jonghyun juga bisa merasakan betapa Key terlihat shock mendengar pengakuannya tadi, biarlah ia justru berharap dengan Key menyangkanya berpacaran dengan Lolly, Key akan  bisa melupakan rasa bersalahnya dan bisa kembali bersama Yoona dengan bahagia, sejujurnya diposisi ini,  Jonghyunlah yang sebetulnya merasa sangat bersalah.

==================================

“Jongg… ini kunci kamarmu.”Onew melemparkan kunci kamar ke arah Jonghyun yang segera ditangkap Jonghyun dengan sigap.Lolly mengernyitkan dahinya begitu menyadari Onew masuk kedalam Hotel tanpa memberinya kunci.

“sajangnim kunciku mana?”

“ini” Jonghyun mengacungkan kunci yang tadi dilempar Onew kepadanya.

“Hah? lalu milik sajangnim?”

“ini juga.”

“NEEE??maksud sajangnim kita satu kamar? ANDWEEEE!!!” teriak  Lolly histeris.

“ssttt… hey…hey..kau jangan teriak-teriak, memang kalau kita satu kamar kenapa?” goda Jonghyun membuat mata Lolly makin membulat.

“Mwo?Kenapa?kau mau memperkosaku ya?” teriak Lolly, yang langsung dibekap Jonghyun dengan sigap.

“YAAA…. Neo micheyosso?dengar kalaupun nanti terjadi apa-apa diantara kita, itu bukan karena aku memperkosamu, tapi karena kau yang akan menyerahkan diri padaku.” bisik Jonghyun tetap menggoda Lolly sambil mengecup pipi gadis itu sekilas sekilas, lalu mendekap gadis itu dan menggiringnya ke kamar mereka, sebelum gadis itu menyadari kata-katanya dan kembali berteriak histeris.

to be continue…..

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

 

22 thoughts on “My Sweet Lollypop – Part 4”

  1. hahaha jjong jadi pervert ya.. tapi thor kan td lolly ngobrol ma gikwang knp yg narik taemin??

    1. Iya mianhe itu typo, tdnya karakter awal taemin tp dipikir2 lg kl taemin itu terlalu polos. Jd aku ganti eh ada yg kelewat. Makasih ya udah mau baca.

  2. Annyeong Aku reader baru hehe ceritanya seru. Lucu ngebayangin muka lolly yg kaget di cium jonghyun sama saltingnya dianggap pacar jonghyun haha lanjutin ya aku penasaran 🙂

  3. Err sbnernya tmen skelasnya lolly tuh gikwang ato taemin ya?agk gag yg jelas di atas sana.
    Trus ada bbrapa bgian yg kdang keliru-liru(?) sama sudut pandang si lolly.
    Wawks,,asli critanya bikin otak suci orang mulai berfikiran yg engga2*digampar author*,,tpi bner deh ini keyadongan jjong udh tingkat pling atas.Ssuai sama wajahnya…lol.
    Lolly.Andai aqu ada diposisi lolly,pasti udh ku seret si jjong ke hdapan appaku,minta kawin*dunia udh terjungkal*

    Yg prlu diperhatikan mungkin tanda baca pnulisan dialog dan pnggunaan hruf kpital.Msih ada ksalahan di tiga titik itu,hehe.
    Next part ditunggu ^^

  4. Kyaaa.. Kalo aq jdi lolly, silnya jjong bikin kepalaku mw mledak.. Tpi slain itu.. Makin cintaaa.. Mwahahahaha..
    Aku baca ini srasa ada kupu2 terbang dlm perutku..
    Next ditunggu..

  5. Jonghyun kena hipnotis aroma strawberry Lolly nih :p
    Lolly cemburu ma Yoona. kekeke :p
    klo masalah typo sih sama kayak komen yang diatas2…
    tapi, secara keseluruhan keren FF nya, sweet-sweet gimana gitu~~~ 🙂

  6. itu ada typo kan yaa pas ngobrol sama gikwang malah sama c taem..
    its ok…
    jjong c puppy mesum
    keke
    joha.
    d tunggu lanjutan na.

  7. Kya,jjong kau pervert sekali,tpi aq suka itu,ckckck..kalau aq ada diposisi lolly mungkin aq udah meledak saking bahagia nya,sama kayak komen hyora eonnie di atas aq ngebaca ini fanfict ngerasa ada kupu2 terbang diperut ku.wkwk..daebak.lanjut thor..oh ya thor lain kali diperhatikan lagi ya fanfict nya biar typo nya gak ada,ok segitu aja buat komen aq..cepat ya thor lanjut nya.

  8. ibunya jjong agak lebay yah..
    ahaha..
    pervert dino~
    ceritanya lumayan, ada konflik dikit 😀 saya suka…lanjut ya…

  9. daebak,,,, aku suka ama ceritanya ^_^
    jjong dasar pervert ckckckck
    d’tunggu next part nya and jangan lama2 ya 😀

  10. ooommoooo ,,,,,,,,,bener2 nich sisi bad boy jjong kumat !!!!!!!!!
    mana lolly pasrah ajja lageee ,,,, kaget di awal tapi menikmati di akhir … 😀
    tyuz key bakal ama yoona tuch ????
    fiuuuuccchh ,,, baca part ini sukses bikin aku jejeritan !!
    kereeeeennn !!!!!
    krna masalah typo udha dbhas ama reader laen ,, jadi gag usah q bahas lagee ….
    kyyyyaaa ,, next chapter !!!!!

  11. Sukses nih bikin aku bc dr part 5 trus part 1 mpe 4… Ngakak mulu…
    Dilanjut yaaa….
    Nih epep bkal jd yg kutunggu publishnyaa….
    Hwaiting olala…

  12. aigo!puasa puasa baca my sweet lollypop part 4 sungguh menggoda ima.jonghyun x jga!he is like a naughty man in this story!good job 4 u!!!

  13. JJONG PERVERT !!!
    AKU SUKA JJONG SEPERTI ITU !!!

    Si lollyta kagak tegas euy, sekali sekali marah gitu biar Jjong gg selalu menggodanya..
    aseeek perjalanan di jeju dan kisah cinta di jeju segera di mulaiiii 😀

  14. “Aigoooo siapa yang tidak mau
    memiliki menantu sepertiku,
    tampan, kaya penuh pesona” —> pas Jjong ngomong gitu rasanya aku.pengen nimpuk pake batu kali -_-v

    eh lupa tanya, yoona disini yoona snsd kah? abis aku bayanginnya Miss Saebyuk itu sih #gapenting
    yoona tuh sukanya sama Key atau Jjong?

    SUKA BANGET PART INI HUWAAAAAAAAAAAAAA # teriak pake toa mesjid

    JJONGIE PERVERT BUT I REALLY LIKE IT UWOOOOOOO~
    Kyaaaaa aku mau jadi Lolly *getok

    eommanya Jjong liat Jjong-Lolly kissing kok diem aja? o_O

    thor tanggung jawab yaaah, aku jadi suka Jjongie nih disini XXD

    haha aku ngebut baca dari part 1, maap kalo komenku gaje panjang bin alay. Hihi sebenernya aku baca FF ini gara-gara menang award fever 😀

    lanjutannya ditunggu banget loh ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s