HEY, SELAMAT ULANG TAHUN

HEY, SELAMAT ULANG TAHUN

Written by Zikey

Cast: Lee Taemin & Kamu

Genre: Romance, Life, Friendship

Rating: General

Length: Oneshot

Summary: Selamat ulang tahun, Lee Taemin. Aku juga menyayangimu, temanku.

P.S: Terinspirasi dari sebuah kisah nyata unik, simple but sweet. Seingetku, pernah ada FF yang kurang lebih kayak gini, tapi ini aku ngembangin lagi idenya. Tadinya, ini FF Onew, tapi berhubung ternyata hari ini Taemin udah ulang tahun akhirnya aku ganti deh cast-nya hohoho, gak sempet bikin poster-nya juga. Proses editing-nya juga gak banyak, maklum kalau banyak kesalahn ya ^^. Dan ini pertama kalinya aku nyoba bikin FF oneshot yang macem gini, tolong di koreksi aja ya salah-bener nya ^^. Terima kasih banyak, komen balesanku agak malem yaaa~

SELAMAT ULANG TAHUN LEE TAEMIN ^O^

.:: This events depicted in this story are fictitious. Any similarity to any person, institution, or events is merely coincidental ::.

Hari ini tahun ketigamu di SMA akan segera dimulai, tidak ada yang perlu dipikirkan kecuali lulus dan masuk universitas terbaik. Tentu semua murid kelas tiga akan berfikiran sama, karena itu kamu berusaha fokus pada seluruh materi yang akan kamu terima nanti. Meski dulu berharap mendapatkan cinta pertama dan terakhirmu di SMA, kini tak ada waktu memikirkan soal pasangan hidup walaupun belum pernah pacaran. Sedikit menyesal sebenarnya, tidak bisa merasakan punya kekasih walau hanya satu kali, tapi akan lebih menyesal jika tidak lulus ujian.

Kamu menarik nafas dalam, kemudian melangkah dengan penuh keyakinan ke dalam gedung sekolah yang sudah dua tahun menjadi tempatmu menimba ilmu. Kamu tersenyum ketika teman-mu di kelas dua kembali satu kelas denganmu, dengan riang kamu menghampirinya.

“Kita sekelas,” katanya kemudian tertawa senang. “Ayo berjuang bersama, wahai penghuni peringkat tiga besar.” Lanjutnya bercanda, membuatmu ikut terkekeh.

“Seung Ho masuk kelas mana?” tanyamu penasaran, dua tahun ini temanmu dan kekasihnya Yoo Seung Ho selalu sekelas dan duduk bersebelahan.

“Di kelas sebelah, sayang tidak sekelas. Padahal kan, kalau sekelas aku bisa lebih semangat sekolah.”

“Tidak apa-apa, yang penting masih satu sekolahkan?” gurau-mu membuatnya terkekeh.

“Oh ya! Kita satu kelas sama Lee Taemin.” Tentu ini bukan sembarang informasi, dia tahu kamu menyukainya sejak kelas satu. Sayang Lee Taemin terlalu fokus pada karir-nya di boyband bernama SHINee, harinya selalu dihabiskan dengan syuting, latihan, atau tampil bersama group-nya. masa pelatihannya di SM Academy, harinya selalu dihabiskan di sekolah atau ruang latihan SM. Memang sebelumnya, Taemin bukan siswa cemerlang, hanya siswa rata-rata, jadi tidak terlalu masalah.

Kamu tidak berani komentar apa-apa. Pasalnya, kamu baru membulatkan tekad untuk fokus pada pelajaran, berjuang lebih keras untuk hasil yang lebih baik. Bukannya berarti nilaimu yang kemarin jelek, hanya, tidak serius saja nilaimu sudah bagus apalagi kalau semakin serius?

“Tidak senang?”

“Bukan, hanya… tidak ingin senang. Kemarin baru buat tekad supaya tidak lagi memikirkan dia, agak sial juga karena ternyata malah sekelas.”

“Belum tentu, barang kali dengan sekelas kamu jadi semangat?” kamu mengangkat bahu, ada juga sih kemungkinan semacam itu.

Bel masuk sudah berbunyi, kamu segera duduk di kursi langgananmu sejak kelas satu. Ketika itu sosok-nya masuk, lelaki bermata bulat, dengan kantung mata yang membesar bersamaan dengan tulang pipi yang menonjol ketika ia memamerkan senyum menawan yang membuatmu menyukai-nya sejak pertama melihatnya di kelas 7. Tidak banyak perempuan yang menyukai Lee Taemin sebelum ia debut sebagai SHINee, bagi teman-temanmu ia terlalu rata-rata. Tinggi badannya, wajahnya, penampilannya, gaya-nya, segalanya terlihat biasa saja. Sehingga tidak ada yang ambil pusing ketika fakta kamu menyukai-nya beredar, sehingga hal itu masih menjadi rahasia umum hingga kini.

Rasa kecewa langsung terbesit ketika ia duduk agak jauh di belakang-mu, kamu jadi menyesal memilih bangku paling depan. Sekarang tidak akan ada kesempatan untukmu mencuri pandang ketika pelajaran berlangsung, pemandanganmu hanya satu, papan tulis.

“Kelas untuk PM sudah dibagi, untuk tahun ini pemantapan materi-nya dilakukan pada jam belajar mandiri. Huuh, berarti kita tidak bisa pulang untuk istirahat, padat sekali!”

“Tahan sebentar, kita cuma perlu berjuang sampai lulus kok.” Kamu berusaha menghibur sambil menyapu lantai. Setelah membersihkan kelas, anak-anak akan berpencar menuju kelas pemantapan materi. Biasanya di kelas ini, guru mencampur murid dengan peringkat paling atas dengan peringkat paling bawah. Jadi kemungkinannya, kamu harus berjuang lebih keras belajar bersama anak-anak yang malas belajar.

Kamu berdecak ketika kotoran yang baru kamu sapu keluar kembali masuk, terbawa angin dari luar. Bel sudah berbunyi, tapi kamu harus menyelesaikan pekerjaan ini sebelum masuk ke kelas PM.

“Kenapa masih menyapu? Bel-nya sudah bunyi.” Tegur salah satu guru-mu.

“Tadi ada angin, jadi kotorannya masuk lagi.”

“Sudah tidak apa-apa, biar aku lanjutkan. Cepat masuk ke kelas!” kamu membungkuk hormat pada guru-mu sebelum berlari kecil menuju kelas pemantapan.

“Maaf saya terlambat,” katamu terengah-engah, kemudian segera masuk begitu gurumu mempersilahkan. Dibanding dengan kelas biasa, dalam kelas PM, satu kelas-nya hanya penuh setengah. Seluruh guru akan meminta muridnya untuk  duduk di depan, sehingga kamu diminta duduk di kursi yang kosong, tepat bersebelahan dengan Taemin. Kamu tersenyum canggung, kemudian duduk.

“Jodoh!”

“Apanya? Ini merugikan, tahu? Aku jadi tidak konsen, setiap duduk di sebelahnya gemetaran.”

“Aaahh, dasar norak! Jadi, sudah mengobrol sejauh apa?”

“Ngobrol? Saling sapa juga tidak pernah!”

“Hah?! Serius deh… kamu ini ketinggalan jaman banget! Jangan bertingkah seperti orang cupu begitu deh. Taemin itu kan sekarang sudah jadi artis, jadi menyapa-nya juga wajar saja.” Omel temanmu. “Hari ini harus bisa menyapa-nya!”

Kamu menghela nafas pasrah, jadi hari ini kamu bertekad untuk menyapanya.

Kelas pemantapan materi sudah berakhir, tapi tetap tidak ada satu kata yang kamu ucapkan padanya. Taemin merapikan barang-barangnya, kemudian ia menoleh padamu, risih karena kamu melirik-nya terus menerus. Ia mengangkat alis, seolah bertanya ‘ada apa?’. Kamu hendak membuka mulut, otakmu berfikir keras, apa yang harus kamu katakan.

“Taemina, cepat! Katanya hari ini ada latihan? Nanti terlambat,” temannya benar-benar mengganggu! Taemin menyahut, kemudian menoleh lagi padamu dan tersenyum sebelum akhirnya bangun dan berlari menyusul temannya.

Gagal, lagi!

Kamu meneguk ludah, tiba-tiba terjebak dalam situasi dimana jantungmu berdegub dua kali lebih cepat, menyebabkan keringat mengalir tanpa sebab. Susah payah mengubur rasa gugup-mu, kamu berjalan mendekati Taemin. Ia sedang duduk bersama teman-temannya, memperhatikan anak-anak yang sedang bermain bola.

Kemarin, Taemin tidak sengaja meninggalkan buku catatannya di meja. Kamu terlalu kesal untuk memperhatikan buku apa saja yang kamu masukkan ke dalam tas, kemudian saat tiba di rumah, buku catatan milik Taemin ini ternyata ada di dalam tas-mu. Sebenarnya sejak tadi pagi ingin kamu kembalikan, tapi belum dapat saat yang tepat.

“Taemin-ssi,” kamu memanggilnya dengan suara nyaris berbisik.

“Ya?” teman-temannya menoleh, tidak ada yang mendengar suaramu kecuali dirinya.

“Buku-mu, kemarin tertinggal di meja. Tidak sengaja aku masukkan ke dalam tas, maaf ya,”

“Terima kasih,” dan ia tersenyum, jauh lebih manis dari yang kemarin. Dan kali ini kamu benar-benar meleleh. Hancur sudah tembok pertahananmu, terpesona luar biasa dirimu padanya. Terima kasih dan senyumnya, kamu sudah cukup puas mendapatkan itu.

Tahun itu sudah berlalu, namun kamu masih bisa mengingatnya dengan jelas. Remaja bernama Taemin itu, tersenyum padamu dan mengucapkan terima kasih. Kini ia berada di mana-mana, semua orang mencintainya, semua mengakui ia berada di atas taraf rata-rata. Taemin juga mencintai semua penggemarnya, namun, mungkin orang yang pernah melihat senyum Taemin yang begitu tulus hanya dirinya. Senyum tanpa embel-embel bahwa dia seorang idola, senyum tanpa memamerkan bahwa semua orang menyukainya, sebuah senyum yang sejak dulu masih sama bagimu.

Kamu masih menyukainya, hingga saat ini, masih berharap bisa menjadi kekasihnya. Namun Lee Taemin yang sekarang, semakin sulit diraih, ia sudah bukan Lee Taemin si orang biasa. Lee Taemin yang ini, sudah memiliki julukan SHINee’s dance machine, juga berjuta-juta penggemar di seluruh dunia.

Kamarmu kini semakin dipenuhi berbagai macam barang dengan gambar, tulisan, atau bentuk anggota SHINee. Sebuah grup konteporer yang dipimpin oleh laki-laki bernama Lee Jinki, grup yang terkenal dengan wajah imut mereka, kualitas suara emas si Jonghyun (salah satu personil), kualitas tarian dan suara Taemin, dan keterampilan mereka dalam berbagai bidang di umur yang terbilang muda. Bukannya terobsesi, tapi kamu memang menyukai mereka, sebagai group bertalenta, terutama penari utamanya, karena ia teman sekelasmu, bersekolah di sekolah yang sama sejak SMP.

Besok hari ulang tahun-mu, dan satu kejadian lagi tertanam rapi dihati-mu. Tak lama setelah mengembalikan buku itu, hari ulang tahun-mu tiba. Tentu saja teman-temanmu memberi kejutan dan berbagai hadiah, namun semuanya masih terasa kurang, hingga ia, mengucapkannya padamu.

“Hari ini ulang tahun-mu? Selamat ya, semoga tahun ini menyenangkan untukmu.”

“Terima kasih, selamat ulang tahun juga… Lee Taemin.” Katamu gugup

Sejak itu, rasanya, hanya mengenang kejadian itu di hari ulang tahunmu juga sudah cukup. Tidak perlu makan-makan, pesta, jalan, atau segala macam. Karena tidak ada yang lebih membahagiakan dibandingkan dengan, Taemin mengetahui bahwa kalian lahir di tanggal yang sama.

“Dari mana?” Minho, salah satu anggota SHINee menyapa anggota termudanya yang baru masuk.

“Jasa pengiriman, besok temanku ulang tahun.”

“Oh ya? Kenapa tidak diberikan besok saja? Bertemu langsung, sekalian merayakan ulang tahunmu juga.”

“Besok kan kita ada jadwal wawancara live, setelah itu masih ada acara lagi. Dari pada lupa, lebih baik aku kirim saja hari ini, jadi tiba tepat waktu.”

“Oh, ya sudah… padahal itu kebetulan yang sangat bagus. Lahir bersamaan dengan temanmu, yang bersahabat karena ibunya sahabat sejak kecil juga belum tentu bisa lahir di saat yang sama.” Gurau Minho.

“Keren ya, semenjak aku tahu temanku lahir bersamaan, aku jadi merasa lebih senang setiap tanggal 18 Juli. Soalnya, ada dua temanku yang lahir tanggal 18 Juli 93 juga, mengagumkan.” Kata Taemin dengan mata berbinar-binar, sambil berjalan menuju ruang TV.

“Eh Minho! Aku sedang nonton, sana pergi!” omel anggota lain yang punya nama panggung Key, ketika Minho mendekati TV, hendak menyalakan PS.

“Pelit!” balas Taemin, membuat Key nyaris menghajarnya.

“Eh semua dengarkan, ini skrip untuk wawancara besok siang. Baca, siapkan jawabannya, pelajari ya! Jonghyun!” dia Jinki, membagikan satu eksemplar skrip kepada masing-masing anggota sambil lalu. Taemin membacanya, kemudian tersenyum sambil berjalan menuju kamar.

“Wah, hari ini ulang tahun Taemin-goon ya?” tanya salah satu MC di tengah acara, membuat Taemin tersenyum malu-malu. “Apa yang diberika hyeong-mu?”

“Kejutan, tadi pagi mereka masuk ke kamar-ku membawa kue besar dan satu box hadiah dari penggeman SHINee.” Jawab-nya senang, membuat MC langsung heboh.

“Satu box? Hadiah-nya sudah tiba lebih dulu?”

“Tidak, hadiah-nya baru sampai tengah malam. Taemin sudah tidur, sementara kami baru menyusun rencana…” kata Jonghyun menggantung.

“Setelah hadiah-nya tiba?”

“Iya,” sahut Onew mantap, nyaris tidak berfikir, membuat semua langsung tertawa.

“Jadi kalau tidak ada hadiah yang datang?”

“Kami lupa,” sahut Jonghyun cuek, kembali mengundang tawa ke lokasi syuting. “Taemin-goon, aku bercanda,” kata Jonghyun memohon ampun, Taemin hanya tertawa.

“Kalau begitu, bagaimana kalau Taemin-goon mengirimi video terima kasih kepada para penggemar?”

“Boleh aku menyampaikan sesuatu untuk temanku yang juga ulang tahun hari ini?”

“Oh ya? Boleh, tentu saja!”

“Untuk para penggemarku, terima kasih banyak atas hadiah kalian, dukungan kalian, juga cinta kalian. Sebenarnya cukup dengan dukungan dan cinta juga sudah cukup, tidak perlu repot-repot memberikan kado, tapi, terima kasih banyak. Aku sayang kalian semua! Untuk temanku, kita sudah tidak satu sekolah lagi ternyata. Aku mengirimkan hadiah untukmu, semoga bermanfaat, juga, semoga tahun ini menyenangkan untukmu. Aku menyayangimu, temanku. Hey, selamat ulang tahun untukmu.”

Kamu menahan diri, bersusah payah untuk tidak berharap terlalu banyak. Di setiap hari-nya, bisa dua hingga sepuluh bayi yang lahir kedunia, Taemin punya banyak teman, pasti ini orang lain. Kamu tidak ingin berharap, tapi juga tidak ingin sakit hati dengan kenyataan Taemin tidak mengenangmu sama sekali.

Kamu menghela nafas berat, kemudian berjalan menuju sebuah meja di mana terdapat kotak biru air berpita di atasnya. Kamu jadi ragu untuk mengirimnya pada Taemin, mengingat seberapa banyak yang mengirimkan hadiah, pasti menyedihkan jika Taemin bahkan tidak menyentuh kadonya sama sekali.

Bel rumah berbunyi, kamu baru ingat teman-mu akan bertamu. Segera kamu berjalan untuk membuka pintu, seorang tukang pos yang biasa mengantar surat ke rumahmu tersenyum padamu.

“Paket untuk-mu, sepertinya dari orang yang special.”

“Mana mungkin! Terima kasih ya paman,” kamu menandatangani bukti penerimaan, kemudian membawa paket-nya kedalam. Dengan hati-hati membuka bungkus pelindung dari jasa pengiriman, kemudian sebuah kotak berwarna pink membuatmu tersenyum, warna kesukaanmu.

Aku tidak tahu harus memberikan apa, padahal sudah satu sekolah sampai enam tahun, tapi aku masih belum berani mengobrol denganmu. Bahkan sekedar bertanya tentang hal umum juga aku tidak berani, biasanya yang seperti ini karena aku menyukai orang tersebut. Selama kurang lebih 5 tahun aku berharap bisa satu kelas denganmu, senang juga akhirnya bisa tercapai meski hanya satu tahun dan di tahun terakhir. Jadi aku memanfaatkan waktu satu tahun untuk memandangimu lekat-lekat selama mungkin, sampai aku puas. Berarti aku menyukaimu ya? Sepertinya iya. Tapi ini memalukan, aku mengaku suka tapi tidak banyak yang aku ketahui tentang dirimu. Hanya beberapa yang aku tahu, kita lahir di saat yang sama, dan kamu menyukai hanbok. Jadi aku cuma bisa memberikan hanbok modern, dan dua buah binyeo plastic. Tidak apa-apa kan? Aku berharap kamu menyukai-nya. Aku ingin melihatmu memanjangkan rambut, pastikan binyeo ini berguna ya.

Temanmu,

Taemin

Tidak ada yang bisa menggambarkan seberapa besar rasa bahagiamu saat ini, rasanya seperti ingin tertawa terbahak-bahak namun di saat yang bersamaan, tetesan air mata bahagia ikut mengalir. Kamu tidak pernah menyesal, sekalipun tidak pernah menyesal, menyukai Taemin selama 6 tahun tak akan sia-sia.

Kamu memeluk gaun hanbok cantik yang semakin terlihat istimewa itu, kemudian berjanji untuk selalu memakainya di acara penting. Kemudian pada dirimu sendiri kamu memastikan rambut ini selalu membutuhkan binyeo pemberian Taemin.

Selamat ulang tahun, Lee Taemin. Aku juga menyayangimu, temanku.

—END—

Kataku: Jadi, gimana penilaian kalian? Feel-nya failed? Iya sih, keliatan banget fail nya. Penulisannya masih berantakan? Bagian mananya, nanti aku benerin deh ^^. Komen kalian aku bales agak malem ya🙂. Terima kasih sudah mampir😀

Note:

1. Binyeo = Tusuk konde khas Korea yang berasal dari Jeoson era.

2. Hanbok: Baju khas Korea untuk perempuan. Dewasa ini, sudah banyak bentuk modernisasi dari hanbok.

3. Foto di atas, aku ambil dari twitter-nya Shawolindo kalo gak salah, hehehe~

©2012 SF3SI, Zikey.

Officially written by Zika, claimed with her signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

52 thoughts on “HEY, SELAMAT ULANG TAHUN

  1. Zika, sudut pandangnya ‘kamu’, jadi agak lama bacanya krn jarang yg pake sudut pandang macem itu.

    Engga failed dari segi cerita, tp emg penulisannya cukup berantakan. Tadinya mau komen lebih detail, gpp zik?

    Yg pasti, ff ni menyeretku pada kenanganku sendiri, jaman SMP. Ah, ntar jadi curcol deh. Yaudah deh, terus berkarya ya, 2NE ditunggu banget zik

    1. Iya, cuma.. aku kan sering baca di AFF, banyak yang pake sudut pandang kamu. Aku sih enak-enak aja bacanya, makanya kepingin nyoba, soalnya jarang juga yg pake sudut pandang begini

      Gak apa-apa sih sebenernya, soalnya ini bener-bener first try banget, jadi butuh komen yang bisa bikin aku tahu titik lemah sama lebih-nya. Barang kali ada kemungkinan aku bisa bikin yang lebih baik🙂

      Oh-uh, aku yakin pasti pernah ada yang ngalamin hal macem ini😄
      Makasih dukungannya, iya, aku masih editing nih, muterin konsep ceritanya lagi:/
      Sekali lagi makasih banyak loh, karena mampir, karena komen, karena dukungannya, dan karena menanti 2NE😀
      xoxo

      1. Masama zika ^^

        Btw AFF itu apa?

        Aku pernah 1x bikin pake sudut pandang mcem ini, hasilnya emg kurang memuaskan. Agak susah dapet feelnya.

        Sebenernya bukan masalah sudut pandang yg mau kubilang, hehe

        1. AFF, Asianfacfics😀

          Iya, makanya aku jadi kepingin nyoba, kenapa mereka yang di AFF bisa bikin aku pas baca tuh kena gitu feelnya😀

          Oh ya? Ya udah gak apa-apa, santai aja

        2. Ooo berarti di AFF itu cast-nya campuran ya? mau deh main kapan2

          Zik, aku bikin komen ini tadi siang. Ga tau ya udah ada yg kamu edit belom😀
          Maaf ya kalo cara komenku nyebelin buat kamu…
          1)Berfikir berpikir?

          2)“Ayo berjuang bersama, wahai penghuni peringkat tiga besar.” Lanjutnya bercanda, membuatmu ikut terkekeh.
          Kenapa masih menyapu? Bel-nya sudah bunyi.” Tegur salah satu guru-mu.
          ….menyapa-nya juga wajar saja,” omel temanmu.
          “Terima kasih, selamat ulang tahun juga… Lee Taemin.” Katamu gugup
          …dua temanku yang lahir tanggal 18 Juli 93 juga, mengagumkan,” Kata Taemin dengan mata
          ….satu box hadiah dari penggeman SHINee.” Jawab-nya senang, membuat MC langsung heboh.
          “Tidak, hadiah-nya baru sampai tengah malam. Taemin sudah tidur, sementara kami baru menyusun rencana…” kata Jonghyun menggantung.

          Setauku, yg bener gini:
          “Ayo berjuang bersama, wahai penghuni peringkat tiga besar,” lanjutnya bercanda, membuatmu ikut terkekeh.
          Kenapa masih menyapu? Bel-nya sudah bunyi,” tegur salah satu gurumu.
          “Terima kasih, selamat ulang tahun juga… Lee Taemin,” katamu gugup
          …dua temanku yang lahir tanggal 18 Juli 93 juga, mengagumkan,” kata Taemin dengan mata
          ….satu box hadiah dari penggeman SHINee,” jawab-nya senang, membuat MC langsung heboh.
          “Tidak, hadiah-nya baru sampai tengah malam. Taemin sudah tidur, sementara kami baru menyusun rencana…,” kata Jonghyun menggantung.

          3)Trus ini, kenapa pake tanda strip(-) zik? Ada alasannya kah? Bukannya itu ga usah pake ya?
          gurau-mu, menyukai-nya, belakang-mu, materi-nya , masih banyak lagi aku nemuin yg semacem ini di ff ini😀

          4)Group, kenapa ga italic? Itu asing kan? Kalo mau juga pake grup aja😀

          5)…kamu jadi semangat?” kamu mengangkat bahu, ada juga sih kemungkinan semacam itu.
          “Taemina, cepat! Katanya hari ini ada latihan? Nanti terlambat,” temannya
          ….tentu bisa lahir di saat yang sama,” gurau Minho.

          Setauku itu jadi:
          ….kamu jadi semangat?” kamu mengangkat bahu, ada juga sih kemungkinan semacam itu.
          Taemin-ah, cepat! Katanya hari ini ada latihan? Nanti terlambat.” Temannya ….

          6)di sini nge-hang aku nih: bentuk anggota SHINee
          Maksudnya apa zik?

          7)konteporer atau ‘kontemporer’ yang bener?

          8)’live’ , ‘special’
          ga diitalic zik?

          Eh semua dengarkan, ini skrip untuk wawancara besok siang. Baca, siapkan jawabannya, pelajari ya! Jonghyun!” dia Jinki,…

          9)diberika  diberikan
          10)kedalam ke dalam

          Untuk nomer 1 ama 5 aku kurang tau teori pastinya krn aku bukan anak bahasa. Tapi, dari beberapa sumber dan novel yang pernah kubaca, aku nyimpulin kalo setelah kalimat langsung itu diikuti ‘ucap’ ‘ujar’ ‘omel’ ‘celoteh’ ‘titah’ ‘bisik’ ‘gumam, dll. Maka pakenya koma dan penulisan ‘ucap’ ddk-nya itu huruf awalnya kecil.
          Tapi, kalo setelah kalimat langsung itu bukan diikutin sama kata2 yg kubilang di atas, maka huruf awalnya kapital dan pake titik. Misal:
          “Jangan menangis.” Jinki mengusap air mata gadis itu.

          Kayakna poin 1 ama 5 itu masih ada yang kelewat pas ngetik komen, Cuma itu yang kuinget buat diketik tadi siang, hehe…
          Semoga aku ga salah nyimpulin dari apa yang kubaca selama ini😀

          Semangat Zikaaa

  2. Haa, so sweet banget. Diam2 Taemin ngasih kado. Mau juga deh, haha

    Awalnya feel-nya dapet sih, tapi mungkin gara2 aku bacanya ga konsen juga, terakhirnya terkesan… biasa aja. Maaf ya ._.

    Overall, daebak😀

    1. Soal plot akhir, gak salah kalau kamu bilang biasa aja. Soalnya salah di aku juga sih ^^
      Pas awal-awal nih aku nulisnya penuh perasaan gitu hahaha, mendalami banget. Terus baru sampe setengah, aku baru inget Taemin ulang tahun hari ini. Akhirnya malem-malem aku ganti cast-nya, aku edit sedikit bentuk ceritanya, terus aku lanjutin buru-buru yang penting sesuai rencana awal. Jadi gak salah kalau kamu bilang endingnya biasa aja🙂

      Makasih banyak ya, untuk mampir, komen, sama pujiannya ^^
      xoxo

  3. Ya! Saengil chukkae hamnida Taeminnie..

    Chingu, sudut pandang orang ke-tiga bikin aku agak susah ngedapetin feel-nya.. Tpi overall bagus kq..
    Terus berkarya..

  4. wktu tau hadiah yg dikasih taemin aku ngerasa sweetnya ada disitu, ga tau knp.. Hhe

    Nice ff kak, cm sempet rada bingung kalo nemu kata kamu, jadi ngebayangin ulang gitu.. Hhe ^^v

    1. Gara-gara Taemin ngasih hanbok sama binyeo? Seriusan? Hahaha… aku itu padahal ambil jalan pintas loh karena gak tahu hadiah apa yang harus Taemin kasih ke ‘kamu’

      Jadi ngebayangin ulang? Ooohh, semacem ganggu konsenterasi pembaca gitu ya?
      Sip deh😀
      Makasih banyak ya udah mampir, sama komen ^^
      xoxo

  5. Johasseo…

    Nggak sia-sia ‘penantian’ selama 6 tahun… Sama kaya yang lain, awalnya agak susah juga pake sudut pandang ‘kamu’. Tapi keren kok ceritanya.

    Keep writing… (^o^)9

  6. sayang sekali ulang tahunku sama dg baekhyun exo… omooo… taeminniiiee.. masih bolehkah aku memanggilmu seperti itu? sirreo! taemin -ssi, happy birth day oppa and ff ini oke juga….🙂

    1. Hohoho, 40 dari 70 orang aku yakin ngalamin kisah-kisah awal. Naksir diem-diem, akhirnya satu kelas, terus cuma bisa ngeliatin kekeke~
      Iya, aku emang lagi seneng banget ngerubah-rubah gaya penulisan😄
      Nyari mana yang pewe hohoho

      Makasih ya Giga udah mampir terus komen, muji juga😀
      xoxo

  7. Ejie taemin ulang tahun. Ciye tambah tua. Ciyeeee

    Yeay! Setelah sekian lama, akhirnya bisa baca cerita dengan sudut pandang ‘kamu’. Jarang sih yang bikin cerita dengan sudut pandang ‘kamu’.

    Menurut aku, feel nya kurang dapet kak. Kurang greget gitu..

    Umm ada beberapa kalimat yang kesannya belibet dan kurang sreg gitu.

    Kaya ini, ” Dengan hati-hati membuka bungkus pelindung dari jasa pengiriman, kemudian sebuah kotak berwarna pink membuatmu tersenyum, warna kesukaanmu.”

    Maksudnya ketangkep, tapi rasanya ada yang kurang. Kata-kata ‘kemudian sebuah kotak berwarna pink membuatmu tersenyum’ rasanya kurang pas gitu…

    Menurut aku sih gitu kak ._.

    1. Jarang…. nyaris gak ada sih kalau menurutku. Kalau diblog ini, dari 1000 FF meungkin cuma ada 5 FF yang pernah pake sudut pandang kamu🙂
      Makanya resiko-nya gede sangat

      Kurang ya? Iya sih… kerasa juga akunya

      nah, kalimat yang itu… aku juga bingung kenapa aku nulis model begitu hahahha
      udah ngeh sebenernya pas masukin ke draft, tapi males ngehapusnya😄

      Makasih ya say udah mampir terus komen ^o^
      xoxo

  8. SAENGIL CHUKKAE HAMNIDA TAEMIN-AH!
    AKU ULTAHNYA BUKAN SEKARANG, BESOK SIH. HUHUHU *curcol*
    Nice FF thor! Keep writing~ Btw kependekkan sih.-. hehe, tapi soal feeling dapet kok~ Hahah😄

    1. Saengil Chukkae Taemin😀
      Hahha agak apa-apa, yang penting beda sehari
      Makasih ^^, kependekan? Buat sudut pandang macem gini, menurutku udah termasuk panjang nih hehehe~
      makasih ya udah mampir dan komen🙂

  9. Kak Bibah: Udah gak bisa reply hahahaha, aku bales di bawah nih ya ^^
    Soal typo ternyata… aku udah bilang sih kalau aku gak nge-edit, jadi maklum banyak kesalahan
    tapi koreksinya gak aku tolak kok😀
    kalau aja aku dapet kesempatan buat nge-edit satu atau dua kali kemarin, mungkin poin dari Kak Bibah gak bakal sebanyak itu kali ya🙂
    Ya udah aku catet, intinya banyak typo nya ^^, alasannya… aku buru-buru, sama gak sempen edit ulang.
    Nah, buat yang teori 1 sama 5 itu.. biasanya aku udah bener nempatin koma sama titik gitu di akhir kalimatnya, cumaaa… kalau aku salah, misal mestinya koma jadi titik, itu kata “ucap” atau semacamnya itu jadi otomatis kapital, biasannya enggak
    nah lagi lagi karena gak sempet nge-edit aku jadi gak bisa memperbaiki deh

    Tapi aku jadi dapet ilmu soal teori-nya :D… makasih banyak loh Kak Bibah… kayaknya aku bakal postpone 2Ne nih, hahahaha *brb edit lagi*😄

  10. bagus, pas prtama aku dpt feelnya tp sayangnya pas ending aku ga dpt feelnya.. Aku bngung mw ngomong apalagi hehe pokoknya bagus lah..

  11. SAENGIL CHUKKAE URI TAEMINNIE~
    Smoga hrapanmu untuk jdi manly trgapai,haghaghag…
    Smoga make a wish nya doain aqu smoga jdi istri sahnya key#bltak.

    Klo kritik aqu,sama kya komen2 di atas*bilng ajj mles ngetiknya*,.eh ngga ko tpi tkutnya ka zika mlah nambah dongkol krna stiap komen isinya itu lagi itu lagi*bner ga?haha*

    Udah deh sgini aja komenku.Eunri menunggu 2NE nya >.<

  12. Happy B’day Taemin,,,
    moga makin bisa nyiptain dance yang bagus…
    n sgala harapan tercapai,,,, amien….

  13. joaseo..

    Aq suka penggambaran taemin disini, ngga lebay tp tetep nunjukin cakepnya si tetem ini *yah shawol jg uda pd tau*
    yah di awal crita aq smpet brharap ‘kamu’ sama taemin bkal closer, tp trnyata tiba” ‘kamu’ sm taeminnya malah misah (udh lulus)

    tp overall bagus kok..
    Ceritanya gak maksa+lebay, dan masuk akal..
    Ditunggu karya yg lain zikey eonni ^^

    1. Serius?

      Hahahaha… kan aku ngegambarin dia sebagai remaja normal (?)
      Kalau di cerita sih pasti closer, tapi aku nulisnya sesuai realita aja hehehe

      Makasih banyak yaaaaa ^o^
      xoxo

  14. aku sukaaaa,, ringan bangett,, so sweet gitu deh😀

    huhuhu ulang tahunnya beda 3 hari ama taemin TT_TT
    taemin duluan 3 hari kemudian aku, tapi beda tahun juga kok😀
    TAEMINNIEEEE ~~~ Noona loves you too :*

    Ceritanya bagus, mungkin memang agak berantakan, tapi aku maklumi kok karena buru-buru..
    aku suka jalan ceritanya dan endingnya..aku berharap dapat kembali ke masa-masa SMP mau pun SMA..hahaha udah hampir 4 tahun semenjak meninggalkan sekolah😀

    lanjutkan berkarya yaaa😀

    1. Ringan? Beneran? Waaaahh… seneng juga ada yg bilang ringan, gak tahu kenapa kekeke

      Makasih udah maklumin🙂
      SIp… sekali lagi makasih banyak yaaaaa
      xoxo

  15. SELAMAT ULANG TAHUN TAEMIN!
    hehe walau bacanya telat sehari tapi gak papa deh😀

    walaupun singkat tapi feel-nya dapet kok eon apalagi part terakhir jadi ikutan terharu :”)

  16. ouh co cweet…
    sbnrnya udh lumayan sering bc ff dgn sudut pndang org ketiga.. tp tetep harus bnr2 dipahami jg bcnya.. n feelnya dapatlah bagiku🙂

    Jadi aku memanfaatkan waktu satu tahun untuk memandangimu lekat-lekat — jd gntian ya… taemin yg memandang dr belakang d kls.. hihihi

    1. Iya sih, aku juga kalai baca sudut pandang orang ke tiga mesti lebih fokus
      Dapet? aaaaahhhh iya iya🙂

      Makasih banyak yaaaaa udah mampir ^^
      xoxo

  17. Akhirnya nemu epep baby Taemin \^0^/
    SO SWEET BANGET!! *peluk2 Taemin*

    cerita awalnya kok aku banget ya ? Aku juga sekarang kelas 3 lho thor😄 *ceritanya curhat*

    pas baca nih epep suka banget castnya ada taeminnya hehe.. Pokoknya suka lah~ walau kudu rada serius bacanya sih biar ngerti ._.

    Overall, epep ini bagus kok!
    Yep, keep writing ya thor and hwaiting!! ^^;;;
    #TELEPORT

  18. aaah, udah lama nggak baca2 ff di sini dan nemu ff bagus yang aku banget…haha…

    dari jalan cerita udah oke punya, aku suka, dan aku makin suka krna tiba2 teringat si ‘dia’ hahaai…
    dari cara ngegambarin aku gak bisa komen karena baru pertama kali aku baca ff dengan kata kamu. awalnya bingung tp seterusnya udah biasa aja..hehe..
    komen2 di atas sudah cukup kali ya kak, tapi keren banget salah satu komentator di atas, detail banget…hehe, pengen dikomenin kyk gitu juga.. #gubrak

    smoga aku juga benasib mirip2 bgituan ya, walau ultahnya beda :”) Aamiin..
    keep writing eonn😀

  19. Lagi ngubek-ngubek page oneshoot, ketemu ff ini.
    Temanya simple loh, tapi enak aja gituh dibacanya.

    dan tau gak, main castnya Tetem kurubah semua jadi Jinki. Kamu makenya sudut pandang kek gitu sih soalnya, huakakkak
    Well, ini berhasil membuatku larut di dalam cerita, dan kembali ngingat masa-masa jaya SMA dulu yang labilnya luar biasa😀
    tengkyuh Zika, kau sudah membuatku bernostalgila😀

    1. Hahahaha.. CURAAAAAAAANNGGGGGGG
      Tapi aku juga sih, pas bikin aku ganti jadi Key hahaha
      Aahh emangnya kamu kira aku yg nulis gak ngalamin masa-masa ababil kayak gini? hahaha~

      Sama-sama cintaa ^o^
      kkk
      makasih banget loh udah mampir terus baca *cium Boram*

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s