She Is My Wife – Part 2

SHE IS MY WIFE PART 2

AUTHOR   : CharmingAlmighty

Main cast    :

–         Kim Kibum

–         Kim Raena

–         Choi Minho

Support cast :

–         Kim Jonghyun

–         And another cast

Rating : PG – 17

Leght : Sequel

Genre : life,romance,little bit humor

Masih pada inget ga nih chingu cerita sebelumnya..dari pada penasaran *ga ada yg penasaran juga ma ff gw. Ok ok ! langsung aja deh yah dari pada banyak bacot

LET’S AND HAPPY READING^^

>>Preview part

“jika kau masih berontak aku akan melakukan yang lebih dari ini”

Minho mulai mencium Raena dengan kasar ia terus menghimpit badan Raena dan mencoba merobek baju Raena…..

Sedangkan Raena ! badanya sudah basah dengan keringat,ia mengeluarkan banyak tenaga untuk mendorong Minho saat ia tahu kalau Minho mencoba merobek bajunya tapi bagaimanapun tenaga Minho sangat kuat,hanya air mata yang keluar dari mata indahnya itu

 

*BUUUUUGGGGHHHHHH

Minho tersungkur kelantai

“pakailah ini”ucap namja itu melapaskan jaketnya dan memberi kepada Raena

“aarrgghhh !! kau sudah datang?hah?”ucap Minho mencoba berdiri

“brengsekk kau…jangan pernah kau sentuh istriku. Arraseoo”

BUGGGGHH

kepalan tangan itu mengenai pipi Minho lagi,Key sudah tidak bisa menahan amarahnya

“haha..tepat sekali kau datang..jika kau terlambat sedikit saja!mungkin aku sudah menyimpan benihku di rahim istrimu itu”ucapnya menghapus setitik darah di bibirnya

“itu tidak akan pernah terjadi!aku tidak akan membiarkan namja manapun melakukan itu pada istriku!arraseo …!*buuugghhh kini perut Minho yang terkena tonjokan Key hingga ia tersungkur mengenai dinding dan tak sadarkan diri

“hah namja brengkek”pekik Key menghela nafas ia langsung menoleh pada yeoja yang sudah tak karuan itu,lengan bajunya sudah sobek,mukanya sudah di penuhi air mata ia terus mematung melihat Key yang terus menyerang Minho tanpa balasan.

Key menatap nanar mata istrinya yang sudah sendu itu dan mendekatinya perlahan

“gwaenchanayo?”gumam Key perlahan menatap Raena,tapi Raena tidak mengeluarkan kalimat apapun dari mulutnya dengan ragu Key memegang bahu Raena dan membawanya ke dalam pelukan yang hangat

 “aku sangat takut”terdengar pelan suara Raena di dalam pelukan Key

“ne..arraseo ! kita akan pulang. Aku akan menjagamu”ucap Key melepas pelukannya dan merangkul Raena untuk keluar dari ruangan itu. Key sangat lembut memperlakukan Raena,ia tahu kalau Raena masih sangat shock dengan kejadian ini. Bahkan  Key merasa  bersalah karena masalahnya dengan Minho, hingga Raena terbawa-bawa bahkan menjadi korban. Dalam mobilpun Key terus memperhatikan Raena yang masih terdiam.

“Raena bicaralah ! jangan membuatku khawatir”gumam key dalam hati

Key menggendong Raena yang teridur masuk kedalam apartementnya,ia tak tega membangunkanya “mianhae” ucap Key sambil merebahkan badan Raena di kasur .

>>>>

Raena mengerjapkan matanya ,menggerakkan badannya yang sedikit kaku,ia merasa ada yang menempel di keningnya,ternyata sebuah handuk kecil menempel di keningnya

“apakah aku sakit ?”gumamnya perlahan “Key~” kini ia melihat seorang namja yang tidur di sampingnya bahkan tidak memakai selimut karena semua bagian selimut hanya menutupi badannya ,ia tersadar ada guling  diantara mereka,memisahkan mereka berdua,membuatnya tersenyum di pagi ini. Ini pertama kalinya mereka tidur seranjang setelah pindah ke apartement,kini matanya hanya tertuju pada wajah polos putih namja itu hingga badannya ikut bergerak menyamping menghadap namja yang notabennya adalah suaminya sendiri.

“euummmhhh” Key mengerang dan membuka matanya “sudah baikan ?”ucapnya saat sadar kalau dia sedang dilihat oleh yeoja yang ada di sebelahnya

“ne,kau tidur disini ?”tanya Raena

“anniya ! aku hanya tertidur disini. Badanmu panas semalam. Aku hanya bermaksud untuk menjagamu saja tapi aku malah tertidur,aku tidak melakukan apapun padamu Raena ! jeongmal …”ucap Key dengan nada meyakinkan hingga ia bangun dari posisi tidurnya

“lalu kau yang menggantikan bajuku?hah?”ucap Raena ia sadar baju yang ia pakai sekarang berbeda dengan yang ia pakai semalam

“anniya.. .sudah ku bilang aku tidak melakukan apapun padamu!noona,yang menggantikan bajumu”ujar Key dengan yakin mengelak tuduhan Raena

“noona ?”Raena terheran-heran

“Yoonji noona! aku menelpon Jonghyung hyung dan semalam mereka kemari,lalu Yoonji noona menggantikan bajumu tanpa aku suruh,dan aku mengobrol dengan hyungku di ruang tv”ucap Key menjelaskan

“mmh ne!aku percaya”ucap Raena mengangguk

“mianhae”ucap Key pelan

“untuk apa?”tanya Raena dengan wajah polosnya

“karena masalahku dengan brengsek itu,kau menjadi korbannya”ujar Key

“mwoo?ku kira Minho membalaskan dendamnya padaku”ucap Raena dengan wajah berpikir

“ne ?maksudmu?kau mengenalnya?”tanya Key terkejut

“saat sekolah aku pernah berpacaran denganya,dan aku memutuskanya secara sepihak,kare-na ! haruskah aku cerita alasannya padamu?”ucap Raena ragu

“tidak usah!aku tidak tertarik mendengarnya,lagi pula ku rasa penyebabnya bukan masalahmu dengannya. tapi  ini karena masalahku ku. Masalah pekerjaan,dia tidak mau kalah denganku”ucap key “aiish sudahlah apapun masalahnya. Lupakan  saja dan  kau lupakan kejadian semalam Marraseo !!”ucap key

“ne arra!api untuk apa kemarin kau menyuruhku datang ke café sore hari ?”tanya Raena

“mwoo?aku tidak pernah menyuruhmu untuk datang ke café atau kemanapun?”ucap Key mengelak

“tapi,kau yang pengirim pesan padaku,tertera jelas dilayar ponselku pengirimnya adalah kau”ujar Raena

‘kapan aku mengirim pesan padanya,aigoo~ saat itu ponsel tertinggal di ruang rapat,dan saat akau kembali sudah ada ditangan Minho. Past i ini ulanya’pikir Key

“aah aku ingat ! ponselku tertinggal di ruang rapat,dan Minho yang menemukannya,pasti dia yang mengirim pesan padamu,agar bisa dengan mudah menculikmu”ucap Key dengan yakin

“aaiisshh ! lain kali kau harus berhati hati”ucap Raena menasehati Key

“mmh ne,arraseo !”ucap Key berniat merebahkan kembali badannya ke kasur

“yaaak! Kau tidak boleh tidur lagi, kau harus menyiapkan sarapan pagi ini sebagai permintaan maafmu”ucap Raena tersenyum tanpa dosa

“mwo?shireo..aku mengantuk”ucap Key kembali berbaring

“palliwa~aku lapar…”ucap Raena mendorong badan Key hingga jatuh ke lantai

“aaarrgg ! baiklah , mengapa sifatmu tidak seperti semalam saja,jadilah pendiam seperti semalam”ujar Key keluar kamarnya “yaak palli ireona~ kau juga harus membereskan rumah”ucap Key saat mendengar tawa Raena yang membuatnya kesal

“ne arra tuan Kim”teriaknya

Kejadian itu membuat Raena dan Key semakin dekat walau mereka tetap tidur dengan beda kamar  tapi hubungan mereka cukup baik,mungkin Key takut kalau Minho akan melakukan hal yang sama kepada Raena,jadi ia lebih sering memperhatikan Raena. Dengan perlakuan Key yang sangat manis padanya. Raena sangat senang dan yakin kalau ia mulai jatuh cinta pada namja yang sangat menyebalkan itu,entahlah perasaan itu kadang muncul dan hilang dengan sendirinya,bahkan ia terus akan bersikap menyebalkan jika di depan Key

>>>

“Raenaa~ buka pintunya.palli !”teriak Key dengan nada yang tidak jelas dari belakang pintu apartement mereka

“Key~”gumam Raena  “

ne ! chakkamaneyo”ucapnya

Kleek

“Aigoo~ kau mabuk”ucapnya saat membuka pintu dan melihat Key sudah tidak karuan dan hampir jatuh,dengan cepat Raena meraih badan Key dengan susah payah dan membawanya masuk kedalam

“kau lama sekali membuka pintunya-a ?”tanya Key

“kenapa kau mabuk??”ucap Raena tidak menghiraukan pertanyaan Key

“aku bertemu Minho,dan  dia bilang kalau akan merebutmu dariku”ucap Key tersenyum pahit

“mwoo?Aku tidak akan percaya pada omongan orang yang sedang mabuk”ucap Raena merebahkan badan Key ke kasur. Ia berniat mengambilkan air minum untuk Key,tapi

GREEB Key memeluknya dari belakang “aku tidak akan membiarkanya mengambilmu dariku”bisik Key membuat bulu kuduk Raena berdiri

“kau sedang mabuk Key,aku akan mengambil minum untukmu”ucap Raena melepaskan tangan Key yang melingkar di pingganya

“aku tidak mabuk Raena~!”ucap Key membalikan badan Raena hingga kini mereka  berhadapan

“yaaaak kau mau apa?hah?”ucap Raena yang sadar kalau Key mendekatkan wajahnya hingga semakin dekat “Keeyy kauu ~”

CHUU~ kini Key mencium Raena ,yapp mencium istrinya dengan lembut,Raena  masih kaget dengan perlakuan Key malam ini. Key tetap mencium Raena walau Raena tidak membalas ciumannya,tapi akhirnya Raenapun terbawa oleh permainan Key higga dengan tak sadar ia pun membalas ciuman Key membuat mereka lupa akan segalanya menyingkirkan semua benda yang menghalangi gerakan mereka hingga akhirnya mereka terjatuh di atas kasur dan ~

>>>>  SKIIPP SCENE<<<<<  *author ga bisa dan ga kuat ngelanjutnya^^

Sinar matahari menusuk memasuki kamar mereka melewati celah jendela.

“aigoo~ apa yang aku lakukan denganya”ucap Raena frustasi saat membuka matanya dan tersadar dengan kejadian semalam “nappeun namja”gumamnya menatap namja yang tertidur pulas disebelahnya

Secepat mungkin Raena membenahi dirinya hingga ia selesai mandi pun Key masih tetap pulas dengan tidurnya

“Raena~”gumam Key saat melihat Raena sudah tidak ada di sebelahnya ia segera bangun,ia segera bangun dan keluar kamar

“Raena~”ucapnya pelan saat melihat Raena sedang asik menonton tv dengan snack di tangannya dengan hati-hati ia berjalan mendekati Raena dan duduk di sebelahnya “Raena”panggilnya ragu

“mwoya?jangan ganggu aku,aku sedang nonton tv”ucap Raena tanpa mengalihkan perhatiannya dari layar tv

“mianhae,semalam aku mabuk dan~”belum sempat Key melanjutkan bicaranya Raena sudah memotong

“hah tidak ada gunanya minta maaf,semuanya sudah terjadi,kau melanggar janjimu untuk tidak menyentuhku”ucap Raena menatap tajam

“yaak ! lagi pula aku ini suamimu,aku berhak melakukan apapun padamu. Aku hanya ingin memilikimu seutuhnya”celetuk Key tanpa sadar

“mwoo?apa maksudmu?memilikiku seutuhnya?”tanya Raena “haish dasar ! semua namja memang sama saja”ucap Raena menjitak kening Key

“awww ! lagi pula aku sedang mabuk jadi-”

“sudah tau tidak bisa minum arak,kau malah meminumnya”ucap Raena berlalu masuk ke kamar

“ahh pabo~”ujar key memukul kepalanya “kau mau kemana ?”tanya key saat melihat raena keluar kamar dengan pakaian rapih

“supermarket !”ucap Raena menutup pintu kamar

“a-aku ikut”ucap Key menghalangi jalan Raena “tunggu sebentar aku ganti baju dulu”ucapnya berlalu

Mereka menyusuri pinggiran jalan tak jarang  Key menjahili Raena,Key memang tidak membawa mobil karena supermarketnya dekat

“aww”ucap Key memegang mata kanannya

“waeyo?”tanya Raena

“mataku perih …sepertinya kelilipan..aarghh!aku tidak bisa melihat”ucapnya seperti orang kesakitan

“mwoo?”ucap Raena panik “coba kulihat”ucapnya mendekatkan wajahnya

“jaaaa~”ucap Key tiba-tiba membuka matanya”hhahha”ia terkekeh melihat ekspresi Raena yang panik

“yaak..kau menyebalkan !”ucapnya memukul lengan Key dan jalan meninggalkan Key

“Raena..tunggu aku.”

“palliwa~ sepertinya akan turun hujan “teriak Raena

>>>

Hujan tiba-tiba turun,Raena dan Key memilih untuk meneduh di sebuah halte bus.

“aisshh kenapa turun hujan, padahal tadi sinar mataharinya sangat cerah”gumam Raena tapi tak di respon oleh Key matanya melihati sesuatu di sebrang sana

“aaiish bodoh sekali anak itu,hujan hujan seperti ini masih saja berdiri di tempat itu”gumam Key

“mwoo?”tanya Raena melirik Key

“lihatlah anak yang di sebrang itu”ucap Key mengarahkan jari telunjuknya

“omooo~ kemana orang tuanya,kenapa meninggalkan anaknya sendirian”Raena mengabil jaket Key yang menjadi penutup kepala mereka dari tangang Key

“eodiga?”tanya Key heran melihat Raena berjalan

“melihat anak itu”ucapnya berlalu
“aish..Raena kau tak perlu kesana”ucapnya berlari mengejar Raena

>>>

Raena menutup kepala anak itu dengan jaket,walaupun tidak berpengaru,tetap saja anak itu basah kuyup

“bicaralah sesuatu padanya”ucap Raena meoleh ke Key

“kenapa harus aku?kau saja”ucap Key menolak

“palli ~”kini Raena mundur selangkah,membiarkan Key lebih dekat dengan anak itu

“baiklah ! hey,kau anak kecil !sedang apa kau disini?kenapa tidak meneduh”ucap Key mendekati anak itu tapi tidak ada satu katapun keluar dari mulut anak itu

“mungkin dia belum bisa bicara,atau dia kedinginan. Semua  bajunya basah”ucap Raena yang berada di belakang Key

(kira-kira anaknya segede yoogeun pas hello baby.hehe)

“kenapa kau ini?”

“mwo?kenapa denganku?”

“kenapa kau berdiri di belakangku?bukankah yang mau melihat anak ini”

“anniya..”ucap Raena secepat mungkin memindahkan posisi berdirinya”sepertinya dia kedinginan,bajunya basah”

“ahhh sudahlah,bukankah kita mau ke supermarket”

“lalu anak ini bagaimana?kau mau meninggalkannya disini sendirian?”ucap Raena

“sudahlah biarkan saja,lagi pula dari tadi dia sudah ada di sini bukan?kajja!”ucap Key menarik tangan Raena

“aku tidak tega meninggalkannya”ucap Raena menoleh ke wajah polos anak itu

“lalu?kau mau kita membawanya?hah?”ucap Key menebak pemikiran Raena

“kita belikan saja dia baju,kasihan badannya sudah mulai bergetar kedinginan, lalu  kita serahkan ke polisi saja”

“aisshh Raena~ kita tidak tau itu anak siapa?mungkin ibunya sedang mencarinya?sudahlah”ucap Key angkuh

“Key jebaal!!aku hanya ingin mengganti bajunya. Dia  sangat kedinginan”ucap Raena dengan wajah aegyo-nya

“yasudah lah ! terserah kau saja”

“jinjayo ? ahkalau begitu kau yang menggendongnya”

“mwoo?naega?andwaee !!”tolak Key

“palliwa~”ucap Raena mendorong tubuh Key

>>>>>
“nah sekarang kau sudah hangat,namamu siapa ?”tanya Raena

“aiish kenapa dia tidak menjawab”ucap Raena

“sudah kubilang jangan bawa anak itu”gumam Key “hey!namamu siapa?rumahmu dimana?”

“yaak!! mana mungkin dia akan menjawab pertanyaanmu  yang banyak itu”ucap Raena

“sudahlah!kita bawa saja ke kantor polisi”ucap Key menggendong anak kecil itu

“hooah …kau mau itu”ucap Raena saat melihat anak kecil itu menunjuk sesuatu “baiklah aku akan membelikannya” ucap Raena mengambil beberapa botol susu kemasan

Setelah keluar dari supermarket mereka memutuskan untuk ke kantor polisi.

“eottokhae?polisi bilang anak itu memang di tinggalkan oleh orang tuanya,bahkan polisi itu menyarankan kita untuk menyimpannya di kantor polisi atau panti asuhan?”ucap Key yang masih menggendong anak itu

“apa kau tidak punya perasaan?anak sekecil ini mau di simpan di kantor polisi?”ucap Raena “kita bawa pulang saja”

“mwoooo? Yaakk !! apa kau sudah gilaa”ucap Key dengan sedikit teriak

“kalau kau tidak mau,biar aku yang membawanya pulang. Dan kau tidak usah pulang !! arraseo”ucap Raena mengambil anak itu  dari gendongan Key

“yaakk ! baiklah,biar aku yang menggendongnya”ucap Key sesaat setelah berpikir ia langsung mengejar Raena

>>>

“hah akhirnya sampai jugamanak ini berat sekali”keluh Key

“huaah kyeopta”ucap Raena

“nan kyeopta?jeongmal?”ucap Key tersenyum lebar

“bukan kau!anak itu jika tidur sangat lucu”ucap Raena mengelus pipi anak itu

“Raena~ lalu anak ini akan tidur dimana?”tanya Key

“di kamarmu”ucap Raena sambil berjalan ke dapur menyimpan belanjaan

“lalu aku tidur dimana?”

“terserah kau mau tidur dimana saja?”ucap Raena

‘aigooo~ aku bisa tidur bersama raena’gumam Key dalam hati

“mmhh baiklah !”ucap Key dengan nada penuh semangat

>>>>

“eoohh!mau apa kau masuk ?”tanya Raena heran

“tentu saja aku mau tidur,minggir !”ucapnya Key membanting badannya di sebelah Raena

Raena POV

“Entah mengapa rasanya sangat nyaman bila Key berada di sebelahku,melihat wajahnya yang polos saat tertidur,mendengar tawa khasnya,bahkan omelannya yang melebihi ibu ibu itu,aku sangat menyukai sikapnya !setiap aku memandang wajahnya saat tetidur membuatku merasa tenang bahkan menyadari kalau Key adalah namja yang tampan,aku memang sudah gila karenanya,rasanya aku ingin memeluk tubuhnya itu,merasakan aroma badannya di setiap nafasku…oohh paboya ! mengapa aku mencintainya,bahkan ia tak sedikitpun menyukaiku apalagi mencintaiku,kejadian malam itu mungkin hanya pengaruh alcohol saja,aah molla”

Raena POV END’

Author  POV

Siulan burung dan cerahnya sinar matahari di pagi haru sudah masuk melalui setiap celah jendela yang ada di apartement itu

“emmmhh” Raena mengerjabkan matanya saat merasakan ada yang memegang kedua pipinya “Aigooo~ kau sudah bangun?”ucap Raena kaget melihat namja kecil bak malaikat itu sudah berada di sampingya dan memegang pipinya sambil tersenyum “yaak!kau sangat lucu”ucap Raena mencubit pipi namja kecil itu

Senyumnya kembali terukir saat melihat sebuah tangan melingkar di pinggangnya,mendekapnya sangat erat dan hangat,bahkan tak peduli kemana perginya guling yang biasanya menghalangi mereka. Sebenarnya  Raena tidak mau saat seperti ini terlewatkan begitu saja,tapi ia harus bangun dan mengangkat dengan lembut tangan kekar yang melingkar di pinggangnya

“kau lapar?”tanya Raena kepada bocah yang ada di sampingnya lagi-lagi hanya anggukan dan senyuman dari namja kecil itu

“baiklah,aku akan membuatkanmu sarapan!tapi aku harus tahu namamu dulu anak manis. Siapa namamu ?”ucap Raena berusaha melakukan sesuatu agar anak itu mau bicara. Sedikit  lama,tapi akhirnya namja kecil bicara walau sangat pelan

“Juno”ucapnya pelan

“aah Juno?suaramu sangat pelan”bisik Raena sambil tersenyum

“Park Juno!!”ucapnya sedikit lebih keras

“aah baiklah Juno aku akan segera membuatkanmu sarapan”ucap Raena tersenyum dan mulai keluar dari selimut hangatnya “oh yah! kau juga harus membangunkan dia. Arraseo ?”ujar Raena lembut menunjuk Key dan kini namja kecil itu menjawab “ne”

“Aigooo~ kau sangat lucu Juno”ucap Raena berlalu keluar kamar

—-

“Ileonaaa”ucapnya pelan tepat di telinga Key.  Namun,tak ada reaksi apapun dari Key”Ileonaaaaaa~”ucapnya panjang memegang kedua pipi Key sambil menggerakannya (kan anaknya masih kecil jadi ngomongnya bukan ‘ireona”tapi jadi “ileona’)

“yaaakk ! diamlah”ucap Key dengan nada tingginya

Bugghhh

“aaarrrgggh”keluh Key

“Ileonaaaa ~”kini namja kecil itu sedang duduk di atas badan Key,tepanya di atas dadanya

“yaakk ! aku bisa mati jika begini caranya kau membangunkanku Rae~”ucapnya terpotong saat membuka mata “eoohh ! ternyata kau yang melakukannya”ujar Key kaget

“Ileonaa!”ucap namja kecil itu teriak

“ne!arraseo,yaak mengapa kau jadi galak seperti ini?”ujar Key,dan namja  kecil itu hanya terdiam mendengar omelan Key “hey,menyingkirlah ! bagaimana aku bisa bangun jika kau terus duduk di dadaku”lanjutnya mengangkat tubuh kecil dari badannya

“Raena~”teriaknya saat keluar kamar

“mwoya?”jawab Raena

“kau sedang apa?”ucap Key menghampiri Raena di dapur

“cepatlah mandi,setelah itu sarapan. Kau bisa telat ke kantor !”ucap Raena

“ne”ucap Key melihatkan semyumnya pagi ini untuk Raena “yaakk,kenapa kau mengikutiku?”ujar Key saat menoleh kebelakang “mwoya?kenapa kau tertawa?hah?”ucap Key melihat aneh namja kecil itu

“ahh Juno,sebentar lagi sarapanmu akan siap”ucap Raena yang ikut menoleh kebelakang

“mwoo? Juno?nugu?”ujar Key terheran-heran

“ne….namanya Juno!kyeopta”ucap Raena mengusap bahu namja kecil itu

“hah? jelek sekali namanya”celetuk Key

“yaaak ! cepatlah mandi”ucap Raena memberi pukulan kecil untuk Key pagi ini

—–

Kehadiran namja kecil bernama Juno itu membuat hari-hari mereke sedikit berwarna,seolah benar benar keluarga kecil yang bahagia,setiap pagi Raena menyiapkan sarapan,dan kini bertambah satu porsi,atau jadwal giliran antara Key dan Raena yang menyuapi makan malam Juno,mengajak bermain di taman atau membacakan dongeng sebelum tidur. Walau  sering terjadi pertengkaran kecil antara Key dan Raena hanya karena beda pendapat itu sudah biasa,mereka akan tersenyum kembali jika sudah melihat tingkah laku dan wajah polos Juno. Key dan Raena begitu menikmati hidup mereka akhir akhir ini tak terbesit di otak mereka untuk mencari orang tua kandung Juno. Mereka sudah menganggap Juno sebagai anak mereka sendiri.

“Juno-ah ! kajja tidur. Ahjussi akan membacakan dongeng untukmu”Key menggendong Juno yang sedang duduk di karpet ruang tv menuju kamar

“appa !”celetuk Juno

“mwo?mana  appamu?”seketika Key berhenti saat mendengar celetuk Juno,anak manis itu hanya tesenyum dan mengarahkan jari telunjuknya tepat di depan wajah Key

“eohh!naega?kau memanggilku appa?kau mau aku menjadi appamu?jeongmal?”ucap Key dengan wajah berbinarnya tersenyum bahagia

“Raena ~”teriak Key kegirangan

“mwoya?”ucap Raena yang sedang mengoleskan cream malamnya di depan meja rias

“kau tau siap anak yang ada di gendonganku ini?”tanya Key basa basi

“tentu saja Juno!Park Juno”ucap Raena

“Anniya ! ini anakku,namanya Kim Juno”ucap Key merebahkan badan mungil Juno ke tempat tidur sambil menggelitik perut Juno,hingga terdengar tawa dari keduanya

“mwoo?apa maksudmu?”ucap Raena tercengang dan langsung berdiri menghampiri suaminya itu

“kau tahu?tadi Juno memanggilku dengan sebutan ‘appa’. Aku kaget sekali mendengarnya tapi akau senang jika menjadi appanya”ucap Key tersenyum

“Aigoo~ Juno-ah kau tidak memanggilku dengan sebutan ‘umma’?eoh?”ucap Raena dengan muka aegyo-nya

“umma !”terdengar suara kecil sedang menahan tawa keluar dari mulut Juno

“yaaakk ! kau memang anakku. Kim Juno !”ucap Raena mengecup lembut pipi Juno

“kau tidak menciumku?”ucap Key dengan wajah sedikit memelas

“mwoo?”ucap Raena sudah bersiap memberi pukulannya

“Anniya ! aku hanya bercanda”secepat mungkin Key bicara sebelum pukulan Raena mendarat di tubuhnya “Juno-ah malam ini kau tidur bersama kami. OK !”ucap Key mencubit pipi Juno

Plip

Lampu kamar di matikan,tinggal cahaya kecil dari dua lampu kecil yang ada di susut tempat tidur mereka

“Raena apa kau sudah tidur?”Key memandang sekilas kearah Raena

“belum!waeyo?”ucap Raena menyampingkan badannya menghadap Key

“aku berniat untuk mejadikan Juno benar-benar sebagai anakku,anak kita!”

“kau yakin?apa keluargamu akan menerima Juno?bahkan kita belum membawa Juno kerumahmu?”

“mollaso,bagaimana jika besok kita bicarakan dengan orang tuaku?otte?”

“ne..besok kita akan membawa Juno bertemu dengan haraboeji dan halmeoninya”

—–

“umma ! aku datang”teriak Key saat masuk ke dalam rumahnya “eooh ! hyung kau ada disini juga?”ucap Key saat melihat batang hidung hyungnya itu

 “ne…sebentar lagi istriku akan melahirkan jadi umma menyuruhku tinggal disini sampai anakku lahir!”ucap Jonghyun berbicara dengan dewasa “mana istrimu?”tanya Jonghyun melihat ada yang janggal karena Key terlihat sendiri

“mmhh.,,,ada yang tertinggal di mobil”ucap Key duduk di sebelah hyungnya

“apa kabar oppa ?”ujar Raena tersenyum masuk bersama Juno

“baik..”ucap Jonghyun”eooh siapa namja kecil yang kau gendong itu?”ujar Jonghyun bingung sekaligus terkejut,Raena hanya tersenyum melihat ekspresi wajah Jonghyun

“appa !”ucap Juno tersenyum menunjuk Key

“yaaak ! Juno kemarilah”ucap Key mengambil Juno dari Raena,dan kembali duduk di sebelah Jonghyun yang wajahnya semakin terlihat bingung

“mwoo?siapa anak ini?jangan bilang ini anak kau dengan yeoja lain Key?”ujar Jonghyun bersiap memukul Key

“mwoo?Anakmu dengan yeoja lain?”terdengar suara wanita paruh baya dari sudut ruangan

“aniyoo umma ! ini anakku dan”belum sempat menjelaskannya,Key sudah kena pukulan dari ummanya,secepat mungkin Raena mengambil Juno dari pangkuan Key.

TBC

GOMAWO YANG UDAH BACA,MIANHAE KALAU ADA TYPO !!

DON’T BE SILENT READER!!LEAVE YOUR COMMENT CHINGUDEUL^^

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

68 thoughts on “She Is My Wife – Part 2”

  1. seruuuuu seruuu… XD
    beeuuhhhh hampiiir aja si Raena diperkosa Minho si mata besar.. =,=

    heeummm… mereka jadi tmbh sweet stlh kejadian itu ne…?
    syukurlaaahhh..
    dan lagi..
    itu wktu key mabuk.. eumm~~~
    mereka itu NC an? kaya bikin anak gitu kann??
    yaaaaahhh.. kenapa dicut adegannya… #plaaaak #yadong kumat

    but.. after that,.. mereka bener2 dapetin anak kyeopta yg namanya juno…
    key seneng aja kalo juno tidur di kamar key…
    jadinya key bisa ngambil kesempatan gitu kaaaannn?? nempel”in Raena..
    heeummm…
    cieeee cieee.. My key and Nae anae… :*
    ga sabar nunggu lanjutannya…
    ayooo dilanjuuutttt…

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s