X Reality Show – Part 2

Title (*) : X Reality Show : Honestly..(Part 2)

Author (*) : Sung Tae Jin

Main Cast(*) :

  • KaoruKasuga Futabatei [14 years old ( Author ) ]
  • Lee Ha Rim[ 15 years old ( Readers ) ]
  • Kim Jonghyun [ 14 years old ( Readers ) ]

Support Cast :

  • Lee Jinki [ 14 years old ( Readers ) ]
  • Choi Minho [ 14 years old ( Readers ) ]
  • Kim ‘Key’ Bum [ 14 years old ( Readers ) ]
  • Lee Taemin  [ 14 years old ( Readers ) ]
  • Jung Je Sang [ 14 years old (OCs) ]
  • Kwon Yuri [ 14 years old (readers ) ]
  • Choi Sooyoung [ 13 years old ( readers ) ]
  • Stephanie Hwang [ 14 years old (readers ) ]
  • Another SNSD Member a.k.a Sixtherg [ 14 years old (Readers) ]
  • The others..

Length(*) : Sequel

Genre(*) : AU, Romance, Friendship, Family, Angst, Tragedy

Rating(*) : PG – 13

Summary : Aku memang tidak berguna.. Tapi setidaknya aku masih hidup. Aku disini sebagai wujud hidupku. Bukan sebagai seonggok daging yang melewati kalian tanpa nyawa. Aku disini untuk bertahan hidup. Jadi cobalah mengerti..

Gimana dgn part 1nya? Keliatan ga karakter author gmn? Blom y? Huft..-,-

author g bisa ngomong bnyak, author lagsung cekidot aj y?

Happy Reading^^

Ini udah d post d grup fb n blog .. jd klo ad kesamaan, liat nama authorny dl y..

~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~

Liburan akhir semester selesai. Setelah sekitar 2 Minggu tidak bercengkrama dengan apa – apa yang ada disekolah, teman, guru, mereka kembali menjalani kehidupan sebagaimana yang diharuskan. Sekarang, anak – anak kelas VII RSBI E telah naik satu kelas menjadi VIII RSBI E. Tidak perlu kelas baru. Hanya sedikit peralatan baru seperti loker dan AC, maka VII RSBI E ini menjadi kelas yang sempurna.

 

“ Jonghyun, hari ini kita ke rumah Kaoru.. Bisa? “ Tanya Je Sang sesudah mereka membeli beberapa cemilan dikantin. “ Tentu saja. Kenapa tidak? “ Dengan mulut penuh, Jonghyun berkata pasti dengan temannya itu. “ Semuanya harus datang, arra? “ Ujar Kaoru yang menggandeng Je Sang. “ Arraso, leader.. “ Ujar semuanya serentak. “ Wae? Leader? “ Kaoru yang sedang meminta coklat dengan Je Sang itu tersentak kaget. “ kau ‘kan yang membentuk kami? Itu berarti kaulah yang harus menjadi leader kami. Lagipula, kau ‘kan yang tertua disini.. “  Kaoru terlihat lebih nyaman dengan dirinya yang diangkat menjadi leader . yang berarti, tugasnya sangatlah berat. Sama seperti dirinya yang menjadi leader di Sixtherg. Ia akan membuat perubahan baginya, dan bagi mereka, sahabatnya, bukan anak didiknya lagi.

“ Yuri.. Kau lihat bagaimana mereka menghormati Kaoru? Mereka bahkan menganggapnya memang sebagai leader. Sementara kita? Mengambil keuntungan dari Kaoru. Kau tahu betapa busuknya hati kita? Mungkin lebih busuk daripada bangkai. “ Tiffany terlihat iri pada orang – orang yang ada di depannya sekarang. “You were right. Kenapa Yoona begitu terobsesi akan kekalahan Kaoru? “ Sooyoung pergi menjauh dan menyendiri di bangkunya.

Yuri tersenyum ketika mengingat dirinya dengan Kaoru. Mengingat bagaimana pengorbanannya sebagai sahabat. Pengorbanannya sebagai leader. Itu semua bisa Kaoru penuhi. Dia sangat bertanggung jawab akan kewajibannya sebagai leader.

FLASHBACK

“ Tidak ada yang salah. hanya aku.. Kau tahu, songsaenim, ini kulakukan demi dirinya, dan demi sahabat – sahabatku yang sedang menangis ini. Jadi jangan salahkan siapapun, kecuali aku. “ Kaoru lalu menandatangani surat perjanjian dan berlalu pergi ke kelasnya.

“ Inikah, inikah caramu berterima kasih? Aku memberi pelajaran bagimu! Kau bilang, bicarakan baik – baik? Kau yang memulai perang. Aku sudah membicarakan ini beribu – ribu kali dengan baik padamu. Aku hanya menerima surat perangmu! Kau pikir, aku melakukannya untuk apa? Untuk diriku sendiri? Dengar, egois! Kau tidak akan pernah mendapatkan orang yang akan tulus menyayangimu bila kelakuanmu masih saja seperti ini. Aku tidak berharap kau akan berubah padaku. Tapi setidaknya, berubahlah pada orang lain. “ Kaoru yang masih terpukul akan apa yang terjadi itu pergi ke bangkunya dan menangis. Ia tak pernah percaya bahwa sahabatnya, Sung Ha Kyung, akan berbuat itu padanya.  Ya, Ha Kyung melaporkan Kaoru dengan alasan kejahilan. Kauro mulai banyak didatangi orang. Sementara Ha Kyung, sudah bisa tertawa dengan Sixtherg yang lain. Namun, ada sedikit rasa iri terhadap Kaoru karena disini, ialah pelapor, tapi mengapa tersangka yang dikasihani?

“ Wae, Kaoru? “ Jonghyun mengelus punggung Kaoru dengan lembut. Namja kelasnya yang lain serta namja kelas lain pun ikut masuk dan mengerubungi Kaoru. “ Wae, Kaoru? “ Tanya Ha Wook, anak kelas VII RSBI A yang baru masuk. Kaoru dengan sesenggukannya, mencoba untuk menjelaskan sedetail – detailnya. Ia berharap, ada salah satu member Sixtherg yang tetap dengannya. Namun, itu hanyalah bayangannya saja. Mereka semua malah tertawa di depan wajah Kaoru bersama Ha Kyung seolah – olah memang mereka sedang menertawakannya.

“ Kami tidak akan jauh – jauh, Kaoru. Kami ada disini untukmu. Jangan jadikan ini sebagai penghalang untukmu berteman dengan orang lain lagi. “ Ha Wook memberi sedikit motivasi kepada Kaoru. Kaoru sudah lumayan terhibur. Walaupun pada intinya, ia masih sangat terluka.

FLASHBACK END

*****************

Kaoru yang sudah siap dirumahnya itu menunggu diluar. Menunggu teman – teman lamanya yang baru ia ketahui bahwa mereka adalah orang yang selama ini ia tunggu – tunggu. Ha Rim yang menunggu di sofa ruang tengah rumah Kaoru itu akhirnya menyusul sang dongsaeng. “ Ah.. Jonghyun, Onew! Masuk! “ “ Aku baru saja ingin bertanya kapan mereka datang. “ Ha Rim kembali ke sofa dan berguling – guling di sana. “ Je Sang, Taemin, Key! At Last! Ayo cepat. “ Kaoru membuka garasinya untuk memberi jalan pada kedua motor Jonghyun dan Key.

Keenam orang yang mereka namai diri mereka SHINee itu, dengan 1 orang namja yang baru mereka pungut (?) karena kekurangan member itu, berlatih. Kaoru yang sudah menyiapkan segalanya menjelaskan bagaimana ia bekerja di areanya. Turuti, atau pergi. Itulah intinya. Kaoru memulai dengan gerakannya, lalu gerakan yang lain. Semuanya sudah tertata rapi. Ha Rim, hanya melihat, memutar musik, dan sekedar tertawa bila kesalahan mulai muncul serta mengamati mereka yang salah, terkadang dengan serius. Ha Rim bisa dibilang sebagai pengamat mereka.

“ jakkaman. Aku lelah. Bisa kita duduk di sofamu ini. Lihat Ha Rim. Sedari tadi ia hanya berguling – guling. “ Key akhrinya menggeser Ha Rim yang berguling – guling itu dan duduk dengan nyamannya di sofa. Seakan mengikuti rajanya, sang prajurit melakukan hal yang sama. Member SHINee kecuali Kaoru duduk di sofa yang membuat Ha Rim memasang muka kesalnya. “ Minggir!!! “ Ha Rim dan member lainnya berakhir pertengkaran bantal sofa. Kaoru hanya bisa tertawa melihat ledakan amarah dari oppanya itu. Dengan suara khas kekanak – kanakannya, ia menyingkirkan kutu – kutu pengganggu. Setelah lebih kurang 15 menit menyingkirkan mereka, ia menyerah.

“ Main? “ Kaoru akhirnya angkat bicara. “ Ne.. Main apa? “ Tanya Taemin yang kembali berpikir. “ Bagaimana dengan Truth or Dare? Atau.. “ Kaoru mengambil botol bekas minumnya lalu menarik keenam orang yang sedang membuat pose berfoto dengan mulut A mereka. “ Putar botol? “ Tanya Ha Rim. Kaoru menjawab dengan anggukannya. “ Bagaimana cara kerjanya? “ Tanya Jonghyun yang sepertinya tak sabar untuk memainkannya. “ Setiap orang berhak untuk memutar botol. Setiap botol itu berhenti di antara kita, kita harus memberikan pertanyaan kepada yang lain. Hanya satu pertanyaan yang paling efektif yang bisa membuka rahasia orang yang menjawab. “ Kaoru tanpa basa – basi setelah menjelaskan, langsung memutar botol. “ Kaoru, apa pertanyaanya? “ Botol Kaoru ya milik Kaoru. Botolnya memilih Kaoru sebagai penanya pertama.

“ Bila hukum sudah ditiadakan, siapakah yang akan pertama kali kalian bunuh? Apa alasannya? Dan bagimana cara kalian untuk membunuhnya? Dimulai dari Je Sang.. “

“ Aku? Ha Kyung. Seperti yang kau tahu, selain ia menyakitimu, ia menyakiti banyak orang. Seperti omongannya, sikap dan perbuatannya, ia tidak bisa menjaganya. Caranya? Mudah saja. Aku cukup menusukkan jarum ke pusarnya, lalu, matilah kau. Jonghyun? “

“ Belum terpikir olehku siapa. Key? “

“ Akupun begitu.. Kau Taemin? “

“ Aku bahkan tak membenci seseorang. Bagaimana aku ingin membunuh? Bagaimana denganmu, ha Rim? “

“ Aku? Eommaku. Ia lebih daripada iblis. Aku membencinya. Caranya? Aku akan menyiksanya, lalu mulai mengulitinya, dan menjual organnya pada orang yang membutuhkan. Kau harus menjawab pertanyaanmu sendiri, Kaoru. “

“ Kau dan aku ternyata sama – sama memiliki pikiran yang sama ya? Eommaku mungkin lebih daripada wanita penghibur sekalipun. Walaupun kenyataannya ia tidak seperti itu. Kenyataannya, ia selingkuh di depan anaknya sendiri. Bagus bukan? Namun itu kusimpan sendiri. Itu sebagai ancaman agar ia tak berani macam – macam padaku. “

“ Wow.. Memang hidupmu serumit itu ya? “ Tanya Je Sang yang sempat menganga mendengar cerita singkat tentang ibu Kaoru. “ Lebih rumit dari yang kalian bayangkan. “ Sahut Kaoru.

***************

“ Kaoru, kerumahmu lagi ya? “ Tanya ha Rim yang membawa pasukan alias member SHINee yang lain. Kaoru mengangguk dan sorakan terdengar menggema di kelas yang kosong. “ Yoona, mereka terlihat baik – baik saja. “ Lapor Sunny yang mengamati SHINee sedari tadi. “ Umm.. Umm.. di.. dia pasti kembali dengan kita. Kalian lihat saja. “ Yoona tergagap mencoba menenangkan member Sixtherg yang lain. Sebenarnya ia mencoba menenangkan dirinya yang sudah mulai membayangkan kehancuran. “ Wae? Kenapa kau tergagap? “ Tanya Yuri sambil tersenyum puas.

“ Kau menantangku?! Ada apa dengan senyuman itu?! “ Tanya Yoona yang maju selangkah mendekati Yuri. “ Kenapa? Kau takut akan kehancuran? Bukankah kau memang sudah hancur? “ Yuri untuk pertama kalinya menantang Yoona. Padahal, mereka berdua adalah sahabat akrab dari sebelum Sixtherg ada. Tapi karena keegoisan keduanya, kawan harus menjadi lawan. Yuri berlalu pergi yang disusul oleh Sooyoung dan Tiffany sementara Yoona mengambil napas panjang dan terdiam di tempatnya berdiri tadi.

Semua member Sixtherg mulai ragu. Mereka mengiyakan di dalam hati mereka. Memang Sixtherg sudah hancur bukan? Semenjak keluarnya sang leader yang seharusnya mereka akui, Kaoru. Bila Kaoru masih ada, mungkin semua masalah dialah yang akan menanggungnya. Namun sekarang, mereka harus berdiri sendiri tanpa bantuan leader. Mereka begitu menyesal. Sangat amat menyesal malah. Sekarang siapa lagi yang akan ikut keluar? Mereka semua berniat untuk keluar. Namun, mereka terlalu malu untuk keluar. Malu bila akhirnya mereka hancur sebelum tantangan terlaksana. Mereka memilih utnuk diam.

“ Siapa lagi yang akan ikut dengannya?! “ Tanya Yoona yang masih emosi yang mengharuskan para member menghilangkan rasa takutnya walaupun masih terlihat jelas. Hanya suara derapan kaki dari murid lain yang benar – benar menjadi jawaban pertanyaan Yoona.

Tiba – tiba suara khas Kaoru yang serak terdengar. Nyanyiannya yang merdu menjadikan member Sixtherg pindah kemasa lalu. Seperti saat mereka kelas tujuh. Nyanyian yang keluar dari mulut Kaoru bagaikan kicauan burung di pagi hari. Berisik, namun sangat merdu. Setiap pagi, Kaoru selalu bernyanyi sambil memainkan games yang ada di laptopnya. Lalu seperti back vocal, semua orang yang ada di kelas mengikuti Kaoru yang bernyanyi.

“ Kaoru, bagaimana dengan dancenya? Luciferkah? “ Tanya Taemin memotong Kaoru yang sedang bernyanyi. “ Kalian ‘kan setuju dengan lagu itu. Jadi mulai sekarang, berlatihlah dengan baik. Jadi kita tinggal mnyelaraskan gerakannya, benar ‘kan? “ Jelas Kaoru. “ Huwaaaa.. Tidak seperti yang kulihat, ternyata kau lebih santai. “ Aku Onew sambil menggandeng sang leader. “ Memang aku akan memperlakukan hal yang sama terhadap grup baruku ini? “ Senggol Kaoru pada Onew. “ Kekekekeke. Kalau memang kau ingin memberlakukan itu, aku jadi penonton saja. “ Ujar Jonghyun. Lalu sebuah ledakan tawa dari ketujuh orang ini akhirnya membawa suasana hangat yang selama ini didambakan semua orang.

~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~

TBC

That’s all for this part!! Besok – besok, author bakal panjangin lagi deh klo kurang pnjang.. Apa kepanjangan? Ya udah..

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

6 thoughts on “X Reality Show – Part 2”

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s