Dear! [1.2]

Dear!

(Part 1)

Title                       : Dear! (Part 1)

Author                  : Papillon Lynx

Main Cast            :

–          Lee Hyorin

–          Choi Minho

–          Kim Kibum aka Key

Support Cast      : Cha Eun Soo, Lee Taemin, Lee Jinki

Genre                   : Romance, Sad, Friendship

Rating                   : PG-16

Length                  : Twoshoot

Disclaimer          : This FF is mine. Lee Hyorin just in my imagination. Choi Minho and Kim Kibum is God’s mine.

 

  1. A.   N                       :

Annyeong, Chingu.. Hehe.. Aku bawa FF twoshoot nih. Tiba-tiba aja aku dapet inspirasi tentang cerita di FF ini. Jadi aku langsung bikin. Oke deh, sekarang giliran Minho dan Key yang aku bikin FFnya dalam length twoshoot. Sebelumnya Jinki dan Key udah kan? Masih inget My Confession? Nah itu. Ya udah,  happy reading dan jangan lupa tinggalkan jejak! Komentar atau like-nya ditunggu. Gomawoyo.. J

 

Summary             : Aku hanya ingin terus bersama kalian. Merasa aman, nyaman dan bahagia di sisi kalian. Terus bersama hingga akhir. Karena… Kalian lah orang-orang yang “terkasih”..

 

@@@

 

KRIIIIIINNNGGG!!!!

 

Bel suara tanda usai pelajaran di SooMan Academy Seoul terdengar nyaring dan memekakkan telinga seluruh penghuni akademi itu. Dalam hitungan detik saja, seluruh siswa yang berada di kelas dan menerima pelajaran dari pagi hingga menjelang sore tersebut langsung berhamburan keluar dari kelas dengan berbagai ekspresi yang tampak dari wajah mereka. Ada yang terlihat kelelahan, ada yang terlihat lega, ada yang terlihat murung dan ada yang terlihat senang dan masih bersemangat. Ya, tiga manusia di antara banyaknya siswa-siswa itu justru masih terlihat ceria. Mereka bertiga melangkahkan kaki bersama, berdampingan dan saling bergandengan tangan satu sama main. Mereka bertiga terlihat bahagia dan tanpa beban.

“Hei.. Hari ini kita akan pergi kemana??” tanya salah satu namja di antara mereka dengan beberapa pearcing yang menghiasi telinganya.

“Key-ah.. Kau selalu saja menanyakan hal itu setiap pulang sekolah. Apa kau tidak pernah lelah? Atau kau terlalu banyak memiliki waktu luang? Lebih baik kau belajar saja di rumah. Nilai-nilaimu benar-benar hancur!” komentar Minho menanggapi pertanyaan Key. Key memutar kedua bola matanya dan mendengus kesal.

“Itu benar. Apa tidak aneh jika nilai berbahasa inggrismu saja yang melambung dibanding dengan nilai sastra dan sejarah koreamu? Kau ini orang mana, sih?? Kau orang Korea sungguhan kan??” kini giliran Hyorin yang berkomentar. Key semakin dongkol hingga menyuarakan isi hatinya dengan decakkan sebal dari bibirnya.

“Aku harus segera pulang ke rumah untuk belajar. Dan setelah itu aku harus bekerja part time sampai malam di cafe. Kalian tentu sudah tahu dengan rutinitasku, kan?” Tambah Minho sambil terus menggandeng tangan Hyorin. Hyorin pun mengangguk setelah mendengar apa yang baru saja dikatakan Minho.

Sekolah dan bekerja part time adalah rutinitas bagi seorang Choi Minho. Waktu kesehariannya hanya digunakan untuk belajar dan bekerja. Dan sudah jelas, ia bekerja pun untuk membiayai sekolah dan hidupnya sehari-hari. Tapi hal itu bukan berarti ia tidak memiliki orangtua. Minho tentu saja masih memiliki orangtua yang lengkap, bahkan orangtuanya adalah orang yang cukup berpengaruh dalam dunia politik Korea Selatan. Sudah tentu, Minho berasal dari keluarga yang lebih dari berkecukupan. Hanya saja, ia ingin belajar mandiri. Ia tidak ingin terus bergantung pada kekayaan orangtuanya. Sebuah pemikiran yang dewasa, bukan?

Sama seperti Key yang merupakan seorang anak tunggal dari seorang ayah yang berprofesi sebagai presiden direktur di perusahaan terkenal di Seoul dan ibunya yang merupakan seorang artis ternama. Tentu saja untuk mendapatkan uang, Key hanya tinggal menengadahkan tangannya saja di hadapan orang tuanya. Dan sebesar apapun nominalnya, orangtuanya pasti akan selalu memberikannya. Namun sama halnya dengan Minho, Key bukan orang yang seperti itu. Key memang bandel dan tidak sepintar Minho dan Hyorin yang sering mendapat juara kelas di kelas mereka, tapi Key bukan orang yang sombong dan manja yang mengandalkan dan membangga-banggakan kekayaan orangtuanya. Key bahkan tidak pernah pergi ke diskotik sebelumnya. Minho dan Hyorin pun percaya akan hal itu. Karena mereka sudah bersahabat dari kecil dan mereka saling percaya.

Key memindahkan tangannya yang sedari tadi menggandeng tangan Hyorin dan merangkul pundak Hyorin lalu menarik tubuh yeoja itu mendekat ke arahnya.

“Kalau begitu, kau saja yang pulang. Serahkan Hyorin padaku. Biarkan kali ini aku saja yang bermain berdua dengannya. Otthe?” tawar Key sambil tersenyum nakal. Hyorin bergantian menoleh dan menatap kedua namja yang berada di sisi kanan dan kirinya itu, menatap dengan wajah kebingungan kedua namja yang merupakan sahabat-sahabat terbaiknya itu.

“Andwae!” tolak Minho tegas. Sesaat kemudian wajahnya sedikit bersemu merah dan namja bertubuh jangkung itu pun menjadi salah tingkah. Key hanya bisa menahan tawanya. Pemandangan yang dilihatnya itu memang sudah biasa. Key tahu, Minho memang sangat menyayangi Hyorin. Key tahu, Minho benar-benar menjaga Hyorin dengan baik. Dan Key tahu, Minho sudah lama memiliki perasaan suka pada Hyorin. Namun Minho tak mau menyatakan perasaannya pada Hyorin karena ia takut Hyorin menolak dan hubungan persahabatan mereka bertiga akan kacau. Bagi Minho kebersamaan mereka lebih penting dibanding perasaannya.

“Waeyo?” tanya Hyorin dengan nada polosnya.

“Pokoknya tidak. Aku tidak akan membiarkanmu hanya pergi berdua bersama Key. Kau tahu kan, dia itu seorang playboy! Aku tidak akan membiarkanmu sampai jatuh hati padanya.” Minho terang-terangan mengomentari sifat Key di depan Key. Key mendelik sebal dan memberikan tatapan –mati-saja-kau-choi-minho- pada Minho saat itu juga. Namun Minho hanya membalasnya dengan tatapannya yang datar. Dan itu semakin membuat Key  kesal.

“Ya! Itu tidak mungkin kan? Lagipula, aku tidak tertarik dengan Hyorin. Dia ini terlalu kerempeng. Dia bukan tipeku. Jika aku merayunya pun dia tidak akan termakan rayuanku. Dia kan seperti lelaki.” Kini giliran Hyorin yang meninju lengan Key hingga Key sedikit mengaduh kesakitan.

Lee Hyorin memang dikenal sebagai yeoja yang tomboy namun manis. Tingkah lakunya seperti lelaki. Rambutnya panjang sepinggang dan tidak pernah sekalipun ia biarkan terurai. Selalu saja ia ikat satu ke atas. Yeoja itu juga kerap sekali menggunakan jaket berhoodie untuk menutupi rambut panjang dan kepalanya. Walaupun seperti itu, yeoja itu memiliki otak yang lumayan encer. Itu dibuktikan dengan peringkatnya yang selalu menjadi nomer dua di akademi setelah Minho yang dikenal sebagai siswa nomer 1 di Soo Man Academy.

“Hahahaha.. Kau bisa saja! Kau juga bukan tipeku, tahu!” balas Hyorin sambil menjulurkan lidahnya pada Key. Dan akhirnya terjadilah keributan kecil di antara mereka bertiga. Namun keributan-keributan itulah yang melambangkan kebersamaan mereka yang begitu akrab. Melambangkan betapa indahnya persahahabatan mereka.

@@@

 

Hyorin, Key dan Minho keluar dari gedung akademi mereka masih sambil membicarakan banyak hal. Tiba-tiba saja sebuah bola tenis terlempar dan mengenai jendela kaca bangunan yang dilewati mereka.

PRAAAANG!!!

Reflek Key dan Minho melindungi Hyorin dengan tubuh mereka. Key berada tepat di atas Hyorin dan Minho berada di atas Key. Hyorin memejamkan matanya ketakutan. Untung saja pecahan kacanya tidak melukai siapapun di antara mereka bertiga.

DRAP DRAP DRAP!

Beberapa siswa berlari menghampiri mereka.

“Mianhae.. Kami ceroboh.” Hening beberapa saat hingga Key dan Minho bangkit dan membantu Hyorin untuk berdiri.

“NEO MICHIESSEO!! JIKA PECAHAN ITU MENGENAI TUBUH KAMI, BAGAIMANA?! KAU TIDAK LIHAT?! DI SINI ADA SEORANG YEOJA!!” Key berteriak keras memarahi beberapa siswa namja yang sedang memegang raket tennis di tangan mereka. Siswa-siswa itu hanya bisa mengucapkan kata maaf lagi sambil tertunduk. Hyorin sontak memandangi wajah Key yang terlihat sangat marah. Baru kali ini Hyorin melihat Key meledak-ledak seperti itu. Dan itu karena membelanya. Tiba-tiba saja, jantungnya berdegup kencang saat itu juga. Entah kenapa, namun Hyorin merasa pipinya memanas hanya dengan melihat ekspresi Key saat itu. Dan juga karena Key mengatakan kata-kata DI SINI ADA SEORANG YEOJA!! Dan itu membuat Hyorin sadar kalau dia adalah seorang yeoja dan kedua temannya itu adalah seorang namja. Selama ini Hyorin begitu dekat dengan mereka dan hanya menganggap mereka sahabat. Namun sekarang sepertinya hatinya telah berubah. Ia mulai melihat Key sebagai seorang namja untuknya.

“Gwenchana?” tanya Minho dengan wajah cemas sambil  memegangi kedua bahu Hyorin. Hyorin sedikit tersentak dan tersadar dari lamunannya. Hyorin tersenyum dan menggeleng untuk menjawabnya.

“Sudahlah, Key-ah.. Kkaja! Kita pulang saja.” Minho pun menarik Key yang masih betah memarahi beberapa siswa itu. Tak lupa namja itu juga menggandeng tangan Hyorin. Mereka berdua pun hanya bisa menurut.

Hyorin hanya diam saja. Ia kembali tenggelam dalam lamunannya yang sempat terpotong tadi oleh Minho. Jantungnya masih berdegup lebih cepat dari sebelumnya. Dan sesaat setelahnya, ia yakin kalau dia menyukai seorang Kim Kibum. Key, sahabatnya sendiri.

Yeoja itu terus memandangi wajah Key dari samping. Dan Minho menyadari hal itu. Minho mengernyit heran dan hendak bertanya. Namun ketika kedua matanya menangkap seulas senyuman yang menghiasi wajah Hyorin untuk Key, Minho mengurungkan niatnya dan ekspresi wajahnya berubah seketika menjadi murung.

Jadi, kau mulai melihatnya sebagai seorang namja, Hyorin-ah? Bagaimana denganku? Ucap Minho dalam hati.

 

@@@

“Kau lihat mereka bertiga? Lagi-lagi mereka terlihat sangat akrab, ya?” tanya seorang siswa namja berwajah manis pada teman namja di sampingnya.

“Taemin-ah.. Tumben sekali kau mengomentari kedekatan mereka? Tak ada yang istimewa kan?” tanya Jinki sambil menyalakan mesin motornya. Dua namja tersebut sedang berada di depan gerbang sekolah dan melihat Hyorin, Key dan Minho yang berjalan jauh di depan mereka menuju halte bis.

“Aku tertarik pada Lee Hyorin.” Aku Taemin. Dan seketika itu pula Jinki membulatkan kedua matanya.

“Mwo? Kau tertarik pada yeoja tomboy itu? Seperti tidak ada yeoja lain saja di akademi ini.” Gerutu Jinki heran dengan temannya itu.

“Aniyo. Dia memang tomboy tapi.. Dia sangat manis.” Timpal Taemin sambil tersenyum lebar. Lalu terkekeh pelan. Jinki menjadi semakin heran dengan Taemin. Namja bermata sipit itu pun akhirnya hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Yaa.. Terserah kau sajalah. Tapi bukankah salah satu dari kedua namja itu adalah kekasihnya?” tanya Jinki yang ikut-ikutan memandangi ketiga manusia yang sedang diperhatikan Taemin. Dan Taemin pun menggeleng.

“Anni. Mereka bertiga murni hanya berteman.” Jawab Taemin mantap.

“Bagaimana jika sebaliknya?” tanya Jinki mencoba mengetes Taemin.

“Mungkin… Emm, aku akan merebutnya.” Kata Taemin lalu berlalu pergi.

“Ya! Ya! Mau kemana kau?? Aiish.. Anak itu!” Jinki pun mengejar Taemin dengan motornya.

@@@

 

“HUWAAA!!! SALJUUUU!!” teriak Hyorin keras sambil berlari dan melompat-lompat di atas tanah bersalju seakan ingin meraih butiran-butiran salju yang turun dari langit yang menjatuhi bumi Korea malam ini. Hyorin dengan jaket tebal musim saljunya tetap terlihat bebas bergerak meskipun jaket tebalnya hampir membungkus rapat tubuh mungilnya. Minho dan Key hanya tersenyum melihat tingkah Hyorin yang seperti anak TK itu.

“Sebentar lagi natal ya?” gumam Minho. Key mengangguk. Terlihat kepulan asap putih yang berasal dari hembusan nafas mereka.

“Hm.. Tak terasa sudah lama sekali kita menjalin persahabatan ini. Aku harap kita akan terus bersama seperti ini, Minho-ah.” Kata Key sambil memandangi langit malam.

“Aku akan pergi, Key-ah..” Sontak Key memalingkan wajahnya menatap Minho dengan mata sipitnya yang membulat.

“Apa maksudmu? Pergi kemana? Kenapa kau ingin pergi? Apa kau sudah tak dapat menahan perasaanmu pada Hyorin sehingga kau memilih untuk meninggalkan kami? Begitu??” tanya Key bertubi-tubi namun dengan nada suara yang selirih mungkin. Ia takut Hyorin dapat mendengar pembicaraannya dengan Minho.

“Bukan. Tidak seperti itu, Key-ah.. Tak pernah sedikitpun ada niat untukku meninggalkan kalian dan melupakan persahabatan kita hanya karena perasaan sukaku pada Hyorin. Hajiman, Eomma dan Appa ingin aku melanjutkan sekolah di London saja. Karena setelah aku mendapat gelar sarjanaku nanti, Appa ingin aku mengurus perusahaan barunya yang baru saja ia bangun di sana.” Jelas Minho panjang lebar dengan raut wajah yang muram.

“Itu artinya kau tidak akan pernah kembali kan? Itu sama saja!” kata Key yang mulai meninggikan suaranya. “Bukankah kau sangat ingin menjaganya?” tanya Key sambil menatap Hyorin yang masih asyik bermain dengan bola-bola salju di tanah. Yeoja itu benar-benar tak sadar akan perdebatan yang sedang terjadi di antara kedua sahabatnya di belakangnya.

“Tidak. Aku usahakan aku akan kembali, Key-ah.. Karena itu, tolong bantu aku menjaga Hyorin sementara. Aku menitipkannya padamu.” Jawab Minho dengan nada suara memohon. Key yang mendengarnya menjadi merasa tak tega. Dan sudah pasti, tanpa Minho minta pun, ia akan tetap menjaga Hyorin. Bukankah itu merupakan tanggungjawab mereka? Itu janji mereka berdua ketika Hyorin kehilangan kedua oarangtuanya pada kecelakaan maut  7 tahun silam.

“Kau tak perlu meragukan itu, Minho-ah. Tugas kita dari dulu adalah menjaga Tuan Puteri kita.” Mendengar perkataan Key, hati Minho menjadi lega. Setidaknya ia bisa mempercayakan Hyorin di tangan Key. Walaupun ia sadar, ada rasa cemburu di dalam hatinya.

“Gomawo, Key-ah..” Key menepuk bahu Minho dan balas tersenyum.

“Ne. Jadi kapan kau akan pergi?” tanya Key to the point.

“Setelah kita lulus dari akademi nanti.” Key hanya bisa menganggukkan kepalanya tanda mengerti.

“Itu berarti tiga bulan lagi dari sekarang. Baiklah, gwenchana. Masih banyak waktu untuk kita bersama. Kita tak boleh menyia-nyiakan kebersamaan kita. Hyorin-ah! Ayo pulang! Udara semakin dingin!” teriak Key mengingatkan Hyorin. Hyorin menoleh pada kedua namja itu dan berlari-lari kecil menghampiri mereka.

“Kau kenapa? Sedang datang bulan ya? Tingkahmu aneh sekali.” Cerocos Key. Hyorin hanya merengut kesal.

“Kkaja! Kita pulang. Lihat, bibirmu sampai memutih.” Kata Minho sambil menempelkan kedua tangannya di kedua pipi Hyorin dan mendekatkan wajahnya ke arah yeoja itu untuk memastikan keadaan Hyorin yang terlihat kedinginan. Key tersentak ketika melihatnya dan segera mengalihkan tatapannya.

NYUT!

“Ah!” kata Key memegangi dada kirinya. “Kenapa rasanya nyeri seperti ini? Ada apa denganku sih?!” kesal Key pada dirinya sendiri.

BRUK!

Seorang yeoja menabrak Key tanpa sengaja dan membuat tubuhnya hampir saja oleng jika kedua tangan Key sedikit saja terlambat untuk menahannya.

“Ah, mianhamnida..” kata yeoja itu sambil membungkuk pada Key. Hyorin dan Minho yang menyadari hal itu pun mengalihkan pandangannya pada Key dan yeoja berambut hitam ikal sebahu itu. Begitu yeoja itu menegakkan tubuhnya, Key sempat terperangah dibuatnya.

“Yeppoda..” gumam Key namun masih bisa terdengar oleh yeoja itu. Key tak berkedip memandangi yeoja di hadapannya. Sedangkan yeoja itu hanya tersipu malu.

“Sekali lagi, maafkan aku.” Kata yeoja itu akhirnya karena Key masih terus memandanginya.

“Ah, ti-tidak apa-apa kok. Santai saja..” jawab Key gugup dan salah tingkah. Hyorin menangkap sikap yang berbeda dari Key. Sebelumnya, Key tidak pernah terlihat gugup di depan perempuan. Key selalu saja menggoda perempuan di setiap awal pertemuan. Tapi kenapa sekarang tidak? Namja itu bahkan terlihat kesulitan menyusun kata-kata. Tanpa sadar, kedua mata Hyorin mulai berkaca-kaca. Dadanya bergemuruh. Seperti ada angin kencang di dalam hatinya. Dan entah kenapa rasanya perih sekali. Hingga ia merasa kesulitan untuk bernafas.

“Hyorin-ah.. Kau kenapa?” bisik Minho di telinga kanan yeoja itu. Hyorin menoleh dan saat itu juga Minho kaget karena melihat cairan bening menetes dari mata sahabat sekaligus yeoja yang dicintainya selama itu.

“Minho-ah.. Aku ingin pulang.” Sekarang sudah jelas semuanya. Minho tahu, Hyorin cemburu melihat Key bersama yeoja itu. Dan nyatanya Minho juga dapat merasakan sakitnya terbakar api cemburu itu. Ya, Minho cemburu melihat Hyorin yang cemburu pada Key.

“Cha Eun Soo imnida.” Kata yeoja itu sambil mengulurkan tangannya pada Key. Key membalasnya tak kalah bersemangat.

“Kim Kibum. Tapi panggil saja aku Key. Dan dua orang yang di belakangku ini-“ Key bingung ketika tak didapatinya Minho dan Hyorin ketika ia menoleh ke belakang. Key menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal. “Ah, mungkin mereka meninggalkanku. Ya sudah, annyeong. Aku harus mengejar mereka.” Kata Key sambil melambai dan berlari pergi. Eun Soo hanya mematung dibuatnya.

 

@@@

 

“Sudah sampai. Aku masuk dulu ya?” kata Hyorin sambil melepaskan genggaman tangan Minho di tangannya. Yeoja itu berusaha tersenyum dengan mata yang terlihat sembab di hadapan Minho. Dan tentu saja Minho tak tahan melihat keadaan Hyorin seperti itu.

“Kau menyukainya?” tanya Minho yang langsung disambut dengan tatapan serius dari mata Hyorin. “Kau menyukai Key?” tanya Minho lagi. Hyorin menyembunyikan wajahnya. Benar. Ternyata perasaannya pada Key sudah bisa ditebak oleh Minho sekarang.

“Aniyo.” elak Hyorin singkat. Yeoja itu terus memalingkan wajahnya. Menyembunyikan matanya yang mulai terasa panas ingin menangis lagi.

“Kau tahu, kita sudah sejak kecil bersama. Kau takkan bisa membohongiku.” Perkataan Minho kali ini berhasil meruntuhkan dinding pertahanan Hyorin. Air mata sudah membasahi pipinya.

Suasana hening. Hanya terdengar isak tangis Hyorin di malam yang dingin bersalju itu. Minho hanya diam saja. Terus menatap Hyorin dengan tatapan sendunya. Hatinya juga terasa sakit. Sakit mengetahui kenyataan kalau Hyorin lebih mencintai Key daripada dirinya. Namun hatinya lebih terasa perih ketika melihat yeoja yang berada di hadapannya kini menangisi Key yang belum tentu tahu akan perasaan Hyorin sendiri.

Butir-butiran salju menghiasi puncak kepala Hyorin dan Minho. Bibir mereka pun terlihat memutih kedinginan. Minho segera menghampiri Hyorin dan mendekapnya erat.

“Uljima. Ada aku di sini. Bisakah kau hanya melihatku saja mulai dari sekarang, Hyorin-ah?” Pertanyaan Minho membuat Hyorin menarik tubuhnya ke belakang.

“Apa maksud-“

“Saranghae. Neoman saranghae.” Minho memutus pertanyaan yang hampir saja terlontar sempurna dari bibir Hyorin. Dan setelah pernyataan cinta Minho, Hyorin seakan membeku di tempatnya. Minho kembali mendekapnya. Namun kali ini lebih erat. Sangat erat. Hingga Hyorin kesesakkan. Satu tangan Minho melingkar di pinggang Hyorin dan tangan yang lain menyentuh salah satu pipi Hyorin. Entah apa yang ada di pikiran Hyorin saat ini. Ia ingin menolak perlakuan Minho ketika Minho mencoba membunuh jarak di antara mereka. Bahkan sekarang jarak mereka hanya tersisa 2 cm saja. Ujung kedua hidung mereka pun telah saling bersentuhan. Namun Hyorin tak bisa menolak perlakuan Minho yang tiba-tiba itu.

Merasa tak ada penolakan, Minho pun tersenyum kilat. Membuat hati Hyorin berdetak lebih kencang. Tak lama setelah itu, bibir Minho sudah menyentuh bibir kecil Hyorin yang terasa dingin. Minho menarik Hyorin untuk lebih dekat dengannya. Mata Hyorin terbelalak. Hyorin baru sadar kalau ia sedang berciuman dengan sahabatnya sendiri sekarang ketika Minho memperdalam ciumannya.

Mata Minho terpejam. Perlahan, Hyorin pun demikian. Hyorin terbawa suasana. Dan ketika itu seseorang memperhatikan mereka berdua dari balik tembok di ujung gang. Terlihat jelas sekali di kedua mata namja yang memperhatikan kemesraan Hyorin dan Minho. Matanya mulai berkaca-kaca, tangannya terkepal erat, dan bibirnya bergetar.

“Key-ya!” panggilan seorang yeoja mengalihkan perhatiannya. Key segera menghapus air matanya yang hampir saja terjatuh saat itu juga dan segera menghampiri yeoja itu.

“Eun Soo-ah.. Kau mengejarku sampai ke sini?” tanya Key heran.

“Ne. Soalnya tadi kamu pergi begitu saja. Aku ingin meminta nomer ponselmu. Bolehkah?” tanya Eun Soo sambil tersenyum. Senyum itu sesaat membuat Key melupakan apa yang baru saja ia lihat dari kedua sahabat karibnya.

“Kkaja. Aku antar kau ke rumahmu. Ini sudah malam. Nanti saja aku beri nomer ponselku.” Eun Soo mengangguk. Dan reflek Key menggandeng tangan yeoja itu. Dadanya bergemuruh dan terasa sakit sekali. Untuk saat ini, Key benar-benar ingin cepat pergi dari tempat itu dan melupakan apa yang terjadi pada dirinya ketika melihat kedua sahabatnya berciuman di depan matanya. Mungkinkah ia merasa… cemburu?

To Be Continued…

 

Gimana? Bagus atau gaje? Hehe.. Kayanya ceritanya pasaran ya? Tapi justru cerita yang pasaran itu yang sampai sekarang masih banyak orang yang tertarik. Udah pada bisa nebak kah siapa yang nanti bakal sama Hyorin? Minho atau Key? Tunggu aja ya di part selanjutnya. Jangan lupa comment, key! ^^

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

34 thoughts on “Dear! [1.2]”

    1. Hehe.. Jarang ada peminatnya minho ya? Di ffku yang My Princess for Me juga pada suka couple key/ken-yoo na dibanding minho/mui-you ni. =.=”
      Oke liat di next part aja. Gomawo! 🙂

      1. Nde, cheonma. Bukannya gag minat ama Mino, thor cuma lebih sreg ama Key *trus apa bedany??

        Pokoknya ditunggu kelanjutannya, thor…

        1. Wkwk, arraseo. Ya intinya kaya gitu lah ya. Susah diungkapkan dengan kata-kata. #lha?

          Okeydokey. 🙂

  1. aaacchhh ,, ternyata key juga suka ama hyorin ……
    aich ,, aich ,, siapa yang bakal jadian ama hyorin ???????
    gag papa dhe minho ajja ama hyorin ,, key khan udha ada eunsoo ….
    lanjuuuuttt !!!!!

    1. Yap. Key juga tanpa sadar ada rasa sama hyorin. Emang cinta sama persahabatan tu beda tipis si jadi susah. Apalagi kalo sahabatnya beda jenis. Hubungannya jadi agak rancu.
      Thanks komennya yo. 😉

    1. Lagi-lagi pendukung Key-Hyorin. Ada apa sebenarnya? Apa alasan dibalik alasan? Wkwk.. Aku si author jadi penasaran sama para readers. =.=” Tengkyu udah ninggalin jejak.

  2. ternyata key suka ma hyorin. Tp aku lebih suka hyorin ma minho. Key ma eunsoo aja.. Ditunggu lanjutannya..

    1. Gimana kalo sama dua-duanya sekalian? Jadi sama-sama seneng. Wkwk.. Hyorin kemaruk. #ditipuk Hyorin
      tunggu aja di next part nanti dia sama siapa, key? 😉

  3. Omo,key juga suka sama hyori,waduh,benar2 cinta yg sangat rumit,lanjut penasaran nie thor siapa yg bakal bersama hyorin nanti minho atau key tpi aq berharap sih key yang jadi kekasih hyorin,tpi aq juga kasihan sama minho,waduh,thor pikiran ku kacau gara2 mikirin kelanjutan ini fanfic,daebak.

    1. Wkwk, gini aja. Keynya buat kamu. Minhonya buat aku. Hyorin ngga usah. Wkwk..
      Iya, bikin galau. Tapi liat aja deh next part kaya gimana. Atau mungkin hyorin sama taemin? Nah lho, tambah bingung kan?

      Gomawo udah ksh oksigen. XD

  4. Eaa… semua cemburu semua galaau ~~

    Maaf ya, sebenernya aku udah baca tadi pagi tapi baru bisa komen sekarang #pentingbanget

    Ditunggu kelanjutannya ya ^^ Menarik sih ceritanya 😀

    1. Halah, lagi puasa dilarang ‘menggalaukan’ diri. #ngek?
      Ne, gwenchana. 🙂

      Tengkyu, Chingu. ^^

  5. Author yg baik, cantik, manis, pinter, yg perfect *yaelah..tau orangnya aja gak..
    Hyorinnya sama Ke aja dong..plis..
    Aku suka ff nya..
    Lanjut thor..
    Ditunggu next part ya thor..
    Gomawo

  6. Author yg baik, cantik, manis, pinter, yg perfect *yaelah..tau orangnya aja gak..
    Hyorinnya sama Key aja dong..plis..
    Aku suka ff nya..
    Lanjut thor..
    Ditunggu next part ya thor..
    Gomawo

    1. Kalau begitu, mari berkenalan. Choneun Papillon Lynx imnida. Bisa dipanggil Saika. 🙂 95line. Sekarang udah kenal kan? Hehe..

      Thanks, Kania. Tapi jujur ngga asing sama nama kamu. Kamu dulu reader ffku yang judulnya Bodyguard (Minho-Shin You-Nhaena), apa bukan? #highofconfidence 😀

      Oke. Cheonman.

  7. Thor sma key aja dnk minhonya buat aku ja hehe 😀
    Critanya bgus thor bkin akunya emosi#woy lg puasa woy!
    Next partnya jgn lma2 ya author yg cntik^^v

    1. Haha.. Sabar-sabar. Minhonya masih jauh. #eh??apahubungannya?
      Makasih ya udah baca dan kasih saran. Ya ditunggu saja kelanjutannya. 😉

  8. Woooo inisih wajib, kudu harus sama Minho!! Beda sm yg lain, tiap ada cerita MinKey bersaing gini aku selalu dkung Minho! XD
    wakakakakaka….

    Key sama Eunsoo ajaaaa! Ada chemistry pas bacanya, Minho sm Hyorin udh cucokkkk :3 tp kok roman2 akhirnya bakal sad sih -_- entah cuma perasaan atau gimana .-.

    Wkwkwkw daebak thorrr!! 😀

    1. Waduh, cuma ff aja menimbulkan pro dan kontra. Wkwk.. Oke, oke. Tanya aja sama Hyorin maunya sama siapa. Haha..
      Wah, kamu flamers? Saya juga! Yeye.. Akhirnya ada yang dukung Minho. Tapi bukan berarti ngga suka sama yang dukung Key lho.

      Di part ini juga udah sad kan? Kayanya part ending lebih sad lagi. #maklumauthorsukabikincastnyapadanangis

      Okeydokey. Gomawo. :))

  9. kyaaaa thorr kok TBC ??? Padahal lagi serius baca, eh tiba” TBC aj, pokoknya nggak mau tau harus lanjut ini mah !!! aku dukung KEY – Hyorin, yah yah thor???

  10. Pengen Hyorin ama minho ajalah,, siapa tau ntar minho kgak jdi pergi kalo hyorin ngebuka prasaannya. Saya nyut2an kalo jdi minho,, jadi pgn nyanyi lagunya judika
    #aku yang tersakiti: putar~

    1. Kayanya ffku pada bikin readers galau yah? Wkwk..
      Ah iya mirip sama lagu itu. Tengkyu udah komen n kasih masukan. ^^

  11. complicated FF nya, tapi lagi seru2nya tb2 tbc,
    td aq pkir yg mergokin minho sm hyorin tadi taemin, ternyata key ya, ckck.
    bagus thor ! thumbs up ^^d
    bikin pnasaran, jd ga sbar nggu klanjutannya 🙂

  12. Sumpaaaahhhh
    Itu cinta segi berapa ya namanya..
    Minho suka hyorin hyorin suka key key suka eunsoo tapi taemin suka hyorin key juga
    Lanjuttt

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s