At Night in the Dorm – Part 6

Title                 :           [At Night in the Dorm 6] – A Package

Author            :           Choi Minjin

Main Cast       :           Onew

Supporting cast :       SHINee

Genre              :           Comedy, horor

Length                        :           One shot [Chronicle]

Rating             :           General

AN                   :           Meski genre-nya comedy dan horror, tapi FF ini sebenarnya nggak ada lucu dan seremnya sama sekali. Hahaha. Yang penting RCL lah ya.. XD

******************************

Jonghyun membuka pintu. Di depannya, seorang pengantar barang menyengir lebar memperlihatkan gigi-gigi yang berkilau terang,”Ada kiriman untuk…”dia mengintip sebentar pada catatan kecil di tangan kirinya,”Lee… Jin… Ki.”

Jonghyun menaikkan satu alisnya,”Untuk Lee Jinki? Bukan ‘Onew’?”

“Bukan.”si pengantar barang bergeleng-geleng tidak sabar,”Tolong terima dan berikan stempel di sini.”

Setelah serah terima selesai, si pengantar tidak langsung pergi. Dia memandangi wajah Jonghyun dengan dahi berkerut,”Maaf, sepertinya aku pernah melihatmu.”

Jonghyun menyibakkan rambut yang menutupi dahinya,”Hmmm… mungkin. Di mana?”ia tersenyum sok cool, berharap dikenali sebagai Bling Bling Jonghyun, main vocal SHINee.

“Ah iya. Wajahmu mirip sekali dengan pengantar susu yang sering kulihat setiap pagi mengantarkan susu di kompleks dekat rumahku.”

Jonghyun membanting pintu tepat di depan hidung si pengantar barang.

“Hyung, siapa itu?”tanya Kibum dari dapur. Dia sedang bereksperimen untuk membuat sebuah makanan yang bisa dimakan manusia, terbuat dari campuran kol, kacang kedelai kalengan, selada, apel dan chunhyang pepper. Karena hanya itu yang bisa ditemukannya di lemari pendingin di saat mereka terlalu sibuk untuk belanja mingguan.

“Pengantar barang babo.”jawab Jonghyun kesal. Diletakkannya kotak cokelat itu di atas meja makan,”Onew hyuuuuuung… kiriman barang untukmu!”

Onew keluar dari kamar dengan rambut awut-awutan,”Dari fans?”

“Entahlah. Yang pasti diutujukan pada ‘Lee Jinki’. Dan…”Jonghyun memandangi kotak itu lagi,”Tidak ada nama pengirimnya.”

Onew manghampiri meja makan lalu mengelus pelan kotak berukuran tidak terlalu besar itu,”Paling juga dari MVP lagi. Kalau bukan boneka, baju, buku tulis, tempat pensil, ya kaos kaki.”

Jonghyun bermuka datar,”Jenis hadiah anak esde itu mah.”

“Yasudahlah, kubawa ke kamar ya.”Onew membawa kotak itu ke kamar untuk meneruskan pekerjaannya lagi, membaca fanfic tentang dirinya di dunia maya.

“Tau nggak, hadiah apa yang sering kudapat dari lockets?”Kibum nyeletuk dari kesibukannya mengaduk-aduk campuran aneh yang agak kurang meyakinkan jika disebut makanan,”Terakhir ada yang mengirimiku surat persetujuan pertunangan. Ada juga yang memberiku jas pengantin.”

Minho yang baru keluar dari kamar mandi dan masih menggosok-gosok rambutnya yang basah dengan handuk ikut nimbrung,”Kalau aku kemarin lusa menerima telepon ancaman. Yeoja itu bilang dia sedang di tepi HanGang dan akan menceburkan dirinya yang tidak bisa berenang itu jika aku tidak setuju untuk menikah dengannya.”

“Kalau aku…”Taemin di depan TV juga ikut bicara,”Susu pisang dua kardus.”

“Hadiah kalian masih kurang fantastis dibandingkan hadiah dari blingers.”sahut Jonghyun bangga,”Kemarin di fansigning ada yang memberiku celana dalam!”

Taemin langsung memuntahkan susu pisangnya ke lantai disusul omelan Kibum tentang membersihkan bekas susu dan sambitan handuk Minho di kepala Jonghyun.

~~~~~

“Sedang apa, hyung?”Taemin mengintip dari balik bahu Onew untuk melihat apa yang sedang dilihat hyungnya itu di layar laptop. Onew langsung menutupinya dengan panik,”Yah! Jangan mengintip! Ini fanfic NC. Kau tidak boleh baca.”

Taemin cemberut. Dia duduk di tempat tidurnya sendiri lalu mulai membaca komik Kobochan.

“Hyung, paketnya tidak kau buka?”tanya Jonghyun dari tempat tidur di atas Taemin. Dilihatnya kotak cokelat itu masih utuh di atas bantal Onew.

“Nanti. Aku sedang sibuk.”Onew hanya bergumam pelan, masih konsentrasi pada fanfic di hadapannya.

Zzzzzzzz… zzzzzz… zzzzzzzz…

Jonghyun, Taemin, Kibum dan Onew menoleh serentak pada Minho. Namja kebo –tapi ganteng- itu sudah lelap. Padahal rambutnya saja belum kering.

Taemin menutup komik Kobochannya lalu telentang, bersiap tidur. Jonghyun juga merebahkan dirinya,”Onew hyung, jangan lupa matikan lampu.”

“Matikan sekarang saja, hyung. Aku silau, tidak bisa tidur nih.”gerutu Kibum. Dia tidur miring sambil memegangi perutnya yang mulas gara-gara memakan makanan misterius yang tadi dimasaknya sementara member lain lebih memilih makan ramyeon –dan Jonghyun yang anti makanan instan lebih memilih roti tawar-.

Onew mematikan lampu lalu menekuni laptopnya lagi. Paket kiriman untuknya itu diletakkannya di dekat kaki tempat tidur.

Lupa orientasi waktu, begitu sadar, Onew mendapati ternyata ini sudah pukul satu dini hari. Ia mengusap matanya yang pedas, lalu menarik selimutnya.

Kreeeeettt… kreeeeeett…

Onew duduk tegak, terkejut. Ia menoleh pada Minho, mengira namja itu mengigau atau apa, tapi Minho tidak menampakkan tanda-tanda mengigau sedikitpun. Lalu Onew menoleh ke atas, ke tempat tidur Jonghyun, mungkin dia menyanyi lagi dalam tidur.

Kreeeeettt… kreeeettt…

Oh, tidak. Suara itu tidak berasal dari Jonghyun. Tapi dari bawah.

Onew melongokkan kepalanya ke bawah, melotot dalam kegelapan. Samar-samar dilihatnya kotak cokelat itu bergerak-gerak sendiri.

Onew berusaha keras mencerna apa yang dilihatnya. Kotak itu bergerak-gerak sendiri. Bergerak-gerak sendiri.

Seketika itu juga bulu tengkuknya berdiri.

“M, m, m, m, Minho!”Onew berbisik tertahan mencoba membangunkan Minho yang berada paling dekat dengannya. Tapi saking takutnya, suara itu begitu pelan. Tentu saja mustahil Minho yang sedang berkelana dalam alam mimpi itu mendengarnya.

Kreeeeeeeetttttt…..

Kertas pembungkus kotak itu sobek dengan sendirinya. Onew semakin merinding dari ujung rambut hingga ujung kaki. Dia terpaku tidak berdaya, hanya memandang kejadian teraneh dalam hidupnya itu dalam diam.

Krat!

Terbuka. Kotak itu terbuka.

Dengan sendirinya.

Onew masih terdiam, tidak mengerti apa yang terjadi. Mungkin sekarang sudah berakhir. Mungkin kotak itu sudah berhenti berulah dan Onew bisa tidur.

Tapi tidak juga.

Sekarang kotak itu bergerak mendekatinya. Onew mulai mematung lagi, suaranya entah pergi kemana. Tanggal berapa ini? Onew harus mengingat kejadian hari ini sebagai pengalaman hidupnya. Dia akan pamer pada Minho yang sangat ingin melihat hantu. Ia akan menceritakan pengalaman ini kepada anak cucu cicit canggah-nya nanti.

Tapi itu kalau dia masih hidup.

Karena ternyata setelah kotak itu berada di dekatnya, sebuah tangan keluar dari dalamnya. Berkuku merah panjang-panjang, pucat, dan menggapai-gapai.

Hal pertama yang muncul di kepalanya adalah: aigooo… jari tangannya panjang-panjang sekali. Pianis?

Tapi kemudian dia sadar, pianis atau bukan, itu tidak penting lagi. Karena sebuah tangan yang keluar dari dalam sebuah kardus itu tidak wajar. Karena itu menakutkan. Dan itu mungkin bisa membunuhnya.

Pasti cakarannya atau cekikannya sakit sekali. Roda-roda mesin dalam kepala Onew masih berputar keras, mencari kembali akal sehatnya. Ayolah, tangan dalam kotak? Harusnya ini tidak serius.

Apa salah satu dari dongsaengdeulnya sedang mengerjainya? Apa mereka sengaja memberi kejutan padanya? Tapi sekarang bukan tanggal 14 Desember. Bukan juga 1 April. Dan dongsaengdeulnya semuanya sekarang tidur nyenyak tanpa suara.

Eotteokhae?

Tangan itu keluar meloncat dari kotak. Menggapai-gapai dan melompat lompat mengerikan. Onew mangap dengan ketakutan. Ia mulai merasa kaku dan dingin. Dunia aneh macam apa di mana ada tangan yang melompat-lompat sendiri? Bahkan tangan itu sekarang sudah berada di atas tempat tidur dan mencengkeram pergelangan kaki Onew.

Onew menjerit tertahan. Ia menggoyang-goyang kakinya panik, tetapi tangan itu mencengkeram semakin kuat. Sekarang bahkan Onew ditarik sedemikian rupa sehingga tubuhnya pelan-pelan telentang.

“Aaaah!! Tolooong!! Toloooong!”

Kenapa tidak ada yang mendengarnya? Ia menoleh ke Minho yang tidur miring di tempat tidurnya dan ia langsung merasa ngeri. Wajah Minho pucat pasi kebiruan dengan jejak-jejak biru di lehernya. Matanya melotot, kosong tanpa kehidupan.

Minho mati?

Onew menggeleng-geleng ketakutan. Ia berpegangan pada tempat tidurnya sementara tangan itu masih menariknya dengan kuat. Ia mendongak ke tempat tidur atas, berharap Kibum akan melongokkan kepala sambil berkata,’Ada apa sih hyung? Berisik, tahu!’.

Kibum memang sedang melongokkan kepalanya. Tapi matanya yang terbuka itu menatap kosong sementara wajahnya tidak jauh beda dengan wajah Minho. Bahkan darah menetes dari ujung-ujung bibirnya, mengenai pipi Onew.

Kibum juga mati?

Onew memutar kepalanya ke arah Jonghyun dan Taemin. Ia memekik ngeri. Semakin ketakutan.

Badan Jonghyun menggantung separuh di tepi tempat tidur dengan lehernya yang biru. Taemin bahkan terlihat lebih menakutkan lagi dengan darah di beberapa bagian tangannya.

Mereka mati?

Onew sekarang benar-benar telentang di tempat tidurnya. Tangan itu pelan-pelan melompat-lompat ke lehernya. Pelan namun pasti. Dan anehnya tangan Onew tidak dapat digerakkan sedikitpun, kaku. Ia hanya membelalak ngeri memandang tangan itu mulai mencekik lehernya.

Dia akan segera mati.

Mati.

Mati.

Onew menutup matanya, pasrah.

Gubrak!

“Ohok!”Onew membuka mata. Jonghyun ada di atas tubuhnya, baru saja terjatuh dan menimpanya.

Dan yang paling membuatnya heran adalah kenapa Minho tidak tidur di tempat tidurnya sendiri melainkan malah tidur di sampingnya dengan tangannya terletak di leher Onew. Onew menyingkirkan tangan Minho lalu menggeser Jonghyun dari atas badannya ke samping.

“Kalian bertiga ini sedang apa, sih?”Kibum bertanya dari tempat tidurnya di atas. Mungkin dia terbangun mendengar suara jatuhnya Jonghyun.

Onew berusaha duduk di tempat sempit di antara Jonghyun dan Minho. Ia melihat jam di atas meja, pukul 03.17.

Lalu dia mengambil kotak paketnya yang ternyata masih utuh, belum ada tanda-tanda terbuka sama sekali. Onew memandangi kotak itu dengan tegang, siapa tahu akan ada tangan keluar dari dalamnya.

Jantung Onew hampir meloncat keluar ketika tiba-tiba ponselnya berbunyi. Ia mengambilnya dari lantai –kenapa bisa ada di lantai?- lalu mengangkatnya,”Halo? Oh, eomma? Ada apa menelepon jam segini?”

Kibum memandanginya sambil menguap.

“Hah? Paket? Yang tidak ada nama pengirimnya itu? Jadi itu eomma yang kirim?”

Alis Kibum naik semakin tinggi dan tinggi.

“Memang isinya apa? Iya, iya. Jangan khawatir. Sudah sampai, kok. Jangan sebegitu khawatirnya sampai menelepon jam segini. Iya. Selamat tidur, eomma. Muah.”

Setelah menutup telepon, Onew membuka paket itu perlahan-lahan. Kemudian mendongak ke wajah Kibum,”Kibum-ah, kau tidak perlu masak benda aneh lagi untuk sarapan nanti. Eommaku sudah mengirimkan sekotak sosis sapi dan ayam. Dia sudah mengira kita tidak punya bahan makanan di saat seperti ini.”

Kibum hanya mengangguk dan tidur lagi.

Onew bangkit dari tempat tidurnya lalu membawa gulingnya ke tempat tidur Minho. Pantas saja tadi dia bisa mimpi seburuk itu. Ternyata dia tidak tidur dengan leluasa. Biar saja Jonghyun dan Minho di tempat tidurnya, yang penting dia akan melanjutkan tidur lagi di tempat tidur Minho. Kali ini pasti tanpa mimpi buruk.

-end-

-minjin’120316-

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

39 thoughts on “At Night in the Dorm – Part 6”

  1. aigo ternyata mimpi toh.
    huahahaha pagi2 ud bkin ketawa.
    gomawo.

    haha jjong si pengantar susu, untng na bkn tukang beling.
    dasar minong ma dino bikin onew mimpi buruk.
    c jjong debak jatuh dr tempat tdr g bngun.

  2. Wakakakkakakakakaka-_- si jong udah seneng2 bakal dikenal blingbling jonghyun taunya mirip tukang penganter susu :p
    sumpah jong gak berkeprimanusiaan(?)Banget tidur nimpa onew-_- gak kebangun lagi ckck. ceritanya disini jong tidur diatas kan? Aduh bocaaahh -_—–
    Masa tadi aku mikirnya isi paket itu anak ayam gara2 member yg lain dapet hadiah macem2 dari fans nya wkwkwkkw
    Daebak daebakk:D

  3. hahaha…
    pgi2 bikin ngakak ne ff..
    dbuka dg gokilnya mreka mributkan kiriman..dlanjutkn ktgangan pket isi tgan..dan..trnyata cm SOSIS!

  4. Hwaaa daebak eoni! Sukses bsar mmbuat ku ngakak tp… Aku gk than ngebyangin pas mreka pda mti -_- err… Itu sngat mnyermkn
    Lnjutan’a di tnggu yg eoni! ^^b

  5. Wkwkwk nih ff kocaknya gk ktulungan bkin mta lngsung sger euuyy 🙂 part slnjutnya aku tngg eoni! ^^v

  6. Wah-wah-wah… Jinki baca fanfic NC???

    Kasian banget Jinki ditindihin Jonghyun… Wkwkwk~

    Nice ff~

  7. Kirain serius. Taunyaa -_-

    Aku emang udah lama ga baca FF Minji, jadi lupa dulu kayak gimana. Tapi kenapa yg sekarang terkesan sedikit janggal yaa?

    Nice story, 대박 ^^

  8. “Ah iya. Wajahmu mirip sekali dengan
    pengantar susu yang sering kulihat setiap
    pagi mengantarkan susu di kompleks dekat
    rumahku.”
    ahahaha aku bener2 ngakak baca ini, msa blingbling Jonghyun disamain ama pengantar susu Hhahaha..

    tdinya aku udh ikt tegang wkt tiba tiba ada tangan yg keluar dr kotak tp pas baca
    ‘Hal pertama yang muncul di kepalanya
    adalah: aigooo… jari tangannya panjang-
    panjang sekali. Pianis?’
    buahahaha *ngakak lg ya ampun disaat kyak gt msh sempet dia mikirin itu.

    Tp ternyata smuanya cm mimpi, kekeke
    aigo thor ini mah lucu banget, horornya jg kerasa, tp lebih berasa ke humor sihh, hehe pokoknya daebakk banget daahh b^^d
    ditunggu karya selanjutnya thor.

  9. Iihh ternyata mimpi…? Nakutin banget..untung aku bacanya siang2 bukan malem..
    Nice FF, keep writing. Gomawo
    😀

  10. waaaahhhh kirain onew bakalan mati
    ternyataaaaaa cuma mimpi
    kereeeeen thoooor 🙂
    aku yg baca ikutan tegang
    lanjutkan ya thor 😀

  11. Well, seperti biasa ff-mu selalu bagus eon! 😀
    Ngakaknya dapat, horrornya juga, cuman bacanya pas siang jadi kurang berasa horronya. Mungkin kalau malam, aku udah melukin bantal sambil ngelihat kanan-kiri.
    Daebak eon! 🙂

  12. kirain beneran, eh taunya mimpi
    makanya abang, jangan baca NC *eh* *emang ngaruh*
    bagus, kayak biasa, tapi endingnya agak kurang greget..hehe.mian, tapi twist-nya dapet kok

  13. kyahahahahah! ini lucuh! wkwk. suka banget adegan taemin muntah diomelin kibum trus jjong disambit minho,aaa hangat sekaleh,kkk sumpah deh ya ngapain jjong sama minho pada ngerubutin onew -_-

  14. Gubrak -_- *brb ngesot
    wakakaka, jjong jatuh di atas tubuhnya. Ga bangun jg lagian wkwk. Onew kasian amat -.- XD

    mana baca FF NC. FF NC pemirsa, FF NC! *bold, italic, underline* (?) astagah lider (?) dirimu dewasa sekali #dor
    wakakaka bodor yeuh… Good job eonni. Btw aku kangen ffmu ;A;

  15. onppa narsis bgt baca ff segala, mana NC pula u,u
    dan ya ampun.. Itu hadiah dari fans apa banget deh haha
    nice thor,
    ayo bikin lagi..

  16. yah.. Perasaan ku dah komen kmrn.. Knp ga masuk ya.. Mianhae..
    Stempat tidur bertiga?? Pantes aja onew langsung mimpi buruk.. Ktindihan jjong pula.. Bahkan dalam mimpipun sangtae-nya ga hilang.. XD
    Aigoo, oppaku dibilang mirip pengantar susu?? Hwahahaha..

  17. Ya ampun.. Bener2 ni ff.. Udah tegang aja baca’x trnyata mimpi toh.. Trus trnyata tu kotak isinya sosis ayam ma sapi.. Euuhhh onyu onyu..

    Suka bgt ma ff kamu..

    Lanjutttt..

  18. aigoo aigoo dari awal baca aja udah ngakak haha :p
    horor koo thor serem banget ngebayangin tangannya ._. ayooayoo lanjut thor di tunggu ff selanjutnya 😀 seneng banget sama karya2 author 😉

  19. Aku baru pertama baca ini dan ini keren! Awalnya udah ada comedy nya, terus horror horror gitu, eh akhirnya ternyata.. -_- Onew kebanyakan baca ff NC sih *digetok onew
    Ini part 6? wah aku ketinggalan jauh nih *brb cari part 1-5*
    Hwaiting ya thor 🙂

  20. aje gileh naujubillah astajim(?)….
    ntu nasib badan onyu gimn tuh?..gepeng,penyet,benyek*kyknya sama ajj#digampar tiga kali*

    *kamera zoom*APA?MWO?WHAAAAT?!?!,,,jjong mirip tukang pengantr susu?!?!,,,tpi kyknya ia ya..muka dia kan pasaran.*dihajar masa/dilindes mobil jjong/dibakar blingers*

    Eonnieeee….miss you,,ffmu juga >•<
    kambek kambek…..

  21. Woaah… Mimpinya serem banget si onew… Huahahaha… Taemin baca komik kobochan?? Hahaha… Aduh ngakak aku.. Nice ff thor!! 😀

  22. Kekeke, lucu2 thor. aku ngakak pas mas2 (?) pengirim barangnya bilang jong pengantar susu. wakakakk, kasian si bling2, udah pose kece dikiranya tukang pengantar susu xD
    Waah, aku bacanya malem2. hampir jam 12 lagi ni, kekeke #apaan?!# langsung mikir ada mba kunti ngintip dari jendela #tapi sayang saya ga tertarik dan gamau berurusan sama yang begituan -__-
    Good job 😀

  23. Ah… malam-malam baca ff semacam ini terasa menyegarkan (?)
    Ini semakin bikin aku ketawa, dan karena tengah malem, kakak2 aku pada ngeliatin aku seakan ngeliat orang gila #plak

    Kereeennn!!!! Top banget deh! ^^b

  24. Uwakakakaka. . .
    TrnYata j0ng mRip tKan9 pNghantar sUsu ea’ k’pd_n bn9t sE si j0ng. . . .
    Hd!ah dre fanz p0und’ mNtep pla’ cLana dlam. . .
    Hahahaha

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s