Be My Last

Be My Last

 Author :  Dea

Main Cast : Lee Taemin(SHINee)

Kim Kibum / Key (SHINee)

Han Hye Jin (YOU)

Support Cast : Minho

Genre    : Romance, Friendship

Lenght   : Oneshoot

Rating    : PG – 15

– Pertama bikin FF SHINee, maaf kalo ada salah 🙂 comment ya 🙂

Malam itu hujan turun di Korea, malam itu suasana begitu indah, begit juga di asrama SCHOOL ART INTERNATIONAL SEOUL. Asrama itu diterangi cahaya putih dan biru, taman yang indah diberi cahaya putih dan merah, terdapat asrama wanita dan asrama laki laki disana, karena aturan diasrama itu tidak ketat murid laki laki dan murid perempuan boleh bersantai bebasnya

– Hye Jin POV-

Malam itu aku bersantai bersama Minho dan Onew di asrama laki laki,saat itu kami melewa

ti kamar Key dan Taemin, aku melihat 2 namja itu bercanda, sebenarnya sudah lama aku menyukai Kibum,aku berusaha untuk tidak melakukan bodoh jika bertemu dengannya, aku bersahabat dengan Taemin, aku mulai akrab dengan Taemin saat aku berpacaran dengan temannya waktu SMP.

Saat makan malam, semua siswa berkumpul diruang makan khusus untuk makan seluruh siswa, karena Minho dan Onew sudah terlebih dahulu mencari tempat, akhirnya aku duduk sendirian, tidak lama, datang Taemin dengan seragam yag tidak rapi,dia mengambil banana milk kesukaannya dan roti gandum, dia sering memakan itu setiap pagi dan malam, dan setiap pagi dan malam juga aku selalu merapikan baju seragamnya, kadang Minho suka meledak ku agar menikah dengan Taemin

“Aigo ! kau ini selalu begini” aku merapikan bajunya dan mengomeli dia untuk sekian kalinya

“Mianhae…” dia bilang itu dengan dengan wajah imutnya

“Ne, tdk apa apa “

“Gomawo Hye Jin” dia bilang begitu dengan sisa susu diwajahnya

“Kau ini ! sini aku bersihkan wajahmu” aku mengambil tisu yg ada didekatku

Taemin menahan tanganku dan bilang

” Aku saja sendiri, aku kan bukan anak kecil” dia tersenyum kecil

“Taemin…” aku memanggil pelan

“Ne?” dia tidak menengok kearah kku

Aku langsung memeluknya dan bilang

“Kau sudah besar ya sekarang”

“Hahaha, ye, ini karna kau Hye Jin’ dia tertawa, dia mengatakan itu pelan, tp jelas ditelingaku

“Ne? aku?”

“oh hahaha anni, aku pergi dulu nanti terlambat ”  dia lari menuju kelasnya karena dia sedang ada kelas malam, lalu aku duduk lagi, tiba tiba ada yg menaruh piring makannya didepanku, aku pikir dia Minho, tapi ternyata dia Kibum,aku merasakan darahku naik, badanku panas dingin, aku bingung harus bagaimana

‘Kau sakit?” Kibum heran dengan reaksiku yg terus diam

“Ne? oh tidak”

“Benar? mau ku antarakan ke kamar mu?”aku tidak percaya dia bilang begitu

“NE!!!!!!!” aku kaget dan sedikit membuat Kibum kaget

“Oh, Mianhae.. tidak perlu” kataku lagi

“Hahah baiklah aku pikir memang kau tidak sakit” saat dia terwata kecil aku merasa sangat gemas, ingin ku cubit pipinya seperti aku mencubit pipi Taemin

“Ye, haha” aku melihat jam dan baru ingat aku ada kelas malam

“AIGO !”

“ne?’

“Aku harus pergi, aku ada kelas malam, mianhae Kibum” aku lari membawa buku yg sudah aku siapkan sejak  tadi

“Ya!” dia memanggilku

“Ne?” aku menoleh sebentar

” Semangat ya belajarnya” dia tersenyum manis dan itu membuat ku sangat suka padanya

– Author POV-

Hye Jin dan Taemin keluar kelas bersamaan, saat itu jam disekolah menunjukan pukul 10.30 malam

“Mau ku antar ke asrama?” Taemin memecah kesunyian

“Gomawo.. tidak perlU Taemin,aku bisa sendirian”

“Ne, aku peergi duluan, aku takut Kibum mengunci kamar kami” Hye Jin memandang kearahnnya sampai dia hilang dibalik bayangan

Pagi pagi sekali Minho dan Taemin sudah duduk di ruang makan, Hye Jin masih memakai baju piyama saat pergi ke ruang makan

“Lihat, Hye Jin masih memakai baju piyama nya” Minho menunjuka kearah Hye Jin

“HAHAHA ! Hey Hye Jin, wajahmu terlihat bodoh”

“Wae?” Hye Jin menjawab dengan tubuh yg melemas karna mangantuk

“Kau ridur jam berapa?” Taemin bertany sambil maminum banana milk nya

“Jam 2 pagi”

“MWo!sedang apa kau baru tidur jam 2?”

” aku tidak bisa tidur “

Lalu datang Kibum dgn baju seragam yg rapi, aku melihatnya melongok

“Ne?” Kibum melihatku heran

” Anni…” aku menggoyangkan kepala ku

tidak lama seorang Yoeja menghampiri Kibum yg berdiri disampingku , yoeja itu bernama Hime youja keturunan jepang, di suasana ruang makan yg cukup sunyi yoeja itu menyataKan cinta pada Kibum

“Oppa, aku menyukai mu”

“MWO!!!!!” aku, Taemin dan Minho terkejut dan teriak serentak

“Aigo, yoeja itu nekat sekali” Minho berbisik padaku

“Aiiishh !!! kau diam dulu’ aku menutup mulutunya

” Ne? ah , Mianhae, aku tidak bisa menerimamu, maaf ya Hime ” Kibum menolak yoeja itu dengan wajah ramah

“Gomawo Oppa, tidak apa apa” Yoeja tersenyum dengan senyum setengah dipaksa

Aku mulai berpikir seorang yoeja seperti Hime saja ditolak oleh Kibum, bagaimana aku !

“Kalian kenapa menatapku ?” Kibum menoleh kearah kami yg masih membeku melihat Kibum dan Hime

“Tidak apa apa” Minho kembali memakan sarapannya

TENG TENG TENG

Jam besar yg berada di ruang makan berbunyi, itu menandakan jam 7 tepat

“Aigo !” aku langsung berdiri

“Wae? kau membuatku kaget ” Kata Kibum

“Aku terlambat, aku ada kelas pagi hari ini” aku langsung lari dan menuju kamar ku

“HAHAHA babo!” aku mendengar suara Taemin yg tertawa

Sudah ku duga, aku akan terlambat, alhasil aku dihukum lari keliling lapangan

Saat aku menjalankan hukuman itu aku melihat  Taemin yg sedang latihan dance karna dia ada ujian dance malam nanti, aku terdiam sebentar,aku terus memperhatikan  Taemin yg sedang latihan

DEG

Aneh, jantungku rasanya begitu cepat berdetak, aku merasakan waktu seakan berhenti, hanya kami ber2 yg ada disana, Minho melihat kearahku, dan dia memangil ku

“HYE JIN!! bukannya kau dihukum ?” Minho seidikit meledek ku

“Ishh diam kau ” Aku kembali lari dilapangan

*          *          *          *

Siangnya aku berkumpul bersama Minho,Kibum,dan Taemin di tempat aku sering bersama dengan Taemin

” ya !” aku memanggil mereka

“kenapa?” Minho menoleh kearah ku

“Tidak apa apa” aku tersenyum kecil

“Bagaimana tadi pagi?” Taemin memeluk bahuku dan mencium rambutku

” ini menyebalkan!!”

“Nikmatilah harimu disini Han Hye Jin” kata Kibum yg daritadi konsentrasi dengan gamenya

” Ye, sebentar lagi kita akan lulus darisini, ” Taemin melepaskan pelukannya

” Hmm, aku tau” aku menjawab lemas, aku mulai menguingat pertama kali aku masuk sekolah ini, rasannya aku ingin menangis karena aku tau aku akan berpisah dengan Taemin, sahabat terdekat ku disini, aku dengar dia akan kuliah di New York

“Taemin, apa benar kau akan pergi ke New York nanti?” aku bertanya pada Taemin yg mulai bersandar dibahuku

“Ye” Taemin menjawab singkat

“Cepat kembali ya Taemin” aku memejambkan mata ku dan menghirup udara dingin saat itu

*          *          *          *

Handphone ku bergetar dan itu membuatku terbangun dari tidur ku yg nyenyak, aku mengambilnya dan handphone itu menunjukan nama Minho, aku segera mengangkatnya

“Wae?”

“Kau dimana ? cepat kesini !! kami sudah menuju bandara”

“MWO !!!! Mianhae, aku lupa !!” aku langsung mematikan handphone dan langsung mandi

Sampainya aku dibandara, aku melihat mereka sudah berdiri menungguku, Taemin juga masih ada disana

“Mianhae… aku lupa” Aku berusaha menahan air mataku yg ingin jatuh dipipiku

“Tidak apa apa Hye Jin” Taemin tersenyum tipis padaku

Aku memandangnya dalam dalam, aku merasa kini Taemin tambah dewasa, dulu aku sering merapikan seragamnya, mengambilkan makanan untuknya, dia sering bersandar dibahuku, memelukku, dan selalu berasamaku

Ada apa ini, aku merasakan sesuatu yg berbeda lagi, apa aku suka pada Taemin, entahlah, aku tidak mengerti perasaan ini

Taemin memeluk ku erat

“Jaga dirimu disana Taeminnie ” kataku

“Ne? harusnya kau yg jaga diri disini” Taemin mengacak ngacak rambut ku”

“Aku bisa jaga diri disini Teamin” air mataku mulai turun dan membasahi pip ku

“Hey, jangan menangis…” Taemin menghapus air mataku

“aku janji akan kembali Hye Jin aku janji” dia kembali tersenyum padaku

“Jangan bohong Taemin”

“Tidak akan” dia pergi dan memcium keningku

*      *          *          *          *          *

4 bulan berlalu

aku berencana mengadakan pesta ulang tahun Kibum, aku kerumah Kibum tapi akku malah melihat Monho diluar dan langsung menarik ku ke mobilnya

” Kita mau kemana?” Tanyaku, tapi Kibum cuma diam

sepanjang jalan Kibum mengemudi dengan cepat, dia terlihat marah, sadih, tapi aku tidak tau apa yg terjadi padanya hari ini

Aku kaget ternyata Kibumm memebawa ku ke sekolah SMA ku dulu

“Kenapa kita kesini?” tanyaku heran

” Kau akan tau nanti” Kibum membawaku ke tempat aku dan Taemin biasa ber2

dia mengajak ku duduk, aku menatap langit, aku berpikir sebentar lagi akan hujan, tiba tiba Kibum mendekat padaku, dia membisikkan sesuatu yg pelan, tapi jelas ditelingaku

” Taemin kecelakaan mobil, dan meninggal saat dibawa kerumah sakit”

DEG DEG

Aku membeku seketika, aku merasa jantungku berhenti berdetak, tulangku rasanya remuk,aku bahkan tidak bisa bernapas saat itu,

aku ingin menangis tapi aku tidak bisa, aku kembali menatap langit aku merasakan air jatuh dari langit, ada sesuatu yg menyesak di dada ku, aku mencoba menarik nafas dalam dalam, dan akhirnya tangisku pecah.

Aku mencoba membayangkan semua ini hanya mimpi, tapi tidak bisa, ini kenyataan, semua ini bukan mimpi buruk atau khayalan ku

hujan turun begitu juga air mataku yg tak henti menangis, Kibum berusaha menyurh ku berteduh, tapi aku tidak menggubrisnya

aku tetap duduk disana

” Taemin, bukannya kau janji akan kembali? kau bohongi aku Taemin, kau membohongi ku!” isak tangisku semakin menjadi jadi

” padahal, jika kau kembali, aku ingin menyatakan perasaan ku padamu, perasaan yg sudah berubah, dari sahabat, menjadi lebih, aku menunggu mu Taemin, tapi kau tidak datang, kenapa? kau tau aku disini tidak bisa hidup tanpa mu Taemin” aku terus mengis

kenangan itu kembali terulang, semuanya, saat saat bersama Taemin sekarang terasa berat, aku tersadar dari lamunan ku, aku teringat pada kapsul waktuu yg dulu pernah ku buat bersama Taemin,aku berdiri dengan terhuyung dan langsung mencari kapsul waktu itu

ya, aku menemukannya, Kibum yg penasaran menghampiriku

” Ne? kapsul waktu?”

” ya”

aku membuka kapsul waktu itu aku melihat surat yg pernah kami buat bersama, saat itu Taemin tidak mau menunjukan isi suratnya padaku, aku membukanya segera

< Hye Jin, aku tidak tau ingn menulis apa, tapi, aku ingin bilang SARANGHAE HANNHYE JIN, jika nanti waktunya tiba, maukah kau menikah dengan ku? Haha Cuma itu Hye Jin, oia, jangan kira aku bohong ya aku benar benar sayang padamu>

“ Ya Taemin, aku mau menikah dengan mu” aku mejawab surat itu, tapi terlambat, kini Taemin sudah tidak ada, semua ini bagaikan percuma, aku menyesali ini semua, andaikan dulu dia bilang suka aku pasti akan menerimanya

-Kibum POV-

“ Hye Jin, cepat nanti kita terlambat” teriak ku dari luar

“Ne, sebentar lagi Kibum!” dia berteriak dari dalam rumah menuju ku

“Hey Eun jo, cepat panggil umma mu”

“UMMA!! CEPAAAAAT “ anak kesayangan ku memanggil Hye Jin dari dalam mobil

“Iya Eun jo “ Hye Jin mencium kening Eun Jo ku tersayang “Mianhae ibum” Hye Jin yg sekarang menjadi istriku tersenyum lembut padaku dan Eun Jo

“Ayo nanti kita terlambat ke pesta ulang tahun paman Minho” Eun Jo menarik tangan Hye Jin kearah mobil dan duduk disamping ku

–          THE END  –

Maaf kalo Gaje ^^v

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

Advertisements

9 thoughts on “Be My Last”

  1. Kenapa taemin harus mati?,hiks,hiks,hiks..thor hyejin nikah sama key kah,aq kurang ngerti soalnya?,pas baca taemin meninggal itu bikin nyesek didada*cielah,bhasa nya*wkwkwk..tpi keren kok,keep writing

  2. Jujur aku agak bingung baca ini. Pertama, banyak typo. Kedua, paragraf atau bukannya nggak jelas. Ketiga, tanda baca dan kapital kurang diperhatikan. Keempat, alur kecepatan.

    Eh, itu namanya kritik ya? Haha, maaf lagi sensi nih ._.

    Sebenarnya ide ceritanya menarik sih, diperbaiki dikit aja pasti enak dibaca. Keep writing ^^

  3. ga tau knp feelnya ga dapet, hehe. peace ^^v
    mungkin karena alurnya kcepetan dan tanda bacanya krg di perhatikan.
    terutama penggunaan tanda koma. Harusnya 1 paragraf kan terdiri dari bbrp kalimat,, tapi ini cuma 1 kalimat panjang yg di pisahin sm koma-koma yg banyak bgt.
    hehe, peace lagi ahh ;p
    jgn marah lo auhtor 🙂
    pdhal sbnernya ceritanya bagus,, tapi aku yakin lain kali pasti sudah lebih baik lagi, hwaiting author ^^

  4. aah.. Sbenernya sch seru.. Cuma sepertinya alurnya terlalu cepat dan lompat2.. Belum lg tanda bacanya.. Jadi agak susah memahaminya..
    Aku gregetan ama taem.. Knp dy mesti kcelakaan.. Hiks..
    Terur berkarya, chingu..

  5. TaeMin kenapa cara meninggalmu sangat tragis.
    Belum sempat nyatain perasaan pula.
    Be my last dikirain TaeMin, jadi berganti ke KiBum.
    HuHuHu
    Tapi FFnya keren author.
    Hanya aja ada beberapa kalimat penempatan komanya. Jadi bingung bacanya.
    Tapi after all semuanya bagus.
    ‘mojok nangisin TaeMin’
    HaHaHa lebay mode on
    Sorry thor terlalu kebawa cerita.

  6. Jujur thor ff mu bgus, tpi “halah” hehe iya tp alurnya kcepetan dn tnda bca jga hurufnya di rpiin ya thor, aku ykin jka author lbih prhatiin lg dn mmbaca ulang ff author sbelum di krim ke blog nih, psti bkal disuakain readers smua! 🙂
    Trus brkrya ya thor dn trus bljarlah mnjdi author yg hebat di mata readers ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s