The Angel [1.2]

The angel (1.2)

Judul : the angel

Author: myontae

Main cast: lee jinki/onew , lee minseul,

Other cast: you will know when read

Rated: pg-13

Summary: lee minseul adalah seorang gadis yg kesepian dan penyendiri , namun semua itu berubah saat……

a.n: ini adalah ff pertamaku , tadinya aku ingin one shot aja tapi kayaknya gak cukup, makanya aku bikin two shot.. dan maklum ya kalau banyak typo , and don’t be silent readers!! ^_^

(myontae)

LEE MINSEUL POV

PENDIAM. Ya, itu yang anak-anak kelasku bilang padaku , mereka bilang aku terlalu pendiam. Aku akui itu, tapi aku tahu aku tidak menjadi orang yang pendiam ketika aku bersama orang yang kurasa nyaman, dan orang yang kurasa tepat untukku bercerita, namun nyatanya sampai saat ini belum ada.

Orangtuaku, sibuk bekerja setiapharinya dan aku adalah seorang anak tunggal. Tapi  jangan karna ini kalian menjadikan alasan mengapa aku pendiam. Sejujurnya aku sudah terbiasa dengan orangtuaku yang sibuk dan aku tidak terlalu menjadikan itu sebagai masalah.

Aku kesepian , disekolah aku duduk sendiri dibarisan paling belakang , karna kebetulan siswa perempuan dikelasku ganjil , jadinya aku tidak mempunyai pasangan duduk yang perempuan juga.

Penyandiri  , ya aku akui aku adalah seorang yang penyendiri , atau aku lebih suka menyebutnya intovert.  Aku merasa nyaman ketika aku berada sendirian dikamarku.

Hidupku sepert tanpa arti , untuk pekerjaan yang akan aku jalani nanti aku sudah ada, yaitu mengurusi perusahaan milik orangtuaku yang akan menjadi milikku kelak.  Dan segala yang aku ingin aku akan mampu membelinya , akupun sehat tanpa penyakit apapun , rumahku cukup besar untukku ditinggali olehku dan ‘pembantu2-ku’. Namun aku tidak menjadikan itu sebagai kebanggan, justru aku merasa hidupku tanpa arti , untuk apa aku hidup jika aku sudah mempunyai semuanya? Aku tahu jika aku begini aku tidak akan bisa memaknai arti hidup, tapi mau bagaimana lagi?

———^^—————

Dikelas______ ^^

Bosan.. bosan.. apa yang harus aku lakukan disaat ini? Aku malas  belajar dengan  pak kibum , guru matematika yang killer itu !!

TTTTTEEEEEETTTTT…!!!!!!!!!!!!!!!!! (bel istirahat berbunyi)

Istirahat pun datang aku pun pergi menuju perpustakaan , mengapa? Karna perpustakaan merupakan tempat yang paling tenang…

——-^^———-

Aku sedang mencari buku yang menarik untuk dibaca, namun sejak tadi aku tidak menemukannya, hingga akhirnya aku menemukan sebuah buku yang sudah berdebu, judul buku itu adalah

“dunia malaikat”

Aku merasa tertarik dengan buku itu, dan aku pun membacanya.

————————-^^——————————–

Tttteeeeettttt……..!!!!!!!!!! (bel pulang berbunyi)

Akhirnya saat yang kutunggu-tunggu datang, aku pun segera keluar dari kelas dan menaiki sepedaku tercinta(lebay)

————————–^^———————————

(diperjalanan menuju rumah minseul)

Aku masih memikirkan tentang buku yang baru aku baca tadi diperpustakaan, dibuku itu diceritakan (kaya ovj nih) katanya si penulis itu percaya bahwa dunia malaikan itu ada, terkadang malaikat turun dan manampakkan diri menemui manusia namun, karna manusia selalu merasa takut dan kaget ketika bertemu malaikat dan mengira mereka adalah setan tau hantu, maka itu malaikat jarang untuk turun dan menampakkan diri dihadapan manusia sehingga mereka hanya mengubah wujudnya menjadi angin atau kabut.

Entah kenapa setelah membaca buku itu aku percaya bahwa keberadaan mereka itu memang ada…

LEE JINKI/ONEW POV

Lee minseul , nama itu selalu kuingat , aku selalu mengunjungi dunia dan mengubah wujud menjadi angin hanya untuk melihat orang yang bernama lee minseul itu. Dia seorang gadis yang cantik menurutku tapi dia kesepian,penyendiri, dan pendiam. Aku tahu yang ia butuhkan sebenarnya adalah orang yang mau mendengarkannya, yang bisa membuatnya nyaman dan bisa membuatnya bercerita, kalau aku menemuinya dengan  wujudku, apakah  ia akan takut? Atau sebaliknnya? Aah, lebih baik aku tanya pada taemin saja,

“taemin-a!”

“o, jinki hyung, ada apa?”

“mwo? Jinki hyung? Ya! Sudah kubilang panggil aku onew! Bukan jinki!”

“arasseo hyung, maaf aku lupa, ada apa?”

“saat ini aku sedang tertarik dengan seorang yeoja dari dunia manusia , aku ingin sekali menemuinya dengan  wujudku, tapi aku takut dia takut saat melihatku”

“takut? Memangnya takut kenapa?”

“aduuh, kau ini jarang  kedunia manusia ya?”

“iya hyung, malahan sepertinya aku tidak pernah kesana, aku malas turun hyung”

“lee taemin, biasanya kalau malaikat datang menemui manusia dengan wujudnya,tentu saja manusia akan kaget dan takut  , karna kita adalah orang misterius yang tiba-tiba datang dihadapannya, dan manusisa akan menganggap kita adalah hantu atau setan ,maka  itu malaikat mulai malas untuk datang ke dunia manusia dengan wujudnya sendiri, dan lebih memilih mengubah wujud menjadi angin”

“oooh begitu hyung, lalu masalah hyung apa?”

“ aaaiiiissshhh sudahlah lee taemin! Tidak ada gunanya aku bertanya padamu”

Lalu aku pergi meninggalkan taemin begitu saja. Dan saat aku pergi aku pun bertemu jonghyun, dengan segera aku langsung memanggilnya.

“jonghyun-a!”

“o, hyung ada apa?”

“begini, ku ingin bertanya padamu, aku sedang tertarik dengan seorang yeoja dari dunia manusia, aku ingin sekali bertemu dengannya dengan wujudku, tapi ku takut dia ketakutan dan menganggapku hantu ataupun setan”

“ooh begitu hyung, aku mengerti.. aku boleh lihat gak hyung yeojanya seperti apa?”

Lalu onew dan jonghyun mengubah wujud mereka menjadi angin dan menemui lee minseul.

“itu hyung yeoja-nya?”

“iya, bagaimana?”

“cukup cantik juga, sepertinya ia yeoja yang baik”

“iya kan? Aku ingin sekali menemuinya dengan wujudku”

“kalau menurutku,  hyung coba saja menemuinya dengan wujud hyung, aku merasa ia tidak akan takut kok”

“begitu ya? Baiklah aku akan coba!”

————– ————–^^———————————

Keesokan harinya

Lee minseul pov

TTTTTEEEEETTTTTT!!!!!! (bel istirahat berbunyi)

Aku kembali menuju perpustakaan, dan mengambil buku yang kemarin baru setengah kubaca ‘dunia malaikat’ ya, itu judulnya, aku semakin penasaran tentang adanya dunia malaikat menurut sang penulis itu..

——————–^^———————–

malam harinya

aku baru saja selesai mengerjakan pr-ku, tapi kenapa aku merasa sangat ngantuk ya? Tidak biasanya aku ngantuk secepat ini, sebaiknya aku tidur ah…(ccciaaah ujung-ujungnya tidur)

onew pov

minseul sepertinya mengantuk padahal ini baru jam 20.00 , saat ini  aku sedang berada dikamar minseul , ya tentu saja dengan wujud angin dan sebentar lagi , aku akan mengubah wujudku dan membuat minseul dapat melihatku..

 

lee minseul pov

sebuah cahaya terang terasa menusuk mataku yang tertutup ini ,aku terbangun dari tidurku, dan perlahan membuka mataku , terlihat cahaya yang kurasa menusuk mataku tadi semakin bersinar , dan kemudian meredup pelan-pelan , dan aku melihat sesosok laki-laki berjalan ke arahku , siapa dia?!?

“lee minseul..” ucap laki-laki itu

“nu-nu-gu seyo?” tanyaku ragu , jujur saja aku tidak takut sama sekali ,aku hanya penasaran terhadapnya , karna yang aku pikirkan saat ini adalah malaikat seperti di buku yang aku baca

“a-a-aku malaikat” ucapnya pelan seperi menantikan reaksiku

“malaikat?”

“hmm”

Sebenarnya aku ragu untuk percaya , tapi kehadirannya membuatku percaya bahwa malaikat itu memang benar-benar ada

“ternyata benar, malaikat itu memang ada” gumamku pelan

“iya benar, malaikat itu memang ada, dan aku adalah salah satunya” ternyata dia mendengar ku

“lalu…. Untuk apa kau kesini?”

“aku hanya ingin menemuimu.”

“menemuiku?”

“iya.maukah aku ikut aku kesuatu tempat?” tanya si malaikat

“hmm, mau tapi kemana?”

“pokoknya ikut saja,, pertama coba kau tutup matamu”

Lalu akupun menutup mataku , badanku serasa bergoyang sedikit dan kepalaku sedikit pusing, aku tidak tahu apa yang terjadi dan hanya menutup mata.

“naah, kau boleh buka matamu sekarang” ucap si malaikat itu

Aku pun membuka mataku , dan ternyata aku sudah tidak berada di kamar lagi, saat ini aku sedang berada di sebuah taman yang indah dengan lampu-lampunya yang cantik.

“waah, jinja yeppuda” gumamku

“silahkan duduk disini” ucap malaikat itu sambil menunjuk ke sebuah bangku.

====================

“ cantik kan?” tanya malaikat

“hm? Oh iya cantik,, keunde….. aku belum tahu namamu?”

“oh iya , namaku onew.”

“onew?”
“hmm, sebenarnya nama asliku lee jinki , tapi aku lebih suka dipanggil onew” katanya.

“tujuanmu ingin bertemu denganku apa?” tanyaku

“sebenarnya, selama ini aku selalu memperhatikanmu”  memperhatikanku?? Baru kali ini ada orang yang mau memperhatikanku,aku senang sekali.

“memperhatikanku?maksudnya?”

“dimanapun kau berada apapun yang kau lakukan, aku selalu ada , aku selalu melihatmu , aku selalu disampingmu.”

Tunggu dulu , dia selalu melihatku setiap saat, kalau begitu.. berarti….

“k-k-kalau begitu , kau mellihatku saat mandi juga dong?” tanyaku dengan penuh kecemasan

“kalau itu aku juga tahu aku tidak boleh melihatnya,  tenang saja , setiap kau mandi, ganti baju,dll. aku tidak ada disitu, aku berada di duniaku”  huuh untung saja..

“baguslah,, aku kira kau melihatnya juga..  tapi alasanmu selalu memperhatikanku, selalu melihatku apa?”

“keunyang,, saat pertama kali ku melihatmu, aku tahu kau adalah orang yang selalu sendirian, dan saat itu entah kenapa muncul keinginan dalam hatiku  untuk selalu melihatmu selalu memerhatikanmu dan mengikutimu , dan lama-kelamaan keinginanku bertambah , aku ingin menjadi temanmu”

Entah kenapa aku merasa tidak menolak permintaannya untuk menjadi temanku , dalam hatiku pun aku juga merasa  ingin menjadi temannya..

“hmmm.. begitu ya? Baiklah mulai sekarang aku ingin menjadi temanmu!”  ucapku sambil mengulurkan tangan, tapi ia tak kunjung menjabat tanganku L

“hmm, aku tidak bisa menyentuhmu” maksudnya apa? Ia tidak bisa menyentuhku?

“maksudnya?” ucapku menurunkan kembali tanganku

“lihat ya”  onew pun berusaha memegang tanganku , tapi ernyata memang benar-benar tidak bisa, dan aku  pun hanya merasakan ada angin dingin saat dia mencoba menyentuh tanganku.

“aku benar-benar tidak bisa, maaf ya” ucap onew dengan muka bersalah aku pun jadi ikut bersalah padanya

“tidak apa! ^_^ J  yang penting kan sekarang aku menerimamu sebagai teman, dan kita berteman sekarang! ^_^ J”  ucapku dengan senyum yang tidak biasa aku berikan kepada orang lain , aku pun juga bingung kenapa aku seperti ini, baru saja aku mengenalnya , aku sudah merasa nyaman sekali dengannya , aku merasa sudah benar-benar berteman dengannya.

“benar juga Jbagaimana kalau kau pulang sekarang? Besok kau sekolah kan?”

“besok hari libur onew  -_-  ”  aduhhh.. katanya sering mengikutiku tapi ia tidak tahu besok libur.. L

“oh iya… eh tunggu, tadi kau memanggilku apa?”

“onew? -_- kenapa memangnya?”

“kau harus memanggil aku oppa, aku lebih tua darimu” ucapnya , benar juga , dari mukanya ia memang seperti lebih tua dariku , maksudku bukan mukanya tua , tapi mukanya lebih dewasa,, tentu saja aku harus memanggilnya oppa..

“oh iya , maaf.. onew oppa” ucapku dan kemudian onew tersenyum , dan sekarang aku benar-benar merasa ngantuk , sepertinya aku ingin pulang,,

LEE JINKI/ONEW POV

 

“benar juga Jbagaimana kalau kau pulang sekarang? Besok kau sekolah kan?” tanyaku, aku khawatir ia ngantuk besok disekolah gara-gara bertemu denganku,,

“besok hari libur onew  -_-  ”   ucapnya.  Bodoh kau onew! Bukankah kau sering mengikutinya dan selalu melihatnya , kenapa kau tidak tahu kalau besok hari libur! Tapi tunggu , dia memanggil namaku? Dia memanggil ku onew?  Aku merasa sangat senang! J ^_^  tapi onew saja? Tidak pakai oppa? Padahal aku ini kan lebih tua darinya!

“oh iya… eh tunggu, tadi kau memanggilku apa?”

“onew? -_- kenapa memangnya?”

“kau harus memanggil aku oppa, aku lebih tua darimu” ucapu dengan penuh bijaksana.

“oh iya , maaf.. onew oppa” ucapnya . yay! Aku senang sekali dia memanggilku onew oppa!! Terima kasih tuhan! ^_^

==============================================

LEE MINSEUL POV

Sebuah cahaya terasa menusuk mataku yang sdang tertutup , aku yakin pasti onew oppa datang , tanpa membuka mataku aku pun memanggil namanya

“onew oppa”

“o, kau tau ini aku?!?”

“aku tahu,,” lalu kemudian akupun membuk mataku, saat terasa dimataku bahwa cahaya itu telah redup.

“ada apa oppa kemari?”

“aku ingin mengajakmu kesebuah tempat”

“kemana?”

“ke sebuah danau, aku yakin kau pasti nyaman disana”

“baiklah tapi oppa disini saja, aku mau mandi dulu”

30 menit kemudian…….

Selesai mandi, berganti baju , dan memoles sedikit mukaku , dan memblow rambut, aku pun keluar dari kamar mandi .

“oppa” lalu onew oppa pun menoleh ke arah minseul

“ya, kenapa kau mandi lama sekali? Ucapnya dengan nada datar. Tapi aku merasa bersalah karna sudah membuatnya  menunggu begitu lama.

“mianhaeyo oppa, ayo kita berangkat” ucapku sambil mengambil tas dan menuju pintu kamarku

“eiitt. Tunggu dulu, kau mau kemana?”  tanya onew oppa yang membuatku bingung , bukannya kita mau pergi?

“mau kemana lagi? Kata oppa kita mau ke danau?”

“iya memang tapi kita akan langsung sampai disana” aku makin bingung, ah! Aku ingat sekarang , saat aku diajak ketaman kan aku hanya menutup mataku saja lalu tiba-tiba aku sampai.

“tutup matamu” lalu aku pun menutup mataku, dan kurasakan badanku bergoyang sedikit dan kepalaku pusing.

Kemudian akupun membuka mataku, aku sedang berdiri di atas taman yang luas dan aku berada didepan danau  yang luas, terdapat perahu kosong di atas danau itu kemudian terdapat beberapa pohon besar dan tanaman bunga disekitarnya dan suhu disini sedikit dingin aku pun tidak melihat satu orangpun disini selain aku dan onew oppa sebenarnya dimana ini?

“disini adalah tempat saat kami pertama turun” ucapnya. Kami? Maksudnya para malaikat?
“maksudmu?”

“para malaikat yang akan turun ke bumi pasti akan jatuh kesini terlebih dahulu, setelah itu baru mereka menuju tempat tujuan mereka.”

“ooh, begitu.. tapi kenapa aku tidak melihat malaikat lain?”

“setiap malaikat diberikan tempatnya masing-masing , selain sebagai tempat malaikat saat ingin ke bumi,  tempat ini juga dapat dijadikan sebagai tempat bertemunya manusia dan malaikat”

“maksud oppa?”

“tuhan memberikan tempat dimana, manusia dan malaikat bisa saling melihat, menyentuh satu sama lain disuatu tempat dan ini adalah tempatnya, maka itu tempat seperti ini hanya diberikan 1/1 orang , karna ini termasuk tempat pribadi.”

“benarkah? Kalau begitu oppa bisa memegang tanganku sekarang?” ucapku senang, ya aku sangat senang ,akhirnya onew oppa bisa memegangku, dan aku tidak akan merasakan angin dingin lagi

“hmm” ucap onew oppa sambil mengangguk.

“minseul-ya” ucap onew oppa dengan nada lembut , entah kenapa aku senang dia memanggilku.

“ne?”

“boleh,aku memegang tanganmu?” ternyata onew oppa, hanya ingin memegang tanganku , oppa kenapa sampai minta ijin segala?

“boleh,tentu saja”

LEE JINKI/ONEW POV

 

“minseul-ya”

“ne?”

“boleh,aku memegang tanganmu?” ucapku , aku ingin sekali memegang tangannya.

Perlahan tapi pasti tanganku pun meraih tangan minseul dan benar , kini aku bisa menggenggam tangan minseul.

“aku senang sekali..” ucap ku

“senang kenapa?”

“aku senang karna aku bisa memegang tanganmu. Minseul-ya apa kau tahu , kau bisa kesini setiap saat”

“chongmalyo?”

“hmm, setiap manusia yang sudah pernah ketempat seperti ini akan selalu bisa datang lagi sesuai keiinginannya, karna ia sudah mendapat ijin dari malaikat yang membawanya”

“bagaimana caranya aku datang kesini?”

“kau cukup tutup matamu, lalu kau bayangkan tempat ini,setelah itu kau ucapkan namaku”

“ooohh..”

“minseul-ya” panggilku lagi, kali ini aku ingin dia bisa mencurahkan isi hatinya yang ia simpan selama ini.

“ne?”

“apa kau tidak mau bercerita sedikit padaku?”

“cerita apa?”

“cerita apa saja yang ingin kau ceritakan, aku akan selalu mendengarkanmu”

Aku melepas genggamanku dan mengajak minseul duduk diatas tanah yang sedang kupijaki. minseul terdiam ia tidak menjawab pertanyaanku yang tadi kuberikan ,ia tak kurung menjawabnya, apa aku salah bicara padanya?

“oppa..”

“hmm?”

“aku senang oppa datang menemuiku”

“senang kenapa?”

“selama ini tidak pernah ada yang mau mendengarkanku, dan tidak pernah membuatku merasa senyaman ini pada seseorang yang baru kukenal”

“senyaman itukah aku?”

“hmm, oppa adalah orang yang mengatakan ‘aku akan selalu mendengarkanmu’”

“terkadang oppa, aku memang selalu merasa ‘hidup tanpa arti’ karna aku selalu sendiri , dan tidak ada orang yang memperhatikanku bahkan kedua orangtuaku. Walaupun aku tidak pernah menyalahkan mereka tapi terkadang aku juga kecewa dan menyalahkan mereka, apa oppa tahu? Pekerjaanku saja sudah ditentukan oleh orangtuaku, yaitu mengurusi perusahaan ayahku, dan selama ini apa yang aku butuhkan selalu terpenuhi , aku merasa apa artinya hidup jika aku sudah memiliki segalanya? Aku berfikir jika aku terus dapat merasakan kenikmatan seperti ini, aku tidak akan dapat memaknai arti hidup”

“aku mengerti perasaanmu, disisi lain kau merasa beruntung namun disisi lain kau merasa bersalah atas keberuntunganmu ini, namun disisi lain juga kau tahu  kau tidak bisa berbuat apa-apa atas semua ini, begitu bukan?”

“hmm. Memang begitu..”

“tapi kau salah tentang ‘kau sudah memiliki segalanya’ada satu hal yang belum kau miliki”

“apa itu?”

“seseorang yang kau cintai, kau belum memilikinya bukan?” tanyaku,

Lalu minseul terdiam lagi, apa aku salah bicara lagi?

“memang belum, tapi aku rasa aku sudah menemukannya” ucapnya.  siapa? Apa selama ini dia sudah mempunyai seseorang yang ia cintai?

“siapa?”

“seseorang yang mau mendengarkanku , mungkin aku memang belum mencintainya sepenuh hati, tapi aku tahu dia adalah orangnya, aku berharap aku dan orang itu bisa saling mencintai.”

‘seseorang yang mau mendengarkanku?’ siapa? Aku?

“siapa orang itu?”

“oppa pasti tahu orangnya,,”

LEE MINSEUL POV

 

“tapi kau salah tentang ‘kau sudah memiliki segalanya’ada satu hal yang belum kau miliki”

“apa itu?” tanyaku bingung

“seseorang yang kau cintai, kau belum memilikinya bukan?”

Akupun berfikir sebentar, aku terpikirkan onew oppa, mungkin aku memang belum mecintainya, tapi aku tahu aku menyukainya, dia adalah cowok pertama yang berkata ‘aku akan selalu mendengarkanmu’ padaku, aku menyukainya pada saat itu. Dia adalah orang yang hangat, dan aku sangat nyaman padanya padahal aku baru 2 hari mengenalnya. Aku merasa bahwa onew oppa adalah orang yang ditakdirkan tuhan padaku , meskipun kami berbeda alam dan akupun tidak tahu apakah onew oppa menyukaiku juga atau tidak , yang jelas perasaanku yakin bahwa onew oppa adalah orangnya. Tuhan terima kasih telah mempertemukanku dengannya.

“memang belum, tapi aku rasa aku sudah menemukannya”

“siapa?”

“seseorang yang mau mendengarkanku , mungkin aku memang belum mencintainya sepenuh hati, tapi aku tahu dia adalah orangnya, aku berharap aku dan orang itu bisa saling mencintai.”

“siapa orang itu?”

“oppa pasti tahu orangnya,,”

-TBC-

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

5 thoughts on “The Angel [1.2]”

  1. What, minseul suka sama onew, mereka kan beda dunia bgaimana bisa, pasti butuh pengorbanan deh?*lebay mode:on*, oh ya thor penulisan nya dirapiin lagi ya thor,hehehe,,lanjut thor,aq penasaran nie.

  2. lucu pas obrolan onew, taemin, ama jonhyun yg minta pndapat tntang muncul di depan minseul kekekke..
    tapiii rada flat kriik kriik kriik yah pas dialog onew – minseul yg ketemu pertma kali di tmana itu..
    nahh klo yg di danau ini baru oke.. cukup bkin gw senyam senyum byangin tingkah onew yg polos. kekkeeke..

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s