Someone Like You

Someone Like You ( special for Minho )

Author : Lorentz Aulia Satrunze

Title :  It Hurt’s Here

Main Cast :

Lee Jin Young  ( OCs )

Choi Minho ( Minho ) – SHINee

Support Cast :

mystery boy ( lead vocal SHINee )

Kim So Eun

Genre:

Tragedy [maybe]

AU ( Alternate Universe )

Length:

Songfic

Rating :

Teen

Warning !!

Di harapkan saat membaca mendengarkan lagu Adele – Someone like you dan Baek ji young – it hurts here .

Good reading all ^^

Bunga yang indah bercahaya mentari , menghilang entah kemana , mencuri hati ku yang telah di bawanya , menghancurkan rasa yang ada dalam jiwa yang mencintai , runtuh lenyap tak tersisa

Apakah lamanya bersama tak berguna bagi cinta ? kenapa takdir begitu pahit ? meninggalkan aku seorang dalam dunia yang penuh duka tak berdering dalam kesakitan . apa yang salah dalam hatiku ? menulis jalinan cinta terskenario indah namun berujung penderitaan . tersakiti tanpa terhenti , jalan yang lurus mulai berbelok-belok . cerita cinta ku buat dengannya tanpa ada cacat sedikitpun kenapa harus berakhir dengan sakit yang mendalam ,dalam hati yang telah kembali membawa kehancuran . apa yang salah dalam kisahku ? aku tak pernah mengatur hidupnya sedikitpun, aku membebaskannya untuk melakukan apapun . rasa cemburu yang hadirpun selalu ku pendam dalam jiwaku , setiap orang yang ingin mengukir jalinan cintakupun selalu ku tolak . tapi kenapa dia mengkhianatiku , menghancurkan cerita yang tertulis manis menjadi sebuah lembaran pahit . membuatku terisak dalam pelukkan kesunyian mendalam, menunggu kisahku yang baru . . .

Flashback . . (Author POV)

Seorang yeoja berjalan menuju ke sebuah sekolah swasta yang jelas itu bukan sekolahnya karena jelas seragam yang yeoja itu kenakan bukan seragam Inha University  melainkan Kyunghee High School . dengan pemantapan yeoja itu menunggu seseorang di depan gerbang sekolah itu . seseorang yang selalu menghiasi hari – harinya , seseorang yang sangat di cintainya dan sangat di sayanginya melebihi apapun . “Jinyoung-ya” panggil seorang yang namja yang di tunggu oleh yeoja bernama Jinyoung itu . yeoja itu  menoleh dan tersenyum , melihat namja itu yang sedang berlari ke arahnya . “Oppa , kenapa lama sekali ! apa ada rapat OSIS” Tanya Jinyoung pada namja itu yang merupakan seorang ketua Siswa di sekolahan itu . namja itu memancarkan senyumannya yang hangat pada yeoja yang yang di depannya sambil mengacak – acak rambutnya . “anio , aku tadi hanya sedang membantu Aegoon Seonsaengnim membawa buku ke kantor . mianhae , membuatmu menunggu lama” penjelasan namja itu sambil tersenyum lagi . senyuman yang membuat Jinyoung semakin mencintainya . “gwenchanayo , Oppa . hari ini kita akan kemana ??” ujar Jinyoung pada namja itu yang merupakan namjachingunya sekaligus belahan jiwanya “bagaimana kalau kita ke Sungai Han !!”  tawar namja itu yang langsung mendapat anggukkan dari Jinyoung . memang Jinyoung sangat suka bila di ajak ke Sungai Han . karena sungai itu merupakan saksi mata saat namja itu menyatakan cintanya pada Jinyoung dan sekaligus tempat dimana Jinyoung dan namja itu bertemu pertama kali “Minho-ah” teriak seorang namja sambil berlari – lari membawa sebuah map menuju kearah Jinyoung dan namjachingunya yang bernama Choi Minho namun sering di panggil Minho . “ada apa” Tanya Minho pada namja yang membawa map itu . “Minho-ah , ini laporan tentang acara yang akan di adakan saat ulang tahun sekolah . kata Kim seonsaeng kau yang harus meresensinya . kalau begitu aku pergi dulu ya . annyeong” namja itu berlari kembali ke kawasan sekolah menuju ruangan kelasnya . Minho dan Jinyoung kembali berjalan menuju ke mobil Minho yang berada di parkirkan luar sekolah .

Keindahan alam mengiringi langkah mereka , yang ikuti semilir – semilir angin yang berhembus pelan menyiratkan kebahagiaan di antara mereka – Young dan Minho – . saat ini mereka sudah  sampai di Sungai Han , mereka duduk di sebuah bangku yang di langsung mengarah ke sungai . bangku itu merupakan sejarah bagi mereka , karena bangku itu mereka di pertemukan oleh sang waktu . keheningan melanda mereka , diam seribu bahasa dan hanya memandang aliran air yang mengalir bersama tiupan angin yang sepoi – sepoi . “Oppa , kau tahu . . (menatap Minho) banyak sekali teman – temanku yang menyukaimu . apakah kita bisa bersama selamanya , Oppa ?” kata Jinyoung sambil kembali menghela nafas panjang dan melihat Sungai Han . “Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead” ucap Minho sambil mendekatan wajahnya ke wajah Jinyoung hingga bibir mereka bersatu . sebuah ciuman yang menyiratkan ketulusan cinta dan tidak ada nafsu di sana . semakin dalam dan dalam , tidak ada pemaksaan di sana namun Jinyoung masih belum membuka mulutnya , dia masih tak percaya di sinilah tempat dia bertemu Minho , mendapatkan cinta pertamanya , tempat yang menjadi saksi bahwa dia mempunyai pacar dan sekarang di tempat ini juga dia mandapatkan First kiss nya yaitu Minho . “aku akan selalu menemanimu dan mencintaimu selamanya , hingga waktu yang akan memisahkan” ucap Minho setelah melepas ciumannya , di peluknya tubuh Jinyoung dan dielusnya puncak kepala Jinyoung “Saranghaeyo , Lee Jin Young . forever. .together” lanjut Minho sambil memegang tangan Jinyoung seraya meyakinkan keyakinan yeoja itu yang mulai goyah aku kisah cintanya

“nado  Saranghaeyo . . Oppa” balas Jinyoung menatap namja di sampingnya itu lekat dan menyandarkan kepalanya di pundak Minho sambil memikirkan bagaimana mereka bisa menjalin kisah cinta yang telah terancang indah oleh Tuhan . kisah yang berjalan mulus tanpa cela apapun , cinta yang tulus dan penuh kepercayaan dari masing – masing sang pemilik hati . bunga yang bermekaran mengikuti kisah awal bertemu hingga saat ini “Oppa , aku tak tahu sampai kapan kita bersama dan seperti ini . mungkin saat ini hati kita masih bersama namun pasti suatu saat nanti hati kita akan berubah jalan . jika seandainya itu terjadi aku ingin , Oppa mengingatku di dalam memori hati oppa yang terdalam” celetuk Jinyoung yang masih focus menatap sepasang anak – anak sekolah dasar sedang berkejar kejaran dengan candaan yang diakhiri bertengkar namun rukun kembali

“ye , bisakah hari ini kau tak bicara tentang perpisahan . aku ingin hari ini kau dan aku bersenang – senang seperti mereka ( sambil menujuk anak- anak kecil tadi ) , lihatlah . mereka tertawa , bercanda gurau dan bermain sepuasnya” Minho melihat Jinyoung tersenyum saat seorang anak kecil mirip Sungmin sedang berusaha mengganggu temannya yang sedang bermain game di HP appanya . namun anak yang bermain game tersebut tak tergoda sama sekali dengan gangguan dari anak yang mirip Sungmin Super Junior itu . “apa , kau ingin bermain dengan kedua anak itu ( sambil menunjuk kedua anak itu )” Tanya Minho pada Jinyoung yang berbinar-binar saat melihat kedua anak itu “apakah bisa Oppa ? aku ingin sekali berkenalan dengan mereka” respon Jinyoung yang tak seperti biasa buat Minho karena Jinyoung tak suka dengan anak-anak . apalagi anak-anak kecil menurutnya adalah pengganggu terbesar

Setelah bermain seharian dengaan kedua anak yang bernama Soongmin dan Kyuhyeon itu , Jinyoung dan Minho memutuskan untuk pulang dan karena Appa dan Eomma Jinyoung sedang dinas di luar negeri , Jinyoung memutuskan untuk menginap di rumah Minho karena di takut sendirian . semakin larut malam , belum membuat keduanya sampai  di Apartement Minho . waktu bergulir mengelilingi perjalanan mereka yang sunyi yang hanya di iringi alunan angin berkejaran tak tentu arah . detik demi detik melaju cepat mengelilingi lingkaran yang tak tahu sampai mana berhentinya . pukul 11 malam mereka sampai di Apartement Minho . “Jagiya , ayo masuk” ajak Minho sambil memegang tangan Jinyoung setelah mereka sampai di lantai 17 . Jinyoung hanya menganggukkan kepala dan mengikuti Minho yang masuk duluan . di lihatnya sekitar Apartement Cheondong bersih dan rapi , juga harum tanpa bau sama sekali “kau mandi saja dulu , aku akan membuatkanmu susu coklat” suruh Minho yang mendapat tanggapan dari Jinyoung bukan perkataan dan melainkan senyuman yang selalu membuat Minho merasakan sesuatu yang menurutnya itu adalah kesalahan besar

Setelah kejadian kemarin malam hubungan Jinyoung dan Minho sedikit renggang . Jinyoung belum menyadari sesuatu yang berubah dari Cheodoong , karena beberapa hari ini dia sibuk dengan Soeun , chingunya . Jinyoung dan Soeun sibuk mengerjakan tugas fisika mereka yang mengharuskan mereka untuk membuat sebuah alat teknologi yang berguna bagi masyarakat dan itu membuat mereka menguras otak dan tenaga karena Jinki , orang yang selalu diandalkan Jinyoung tidak ada di korea . dan Minho tidak bisa di hubungi setelah kejadian ‘itu’ dimana Jinyoung di paksa menyerahkan yang sangat berharga baginya bahkan Jinyoung telah mengingkari janjinya pada Jinki untuk tidak melakukannya sebelum menikah . namun , Minho memaksanya untuk melakukan ‘itu’

“Ji-ya , aku pulang dulu . hari ini aku akan bertemu calon tunanganku” pamit yeoja bernama Soeun itu ramah sambil tersenyum simpul . seperti biasa Jinyoung hanya mengangguk untuk menyiratkan bahwa ia mengerti . Soeun berjalan keluar dari rumah Jinyoung dan Jinyoung hanya memandangi punggung Soeun yang sepertinya menyembunyikan sesuatu dari nya . di lihat dari beberapa hari ini sikap Soeun terlihat berubah semenjak Soeun berkenalan dengan Minho . entah kenapa hati Jinyoung merasa Minho dan Soeun itu ada ‘sesuatu’ . namun Jinyoung masih membulatkan tekad untuk percaya akan besarnya cinta Minho padanya . Semakin hari , rasa penasaran Jinyoung paada Soeun pun tak teratasi . ada seorang teman Jinyoung yang melihat Soeun dan Minho berciuman di taman samping sekolahannya . awalnya mendengar itu Jinyoung menganggap itu sebuah kabar burung yang pasti hanya tipuan agar persahabatannya dengan Soeun akan berakhir tapi Jinki yang sudah dianggap sebagai Oppanya juga pernah melihat Soeun dan Minho berciuman di jalan . Jinyoung ingin tak mempercayainya tapi mau bagaimana lagi , Jinki pun beragumentasi bahwa Soeun dan Minho sudah berpacaran lama

Di telusurinya jalanan Sungai Han , dilihatnya nanar bangku yang menjadi saksi awal kisahnya dan Minho terjadi . air mata Jinyoung pun tak tertahan ketika melihat sesosok orang yang di cintainya sedang berciuman dengan orang yang sudah dianggapnya sahabat . tiba – tiba saja Jinyoung di peluk oleh seorang namja dengan 2 anak kecil di sampingnya . kedua anak kecil itu adalah Soongmin dan Kyuhyeon dan namja yang memeluknya itu , bukanlah Appa dari 2 anak kecil itu melainkan namja yang selama ini menjaga Jinyoung walaupun Jinyoung tak tahu . waktu dimana Minho akan melakukan ‘itu’ dengan Jinyoung pun , namja itu yang membuat Minho tak jadi merenggut harta Jinyoung . sadar ada seseorang yang memeluknya Jinyoung langsung mendorong kasar dan berteriak hingga Soeun dan Minho pun mendengar . segera mungkin Minho melepaskan ciumannya dan berlari kearah Jinyoung yang bersama Kyuhyeon dan Soongmin juga namja tersebut yang memeluk Jinyoung

“Jinyoung-ya , kau kenapa?” Tanya Minho panic . namun Jinyoung hanya melihat Minho dari atas hingga bawah dan matanya tertuju pada sebuah emas yang berhiaskan berlian berbentuk hati dan melingkar di jari manis Minho , mengerti arti pandangan itu Minho langsung berusaha melepaskan cincinnya namun Soeun mecegahnya dengan memegang tangan Minho sehingga membuat Jinyoung Shock . apa yang di lihatnya ? mereka berpegangan tangan dan Soeun tersenyum penuh kemenangan pada Jinyoung “Oppa . . .” lirih Jinyoung sambil menatap Minho dalam dan penuh kekecewaan dan tatapan nanar itulah yang membuat Minho semakin bersalah “Mian-“ perkataan Minho terpotong karena perkataan Soeun “Jinyoung-ya , aku dan Minho sekarang sudah bertunangan dan 2 hari setelah pengumuman kelulusan aku dan Minho akan menikah , aku harap kau ikut senang” Soeun tersenyum kembali saat Jinyoung meneteskan air mata .Jinyoung tersenyum pahit “aku ikut senang , aku harap kalian bahagia . aku pamit dulu” Jinyoung berlalu meninggalkan tempat itu , tempat dimana ia merasakan cinta dan merasakan pengkhianatan . tempat dimana ia mendapatkan sebuah arti cinta dan mendapatkan sebuah arti tersakiti . tempat ia bertemu dengan cinta dan tempat ia berpisah dengan orang yang di cintainya . Sungai Han memang hanya sebuah aliran Sungai yang mungkin tak berarti bagi semua orang namun Sungai Han merupakan memori pahit dan manis yang terukir dan tercetak di otak Jinyoung

“Someone like you , Minho . . . “ saat ia berbalik untuk melihat Minho yang terlihat bukanlah , Minho . karena Minho telah meninggalkan termpat itu bersama Soeun . sesosok itulah yang dilihatnya seseorang seperti Minho namun , ia lebih baik dan sempurna . namja yang memeluknya tadilah yang Jinyoung lihat , namja yang sedang bergurau dengan Soongmin dan Kyuhyeon . “nevermind , I’ll find someone like you . . I wish nothing but the best oh~ you too . . Don’t forget me , I beg , I remember you said ‘Sometimes ii lasts in love but Sometimes it hurts instead’ ” guman Jinyoung sambil melihat sebuah mobil yang ia yakini itu mobil baru Minho

Flashback end . . .

Aku tak pernah menyesal karena aku pernah mencintainya , walaupun ia telah meninggalkan ku dan memilih sahabatku sendiri . aku ikhlas menerimanya . Sejak ia meninggalkanku , aku sadar bahwa namja yang sangat aku cintai bukanlah Minho namun namja yang selalu ada saat aku duka maupun suka , ia adalah namja yang selalu bersama Soongmin dan Kyuhyeon . aku juga sadar bahwa cinta pertama belum tentu cinta terakhir dan pacar pertama belum tentu pacar terakhir yang bisa disebut suami . seseorang pernah berkata padaku ‘cinta pertama adalah sebuah pembelajaran , cinta selanjutnya adalah perjalanan dan cinta terakhir adalah pembuktian’ . Minho adalah pembelajaran ku dalam cinta ,  dan sekarang Minho telah menemukkan seorang gadis yang ia ingin nikahi dan semua keinginannya menjadi kenyataan , Soeunlah yang memberikan apa yang tak bisa kuberikan kepadanya . aku turut senang akan pesta pernikahanya dan sekarang pun aku juga sedang menjalin sebuah kisah yang terukir dan tertulis di sebuah buku cintaku bersama dia , namja yang selalu menemaniku dengan suaranya yang memang persis Soongmin dan sifatnya yang tak seperti mukanya . mukanya memang baby face namun sikapnya sangat dewasa dan bijaksana . walaupun dia selalu bermain bersama Soongmin dan Kyuhyeon tapi itu tak merubah sikapnya yang dewasa padaku , tapi jika sedang manja ia akan bersikap sangat manja melebihi Soongmin dan Kyuhyeon . Aku memang tak bisa bersama Minho tapi di sini kau mendapatkan orang sepertinya yang lebih sempurna dan lebih lebih dari seorang Minho . . .

Disinilah aku denganya bergandengan tangan melangkah pasti memasuki sebuah gedung dengan dekorasi yang bernuansa purple white dengan tambahan bunga – bunga mawar putih dan merah yang menghiasi setiap sudut ruangan . kulihat dia namja yang pernah mengisi hari – hariku dengan cinta dan dia namja yang membuatku sulit melupakannya , dia Choi Minho sedang tersenyum bahagia dengan yeoja yang tak lain adalah Kim Soeun . aku menggenggam erat tangan namja di sampingku ini , menyiratkan padanya bahwa aku sedang berusaha tegar . seperti mengerti apa yang aku siratkan , ia menatapku dan tersenyum yang membuatku sedikit bisa membuka hati untuknya . mungkin , semua orang menganggap dia hanya sebagai pelampiasanku karena di tinggal Minho , memang aku tak bisa memungkiri itu tapi dia berkata padaku bahwa dia akan membuatku melupakan Minho dan membuka hatiku untuknya

“kajja , kita beri salam pada mereka . tunjukkan pada mereka bahwa kau baik – baik saja , lihatlah ada aku yang selalu menemanimu” seru namja di sampingku ini sambil tersenyum kembali . dengan langkah pasti aku dan dia menghampiri sang empunya pesta -Minho dan Soeun- sambil tersenyum semanis mungkin menutupi kesedihan dan sakit hatiku yang mungkin tak bisa di ungkapkan dengan hanya sebuah kata . kulihat namja di sampingku ini tersenyum seperti berkata ‘aku selalu disampingmu dan akan selalu menemanimu’ dan aku hanya menatapnya dalam menandakan bahwa ‘aku akan berusaha’ . ku tatap mata Minho dalam seperti menandakan kecemburuannya pada namja di sampingku ini , namun itu mungkin kecemburuan seperti biasa yang ia berikan pada teman – teman namja ku . mungkin ini hanya rasa cemburu kakak ke pacar adiknya . kujabat tangan Minho , tangan ini yang selalu menenangkanku dan tangan ini pula yang selalu memberi kehangatan padaku . segera kulepas dan segera mungkin aku menjabat tangan Soeun dan pergi meninggalkan tempat itu bersama namja yang masih setia di dekatku ini . sepertinya ia merasakan gelagatku yang mulai aneh , dia mengajakku keluar gedung setelah acara yang berlansung selesai .

Biarlah keadaan ini terjadi , aku lebih merasakan kenyamanan saat namja ini memelukku . ku tuangkan semua rasa sakit yang masih menancap di hatiku di pada pundak namja ini . air mataku mengalir terus – menerus hingga segerombolan namja mendatangi kami . dan aku dengar mereka mengatakan pada namja ini bahwa Soongmin dan Kyuhyeon pindah ke China . kedua anak lucu dan imut itu yang mengenalkan namja ini padaku yang notabenya namja ini adalah sunbaeku waktu SMP tapi aku tak pernah mengenalnya. aku hanya merapatkan pelukkanku pada namja ini , dan aku dengar suara itu . suara idolaku ? apakah namja ini kenal dengan seorang KEY SHINee ! saatku balikkan tubuhku yang kulihat . apa mataku tak salah lihat , dia dia KEY SHINee dan bagaimana namja ini bisa kenal ! ‘Appa , aku bertemu KEY SHINee ! dan semua ini aku tujukkan padamu . dulu kau rela merendahkan harga dirimu demi mendapatkan foto dan tanda tangan KIM KIBUM demi aku dan sekarang aku bisa langsung bertemu dengannya Appa’ batinku

Aku hanya menatap namja yang masih memelukku ini dalam , dia masih nyaman bicara dengan memelukku . memang aku sudah mengenalnya 3 minggu yang lalu dan aku tak tahu apa pekerjaannya , orang tuanya dan namanya pun aku tak tahu yang aku tahu Soongmin dan Kyuhyeon memanggilnya ‘Bling hyung’ hingga aku juga memanggilnya ‘Bling Oppa’ . aku juga tak pernah berpikir siapa dia sebenarnya ? pikiranku selama ini hanya berpusat dan terfokus pada Minho dan Soeun . dan hari ini aku , entah apa yang kemarin aku mimpikan hingga saat ini aku di kelilingi semua member SHINee dan sebagian member SuJu . dan anehnya , saat Leeteuk bertanya siapa aku ini pada namja yang aku panggil Bling ini , ia menjawab “dia yeojachinguku” hah , baiklah mulai sekarang aku harus bisa membuka hatiku untuk namja ini , tapi aku belum tahu sama sekali latar belakang namja ini “Bling Oppa , kasih tahu aku namamu yang sebenarnya” bisikku lirih tepat di telinganya , tapi kenapa namja ini hanya tertawa dan aku merasakan pandangan sesuatu . pandangan itu , tatapan mata Kyuhyun apa jangan-jangan dia . anio , tak mungkin itu “apa kau sama sekali tak mengenali namjachingumu yang sering kau panggil Bling” balasnya sambil memancarkan Suara dan mukanya yang sedikit dibuat kesal padaku . otakku masih belum bisa berpikir karena di pikiranku masih terpenuhi oleh sesosok Choi Minho . “jong , bagaimana kau bisa berpacaran dengan yeoja seperti dia . kau tahu , di otaknya sejak SD sudah di penuhi oleh satu orang yaitu Minho . dan kau tahu dialah yeoja yang aku maksud” seru si maknae evil yang merupakan sahabatku sejak kecil bahkan kami bertetangga juga Jinki oppa . tapi siapa kau namja di depanku ? dan kenapa setan ini memanggilnya Jong !!

Minho , saat ini dia berteriak memanggil-manggil namaku dan apa aku bermimpi ? mana mungkin Minho memanggilku “Oppa , bisakah kau melepas pelukkanmu” ujarku dan segera melepas pelukkan namja ini dan berlari menemui Minho yang seperti kulihat membawa sebuah boneka yang merupakan hadiah dariku saat 6th aniversery kami “Jinyoung-ya” panggilan itu yang selalu aku rindukan , aku sadar kisah kami baru berakhir 3 minggu yang lalu tapi aku sudah rindu panggilannya . sulit memang melupakkannya walaupun aku sudah berusaha keras untuk melupakkannya “waeyo , oppa” aku memanggilnya oppa lagi ! astaga Jinyoung kau sunggguh bodoh . kenapa bisa aku memanggilnya oppa ?? hipnotis apa yang sudah di beri padaku

“bisakah aku bicara sebentar padamu . tapi tak disini” serunya , aku menoleh ke arah Bling oppa . dia menatapku dalam dan mengangguk dari matanya dapat aku siratkan dia sangat sedih “dimana jangan lama-lama !” aku setuju dengan ajakkannya , aku berharap keputusanku ini tak salah . tangan Minho menggandeng tanganku ! memori yang sudah terlupakan pun kembali ke otakku . Minho mengajakku ke sebuah taman . taman ini adalah tempat kami bermain waktu kecil . “Jinyoung-ya , aku memang salah . aku meninggalkanmu karena alasan yang bodoh . aku bodoh , aku minta maaf . tapi aku tak bisa bersamamu karena aku mencintai Soeun . mian , aku mengkhianatimu . mengkhianti kisah cinta kita selama 6 tahun ini . aku salah , maafkan aku . dan boneka ini aku berikan padamu , kau boleh membenciku sampai kapanpun . mian , aku harus pergi . saranghaeyo” penjelasan Minho yang malah membuatku semakin sakit . kenapa dia mengucapkan ‘saranghaeyo’ ? apa yang aku pikirkan dia kan sudah bersama Soeun “aku sudah memaafkanmu . dan terima kasih atas kisah dan cinta yang kau berikan padaku selama ini . semoge kau bahagia , oppa . aku disini senang melihatmu bahagia dengan Soeun” celeteukku langsung berlari kembali ke arah Bling oppa . sebelum aku pergi sempat melihat Minho tersenyum pahit tapi kenapa aku semakin sakit saat melihatnya tersenyum . Bling oppa , sebentar aku tak mungkin menemuinya . aku sungguh malu dengan anggota SHINee and Suju dan yang pasti Bling oppa , tapi sebentar kenapa anggota SHINee hanya ada 4 ??

ASTAGA TERNYATA BLING OPPA ADALAH . . . KIM JONGHYUN SHINee

**THE END**

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

3 thoughts on “Someone Like You”

  1. hyah.. Ujungnya bikin kselek..
    Keren chingu.. Tapi perbaiki lagi susunan kalimat dan tanda bacanya ya..
    Hwaiting!

  2. Pemilihan katanya keren, tapi jujur aku bacanya lompat-lompat soalnya titik dan komanya nggak keruan -_- Paragraf juga diperhatikan yaa…

    Ini cerita galau to the max. Keep writing ya ^^

  3. jiahaha. jafi itu si jinyoung ama jjong udah pacaran tapi jinyoungnya kaga tau nama aslinya jjong? kkkk~~ ada ada ajaa. kekeke

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s