At Night in the Dorm – Part 7

Title                 :           At Night in the Dorm 7 – with EXO-K

Author            :           Choi Minjin

Main Cast       :           Key and other SHINee members

Supporting cast :       EXO-K [ Kim Jongin (Kai), Kim Joonmyun (Suho), Do Kyungsoo (D.O), Baekhyun, Chanyeol, Sehun ]

Genre              :           Comedy, horor (?)

Length                        :           Oneshot [chronicle]

Rating             :           General

AN                   :           FF ini sumpah nggak mutu pake banget. Ceritanya nggak jelas, nggak klimaks, pokoknya gatot lah. Tapi FF ini lumayan untuk yang nggak pengen mikir (?) sesaat. Kekeke. Buat Shawol-Exotic juga, FF ini SHINeEXO moment banget lho. Hahaha. RCL please >,<

******************************

Careless, careless, shoot anonymous, anonymous

Heartless, mindless, no one who care about me

“Cukup. Matikan itu.”

Minho hanya menoleh pada Kibum yang sedang bersiap naik ke tempat tidur di atasnya,”Memang kenapa sih? Lagunya bagus kok.”

“Memang bagus. Tapi lebih bagus kalau didengarkan siang hari. Kalau malam terdengar mengerikan.”

“Haish, kau terlalu penakut, Kibum. Mengerikan dari mananya, sih? Lagipula, sebagai seonbae dan hyung yang baik, kita harus mendukung EXO-K maupun EXO-M, salah satu caranya adalah dengan menyukai lagu mereka.”

“Aku suka lagu itu, tapi tidak untuk malam hari. Sudah, kalau mau dengar, dengar sendiri sana pakai earphone!”

Minho mengerutkan bibir, tapi tetap melakukan apa yang disuruh Kibum. Dia tidak habis pikir, lagu ini mengerikan dari mananya?

Tepat saat itu, Onew, Jonghyun, dan Taemin memasuki kamar. Sudah dengan piama dan guling kesayangan masing-masing. Berkali-kali Jonghyun menertawakan piama motif floral Taemin,”Taem, itu piama ibumu, ya? Kenapa kau pakai?”

Taemin memukul Jonghyun dengan gulingnya,”Ini bukan punya ibuku. Seorang fans memberiku setelah perjuangan berat menembus kerumunan untuk bertemu denganku. Padahal dia sudah tidak muda lagi. Aku kan jadi terharu, makanya kupakai piama ini.”

Onew mengangguk-angguk dari tempat tidurnya,”Seorang ahjumma juga pernah memberiku baju dengan foto karakter telenovela di depannya. Dia jauh-jauh datang ke fansigning hanya untuk memberikannya. Jadi untuk menghargai itu, aku juga memakainya.”

Kibum menyambar dari tempat tidurnya di atas,”Seorang halmeoni pernah datang jauh-jauh sampai asam uratnya kambuh untuk memberiku rok berimpel warna kuning, tapi aku tidak lantas memakainya.”

Taemin dan Onew hanya merengut padanya.

Jonghyun memanjat ke tempat tidurnya sambil bersenandung,”Careless, careless, shoot anonymous, anonym…”

“STOP!”Kibum melempar bantalnya tepat ke wajah Jonghyun. Semua menoleh padanya serentak dengan heran. Sesaat, suasana sunyi senyap.

“Apa sih, hyung?”Taemin memecahkan kesunyian. Kibum masih dalam posisinya yang tadi, berlutut di atas kasurnya dengan tangan masih terangkat.

“Kibum takut pada lagu itu.”celetuk Minho.

Onew, Jonghyun, dan Taemin serentak menoleh lagi pada Kibum dengan ekspresi geli,”Benarkah?”

“Bukan tanpa alasan.”Kibum turun dari tempat tidurnya, lalu duduk di sebelah Onew,”Itu karena mimpiku.”

“Mimpi?”Jonghyun duduk di sisi lain Onew. Taemin dan Minho duduk di tempat tidur masing-masing, ikut mendengarkan.

“Ya. Jadi begini, setelah aku melihat MV mereka, aku memimpikannya. Kalian tahu kan, ada bagian ketika mereka memakai jubah hitam lalu mengucapkan itu… yang seperti mantra itu. Di mimpiku, aku melihat mereka dengan jubah, lalu mendatangiku dengan wajah mengerikan. Setelah itu mereka mengepungku, menarikku ke sebuah tempat yang sangat gelap.”

Minho mengangkat satu alisnya. Mimpi yang aneh.

“Lalu, mereka menaruhku bersama-sama di sebuah kuali yang sangat besar. Dan Jongin tiba-tiba membuka jubah dan tudungnya, dan wajahnya persis seperti di MV, yang dilukis dengan tulisan ‘EXO from EXO Planet’ itu lho. Tapi lebih mengerikan. Dia memelototi aku, seperti ingin membunuh. Sementara yang lain mulai menyalakan api, Jongin menghunuskan pedang ke arahku! AAAAAAAAHHHHH…”

Onjong2min menyumpal telinga mereka. Taemin menggeleng-gelengkan kepala,”Jadi itu sebabnya dari tadi kau menjauhi Jongin?”

Kibum mengangguk lalu menghampiri meja, mengambil mini album EXO-K, lalu memandangi covernya,”Iya. Maafkan aku, Jongin-ah. Tapi aku masih ingat mimpi itu. Apalagi kalau aku mendengar lagunya. Hiiiiih.”ia menaruhnya lagi lalu segera kembali ke tempat tidurnya,”Sudahlah, ayo tidur.”

Onew, Jonghyun, Minho dan Taemin hanya saling pandang sembari mengangkat bahu. Terkadang Kibum bisa sangat aneh, melebihi keanehan Onew.

Sesaat setelah lampu dimatikan, seperti biasa dengkuran Minho langsung terdengar. Jonghyun yang terganggu langsung menutupi telinganya dengan bantal. Onew dengan posisi tidur yang sangat aneh meringkuk di bawah selimut. Taemin juga sudah nyenyak, mungkin dia sedang bermimpi minum susu pisang.

Tapi mata Kibum masih juga belum terpejam. Ia berkali-kali melirik jendela. Cahaya kilat terkadang mengagetkannya. Sayup-sayup ia dapat mendengar suara angin yang berhembus kencang. Tengkuknya seketika merinding.

Kibum berguling membelakangi jendela. Dipaksakannya untuk tidur. Hujan sepertinya sudah turun. Suara air yang memukul-mukul kaca jendela terdengar sangat keras. Ada hal ganjil malam ini. Kibum sangat peka, dia akan tahu kalau ada yang aneh.

Tap tap tap

Kibum melotot dalam kegelapan. Itu suara langkah kaki. Langkah kaki siapa?

Tap tap tap

Tidak. Itu tidak boleh hantu. Ayolah, semoga itu hanya cicak atau tikus.

Tap tap tap

Baiklah. Kibum benar-benar takut sekarang.

Masih berbaring miring, dengan suara tertahan ia memanggil-manggil Jonghyun,”Hyung! Hyung!”

Tidak ada reaksi. Sepertinya Jonghyun kelelahan sehabis perform tadi. Kibum mulai mencengkeram bedcovernya, matanya terpaku pada daun pintu yang masih tertutup rapat.

Sayup-sayup, sebuah suara tertangkap telinga Kibum. Seperti ada yang berbisik-bisik di luar pintu. Bahkan rasanya ada yang tertawa. Kibum menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut, gemetar dari ujung kepala sampai ujung kaki. Kalau itu bukan perampok bersenjata, itu pasti hantu. Ia sudah menduga apartemen ini angker sejak pertama kali ia menginjakkan kaki di sini. Dan baiklah, sekarang ada hantu.

Kriiiiit

Kibum melotot di bawah selimut. Seseorang (atau sesuatu) baru saja membuka pintu. Ia harus melindungi lehernya kalau-kalau perampok atau… atau hantu itu hendak mencekiknya. Kibum menyambar bantalan leher, lalu memakaikannya di leher, bersiap-siap.

Langkah kaki terdengar di seluruh ruangan. Kenapa dengan empat orang lain? Kenapa tidak ada satu orang pun yang terbangun selain Kibum? Pikiran Kibum mulai melayang ke obat bius atau gas beracun. Tapi kenapa ia tidak dibius? Apa… perampok atau… atau hantu ini sengaja menyisakannya untuk dibunuh?

Kibum mengintip sedikit dari balik selimut. Ruangan itu gelap, namun ada lampu meja yang menyala remang-remang di sudut ruangan. Berkat cahaya itulah Kibum dapat melihat samar-samar beberapa sosok berjubah sedang berdiri di dekat tempat tidur Taemin yang berada paling dekat dengan pintu. Mungkin… mungkin mereka akan membunuh Taemin terlebih dulu?

Kibum benar-benar panik sekarang. Tangannya berkeringat. Ia berusaha bernafas sepelan mungkin agar perampok… atau hantu-hantu itu tidak tahu dirinya masih terjaga. Dalam hati ia menyesal, kenapa ia tidak belajar taekwondo atau judo untuk pertahanan diri. Di sini juga tidak ada wajan atau panci yang biasa ia gunakan sebagai senjata.

Tunggu sebentar. Beberapa sosok berjubah?

Kibum tiba-tiba merasa begitu merinding. Ia teringat mimpinya yang mengerikan tentang dua belas namja berjubah hitam yang memasukannya ke dalam kuali. Ia teringat… wajah Jongin yang hendak membunuhnya.

Kibum mencoba mengintip lagi. Matanya yang tajam ia fokuskan baik-baik. Dan ketakutan seketika menjalari seluruh tubuhnya ketika ia menangkap wajah seseorang dalam pandangannya.

Itu adalah Kim Jongin. Alias Kai.

Jadi itu semua… bukan sekedar mimpi? Itu adalah pertanda bahwa hoobae mereka itu sebenarnya memanglah jiwa-jiwa mengerikan yang hendak membunuh mereka? Apa mereka akan tega membakar seonbae-seonbae mereka ini hidup-hidup di dalam dorm?

Tuhan, sekarangkah akhir hidup kami? Kibum memegang erat dadanya dengan nafas tertahan.

Kapan mereka akan mulai merapalkan mantra itu? Seperti di dalam lagu mereka?

Kibum tiba-tiba teringat dengan jelas wajah Minho, Jonghyun, Onew dan Taemin. Ia teringat perjuangan mereka bertahun-tahun untuk meraih mimpi mereka. Ia ingat bagaimana ia harus mengorbankan banyak hal untuk itu semua. Dan sekarang ia harus mati konyol di tangan hoobaedeul-nya? Tidak. Hal itu tidak akan terjadi.

Pelan ia menyambar jam wekernya yang terletak di ujung tempat tidur. Itu pemberian fansnya. Terbuat dari besi dan alumunium. Dengan memantapkan hati, Kibum membuka selimutnya lalu melemparkan jam weker itu sekuat tenaga ke kepala Jongin.

Kim Jongin, a.k.a Kai langsung pingsan di tempat.

Sementara itu, yang lain hanya bengong, menatap bergantian pada Kibum dan Jongin yang terkapar di lantai.

Kibum tidak bisa menahannya lagi,”AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHH!!!”

Jonghyun, Taemin, dan Onew langsung terbangun. Minho hanya menggeliat sedikit.

“Apa itu? Alarm kebakaran ya?”Taemin dengan mata segaris celingukan tanpa benar-benar sadar.

“Mungkin itu peringatan tsunami.”Onew lebih tidak sadar lagi. Ayolah, ini di Seoul. Pantai jauh dari sini.

Jonghyun-lah yang paling sadar,”Kibum, kau kenapa sih? Ada cicak? Kecoa? Tukang kredit? Atau ada Lee Sooman seonsaengnim?”

“HYUNG! MEREKA AKAN MEMBUNUH KITA! MEREKA… MEREKA SEBENARNYA BUKAN MANUSIA!”

“Hah?”Jonghyun melihat ke arah yang ditunjuk Kibum. Taemin, Onew, dan Minho yang baru bangun juga ikut menoleh.

Salah seorang di antara mereka bersuara, nampaknya itu Joonmyun (atau yang lebih dikenal dengan nama Suho),”Yah, kita gagal.”

“Benar. Sayang sekali.”kali ini suara berat Chanyeol.

Taemin menyalakan lampu. Semuanya menjadi terang benderang. Kibum masih ketakutan, ia menutupi wajahnya dengan selimut,”Lihat, kan? Mereka pasti bawa pisau atau gas beracun. Bahkan mereka memakai jubah!”

“Jubah?”Baekhyun memandangi dirinya sendiri,”Kami cuma pakai jaket hitam biasa, hyung.”

Kibum membuka selimut, menatap bergantian orang-orang berjaket hitam di depannya,”Ta, tapi… sedang apa kalian di sini, hah? Mau merampok kami ya? Kalian kleptomania ya?”

“Kami sebenarnya berencana membuat kejutan untuk kalian dalam rangka triple crown Sherlock. Tapi gagal.”Joonmyun menunjukkan seplastik besar belanjaan di tangan kanannya.

“Tapi bagaimana caranya kalian masuk?”tanya Onew. Ia tidak terbiasa dilihat orang lain selain member SHINee hanya menggunakan piyama, maka ia menutupi tubuhnya dengan selimut.

“Kami minta nomor kombinasi keamanan pintu dari manajer kalian.”kata Kyungsoo polos.

“Ya sudah.”Jonghyun turun dari tempat tidurnya, lalu duduk di tempat tidur Onew,”Ayo kita pesta malam ini.”

“Joonmyun-ah, kau bawa soju?”tanya Onew antusias. Ia langsung dipelototi Minho dan Kibum.

“Tidak, hyung. Mengingat ada Taemin, Jongin, dan Sehun yang belum cukup umur. Lagipula banyak di antara kita yang tidak minum soju. Tapi tenang saja. Aku beli banyak soda dan jus. Hahahaha.”

“Tapi ngomong-ngomong soal Jongin…”celetuk Sehun,”Dia masih pingsan di situ.”

Semua orang mengalihkan pandangan ke lantai, ke Jongin yang masih diam telentang tak bergerak. Lalu mereka menoleh ke Kibum yang sedang menggigiti pinggiran selimut.

“A, apa?”Kibum gelagapan,”Ha, habisnya kukira kalian mau membunuh kami.”

Semua orang berwajah datar.

~~~~~

Kibum masih belum melupakan mimpinya yang mengerikan tentang pembunuhan dan mantra yang dilakukan orang-orang di hadapannya. Mereka sekarang sedang berpesta, minum berkaleng-kaleng soda, jus, makan tteokboki, kacang, pizza, dan ayam goreng sambil menonton tayangan Music Bank yang sudah direkam manager mereka. Tapi Kibum hanya duduk di pojokan, memakan sebuah paha ayam dengan lemas.

Jongin duduk di sofa dengan kepala diplester. Terkadang ia menoleh ke Kibum dengan mata menyipit. Pandangan itu entah bagaimana membuat Kibum takut sehingga ia langsung memalingkan wajahnya.

Sekarang pukul 02.00 dini hari. Semua orang tampaknya begitu gembira, kecuali Kibum.

Instingnya yang peka itu masih merasa tidak enak.

Kibum menonton Taemin yang tampak mabuk –padahal dia hanya minum beberapa gelas jus jeruk- serta Onew yang mulai menyanyi trot. Kemudian pandangannya tertumbuk lagi pada Jongin yang tersenyum kecil melihat hyungdeulnya bertingkah aneh.

Perasaannya masih tidak enak.

Tiba-tiba lampu mati. Listrik mati. Semuanya mati.

Sayup-sayup hanya terdengar suara petir dan hujan di luar. Bahkan di dalam ruangan tidak terdengar satu pergerakan pun.

Kibum mematung di tempatnya. Ia hanya dapat mendengar nafasnya sendiri. Rasanya seakan semua orang di ruangan itu telah menghilang entah kemana, meninggalkan dirinya sendiri.

Sesuatu yang dingin tiba-tiba terasa di lehernya. Sebuah suara dingin menusuk terdengar begitu dekat di telinganya,”Kibum hyung, aku tahu kau menyadarinya. Jangan berani bersuara, atau pisau ini akan menggores kulitmu seketika.”

Itu suara Kim Jongin.

Kibum mengangguk dengan gemetar di seluruh tubuhnya,”Ja, jadi kalian akan memasakku di sebuah kuali? Kalian akan memakai jubah dan merapalkan mantra?”

“Benar sekali.”suara itu terdengar puas. Meski gelap, Kibum dapat membayangkan wajah Jongin dengan seringai khasnya.

Sayup-sayup, Kibum mendengar lagu MAMA bergaung di sekitarnya. Baiklah, ia pasrah. Ia mungkin memang ditakdirkan mati di tangan sekelompok namja kanibal yang mungkin bukan manusia.

“Ada pesan terakhir, Kim Kibum hyung?”

Kibum menenggak ludah, ia memejamkan matanya,”Ya. Aku hanya ingin bilang, ONEW HYUNG, JONGHYUN HYUNG, MINHO, TAEMIN, SARANGHAAAAAAEEEEEE!!”

“WOI!”

Kibum membuka mata, melihat wajah Minho dengan ekspresi yang berkata –kau-sudah-gila-,”Aku tahu kau mencintai kami, Kibum. Tapi ini sudah pagi, dan tetangga bisa salah paham mendengar teriakanmu itu. Mereka bisa mengira kita adalah sekumpulan namja gay. Jadi diam dan bangunlah.”

“Ta, tapi…”Kibum duduk, bengong,”Mana Jongin?”

“Lupa ya? Semalam berkat lemparanmu yang akurat, Jongin harus segera pulang dan mendapat perawatan. Semua jadwal EXO-K hari ini dibatalkan. Dan kita harus segera pergi, Kibum-ah. Nanti kita juga harus bertemu mereka. Cepat bangun.”

Kibum masih bengong di tempatnya. Dia tidak yakin dia sanggup bertemu member EXO-K lagi. Dua mimpi buruk telah membayangi otaknya.

-end-

-minjin’120522-

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

At Night in the Dorm 7 – with EXO-K

33 thoughts on “At Night in the Dorm – Part 7

  1. Hahaha….kasian kai…
    Ngebayangin onyu nutupin badanya pke selimut…ky teaser…ahhh unyuuuuu…
    Key dgn tatapan takutnya k kai…bhuahuahua…kemana hlgnya death glare mu key…XDD

  2. ahahahah! kibum lebay sumpah! ahahahah TERBAYANG SAATSAAT MEREKA BERJUANG! itu CUUUTE! tapi berlebihan wkwk,suka pokoknyah minjin ah

  3. ya ampun keeeyyyyy, imajinasimu tinggi bgt sampe2 ngelempar kai pake jam weker.. key vs kai ini mah..

    dari awal baca udah bikin ngakak jadi kurang kerasa serem’x palagi sambil ngebayangin ekspresi key yg parno.. tpi kereeennn deehhh ceritanya.. 2 jempol buat author’x..

    nice ff..

  4. kkekeke
    ..
    Kocakkk ><
    aduhh Kai kasian,, di lempar jam wekker sama key langsung pingsan.. Kkk
    ..
    Ckckck
    ngedenger kata "paha ayam" bawaannya pengen ktawa😀
    ..
    Oh ya eonie, sebenernya aku udah bca ff ini dari part 1 tpi aku baru komen di part ini -___-"
    jeongmal mianhae #bow 90 derajat 3x#
    ..
    Di tunggu kelanjutannya Minjin eonie ^^

  5. YAAK!! Key… Segitu takutnya kah kau kepada kai?! Hahahaha…!!! ONEW HYUNG,JONGHYUN HYUNG, MINHO, TAEMIN. SARANGHAEE!! hahaha.. Ngakak.. Si key pake teriak2 segala lagi.. DAEBAK thoor!!

  6. nggak kebayang Key bakal mikir sampai situ!

    wkwkwk mimpi buruknya yang kedua kesannya kayak beneran loh tadi (awalnya)
    tp stlh baca endingnya baru ngakak ngeliat Key bilang kta2 terakhir buat member SHINee!
    eeehh ternyata mimpi! ckckck

  7. TROLOLOLOLOLOL.

    #PrayForKai #WeLuphYouKai #KaiCellaluTabah #KaiBukanManusiaJahat #KaiUnyuoeh #KaiKeceh #KitaCaiankKaiEXO-K #TapiTazkiaLebihCaiankTaoEXO-M *ditendang*.

    Wkwkwk, kasihan banget halmoeni yang ngasih Key rok berimpel warna kuning😄

    #PrayForHalmoeni #HalmoeniPastiTegar #HalmoeniCaiankKey #JanganMenyerahHalmoeni #WeLuphhhhYouHalmoeni #HalmoeniMasihDemenBrondong *diulek*

    Beteweh ditunggu part selanjutnya xD

  8. Ngakak pas bagian key gigitin pinggiran selimut wkwk😀
    Keren thor. tapi jujur, aku baca ini malah ketawa-ketawa bukannya takut ahahaha

  9. hahahahahhahhahaaa
    lucu banget dech
    kasian kai
    jd korban imajinasi en mimpi buruk nya key

    tp yg bikin aku geli banget bayangin
    adalah pas jjong bangun en tanya ma key dg pertanyyan beruntun
    ”Kibum, kau kenapa sih? Ada cicak? Kecoa? Tukang kredit? Atau ada Lee Sooman seonsaengnim?”

    cos kenapa juga TUKANG KREDIT di bawa bawa
    hahahahahahaha
    kocak banget dech

  10. Saya udah dianggap sinting gara-gara cekikikan sendiri!!! #mlototin author
    Kibum kau gila, sedeng (?), demeng (?) #dirajam
    Pas bagian si Kai dilempar itu beneran bikin ngakak😄
    LOL LOL LOL

    Daebak! ^O^
    Keep writing yah! ^___^

  11. mwhahahahaha aku pertama bgt nyasar di sini dan ini yg pertama aku baca jam dua pagiii

    haduh ngakak bgt ini
    si kai pingsan
    namja kanibal dimasak di kuali
    omg key –‘

  12. Hahahaha ya ampun kaii kasian banget lu kai aduhhh kasian ya nasib lu kai astagfirullah#ditendang#sumpah ini kerennn banget menegangkan+kocakkkk sumpehhh dehhh gww cuma yang rada bikin merinding pas ngebayangin muka kai yang pas di MAMA yang di lukis itu,and melototin keyy#cuma yang gw bayangin malah gw yg di plototin-,-#

  13. Aduuh, kibum oppa itu kenapa suami ku Kkamjongie dikira mau bunuh kamu si?? ckkckckck.

    Hahahaha, keren2 thor. tapi comedy nya kurang. hehe

  14. wkwkwkwkwk!! key kbnyakan mimpi buruk sih jadi mabok~~
    kasian kai smpe pingsan gtu😄 pasti mantap skli dapat timpukan jam weker alumunium hadiah dari fans itu…
    ya ampun.. bener-bener lucu author😄
    nice ff! overall daebakk :3

  15. Huahaaa apa iniiii~ xD Makanya Oppa, baca doa dulu sebelum tidur, haha~
    Temen-temenku juga pada bilang lagu Mama serem, padahal menurutku bagus ._. Tapi aku bisa bayangin kayak apa wajah Kai, hehe. Pantesan Key takut xD #digampar.
    Part selanjutnya ditunggu Eon😀

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s