Because I Love You – Part 4

Because i love you

Judul : because i love you (part 4)

Author: Myontae

Main cast: – Han soohee (imaginary)

– onew (lee jinki)

support cast: manager shinee, shinee member,choi minho

genre: romantic,sad

length: sequel

rating: pg-13-15

Summary:

Jika kau mencintaiku, maka percayalah padaku karna semua ini aku lakukan karna aku…… ❤ u

a.n

annyonghaseo!! Ini adalah debut ff pertamaku, mohon dibaca dan dicomment ya!!! Plus ini asli murni hasil pemikiran ku sendiri, kalo ada kesamaan judul, pemain, ataupun cerita  yaa.. namanya juga cerita fiksi.. Tapi sumpah kok ini bukan plagiat!!

 

SOO HEE POV

 

Dari pada mendengarkan oppa ku ini aku pun mengambil kameraku lagi dan mulai memotret lagi. Dimulai dari taemin hingga jonghyun dan akupun mulai memotret minho  ‘click!’ fotonyapun terpotret namun saat aku memperhatikan wajah minho lewat kamera aku sadar bahwa mata minho saat ini menuju kearahku, sontak aku kaget dan segera menurunkan kameraku. Akupun berbalik menatap minho, namun beberapa menit kemudian aku mengalihkan pandanganku dan menunduk karna tak sanggup lagi melihat tatapannya yang diarahkan kepadaku. Aku bingung, kenapa minho menatapku?

————-^^————–

Akhirnya syuting pun selesai, para member shinee pun segera berjalan menujuku dan oppaku yang notabene-nya adalah manager shinee.

Aku pun terus mengalihkan pandangan mataku terhadap minho, aku takut melihat matanya.

“kau tadi sudah memotret?” tanya onew oppa. Syukurlah, akhirnya aku punya hal lain yang bisa kupandang yaitu Onew oppa.

“o? sudah”

“coba kulihat” lalu kuberikan  kameraku pada onew oppa

Selesai melihat, onew oppa hanya diam dan tersenyum kecil.

ONEW POV

kau tadi sudah memotret?” tanyaku

“o? sudah”

“coba kulihat”

Aku pun melihat-lihat hasil foto soo hee. Aku entah kenapa aku sedikit senang saat melihat bahwa soo hee lebih banyak memfoto diriku dibanding member shinee lainnya. Aku jadi ingat saat aku mengantarkan soo hee ke apartemennya sehabis kami dari dongdaemun, disaat itu soo hee tertidur dan aku penasaran hasil fotonya,karna saat itu aku baru membelikannya kamera . dan kagetnya aku ternyata aku adalah orang yang difotonya saat itu. Aku jadi penasaran kenapa ia senang memfoto diriku…..

ONEW POV END

Minho mengambil tempat duduk didekat pintu sebelah kanan, onew mengabil tempat duduk didekat pintu sebelah kiri dan soo hee duduk ditengahnya. Soo hee pun merasa tidak nyaman dengan minho disampingnya dan lebih banyak mengbrol dengan onew.

Tumben sekali soo hee mengobrol dan tertawa banyak denganku, kita serasa teman dekat sekarang.. aku merasa lebih nyaman dengan soo hee yang seperti ini, soo hee yang ceria.. baguslah, aku bisa membuatnya ceria kembali..

 

———^^———–

Soo hee tertidur setelah mengobrol dan tertawa dengan onew, tanpa sadar soo hee pun menjatuhkan kepalannya ke bahu onew

Soo hee saat ini tertidur di bahuku, entah kenapa jantungku berdegup kencang, aku tidak dapat menggerakkan bahuku sedikitpun karna takut membuat soo hee terbangun . sungguh aku tidak dapat mengontrol diriku sendiri!

 

Tiba-tiba mobil pun berhenti , tanpa menengok kebelakang, manager pun memanggil onew

“onew-ya,  tolong belikan aku obat sakit kepala dong”

“sekarang hyung?” (ya iyalah -_-)

“iya, hyung sakit kepala nih, tolong ya kau beli di toko itu”

Perlahan tapi pasti, onew memindahkan kepala soo hee, setelah itu ia pun keluar membeli obat.

Soo hee kembali menggeliat dalam tidurnya, dengan enaknya ia menjatuhkan kepalanya ke bahu yang bahkan ia tidak tahu itu bahu siapa.

Minho yang tertidur merasakan ada sesuatu yang menimpa pundaknya, ia pun melihat soo hee tertidur di pundaknya. Minho menatap soo hee dan tersenyum. Tidak ada yang melihatnya karna member  lain sudah tertidur, minho merapihkan rambut yang menutupi muka soo hee, kemudian ia mengelus pipi soo hee dengan lembut. Ia terus tersenyum kecil melihat soo hee yang tertidur.

Kenapa pada saat kau tidur saja kau terlihat cantik? Pikir minho.

Minho meihat onew dari jendela sedang menuju mobil, minho pun segera menutup matanya kembali dan berpura-pura tidur.

———^^———

Sesampainya di parkiran apartmen shinee..

Member lain serta manager masih pada tertidur dan belum menyadari bahwa mereka telah sampai di dorm  mereka. Soo hee menggeliat dan mulai membuka matanya. ia terkaget saat melihat bahwa ia tertidur di pundak minho, dengan cepat ia bangun dan merapihkan rambutnya.

Soo hee terdiam sebentar sambil berfikir siapa yang ia akan bangunkan duluan, ia pun memutuskan menbangunkan onew terlebih dahulu.

“oppa, onew oppa” ucap soo hee sambil mengguncang-guncangkan badan onew

“onew oppa, ironayo.. kita sudah sampai”

Perlahan onew membuka matanya. Dan membangunkan member-member lainnya serta managernya. Akhirnya mereka semua pun pergi ke dorm mereka.

Sesampainya di dorm

“soo-hee ya! oppa lapar,buatkan makanan dong! Sudah lama oppa tidak makan masakanmu..!”

“memangnya, soo hee nuna jago memasak?” tanya taemin

‘kalau soal memasak, soo hee jangan ditanya lagi..~ dia ahlinya!” ucap oppa soo hee

“chongmallyo???? Kalau begitu ayo buatkan kami makanan!!^__^” ucap jjongtaekey

Soo hee pun berjalan menuju dapur dan memakai celemeknya, ia mengeluarkan bahan-bahan yang tersedia di kulkas , tiba-tiba saat itu oppa soo hee/manager datang menghampiri soo hee.

“kau tahu makanan yang onew suka?”

“mana aku tahu ~”

“dia itu suka sekali ayam ~”

Kemudian oppa soo hee pergi entah kemana.

Soo hee pun berfikir sebentar, disini terdapat ayam, haruskah ia membuatkannya untuk onew?

Setelah berfikir sebentar,ia memutuskan membuatkan fried chicken untuk onew.

——–******————

“waaah ada ayam… hmmmm baunya enak sekali…~ ” ucap onew tanpa sadar.  kalau sudah ada ayam, onew memang langsung lupa pada orang yang disekitarnya dan pikiran , tubuh serta matanya hanya tertuju pada ayam itu.

“waah, enak sekali ! ~ ” ucap onew yang melahap ayam friedn chichken itu dengan lahap

“aku sengaja membuatkan untukmu oppa~ ” ucap soo hee yang membbuat onew diam terpaku dan langsung menengok ke arah soo hee

“kau..sengaja membuatnya…untukku?”

“iya, memang kenapa?”

“ani, ayam ini sungguh enak, dari mana kau tahu aku suka ayam?”

“uri oppa-eso, wae?

“gomawoyo” ucap onew yang kemudian mengacak-ngacak rambut soo hee

“Soo hee sengaja membuatnya untukku? Entah kenapa aku sangat senang mengetahui ia sengaja membuat fried chicken untukku” gumam onew dalam hati.

Setelah makan, mereka semua pun bersantai-santai di dorm, taemin dan  jonghyun tertidur dikamar karna sangat lelah, key sedang membalas pesan fans-nya melalui ufo , dan minho sedang bermain psp onew soo hee dan manager pun sedang asyik menonton tv.

“soo hee ya tolong belikan oppa pocari sweat dong”

“sekarang? Yasudah mana uangnya?”

“ini” ucap oppa soo hee sambil memberikan uang.

Saat soo hee ingin membuka pintu , oppa soo hee menhannya

“eeeitttt..tunggu, kau mau pergi sendiri? Tidak boleh! Onew, kau temani dia!”

“ne”

——-****——-

(di mini market)

“oppa hanya menyuruh membeli pocari sweat saja tapi uangnya sebanyak ini, apa ia tidak melihat berapa lembar dan jumlah nilai perlembar uang yang ia berikan padaku? Hmmmm……..bagaimana kalau kita beli cemilan oppa ?” tanya soo hee

“keurae! Kita beli cemilan untuk menonton tv! Dan untuk miinho juga, ia bilang ia akan nonton pertandingan sepak bola nanti malam”

“chongmallyo? Kalau begitu kita beli yang banyak! Supaya minho tidak mengantuk!”

Mereka berdua tersenyum bersama sambil mengambil berbagai macam cemilan.

(diperjalanan menuju dorm)

“apa tidak berat?”

“tidak kok,tenang saja”

“apa kau tidak ribet membawanya”

“tidak apa oppa, aku bisa membawanya kok”

“apa aku tidak oleh membawa beberapa belanjaan itu?”

“tidak, selama aku bisa membawanya sendiri, oppa tidak perlu membantuku, lagipula yang disuruh ke mini market tadi kan aku, bukan oppa”

“tapi aku ingin membantu… kau sungguh tidak apa membawa sebanyak itu?”

“sudah kubilang tidak apa”

Tanpa basa-basi onew langsung mengambil barang belanjaan itu dari tangan kanan soo hee

“walaupun kau bilang tidak apa-apa tapi aku khawatir denganmu”

Soo hee hanya terpaku melihat tingkah onew dan kata-kata yang diucapkan onew .

“Dia sungguh baik.. kurasa aku mulai menyukainya..” gumam soo hee dalam hati.

—–***sesampainya di dorm—

“yaa! Kenapa kau membeli sebanyak itu!! Aku hanya menyuruhmu membelikan pocari sweat!”

“salah oppa sendiri!! Memberikan uang sebanyak itu hanya untuk membeli pocari sweat !! maka itu kami gunakan uang itu untuk membeli cemilan~~ ”

“aaiiiissshhh dasar kau HAN SOO HEE ! ~”

Soo hee dan onew hanya tertawa bersama melihat tingkah laku oppa/ manager nya itu.

—–***——

Waktu menunjukkan ppukul 01.00 Semua sudah tertidur dikamar-nya termasuk onew dan member lainnya, managernya  daan soo hee menumpang tidur di kamar onew , manager dan onew tidur di bawah lantai dan soo hee diatas kasur . soo hee yang tadinya ingin tidur , tiba-tiba teringat cemilan yang ia belikan untuk minho , dengan cepat ia langsung mengambil kantong plastik berisi cemilan yang ia dan onew belikan untuk minho. Setelah mengambil , ia pun menghampiri minho yang sedang  menunggu acara pertandingan bola dimulai

“ini untukmu”

“ini apa?”

“tadi aku dan onew oppa sengaja membelikannya untukmu , onew oppa bilang kau akan menonton pertandingan bola malam ini”

“gomawoyo nuna” ucap minho sambil mengambil kantong itu.

Soo hee terdiam karna minho memanggil soo hee  dengan sebutan nuna , soo hee tidak suka dipanggi nuna padahal umur mereka hanya berbeda 1 tahun.

“ya, lain kali jangan panggil aku nuna , panggil aku dengan soo hee saja ,  atau soo hee-ya juga tidak apa-apa”

“bukankah nuna lebih tua dariku?”

“iya sih tapi kita hanya berbeda 1 tahun jadi anggap saja kita seumuran,, yasudah aku mau kembali ke kamar onew oppa”

Saat ingin pergi, soo hee tertahan karna minho memegang tangan kirinya(terserah tangan yang mana, tergantung bagaimana kalian membayangkannya).

“bisakah kau menemaniku menonton? Akan lebih baik jika seseorang menemaniku menonton, karna terlalu sepi jika aku sendirian”

Soo hee berfikir sebentar, ia juga merasa kasihan jika minho menonton sendirian disini, ia pun memutuskan menemani minho menonton.

Awalnya suasana terasa sangat canggung,  tapi melihat minho yang begitu asyik menikmati pertandingan , membuat soo hee ingin tertawa. Melihat ekspressi minho yang kesal karna tidak jadi gol,   juga ekspressi minho yang senang bukan main karna biasnya memasukkan bola ke gawang lawan. Ekspressi itu sungguh ekspressi yang tidak pernah soo hee liat selama mengenal minho .

“sudah puas melihat wajahku han soo hee?” ucap minho yang membuat soo hee terkaget.

“kalau ingin tertawa, tertawa saja aku memang seperti ini kalau sudah menonton bola , sama seperti onew hyung yang kalau ketemu ayam”

“hehehe…. Aku tidak ingin menertawaimu kok, justru aku merasa heran padamu”

“heran mengapa aku begitu tampan?”  ( author:  terus gw mesti bilang wow gitu? Tau deh yang ganteng , gak usah ke-pedean gitu kali,,  #pllaaakkk!!! Digampar para flamers  author: ampun-ampun saya kan hanya bcanda.. TT _TT  flamers: gak ada kata ampun buat lo! Author: tuhan tolong saya! TT_TT)

“ ani, aku heran padamu karna aku tidak pernah melihat kau sesenang dan se-kesal ini”

Lalu minho hanya tertawa kecil dan soo hee pun ikut tertawa kecil.

—–***——-

Waktu menunjukkan pukul 02.05 , minho terus menikmati pertandingn , namun disaat sedang asyik menonton ia merasakan sesuatu jatuh ke bahunya.

“dia sudah tertidur , sepertinya ia benar-benar sangat lelah”

Minho membereskan rambut yang menutupi wajah soo hee , dan mengelus pipi soo hee kemudian minho membopong badan soo hee dan menaruhnya di tempat tidur onew, kemudian menutupi badan soo hee dengan selimut.

“sleep well~ our soo hee” bisik minho sambil menatap soo hee.

——****——-

Di kampus…..

“onew oppa!” teriak soo hee pada onew yang berada tak jauh darinya.

“o, soo hee-ya!” soo hee pun segera menghampiri onew.

“oppa kau sedang apa?”

“aku? Aku sedang ingin ke café, kau mau ikut?”

“aku mau”

Letak café berada di sebrang kampus, saat onew dan soo hee ingin meyerang, soo hee berjalan lebih dulu, dan saat soo hee berada di tengah jalan, sebuah mobil sepertiny tidak melihat soo hee yang ingin menyebrang dan terus berjalan negbut, dengan cepat onew segera menarik soo hee dan memeluknya.

Onew begitu shock, hingga ia tidak sadar ia terus memeluk soo hee bahkan sampai mobil ngebut itu sudah tak terlihat lagi . soo hee yang sadar kalau onew terus memeluknya hanya diam.

“do gwincana?”

“gwincanayo oppa, gomawoyo”

“lain kali hati-hati kalau menyebrang”

“oppa”

“hmm?”

“bisa kau berhenti memelukku?”

Onew pun sadar dan segera melepasnya.

Kenapa jantungku berdegup seperti ini? kenapa aku merasa tidak rela melepaskan pelukanku? Aku akui aku merasa sangat nyaman saat memeluk soo hee ,hingga aku memeluknya begitu lama..

 

“ayo ke café”

—-dicafe—-

“oppa mau minum apa?”

“aku mau cappucino”

“kalau begitu aku mau vanilla latte”

Soo hee pun memesan sebentar dan kembali ke tempat duduk, beberapa saat kemudian pesanan mereka datang.

“hmmm.. vanilla latte” ucap soo hee sambil meminum vanilla latte-nya

“kau suka vanilla latte?”

“bukan hanya vanilla latte, semua makanan yang rasa vanilla aku suka”

—-****—–

Malam harinya di dorm shinee…

Soo hee diajak oppanya untuk datan ke dorm , padahal soo hee sudah berkali-kali menolaknya karna ia sibuk mengerjakan tugas kuliahnya. Namun oppa nya memaksanya dan menyuruhnya mengerjakan di dorm shinee.

“nuna, kau sedang apa?” tanya taemin

“o, taemin-a nuna sedang mengerjakan tugas~ jangan ganggu nuna dulu ya”

“arasseoyo nuna, nuna aku ada banana milk , ini aku berikan pada nuna ya, nuna jangan lupa minum ya”

“o, ini pertama  kalinya kau memberikanku sesuatu”

“sudahlah, aku tahu nuna lelah, jadi minum saja banana milk-ku..”

“gomawoyo~”

—1 jam kemudian—

“aaah! Akhirnya tugasku selesai!  J” ucap soo hee sambil merentanggkan tangannya.

“ya, han soo hee , tolong belikan oppa roti dong, ini uangnya”

Soo hee pun pergi ke mini market untuk membeli roti. Ia membeli beberapa roti juga  untuk member  lainnya ( duuh jadi pengen nih, author soalnya maniak roti banget nih!)

Saat soo hee ingin kembali ke dorm , soo hee melihat anak kecil disebuah taman, anak kecil itu sendirian dan menangis, soo hee pun menghampirinya.

“kau kenapa adik kecil?”

“aku tidak apa-apa, eonni sedang apa?kenapa menghampiriku?”

“eonni melihat kamu menangis tadi , maka itu eonnie menghampirimu, kau sedang apa sendirian di taman? Ini sudah malam, apa orangtuamu tidak mengkhawatirkanmu?”

“tidak ada yang akan peduli padaku, orang tuaku sudah meninggal dan oppaku juga baru meninggal satu bulan yang lalu. Aku sendirian sekarang tidak akan ada yang peduli padaku lagi… huhuhu”

“kau tidak boleh berpikiran seperti itu , bukankah eonni menghampirimu karna eonnie peduli padamu?”

“iya, hanya eonni tapi tidak untuk orang-orang di panti asuhanku , kalaupun aku tidak kembali mereka juga tidak akan peduli padaku..~ satu-satunya orang yang peduli padaku adalah oppaku,   satu-satunya orang yang selalu menyayangiku adalah oppaku, satu-satunya orang yang selalu membahagiakanku adalah oppaku ,tapi oppa telah meninggal.. kini tidak akan ada lagi orang yang peduli padaku. Huhuhu”

“ya,apa kau tahu? Eonni juga sama sepertimu.. orangtua eonni juga sudah meninggal,  eonni mempunyai seorang oppa sih , tapi ia terlalu sibuk dengan pekerjaannya , dan eonni juga talah kehilangan  seseorang yang  peduli ,menyayangi dan yang selalu membahagiakan eonnie ..”

“lalu, eonnie tidak dipedulikan?”

“tentu saja , oppa eonnie entah pergi kemana , ia memang sibuk dengan pekerjaannya , dan orang itu , sudah meninggal 1 tahun lalu. Kini eonni benar-benar sendirian . tidak ada yang peduli pada eonni dan tidak ada yang khawatir pada eonnie .

“eonnie , kalau begitu kita sama dong”

“ya, bisa dibilang begitu..”

“eonnie, aku mau bertanya pada eonnie . apa yang membuat eonnie tetap semangat meski eonni sendirian?”

“cita-cita eonnie dan orang itu. Eonni sangat bercita-cita menjadi fotografer professional  hingga sekarang pun eonni masih kuliah dibidang itu. Dan orang itu , eonni hanya berfikir . tidak ada baiknya eonnie terus merenungi dan menagisi kepergian orang itu . justru malahan seharusnya eonni hidup bahagia demi orang itu , sehingga ia bisa tenang disana”

“kalau begitu aku juga harus hidup bahagia demi oppa?”

“tentu saja , kau harus hidup bahagia demi oppamu , agar oppa mu tenang dan tidak mengkhwatirkanmu disana.”

“jadi begitu ya yang seharusnya aku lakukan… eonni, terima kasih ya atas semua nya sekarang aku akan kembali ke panti, annyeonghigyeseyo! ~ ”

SOO HEE POV

Aku memikirkan perkataanku yang aku katakan pada anak kecil tadi , aku menyadari tidak pernah ada orang yang peduli padaku ataupun khawatir padaku . oppa terlalu sibuk sebagai manager shinee , sehingga tidak sempat menanyai keadaanku . ia bahkan tidak tahu aku sakit  , pokokknya ia tidak khawatir padaku..  kenapa aku baru menyadari kalau aku begitu sendirian?

———***———-

(sementara  itu di dorm)

“hyung , soo hee mana? Bukankah ia tadi sedang mengerjakan tugas? ” tanya onew pada managernya.

“tadi ia kusuruh membeli roti” managernya pun hanya menjawabnya dengan santai.

“jam berapa kau suruh ia membeli roti?”

“entahlah sepertinya jam 20.00”

“tapi sekarang sudah jam 23.00 kenapa ia belum kembali?”

“benar juga sih.. tapi aku yakin ia tidak apa-apa nanti juga kembali..ia kan sudah besar”

ONEW POV

Kenapa manager hyung tidak khawatir seperti diriku? Jujur saja aku sangat khawatir padanya. Ia pergi membli roti sejak jam 20.00 tapi hingga sekarang belum kembali juga. Bagaimana kalau ia diculik? Bagaimana kalau ia kecelakaan? Bagaiman kalau ia diganggu preman-preman diluar sana?  Aku sungguh mengkhawatirkannya.aku sangat mencemaskannya. Kebiasaanku dengan cemas berlebihan ini pun timbul.

Aku memutuskan untuk mencarinya sekarang juga!

Onew pov end.

———***———

Author pov

Soo hee sedang duduk diatas ayunan, sambil mengayunkannya sedikit . ia sedang berfikir. Berfikir tentang apa saja. Matanya  menatap lurus dan penuh kesedihan .

Tiba-tiba ia mendengar suara namja memanggil-manggil namanya. Hingga akhirnya namja itu menemukannya dan langsung menghampirinya.

“ya, kau kemana saja?!? Aku mencarimu sejak tadi ! ”

“onew oppa, kenapa oppa bisa ada disini? Dan kenapa oppa mencariku?”

“aku khawatir padamu! Aku khawatir Karna kau tidak kunjung pulang ! aku cemas kalau hal buruk terjadi padamu!”

“kenapa oppa mengkhawatirkanku?oppa tidak usah khawatir padaku aku-kan sudah besar”

“ mengapa oppa tidak bisa tidak mengkhawatirkanmu?!? Apa kau tahu? Pikiran oppa telah membayangkan hal-hal buruk yang mungkin terjadi padamu ! . karna itu oppa semakin mengkhawatirkanmu! ”

SOO HEE POV

“ mengapa oppa tidak bisa tidak mengkhawatirkanmu?!? Apa kau tahu? Pikiran oppa telah membayangkan hal-hal buruk yang mungkin terjadi padamu ! . karna itu oppa semakin mengkhawatirkanmu! ”

Kata-kata itu langsung membuatku berfikir kembali . mungkin oppa ku dan yang lainnya tidak ada yang peduli dan khawatir padaku. Tapi , onew oppa akan selalu peduli dan mengawatirkanku. Terima kasih oppa, sungguh terima kasih . aku rasa aku mulai benar-benar menyukaimu oppa.

Soo hee pov end.

Mendengar perkataan onew Tiba-tiba soo he langsung memeluk onew. Dan membuat onew sangat kaget atas tindakannya ini.

“gomawoyo oppa. Jinjja gomawoyo . terima kasih karna telah mengkhawatirkanku”

ONEW POV

“ mengapa oppa tidak bisa tidak mengkhawatirkanmu?!? Apa kau tahu? Pikiran oppa telah membayangkan hal-hal buruk yang mungkin terjadi padamu ! . karna itu oppa semakin mengkhawatirkanmu! ”

Kata-kata itu langsung saja keluar dari mulutku . aku pun juga berfikir mengapa aku begitu mengkhwatirkannya .

Lalu Tiba-tiba saja soo hee memelukku dan sontak membuatku kaget.

“gomawoyo oppa. Jinjja gomawoyo . terima kasih karna telah mengkhawatirkanku”

Jantungku berdegup kencang saat ia memelukku , terutama saat ia berterima kasih kepadaku . kini aku tahu kenapa aku begitu mengkhawatirkannya . itu karna aku menyukainya , ya aku menyukai han soo hee.

 

Onew pov end .

“ayo pulang” ucap onew

——–***———

BEBERAPA HARI KEMUDIAN……

Cahaya matahari menembus kulit soo hee yang sedang duduk di taman kampus. Soo hee sedang asyik membaca buku tentang fotografi. Saat sedang menatap buku ,ia melihat kaki yang berdiri di hadapannya. Dan soo hee pun segera mengalihkan pandangannya ke wajah orang itu.

“kau siapa?” tanya soo hee,karna orang itu memakai topi menutupi matanya dan memakai syal yang menutupi sebagian wajahnya.

“soo hee-ya “

“minho?” kemudian orang itu menurunkan syalnya.

“ternyata kau bisa mengenaliku”

“sedang apa kau disini?”

“aku sedang mencari onew hyung , apa kau melihatnya?”

“onew oppa? Aku tidak melihatnya.. memangnya ada apa?”

“hari ini ada syuting di busan , aku harus menemukan onew sekarang juga”

“tapi, kenapa kau memakai penyamaran sampai seperti ini?

“kau mau aku dikerjar-kejar disini?”

“tidak usah sampai seperti itu , onew oppa saja tidak memakai penyamaran sama sekali , tapi tidak sampai dikejar-kejar.. “

“tapi mereka belum melihat orang se-tampan aku, kalau mereka melihatku pasti aku langsung dikerjar-kejar “ (author: mulai lagi dah, penyakitnya kambuh..  flamers: biarin aja apa! Suka-suka dia! , hidup-hidup dia! Masalah buat lo! Author: ampun bos..T_T)

“hmmm..sepertinya onew oppa belum keluar kelas, mungkin pelajarannya belum selesai”

“baiklah, aku menunggu disini saja”

Lalu minho duduk disamping soo hee

“kau baca apa?”

‘cara menjadi fotografer professional’

“kau ingin menjadi fotografer?”

“iya, saat ini pun aku kuliah jurusan fotografi”

“kau tahu? Apa cita –citaku?”

“tidak, memangnya apa?? Bukankah kau sudah menjadi artis?”

“sebenarnya cita-citaku bukan menjadi artis, awalnya aku ingin menjadi pemain sepak bola , tapi ayahku melarangnya..”

“lalu, cita-citamu apa sekarang?”

“ menjadi orang yang selalu berusaha, menjadi orang yang bisa membahagiakan orang lain , menjadi orang yang sukses,manjadi yang terbaik bagi semua orang dan menjadi seseorang yang bisa mencintai dan dicintai seseorang dengan tulus”

Soo hee terdiam sebentar

“jadi itu cita-citamu? Kalau begitu aku akan doakan kau bisa menggapainya! ^_^  “ ucap soo hee sambil tersenyum.

Minho hanya tertawa kecil melihat soo hee, kemudian mengacak rambut soo hee.

“minho-ya!” panggil seseorang dari kejauhan , dan kemudia orang itu berjalan menuju soo hee dan minho. Orang itu ak lain dan tak bukan adalah Onew.

“minho-ya, kau sedang apa?”

“hyung, kita harus cepat , kita ada syuting di busan”
“apa kita akan lama disana?”

“tentu saja! Semalam manager hyung kan bilang , syutingnya berlangsung 1  minggu, jadi kia akan 1 minggu lebih disana! Ayo cepat! Manager hyung dan yang lainnya sudah menunggu” minho pun berjalan menuju mobil, begitupun onew, namun saat berjalan onew tiba-tba terhenti dan berjalan ke arah soo hee yang sedang duduk.

CHU~

Onew mencium kening soo hee dengan lembut.

“oppa,akan merindukanmu” ucap onew lembut, dan kemudian, pergi menyusul minho.

“aku.. juga akan merindukan oppa” ucap soo hee pelan.

————-***————-

Beberapa hari telah berlalu, soo hee kini sendirian lagi , namun ia senang , karna onew sering menanyakan keadaannya melalui sms.

Soo hee kini sedang duduk di taman kampus. Ia begitu merindukan sosok onew , kalau ada onew, pasti saat ini ia sedang di café attau di kantin kampus.

“semakin aku merindukannya , semakin aku sadar bahwa aku begitu menyukainya” gumam soo hee pelan . ya memang benar , semakin soo hee merindukannnya , semakin soo hee sadar bahwa ia begitu menyukai onew oppa . tiba-tiba sebuah sms masuk di ponselnya.

—–diwaktu yang sama

Di busan———————

Saat ini , aku dan member shinee lainnya sedang bersiap untuk syuting . sejak tadi kepalaku terus terbayang-bayang wajah soo hee , aku sadar dan tahu bahwa aku begitu merindukannya .

Dan akupun juga sadar , bahwa  semakin aku merindukannya , semakin aku sadar bahwa aku begitu menyukainya. Aku akui, semakin aku merindukan soo hee, semakin aku tahu bahwa aku begitu menyukainya . aku pun akhirnya meng-sms soo hee.

Onew pov end———

Author pov

Sebuah sms masuk, soo hee pun segera membacanya.

From: onew oppa

Annyeong han soo hee ^_^ !!

 

To :onew oppa

Annyeong! ^_^ V !! oppa, ada apa?

 

From:onew  oppa

Kau sendiri? Sedang apa?

 

To:onew oppa

Seperti biasa,aku sedang di kampus.. -_-

 

From:onew oppa

Kau sudah makan?

 

To:onew oppa

Belum, memangnya kenapa?

 

From:onew oppa

Kau harus makan! Jangan sampai kau tidak makan! Oppa tidak ingin melihatm

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

2 thoughts on “Because I Love You – Part 4”

  1. kebanyakan sama onew nih,spertinya gk ada ksempatan buat minho nih(hiks…hiks)

    trserah author lah jadinya sama siapa yang penting dan wajib happy ending ok…

    lanjutnya jangan lama-lama ya…!!
    bisa-bisa aku lumutan nungguinnya hehehe
    ^_^V

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s