Let’s Play [1.2]

Let’s Play! (Part 1.2)

Author : kim_mus2 (Twitter: @kim_mus2)

Main Casts : Taemin & Seo Rin

Support Casts : Onew, Jonghyun, Key, Minho, Minji (OC)

Length : Twoshots

Genre : Romance, Family, Comedy

Rating : PG-13

Disclaimer :

SHINee adalah milik Tuhan dan orang tuanya tapi ide cerita ini murni 100% milik dan hasil befikir serta berimajinasi author.

A.N :

Ini FF SHINee pertama aku chingudeul… mian kalo overall ceritanya rada emmmhhh… aneh atau kurang srek. Ditunggu banget kritik dan sarannya ya supaya kualitas FFku meningkat# udah kaya mau produksi barang aje hehe ^^ pokonya author minta oxygen-nya eeaaa. Enjoy your reading ^^

=====******=====

Di hari minggu yang cerah ini, Taemin bersama hyungdeulnya sedang asyik berlari pagi sambil menikmati keindahan kota Seoul yang masih diselimuti atmosfir segar yang mampu membangunkan semua syaraf tubuhnya. Seperti biasanya, Taemin tak akan lupa membawa skateboard berwarna biru keabuan kesayangannya, yang sudah hampir 5 tahun menemaninya bermain. Untuk lebih tepatnya, Taemin mendapatkan skateboard itu di hari ulang tahunnya yang ke-12.

Benda dengan empat roda kecil itu memang spesial dan memiliki nilai sejarah tersendiri bagi Taemin. Tak ada orang yang tahu mengapa benda itu bersejarah, termasuk hyungdeulnya sendiri. Alasannya, mungkin karena mereka tidak tertarik dengan benda yang terkesan kekanakan, untuk ukuran anak kuliahan yang super kece seperti mereka itu.

Tapi, karena sifat Key yang sangat perhatian pada dongsaeng tercintanya itu, akhirnya ia pun bertanya langsung pada yang bersangkutan.

“Tetemku sayang… kamu bawa skateboard itu lagi? Buat apa sih? Kita kan lagi jogging?” tanya Key mencoba menyelidik.

“Ah Ne… aku suka saja hyung, tak ada alasan khusus ko” jawab Taemin sambil tersenyum canggung karena kaget ada yang memperhatikan kelakuannya.

“Jinjja? tapi sepertinya ada yang kau sembunyikan dari kami, apa aku salah?” Key sedikit meragukan Taemin.

“Eop – seo…” jawab Taemin terbata-bata sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.

Key mulai menangkap gelagat aneh pada diri dongsaeng kesayangannya itu. Ia pun memutuskan untuk mengawasi Taemin karena khawatir terjadi sesuatu di masa-masa labilnya itu.

Sementara Taemin dan Key sedang sibuk dengan pikirannya masing-masing, Onew, Jonghyun dan Minho sudah berlari melesat meninggalkan mereka berdua. Sepertinya mereka bertiga hendak menghampiri seorang yeoja yang juga sedang berjogging sendirian di depan.

Seperti biasa, untuk urusan yeoja, pasti Jonghyun berada di barisan paling depan dan ia pun tak akan ragu untuk langsung memulai pembicaraan.

“Annyeong agasshi… kenapa jogging sendirian?” tanya Jonghyun sambil berlari kecil mencoba mengimbangi kecepatan lari sang yeoja. Sayangnya yeoja itu tak mengindahkan pertanyaan Jonghyun dan terus berlari sambil bersenandung menyanyikan lagu – lagu SHINee favoritnya dari earphone warna putih yang bertengger manis di telinganya.

Jonghyun yang tak kenal kata menyerah memilih menggunakan suara emasnya untuk mencuri perhatian yeoja itu.

Juliette! Hooooouu… yeonghoneul bachilkkeyo

Oh Juliette! Hoooouuu…. jebal nal bada jwoyo

Oh Juliette! Hooouuu…

dalkomhi jom deo dalkomhage soksagyeo naui serenade

***

Oh i’m curious yeah sajin sok nega sungan misojieo wae

Oh i’m so curious yeah, i’m so curious yeah

Jonghyun menyanyikan beberapa lagu dengan high notes demi menandingi lagu yang didengar oleh yeoja itu. Rupanya taktik Jonhghyun berhasil, karena sang yeoja langsung menoleh ke arahnya.

“Yaa! Telingaku sakit mendengar suaramu tahu!” teriak sang yeoja di depan wajah Jonghyun.

Saking kagetnya mendapat bentakan dari seorang yeoja, Jonghyun hanya bisa mematung sambil menganga di tempat. Tapi, beberapa menit kemudian dia menyadari sesuatu.

PLETAAAAKKKKK

“Appo…” rintih sang yeoja yang mendapat sentilan dari Jonghyun tepat di dahinya.

“Ya! ternyata kau, Seo Rin! Berani-beraninya kau membentakku, dasar anak kecil, aku kira yeppeo yeoja,” rutuk Jonghyun yang kesal karena salah sasaran.

“Memangnya aku tidak cantik, oppa?! Sadar diri dong, wajah dinomu itu lebih jelek tahu!” timpal Seo Rin tak mau kalah.

“Mwo? Lihat dirimu sendiri, dadamu itu sama sekali tidak menarik” jawab Jonghyun santai.

“Aish, oppa! Nappeun namja!” teriak Seo Rin kesal.

“Siapa yeoja yang sedang adu mulut dengan Jonghyun hyung itu? Tumben sekali Jonghyun hyung gagal menggombal. Sepertinya, aku kenal yeoja itu. Aissshh… masa aku tak kenal, dia kan Seo Rin” gumam Taemin yang membuat Key mengernyitkan dahinya karena heran melihat maknaenya yang berbicara sendiri.

“Seo Rin, Jjong hyung! Kalian sedang debat masalah apa sih?” tanya Taemin penasaran sambil menghampiri hyung dan temannya itu.

“Hyungmu yang jontor ini bilang aku jelek Taem!” ujar Seo Rin sambil menunjuk-nunjuk wajah Jonghyun.

“Aniyoo… aku Cuma bilang dadamu rata” lagi-lagi Jonghyun mengejek dengan santai.

“Arrrggggh… tuh kan!”

“Makanya makan yang banyak, biar cepet gede dan seksi” jelas Jonghyun.

“Tiap hari, aku banyak makan ko” jawab Seo Rin polos.

“Oiya lupa, kamu kan rakus. Kalo gitu, kamu musti belajar dandan Rin, jangan maen bekel sama si Taemin mulu hahaha”

“OPPAA!” teriakan Seo Rin semakin menjadi.

“Aah sudah-sudah, kalian berisik! Seo Rin, kita main ke taman kota yuk!” ajak Taemin sambil menarik tangan Seo Rin dan akhirnya menghilang dari pandangan hyungdeulnya tanpa pamit terlebih dulu.

“Sepertinya aku tidak salah tebak” gumam Key yang tak sengaja didengar Onew dan Minho.

“Tebak? Tebak apa Key? Tebakan berhadiah maksudnya? Hadiahnya ayam bukan?” tanya Onew antusias. Key hanya memutar bola matanya sambil melengos pergi meninggalkan si maniak ayam itu. Sementara itu, Minho hanya tersenyum penuh arti.

=***=

Seperti biasanya, sepulang sekolah pasti Taemin dan Seo Rin akan pergi ke game center terlebih dulu, kemudian makan siang gratis di café keluarga Taemin yang biasanya dikelola oleh hyungdeulnya secara bergantian, sepeninggal kedua orang tuanya. Setelah makan, mereka akan pulang ke rumah masing-masing dan langsung mengganti seragamnya dengan pakaian santai.

Tujuan selanjutnya adalah taman hiburan, tempat dimana mereka akan bermain dengan berbagai wahana sepuasnya sampai sore. Selanjutnya, karena keahlian Taemin melakukan popping dan hip hop dance juga atraksi skateboarding, sebelum pulang, mereka akan mampir ke taman kota untuk menghibur para fans Taemin.

Hampir setiap saat Taemin dan Seo Rin selalu bersama. Bahkan setelah mereka pulang ke rumah, Taemin akan datang ke rumah Seo Rin atau sebaliknya untuk sekedar makan malam atau mengerjakan PR bersama. Keluarga Seo Rin sudah menganggap Taemin seperti anaknya sendiri dan hyungdeul Taemin pun sudah menganggap Seo Rin seperti adik kandungnya.

=***=

Ring ding dong… ring ding dong…Ring diggi ding diggi ding ding ding…

Saat bel pulang sekolah berbunyi, Taemin langsung berlari menuju kelas Seo Rin untuk menjemputnya. Hari ini, Taemin akan langsung menuju taman kota karena komunitas skateboard Seoul akan mengadakan lomba free style. Taemin sudah tak sabar untuk pergi ke sana dan segera mengikuti lomba.

(Seo Rin’s Side)

Ada apa dengan anak itu? Kenapa sudah ada di depan kelasku? Bukannya bel pulang sekolah baru berbunyi satu menit yang lalu? Semangat sekali sih!

“Ya! Taemin-aah, ada apa buru-buru menjemputku?” tanyaku yang sepertinya membuat Taemin kaget dan membuyarkan lamunannya.

“Aah… Seo Rin-aah, ayo ikut aku ke taman kota sekarang. Hari ini aku akan lomba free style skateboard, kajja!” jawabnya antusias sambil menarik tangan kiriku untuk segera berjalan mengikutinya.

“Taemin oppa! Tadi aku dengar oppa mau lomba skateboarding ya? dimana oppa? Aku ikut ya… ya… ya…”

Seorang yeoja berparas cantik dengan mengenakan bando motif bunga berwarna pink di rambutnya tiba-tiba datang dan bergelayut manja di tangan kiri Taemin yang bebas tidak memegang apapun seperti tangan kananya yang menggenggam tanganku erat.

“Mwo? nuguya?” tanya Taemin polos pada yeoja itu.

“Oppa… joneun Minji imnida, masa kau tak mengenalku oppa?” jawab yeoja itu manja.

“Dia ullzzang Taem” bisikku pelan pada Taemin.

“Ooh… kau mau ikut dengan kami?”

“Ne… oppa!” jawabnya mantap

“Baiklah, kajja!” Taemin dengan mudahnya mengizinkan yeoja itu mengikutinya. Menyebalkan sekali! Lihat saja sekarang, Taemin sudah seperti casanova dengan dua yeoja di sampingnya. Apalagi salah satunya adalah ullzang, alhasil semua orang menatap kami aneh.

Sepertinya beberapa diantaranya menunjukkan death glare padaku, pertanda keberadaanku di antara mereka berdua sangat mengganggu. Aku benar-benar ingin kabur dari situasi ini. Aku kan yang sering bersama Taemin, kenapa aku yang didiskriminasi?

=***=

Sesampainya di taman kota, Taemin langsung mengeluarkan skateboard miliknya yang sebenarnya miliku juga, dari tas punggung besar berwarna birunya. Dulu, sewaktu SMP kelas 1 kami pernah bekerja paruh waktu bersama di toko kue milik Hyuna ahjumma untuk membeli skateboard itu dan akhirnya aku memberikannya untuk Taemin sebagai hadiah ulang tahun.

Seperti dugaanku, Taemin pasti jadi pemenang di perlombaan ini. Dia memang berbakat, jujur, aku juga mengidolakannya. Tapi tidak separah yeoja di sampingku ini. Dari tadi dia terus meloncat-loncat kegirangan dan berteriak tak jelas dengan suara centilnya itu. Fangirling yeoja ini benar-benar parah. Aku juga ingin melakukannya, tapi menurutku hal itu sangat memalukan.

“Eonni… Eonni… Taemin oppa daebakk ya… aku ngefans dari pas masuk ke SMA loh eonni, aku suka liat oppa perform dance dan main skateboard tiap sore disini, Taemin oppa daebakk! Daebakk! Daebakk!” Jelas Minji dengan antusias.

“Jinjja? waahhh ternyata kau fans Taemin ya? dia benar-benar beruntung punya fans yang manis sepertimu ya, Minji.” Ujarku sambil mencubit pipinya gemas.

Taemin yang kini sudah selesai menerima penghargaannya itu pun berlari ke arahku dan Minji sambil membawa pialanya. Tanpa kuduga, Minji langsung menghambur ke pelukan Taemin.

“Taemin oppa… cukhaee…” ujarnya manja di pelukan Taemin.

“Seo Rin-aah tolong pegang pialaku dulu dong hehe”

What the hell? Dia menyuruhku memegangi pialanya selagi dia berpelukan? Ini sudah tidak benar. Awas kau Lee Taemin, aku juga mampu mendapatkan namjachingu, lihat saja nanti!

=***=

At Café

“Seo Rin-aah kau tidak bersama Taemin?” Minho oppa yang hari ini kebetulan menjadi supervisor cafénya menggantikan giliran Key oppa, bertanya dengan memasang wajah heran.

“Ani… dia sedang pergi bersama fansnya, ah aniyo… mungkin sebentar lagi dia akan menjadi yeojachingunya” jelasku pada Minho oppa.

“Oh, rupanya Taemin sudah menjadi namja ya, syukurlah” timpal Minho oppa sambil tersenyum. Ciih menyebalkan! Kenapa Minho oppa bilang seperti itu di depanku? Apa dia tak tahu perasaanku? Haah… benar! Mana mungkin Minho oppa tahu kalau aku menyukai Taemin lebih dari sekedar teman, orang yang bersangkutannya saja tak tahu. Sudahlah!

“Seo Rin-aah, apa kau punya namjachingu?” tanya oppa sambil tersenyum aneh.

“Eopseo, waeyo?”

“Mau jalan denganku besok?”

“Hah?”

“Kau harus mau ya… jam 7 malam besok aku akan menjemputmu, ok!” ujarnya sambil lagi-lagi menunjukkan senyuman mautnya dan kemudian meninggalkanku yang membeku di kursi, tak bisa percaya dengan kenyataan yang teramat luar biasa.

TBC

Preview:

“Hahaha, kau ini mau tahu saja. Aku mau makan malam bersama Seo Rin”

***

“… ini masalah besar, rapat darurat akan dimulai. Ppalli Jjong hyung, Onew hyung!”

***

“… Minho oppa ini adalah namjachinguku…”

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

Advertisements

8 thoughts on “Let’s Play [1.2]”

  1. Omo, jangan” itu akal”an minho biar taemin mengakui perasaan nya ke seorin makanya dia ngajak seorinu makan malam brg biar taemin cemburu*sok tau bgt deh gue/ditabok author/*, apa karena skateboard itu hasil dari seorin ama taemin, makanya taemin sayang bgt tuh skateboard?, lanjut thor:)

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s