I See You From The Balkon – Part 4

Judul : I see you from the balkon part 4

Author: han dong hee

Main cast:

  • kang miyoung (imaginary)
  • lee taemin
  • choi minho

support cast: (song hyerin,lee jin ah,) (miyoung chingu), taemin parents, miyoung halmoni, minho family, and other cast in the campus.

genre: romantic

length: sequel

rating: pg-13

a.n

annyonghaseo!! Mian yaa kalo lama…

jangan lupa saran dan kritik-nya ya… supaya aku bisa lebih baik lagi jadi author…

Gamsahamnida ^o^..

Miyoung pov

(sesampainya dirumah)

“hoh..ho.ho…ho…. hufff… kenapa jantungku berdegup kencang sekali????? Dan kenapa aku sangat senang saat taemin mengobati kakiku tadi?”

Keesokan harinya………….

(roly poly roly roly poly) suara hp miyoung)

“O, ada sms”

From:lee taemin

“ya! Kang miyoung kau hari ini tidak boleh kuliah!!”

To:lee taemin

“wae??? ”

From:lee taemin

“kau tidak tau kondisi kakimu sekarang?? Pokoknyasampai kakimu benar-benar sembuh kau tidak boleh kuliah!!”

Aaiisssshhh… dasar taemin… bisa bisanya dia melarangku kuliah….

“miyoung-a!!” panggil halmoni

“ne! halmoni!!”

“kau tidak kuliah???”

“hari ini tidak nek!!! Tolong katakan pada minho aku akan mengantarkannya ke toko buku nanti sore!!”

Miyoung pov end – – – – – – – – – – – – – –

Di kampus…

“choi minho!” panggil taemin

Lalu minho pun menengok.

“kau ingin ketoko buku kan?? Ayo pergi bersamaku!” dengan cepat taemin langsung menarik minho.

“taemin-ssi, hari ini bukannya miyoung yang akan mengantarku ke toko buku? Kenapa kau..”

“sudah-sudah, sekarang cepat kau pilih buku yang ingin kau beli!”

Setelah selesai minho dan taemin pun pulang ke tempatnya masing-masing.

@ rumah miyoung

“aku pulang” ucap minho

“minho ssi, kenapa tadi sore kau tidak kerumah? Bukankah kau memintaku menemanimu ke toko buku?

“tidak usah, taemin sudah menemaniku tadi”

“taemin?”

“iya, kau yang memintanya ya?”

“tidak..tapi mengapa dia?”

“aku juga tidak tahu” lalu dengan terpincang-pincang miyoung tergesa-gesa kembali ke kamarnya.

Kenapa kakinya? Apa kakinya sakit? Jadi karna ini taemin menemaniku ke toko buku hari ini? apakah taemin…….benar-benar menyukai miyoung? Gumam minho dalam hatinya.

Keesokan harinya….

Minho mengajak taemin ke balkon untuk membicarakan sesuatu.

“apa yang ingin kau bicarakan minho ssi?”

“aku hanya ingin bertanya, kenapa kemarin kau yang menemaniku ke toko buku?”

“soal itu sebaiknya tidak usah kau pikirkan”

“tapi aku masih penasaran dan bingung mengapa kau yang menemaniku?seharusnya miyoung lah yang menemaniku,karna aku yang memintanya”

“setidaknya kau mendapatkan buku yang kau cari bukan? Sudahlah Tidak usah dipikirkan!”

“apa karena miyoung? Karna kakinya sakit? Sehingga kau menggantikannya untuk menemaniku ke toko buku?”

Taemin pun terdiam

“apa yang ingin kau ketahui?”

“kenapa kau begitu perhatian padanya?”

“apa maksudmu?”

“aku melihatmu saat kau dan miyoung di taman, aku mungkin tidak tahu banyak tentang kalian berdua tapi miyoung bilang kau adalah teman dekatnya, dan saat melihatmu di taman waktu itu, kau tidak memperlakukannya tidak seperti teman,melainkan seperti gadis yang kau sukai, dan tatapanmu padanya saat itu pun berbeda, aku tahu tatapan itu, itu adalah tatapan saat melihat orang yang disukai…”

“lalu?”

“aku pikir, kau menyukai miyoung, iya bukan?”

Taemin hanya terdiam.

“kau menyukainya kan lee taemin?.. mengakulah saja”

“keurae! Mungkin kau benar, aku memang menyukainya!” kemudian taemin pergi meninggalkan minho.

“sudah kutebak, ia pasti menyukai miyoung”

Taemin pov

“aku pikir, kau menyukai miyoung, iya bukan?”

Aku berfikir, apa benar aku menyukai miyoung..? apa seperti ini rasanya menyukai seseorang? Mungkin minho memang benar, perlakuanku memang berbeda pada miyoung akhir-akhir ini. aku sadar aku selalu memperhatikannya, dan aku pun mengakui bahwa miyoung-lah yang selalu kupikirkan. Mungkin….memang benar, aku menyukai miyoung.

“keurae! Mungkin kau benar, aku memang menyukainya!” ucapku dan kemudian pergi meninggalkan minho

Taemin pov end~

Sementara itu miyoung dan teman-teman kampusnya yang sedang berada di kantin..

“yaa miyoung-a kakimu kenapa? Tanya song hyerin

“iya miyoung-a kenapa kau berjalan seperti itu?” tanya lee jin-ah

“ini karna aku memakai high heels, kakiku sakit makanya seperti ini.. sekarang pun sebenarnya masih sakit namun demi bertemu kalian ber2 aku tidak apa-apa kok! J ”

“benar-benar tidak apa-apa?”

“iya tenang saja! Tapi.. aku ingin bertanya pada kalian”

“apa?”

“apa kalian tahu? Saat kakiku sakit taemin memarahiku karna aku tidak latihan menari, kemudian taemin menyuruhku ke taman. Aku pikir ia akan memarahiku namun setelah menanyakan kondisi kakiku saat itu ia malah mengobati kakiku dan meminta maaf karna sudah memarahiku”

“lalu?”

“jelas aku pun kaget melihat prilakunya, tidak biasanya ia seperhatian itu padaku dan tatapannya saat itu berbeda sekali! ”

“ya, apa kau bodoh? Itu berarti ia menyukaimu! Sekarang ku tanya, kenapa kau tidak kuliah kemarin?”

“itu karna taemin melarangku! Ia bilang sampai kakiku benar-benar sembuh aku tidak boleh kuliah! Tapi hari ini ia tidak tahu kok kalau aku kuliah”

“dia menyukaimu tau.. dia memarahimu karna kau tidak datang latihan itu karna ia ingin ku cepat bisa menari,bukankah kau bilang padanya kalau kau ingin menari? Dan memintanya mengajarinya menari? Lalu saat ia mengobati kakimu itu, sudah pasti ia merasa bersalah padamu setelah memarahimu dan saat kau dilarang kuliah olehnya, itu karna ia tidak ingin kau berjalan dengan kaki yang sakit, maka itu ia melarangmu… lalu kau sendiri? Apa yang kau rasakan?”

“sepulang aku dari taman saat itu, hatiku berdegup kencang sekali namun aku juga merasa senang ..aku tidak tahu mengapa?!?”

“itu berarti kau menyukainya juga bodoh!”

“benarkah??”

“tentu saja!”

Miyoung pun terdiam.

——-####—————-

“aaah aku haus, aku ingin membeli minum ah” ucap taemin

Lalu saat sampai di kantin ia melihat yeoja yang wajahnya sudah tak asing lagi

“yaa kang miyoung! Kenapa kau bisa ada disini?!? Sudah kubilang kau tidak boleh kuliah sampai kakimu sembuh!”

“a-a-aku..”

“sudah ayo!” lalu taemin mengendong miyoung ala bridal style.

“yaa taemin-a cepat turunkan aku, kau tidak lihat semua gadis menatapku dengan sinis?”

“biarkan saja!”

Taemin pun menaruh miyoung diatas motornya.

“sekarang sebaiknya aku bawa kau ke dokter agar cepat sembuh”

“pegangan” ucap taemin

“sirheo”

“yasudah terserah”

Breeemmm!!! Taemin menge-gas motor sportnya dan membawanya dengan kecepatan tinggi. Dengan refleks miyoung pun berpengangan pada pinggang taemin.

Melihat hal ini, taemin tersenyum senang.

Sesampainya dirumah sakit……..

“kakinya memang terlihat sedikit cedera, namun sekarang sepertinya sudah tidak apa. saya hanya akan memakaikannya perban, besok juga sudah pasti sembuh”

Setelah selesai membayar , miyoung pun berniat kekamar mandi dan taemin menunggunya sambil bersandar di tembok. Tiba-tiba taemin melihat sebuah dompet jatuh saat seorang ahjussii lewat di hadapannya. Dengan cepat, taemin memanggil ahjussi itu.

“ahjussi! Dompetnya jatuh!” ahjussi itu menengok dan berjalan ke arah taemin, kemudian taemin terkejut dengan ahjussi yang dihadapannya saat ini.

“a-appa”

“taemin-a”

dengan cepat taemin memberi dompet itu dan berusaha pergi, namun ahjussi atau yang sebenarnya adalah ayahnya taemin segera menahan tangan taemin.

“taemin-a tunggu dulu, appa ingin berbicara denganmu”

“apa lagi yang ingin appa bicarakan?”

“kenapa kau tidak pernah pulang kerumah lagi?”

“aku sudah tidak tinggal disana appa, sudahlah aku sedang menunggu seseorang!”

“tunggu dulu taemin-a dengarkan appa dulu”

“apa lagi?”

“appa merindukanmu taemin-a , appa dan omma telah bercerai, kini dirumah, appa tidak punya siapa-siapa lagi taemin-a”

“lalu yeoja-yeoja yang sering bersama apa dimana?”

“appa sudah tidak seperti dulu taemin-a, semenjak kau pergi appa sudah tidak pernah bermain dengan yeoja-yeoja itu lagi,dan saat appa tahu kalau omma yang sudah membuatmu pergi, appa segera menceraikan omma, taemin-a… appa merindukanmu..”

Taemin pun terdiam.

“taemin-a kita bicara di café saja ya, ayo”

—–#####——–

“aaaah lega sekali….dimana taemin?”

Miyoung mencari dan melihat-lihat keseluruh sudut ruangan namun ia tidak melihat ataupun menemukan taemin. Ia pun mengeluarkan hpnya.

To:lee taemin

Taemin-a kau dimana?

From:lee taemin

Kau pulanglah sendiri, aku sedang ada urusan.

“aaaiisss dasar lee taemin”

——–***———–

“appa ingin kau kembali pulang kerumah taemin-a kita hidup bahagia sebagai ayah dan anak, appa tahu kau selama ini tersiksa karna omma dan appa pun juga telah menyesal karna tidak memperhatikanmu taemin-a kau mau kan?”

“apa, appa serius kali ini? appa tidak akan seperti dulu lagi kan?”

“tentu saja appa serius”

“hmmm….baiklah aku ingin tinggal dirumah lagi. Tapi.. apa yang appa lakukan di rumah sakit?”

“oh itu.. appa……. Sakit”

“sakit apa?”

“sakit………kanker paru-paru”

Taemin terkejut mendengar pernyataan ayahnya, ia tidak menyangka ayahnya mempunyai penyakit seperti itu.

“karna itulah kau adalah harapan terakhirku taemin-a.”

“maksud appa?”

“appa berharap kau bisa menggantikan appa di perusahaan appa, sehingga appa bisa tenang meninggalkan dunia ini”

“maksudnya?”

“umur appa tidak lama taemin-a….”

Taemin hanya dapat diam seribu bahasa.

“mulai senin depan, kau keluar dari kampusmu itu. Appa akan mengurusnya dan lalu kau masuk pelatihan di perusahaan appa”

“baiklah appa”

————***—————–

Malam harinya Di apartmen taemin

“huuuh” ucap taemin sambil merebahkan dirinya di atas tempat tidur.

“kalau aku tidak kuliah di kampus itu lagi, aku tidak akan bisa mengajari miyoung menari lagi.. dan aku tidak akan bertemu miyoung lagi….”

—-***——-

Keesokan harinya….

From :lee taemin

Miyoung-a kakimu sudah sembuh?

To:lee taemin

Iya, kakiku sudah benar-benar sembuh sekarang

From:lee taemin

Baguslah, nanti kita latihan menari lagi ya,aku tunggu di balkon

To:lee taemin

Arasso!

——-***——-

@balkon

“bukan begitu, kau seperti ini lalu seperti ini”

“begini lalu begini?”

“iya betul.. kau lelah?”

“tentu saja aku lelah.. oh ya ini pocari…”

“aku sudah bawa, ini untukmu”

“heh? Tumben sekali…”

“kalau begitu, sudah tidak ada lagi yang harus kuajarkan, kau sepertinya sudah bisa menari dengan baik sekarang”

“ya, kau ini kenapa?”

“memangnya aku kenapa?”

“kenapa tiba-tiba seperti ini?”

“aku hanya tidak punya cukup waktu lagi untuk mengajarimu menari”

“???”

“kau besok malam ada waktu tidak?”

“besok malam? Ada, memangnya kenapa?”

“besok aku ingin mengajakmu………..date”

“mwo? Date?!?”

“kau……mau tidak?”

“hmmm….aku……baiklah aku mau”

“benarkah? Kau serius?”

“hmm..tentu saja aku serius”

“gomawoyo miyoung-a, besok malam aku jemput didepan rumahmu ya?”

“baiklah”

Taemin tersenyum lebar , ia senang bisa date dengan miyoung.

Malam harinya….

“minho ssi minho ssi” panggil miyoung yang tiba-tiba masuk ke kamar minho.

“ada apa?”

“kau mau menolongku tidak?”

“menolong apa?”

“aku…………akan date dengan taemin besok!! Tolong bantu aku untuk memilih baju, ayo kita cari baju!”

Minho hanya diam tidak menjawab.

“ayo! Ppaili!” teriak miyoung dan segera menarik minho untuk berdiri.

@butik

“minho ssi, lebih baik aku pakai baju ini atau ini?”

Minho diam.

“minho ssi, kenapa dari tadi aku hanya diam? Tujuanku mengajakmu kan untuk menanyakan pendapatmu”

“menurutku ku lebihi cocok pakai dress itu”

“jinjja? Kalau begitu aku beli yang itu saja J”

——-***———

Besok malam nya…..

‘tin-tin!

“taemin sudah datang! Minho ssi bagaimana menurutmu? Aku sudah cantik bukan?”

“k-k-kau sangat cantik miyoung-ssi 0_0”

“benarkah kalau begitu aku pergi dulu ya!”

Miyoung pun keluar dan menghampiri taemin

“taemin-a” taemin pun menengok dan saat melihat miyoung,ia tidak bisa berkata apapun.

“ini kang miyoung?”

“tentu saja, siapa lagi?”

“k-k-kau sangat cantik”

“aah, jangan begitu taemiin-a aku jadi malu”

“aku serius”

Miyoung begitu senang mendengar taemin memujinya seperti itu warna wajahnya berubah menjadi seperti buah ceri , senyumnya terus mengembang(?) di wajahnya.

@lotte world

“kau mau main apa?” tanya taemin?

“hmmm tidak tahu….oh taemin-a lihat deh, boneka disana lucu sekali”

“ooh,itu.. kau mau?”

“iya”

“baiklah ayo kita kesana”,

Ternyata untuk mendapatkan boneka itu, diharuskan memukul target dengan bola tenis. Taemin pun berusaha memukul tepat di target agar dapat boneka itu.

“taemin-a ayo lempar!”

Shot!

Shot!

Shot!

“selamat! Kau berhasil mendapatkan boneka ini!”

“waaa! Kau berhasil taemin-a waaa! Aku dapat boneka-nya!”

“ini bonekanya”

“waa… kau hebat taemin-a… gomawoyo”

“yasudah, sekarang kita kemana selanjutnya?”

“hmmm kita naik roller coaster bagaimana?”

“baiklah ayo!”

Taemin dan miyoung pun berjalan menuju permainan roller coaster. Namun tiba-tiba taemin memegang tangan miyoung yang membuat miyoung terkejut dan segera menatap taemin, taemin hanya tersenyum saat miyoung menatapnya.

Aku senang sekali bisa berpegangan tangan dengan miyoung seperti ini. gumam taemin.

Akhirnya mereka berdua pun naik roller coaster, taemin tampak biasa saja namun miyoung tterus berteriak kencang dan terus memegang lengan taemin, miyoung tampak ketakutan dan terus mengatakan nama taemin. Setelah selesai bermain miyoung pun muntah-muntah.

“ya, kalau kau tidak sanggup menaiki roller coaster kenapa kau mengajak bermain ini?”

“aku tidak tahu, aku kan tidak pernah menaikinya.. aku tidak tahu kalau roller coaster se-menakutkan ini”

“kau tidak apa-apa?”

“tunggu dulu, aku masih merasa mual”

“aaiissshh lain kali kau tidak boleh menaiki roller coaster lagi!”

Setelah miyoung selesai muntah, taemin pun mengajak miyoung untuk makan malam.

#skip aja ya acara makan-makannya

“setelah ini kita mau kemana?

“aku ingin mengajakmu ke taman”

“heh? Kenapa kesana untuk apa?”

“sudahlah ikut dulu”

@taman

Miyoung dan taemin duduk di ayunan yang biasa mereka duduki. Namun tiba-tiba taemin berdiri dihadapan miyoung.

“miyoung-a aku ingin kau melihat ini”

Taemin pun memutar musik di hp-nya dan menari di hadapan miyoung.

Miyoung pov

Dia menari lagi. Tapi kini dia menari di hadapanku. Aku sungguh merasa senang melihatnya menari. Perasaan ini pun muncul lagi . aku tidak bisa berhenti menatap taemin. Kini aku tahu perasaan yang aku rasakan sejak dulu setiap melihat taemin menari, yaitu perasaan suka. Aku sangat suka melihatnya menari dan aku juga sangat menyukai dirinya.

Ketika taemin menari dengan mengeluarkan seluruh energinya aku tidak bisa berhenti menatapnya. Aku pun terus terpaku sambil melihatnya

Rambutnya yang bergoyang kesana-kemari, keringatnya yang terus mengucur,serta badannya yang menari dengan lincahnya.

Taemin-a kau benar-benar membuatku gila ~ .

Miyoung pov end

Taemin pun selesai menari.

“waaa… daebak! Kau sangat pandai menari taemin-a! waaa kau sangat keren!”

“gomawoyo… aku tidak tahu apa aku masih bisa menari seperti tadi”

“maksudmu?”

“tidak, bukan apa-apa”

Taemin pun duduk di ayunan sebelah miyoung.

“miyoung-a”

“hm?”

“ada satu hal yang ingin ku katakan”

“apa?”

“mulai besok, aku tidak akan kuliah lagi”

“maksudmu?”

“saat aku mengantarmu ke rumah sakit waktu itu.. aku bertemu ayahku”

“benarkah? Lalu?”

“dia memintaku untuk tinggal lagi bersamanya, karna kulihat dia serius, aku pun menyetujuinya. Tapi……..dia juga memintaku untuk meneruskan perusahaannya”

“Tapi… kau kan tidak punya kemampuan mengurus perusahaaan?”

“maka itulah ia menyuruhku mengikuti pelatihan di perusaannya, dan karna itulah aku tidak akan kuliah disana lagi.”

“jadi karna itu, sikapmu berubah akhir-akhir ini?”

“ya..begitulah….”

Kemudian taemin dan miyoung terdiam.

“miyoung-a…”

“hm?”

“saranghae”

“mwo?”

“maukah kau……menjadi….yeoja chinguku?”

“ne? k-k-kau serius?”

“aku sangat serius miyoung-a”

“ hmmm…nado….saranghae taemin-a. a-aku…mau..menjadi yeoja chingumu…”

“jjinjja?”

“emmm…(iya)”

“gomawoyo miyoung-a!” dengan cepat taemin berdiri ke hadapan miyoung dan segera memeluk miyoung.

————-***——————

Di pagi harinya……

(oh I’m curious yea~) hp miyoung berdering saat miyoung sedang bersiap berangkat kuliah

From: nae namjachingu lee taemin~

Miyoung-a tadi malam aku sudah pindah ke rumahku kembali, dan mulai hari ini aku akan mengikuti pelatihan!

To:nae namjachingu lee taemin ~

keure,Taemin-a fighting! Aku akan selalu mendukungmu!

from:nae namjachingu lee taemin~

keurae, gomawoyo miyoung-a! saranghae! ❤

from:nae namjachingu lee taemin

na do saranghae

————–####——————

@kampus

“miyoung ssi ,kemana lee taemin? Kenapa sejak tadi aku tidak melihatnya?” tanya minho

“ah, taemin? Ia sudah tidak kuliah lagi disini”

“jinjja? Waeyo?”

“hmmm….molla-yo..minho-ssi ayo kita ke kantin saja aku lapar”

MINHO POV

“ah, taemin? Ia sudah tidak kuliah lagi disini”

“jinjja? Waeyo?”

“hmmm….molla-yo..minho-ssi ayo kita ke kantin saja aku lapar”

Taemin tidak kuliah lagi? Ada apa dengannya? Aku merasa sangat senang mengetahui taemin sudah tidak kuliah lagi disini..sepertinya ini kesempatanku untuk…….

Minho pov end—–

“minho ssi kau tidak makan?”

“oh,tidak aku belum lapar… ”

BEBERAPA HARI KEMUDIAN….

@kantin

“miyoung-ssi”

“ne?”

“nanti sore bagaimana kalau kita pergi makan topokki ?”

“nanti sore?hmmm kebetulan sore ini kim sonsaengnim tidak masuk sepertinya aku bisa.. baiklah!”

#skip ke sore harinya, di toko topokki

“enak kan?” tanya minho

“enak sekali, bagaimana kau tahu tempat ini?”

“aku diajak chinguku berjalan-jalan, lalu kami makan topokki di tempat ini, saat aku mencoba topokki disini, aku ketagihan karna sangat enak, maka itu aku kepikiran untuk mengajakmu kesini”

“aku cukup jarang makan topokki sih, biasanya halmoni membuatnya dirumah, jadi aku jarang ke toko topokki”

“ah, miyoung-ssi kau sudah telfon halmoni kalau kita akan pulang malam?”

“belum,hp-ku mati..tenang saja, kalau aku perginya denganmu halmoni tidak akan marah”

Ternyata minho tidak hanya ingin mengajak miyoung makan topokki, selesai mereka makan topokki mereka pergi berjalan-jalan entah ke lotte world ataupun ketempat-tempat yang lain.

#skip langsung ke malam harinya, miyoung dan minho sedang berjalan menuju rumah yang tak jauh lagi jaraknya dari mereka

“minho-ssi, oneul nomu jaemissoyo (hari ini sungguh menyenangkan)”

“na do , hari ini menyenangkan,, gomawoyo sudah ingin berjalan-jalan denganku”

—–sesampainya dirumah——

Miyoung segera merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur empuknya, mengingat hp-nya mati ia segera mengambil charger dan men-cas hp nya.

Ia menyalakan hp-nya itu , dan terlihat sudah ada 5 sms dan 20 panggilan tak terjawab dari taemin, ia pun membuka satu-persatu sms-nya

From: nae namjachingu lee taemin ~

Miyoung-a kau sedang apa? Apa kau sudah makan?

From :nae namjachingu lee taemin ~

Miyoung-a aku merindukan balkon kampus sekarang…apa kau sibuk?

From: nae namjachingu lee taemin ~

Miyoung-a apa kau benar-benar sibuk sekarang?

From: nae namjachingu lee taemin ~

Miyoung-a kenapa kau tidak membalas sms-ku?

From:nae namjachingu lee taemin ~

Miyoung-a besok sore aku tunggu kau di balkon kampus ya J

Setelah membaca sms itu, dengan cepat miyoung pun segera menelfon taemin

“yobuseo?”

“taemin~”

“miyoung-a ~

“mianhae , aku tidak mengangkat telfonmu tadi dan tidak membalas sms-mu hp-ku mati tadi”

“gwencana..keunde sebenarnya kau sedang apa tadi? aku menelfonmu hingga 20 kali”

“aku sedang berjalan-jalan”

“dengan siapa?”

“dengan minho”

“mi-minho?”

“iya, wae?”

“a-aniyo…ya, kau sudah baca sms-ku kan? Besok sore aku tunggu kau di balkon kampus”

“iya sudah.. arasso aku akan ke balkkon besok sore..”

“kau sudah makan?”

“sudah..kau?”

“sudah…yasudah kau tidur sana, sudah malam….saranghaeyo miyoung-a”

“na do saranghaeyo taemin-a”

Miyoung pun menutup telfonnya dan segera menarik selimutnya dan tidur.

TBC

Thanks for readers yang sudah mau baca ff gaje,abal,gak bermutu,dan membosankan ini .. nantikan part selanjutnya tapi kalau lama publisnya , maaf ya ~ mohon maaf apabila ada kesalahan ataupun kesamaan jangan lupa comment ya, don’t be silent readers~~!

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

4 thoughts on “I See You From The Balkon – Part 4”

  1. Author aku suka jalur cerita dari FFmu ini, hanya saja di beberapa stagement terasa terlalu blak”an. Bukan berarti yang bagian langsung nembak dan bilang iya. Bukan yang itu author.
    Bagian percakapan kurang terasa feelnya author. Hanya sekedar pemenuh halaman istilahnya author.
    Tapi keren author FF ini, soalnya terus terang dan layaknya normal tapi dikemas dengan indah.
    Sorry author telat komen ^^
    Sorry bila komen terlalu panjang ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s