Let’s Play! [2.2]

Let’s Play! (Part 2.2)

Author : kim_mus2 (Twitter: @kim_mus2)

Main Casts : Taemin & Seo Rin

Support Casts : Onew, Jonghyun, Key, Minho, Minji (OC)

Length : Twoshots

Genre : Romance, Family, Comedy

Rating : PG-13

Disclaimer :

SHINee adalah milik Tuhan dan orang tuanya tapi ide cerita ini murni 100% milik dan hasil berfikir serta berimajinasi author. Say No to Plagiarism. Fighting!

A.N :

Ini FF SHINee pertama aku chingudeul… mian kalo overall ceritanya rada emmmhhh… aneh atau kurang srek. Ditunggu banget kritik dan sarannya ya supaya kualitas FFku meningkat# udah kaya mau produksi barang aje hehe ^^ pokonya author minta oxygen-nya eeaaa. Enjoy your reading ^^

=====******=====

(Taemin’s Side)

Minho hyung rapih sekali, mau kemana dia? Makan malam di luar? Apa kencan? Ah lebih baik aku tanyakan saja langsung.

“Hyung, mau pergi kemana berdandan rapih seperti ini?” tanyaku mencoba menyelidik.

“Menurutmu?” tanyanya singkat.

“Hyung! Apa susahnya sih menjawab pertanyaanku, hyung jahat!” protesku pada Minho hyung.

“Hahaha, kau ini mau tahu saja. Aku mau makan malam bersama Seo Rin”

~DEG~

Apa? Seo Rin? yang benar saja? Seo Rin tak pernah mengatakan apa-apa tentang Minho hyung. Apa mereka pacaran? Kenapa aku jadi tak rela begini?

“Ya sudah, aku pergi dulu ya Taem… annyeong!” Minho hyung pamit sambil tersenyum, sepertinya dia benar-benar bahagia.

“Ne…” jawabku singkat.

Dari balik jendela kamarku di lantai 2, aku melihat Minho hyung dan Seo Rin berjalan keluar dari rumah Seo Rin yang tepat ada di sebelah kanan rumahku, menuju mobil. Seo Rin tumben sekali berdandan sangat cantik malam ini.

Kalau sedang bersamaku, dia pasti hanya mengenakan kaos dan jeans. Tapi, dengan Minho hyung dia tampak sangat cantik dengan balutan dress selutut berwarna peach dan make up minimalis.

Rambut cokelat panjang dan bergelombangnya, yang sangat aku sukai pun dibiarkan terurai. Tunggu, aku menyukai rambutnya? Sejak kapan? Ah entahlah, aku tak suka melihatnya dengan hyungku. Ah sudahlah, mungkin aku hanya tak rela hyungku direbut olehnya.

=***=

At School

“Oppa… aku mau liat style dance oppa yang baru dong… ya… ya… ya…” ujar Minji yang lagi-lagi bergelayut di tangan kiriku. Tapi tangan kananku rasanya hampa, sudah lama aku tak menggenggam erat tangannya meski hanya sekedar untuk menariknya agar berjalan bersamaku.

Sudah hampir satu minggu ini, Seo Rin tak pulang dan pergi ke sekolah bersamaku. Pagi hari, Minho hyung selalu saja mengantarkannya, aku tak pernah diajak pergi bersama, mungkin karena aku selalu bangun kesiangan sih. Sepulang sekolah, Seo Rin selalu menghilang dari kelasnya dan tak lagi bermain bersamaku. Aku kesepian tanpanya.

Tunggu, apa itu Seo Rin? Dia sepertinya habis dari kantin. Aku harus menghampirinya.

“Annyeong Seo Rin-aah, bagaimana kabarmu akhir-akhir ini?” tanyaku sedikit canggung.

“Annyeong Taemin-aah, aku baik-baik saja, bahkan sangat baik. Bagaimana denganmu? Oh, mianhaee… sepertinya kau sedang sangat bahagia ya. Benar kan Minji? Aku pergi dulu kalau begitu, annyeong!”

Apa maksudnya? Bahagia apanya? Aku pusing dengan tingkah Minji yang semakin manja. Terlebih lagi, kau menghindariku dan malah pergi bersama hyungku terus Seo Rin! Aku kesal!

=***=

Sepulang Sekolah

Haahh… Seo Rin sukses membuatku menjadi namja yang galau. Apa yang harus aku lakukan sekarang? Aku mau curhat dong… mumet sekali pikiranku ini. Hyungdeulku ada di rumah tidak ya? Sepertinya ada, soalnya ruang keluarga berisik sekali.

Saat aku memasuki ruang keluarga, benar saja mereka sedang berkumpul dengan kegiatan masing-masing. Jonghyun hyung sibuk mengoceh sendiri cuma untuk mengomentari gambar-gambar di majalah yadongnya.

Sementara itu, Key hyung sibuk dengan mesin jahitnya untuk menambal celana kolor kami sekeluarga yang entah kenapa sering jadi bolong mendadak, mungkin ulah tikus. Onew hyung sibuk memotong daging ayam dengan pisau besarnya, menakutkan!

Lalu, dimana Minho hyung? Biasanya dia sibuk main game atau tidur di saat-saat seperti ini. Aaah… benar, aku lupa! Pasti dia sedang bersama Seo Rin.

Mengingat Minho hyung dan Seo Rin, tingkat kegalauanku semakin tinggi dan sepertinya aku harus segera curhat.

“Hyungdeul… aku mau curhat dong… aku gatot nih, galau total…” rengeku sambil menggigiti bantal di sofa.

“Waeyo Tetemku sayang?” tanya Key hyung sambil dengan telaten memasukan benang ke dalam jarum.

“Hyungdeul! Kesini dulu sebentar, hentikan aktivitas kalian, please! Ini masalah hati hyung, hatiku sedang bermasalah! Bantu aku hyung! Jebal hiks…hiks…” Aku meminta dengan segenap jiwa dan raga pada hyungdeulku itu.

(Author’s Side)

“Semuanya, hentikan aktivitas kalian! Jonghyun hyung, tinggalkan dulu majalah yadongmu! Onew hyung cepat cuci tangan, nanti ayamu aku yang urus! Semuanya merapat! Ini masalah besar, rapat darurat akan dimulai. Ppalli Jjong hyung, Onew hyung!” Key memberikan komando untuk berkumpul dengan panjang lebar sambil mengacungkan jarum jahitnya.

Setelah semua berkumpul, rapat darurat pun dimulai dengan paparan masalah yang diutarakan Taemin sambil termehek – mehek. Mulai dari kegalauannya karena Seo Rin yang tak mau diajak main lagi sepulang sekolah dan terus menghindarinya, sampai masalah Minho yang berkencan dengan Seo Rin, yang kini berhasil membuat Taemin berurai air mata.

Selanjutnya, Key membuka sesi diskusi dengan mempersilahkan peserta rapat memberikan komentar dan saran atas masalah yang dihadapi Taemin.

“Ya, sekarang siapa yang ingin duluan berkomentar? Hyung tertua barangkali? Apa tanggapan anda tentang masalah Taemin? Dan tolong berikan solusinya.” Key mempersilahkan Onew memaparkan pendapatnya.

“Baiklah, pertama-tama, dalam kurun waktu 10 tahun ini saya telah mengamati perkembangan hubungan antara ayam jantan dan ayam betina. Riset membuktikan bahwa ayam betina cenderung menghindari ayam jantan karena mereka belum siap untuk bertelur. Selanjutnya…”

“Stop! Terima kasih Onew hyung, sepertinya anda dapat menulis pengamatan anda itu dalam jurnal penelitian. Selanjutnya, Jjong hyung, bagaimana tanggapan anda dan tolong berikan solusinya.”

“Berkenaan dengan masalah Taemin ini, pertama-tama saya ingin mengatakan “WOW!” karena akhirnya Taemin sudah mencapai masa akil balig. Untuk solusinya, kalau kamu memang menyukai yeoja bau kencur si Seo Rin itu, kamu hanya perlu bertindak sedikit agresif. Cium bibirnya! Lumat sampai kamu sesak nafas dan…”

“STOP! STOP! STOP! Jangan tularkan keyadonganmu pada Tetemku, hyung! Atau, kau mau aku menjadikanmu sop dino huh?!” Kali ini Key benar-benar marah dengan ide gila hyungnya yang satu ini.

“Okay, Taemin, Onew hyung, Jjong hyung, lebih baik kalian dengarkan aku. Aku punya rencana jitu.”

Setelah mendengarkan rencana Key, semuanya mengangguk mantap sambil tersenyum puas, tanda mereka mencapai sebuah kesepakatan akan ide jitu sang Almighty Key.

=***=

(Taemin’s Side)

Hari ini, sesuai dengan rencana yang dirancang oleh Key hyung, aku sudah mengundang teman-temanku yang ahli dance dan skateboarding untuk berkumpul di depan rumah Seo Rin sepulang sekolah. Aku akan membuat acara penembakan yang spektakuler dengan bantuan mereka dan juga hyungdeulku.

Sayangnya, rencana besarku ini menghadapi sedikit kendala. Minji memaksaku untuk mengajaknya ke rumahku. Sebenarnya aku sudah menolaknya, tapi ternyata dia membuntutiku. Aku benar-benar kesal padanya, apalagi tadi di sekolah, dia tiba-tiba mencium pipiku tepat saat Seo Rin berjalan melewatiku. Aku tak mau rencanaku sampai hancur.

Akhirnya aku dan Minji pun berjalan kaki menuju rumahku. Ya, beginilah, aku memang lebih senang berjalan kaki soalnya selain sehat, sebenarnya sekolahku pun tidak terlalu jauh. Belum aku sampai di depan rumahku, dari kejauhan aku melihat Seo Rin sedang dipeluk oleh Minho hyung. Dadaku benar-benar sakit.

Teman-temanku yang sudah berjejer di depan rumah Seorin pun sepertinya bingung dengan apa yang terjadi. Apalagi aku, hatiku hancur! Semua rencanaku hanya sia-sia saja, bahkan semuanya belum sempat dimulai.

Terlebih, sekarang ini Minho hyung melakukan gerakan aneh. Dia mengangkat wajah Seo Rin untuk menatapnya dan perlahan memejamkan matanya. Tiba-tiba aku teringat ucapan Jonghyun hyung, kalau kamu memang menyukai yeoja bau kencur si Seo Rin itu, kamu hanya perlu bertindak sedikit agresif. Cium bibirnya! Lumat sampai kamu sesak nafas.

Oh God! Jangan-jangan Minho hyung berfikiran yang sama dengan Jjong hyung, ANDWAE!

BRUKKKKKKK

(Author’s Side)

Taemin melesat dengan skateboard miliknya dan berhasil menubruk Seo Rin dan Minho yang otomatis membuat keduanya terpisah. Dengan refleks, Taemin memeluk Seo Rin dan berteriak tak jelas pada Minho.

“Aku tak akan menyerahkan Seo Rin padamu hyung! Tak akan pernah!”

“Bwuahahahahahahahahahahaha, sumpah lucu, kalian lucu banget Taem, Rin, Minji-aah kemari chagiya!” Minho terus tertawa terpingkal-pingkal dan tiba-tiba Minji berlari ke pelukan Minho yang tentunya membuat Taemin dan Seo Rin, bingung, kaget, dan sedikit kesal karena ditertawakan.

“Kalian bingung ya? Minho oppa ini adalah namjachinguku, aku hanya dimintai bantuan untuk menganggu kalian hehehe mian” jelas Minji dalam pelukan Minho.

Alangkah kagetnya Taemin dan Seo Rin karena ternyata selama ini mereka telah ditipu dan dipermainkan. Taemin langsung menghampiri Minho dan hendak menjambak-jambak rambut hyungnya yang menyebalkan itu.

“Waah Taem… jangan siksa aku, ini semua idenya Onew, Jonghyun dan Key Hyung, sumpah! Aku Cuma bantuin mereka aja.” Minho mulai ketakutan dengan aura gelap yang sedang menyelimuti Taemin.

Mendengar penjelasan Minho, Taemin mengubah haluannya menuju tempat dimana OnJongKey hyungnya berada untuk meminta pertanggungjawaban. Tapi sepertinya, semua sudah terlambat.

“Kepada bapak-bapak, ibu-ibu, ade-ade, kakak-kakak, paman, bibi, tante, om, kakek, nenek, semuanya… kami akan mengadakan pertunjukkan spektakuler di depan rumah kami. Silahkan segera datang dengan membawa uang di dompet anda. Ingat! Bawa uang anda! Jangan dompetnya saja!“

“Haaaahh…” Karena sedikit capek berpromosi ria, Key pun menghela nafas sejenak dan kembali melanjutkannya.

“Pertunjukkan ini dijamin pasti sangat seru karena kami akan menampilkan Dance untuk medley lagu SHINee dari album pertama sampai yang keempat. Selain itu akan ada pula bazaar majalah dan DVD, aneka olahan ayam murah meriah untuk ibu-ibu pun sudah tersedia. Mari…mari…silahkan datang ke rumah kami di Blok. S, Nomor 5.”

Taemin hanya bisa menganga melihat pemandangan di hadapannya ini. Key terus berpromosi dengan suara cemprengnya menggunakan TOA. Sementara Jonghyun dan Onew sibuk dengan standnya masing-masing.

Rupanya promosi Key berjalan dengan sukses, buktinya semua penghuni kompleks perumahan keluar dan berkumpul di acara dadakannya itu. Tiket pertunjukkan berhasil meraup keuntungan sekitar 10 juta won, belum lagi majalah, DVD dan ayam yang dijual Jonghyun dan Onew yang laku keras. ‘Sukses besar’, kata-kata itulah yang cocok untuk menggambarkan strategi bisnis OnJongKey.

Sementara itu, berbeda dari keadaan hyungnya, Taemin hanya bisa berjongkok di depan gerbang rumahnya dengan perasaan yang bercampur aduk. Hyungdeulnya telah menipu, mempermainkan dan mengkhianatinya, dan yang lebih miris lagi adalah kenyataan bahwa acara penembakannya gagal total. Tapi, di lubuk hati yang paling dalam, Taemin tetap yakin kalau Tuhan pasti akan menunjukan keadilannya.

“Taemin… aku ingin mengatakan sesuatu.” Seo Rin menghampiri Taemin yang terlihat sangat Frustasi. Sebenarnya, Taemin sudah tak sanggup lagi melakukan apapun, tenaganya sudah habis terkuras oleh semua kejadian gila di sekelilingnya.

“Taemin-aah…”

“Wae?”

“Taemin-aah…”

“Waeyo, Seo Rin? Aku mau masuk ke rumah saja, aku mau tidur, kepalaku pusing.”

Taemin mulai membuka gerbang rumahnya untuk masuk ke dalam dan meninggalkan semua sumber kepenatannya.

“Saranghaeyoo, Taemin-aah!” Seo Rin berteriak sekuat tenaga.

Kata-kata Seo Rin dengan seketika berhasil membuat Taemin mendapatkan nyawanya kembali. Tanpa pikir panjang, Taemin pun berbalik dan menarik Seo Rin ke dalam pelukannya.

“Nado Saranghae, Seo Rin-aah… Jangan pernah tinggalkan aku lagi ne… aku kesepian bila kau tak menemaniku, aku galau kalau kau menjauhiku, aku lemah tanpamu Seo Rin-aah, aku ingin bermain bersamamu lagi.”

Seo Rin hanya menjawab dengan anggukan kepalanya yang kini terbenam di dada Taemin. Karena rasa rindu yang mendalam, Taemin terus mempererat pelukannya.

Entah angin apa yang membawanya, nasihat Jonghyun terus terngiang di telinga Taemin membuat semua darah di tubuhnya bergejolak. Saat Seo Rin mulai melepas pelukannya, Taemin menatap mata Seo Rin dalam. Dengan refleks, tangan Taemin yang tadi melingkar di pinggang Seo Rin perlahan berpindah menyentuh kedua pipi Seo Rin.

Tanpa memperdulikan sekelilingnya, kedua sejoli itu pun mulai memejamkan kedua matanya dan saling menyentuhkan bibirnya, merasakan sensasi lembut dan nyaman untuk beberapa saat.

DHHUUUAAAARRRRR

Kembang api warna-warni membentuk tulisan Taemin dan Seo Rin, menghiasi langit malam yang indah.

“Cukhaee Taemin-aahh!” Teriak OnJongKeyMin pada maknaenya itu dengan serempak.

“Gomawoo nae hyungdeul, saranghae…”

THE END

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

 

 

 

17 thoughts on “Let’s Play! [2.2]”

  1. Huaaaaa ini ff ter-daebak yg pernah saya baca thor, romancenya kena, comedynya juga kena, 1.000.000.000 thumbs dah buat author sama ffnya :DD

  2. huaa.. Taemin kamu uda gede..

    ngakak baca komentar Onew ama Jonghyun.. terus kaget waktu tau itu cuma akal2an Onjongkeymin hahaha.. Key promosinya hahaha..

    tapi itulah kata2 Jjong “kamu hanya perlu bertindak agresif. lumat bibirnya hingga kamu sesak nafas” hahhaha…

    1. jiaahh senangnya, bisa buat kamu ngakak chingu 😀 (?)
      bener banget, hyung2nya pada aneh, sdkit ngeselin tp ngegemesin haha apadeh author lebay bgt
      makasih ya udah baca sama komen chingu 😀

  3. uwahhh..daebak thor
    lucu banget waktu mereka diskusi,onew ngomongin ayam dan jong hyun malah kasih saran yg yadong..hahaha
    Buat ff yg seru kayak gini ya thor *masang puppy eyes*

  4. Kerreeeen..lucuuuuu
    Hahaha..masa bel sekolahnylagi ring ding dong..hahaha
    Daebak author..daebak..!!!!
    Hahhaha…kereeeeeeeen

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s