Dojang In Love [1.2]

DOJANG IN LOVE

Author : @haninoonaminho

cast : han hyeki, choi minho dan kim jonghyun

support cast: lee taemin , han hajin, keybi youngni, Siwon super junior

length : two shoot

genre : friendship, romantic

rating : general, P-15

A.N; annyeonghaseyo ^^ ini FF twoshoot pertama yg aku buat,, cerita ini murni hasil ide ku dan pengalaman serta impian ku ^^. Jadi maaf maaf yah kalau ada bahasa yang kurang sreg atau gg enak mohon di maklumi karna aku masih junior hhe sebenernya aku gak mahir dalam membuat FF tapi di otak ku sudah terlalu banyak ide ide yang harus ku tuangkan.

jangan lupa coment yah ^^ kritik dan saran nya di tunggu lho jangan jadi silent reader juga yah 😀 chek this out>>>>

summary: aku *tunjuk tangan di depan muka* namaku  han hyeki  saat ini aku bersekolah di universitas soul university semester 5  jurusan sastra.  Aku ini seorang taekwondoin sabuk hijau strip, tidak mudah juga untuk naik ke tingkat itu, aku salah satu orang yang beruntung karena 2 kali aku mendapatkan promosi (naik 2tingkat) sebenarnya aku baru mengenal yang namannya bela diri dan karena taekwondo juga kisah cinta ku di mulai di dojang (tempat berkumpul taekwondoin) , dojang yang penuh kenangan cinta bagi ku sabeum (pelatih dengan sabuk hitam)dan  kiyosha(  assisten pelatih dengan sabuk merah).

AUTHOR POV

hyeki sedang terlihat tegang di depan cermin besar ia menarik nafasnya dalam dalam “annyeonghaseo joneun hyeki imnida … bbaa. ..bangap …. Seum..nida, aish apa yang harus kukatakan nanti” hyeki mengacak acak rambutnya

“aku gak yakin sama lingkungan dojang yang baru” sudah 15 menit hyeki di dalam kamar mandi ia terus berbicara sendiri di depan cermin.

“hyeki-ya lama sekali kau di dalam toilet cepat keluar sudah berapa lama kau di dalam” sedari tadi youngni terus mengetuk ngetuk pintu toilet.

raut wajah hyeki berubah seketika dan mengambil nafas “Ne aku keluar”

HYEKI POV

aku sudah siap dengan dobok ku warna putih dan sabuk hijau strip ku yang sudah ku kencangkan. Ini hari pertama aku mulai lagi di unit STKD sebelumnya aku pernah menjadi anggota taekwondo di unit  ITKD  ada sesuatu hal yang membuatku mengundurkan diri.

FLASH BACK

jonghyun oppa? Aku sangat terkejut saat melihat jonghyun oppa menjadi kiyosha di unit ITKD yang dulunya kami pernah sangat dekat sampai kami kehilangan kontak dan akhirnya kami di pertemukan lagi. apa ini yang di namakan jodoh? Di pertemukan di pisah kan dan di pertemukan lagi sebagai kiyosha ku.

Tapi dari hari pertama aku di unit ITKD sampai aku mengambil keputusan untuk mengundurkan diri jonghyun oppa selalu membuang muka ketika melihat ku bertemu dengan ku. Jujur aku bingung apa yang terjadi dari hal pertama aku kehilangan kontak dengan jonghyun oppa dan sekarang jonghyun oppa menjauhi ku seperti menganggap kalau aku tidak ada dan tidak pernah kenal dengannya selama aku di unit ITKD jonghyun oppa belum pernah memanggil namaku.

dan mungkin ini alasan seorang pengecut yang keluar karna CINTA. Teman teman taekwondoin di sana sangat baik dan sangat dekat dengan ku tapi aku tidak melihat mereka aku hanya memikirkan jonghyun oppa, mungkin 1-2 bulan aku bisa menahan rasa ini tapi jika harus untuk seterusnya aku tidak bisa. alasan ku semakin di perkuat ketika aku melihat jonghyun oppa sudah mempunyai yeoja chinggu.

FLASHBACK END

“chariat junbi, kali ini kita mendapatkan anggota baru hyeki-ssi silahkan” mata sabeum itu mengarah kepada ku memberikan signal bahwa ini lah saatnya aku memperkenalkan diriku.

“annyeonghaseo joneun han hyeki imnida bangapseumnida” fiuh dalam hati ku lega akhirnya aku lancar mengatakan kata- kata itu.

“ne hyeki-ssi perkenalkan naneun choi minho imnida disini aku sebagai sabeum mu” sabeum membungkukkan badan nya sebagai tanda hormat aku membalas hormatnya.

~~~~~
“hyeki-ssi ini lah dojang kami , dan ini kunci loker mu” mataku menelusuri seluruh pelosok dojang ini, sabeum memberikan kunci loker nomor 10?.

“ne sabeum khamsahamnida” setelah sabeum meninggalkan aku dengan kunci loker yang telah ia berikan mataku terpaku dengan angka angka yang berderet di loker.
“10,10,10 nah ini lokerku”  ‘angka 10? Mungkin ini angka keberuntungan ku di dojang ini kwkwkw’ kumasukan kunci loker membukanya brukk setumpukan kertas dan debu  melayang layang di depan mata ini salam perkenalan yang sangat baik untuk ku.

semuanya udah berkumpul di tengah lapang yang dingin dan sejuk “chariat , junbi latihan hari ini kita mulai saja,  masing masing orang memegang 2 buah target yah dan cari pasangan stelah itu membuat barisan dan saling berhadapan”.

Ketika semua orang sudah mendapatkan pasangannya terkecuali aku aku hanya diam sendirian tak punya pasangan.

“hyeki-ssi kau tidak punya pasangan?” aku menjawab nya dengan menganggukkan kepala.

“gureom kau berpasangan dengan sabeum saja” mata ku terbelalak ketika sabeum mengatakan hal itu ku kira aku akan di diamkan saja karna tidak punya pasangan.

“semuanya perhatikan yah “ dengan suaranya yang lantang dan keras semua mata tertuju pada ku dan sabeum.

“tendangannya up chagi, Eolgol chagi nopi chagi dan dolio arraseo” kata sabeum berbisik aku menganggukan kepalaku sebagai jawaban mengerti . sabeum memberikan target itu tandanya aku sudah bisa memulai dengan menendang . awalnya terlihat mudah dan pelan tapi lama kelamaan temponya semakin cepat. Aku berhenti karna sudah lelah nafasku sudah tidak teratur.

“arraseo latihan kali ini selesai sampai disini sekarang cooling down”.

cooling down pun selesai ketika aku hendak mengganti pakaian ada yang menepuk pundak ku “sabeum” terkejut aku ketika melihat sabeum di belakang ku.

“gerakan mu tadi bagus tangkas cepat dan benar bagaimana kalau kamu yang mewakili unit ini untuk latihan gabungan?” aku terketjut mendengar pengakuan dan permintaan sabeum secara aku masih baru 1 hari disini aku sudah di minta untuk itu

“aniy aniyo sabeum aku ini masih junior berikan saja kesempatan ini ke yang lain” sabeum choi minho semakin mendekat dan memegang sabuk ku

“apa kau bilang junior? Ini sabuk mu sudah hijau strip, tidak usah mengelak sudah ikut saja kau tidak usah khawatir aku akan menemanimu disana”

aku tidak punya alas an apa apa lagi terpaksa aku menerimanya “Ne sabeum”

*****

Dobok sudah di dalam tas sekarang aku menggunakan baju yang semula aku kenakan. Mungkin karna sudah lama aku tidak latihan rasanya badan ku ini pegal pegal sekali kaki ku seperti di tarik tarik arrgghhhh sangat menyakitkan.Beruntungnya tempat tadi aku latihan tidak jauh dari rumah kost jadi aku tidak perlu jalan berlama lama.

“Hyeki-ya” baru saja aku memasuki rumah kost suara youngni langsung terdengar keras dari sudut kamar.youngni ini teman 1 kost ku ia satu universitas juga dengan ku tapi aku dengan youngni berbeda jurusan aku juusan sastra dan youngni seni dan budaya. Youngni ini sudah seperti eonni ku sendiri karna aku tinggal sendiri dan setiap hari aku bertemu , berbagi cerita kepadanya hampir semua kegiatan kami lakukan bersama .

“hyeki-ah bagaimana lattihan mu hari ini” aku melempar tas ke arah kursi dan merebahkan badan ku yang sangat pegal di kasur yang sangat nyaman.

“hmm ne menyenangkan”jawab ku dingin

“memangnya tidak ada yang special?” mata youngni yang hanya melihat TV

“owh iyah ada” seketika aku ingat dengan 1 hal

“mwo? Apa itu? Ceritakan ceritakan” dengan wajah kepo dan antusiasnya youngni langsung membelakangi TV dan kini ia melihat mataku dalam dalam.

“begini tadi itu aku berpasangan dengan sabeum aku mendang target sesuai yang di perintahkan sabeum, mungkin ia melihatku mempunyai bakat lalu ia memintaku menjadi perwakilan unit ini untuk latihan gabungan”

seketika reaksi youngni yang senang muncul “mwo? Bagus dong kalo kayak gituh chukkae yah baru saja 1 hari kau sudah  mendapat pujian” tangan youngni yang mengacak ngacak poni ku.  “sepertinya kau lelah hyeki-ah sudah lah istirahat sana”

******

~drtt drtt drtt drtt drtt ~
itu suara handphone ku yang bergetar. ‘hah youngni ada apa yah dia memanggil’
“yeoboseyo”

“hyeki-ah kau sedang ada jam kuliah?”

“hmm aniyy baru saja selesai, wae youngni-a?

“temani aku di café biasa aku tunggu yah jangan lama”

tutt.. tutt.. tutt.. yah belum juga aku jawab mau atau tidak telefonnya sudah di tutup,, hmm tapi ada apa yah biasanya dia gg seperti ini mungkin ada sesuatu yang terjadi aku harus cepat. semua buku yang berserakan di meja ku masukan kedalam tas walau tas ini sangat berat aku berlari ke café.

“youngni-ah ada apa?” nafasku tidak teratur

“sudah duduk lah dulu, aku hanya meminta mu untuk menemani ku disini tenang saja tidak ada yang terjadi” senyumannya yang meyakinkan bahwa ia tidak apa apa.

Akutarik kursi di serbrangnya. “ini untukmu hyeki minumlah seperti nya kau lelah berlari kesini”

tanpa basa basi aku langsung meneguk air di dalam gelas itu “ah ne aku berlari kesini” punggung tangan menyeka air yang jatuh sisa dari tadi air minum.

“hyeki-ah coba lihat namja di dekat pintu keluar itu” mata ku menjelajahi ke seluruh pelosok café

“mana mana? Owh yg itu..wae?”

“sepertinya ku pernah melihatnya tapi dimana yah aku lupa” sambil mengingat ngingat.

“ah ye itu taemin dia teman satu kelasku, wae? Kau menyukainya?”

“aniy aniyo aku tidak suka dengannya bukan yang itu tapi namja yang berkaos biru itu” youngni kelihatan menentang keras kalau ia suka taemin.

“ah yang mana memangnya ada namja selain ….”
“hyeki-ya liat kesana” seru youngni sambil menunjuk kea rah yang di maksud
“mwo?” aku mengikuti apa kata youngni ketika aku melihat ke arah meja itu, taemin senyum pada ku dan kelihatannya ia memanggil pelayan dan membisikannya sesuatu tak lama kemudian pelayan itu menghampiri meja kami.

“Agassi, ini dari meja nomor 10” aku bingung melihat segelas milkshake yang di berikan pelayang itu

“liat hyeki-ah dia memanggil mu lagi” ketika aku menoleh kearah meja itu taemin mengajak bersulang.

“hyeki-ah kau dekat dengannya?”

“hah? Maksudnya taemin?Ah aniy aku hanya mengenalnya saja” risih lama lama disini “youngni kaja” aku menarik tangan youngni dan pergi keluar dengan meninggalkan gelas milkshake yang tidak aku minum setegukpun.

****
MINHO POV

jam kulit di tanganku menunjukan kalau hyeki sudah hampir terlambat “aigoo dimana anak itu tidak biasanya ia terlambat” dari kejauhan aku melihat hyeki terburu buru

“sabeum mianhae aku terlambat tadi a..”

“sudahlah ayo masuk jangan sampai kita terlambat” aku tidak mau mendengar alasan apapun pada dasarnya semua alasan itu sama dan itu hanya untuk menutupi kesalahan dan kebohongan.

“sabeum minho” sepertinya ada yang memanggil dan suaranya tidak asing lagi

“eh sabeum siwon annyeonghaseo” sebagai tanda hormat aku membungkukkan badan

“kau kesini dengan siapa sabeum minho? Mana anak didik mu?”

“owh ne tunggu sebentar” mataku mencari dimana keberadaan hyeki ternyata ia sedang asyik mengobrol dengan taekwondoin sebayanya.

“hyeki-ssi kemari” seruku

“ne sabeum,  ah annyeonghaseyo sabeum” senyum hyeki terpancar setelah bertemu siwon

“ne annyeonghaseo hyeki-ssi” mata ku terbelalak

“kalian sudah saling kenal??” “owh ne tentunya dulu hyeki ini anak didik ku juga tapi dia tiba tiba keluar” ketika aku memperhatikan raut wajahnya hyeki sepertinya mempunyai rahasia

“sabeum aku izin ke sanah yah “ tiba tiba hyeki gelisah dan pergi.

“sabeum minho jangan sia sia kan hyeki-ssi dia sangat berbakat” siwon menepuk  pundak ku.

‘hyeki akrab sekali dengan taekwondoin disini mungkin teman lamanya’

“hyeki  mari ku antar kau pulang” ajak ku kepada hyeki

“ne sabeum” hyeki menerima ajakan ku. Belum juga sampai ke parkiran ada suara yang asing bagiku.

“hyeki-ya” mata kami tertuju pada seseorang yang memanggil hyeki.

“jonghyun oppa” mata hyeki terbelalak dengan reaksi kaget.

“hyeki-ya ayo pulang bersama ku” tangan namja itu menarik tangan hyeki.

“aniy oppa aku mau pulang bersama sabeum saja” tangan hyeki menepis ajakan tangan namja itu.

“arraseo” namja itu langsung pergi ketika hyeki menolak ajakannya.

di tengah perjalanan tiba tiba hujan besar “hyeki-ssi bagaimana kalau kita berteduh di taman dulu”

“ne sabeum”

“hyeki kau mau menunggu sebentar? Aku mau beli coklat panas, kamu juga mau?” hyeki hanya menjawab dengan anggukan kepalanya. Sejak awal aku meninggalkannya sampai aku duduk di sebelahnya lagi ia masih diam dengan lamunannnya. ia menjadi pendiam dan terus melamun setelah bertemu dengan 2 namja tadi.

“hyeki-ssi ini coklat panasnya”

HYEKI POV

“sabeum mianhae aku terlambat tadi a..” belum selesai aku menjelaskan apa yang terjadi sabeum minho sudah menyeka perkataan ku

“sudahlah ayo masuk jangan sampai kita terlambat”

‘aigoo firasat buruk ku kembali membayangi’ “hyeki-ah” seseorang dari belakang menepuk pundak ku

“nara-ya aigoo bogoshipo” reflek sangat senang aku memeluk nara yang sudah lama aku tidak bertemu nara memeluk ku balik.

“hyeki-ya kau bersama siapa kesini? Aku kira kamu sudah tidak taekwondo lagi ternyata kamu pindah unit yah”

“ne itu aku kesini sama sabeum ku ” nara memperhatikan kedua sabeum itu

“aigoo tampan sekali dia semoga kamu betah yah kali ini” “hhe ne “jawab ku dengan senyum cengengesan

“hyeki-ssi kemari” seru sabeum

“nara-a mianhae aku di panggil sabeum”

“ne sabeum, ah annyeonghaseyo” reflek aku tersenyum dan memberi hormat kepada sabeum siwon

“ne annyeonghaseo hyeki-ssi”  sapa balik sabeum siwon

“kalian sudah saling kenal??”Tanya heran sabeum minho

“owh ne tentunya dulu hyeki ini anak didik ku juga tapi dia tiba tiba keluar”

“sabeum aku izin ke sanah yah “ aigoo kok aku bisa yah ketemu sama sabeum siwon jangan sampai aku ketemu oppa ah aniy aku tidak akan mengingatnya.

*******

“hyeki  mari ku antar kau pulang” ajak sabeum padaku

“ne sabeum” Belum juga sampai ke parkiran ada suara yang tidak asing memanggilku .

“hyeki-ya” aku menoleh pada seseorang yang memanggil ku . “jonghyun oppa” mata ku terbelalak dengan reaksi kaget. “hyeki-ah ayo pulang bersama ku” tangan oppa menarik tanganku . “aniy oppa aku mau pulang bersama sabeum saja” tangan ku menepis ajakan tangan  oppa.

“arraseo” jjong oppa langsung pergi saat  aku menolak ajakannya.

di tengah perjalanan tiba tiba hujan besar “hyeki-ssi bagaimana kalau kita berteduh di taman dulu” sabeum minho memberhentikan motornya

“ne sabeum” sabeum menarik tangan ku karna hujan semakin deras sabeum mengajak ku ke sebuah kursi

“kau duduk dulu disini yah aku mau beli coklat panas kamu mau juga?” saat dingin seperti ini lumayan juga minum coklat panas “ne sabeum” di kursi ini di taman ini semua ingatan itu kembali kefikiranku.

FLASHBACK
“hyeki-ya” seru seseorang yang tiba tiba muncul di depan ku

“jonghyun oppa” sahut ku

“hyeki-ya sedang apa disini?”

“hmm aku hanya sedang berjalan jalan saja, bagaimana kabar jonghyun oppa?”

“baik bagaimana denganmu hyeki?”

“baik juga oppa”

“hyeki-ah boleh aku meminjam ponsel mu?”

“owh ne oppa” aku memberikan ponsel ku kepada oppa, dan tidak lama ponsel ku di kembalikan.

“oppa pergi dulu yah annyeong” oppa melambaikan tangannya dan sampai keluar taman pun ia masih melihat ku yang terpaku di kursi taman sejak tadi di tinggal oppa.

sangat cepat pertemuan kami disini tapi sangat berkesan bagi ku. Ketika aku melihat apa yang oppa lakukan dengan ponsel ku ternyata ia miscall nomornya. Apa arti dari semua ini? Apa mungkin kita akan bertemu lagi?

sejak saat itu hubungan kami tidak putus jonghyun oppa selalu menghubungiku dan mengirimku pesan terkadang jonghyun oppa mengajak ku jalan jalan. 1 bulan kemudian jonghyun oppa tidak pernah mengajak ku jalan jalan jangan kan itu  menghubungi pun tidak pernah nomornya pun sudah tidak aktif lagi.
FLASHBACK END

“hyeki-ssi ini coklat panasnya” sabeum minho memberikan coklat panasnya sebtulnya coklat ini sudah menjadi hangat.

“ne khamsahamnida sabeum” tidak lama setelah coklat panas ini habis hujan pun reda.

“hyeki hujannya sudah reda ayo aku antarkan kamu pulang” tangan sabeum menarik tangannku dan aku hanya mengikuti langkahnya saja.

****
“hyeki-ah wae wajah mu kusut sekali” ku jatuhkan badanku di sofa

“ternyata firasatku benar youngni”

wajah kepo youngni muncul “maksudnya?”

aku menghela nafas sejenak  “pertama aku bertemu dengan nara kedua aku bertemu dengan sabeum siwon dan ketika aku bertemu dengan jonghyun oppa”

mata youngni terbelalak mendengar hal ini “mwo? Jinja?Lalu apa jonghyun oppa mengenali mu?”

“tentu awalnya ia mengajak ku pulang bersama tapi aku menolaknya aku lebih memilih pulang bersama sabeum minho”

“ya tuhan sebegitu mudahnya kah dia melupakan mu dan muncul tiba tiba,, sepertinya kau sangat lelah istirahat lah dulu hyeki-ah mau ku ambilkan sesuatu?”

aku menggelengkan kepalaku “ah aniy aku mau langsung tidur ajah, annyeonghijumuseyo” youngni mematikan lampu kamar dan pergi keluar menutup pintu kamar ku

“ne nado”

*******
hari ini tidak seperti biasa hanya ada 1 mata kuliah pagi pula.Jadi hari ini aku bisa pulang pagi.

“hyeki-ssi” suara yang tidak asing lagi itu pasti taemin “ne taemin-ssi ada apa?”

“hari ini aku mau jalan jalan kamu ikut yah “ mataku terbelalak ketika taemin mengajak ku taemin ini terbilang tidak dekat dengan ku kita hanya saling kenal karna satu kelas saja

“hyeki-ssi gwaencana? “ taemin melambaikan tanganya di depan wajahku

“ah hmm…”

“ayolah kau ikut saja kau jangan khawatir aku akan mengajak kedua temanku”

“hmm ne aku ikut taemin”

“nah gituh donk aku tunggu di sini yah, annyeong” taemin terburu buru keluar yang hanya ia tinggalkan hanyalah sepercik kertas yang bertuliskan sebuah alamat.

~~~~~~~~
“taemin-ssi dimana yah” mata ku menjelajahi seluruh taman ini ketika aku sedang berjalan mencari taemin. Mata sabeum minho tertuju mataku aku terpaksa menghampirinya dan menyapanya “annyeonghaseo sabeum”

“ne annyeong” sapa balik sabeum minho

“bisakah kau tidak memanggilku sabeum ketika kita tak menggunakan dobok?” bisik sabeum minho

“ah ne ..” sabeum minho menyela

“panggil saja aku minho”

“ah ne minho ssi”

“owh iya sedang apa kamu disini hyeki?”

“aku sedang menunggu temanku” tak lama kemudian ponsel ku bergetar ‘ah taemin akhirnya’

“yeoboseyo, taemin ssi kau dimana sudah ½ jam lebih aku menunggu mu”

“ah mianhae hyeki ssi yeojachinggu ku sedang marah jadi aku susah untuk membujuknya, aku akan menghubungi teman ku untuk menemanimu arra, annyeong”

tutt..tutt..tutt..tutt ‘aish ini anak dia yang mengajak dia juga yang tidak datang bagaimana ini masa aku harus pulang’

“yeoboseyo,, ah ne,, ye,, dia sudah dengan ku wae… mwo?? Arraseo ishh kau ini” setelah menutup panggilannya minho langsung menatap ku

“teman mu tidak akan datang kan?”

kepalaku terangkat “ah ne dia ada masalah”

“owh ne begitu juga dengan ku bagaimana kalau kamu temani aku? Mau kan” aku merasa tidak enak kalau aku menolak permintaanya “ah ne aku mau”.

Gimana gimana ceritanya?? Semoga seru hhe 😀 maaf kalau ada salah pengetikan atau pemilihan bahasa.. jangan lupa coment yah ^^ kritik dan saran akan sangat membantu dalam perkembangan FF ku ini 😀

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

 

 

 

5 thoughts on “Dojang In Love [1.2]”

  1. Idenya keren deh. Sukaa, haha

    Banyak yang istilahnya aku ga ngerti sih, tapi aku nebak-nebak aja dari kalimat-kalimat sesudahnya. Hehehe~

    Nice ^^

  2. wew,,keren ni,,baru kmren lthan taekwondo and blajar ampe elgol chagi,,eh skrg nemu epep tntg taekwondo..
    jgn lama2 d post yg part end nya ya,,thor..

  3. waa keren! cuma ada beberapa bahasa yg disingkat ya utu misalkan aniyo jadi aniyy, terus ngga jadi gg. ehehe lucu deh bacanya kayak baca sms. bagus bagus!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s