My Love My Kiss

Tittle : My Love My Kiss

Author : Mrs. Lee (@Kiwi080197)

Main Cast : Kim Jonghyun, Park Minchan (OC)

Genre : Romance, Marriage Life, Fluff

Rating : PG 16

Length : Ficlet

Credit poster : altrisesilver@altrisesilver.wordpress.com

Happy Reading~~

***

Jonghyun pov

Krekk..

Kubuka pintu rumah ku dengan malas, haah.. Kegiatan ku dengan member SHINee di jepang akhir-akhir ini sungguh menguras tenagaku. Bahkan Kaki ku saja rasa nya sudah tidak mampu untuk berjalan lagi.

Semua member SHINee hari ini pulang ke dorm, hanya aku saja yang pulang ke rumah. Karena apalagi alasan nya selain aku ingin bertemu dengan istriku yang sudah 1 minggu ini tidak bertemu denganku. Minchan.

Meskipun aku sangat lelah, tapi rasa rindu ku pada nya benar-benar mengalahkan rasa lelah ku itu. Aku semakin berjalan masuk ke dalam rumah dan menyalakan lampu-lampu ruangan yang mungkin sebelum nya istriku matikan.

“yeobo, aku pulang.”sahut ku. Namun tak ada jawaban dari nya, apa ia sudah tdur? Kulirik jam tanganku, masih pukul 9 malam. Ini 1 jam lebih pagi dari nya untuk tidur, biasa nya ia akan tidur jika sudah pukul 10 malam.

Aku memutuskan untuk berjalan menuju ruang tv setelah mendengar suara-suara sedikit gaduh dari arah sana. Ah~ mungkin kah ia sedang menonton tv?

Dan bingo! Aku menemukan istriku sedang fokus pada layar di hadapan nya, bahkan sampai tidak menyadari jika aku sudah berada di sampingnya sekarang.

“yeobo.. Aku pulang.” dia sontak menoleh padaku.

“oppa! Ternyata kau sudah pulang?!”ujarnya riang lalu kembali menoleh ke arah tv. Eh? Apa-apaan ini.. kenapa respon nya begitu sekali? Biasa nya ia akan langsung menghambur ke pelukan ku, dan memeluk ku sangat erat ketika aku pulang kerja. Tapi kenapa hari ini tidak?

Aku pun memutuskan untuk duduk di samping istriku ini dan memeluk nya dari samping. Menaruh kepala ku di pundak nya hingga aku dapat melihat wajah cantik nya itu dari jarak yang sangat dekat.

“aku lelah yeobo..”rengek ku padanya. Tangan nya kemudian terulur dan menepuk-menepuk pipi ku pelan.

“kasihan sekali.. Sebaiknya kau istirahat sekarang. Atau kau mau makan? Aku sudah memasak untuk mu.”ujar nya dan sama sekali tidak menoleh padaku. Masih terfokus pada benda mati berbentuk kotak itu. Aku mendecak kesal, sebenarnya apa yang sedang ia lihat disana?! Aku pun menoleh kan kepalaku arah tv.

Breaking dawn? Ah, Jadi film vampire itu yang berhasil membuat istriku sangat fokus pada nya hingga mengacuhkan ku? Aish~ benar-benar!

Aku kembali menolehkan kepalaku pada Minchan, lalu mengecup pipi nya mesra. Berharap yeoja itu akan menoleh padaku sekarang. Tapi ternyata tidak! Ia tetap saja fokus pada film itu.

“aku lapar…”bisik ku pada Minchan.

“semua nya sudah aku siapkan di meja makan, jadi kau tinggal makan saja oppa.”jawab nya enteng dan tanpa beban.

“tapi aku ingin di suapi olehmu.”

“mwo?” kini ia menoleh padaku. Langsung ku kecup bibir nya singkat dan mengangguk pelan.

“ahh.. kau makan sendiri saja lah oppa. Aku sedang menonton tv.”ujar nya acuh lalu kembali menatap tv. Aku membulatkan kedua mataku. Baru kali ini Minchan bersikap seperti itu padaku.

“yeobo, ayolah..” aku marajuk seraya mengelus-mengelus perut ramping nya pelan. Bermaksud untuk menggoda nya.

“yak oppa! Lepaskan tangan mu.”pekik Minchan dan menghempaskan tangan ku dengan kasar dari perut nya. Aku mendengus.

“ish yeobo-ah! ada apa dengan mu?”tanya ku sambil menatapnya sebal. Tapi yang ditatap masih saja asik menonton tv dan tak menjawab pertanyaan ku.

“yeobo-ah!”

“eh ne,ne? Ada apa oppa?” tanya nya polos. Aigo~ jadi ia sama sekali tidak mendengar pertanyaan ku brusan? Keterlaluan sekali! Aku menahan nafas geram.

“harus nya aku yang bertanya, ada apa dengan mu?!” ujar ku sedikit meninggikan nada suara ku. Kulihat dia menatapku heran.

“apa maksudmu?”

“hah! Apa kau tidak sadar Minchan? Sejak aku pulang kau mengacuhkan ku. Dan selalu fokus pada film itu!” ujar ku sedikit membentaknya sambil menunjuk ke arah tv.

“kau ini kenapa oppa? Kau Lapar? Sudah ku bilang, aku sudah memasak untuk mu. Jadi kau tinggal makan saja.”ucap nya dengan wajah tak berdosa. Aku mengacak-mengacak rambut frustasi. Ia masih tetap tak mengerti?!

“bukan itu maksud ku! Tapi.. aish~ bisa kah kau mengalihkan perhatian mu dulu dari film itu pada ku? Jika kau mau, Aku bisa membelikan dvd nya untuk mu. Aku suami mu yang baru saja pulang berkerja minchan-ah. Harus nya kau menyabutku atau melayaniku. Aku lelah! tapi kenapa kau malah mengacuhkan ku?!” aku smakin membentak nya. ahh~ Kurasa aku sudah lepas kendali sekarang. Well, aku tak peduli. aku benar-benar sudah kesal dengan sikap nya yang seperti itu padaku.

“tapi oppa, film ini sangat seru. Lagi pula jarang sekali film dari luar di tayangkan di stasiun tv kita kan? Tunggu lah sebentar lagi..” ucap nya sambil sesekali melirik film itu ragu saat sedang berbicara dengan ku. Terlihat sekali jika ia memang tidak mau ada 1 scane pun yang terlewat oleh mata nya. Aku meremas jari-jari ku geram. Kesal, kecewa, marah, Semua itu berhasil membuat tubuhku yang sedang lelah ini seakan tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

Jika aku tahu akan seperti ini.. demi tuhan! Aku akan lebih memilih untuk pulang ke dorm dan mengabaikan rasa rindu ku ini pada diri nya yang jelas-jelas tidak merindukan ku juga!

“oh, arasseo.. terserahmu. Asal kau tahu, Kau sudah membuatku kesal Minchan-ah!”ucapku ketus lalu menyambar barang-barang bawaan ku dengan kasar dan pergi menuju kamar.

“oppa..” kudengar ia memanggilku dengan suara yang sangat pelan. Namun aku mengabaikan nya dan terus berjalan. Sudut mataku melirik Minchan sebelum menutup pintu kamar, kini ia duduk di sofa sambil menundukan kepalanya.

Aish~ bahkan ia tak mengejarku??!! Oh Baiklah.. Aku benar-benar marah pada mu Park Minchan!

BRAAKK!

Minchan pov

BRAAKK!

Aku tersentak saat Jonghyun oppa menutup pintu kamar kami dengan keras. Bahkan terdengar seperti membanting nya. Aku mendongkak, menatap pintu yang sudah tertutup rapat itu. Sebenarnya ada apa dengan Jonghyun oppa? Kenapa ia marah pada ku hanya karena hal kecil seperti itu? Tidak seperti biasa nya ia bersikap sensitif.

Dan apa aku salah jika terlalu fokus menonton film ini? Siapa pun pasti akan dibuat fokus jika sudah menonton nya. Film nya sangat menarik dan juga seru.

Lagi pula aku sering merasa bosan dan kesesepian saat ia sedang tidak ada dirumah. Apalagi akhir-akhir ini ia sangat sibuk dengan pekerjaan nya sebagai artis terkenal, hingga jarang sekali pulang ke rumah dan meninggalkan ku sendiri.

Jadi aku mengobati semua itu dengan menonton film. Entah dari dvd yang kupunya atau pun dari salah satu stasiun tv yang menayangkan nya. Dan seperti nya kebiasaan ku ini sekarang sudah menjadi sebuah hobi.

Hingga aku merasa tidak mau di ganggu saat sedang menonton film atau bahkan akan mengacuhkan orang yang menggangguku itu. Yah, mungkin seperti apa yang baru saja aku lakukan pada Jonghyun oppa.

Tapi sungguh! Aku tidak bermaksud memperlakukan nya seperti itu. aku menyesal dan merasa bersalah.. Tidak seharusnya juga aku mengacuhkan Jonghyun oppa. Ia pasti sangat lelah setelah berkerja. Tapi aku malah memperlakukan nya sangat buruk. Istri macam apa aku ini?! Haah.. kurasa ia memang berhak untuk marah padaku.

Aku kembali melirik film yang sebelumnya berhasil mengalihkan diriku sampai mengacuhkan suamiku sendiri itu. Ah~ bahkan film itu rasa nya sudah tak menarik lagi untuk di tonton karena pikiran ku saat ini sudah di penuhi oleh Jonghyun oppa.

Aku langsung menyambar remote tv dan menekan tombol off, tv itu pun mati. Dengan cepat aku berlari ke arah dapur, berniat membawakan masakan ku ke kamar untuk Jonghyun oppa. Kuhangat kan dulu masakan-masakan ku itu lalu kutaruh di atas nampan. Setelah semua nya siap, aku pergi ke kamar untuk membrikan nya pada Jonghyun oppa. Dan tentunya, aku juga ingin meminta maaf pada nya.

Ceklek~

kubuka pintu kamar kami perlahan.. Aku melihat tubuh Jonghyun oppa yang seluruh nya di tutupi oleh selimut, Sepertinya ia tidur dengan posisi membelakangiku. Pelan-pelan aku berjalan kearahnya.. Kutaruh nampan yang berisikan masakan-masakan ku itu di meja kecil disamping ranjang kami lalu ikut naik ke atas ranjang. Aku pun memeluknya dalam posisi duduk, menumpu tubuhku dengan kedua lututku.

“oppa.. Mianhae..”bisik ku yang kurasa tepat di atas telinganya. Ia tak brgeming. Kunaikan tanganku hendak membuka selimut yang mentupi tubuh nya. Namun Jonghyun oppa dengan cepat menahan selimut itu agar tidak terbuka. Aku mengerucutkan bibirku kesal. Ishh~ kelakuan nya seperti anak kecil berumur 5 tahun yang marah karena tidak di beri permen!

Aku menghela nafas. Kulirik tubuh nya yang tertutup selimut itu dari atas hingga bawah. Hanya pergelangan kaki nya saja yang tidak tertutup. Dan eh? Ia belum membuka kaos kaki nya? Aku pun turun dari ranjang dan berjongkok di depan kaki Jonghyun oppa.

Dengan perlahan aku membuka kaos kaki itu dan menaruh nya di tempat yang di sediakan untuk pakaian kotor di kamar kami. Aku kembali naik ke atas ranjang.. Ikut tidur di samping Jonghyun oppa dan memeluknya erat.

“oppa, mianhae.. Kumohon maafkan aku.”

“…..”

“aku benar-benar menyesal sudah mengacuhkan mu seperti itu.”

“…..”

“oppa, berbalik lah padaku! Aku minta maaf.”

“…..”

Tak kunjung mendapat jawaban darinya.. Aku memutuskan untuk merubah posisi ku kembali menjadi duduk. Ketika kurasa ia sedang lengah, Segera ku tarik selimut itu hingga akhir nya terbuka. Kini bisa kulihat wajah Jonghyun oppa yang masih tidak mau menatapku. Ku pegang bahu jonghyun oppa dan membalikan nya sekuat tenaga sampai akhirnya ia berbalik dan menatapku sekarang.

“yak! Apa yang kau lakukan?!” bentak Jonghyun oppa padaku. Aku menunduk dan langsung mencium bibirnya. Ku lihat ia tersentak kaget atas perlakuanku. Menurutku Ini adalah satu-satu nya lagi cara agar Jonghyun oppa bisa memaafkan ku. Hmm, semoga saja.

Kupejamkan mata ku dan mulai melumat bibirnya dengan lembut. Ia diam, tak menolak ataupun menerima ciuman ku. Tapi Aku tak peduli dan terus menciumi bibir nya. Ck~ tak lama kemudian aku melepaskan ciumanku pada bibir Jonghyun oppa dan menatap mata nya yang juga sedang menatapku.

“aku minta maaf.. Aku berjanji tidak akan memperlakukan mu seperti itu lagi.”ucapku penuh sesal. Namun ia tak menjawab dan masih menatapku.

“oppa-ya! Jawablah aku..” aku memegang kedua bahunya.

“….”

“ah aku menyerah, terserahmu saja lah! Kau tahu? Cara marah mu itu benar-benar seperti anak kecil!” aku menggerutu kesal dan berniat turun dari ranjang, sebelum kurasakan sebuah tangan kekar menarik pinggang ku hingga tubuhku jatuh menindih tubuh si pemilik tangan kekar itu.

Aku mengerjap-ngerjapkan mataku kaget. Dengan cepat Jonghyun oppa mengubah posisi kami hingga kini ia yang menindih ku. Tangan nya mendekap tubuhku sangat erat. Ia membelai wajah ku lembut dan mendekat kan wajah nya ke wajahku.

Semakin dekat.. dekat.. dan..

“stop!” aku mengalihkan pandangan ku ke samping dan mendorong pundak nya sedikit menjauh.

“wae?”

“apa kau sudah memaafkanku?”tanyaku ragu. Ia menyeringai lalu mendekatkan kembali wajah nya pada wajahku.

“kau sungguh ingin di maafkan oleh ku?” Jonghyun oppa berbisik tepat di telinga ku dan itu membuat ku sedikit bergidik.

“tidak juga.”jawabku cuek. Tiba-tiba kurasakan sesuatu yang lembek dan juga basah menyapu permukaan leherku. Nafasku seakan tercekat saat mengetahui jika Jonghyun oppa mulai mengecupi leherku dengan mesra.

“nappeun! Tentu saja aku sdah memaafkan mu yeobo.. eumm..”

“ahh.. Op..Pah..”ucap ku tertahan dan berusaha melepaskan wajah Jonghyun oppa dari leher ku karena tak kuasa menahan rasa geli akibat ulahnya. Tapi ia semakin mendorong wajahnya masuk ke dalam leherku.

“aku merindukan mu.. mm.. Yeobo-ah. Tapi kau malah.. mm.. mengacuhkanku. Apa kau tidak merindukanku hhh..?” ia berkata disela-sela aktifitas nya pada leherku itu. Aku menggigit bibir bawahku.. Rasa geli ini sungguh membuat lidah ku kelu hingga tak dapat menjawab nya. Ia brhenti mengecupi leherku dan kini mendongkak, menatap ku dengan tatapan heran.

“kau tak merindukan huh?”

Pletak!

Kujitak kepalanya itu geram membuatnya sedikit meringis.

“apa yang kau lakukan hah? Itu sangat geli! Aku bahkan tidak bisa menjawab pertanyaan mu pabbo!”pekik ku. Ia hanya terkekeh.

“tapi kau merindukan ku juga kan?” Jonghyun oppa mengerling nakal padaku. Aku menatapnya sebal.

“tidak.”

“yak Park Minchan!!” ia berteriak kencang.

“keke~ ne, aku merindukan mu juga yeobo.. sangat-sangat merindukanmu.”ucap ku sedikit menahan tawa. Jonghyun oppa tersenyum lebar lalu mengecup bibirku singkat.

“saranghae yeobo~”ucap Jonghyun oppa lembut seraya menatap mataku dalam. Aku mengalungkan kedua tangan ku di lehernya dan tersnyum semanis mungkin.

“nado oppa..” tak butuh waktu lama, Jonghyun oppa segera mencium bibirku. Melumat nya dengan perlahan dan sangat hati-hati. Aku pun membalas ciuman Jonghyun oppa itu lalu kami pun saling melumat.

Ciuman kali ini terasa begitu berbeda, lembut dan penuh kasih sayang, sama sekali tidak ada sebuah nafsu di dalam nya. Kami berdua pun semakin hanyut dalam ciuman ini. Namun..

kruyukk~ kruyyukk~

Tiba-tiba terdengar suara aneh di bawah sana dan juga membuat perutku sedikit bergetar. Sontak aku langsung menghentikan ciuman kami. Kulihat jonghyun oppa yang tersenyum malu-malu padaku.

“hehe~ aku lapar yeobo..”

FIN

HUUAAAA!!!~ satu kata buat ff ini ..ANCUR! huhu maklum, bikin nya aja cuman 1 jam. Jadi mian juga kalo ada typo 😦 tapi buat yang udah buka sama baca ff nista ini tolong RCL ya.. gomawoyo ^^

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

22 thoughts on “My Love My Kiss”

  1. hwehehe..
    Aku baca sambil ktawa2 sendiri..
    Jjong, ish.. Dicium dulu baru mw maafin..
    Suka sama ff-nya..
    Trus berkarya..

  2. Jonghyun oppa manja banget sama istrinya
    OMO…! Tutup mata (pas adegan kissingnya)
    FFnya enggak ancur kok bagus banget malah…!!

  3. Ih WOW! Jonghyun genit amat ma istrinya. Dicium baru mau minta maaf. Dasar Jonghyun yadong. Haha.
    Gak ancur kok, keren loh hanya 1 jam bisa buat FF gokil begini. Keren, keren. 🙂

  4. ceritanya manis..
    heheee .. *emang permen 😛

    jjong kekanak2kan yah ..
    di cuekin aja ambekan ..
    tp pas giliran Minchan x minta maaf
    malah di kiss-kiss .. ❤
    mweheheeee …. 😀

  5. hahaha lucu lucu..
    Lg asik2nya malah ada suara perut jjong keroncongan hahaha ngerusak suasana aja..
    Bagus ffnya ^^

  6. ck jjongie… yadong banget sih jadi orang -___-

    kalau aku jadi minchan, gak akan deh aku nganggurin jonghyun huahahaha. Film seseru apapun rela aku anggurin demi jonghyun oppa wkwkwk #ngawur

  7. Waaaahhh… itu kisseu2nya *tutup mata*. Eh, eh, kayanya rating FF ini perlu dinaikkan jadi NC 17 deh.hhe.
    waduh, lucu banget yah itu si jjong bisa2nya lagi mesra perutnya bunyi. Pelajaran yang dapat diambil adalah –> makanlah ketika lapar.ahahah. *apa deh ini -_-a*
    Nice story 🙂

  8. hahaha jjong oppa memalukan dc,, masa pas lgi mesra2x tibax cacing2 dperutnya jjong oppa ngadain demo minta makan wkwkwkwk ……

    ff daebak thor

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s