-JongKey- In The End I Love You

-JongKey- In The End I Love You

Author : Bebe @dahdini_k

Main Cast : Kim Jonghyun , Kim Kibum / Key (as Yeoja)

Support Cast : Lee Jinki / Onew, Choi Minho, Lee Taemin (as Yeoja)

Length : OneShot

Genre : Romance, Frienship

Rating : General

Summary : Seandainya kusadari lebih awal

Seandainya aku masih sendiri, aku pasti akan menerima cinta itu jika kau menawarkannya lagi.

Kenapa semua baru kusadari sekarang? Setelah kau memutuskan pergi dan menyerah?

Aku Mencintaimu… Kim Jonghyun.

A.N: ini FF debutku disini hueee.. semoga banyak yang suka!! FF ini udah pernah di post di akun FB pribadiku jadi kalia aja ada yang udah baca. Mianhae kalo ada typo(s) aku udah edit sebisaku tapi barang kali ada yang kelewatan dan ga ke edit mianhae. Aku mohon bantuannya yaa.. juga Komentar yang baca ini FF. Gomawo sangat kalo FF ini di publish ^^

Happy Reading!! \(^o^)/

Key menatap ganas yeoja yang ada disampingnya namun yeoja itu tetap menunduk sambil menggelengkan kepalanya.

“Fine! Sini biar aku saja yang berikan pada pangeran kodokmu itu!” Key merebut surat dari genggaman Taemin dan melangkah gusar kearah 2 namja yang tengah berdiri di depan salah satu counter makanan di kantin ini. Key berhenti dihadapan namja tinggi bermata belo yang mampu menghipnotis yeoja manapun hanya dengan melihat matanya.

“Minho-ssi! Ini,” Tanpa basa-basi Key langsung meberikan surat itu. Namja yang dipanggil Minho itu menatap Key bingung. “jangan salah paham! Ini bukan dariku tapi yeoja itu. Namanya Taemin. Sudah ya aku permisi dulu!” Key pun pergi dari hadapan ke dua namja tampan itu dan kembali duduk di samping Taemin yg menyambutnya dengan pukulan-pukulan ringan di lengannya.

“nyaris saja aku mengira ini darinya,” Ucap Minho pada namja berwajah mirip dinosaurus yang berdiri disampingnya. Jonghyun.

“kau mau mati hah? Awas saja kalau sampai itu terjadi!” ancam Jonghyun. Minho mebuka surat yang diberikan oleh Key dan membacanya. Minho tersenyum setelah selesai membaca surat itu dan melirik gadis yang duduk disamping Key yang kebetulan tengah meliriknya juga. Taemin salah tingkah ketika mengetahui Minho juga tengah meliriknya saat itu membuat senyum Minho makin lebar.

“hyung, mau kubantu?” tawar Minho. Jonghyun menatap sahabatnya ini dengan tatapan –apa-maksudmu?-nya. “aku bantu agar kau bisa dekat dengan Key. Kalau berhasil, kau harus membayar mahal jasaku ini,”

“ck! Apa yang kau bicarakan? Terserah kau saja! Lihat saja apa yang akan kau lakukan itu bisa berhasil? Memang apa yang kau rencanakan?” Tanya Jonghyun penasaran.

“ra-ha-si-a! akan ku beri tahu suatu saat nanti!” Minho menampilkan senyum yang lebih tepat disebut seringai di wajah tampannya.

***

“Taemin!” panggil Minho saat ia kebetulan berpapasan dengan yeoja cantik itu sepulang sekolah. Gadis itu meoleh wajahnya terlihat tegang setelah ia mengetahui siapa yang memanggilnya. Minho berjalan mendekati Taemin sambil tersenyum.

“n-ne? ada apa?” Tanya Taemin gugup.

“anhi. Kau pulang sendiri? Mana Key?” Tanya Minho.

“dia sedang diruang music. Dia bilang ada yang memanggilnya disana,” Jawab Taemin.

“jinja? Baguslah. Ayo aku antar pulang!” ajak Minho.

“NE?” Taemin setengah berteriak. Reflex ia menoleh kearah namja yang kini berjalan disampingnya dan menatapnya meminta penjelasan. Oh ayolah ini terlalu tiba-tiba! Minho tertawa ringan melihat reaksi Taemin yang menurutnya lucu sekaligus manis.

“hehehe.. aku bercanda! Kita jalan-jalan dulu sebelum kau ku antar pulang oke?” tanpa ijin dari Tamin, Minho langsung mengamin tangan kiri yeoja itu dan menariknya agar dia mengikutinya.

“mwo??”

***

Sementara itu diruang music, Jonghyun tengah sibuk mencari Kunci yang Minho tinggalkan di ruang ini. Ia sudah berulang kali menyusuri seluruh sudut ruang ini namun ia tak menemukan kunci  yang Minho maksud. Jonghyun terkaget ketika pintu ruang music itu terbuka dan menampakkan sesosok yeoja manis dengan mata kucingnya itu. Meskipun hair cut yeoja itu mirip namja, tak membuat yeoja itu kehilangan pesonanya.

“permisi, apa kau yang memanggilku?” Tanya Key pada Jonghyun. Yang ditanya malah sibuk tengok kanan-kiri memastikan kalau Key berbicara padanya. Jonghyun menunjuk wajahnya sendiri sambil menatap Key bingung. “ iya kau. Siapa lagi? Kau memanggilku?” Tanya Key lagi.

“hah? Aniyo,” Jawab Jonghyun  singkat. Ia tak tau harus berkata apa lagi pada yeoja itu. Yeoja yang ia sukai sejak beberapa bulan terakhir.

Tiing..

Ponsel Jonghyun berbunyi. 1 pesan datang dari Minho. Jonghyun segera membukanya.

From: Keroro Minho

Sudah ketemu ‘Kunci’nya hyung?? Kekekeke..

Jonghyun merutuki kebodohannya dalam hati. Sekarang ia tahu apa maksud dari ‘Kunci’ itu!

“ck! Sepertinya aku sedang di kerjai,” Ucap Key lirih namun masih dapat di dengar Jonghyun. Key berbalik hendak pergi dari ruang itu. Namun panggilan Jonghyun membuatnya mau tak mau berhenti.

“Key.. kau mau pulang?” Tanya Jonghyun.

“ne. waeyo?” Tanya Key.

“bagaimana kalau kita pulang bersama? Bukankah kita satu arah?”

“boleh. Kebetulan hari ini aku pulang sendiri Taemin sudah aku suruh pulang duluan. Kajja!” jawab Key. Jonghyun tersenyum puas mendengar jawaban itu. Ia setengah berlari agar bisa menjajari langakah Key. “ngomong-ngomong, sedang apa kau di ruang music?” Tanya Key.

“disuruh mencari sesuatu,” Jawab Jonghyun.

“oh, sudah ketemu?” Tanya Key lagi. Jonghyun tersenyum.

“sudah!” jawab Jonghyun.  Senyum terukir lebar diwajah dino tampannya.

***

Jonghyun POV

Setelah hari itu, Aku dan Key menjadi lebih dekat. Kami sering pulang bersama karna Minho yang meminta. Entah apa maksud si Kodok itu. Menurut ku ada 2 kemungkinan . Satu agar Taemin –yang selalu menempel pada Key dan tak mau meninggalkan Key sendirian- mau pergi dengannya untuk sekedar PDKT, Dua agar Aku dan Key bisa lebih dekat.  Seperti hari ini, sepulang sekolah Minho sengaja mengajakku menemui Taemin di kelasnya. Dan yaah.. dimana ada Taemin disitu ada Key lumayan lah seharian ini aku belum melihat yeoja itu.

“Taeminie~,” panggil Minho dengan nada sok manis yang mebuatku ingin muntah mendengarnya. Namja itu mendekati Taemin.

“o? Minho oppa? Ada apa?” Tanya yeoja yang terlihat polos itu. Eye smilenya yang pure mampu membuat namja manapu jatuh hati. Kecuali aku tentunya karna aku sudah kehilangan hatiku yang telah sepenuhnya dicuri oleh yeoja bermata kucing yang duduk disampingnya itu. Key.

“hehe.. ayo kita jalan-jalan! Besok kan akhir pekan bukankah waktu yang tepat untuk berkencan?” Minho tersenyum jahil pada Taemin.

“mwo? Andwae! Aku mau pulang saja bersama Key! Sudah lama sekali rasanya kami tak pulang bersama!” tolak Taemin sambil mengamit tangan Key bersiap untuk pulang.

“yya! Kau menolakku? Kau menolak ajakan kencan pertama kita setelah kemarin kita resmi jadian??” Tanya Minho. Aku dan Key terkejut dengan pertanyaan Minho yang terselip sebuah pernyataan disana. Taemin menatap Minho tak percaya. Pipi Taemin terlihat memerah.

“aigooo.. jinja? Ya sudahlah Taeminie, kau pergi saja dengan Minho. Lagi pula aku bisa pulang dengan Jonghyun seperti biasa. Iyakan Jjong?” Key melirikku dan memberikan sebuah wink. Aigoo.. dia sedang memberiku kode agar mengikuti permainannya atau menggodaku?

“tapi–” Tamin hendak menjawab namun aku buru-buru memotong ucapannya. Aku berjalan mendekati Taemin dan melepaskan pegangan tangannya pada Key.

“ne. kau pergi saja dengan Minho dan nikmati saja kencan pertama kalian. Lagi pula sepertinya aku juga ingin main kencan-kencanan dengan Key. Iya kan Key?” kataku sambil merangkul bahu Key.

“see? Sekarang kau tidak bisa menolak lagi chagi. Kajja!” si Pangeran Kodok itu langsung menarik Taemin keluar membawanya pergi entah kemana. Aku dan Key terkekeh bersama melihat sepasang kekasih itu. Aku melirik Key yang masih menahan tawana sekilas. Akankan aku dan Key akan menyusul Minho dan Taemin?

“kajja! Kita juga harus pergi bukan?” ajakku.

***

“Ini semua tentang segelintir perasaanku padamu. Meski telah berusaha ku bendung namun semakin hari semakin menjadi.

Sampai akhirnya pertahanan ini pecah dan membuncahkan kata-kata yang aku sendiri tak percaya ketika aku mengucapkannya.

Aku Mencintaimu!

Key Saranghae”

Key masih menatap kartu ucapan yang dipegangnya. Kartu ucapan yang aku sisipkan di antara sebucket bunga mawar merah yang aku berikan padanya. Aku memutuskan untuk menyatakan perasaanku hari ini, setelah melihat Minho dan Taemin yang jadian aku semakin tak tahan untuk menjadikan Key sebagai yeojachinguku. Setelah diam cukup lama akhirnya mata itu menatapku. Mata yang mampu memberiku kesejukan setiap kali aku memandang jauh kedalamnya.

“Jjong..” hanya suara lirih yang keluar dari bibir pink itu.

“saranghae Key. Jeongmal. Mungkin ini terkesan terburu-buru. Namun aku sungguh tak bisa menahan perasaanku lagi. Semakin sering berada didekatmu membuat cinta ini bertambah dan hasrat untuk memilikimu tak bisa aku hindari. Key, mau kah kau jadi kekasihku?” tanyaku. Pertanyaan yang sudah lama ingin aku tanyakan kepadanya. Aku sudah siap menerima semua jawaban darinya meskipun itu penolakkan sekalipun.

“maaf Jjong. Untuk saat ini aku belum bisa menerimamu. Maaf. Jjong, aku mau pulang,” Pinta Key. Huffttt.. ingat Jjong kau sudah siap untuk sebuah penolakkan. Dan penolakan pertama ini bukan akhir dari perjuangan cintamu!

“oke. Biar aku antar,” kataku. Kami pun menuju ke mobilku

***

Key POV

Ini sudah 3 bulan setelah Jonghyun menyatakan perasaannya padaku. Namun dia tak berhenti disitu. Saat kami sedang ngobrol lewat layanan pesan singkat dia selalu mengucapkan saranghae dan dia berlaku seolah dia pacarku dihadapan teman-temannya. Oke, mungkin mereka –teman temanku dan Jonghyun- mengira ini hanya candaan biasa saja mengingat aku pun sering meladeni aktingnya yang pura-pura jadi pacarku itu. Namun jauh dilubuk hatiku itu sedikit membuatku terganggu. Dia mengusik tempatnya yang harusnya tak bisa terganggu oleh siapapun.

Menghindari jatuh cinta (lagi) bisa jadi adalah cara terbaik untuk menghindari sakit hati.

Ya aku tak mau hatiku sakit lagi seperti dulu. Dan aku masih belum yakin apakan aku bisa move on dan mencintai Jonghyun sepenuhnya mengingat semua perhatian dan pengorbanannya padaku yang begitu besar.

***

Sebenarnya apa yang kau harapkan dari diriku?

Sebegitu setianyakah kau menunggu kepastian dariku?

Membuang waktu percuma demi berseminya cintaku.

Tapi sayangnya, aku pasti akan mengecewkanmu.

Aku yakin itu. Penantian dan kesabaranmu hanya akan sia-sia.

Aku bukanlah pasangan yang cocok menemani sisa usiamu.

Jjong, aku mohon.. menyerahlah..

***

Aku mematut diriku dicermin. Dress selutut berwarna soft pink dipadu dengan cardigan putih juga stiletto putih. Yeppeo! Hari ini aku akan berjalan-jalan sendirian di daerah dongdaemun. Jika aku beruntung maka aku akan pulang membawa berbagai belanjaan yang tak terduga.

Dari appaertemenku menuju dongdaemun memakan waktu 45 menit menggunakan kendaraan pribadi. Well tidak terlalu lama bukan? And here we are! Dongdaemun, pusat fashion terbesar di Korea. Dimana kita bisa mendapatkan barang berkualitas dengan harga yang relative bervariasi. Aku berjalan-jalan kesebuah buti yang cukup sering aku kunjungi di sini. Samar aku melihat sosok yang familiar bagiku. Meskipun hair cutnya berbeda tapi punggung hangat itu terasa sama. Kenapa kita harus bertemu disini? Terlambat jika aku pergi sekarang. Dia sudah melihatku dan malah mendekat kearahku.

“Hai Key. Lama tak berjumpa,” dia memberikan senyuman itu. Senyuman yang selama ini hanya bisa kulihat dalam benakku saja. Oh, rasanya aku masih mencintai namja satu ini. “bagaimana kabarmu?”

Aku tersenyum padanya. “aku baik seperti yang kau lihat. Kapan kau kembali?”. Dan kami pun terlibat dalam perbincangan yang cukup panjang sambil mengelilingi pusat perbelanjaan ini. Dia masih sama seperti dulu. Hangat dan menyenangkan.

***

Taemin POV

Besok Jonghyun, Minho, dan Key akan diwisuda. Minggu kemarin mereka dinyatakan lulus dari sekolah ini. Well, aku senang tapi sekaligus sedih 2 orang yang aku sayangi dan 1 orang yang aku cintai tak akan ada disekolah ini lagi. Maka dari itu hari ini kami mengadakan farewell party kecil-kecilan.

Kami sudah menyewa tempat karaoke yang cukup terkenal di sekitar seoul. Ruang karaoke ini sangat luas. Ada banyak makanan dan space untuk dance sekalipun. Tak terasa sudah sekitar 2 jam kami disini. Kami memilih music instrumental untuk menemani makan malam kami. Tiba-tiba suara dering ponsel berbunyi. Ternyata itu milik Key. Dia segera mengangkat telfon itu.

“yeoboseyo? Oh Onew oppa?” Key lalu memberi isyarat untuk ijin keluar sebentar. Dan kami bertiga pun melanjutkan makan kami.

“Onew? Siapa itu? Kau tau Taem?” Tanya Jonghyun. Aku menatapnya sebentar.

“dia cinta pertama Key. Memang Key tidak pernah cerita padamu oppa?”tanyaku. “awwhh..” aku meringis pelan saat sebuah kaki menginjak kakiku. Aku yakin itu ulah Minho dan benar saja dia tengah memelototiku. Aku mengerucut sebal. Aku melirik Jonghyun lagi yang kulihat kini air mukanya sedikit berbeda. Memang aku salah bicara ya??

***

The Graduation Day

Jonghyun, dan Minho terlihat jauh lebih tampan dengan setelan jas hitam yang mereka pakai. Key juga tak kalah ia Nampak cantik dengan gaun berwarna abu-abu selutut. Ini hari wisuda mereka pantas kalau mereka dan siswa kelas 3 lainnya berpenampilan maksimal hari ini.

Setelah acara wisuda, mereka keluar dari gedung aula sekolah dan mulai berfoto-foto dengan rekan dan lainnya. Membuat kenangan sebanyak-banyaknya sebelum mereka harus benar-benar meninggalkan sekolah ini untuk ke jenjang yang berikutnya.

Jonghyun berniat mendekati Key yang tengah berfoto-foto dengan teman-teman sekelasnya untuk ikut berfoto bersamanya-Key- juga mencoba menyatakan cintanya untuk yang kesekian kalinya. Namun langkahnya terhenti saat ada seorang namja bermata sipit menghampiri Key dan merengkuh pinggang yeoja itu. Key terlihat senang dengan kedatangan namja itu terbukti dengan sebuah kecupan yang mendarat dipipi namja itu darinya.

“hey Honey, congratulation” ucap Onew pada yeoja yang kemarin menjadi kekasihnya lagi. Key.

“thank’s for coming. Ayo aku kenalkan pada sahabat-sahabatku kau mau kan? Ahh.. itu Jonghyun! Jonghyun!!” Panggil Key sambil melambaikan tangannya kearah Jonghyun.  Key dan Onew menghampiri Jjong. “mana Minho dan Taemin?” tanyanya.

“entahlah aku duluan ya..” Jonghyun pamit dan menghampiri teman yang lainnya sambil tersenyum riang meskipun sebenarnya hatinya kini tengah remuk. Dia mengambil ponselnya dan mengirim pesan singkat pada noonanya.

To: SoDamie Noona

Aku terima tawaranmu. Percepat keberangkatannya. Kalau bisa besok!

Tak butuh waktu lama Jonghyun telah mendapat balasan dari noonanya itu

From: SoDamie Noona

Eh? Ada apa? Kenapa tiba-tiba? Baiklah akan kukirimkan tiketnya hari ini juga see you my little brother 😀

Next Day @Caffe

Onew,Key,Jonghyun, Minho dan Taemin tengah menikmati makanan mereka berusaha menghabiskan semua hidangan lezat yang tersaji didepan mereka. Ini adalah perayaan ke-2 untuk kelulusan Jonghyun, Minho dan Key setelah beberapa hari lalu mereka merayakan di tempat karaoke. Namun ada yang berbeda dari Jonghyun. Biasanya ia yang paling bawel dan cerewet bahkan pada saat makan sekalipun tapi sekarang dia hanya diam bahkan menyantap makanannya dengan malas dan tanpa minat.

“o ya sepertinya hari ini ada yang baru dapat status baru” sindir Taemin sambil melirik kearah Key dan Onew. Sepasang sejoli itu menunduk malu. “hahaha.. lihat wajah kalian sangat lucu! Onew oppa semua ini kau yang traktir ne?!”

“mwo ya? Bukankah ini acara kelulusan kalian? Harusnya kalian yang mentraktirku! But berhubung ini kelulusan nae Key baiklah aku yang bayar! Ayo jangan sungkan-sungkan,” kata Onew gembira. Minho dan Taemin bertepuk tangan senang dan Key hanya tersenyum. Key melirik Jonghyun sekilas tak ada perubahan yang berarti pada ekspressi wajahnya. Sungguh Key tak suka Jonghyun yang seperti ini namun tak ada yang bisa Key lakukan. “ oh ya apa diantara kalian ada yang masuk ke Seoul Unversity?”Tanya Onew.

“eung aku dan Jonghyun akan melanjutkan disana iya kan Jjong?” Key sambil menyikut lengan Jonghyun yang kebetulan duduk disamping kirinya. Jonghyun Nampak kaget dan berusaha mengontrol dirinya.

“oh.. itu.. aku tidak jadi melanjutkan study disitu. Aku akan melanjutkan di Amerika. Antara Julliard, Yale, sukur-sukur bisa Harvard!” jawab Jonghyun tanpa perubhan ekspresi sama sekali.

“mwo? Jadi kau akan kuliah di luar negri hyung? Wae? Sepertinya mendadak sekali,” Ucap Minho. Kini ke 4 orang itu tengah menatap Jonghyun.

“ne. Noonaku memintaku untuk menemaninya disana,” Jawab Jonghyun.

“lalu kapan kau akan berangkat?” Tanya Taemin.

“besok” Jonghyun singkat. Key, Minho dan Taemin membelalakan matanya tak percaya.

“neo michyeoso? Kau bercandakan oppa?” Tanya Taemin.

“anhi.. aku serius Taem! Sepulang dari sini aku akan mengepak barang-barangku.” Jawab Jonghyun kini dengan seulas senyum tipis yang terasa menyakitkan bagi siapapun yang melihatnya.

“but why Jjong? Bukankah kau sendiri yang bilang kalau kau akan kuliah di Seoul??” Tanya Key.

‘itu dulu Key, sebelum aku tau aku tak lagi punya kesempatan’ batin Jonghyun. “I know Key. Aku tak bisa menolak permintaan noonaku.”

“cih, you’ve sister complex huh? Bukankah selama ini dia baik-baik saja?” Key dengan nada emosi. Ia tak habis pikir dengan keputusan Jonghyun yang menurutnya terlalu mendadak. Ya Key akui ada sedikit rasa takut kehilangan namja yang satu itu. Ia rasa kepergian Jonghyun ini ada kaitannya dengan dirinya-Key-  juga. Merekapun melanjutkan makan mereka dalam diam.

**

Minho dan Taemin sudah pulang duluan. Begitu juga dengan Onew yang akhirnya bisa Key paksa untuk tak mengantarnya pulang. Tinggal Jonghyun dan Key yang tersisa. Berdiri di depan pintu caffe tanpa tahu apa yang harus mereka lakukan.

“we need to talk right?” ujar Key memecah kekakuan diantara mereka. Jonghyun menatap Key sendu. Sungguh ia tak ingin meninggalkan yeoja dihadapannya ini. Namun mengingat kenyataan bahwa ia tak lagi bisa memilikinya membuat ia akhirnya melangkah mundur dan menyerah untuk memperjuangkan cintanya itu.

Key dan Jonghyun jalan beriringan. Ada jarak diantara mereka dan itu membuat Key sedih. Dulu saat mereka jalan berdua seperti ini mereka bak sepasang kekasih bahkan tak sungkan untuk berpegangan satu sama lain. Key tahu ia harus mulai menjaga jarak dengan namja manapun mengingat ia telah memiliki Onew.

Tapi haruskah jarak itu sebesar ini? Tak bisa kah kita berdua jalan selayaknya seorang teman bukan orang asing seperti sekarang? Pikir Key.

Tak terasa mereka sampai di sungai Han yang jaraknya tak terlalu jauh dari Caffe tadi. Mereka memperlambat langkah mereka. Menikmati suara gemericik air yang berpadu dengan suara angina diiringai sunset yang menampakkan semburat mereh di langit.

“Jjong, kenapa tiba-tiba?” Tanya Key lirih.

“ini tidak tiba-tiba Key. Sejak awal memang aku punya dua pilihan Seoul atau New York.” Jawab Jonghyun.

“lalu kenapa akhirnya kau pilih New York? Bukankah kau sudah memutus Seoul sebagai pilihanmu,” Ujar Key bergetar. Air mata menggenang di pelupuk mata kucingnya itu. Key menghentikan langkahnya membuat Jonghyun mau tak mau ikut berheti dan menatap Key.

‘apakah kau terluka Key? Aku juga. Bahkan jauh lebih dalam dari pada lukamu.’ Batin Jonghyun.

Sreett!

Jantung Jonghyun nyaris saja keluar saat Key memeluknya. Mendekap erat tubuhnya seolah tak merelakannya pergi. Jonghyun membalas pelukan Key membuat Key semakin terisak.

“uljima.. aku bukan pergi untuk selamanya bukan? Ayolah Key jangan menangis seperti ini,” Ucap Jonghyun sambil mengelus rambut pendek Key yang halus.

“kembalilah.. kembalilah untukku.. Minho dan Taemin. Kau tega! Pergi begitu mendadak! Tak memberi waktu untukk kami memberimu kenangan yang indah,” Kata Key parau. Jonghyun tersenyum tipis. Kenapa harus ada Minho dan Taemin? Jonghyun berharap Key memintanya kembali hanya untukknya. Hanya untuk Key.

“kalian sudah memberiku kenangan yang paling indah..” kata Jonghyun. Ia kembali mengusap kepala Key lembut. Jonghyun melepas pelukannya dan menarik Key lembut membuat pelukan hangat itu berakhir. “ aku antar pulang ne. oh ya apa aku boleh minta sesuatu padamu?” Tanya Jonghyun. Key mengangguk pelan.

***

Key POV

Entah sudah berapa kali aku berganti posisi di tempat tidurku ini. Niat awalku untuk bangun siang hari ini hancur sudah! Semalam aku baru tidur jam 2 pagi dan terbangun pukul 6 namun itu tak membuatku mengantuk sedikitpun. Yang ada sekarang aku malah gelisah! Kenapa? Karna permintaan si Jonghyun bodoh itu! Arrrggghhhh… ini membuatku gila!

Bagaimana tidak?! Jonghyun mengambil penerbangan pertama hari ini dan aku ah maksudku kami –aku, Minho dan Taemin- tidak dijinkan untuk mengantarnya. Kalau kami mengantarnya maka ia tak akan pernah kembali ke Korea lagi. Arrrrggghhh……

Key babo! Kenapa kau menangis sekarang huh? Siapa Jonghyun untukmu? Bukankah kau sudah menolak cintanya dan memberinya peluang untuk pergi dari sisimu? Kenapa kau menangis sekarang saat dia memutuskan untuk pergi dari sisimu. Bukankah kau yang memutuskan untuk tak memberikan kesempatan pada orang lain untuk menggantikan posisi Onew? Kenapa? Kenapa?

Seandainya kusadari lebih awal

Seandainya aku masih sendiri, aku pasti akan menerima cinta itu jika kau menawarkannya lagi.

Kenapa semua baru kusadari sekarang? Setelah kau memutuskan pergi dan menyerah?

Aku Mencintaimu… Kim Jonghyun.

Terlalu rapuh untuk saling melepaskan dan berjalan sendirian. Dan tak cukup kuat untuk bertahan dalam kesakitan. Sungguh cinta yang menyesakkan dada.

***

END

***

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

12 thoughts on “-JongKey- In The End I Love You”

  1. Kyaaaa..
    Ada sedih, ada lucunya jg sih.
    Sedihnya, ya pas ending.
    Bikin after story-nya dong Thor?

    Lucunya, wktu ngebayangin scene ‘Key memakai dress selutut soft pink, cardigan + stiletto putih’.
    Waeyo? Krn aq ngebayanginnya beneran si Key asli, bukan sbg cewek. Abis, namanya ga diganti sih. Biasanya Key as girl itu namanya Kim Gweebon.
    Nah kalo Taemin biasanya jd Lee Taeyon.

    Anyway, overall FFnya oke punya..
    Keep writing!

  2. JongKey!! Yeay, walau dia switch gender yang penting aku tetap dukung JongKey.

    ayo! ayo buat after story, sequel ato apapun deh namanya yang penting ni FF lanjut oke? FFnya keren banget nyesek.. ayolah author.. buat ne lanjutannya.

    yayaya.. *masang puppy eyes* FF mu DAEBAKK

  3. Dada sesek rasanya waktu ngeliat Key sama Onew T.T

    Aku malah ngomong, “Udah Jjong, pergi aja! Jangan peduliin panggilan Key!” wakakak, kayak orang gila._.

    Saaaaaaad~ but, Daebak!

  4. Yaampuuun thor ini endnya ngegantung banget T_T tapi kereeen banget ramee ayo thor di tunggu ff lainnya 😀

  5. nyesek bgt ya jd Jjong, tp gpp Oppa, kalau Key gk mw, aq mw k0k jd pacarmu#ditimpuk..

    Ini hrs ada sequel nya, dan dijadiin heppy ending..
    Lanjutt..

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s