My Childhood Prince – Part 1

Judul: My childhood prince part 1

Author: Jenny

Main cast: Lee jinki & jung soo jung [krystal f(x)]

Support cast: appa & eomma

Lenght: sequel

Genre: romance

Rating: PG-13

ini FFku yang terbaru *ya iyalah,masa yang terlama! #PLAK*. mian kalo alurnya jadi ngaco,banyak typo,gaje,ga menghibur & ga bagus. yang jelas,kalo ga suka silakan main ke laut(?), author ga menerima bash-an yang ga membangun(?). okey,langsung chekidooot~~

~~~~~

Soo jung POV

aku ingin hidup bebas tanpa aturan yang mengekangku…

aku tidak ingin dipanggil dengan embel-embel putri ataupun nona…

aku tidak ingin diikuti oleh bodyguard kemanapun aku pergi…

yang aku inginkan adalah…

kebebasan…

sekarang aku selalu dijaga oleh bodyguardku sejak kejadian itu terjadi. kejadian yang membuatku sedih juga senang, sedih karena aku tertimpa kecelakan dan senang karena bisa mengenal jin ki, pangeran masa kecilku…

FLASH BACK… (in author pov)

“appa,bolehkah aku bermain di luar? aku ingin sekali-sekali bermain dengan bebas…”,soo jung kecil yang masih berumur 8 tahun itu bertanya pada appanya. “boleh saja,soo jung. tapi ingat,kamu harus berhati-hati sebab di luar sana banyak hal yang tidak kamu ketahui”,appa soo jung menjawab sambil membelai lembut kepala putrinya. “ne! gamsahamnida~”,soo jung langsung berlari keluar,tidak sabar melihat hal-hal di luar sana…

soo jung mulai menyusuri kota yang dia tinggali ini tanpa tahu arah yang dia lewati, hingga akhirnya dia masuk ke dalam hutan,hutan yang lebat dan sangat gelap. “ini dimana? dimana jalan keluarnya?”,soo jung mulai ketakutan saat menyadari langit mulai menggelap. gadis kecil itu celingak-celinguk melihat keadaan di sekitarnya,mencoba mencari jalan keluar sendirian, tapi malah membuatnya masuk ke hutan semakin jauh. “appa…eomma…kalian dimana?” soo jung kecil yang tersesat menangis di tengah gelapnya hutan, namun dia masih berjalan-jalan walau pandangannya kabur karena cairan yang membanjiri matanya.

SRAAKK!!

karena tidak bisa melihat dengan jelas,gadis itu terperosok ke dalam sungai hingga membuatnya berteriak kencang, “KYAAAA!!”. soo jung mencoba menggapai pinggir sungai dengan menggoyang-goyangkan kakinya tapi karena arus sungai yang deras dan tenaganya yang kecil membuatnya harus pasrah terseret arus dan tenggelam.

ternyata soo jung masih diberi kesempatan hidup,seorang anak lelaki menarik tangan gadis bertubuh mungil tersebut ke daratan. soo jung terbatuk-batuk dan menangis sementara anak lelaki itu mendekap tubuh soo jung yang dingin. “gwenchanayo??” anak lelaki itu mengusap punggung gadis yang didekapnya,soo jung hanya mengangguk kecil, “dimana appa dan eommamu? kenapa kesini sendirian? namamu siapa?” anak yang tidak diketahui namanya itu memberi pertanyaan secara bertubi-tubi pada soo jung yang masih ketakutan, “a..aku tersesat di sini…namaku soo jung…” soo jung kecil memperkenalkan dirinya pada anak yang masih tidak ia kenali itu, “aku lee jin ki.” anak itu menjawab sebelum soo jung menanyakan namanya. jin ki melihat soo jung yang ketakutan mengambil sesuatu dari tas kecil yang dia bawa.

“ini,kalung jimat untukmu”,jin ki mengeluarkan sebuah kalung yang berbandul bintang dan mengalungkannya ke leher soo jung. mata gadis cilik itu berbinar melihat bandul kalung itu -yang berbentuk bintang-, “cantik sekali…” soo jung tersenyum melihat kalung pemberian jin ki, “secantik dirimu…” jin ki menyahuti soo jung hingga membuat wajah soo jung memerah karena malu. “aku juga memakain jimat yang sama denganmu,” jin ki memperlihatkan kalung yang tergantung di lehernya,kalung yang sama dengan yang dipakai soo jung, “jimat ini akan melindungimu kapan saja,kalau seding bicara saja padanya…”,jin ki tersenyum pada soo jung,”berbicara pada sebuah kalung? itu akan terdengar konyol”,batin soo jung. “ingatlah,mungkin kita akan bertemu kembali suatu saat nanti,kalau bertemu lagi kita harus saling memperlihatkan kalung kita ya!”, jin ki mengaitkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking soo jung kemudian mengecup keningnya. soo jung langsung diam membatu karena perlakuan jin ki padanya, baru kali ini ada namja yang mencium keningnya.

“putri! ternyata anda ada di sini!”,seorang pengawal utusan ayah soo jung memanggilnya dari kejauhan,soo jung paling benci dipanggil dengan embel-embel putri, karena rasanya terlalu kaku. “pakaian anda basah,apa anda jatuh ke sungai?”,tanya pengawal itu. “tadi aku jatuh,tapi ada anak yang menolongku,aku mau berterima kasih padanya.” katanya sambil menoleh ke depan, dan ternyata jin ki sudah tidak ada. “eh? dia tidak ada?” kata soo jung kaget, “sudahlah,putri pasti berhalusinasi, lebih baik anda cepat pulang,raja sudah sangat khawatir…” kata pengawal itu sambil mengangkat tubuh kecil soo jung ke atas kuda pengawal itu.”pulang-pulang appa pasti akan menceramahiku…”,batin soo jung sambil menggenggam erat kalung yang diberi jin ki padanya,entah kenapa soo jung selalu ingin tersenyum begitu melihat kalungnya.

tebakkan soo jung benar,pulangnya appa dan eommanya menceramahinya sekaligus membuat aturan baru untuk soo jung,yaitu kemana pun dia pergi harus selalu ditemani oleh bodyguardnya. tentu saja ini membuat soo jung tertekan sebab semua manusia pasti ingin menjalani hidup dengan bebas,tapi apa boleh buat,semua perintah ayahnya pasti tidak bisa dia lawan.

soo jung kecil tidak bisa pergi kemanapun dengan bebas, membuat dia tertekan dan kesepian. dia selalu menangis saat mengingat jin ki,padahal dia belum mengucapkan terima kasih pada anak itu. seperti yang jin ki katakan,kini setiap soo jung sedih dia akan berbicara pada kalungnya dan kalungnya akan membalas curhatan soo jung dengan mengeluarkan sinar dari kalungnya, hal itu bisa membuat soo jung tersenyum kembali…

FLASH BACK END

Soo jung POV

kesabaranku sudah habis,10 tahun lamanya aku diatur-atur begini,tidak diperbolehkan keluar dengan bebas. aku memutuskan untuk kabur dari istana, apa gunanya aku hidup jika terus menerus diatur? aku juga benci jika setiap hari harus dipanggil dengan embel-embel putri. “aku mau meninggalkan istana. menurutmu bagaimana?” ,aku berbicara pada kalungku,ini sudah jadi kebiasaanku sejak diceramahi ayahku, dan kalungku hanya menjawab dengan mengeluarkan sinar, entah kenapa aku tidak pernah merasa bosan berbicara dengan kalungku walaupun jawabannya hanya itu-itu saja. aku sudah memasukan semua barang-barangku ke dalam karung dan menaruhnya di kudaku agar tidak mencurigakan.

“appa,boleh kan aku jalan-jalan sebentar? sebentaaaar saja…” kataku memohon pada appa,”baiklah,sebentar saja ya!”,appa mengijinkanku pergi jalan-jalan, “aku boleh pakai kuda kan? aku malas jalan hari ini…” kataku lagi, “boleh,tapi kamu tetap harus ditemani!” kata eomma menambahkan. aku mengangguk dan langsung berjalan ke arah kandang kudaku.

aku berjalan keluar dari istana dengan kuda yang dipegangi oleh pengawal,dasar menyebalkan. aku sengaja berjalan sedikit mendekat ke arah hutan,”nampaknya kudaku tidak suka dipegangi olehmu…” kataku sini sambil menendang pengawalku dengan kaki kiriku hingga membuatnya jatuh tersungkur. langsung saja aku mengambil kesempatan ini untuk kabur,aku menarik tali kekang kudaku agar membuatnya berlari. aku memacu kudaku ke arah hutan,aku ingin bertemu dengan jin ki setelah 10 tahun lamanya tidak bertemu.

aku tersenyum begitu sampai di hutan, “jin ki-ah, aku sudah di hutan…” gumamku sambil tersenyum, aku berjalan-jalan di sekitar hutan menghirup segarnya udara disekitarku, aku jadi ingat pertama kali kita bertemu di pinggir sungai. aku kembali tersenyum begitu melihat sungai tempat di mana dia menolongku,aku ingin turun dari kudaku dan mencuci kakiku dengan air sungai itu,sepatuku kemasukan debu sedangkan kakiku sedang berkeringat.

saat aku bergerak turun dari kudaku tiba-tiba kakiku terpeleset dan jatuh menimpa seseorang yang baru lewat di sebelahku, BRUK!! “kyaaa..!” pekikku kaget. kini tubuhku tengkurap di atas tubuh orang yang kutimpa, “aah… mianhaeyo…” kataku sambil memegangi kepalaku,tapi betapa kagetnya aku melihat seseorang yang kutimpa itu. “ji…jin ki..?”

TBC

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

7 thoughts on “My Childhood Prince – Part 1

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s