Dino or Jonghyun?

Title                   : Dino or Jonghyun?

Author               : Amy Kamilia

Cast                   : Kim Jonghyun and Jung Soona (Readers)

Support Cast     : All member SHINee

Length               : One shoot

Genre                : Romance, Sad dan yang lainnya hhe

Rating               : PG-13

Dipublish juga di : http://shininginspiritfanfiction.wordpress.com/

FF ini sequel dari FF yang berjudul “Annyeong”. Jadi sebelum membaca ini, diharapkan membaca FF yang sebelumnya supaya ngerti hhe .. kamsahamnida ^^

Happy reading ^^

Ketika mereka berdua sampai di pintu depan gedung, Soona meminta izin untuk ke kamar kecil dulu. Jadi Soona kembali masuk ke dalam gedung dan Hyesoo menunggunya di depan. Berjalan dengan tergesa – gesa, karena ia sudah tidak tahan untuk ke kamar kecil. Bahkan langkahnya kini setengah berlari. Diluar dugaan, Soona menabrak seseorang yang membuat tubuhnya oleng. Terjatuh dan membuat note yang berada di genggaman tangannya terlempar jauh.

Soona segera berdiri dan membungkukkan badannya “Mianhae, jeongmal mianhae ..

Gwaenchana ..” Soona mendongakkan wajahnya untuk melihat siapa yang ditabraknya. Ya ampun! Kim Jonghyun! “Ini punyamu?” Jonghyun memungut note yang terjatuh di lantai.

Ne. gomawoyo ..” Soona mengambil note itu dari tangan Jonghyun.

Namun setelah note itu berpindah tangan ke tangan Soona, Jonghyun malah menggenggam pergelangan tangannya. Dan akhirnya kedua mata itu pun bertemu. Aneh! Sentuhan itu … suara itu … Bagai serihan – serpihan kaca, memori ingatan Soona mulai tersusun kembali. Matanya membulat tak percaya begitu serpihan memori itu berhasil bersatu kembali. Soona menelan ludah untuk membasahi kerongkongannya yang kering.

“Di—Dino?” itulah satu kata yang terucap dari bibir Soona.

Annyeong Soona, kita bertemu lagi ..” senyuman merekah terlukis di wajah Jonghyun.

Untuk beberapa saat, mereka berdua tetap mempertahankan posisi seperti itu. Saling menatap satu sama lain. Membiarkan rasa rindu itu mencuat ke permukaan walaupun hanya sekejap saja. Rindu sentuhan tangannya yang lembut. Rindu rasa hangat yang menyelimuti hatinya setiap kali tangan itu menyentuhnya.

“Soona-ya!” seru seseorang yang berlari menghampiri Soona. “Soona-ya, lama seka—“ perkataan Hyesoo terhenti ketika matanya menangkap sesuatu yang aneh. “Ommo! Jonghyun SHINee!” pekik Hyesoo membungkam mulutnya tak percaya bahwa Jonghyun menggenggam tangan Soona, sahabatnya.

O?” Soona sontak melepaskan tangannya dari genggam Jonghyun dan segera mengamit lengan Hyesoo. “Ayo kita pulang.” Ajak Soona yang menyeret Hyesoo untuk pergi dari gedung itu.

“DATANGLAH KE CAFE DI DEPAN RUMAH SAKIT PADA SAAT JAM MAKAN MALAM! AKU AKAN MENJELASKAN SEMUANYA!” teriakkan Jonghyun Samar – samar masih terdengar oleh Soona, namun Soona tak memperdulikannya.

“Soona-ya, kau mengenal Jonghyun?” tanya Hyesoo begitu mereka duduk di dalam mobil Hyesoo yang akan membawanya pulang.

Mollayo.

“Apa besok kau akan datang ke tempat itu?” tanya Hyesoo lagi.

Soona lebih memilih untuk diam. Ia menyandarkan punggungnya pada jok mobil sambil menghela napas berat. Pandangannya tertuju pada warna warni lampu toko yang berada di sampingnya. Entahlah, ia merasa pikirannya sangat kacau! Bahkan tidak hanya itu, perasaannya pun campur aduk, tidak karuan.

Dino – Kim Jonghyun

***

Soona berjalan menyusuri malam dengan pikiran linglung. Kafe itu sudah berada di hadapannya. Tinggal menyebrang jalan saja. Tapi sungguh ia tak tahu harus memilih datang menemuinya atau mengurungkan niat itu? Tentu saja Jonghyun tidak akan datang. Dia’kan artis. Pasti sangat sibuk dan tidak punya banyak waktu untuk datang ke tempat itu. Ne! Tentu saja seperti itu! Soona membalikkan tubuhnya, berjalan menjauhi café itu. Namun tak berapa lama kemudian, Soona menghentikan langkahnya. Ia memejamkan matanya dan berpikir sejenak. Bagaimana bila Jonhyun disana? Menunggunya? Akhirnya kaki itu berjalan menuju café dan untuk kesekian kalinya kaki itu berhenti melangkah. Ey! Itu tidak mungkin! Jonghyun tidak mungkin menunggunya! Memangnya dia ini siapa? Orang penting? Sampai – sampai artis terkenal menunggunya? Tidak masuk akal!! Aisshhhh .. Soona menghentakkan kakinya kesal. Bahkan ia tak tahu harus memanggilnya Dino atau Jonghyun?

Soona mengacak – ngacak rambutnya frustasi. Pikirannya seperti bercabang menjadi dua. Ketika pikiran positive itu datang menghampirinya, tak berapa lama pikiran negative itu menyeruak keluar. Sungguh ia bingung! Ia kembali memunggungi café, bersiap untuk pulang, hanya saja seseorang menggenggam pergelangan tangannya, menuntunnya menyebrangi jalan dan memasukki café tersebut. Seseorang yang menggunakan jaket cukup tebal yang menutupi kepalanya dengan topi jaket tersebut dan menggunakan kacamata hitam.

“Mengapa kau lama sekali? Aku sudah menunggumu se-jam yang lalu.” Omelnya begitu mereka sampai di meja makan yang telah di sediakan. Ia melepas kacamata hitamnya dan jaket tebalnya.

“Kau menungguku?” tanya Soona tak percaya.

“Tentu saja, kau pikir aku berbohong dengan perkataanku kemarin?” Soona menundukkan wajahnya kemudian menganggukkan kepalanya pelan. “Duduklah, kau sudah makan malam?”

Soona menempati kursi yang telah disediakan. “O? Ne.”

“Baiklah kalau begitu kau mau pesan minum apa?” tawar Jonghyun lagi.

Orange juice saja.”

Jonghyun menganggukkan kepalanya, kemudian memanggil waiter untuk mencatat pesanannya. Begitu minuman telah dipesan, Jonghyun kembali menatap Soona. “Jadi, apa yang akan kau tanyakan padaku?”

“Eh? Kau bilang, kau yang akan menjelaskan semuanya. Mengapa sekarang aku yang bertanya padamu?” Soona menatap Jonghyun bingung namun anehnya Jonghyun membalas itu dengan senyuman. Senyuman yang membuat Soona lupa cara untuk bernapas.

“Aku akan menjelaskan semua yang akan kau tanyakan padaku. Jadi, apa pertanyaan yang pertama?”

“Hmm .. mengapa tempat ini begitu sepi? Kemana pengunjung yang lainnya?” Soona mengedarkan pandangannya, menatap ke sekelilingnya. Entahlah, pertanyaan macam apa itu, yang penting Soona bisa mengalihkan pandangannya dari Jonghyun yang sedang manatapnya serius.

“Aku menyewa tempat ini, maka dari itu tidak ada pengunjung lain selain kita.” Minuman pesanan mereka pun datang.

“Hmm .. pendonor kornea mataku bernama Din—“

“Kau pikir orang yang bernama Dino itu hanya ada 1 di dunia ini? Orang yang memiliki nama itu bertebaran di seluruh duni—“

“Apa disini ada banana milk? Aku ingin banana milk!” seru seseorang yang masuk begitu saja ke dalam café.O? Annyeong Jonghyun hyung!” sapanya sambil melambaikan tangan dan tersenyum manis.

“Aku ingin ayam goreng.” Ternyata orang itu tidak sendirian, masih ada 3 orang lagi di belakangnya. “Annyeong haseyo.” Orang kedua membungkukkan badannya.

“Berikan kami berdua apa saja.” Ucap orang yang ketiga. “Tentunya yang bisa kami makan. Dan untuk yang satu itu.” orang itu menunjuk seseorang yang memiliki perawakan lebih tinggi darinya. “Beri dia lebih banyak.”

“Apa yang kalian lakukan disini?” tanya Jonghyun kepada empat temannya itu.

“Tadi siang aku mendengar hyung menelepon akan memesan sebuah café. Aku kira untuk kita makan – makan.” Celetuk salah satu dari mereka yang memesan banana milk.

Annyeong haseyo, Key imnida.” Orang ketiga itu memperkenalkan dirinya pada Soona. “Jadi kau yeojachingu Jonghyun hyung? Aaaa .. kyeopta!”

Soona hendak meluruskan perkataan Key namun orang yang berperawakan tinggi itu menyelanya, “Uuuuuu .. jadi Jonghyun hyung memesan café ini untuk memperkenalkan yeojachingu-nya pada kita.” Orang itu tersenyum jahil.

“Apa yang dikatakan Minho hyung  itu benar? Jadi kita makan – makan hari ini?”

Baru saja Jonghyun ingin mengatakan sesuatu namun Key kembali berbicara, “Ne Taemin, kau boleh memesan makanan sepuasmu.”

Jinjja? Hey Onew hyung!” Taemin memanggil seseorang yang tengah duduk menyantap ayam gorengnya. “Aku juga mau ayam gorengnya!”

“Pe—sa saj—a sen—diri. Ini mili—ku.” Ucap Onew dengan mulut penuh dengan makanan.

Café  yang semula hening, kini berubah ramai karena kedatangan mereka berempat. Soona melirik Jonghyun yang memasang tampang sebalnya. SHINee. Hmm .. mungkin Hyesoo akan pingsan di tempat jika melihat Minho idolanya sedang ada disini, pikir Soona. Jonghyun kembali menatap Soona,

Mianhae atas kekacauan kecil ini, Soona-ya.

Gwaenchana. Tentang apa yang mereka pikirkan it—”

“Tenang saja, aku yang akan menjelaskannya.” Potong Jonghyun yang sudah bisa membaca arah pikiran Soona. “Aku harap dengan kedatangan mereka, tidak mengganggu kita. Mari kita lanjutkan, apa yang ingin kau tanyakan lagi?”

“Hmm .. Dino. Eh, maksudku Jonghyun …”

“Kau boleh memanggilku Dino, jika itu membuatmu nyaman.” Sela Jonghyun lagi.

Soona menganggukkan kepalanya. “Arraseo. Mengapa waktu itu kau memperkenalkan dirimu Dino? Maksudku, mengapa bukan nama aslimu?”

“Karena bagiku saat itu, aku sedang menjadi diriku sendiri, bukan seorang Kim Jonghyun member SHINee yang terkenal. Jika di dorm pun terkarang mereka memanggilku Dino.” Jelasnya seraya menunjuk meja makan tak jauh dari tempatnya dengan Soona. Meja member SHINee yang lainnya.

“Jadi saat ini kau sedang menjadi Kim Jonghyun member SHINee atau Dino?” tanya Soona yang membuat Jonghyun terdiam. “Oh tentu saja kau sedang menjadi Kim Jonghyun karena kau menyewa tempat ini agar tidak ada yang memintamu ber-photo bersama atau meminta tanda tanganmu bukan?” Soona menjawab pertanyaannya sendiri kemudian ia beranjak dari kursinya, “Kalau begitu saya minta maaf karena telah mengganggu jadwal anda. Selamat malam.” Soona membungkukkan badannya dan pergi meninggalkan Jonghyun.

“Jadi kau akan pergi begitu saja setelah aku bersusah payah mengosongkan jadwalku hari ini hanya untuk bertemu dengamu?” pertanyaan Jonghyun berhasil menghentikan langkah kaki Soona. “Soona yang dulu aku kenal tidak seperti ini. Siapa kau?” tuduh Jonghyun dengan suara yang cukup keras.

Entah Soona dan Jonghyun menyadarinya atau tidak, 4 orang yang sedang menyantap makanan mereka, tiba – tiba saja menghentikan aktivitas mereka dan menatap kejadian itu dalam diam. Taemin, member termuda dari SHINee itu, menatap Soona dengan dahi yang berkerut kemudian berkata,

“Aku baru ingat! Yeoja itu yang selalu aku lihat di rumah sakit saat menjenguk Jonghyun hyung.” Jelasnya kepada Onew, Key dan Minho dengan suara yang pelan.

Jinjjayo?” pekik Minho dan Onew hampir bersamaan.

“Tapi bukankah yeoja yang di rumah sakit itu tidak bisa melihat?” tanya Key.

“Hey, mereka berdua sedang bertengkar.” Seru Onew. Tak ada yang peduli dengan pertanyaan Key, karena mereka sibuk melihat kejadian itu yang mereka rasa seperti sedang menonton sebuah drama.

Soona masih terdiam di tempatnya dengan mendongakkan kepalanya menatap langit – langit café itu. Dengan mengumpulkan keberanian yang ada, ia membalikkan tubuhnya sambil mengepalkan kedua tangannya kuat di samping tubuhnya. Soona mundur beberapa langkah begitu mendapati Jonghyun yang berdiri tepat di belakangnya.

“Jung Soona imnida. Senang bisa berkenalan dengan artis terkenal seperti anda, Kim Jonghyun-ssi.” Soona membungkukkan badannya dengan memaksakan seulas senyuman di wajahnya.

Jonghyun mendesah kesal, “Wae? Sebenarnya ada apa denganmu? Mengapa kau bersikap seperti ini padaku?” tanya Jonghyun frustasi.

Mwo? Ada apa denganku? Aku baik – baik saja.” Soona berusaha untuk tidak menatap Jonghyun yang ia tahu, Jonghyun sedang menatapnya. “Aku datang ke tempat ini untuk bertemu dengan Dino, tapi nyatanya Dino tidak ada bukan? Lalu untuk apa aku masih membuang – buang waktuku di tempat ini?”

“Jadi kau kecewa karena Dino yang kau kenal selama ini adalah Kim Jonghyun?”

Soona menundukkan wajahnya. Pertanyaan itu seakan menyeret Soona ke dalam lubang tak berdasar. Membangunkannya dari mimipi – mimpi dan menghadapi kenyataan pahit. Jadi Soona kecewa karena Dino itu adalah artis terkenal? Tidak! Bukan itu masalahnya. Masalahnya ada pada dirinya sendiri. Seharusnya ia tahu itu!

Jonghyun mencengkram kedua bahu Soona, “Nona Jung, bisakah anda menatap lawan bicara anda?”

“Sebenarnya apa yang kau harapkan dariku? Huh?” bentak Soona. Setetes air mengalir dari sudut matanya. Sebenarnya ia malu! Malu karena pertahanan yang selama ini ia pertahankan, goyah begitu saja di hadapan Jonghyun. “Aku hanya orang biasa yang berharap bisa memiliki orang yang berhasil menyemangati hidupku saat aku terjatuh. Orang yang aku pikir telah mengorbankan nyawanya demi kehidupanku! TAPI APA?! Ternyata Tuhan berkata lain! Orang itu masih bisa bernapas di dunia ini. Bahkan takdir mempertemukanku kembali dengannya.”

Dengan emosi yang meluap – luap, Soona mengungkapkan semuanya. Semua yang ia rasakan selama ini. Betapa sedihnya ia saat ia berpikir Dino mendonorkan kornea matanya. Betapa sakitnya kehilangan orang yang paling berharga dalam hidupnya. Dan tiba – tiba saja, ia hadir kembali. Dengan senyuman yang selalu menghiasi wajahnya yang tampan. Soona yakin Jonghyun tidak merasakan apa yang ia rasakan selama ini.

“Seharusnya aku senang bisa bertemu dengannya. Ya, SEHARUSNYA! Tapi kenyataannya tidak seperti itu! Hatiku seperti diiris pisau tajam saat aku tahu orang yang selama ini aku harapkan ternyata jauh dari jangkauanku. Terlampau jauh. Sama seperti, ketika aku melihat bintang di malam hari. Aku tak bisa menjangkaunya, tapi aku masih bisa melihat sinarnya.”

Jonghyun tertegun mendengar setiap kata yang keluar dari mulut Soona. Ingin sekali Jonghyun memeluk tubuh mungil Soona. Namun Jonghyun sadar betul, itu tidak mungkin karena hati Soona sedang rapuh dan terluka oleh dirinya. Bahkan menyeka air yang terus saja mengalir membahasi pipi Soona pun Jonghyun tidak mempunyai keberanian itu. Diperhatikannya Soona yang sedang menundukkan wajahnya dengan kedua telapak tangan yang menutupi wajah itu. Kedua bahunya bergetar hebat kerena isak tangisnya. Jonghyun menghela napasnya dan memalingkan wajahnya. Tertangkap dari lensa matanya, keempat sahabatnya itu sedang memperhatikannya. Seolah meminta dukungan, Minho, Key, Taemin dan Onew menganggukan kepalanya dan tersenyum.

Tanpa pikir panjang lagi, Jonghyun langsung merengkuh tubuh mungil itu ke dalam dekapannya. “Mianhaeyo Soona-ya, jeongmal mianhae …” bisiknya tepat di telinga Soona. “Mengapa kau berkata seperti itu? Kau tahu? Perkataanmu seperti tamparan keras untukku, mianhae ..

“Lalu apa yang bisa aku lakukan sekarang? Aku terlanjur mencintainya …” ucap Soona yang masih terisak dipelukkan Jonghyun.

“Perlu kau ketahui satu hal, Soona-ya. Seorang artis terkenal pun berhak mencintai seseorang karena ia juga manusia sama seperti yang lainnya. Dan cinta itu bisa untuk siapa saja dan cintaku ini untukmu, Soona-ya. Saranghaeyo ….”

Mwo?

THE END ^^

SESUAI PERMINTAAN PARA READERS, SAYA SUDAH MEMBUAT SEQUEL-NYA. JADI MOHON KIRTIK DAN SARANNYA .. GOMAWO

 

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

7 thoughts on “Dino or Jonghyun?”

  1. Hehe, belom baca ‘Pendahulu’nya.

    Rasanya Agk kecepetan alurnya.
    Konflik bathin Soona-nya kurg dalem begitu..
    Anyway, keep Writing!
    Semangat ya Thor..

  2. loh..? Kok udh end,.?
    Gk kepengen dilanjutin nih..?
    Ini keren loh, tp msh gantung..
    Dilanjutt lg yaa~#maksa
    Kkkkk~~

    Trnyata Dino entu da 2? Yg satu Jjong yg satu yg udh ngdonorin mata buat Soona?
    Tak kira lek Jjong yg ngedonorin mata buat Soona, trnyata bukan..
    Lanjutt Min..

  3. loh..? Kok udh end,.?
    Gk kepengen dilanjutin nih..?
    Ini keren loh, tp msh gantung..
    Dilanjutt lg yaa~#maksa
    Kkkkk~~

    Trnyata Dino entu da 2? Yg satu Jjong yg satu yg udh ngdonorin mata buat Soona?
    Tak kira lek Jjong yg ngedonorin mata buat Soona, trnyata bukan..
    Lanjutt Min….

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s