My Life With You, Lee Taemin – Part 5 (End)

My Life with you, Lee taemin (part 5/end)

Author: Lee mincha

Main cast: choi Nara and  Lee taemin

Support cast:  chichi, nara umma, nenek taemin, yoogun, nichole, dll….

Length: sequel

Genre: romantic and fullsadness

Rating: general

Summary: keberuntungan setiap manusia itu sama, hanya saja waktu dan keadaannya berbeda..

Niatnya bikin ni ff sedih banget tapi kayaknya g bisa sesedih yang di harapkan. Mian kalau ceritanya kurang OK, soalnya masih amatiran kekekekekekeke

Nara mengemasi barang-barangnya, sekarang sudah malam, kemana lagi ia bisa pergi. Haruskah kembali ke rumah umma, tapi ia tak punya pilihan lagi.

Tok….tok….

Nara mengetuk pintu itu,

Klek….

Umma membuka pintu, ia menatap nara heran dengan semua barang-barang itu

Umma: ada apa? Kenapa kau kembali?

Nara: mereka mengusirku…

Umma: lalu kenapa kau ke sini?

Nara:biar bagaimanapun ini adalah rumahku.

Nara masuk dan langsung menuju kamarnya, tak ada yang berubah masih sama seperti dulu.

****

Key: aku perlu bicara denganmu!

Taemin: aku tidak punya waktu untuk seorang pengkhianat.

Key: terserah kau mau menanggapku apa, tapi aku hanya ingin menjelaskan semuanya

Taemin: menjelaskan apa lagi?

Key: tentang kejadian waktu itu. Sebenarnya foto itu sengaja dibuat

Taemin: maksudmu?

Key: ummamu yang menyuruhku, dia bilang kau tidak bahagia bersama yeoja itu dan dia minta bantuanku untuk menjauhkannya darimu. Saat itu aku sengaja menciumnya dan menyuruh orang memotretku. Tapi aku sadar aku salah,kau bahkan seperti mayat berjalan saat ia pergi, dan aku rasa ia juga sangat tersiksa.

Taemin: ia tidak mencintaiku….. itu semua karena uang

Key: ummamu memang menyayangimu, tapi ia tak mengert tentang cinta. Kau tahu? Yeoja itu sangat mencintaimu bahkan terlalu mencintaimu. Jangan sampai kau menyesal nanti…..

Lalu key pergi meninggalkan taemin sendirian yang terpana dengan ucapannya, saat key baru saja pergi chichi datang ke apartemen itu….

Chichi: hi taemin…. Bagaimana kabarmu? Sudah 3 minggu kita tidak bertemu. Di mana nara?

Taemin: dia sudah pergi

Chichi: pergi? Apa maksudmu? Apa kau sedang mabuk?

Chichi kemudian menelfon nara

Chichi: dimana kau?

Nara: aku ada di rumah…..

Chichi: jangan bercanda, aku sekarang di rumahmu bersama taemin

Nara: bukan, aku bukan dirumah yang itu, tapi di rumahku dan umma…. Aku sudah berpisah dengan taemin….

Bep….

Chichi mematikan ponselnya sebelum mendengarkan penjelasan nara.

PLAKK………..

Chichi menampar keras pipi taemin….

Chichi: kau!!!!!!!!!!!!! Kenapa kau melepaskannya? Kau mengantarnya ke neraka……..

Taemin: kenapa kau menamparku?

Chichi: kau adalah namja terbrengsek yang pernah ada!!!!!!!!!!!!!!!!!

Taemin: YA!! Jaga ucapanmu!!!!!
chichi: kau tahu apa yang telah kau lakukan pada nara? sekarang ia berada di rumah ummanya!

Taemin: bukankah itu bagus?

Chichi: bagus katamu? Kau tahu betapa kejamnya ummanya itu? Yeoja itu bukan seperti ummanya melainkan malaikat pencabut nyawa. Dia menyiksa nara setiap hari, memukulnya, menamparnya, menyeretnya, mengurungnya di basemen yang dingin, kau membahayakan  nara !!!!!!!!!!!

Taemin: apa maksudmu?

Chichi: kau tahu kenapa nenek memaksamu menikahinya? Karena nenek tak tega melihat nara seperti mayat hidup setiap hari, karena nenek tak tega melihat nara hampir mati setiap hari!!! Kau tahu! Bahkan yeoja itu menjual nara pada rentenir untuk dijadikan wanita jalang!!!! Jika bukan karena nenekmu ia mungkin sudah mati bunuh diri karena frustasi!!!!! Sekarang kau mengantarkan istrimu sendiri ke kerbang kematian lagi!!!!  Kau bahkan membahayakan nyawa anakmu!

Taemin: anak?

Chichi: nara sedang hamil!! Apa kau tidak tahu?

Taemin terkejut bukan main mendengar semua perkataan chichi, ia mengambil kunci mobilnya.

Taemin: antarkan aku ke tempat nara sekarang!!

*******

Nara sibuk mencuci piring kotor bekas makan umma dan namja wanita itu. umma nara sedang berada di kamar mandi sementara itu namjanya sibuk melihat-lihat nara.

Namja: kau semakin cantik saja

Namja itu berdiri dan mendekati nara, ia hampir saja memeluk nara

Nara : apa yang kau lakukan?

Namja: tenanglah sedikit nanti ibumu dengar.

Nara: jangan mendekatiku!

Namja: sudahlah, kau sudah dicampakkan suamimu, tidak ada salahnya kau mencobanya sedikit bersamaku

Nara umma: ada apa ini?

Keduanya terkejut

Namja: dia mencoba menggodaku

Nara: mwo? jelas-jelas kau yang menggodaku….

Nara umma murka, ia tidak marah pada namjanya tapi pada nara, ditariknya nara sementara itu sang namja mengulurkan kakinya sehingga nara terjatuh, nara merasakan nyeri luar biasa di perutnya

Nara: umma hentikan!!!

Umma: kau!!! Dasar tidak berguna!!!! Dasar jalang!!

Ia terus memukuli nara, menamparnya dan menjambakki rambur nara berulang kali. Sementara nara terus meringis kesakitan, tak hanya sakit karena ummanya terus memukulinya tetapi juga rasa sakit yang bukan main di perutnya.

Saat nara umma tengah sibuk memukuli nara tiba-tiba pintu rumah itu terbuka. Taemin dan chichi bergegas masuk, mereka menyasikan nara yang disiksa ummanya, nara terus meringis kesakitan dan memohon pada ummanya agar menghentikan tindakannya

Taemin: ADA APA INI???????

Umma nara terkejut melihat taemin..

Taemin: apa yang kau lakukan pada istriku?

Sementara itu nara merasakan sesuatu mengalir diantara kedua pahanya, tak lama kemudian ia melihat darah mengalir deras dari sana, ia menyentuh darahnya itu, muncul fikiran negative di otaknya……..

Nara: andwe… jhebal………… jangan tinggalkan aku…………… andwe….

Nara terus menciracau dan memegangi darahnya sendiri, taemin terkejut bukan main. Ia menghampiri nara yang terduduk di lantai.

Taemin: yeobo….. kuenchana…..

Nara: andwe….. andwe…. jangan terjadi…..

Tanpa fikir panjang taemin menggendong nara diikuti chichi yang membantunya membuka pintu mobil. Chichi menyetir sementara taemin duduk di belakang bersama nara, taemin memeluk nara berusaha menenangkanya.

Taemin: bertahanlah… kita akan segera sampai di rumah sakit

Nara hanya menatap taemin, tatapan yang dalam dan penuh dengan kesedihan, air mata nara mulai mengalir membasahi pipinya yang penuh lebam dan bibirnya yang berdarah. Perlahan-lahan nara mulai tak sadarkan diri.

Saat tiba di rumah sakit nara langsung di bawa ke UGD, taemin dan chichi menunggu di luar.  Taemin tak bisa tenang ia terus mondar mandir, baju dan tangannya penuh noda darah nara.

Taemin pov

Aku tak bisa tenang sungguh tak bisa, aku sangat mengkhawatirkan nara. aku tak bisa menahan perasaaanku, perlahan aku terduduk di lantai dan aku rasakan air mataku mengalir. Ini semua salahku, seandainya saja aku mendengarkan penjelasannya, seandainya saja aku percaya padanya, semua ini tak akan terjadi.

Author pov

Taemin masih terduduk di lantai rumah sakit sambil menangis, sementara chichi duduk di kursi panjang tempat menunggu, ia juga menangis, ia benar-benar benci taemin sekarang. Tak lama kemudian tae umma datang bersama appanya dan juga key.

Tae umma: taemin…

Yeoja itu menghampiri putranya yang sedang sangat bersedih, timbul penyesalan di hati yeoja itu.

Taemin: untuk apa umma datang ke sini? Bukankah ini yang umma inginkan? Sadarkah umma? Melihatnya menderita membuatku lebih menderita… jika saja umma tidak menghasutku semua ini tak akan terjadi. Aku adalah anak bodoh yang selalu mempercayai ummanya hingga membuat dirinya sendiri menderita

Tae umma sungguh terpukul mendengar perkataan putranya itu, ia berdiri mencoba meninggalkan taemin diikuti oleh appanya. Tae umma duduk di kursi taman kemudian menangis

Tae umma: aku jahat sekalu

Tae appa: setidaknya sekarang kau sadar perbuatanmu

Sementara itu key berusaha menenangkan taemin, ia menyuruh taemin untuk membersihkan diri.

2 jam berlalu kemudian sang dokter keluar

Dokter: mana suaminya?

Taemin: aku suaminya……….

Dokter: apa yang terjadi?

Taemin: ia disiksa ummanya sendiri…….

Dokter: aku hanya bisa membantu istrimu tapi tidak anak kalian, ia sudah tak bisa di selamatkan lagi

Taemin terdiam, matanya membulat dan mulai tergenang air mata.

Chichi: ini semua salahmu! Kau membunuh anakmu sendiri!

Chichi berteriak pada taemin

Key: apa maksudmu? Ini semua takdir tuhan

Chichi: takdir tuhan? Ini bukan takdir tuhan, tapi nasib buruk yang ia buat untuk sahabatku! Kau tahu betapa nara sangat menyayangi malaikat kecilnya????

Chichi kemudian pergi diringi tangisnya sendiri….

***

Nara mengerjap-ngerjapkan matanya, badannya sangat lemas dan sakit di perutnya. Melihat nara sadar taemin segera menghampirinya. Suasana sudah lumayan tenang sekarang, di sana ada taemin, chichi, key dan orangtua taemin.

Taemin membantu nara untuk duduk dan menyangganya dengan bantal. Nara menatap taemin yang sedari tadi ekspresinya datar.

Nara: apa yang terjadi? Katakana padaku… aku berhak tahu…

Taemin: dia sudah pergi……….

Nara kemudian menarik nafas dalam, bulir-bulir air matanya  mulai jatuh. ia tak sanggup lagi menahan segalanya, nara pun menangis sejadi-jadinya, ia berteriak sekeras-kerasnya

Nara: ANDWE!!!!!!!!!!!!!

Semua orang di sana hanya bisa menyaksikan kepedihan nara.

Taemin memeluk nara erat dan mulai menangis,

Taemin: mianhae… jeongmal mianhae…..

***********************

4  bulan sudah setelah kejadian itu, sejak saat itu tae umma jadi berubah total. Ia jadi sangat menyayangi nara begitupun tae appa. Taemin tengah sibuk mempelajari mengenai perusahaan nenek yang kini jatuh ke tangannya. Sementara chichi membatalkan niatnya sekolah ke luar negri, ia memutuskan untuk tetap di korea melanjutkan bisnis orangtuanya. Key sekarang sibuk dengan pekerjaannya semenjak perusahaannya bergabung dengan perusahaan taemin. Nara umma pergi meninggalkan namjanya dan menitipkan sebuah surat untuk nara, dia bilang dia merasa sangat menyesal dan minta maaf, ia tak berani menemui nara terlalu menyesal, sekarang beliau pergi ke sebuah desa menjadi penjaga sebuah panti asuhan di sana.

Nara duduk diantara makam appa dan yoogun.

Nara: appa….. semuanya sudah berubah sekarang, meskipun masih menyakitkan aku akan merelakan malaikatku menyusulmu. Appa………….. semoga tuhan tak bosan memberiku makhluknya yang indah untuk menemani hidupku.

Nara membuka pintu kamarnya, tepatnya kamar taemin yang sekarang juga jadi kamarnya. Ia memandangi lagi foto pernikahannya, foto itu tak kecil seperti dulu, taemin mencetak foto itu menjadi sangat besar dan memajangnya di kamar mereka.

Nara terkejut saat tiba-tiba taemin memeluknya dari belakang,

Taemin: kenapa masih bermenung? Kau harus segera bersiap-siap, jarang sekali suamimu ini bisa pergi liburan kan? Kita tidak boleh gagal liburan hanya karena ketinggalan pesawat, itu sanag konyol……

Nara: kenapa kita harus ke paris? Apa tidak terlalu jauh? Apa alasanmu memilih paris?

Taemin: karena kita tidak hanya pergi berlibur, tapi juga honey moon.kekekekekekekekekeke

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

21 thoughts on “My Life With You, Lee Taemin – Part 5 (End)”

  1. Ahh~ Akhirnya keluar juga ff ini ^^
    kyaaa~ 1st. kasian sama Nara banyak banget yang ninggalin dia:( 2nd. seneng akhirnya semuanya jadi baik sama Nara^^
    Keep writing thor! Hwaiting^^9

  2. hwa..
    Aku ga tau ini happy end ato bukan..
    Memang akhirnya nara bahagia tpi dibayar mahal dgn calon bayinya yg hilang..
    Kereen.. Cuma ujungnya agak kecepetan..
    Keep writing!!

  3. huwa………. daebak.!
    mataku b’kaca-kaca wktu bca part yg sdih nya…
    ksian bnget naranya thor..

    buat lg donk yg main castnya taemin..

  4. Bagus banget thor…
    Cuma saran aku penulisannya pake tanda peti aja thor, jadi kesannya ga kaya baca naskah drama gitu…
    Mian banyak maunya…
    #bow bareng Onew

  5. Waktu awal2 part .. cerita nya menurut aku kurang menarik .. tapi aku tetep penasaran 😀 jadinya baca sampai hhhhabiss.;)

    Aku suka jalan ceritanya .. aku sampai nangis loh 😮 . Nara memang kurang beruntung diawal … tapi tuhan memberikan lebih baik diakhir 🙂

    Menurut aku .. pas part 3-5 alur nya terkesan buru2 .. seharusnya bisa.sedikit santai .. trus penulisan eonnie kurang , tapi lumayanlah 🙂 …

    sebel banget Key oppa cium2 orang lain 😦 apalagi istri orang :S ..

  6. Aaaaa… suka suka. Keren, btw yang sequel dilanjutin dong penasaran banget 🙂 *ketawan baca sequel duluan*

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s