One Second

Author: helmyshin1 (@helmyshin1)

Main Cast: Choi Minho, Jessica Jung

Genre: Psychology, Romance

Rating: PG 15

Lenght: Ficlet

Warning: Deskripsi berlebihan, butuh pemikiran lagi dan lagi.

Disclaimer: This story is MINE ! Every Cast is God’s and every Marriage Promise (?) took from Breaking Dawn Movie.

Don’t copy without permission and don’t be a silent reader !

One Second © 2012 Psycho Addict, helmyshin1

“Aku, Choi Minho, menerima engkau, Jessica Jung, sebagai istriku..” angin membelai ucapan Choi Minho yang menggantung, sengaja membiarkan Jessica, seorang wanita bergaun putih cantik yang ia tatap matanya, melengkapi kalimat yang baru saja Minho mulai. Jessica membalas tatapan lelakinya, “dalam suka dan duka..”

Minho masih menggenggam erat punggung tangan Jessica, tak mengalihkan pandangannya sedikit pun dari kedua bola mata indah milik wanitanya, seolah di bola mata itu terdapat sebuah titik di mana dia tak bisa berpaling, begitu juga sebaliknya. Minho mendesah, menuntun Jessica untuk berjalan beriringan dengannya, “kekayaan dan kemiskinan,” disambung Jessica kembali, “dalam sakit dan sehat.”

Sang wanita memutar kedua bola matanya, menikmati indahnya batang-batang cahaya yang menembus celah dedaunan hutan. Dia tarik sudut bibir merahnya. Cantik. Cantik sekali. “Dan akan terus mencintainya,” Jessica mendekatkan tubuhnya ke wajah Minho yang menawan, kali ini dia menuntun lelaki yang memakai setelan jas rapi itu untuk mengikuti alur kakinya, seolah mereka berdansa di atas udara. Ringan.

Jessica meraih pipi kanan lelakinya, menyentuhnya lembut seperti sebuah karpet beludru. “Dan menghormatinya.. Sampai mati memisahkan kita.”

Si lelaki mendengus, nampak tak setuju dengan kalimat terakhir yang dilontarkan mulut manis wanitanya. Digenggamnya tangan hangat yang menyentuh pipinya, diremas seolah tak ingin kehilangannya. Tidak. Dia memang tak ingin kehilangan itu semua. Lelaki tersebut menarik tengkuk leher Jessica cukup cepat hingga membuat si wanita mendesah karenanya.

Minho memposisikan dirinya mendekat ke tubuh Jessica, hingga sinar mentari senja yang menerobos lubang-lubang hutan menghantam wajahnya. Tapi ia tak peduli. Dia sengaja menghembuskan napasnya yang hangat, hingga Jessica bergidik, bulu romanya berdiri.

Sesuatu yang hangat tiba-tiba menyambar bibir Jessica, lebih cepat dari yang ia duga. Wanita itu membalasnya, tak pernah bisa untuk sekedar menolak. Mengulum. Menghisap. Juga menggigit. Cukup lama. Semakin dalam dan dalam. Hingga lidah mereka saling beradu di dalam mulut Jessica, menari-nari seirama dengan dentuman jantung mereka berdua. Nikmat.

Dan beberapa saat kemudian, Minho menarik wajahnya beberapa centimeter dari wajah Wanitanya, mencoba menstabilkan napasnya, begitu pula sebaliknya. Lelaki itu kembali menghembuskan udara hangat dari hidungnya ke tengkuk Jessica, memejamkan matanya dalam. “..sampai maut berani untuk sekedar menyentuh kita.” Gaun Jessica berkibar.

Keduanya kembali ke posisi semula. Minho mengeluarkan sebuat kotak kecil berwarna merah dari saku celana hitamnya, memamerkan sebuah cincin berlian yang harganya tiada apa-apanya dengan rasa cinta Minho kepada Jessica. Mata Jessica pun berbinar, seolah banyak tetesan air yang jatuh di matanya.

Minho memasangkan cincin itu ke jari manis Jessica, hanya sebagai simbol. Tak lebih dari simbol. Sebuah senyum terbaik nampak merekah di bibir merah keduanya, seolah senyum itu hanya akan diberikan untuk sang kekasih tercinta. “Jessica, kaulah hidupku, matiku, dan segalanya untukku.” Jessica mengangguk, “dan kau, Choi Minho. Kau adalah seseorang yang mampu membuat mataku tak bosan untuk mengagumi betapa sempurnanya dirimu,” diikuti Minho yang mengecup keningnya sekilas, lalu mengerlingkan matanya, setuju.

Kini, mereka akan membuktikan kebenaran janji yang telah diikrarkannya.

Srek,

“AAAAA !!!”

One Second © 2012 Psycho Addict, helmyshin1

 

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

19 thoughts on “One Second”

  1. AAAAA.

    SEQUEL PLEASE.

    Ini maksudnya apa? Yang teriak siapa? Mendadak kepo QAQ

    Setuju sama comment-comment yang diatas. Endingnya bikin bingung._. ini ceritanya kepotong atau emang cuma segini?

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s