Keeping Love Again

“Keeping Love Again”

Author : #CharmyGirl a.k.a. yongie_jjong (terserah mau make yang mana, kalau mau Sesil juga boleh (?))

Main cast : Kim Jonghyun, Jin Hyojin

Support cast : Choi Minho

Genre : Stand Alone, Songfic, Sad Romance, Angst (lagi =.=), Galau (Genre baru nih? Kkk~)

Rating : PG-14 (mungkin? Gatau deh .___.v)

Summary : “Salahkah aku masih menyimpan rasa cinta untukmu?”

A.N : Yah annyeong readers! CharmyGirl a.k.a yongie_jjong kembali dengan kenarsisan dan kegajeannya =_= Mian banget, kayaknya otakku penuh angst doang *nangis dipojokan* Ya udah deh, aku bawa ff terbaruku dengan Keeping Love Again, setelah debut di sf3si dengan Diary of Our Memories juga untuk key bday party, Last Gift, *yaelah bilang aja promosi =_=* yang rada abal-abal dan acak-acakan T_T dan lagu yang harus didengarkan saat membaca ff ini juga Keeping Love Again, hahaha…*ketawa evil ala kyu. Disate readers ama sparkyu*  Sebenarnya ga mau bikin JongHo, soalnya saya JongHo shipper kkk~ tapi kayaknya Minho yang paling cocok tuh *digorok flames .___.v*. AUTHOR BANYAK BACOT! Ya udah langsung aja yah! Enjoy read~

~~~*

Apa rasanya kalau kalian mencintai seseorang, tapi ia harus bersama orang lain? Bagaimana kalau kalian saling mencintai, tapi takdir menghalanginya? Aku juga mengalaminya. Apa boleh buat, ini adalah takdir Tuhan. Aku tidak bisa mengubahnya, hanya bisa pasrah dan menunggu orang yang lebih baik. Lalu, apa yang akan terjadi selanjutnya? Molla. Hanya Tuhan yang tahu.

~~~*

kimi dake wo motto atoniwa hikenaihodo motto akireruhodo

imi nado nai sa ikiteiku koto no youni

tada aishi tsuzuketeku

Salju turun begitu deras. Di sebuah taman seorang namja sedang berdiri di bawah pohon. Ia termenung memandang salju yang berjatuhan. Angin bertiup, dingin menusuk kulit. Lampu taman yang menyala terang malam itu, membuat taman yang kini hampir seluruhnya tertutup salju semakin terlihat indah.

Tapi tidak begitu bagi namja ini…

Kini, semuanya terlihat suram baginya. Setelah peristiwa menyakitkan itu, sekarang semua terlihat menakutkan. Terlihat menyakitkan. Tidak bisa membuatnya bertahan.

“Kim Jonghyun, mian…”

“Kim Jonghyun, aku harus pergi.”

“Oppa, aku bersamanya sekarang…”

“Oppa, kita putus.”

Kata-kata itu terngiang di benaknya. Kata-kata itu seolah menggema terus di telinganya. Kata-kata itu, semakin membuatnya tersiksa.

toitadashtemo kikoenai hito no nagare to ame ni nure

todokisou demo todokanai chikanwa Reverse oh

furesaseteyo sono Heart kakoka miraide doka

Wajah yeoja itu jelas terbayang di matanya.  Jin Hyojin. Cinta pertamanya. Belahan hatinya. Yeoja pertama yang membuat hatinya tergetar. Yeoja pertama yang membuatnya terkesima.

Tapi, semua itu tinggal kenangan. Hanya sebuah masa lalu.

“Kita putus…”

“Kita putus…”

“Kita putus…”

kimi dake wo motto atoniwa hikenaihodo motto akireruhodo

imi nado nai sa ikiteiku koto no youni

kokorono mamani oh I love you

ima Keeping Love Again moichido

again, and Keeping Love Again hitasurani

iminadonaisa ikiteiku kotono yo-o-ni

tada aishi tsuzuketeku

“AAAAAKKHHHH!!!”

Namja itu, Jonghyun, berteriak sambil menendang salju yang menumpuk di kakinya. Perlahan ia terduduk, tidak sanggup berdiri…

“Oppa… Orang tuaku sudah menjodohkanku… Aku harus meninggalkan oppa… Mianhae…”

Terbayang kata-kata terakhir Hyojin sebelum meninggalkannya. Terbayang wajah Hyojin yang basah karena air mata, saat mengucapkan salam perpisahan padanya.

“Aku akan tetap mencintaimu… Kim Jonghyun…”

“Hyojin-ah… Hyojin-ah… Mengapa kau pergi… Mengapa…”

Perlahan air matanya menetes. Ia tidak bisa menahan kepedihannya lagi. Hatinya sudah terlalu sakit…

“Salahkah aku masih menyimpan rasa cinta padamu? Salahkah aku?”

Perlahan Jonghyun terisak, tidak bisa menahan tangisnya.

“ANDWAEEEEE!!!!!!!!!!!!!!”

Ia tertunduk, tangisannya semakin keras, seiring salju yang turun semakin deras.

Merasakan sakitnya luka yang ada di hatinya. Merasakan kedinginan hatinya sekarang. Merasakan kerinduan yang sangat dalam. Merasakan cinta yang telah ia jaga sampai sekarang…

“Just keeping love again, even if I’m hurt…”

~~~*

nakitai gurai aitakute (aitakute)

yamino hajamani nakinurete (nakinurete)

tsutaetakutemo tsutawaranai kokorowa Reverse oh

kikaseteyo sono Heart majiwareru toko made

Di sisi lain taman tersebut, seorang yeoja sedang duduk di bangku taman. Ia melepas cincin yang ada di jari manisnya, dan memandangnya luruh.

Salju yang turun dengan deras, dan dingin angin yang menusuk kulit. Perlahan bulir-bulir salju jatuh ke tangannya, mengenai cincin yang dipegangnya.

Digenggamnya kuat-kuat cincin itu, dan menaruhnya di dadanya.

“Jin Hyojin, maukah kau menerima Choi Minho sebagai suamimu, mendampinginya dalam suka maupun duka…”

Terngiang sumpahnya di depan pendeta saat itu. Terlihat bahagia, tetapi hanya ia dan Tuhan yang tahu, ia tidak sebahagia yang dikira.

“Ya, saya bersedia.”

kimi dake wo motto atoniwa hikenaihodo motto akireruhodo

imi nado nai sa ikiteiku koto no youni

kokorono mamani oh I love you

ima Keeping Love Again moichido

again, and Keeping Love Again hitasurani

iminadonaisa ikiteiku kotono yo-o-ni

tada aishi tsuzuketeku

Ia tidak mencintai Minho. Ia tidak menyukai, bahkan ia sering berselisih dengan Minho. Seandainya ia bisa kembali ke masa-masa bahagianya dengan Jonghyun…

“Hyojin-ah, kau tidak bisa meninggalkanku seperti ini!”

“Hyojin-ah, aku masih mencintaimu!”

“Hyojin-ah… Jebal…”

“Hyojin-ah…”

“Hyojin-ah…”

 

“JANGAN MENINGGALKANKU SEPERTI INI!!!!”

Hyojin merasa sangat bodoh.

“Neomu baboya, Jin Hyojin… Neomu baboya…”

Angin bertiup semakin kencang, salju turun semakin deras, dan… air matanya mulai mengalir di wajah cantiknya. Isakan kecil terdengar dari bibir mungilnya.

Bukannya apa-apa, ia merasa tidak bisa membahagiakan Jonghyun. Ia merasa sangat bodoh, ditambah lagi, saat sakramen pernikahannya ia malah meminta Jonghyun datang. Hanya bisa menambah sakit hatinya. Ia yakin, saat melihatnya bersama Minho di altar gereja, pasti Jonghyun sakit hati.

Tapi apa boleh buat. Semua sudah ditakdirkan, ia tidak bisa berbuat apa-apa.

“Berikan tangan kirimu.”

Hyojin masih mengingatnya, cincin yang dipegangnya, adalah pemberian Minho saat pernikahan mereka berlangsung. Ingin ia melempar cincin itu jauh-jauh. Tapi… ia tidak bisa. Mereka sudah bersatu, tidak mungkin berpisah lagi atau masa depannya akan hancur. Akhirnya ia memakainya lagi.

negaunara kono koudouga inochi kizamu oto kanaderu tabi

hitotsu hutatsu kibo-o-ni natte hitoriga hutarini natte

aiwa eienni

Ia masih terbayang saat Jonghyun memintanya untuk kembali, tapi yang ia berikan sambil menutupi tangisannya, hanya sebuah undangan. Ah, Hyojin merasa sangat bodoh.

Yang hanya bisa dilakukannya sekarang, hanya menjaga rasa cintanya pada Jonghyun.

Hanya bisa menjaga tanpa mengungkapkannya.

Hanya bisa merasakan sakitnya cinta tanpa Jonghyun di sampingnya.

Ia menjaga cintanya, lagi. Setelah berusaha memadamkan api cintanya pada Jonghyun, tapi, ia rasa itu tidak akan bisa. Minho- orang itu tidak akan bisa menggantikan Jonghyun. Tidak hanya Minho, tapi namja lain, siapapun.

“Ne, just keeping love again…”

Hyojin menangis lagi. Kali ini, hatinya lebih dingin dari salju yang sedang turun sekarang. Kesepian, merindukan satu-satunya orang yang bisa membuat hatinya hangat kembali.

~~~*

Flashback

“Kim Jonghyun, mian…”

“Hyojin-ah, apa maksudmu meminta maaf seperti itu?”

“Kim Jonghyun, aku harus pergi.”

Jonghyun terkejut mendengar pernyataan Hyojin. Apa maksudnya? Mengapa ia mendadak harus pergi?

“M-mwo? Apa maksudmu? Hyojin-ah, aku masih mencintaimu!”

“Oppa… Orang tuaku sudah menjodohkanku… Aku harus meninggalkan oppa… Mianhae…”

“Hyojin-ah, kau tidak bisa meninggalkanku seperti ini!”

Hyojin terdiam sebentar. Disusul air matanya yang menetes.

“Oppa, aku bersamanya sekarang… Kita tidak akan pernah bersatu kembali!” kata yeoja itu sambil terisak.

“Hyojin-ah… Jebal…”

“Oppa, kita putus. Aku akan tetap mencintaimu… Kim Jonghyun…”

Air mata membasahi wajah Hyojin. Kemudian ia memberikan sepucuk surat undangan.

“Hyojin-ah… Hyojin-ah… ANDWAE…. JANGAN MENINGGALKANKU SEPERTI INI!!!! HYOJIN-AAAHHH!!”

Hyojin, berlari menjauhi Jonghyun yang masih mematung sambil menangis…

~~~*

“Jin Hyojin, maukah kau menerima Choi Minho sebagai suamimu, mendampinginya dalam suka maupun duka…”

“Ya, saya bersedia.”

~~~*

“Berikan tangan kirimu.” Minho mengambil tangan kiri Hyojin dan memasangkan sebuah cincin di jari manisnya. Hyojin tersenyum, di dalam hatinya penuh kepahitan.

Jonghyun- yang duduk di kursi tamu, hanya mematung, tersenyum pahit. Ia menggigit bibirnya, menahan tangis.

Hatinya terlanjur sakit setelah Minho mengecup punggung tangan Hyojin. Ia kembali tersenyum hambar, dengan air mata yang mengalir di sudut matanya.

kimi dake wo motto atoniwa hikenaihodo motto akireruhodo

imi nado nai sa ikiteiku koto no youni

kokorono mamani oh I love you

ima Keeping Love Again moichido

again, and Keeping Love Again hitasurani

iminadonaisa ikiteiku kotono yo-o-ni

tada aishi tsuzuketeku

tada aishi tsuzuketeku (kimidakeo)

~~~*

Author’s side

 

Salju turun semakin deras. Angin bertiup semakin kencang. Air mata Jonghyun dan Hyojin mengalir semakin deras. Hati mereka nyaris membeku. Nyaris hancur merindukan satu sama lain, yang tidak mungkin bersatu lagi. Parahnya lagi, mereka tidak sadar, mereka saling berdekatan sekarang…

END

Gimana? Ada kesalahan? Gaje? Ga dapet feelnya? Jelek? Ga aturan? Aneh? Merasa tersinggung?

Author bacot. Haha. Aku kasih tau yah, maksudnya mereka saling berdekatan itu seperti di cover ff di atas *nunjuk*. Aku Cuma butuh comment kalian deh. Sanso gateun comment! Gamsahamnida 4 read~ ^^

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

23 thoughts on “Keeping Love Again”

  1. hwaa.. Nyesek..
    Tapi gara2 kalimat ‘Parahnya lagi, mereka tidak
    sadar, mereka saling berdekatan
    sekarang…’ hancurlah feel yg ku dapat.. Malah pengen ketawa jdinya..
    Keep writing!!

  2. baguus kok chingu.. sya suka kalo ff yg angst romance kyak gni.. -__- *readres yg aneh
    mngkin feelnya bkal lebih dpet kalo dibuat sequel chingu *author: blg aja nyuruh buat sequel, -__- readers krg ajar.. readers:*psang muka polos o.0

    mian bercanda, so far bagus bgt chingu..
    keep writing.. ^_^

  3. Feel-nya kurg dapet Thor..
    Kyknya ada bnyk pengulangan gt,

    mgkn bakalan lebih dapet kalo ada sekuelnya getoo..
    Hehe

    keep writing!

  4. Nggak tahu kenapa aku deg-degan baca FF ini._. Padahal siang bolong kayak gini…

    Yaudahlah, nggak penting-_-. Kasihan Jjong sama Hyojin T.T Kalau Hyojin nggak mau sama Minho, buat aku aja nggak apa kok! Aku bersedia #plakk

    Nice ff! Keep writing ne?

  5. lumayan nyesek T.T
    ini knp sekalinya saya bc ff mlh nyesek gini ya.. hahaha

    aq ngerasa anej aja nih pas kalimat ini:
    Parahnya lagi, mereka tidak sadar, mereka saling berdekatan sekarang…
    itu sama2 di taman dong ya? trus bs dblg lumayan deket karena berada di tempat yg sama namun beda sisi.. nah.. td ada bagian jjong teriak.. kok cewenya gak denger? agak aneh menurutku.. hihihi

    anw feelnya lumayan dpt.
    keep writing 🙂

  6. Bagus ffnya , cuman yg bikin ancur itu kaliamat terakhir …
    Udah mau nangis , ehh kalimat terahir malah bikin ketawa 😀

  7. ommoo sedih ceritanya
    kasian mreka brdua sma” mnderita krna ga bisa brsatu
    covernya ga ada ya, coba kalo ada mngkin lbh bgus

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s