Our Life Story [1.3]

Our Life Story – Part 1

Author : Charismagirl

Tittle : Our Life Story

Cast(s) :

  • SHINee
  • EXO
  • Super Junior

Genre : Comedy (absurd-__-a), Family

Rating : G

Length : Three-Shoot

A.N : Ini FF rada error kayak authornya._.// plak. Mungkin banyak typo yang sengaja muncul, semoga tidak mengganggu. Maafkan saya jika ada cast yang dinistakan-__-*tiarap* Saya udah lama gak bikin FF komedi._. Yang senyum dikiiitt aja, komen! Well, happy reading~

***

PAGI yang cerah. Matahari mulai menampakkan wujudnya. Embun-embun nampak berkilat terkena bias cahaya. Kicauan burung mengalun membentuk harmoni indah dalam sejuknya pagi itu.

Kesibukan kota Seoul mulai terlihat. Beberapa orang sudah tampak sibuk dengan aktivitasnya. Jalanan penuh dengan pejalan kaki dan alat transportasi yang berlalu lalang menuju tempat tujuan mereka masing-masing.

Keadaan berbeda terjadi di apartemen yang berada dalam sebuah gedung mewah di daerah Gangnam. Apartemen yang sering disebut dorm itu ditinggali oleh lima orang namja yang masih masuk dalam kategori anak muda. Dari lima pemuda tersebut, dua orang sudah bangun dari tidurnya. Sedangkan tiga lainnya masih menjelajah dunia mimpi.

Salah satu dari yang sudah bangun tengah menyibukan diri di dapur, lengkap dengan clemek merah muda dan spatula limited edition yang serba guna dari hadiah kuis spongebob. Dialah Key, si Almighty yang tampan dan multitalenta. Jelas saja multitalenta. Selain mempunyai bakan menyanyi, menari dan rapp, dia juga berbakat dalam tata boga. Selain itu bakat alami yang tampak adalah mengomel dan berkuasa. Itulah mengapa dia disebut Almighty.

Namja lain yang sudah bangun adalah yang paling tua. Orang-orang sering menyebutnya leader. Pemuda yang memiliki eye-smile mengagumkan itu bisa terlihat tampan dan imut dalam waktu bersamaan. Dialah, Onew. Pecinta hewan unggas yang termasuk kategori omnivora atau akrab disebut AYAM.

Bunyi desisan dari wajan penggorengan milik Key terdengar hingga kamar. Aroma nikmat nasi goreng menguar memenuhi dorm. Onew sangat antusias dengan sarapan paginya, bahkan ia sudah menyiapkan piring dan sendok untuknya sendiri. Tapi, malangnya Key tidak memperbolehkannya memasukan satu sendok pun makanan itu ke dalam mulutnya sebelum ia membangunkan tiga adik-adiknya yang masih asik mengukir peta di atas bantal mereka masing-masing.

Hari ini Onew  merasa ada yang berbeda. Dia bangun lebih dulu dari yang lain adalah hal yang tidak wajar. Dia bangun jam 9! Astaga jam 9! Adik-adiknya itu sudah keterlaluan belum bangun sampai sekarang. Memangnya apa yang mereka lakukan tadi malam?

Onew menyiapkan ancang-ancang untuk membangunkan salah satu dari mereka. Target pertama adalah si flaming charisma yang sering membuat yeoja berteriak kebakaran. Eit! Maksudnya yang sering membuat yeoja memekik kegirangan karena senyumnya yang bisa melelehkan semua coklat yang sedang beku. Entah mengapa hari ini Onew ingin berteriak dan mengomel. Belum pernah mendengar si Dubu mengomel bukan? Sekarang saatnya! Sebenarnya ia pun merasa aneh dengan dirinya sendiri. Kemungkinan pertama yang menyebabkannya seperti ini adalah dia belum makan ayam. Kedua, Key sudah men-trainee Onew untuk menjadi cerewet. Ketiga, sifat cerewet Key sudah pindah sepenuhnya pada Onew. Dan berbagai kemungkinan lain yang tidak mungkin. Stress.

“YAK! Bangun!” Onew menendang bokong Minho tanpa ampun. Tenaga tendangannya persis seperti Fabregas salah satu striker dari negara Spanyol. Sedang yang dibangunkan hanya mengelus sasaran tendang Onew lalu mengambil bantal dan melindunginya.

Onew memberikan tenaga yang sama untuk kedua kalinya. Hingga pria tampan dan tinggi itu membuka matanya sedikit lalu duduk.

“Aish, Appo! Hyung! Jangan pikir bokongku adalah bola!” Minho mengucek matanya dan mengacak-acak rambutnya dengan gusar. Entah mengapa keadaannya  yang seperti itu bisa membuat author tergoda.

“Cepat bangun! Cuci muka lalu sarapan. Hari ini kita harus latihan persiapan SM Town tour ketiga di negara selanjutnya.”

Sang leader beralih pada target kedua, dimana sang maknae masih tertidur pulas dengan posisi tengkurap. Pria itu menyiapkan kakinya untuk melakukan tendangan kedua. Tapi Minho lebih dulu mencegahnya.

“Hyung! jangan! Bokong maknae tidak lebih besar dariku. Jangan lakukan itu padanya.” Minho merentangkan tangannya di depan Onew. Seolah takut leader-nya itu menyakiti maknae.

“Oh! Kau mau pamer kalau bokong-mu lebih besar dari maknae kita?” ucap Onew dengan nada sengit. Mau tak mau Minho membuka mulutnya dan menampakkan wajah bodoh. Sejak kapan Onew mempermasalahkan masalah bokong?

Aniyo! Aku hanya kasihan pada bokongnya yang kekurangan daging itu.” Minho berangsur menurunkan tangannya.

“Lalu dengan cara apa kau membangunkannya selain menendang bokong?”

Jonghyun yang tidur disamping Taemin mulai bergerak gelisah. Ia membalikan badannya hingga telentang. Lalu duduk secara tiba-tiba dan memekik setinggi tiga oktaf.

“YAK! Berhentilah membicarakan bokong!” seru Jonghyun geram. Sontak Minho dan Onew menutup kedua telinga mereka dengan kedua tangan mereka pula. Lagi pula akan menjadi hal yang merepotkan kalau mereka menutup telinga orang lain.

Jiwa sang maknae juga sudah kembali ke tubuhnya mendengar pekikan khas dari super power voice si Bling Bling Jonghyun. Taemin menguap dan meregangkan badannya.  Lalu ia mengucek matanya dan tersenyum tipis. Menggemaskan.

“Ada apa Hyung?” tanya Taemin polos.

“Ada kompetisi bokong.” Jawab Jonghyun sekenanya. Jonghyun bangkit dari tidurnya lalu berjalan menuju kamar mandi.

“Heh?” Si maknae polos itu menampakkan wajah bingungnya dengan ekspressi yang paling menggemaskan.

“Sudah, lupakan. Jonghyun Hyung sedang kesal saja. Karena Onew Hyung membangunkannya dengan cara yang tidak wajar.” Minho mengacak rambut Taemin, adik kesayangannya.

“Kenapa jadi aku yang disalahkan? Dasar kodok!”

***

Jonghyun, Onew dan Key sudah duduk manis di meja makan. Mereka memulai sarapan tanpa menunggu Minho dan Taemin. Dua anggota termuda itu sedang melakukan rutinitas pagi di kamar mandi yaitu mandi. Tapi tenang, mereka berada dalam kamar mandi berbeda.

Dentingan sendok meramaikan ruang makan saat itu. Tidak ada yang memulai untuk bicara karena mereka asik menikmati nasi goreng buatan Key yang sangat menggoyang lidah. Sudah setengah porsi yang mereka habiskan barulah Taemin dan Minho muncul dari kamar mandi berbeda. Lengkap dengan handuk putih yang menempel di kepala mereka. Rambut mereka yang agak basah dengan wajah yang bercahaya serta wangi sabun menguar lagi-lagi membuat author terpesona.

Key meletakkan sendoknya lalu menatap Taemin dan Minho secara bergantian.

“Sudah, makan dulu sana~” ucap Key dengan nada aneh. Mirip salah satu produk iklan makanan di Indonesia.

Taemin dan Minho duduk bersamaan lalu mengambil menarik piring yang sudah berisi nasi goreng untuk mereka. Onew menatap mereka berdua dengan pandangan aneh. Tidak biasanya ‘Two Min’ bangun selarut ini.

“Taemin~a, apa yang kalian lakukan tadi malam hingga kalian bangun kesiangan begini?” tanya Onew dengan mulut penuh.

“Aku menemani Minho Hyung nonton bola. Seru sekali Hyung!

“Oh, pantas saja aku mendengar suara ribut.” Onew menyuap nasinya ke dalam mulut, “Jonghyun, kau ikut nonton bola juga?”

Aniyo. Aku hanya tidak bisa tidur mendengar mereka terlalu ribut.”

“Tidak biasanya,” Komentar Key, “Bukannya kau selalu tertidur bagaimanapun keadaannya?”

“Itu bukan aku, tapi Minho,” Jonghyun mengambil gelas berisi susu lalu meneguknya dengan sekali teguk, “Ya ampun umma, apa anakmu terlalu banyak hingga kau lupa sifat anak-anakmu sendiri? Bagaimana kalau anakmu sebanyak Super Junior Hyung? Ckck!”

“Akan ku catat di dahi kalian masing-masing biodata kalian itu.” ucap Key santai seraya tersenyum setengah

Mwo?!” Minho dan Jonghyun membulatkan matanya. Taemin mendongakkan kepala sembari mengerutkan kening. “Mwo?!” pekik Taemin meskipun terlambat lima detik.

“Sudah, sudah, kita harus segera berangkat ke tempat latihan.” Onew menengahi.

***

Lima namja bersinar itu keluar dari van mereka lalu memasuki gedung SM. Sesekali mereka melambaikan tangan menyapa fans yang ada di sekitar gedung itu. Tepat di koridor, mereka bertemu dengan hoobae mereka yang baru debut, EXO.

Yo! What’s up Hyung?” ucap Kai seraya menepuk bahu Taemin yang kecil dan merangkulnya.

“Kau semakin tinggi saja, Kai.” Taemin merasa lebih muda dari Kai, rasanya cukup aneh kalau anak ini memanggilnya dengan sebutan Hyung.

“Minum susu pisang seperti saran Hyung.” Kai tersenyum.

“Tenang saja Hyung, kau bahkan lebih tinggi dari salah satu Hyung-mu, Jonghyun Hyung tidak mungkin bisa menaikkan tinggi badan lagi.” bisik Kai, namun Jonghyun tetap mendengarnya.

“YA! Kamjjong!” Jonghyun lagi-lagi menampilkan bakatnya–bersuara tiga oktaf. Sontak beberapa member yang berdiri di belakang mereka bertiga menghentikan langkahnya.

“Tidak masalah Hyung, kau tetap tampan.” Kai berusaha mengantisipasi apa yang terjadi. Bisa-bisa ia dijambak dinosaurus zaman modern ini.

Minho berdiri disamping Baek Hyun, membuat namja yang punya sebutan Bacon itu perlu menjaga jarak.

Hyung! jangan terlalu dekat denganku kau membuatku kelihatan pendek sekali.” Ucap Baek Hyun. Minho hanya menghela nafas. Dan melihat ke sekelilingnya lalu berjalan menghampiri Chanyeol.

“Kau tidak mungkin mengatakan seperti yang dikatakan Baek Hyun barusan, kan?” tanya Minho dengan nada datar. Mengharuskan Chanyeol untuk berkata iya, meskipun ia memang ingin mengatakan iya.

“Oh iya, kalian ingin pergi kemana?” tanya Key bingung karena mereka berjalan ke arah yang sama. Bukannya jadwal latihan EXO dua jam setelah SHINee? Pikirnya.

“Kami ingin cari makan.” Jawab D.O karena dari tadi ia tidak kebagian jatah untuk bicara. Key mengangguk mengerti. Tepat saat itu mereka tiba di depan ruang latihan. Para member SHINee masuk dan EXO pamit.

Annyeong~ kami akan kembali dua jam lagi.” Suho melambaikan tangan dan tersenyum.

***

Latihan sudah selesai, para member berkeringat hingga nampak seksi. Mereka seperti baru saja mengiklankan produk minuman ber-ion, ditambah dengan kipas angin agar rambut mereka berterbangan. Lengkap sudah mereka jadi bintang iklan. Para gadis pasti menjerit-jerit melihat mereka seksi seperti ini. Dan author pun lansung pingsan karena…

“Bau keringat,” sahut Onew merusak suasana. Membuyarkan imajinasi readers tentang seksinya para member SHINee.

“Sudah mandi dulu sana.” Jonghyun mengucapkannya dengan nada yang sama seperti Key tadi pagi.

“Nanti saja Hyung. Aku haus sekali. Tumben tidak ada minuman disini. Biasanya ada saja yang mengantarkannya.” Taemin menyapu keringatnya dengan satu tangan.

“Entahlah, kita beli minuman sendiri saja.” Key berjalan mendahului dan Taemin-pun mengikuti. Disusul Jonghyun dan Onew. Kecuali si namja tinggi. Dia malah duduk di sudut ruangan dan merebahkan diri.

“Kalian duluan saja, aku ingin istirahat sebentar. Lagi pula waktu kita masih setengah jam lagi.”

“Terserah.” Jawab Jonghyun lalu menarik tangan Taemin agar ia berjalan lebih cepat.

Hyung!!” Taemin menjulurkan tangannya tapi berjalan semakin menjauh seperti tidak mau berpisah dengan Minho, kakak kesayangannya. Minho menggelengkan kepalanya pelan. Dasar maknae!

***

Member EXO memasuki ruangan latihan. Mereka berjengit kaget saat melihat seseorang berada di pojok ruangan dengan wajah tertutup handuk.

Nugu?” tanya Baek Hyun takut-takut.

Dengan pura-pura berani Suho menghampiri dan mengangkat handuk itu dengan ujung jarinya. Lalu ia bernapas lega setelah tahu siapa yang berada di balik kain putih itu.

“Minho Hyung, ireona!” Sehun mengguncang tubuh Minho pelan.

Ireona ireona ireona, ireona ireona ireona,” Kai malah bernyanyi dan mempraktekan gaya salah satu part dance History. D.O, Chanyeol dan Baek Hyun mengikuti di belakangnya.

“Sudah mulai ya latihannya? Kenapa langsung part ini?” tanya Baek Hyun polos namun tetap mengikuti gerakannya.

“Aish! Berhenti! Latihannya belum mulai.” Suho menjitak kepala adik-adiknya satu per satu.

Minho sudah sadar dari tidurnya begitu mendengar keributan. Ia meregangkan tubuhnya dan mendesah kecil. Perlahan membuka mata dan melihat seseorang tepat di depan wajahnya. Minho mengerjap cepat berharap wajah ini segera menghilang dari pandangannya.

Kyaa!!” Minho mendorong tubuh Sehun membuat pria berkulit putih susu itu meringis kesakitan seraya mengelus bokongnya yang mendarat di lantai dengan kecepatan tak terduga.

“Aish Hyung! Appo.” Sehun mengecutkan bibir membuat Kai mencubit pipinya gemas. Lalu membantunya berdiri.

“Salahmu juga berada dalam jarak sedekat itu. Ku pikir kau wanita. Kau cantik sekali Sehun~ah, mianhaeyo.”

Tiba-tiba saja ada yang mengetuk pintu dan membukanya perlahan. Seorang gadis menyembulkan kepalanya dari luar pintu. Ia cukup kaget melihat banyak orang di tempat latihan. Gadis itu mengira kalau ruang latihan itu kosong karena sejak beberapa menit yang lalu ia berlalu lalang, ia tidak mendengar suara apapun.

Sillyehamnida,” ucapnya formal. “Aku hanya ingin mengantarkan beberapa botol air mineral. Shin Ajeossi sedang sakit, maaf aku sedikit terlambat.” Ia membungkuk sopan.

“Aku letakkan disini saja, ya?” Gadis itu meletakkan minuman itu di depan pintu. Dan hendak menutup pintu, namun ia dan Minho sempat melakukan kontak mata membuat gadis itu tersenyum canggung.

Kamsahamnida,” Ucap Baek Hyun.

Ne.

“Minri~ya, kajja!” terdengar suara gadis lain dari luar.

Ne unni,” gadis itu menghadapkan kepalanya keluar sebentar, “Maaf mengganggu, anyeonghigyeseyo.” Ucapnya sebelum benar-benar menutup pintu.

Hyung?” Sehun mengibaskan tangannya di depan wajah Minho, namun pria bermata belo itu tidak juga mengalihkan pandangannya dari pintu.

“Gadis tadi siapa?” tanya Minho kemudian mengalihkan pandangannya pada Sehun.

Trainee,” Sehun berdiri, “Caramu memandangnya aneh sekali Hyung.” sambungnya.

“Kau suka padanya?” tanya Baek Hyun langsung, jleb!

***

“Yes!” Minho mengangkat satu tangannya setelah berhasil mengalahkan Taemin lagi.

Hyung… kenapa sulit sekali mengalahkanmu?” Taemin memanyunkan bibirnya.

“Karena kau sangat cantik.” Jawab Minho jauh dari topik pembicaraan. Well, mungkin otak Minho sedikit terguncang karena penempatan otak yang kurang pas karena kelebihan ruang alias ukuran kepala yang cukup besar. –Jangan bunuh author, ok? Abaikan!

“Aku bosan,” ucap Taemin lalu meletakkan stick secara sembarang.

Tak lama setelah Taemin berdiri, bel pintu dorm berbunyi. Sekalian saja Taemin membukakan pintu.

“Ah, Hyung!” Seru Taemin seraya tersenyum senang melihat salah satu member Super Junior datang ke dorm. Oh ternyata orang itu tidak sendirian, ada satu orang lagi berada di belakangnya.

Minho meliukkan badannya agar bisa melihat siapa yang datang. Kemudian ia berdiri dan menghampiri Taemin.

“Kyuhyun Hyung hago Changmin Hyung, Eoso-oseyo!” Sepertinya Kyu-line akan melakukan sebuah reuni. Kyuhyun dan Changmin masuk, melewati Taemin begitu saja dan mereka berdua langsung merangkul Minho.

“Minho-ya, sambil menunggu siaran langsung EURO, bagaimana kalau kita main PS saja?” usul Kyuhyun, yeah! Gamer sejati tidak mungkin menyia-nyiakan waktunya untuk tidak bermain game, selagi ada kesempatan, mengapa tidak?

“Jadi Minho Hyung yang mengajak mereka kesini?” Taemin duduk di sofa di samping Jonghyun yang tengah sibuk memainkan ponselnya.

Ne,” ucap Minho tanpa mengalihkan pandangan dari layar. Sekarang Taemin benar-benar diabaikan.

Hyung pinjam sebentar!” Taemin merebut ponsel Jonghyun dan mengetik pesan di kotak penulis pesan lalu mengirimkannya.

“Siapa yang kau hubungi?” tanya Jonghyun seraya mengelus ponselnya yang baru saja di jamah Taemin dengan cara tidak berperi-keponsel-an.

Ting Tong!

Belum sempat Taemin menjawab, bel dorm berbunyi.

“Kai-ya!” Seru Taemin.

Rupanya Kai adalah orang yang dihubungi Taemin tadi. Oh iya, Kai tidak sendirian. Ia bersama Sehun, Chanyeol, Luhan, Baekhyun dan pasukan imut lainnya–silakan pikirkan sendiri.

“Ouh! Ramai sekali! Aku juga ingin memanggil teman-temanku.” Jonghyun memanggil temannya satu per satu melaui ponsel. Pertama, Jonghyun CN Blue, kedua Donghae Super Junior. Ketika Jonghyun akan melakukan panggilan ketiga, Taemin sempat mengintip ponsel Jonghyun.

Andwaeyo Hyung! Amber itu wanita. Kita tidak mungkin mengajaknya nonton bola.” Taemin merebut ponsel Jonghyun dan membatalkan panggilan.

“Kau benar. Tapi bukannya Amber itu terlihat seperti laki-laki?” Tanya Jonghyun.

“Aku tahu Hyung, tapi tetap saja jenis kelaminnya wanita.” Jawab Taemin dengan wajah datarnya.

Jonghyun hanya mengendikkan bahu dan menunggu bel dorm berbunyi. Tidak memerlukan waktu yang lama, teman-teman Jonghyun datang, kecuali Amber.

Onew baru saja keluar kamarnya dan cukup kaget karena dorm yang ia tempati tampak seperti Game Center, dan terdengar seperti pasar ayam hidup, ramai dan ribut. Ia mendecak lalu menghampiri Minho yang masih bermain PS.

“Kenapa disini ramai sekali seperti pasar ayam saja.” Rupanya Onew sudah hapal benar bagaimana keadaan pasar ayam.

“Kami ingin menonton bola bersama Hyung. Kalau kau mau, kau juga bisa mengajak yang lain.”

Onew mengangguk mengerti lalu dengan cepat mengambil ponsel di saku celananya.

“Siapa yang Hyung telpon?” tanya Minho.

“Toko menjual ayam goreng delivery.

Dorm hening selama sepuluh detik.

Hassishh!

Suara bersin tiga oktaf dari Jonghyun mengakhiri keheningan. Dan dorm kembali ribut. Minho menggelengkan kepala tidak percaya, mengabaikan Onew lalu melanjutkan mainnya.

Ada yang kurang? Key! Kunci mana kunci?

TBC

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

48 thoughts on “Our Life Story [1.3]”

  1. hahahaha lucu juga! ^^ apalagi pas tendang tendangan bokong >< ups kompetisi bokong! hahaha EXO nya jg lucu2 juga 🙂

    next next !

  2. Hahaha..lucu juga ternyata.
    Kyuline ceritanya kumpul nih??
    Wah seru thor,apalagi rame gitu..ditunggu part selanjutnya… 😀

  3. Hahaha….pasar ayam??untung ga di makan onyu satu2 ayam2nya»nunjuk kyuline nya mino, pasukan imutnya taem, dino2nya jjong

    Dilanjut…dilanjut…aku suka suka suka genre comedy life ky gini….
    Keep writing ^^

  4. TaeKai ❤ ❤

    Iya thor! Aku juga setuju, kalau lihat Taemin sama Kai, berasa lebih mudaan Taemin._.

    Aww, love this FF! Gonna wait the next part! =D

  5. DAEBAK, pasar ayam ,kompetisi bokong ,bersin 3 oktaf ky gimana y ???? ,kasian jjong d hina mulu krn pendek, ups , maksudnya kurang tinggi hehehey ,
    hhhhhhhh d tunggu klanjutan ny thor

    1. kagak ada itu semua absurd! *tampar authornya*
      maapkan saia wahai abang jjong *cium*

      okaaayy

      btw, thankss for all… saia baru liat kalao FF saia dipublish dan rasanya senang sekali dapat respon yg baik

      *hug all*

  6. huwaaa, ini comedy fict lucu bgt penulisannya rapi lagi

    pasar ayam nya lanjutin cepet ya thor? #maksa! haha nyantai aja charisma-ssi!

    keep writing!

  7. Huahahaha sumpah kocak bgt XD Keereenn~
    Sumpah thor, gue kira 2min mandiny di kmar mandi yg sama…trnyata berbeda toh x_x wkwk
    ditunggu klanjutanny~jan lama2 thor 😉

  8. kok authornya tau pas adegan mandi minho-taemin reader bakal mikir ngeres..haha..aku smpet mikir ‘jgn2 mandi b2 tuh?’ ternyata… -..-
    onew?? violent appa as always.. bawel benget ya ternyata..hoho
    next thor..

  9. ah aku telat bngt bacanya,
    seru, lucu,
    ngebayangin, gimana ramenya tu dorm, malah isinya cowo2 ganteng smua lg,
    jd pengen ada d tengah2 mereka,

  10. Wkwkwk, keren kali 😀
    kocak pula hahahha, paling kasihan seperti biasa, si Onew, kkkk~~~

    lanjut ke part2 ah, penasaran 😀

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s