Love Sucker – Part 4

Judul: Love sucker part 4

Author: Jenny

Main cast: lee taemin & jessica jung

Support cast: goo hara

Lenght: sequel

Genre: Romance

Rating: PG-13 *akhir akhir ini author pikir ini bukan rating yang tepat -_-*

KALO GA SUKA GA USAH BACA!! <<<— hanya ini pesan author

~~~~~

Jessica jung POV

goo hara pabo! gara-gara dia aku dan makhluk aneh itu (baca: taemin) bisa terkurung di tempat aneh nan tidak jelas seperti ini,kalo saja dia tidak membawa kita ke sini kita tidak akan seperti ini! aargh!!

flashback

“jessica,ini kan hari minggu,mau ke taman bermain tidak? sama taemin ya? boleh kan? yayaya???” tanya hara sambil memelas. “baiklah,jangan mengajakku ke tempat seperti roller coaster ya!” jawabku. singkat cerita kami langsung menuju ke taman bermain X dengan makhluk aneh,ya you know lah. “jessica…” bisik taemin tepat di telingaku sampai membuatku bergidik ngeri, “apa?” , “taman bermain itu apa?” tanya taemin, “nanti kau tahu sendiri.” jawabku malas. sesampainya di taman bermain X hara dengan semangat menarik kita ke rumah hantu, “yaa! hara! kau berjanji tidak akan membawaku ke tempat seperti ini kan???” teriakku, “aku kan tidak membawamu ke roller coaster~” jawabnya santai.

flash back end

tapi saat di tengah tengah rumah hantu tiba tiba listrik mati di seluruh taman bermain dan kereta di rumah hantu berhenti sekaligus semuanya gelap gulita (ceritanya ini taman bermain indoor,jadi ga ada cahaya matahari masuk), hara juga pergi entah kemana,sepertinya dia sudah keluar sebelum listrik mati, gyaaa!! kenapa jadi beginiii. ditempat gelap tanpa setitik cahayapun dan hanya berduaan dengan makhluk aneh ini, mana aku ga bisa keluar karena pintu kereta ini masih tertutup -_-. apa lebih baik ku telepon hara? kuambil handphoneku dan kubuka passwordnya di sana dituliskan “NO SIGNAL” hyaaaaaa!!! dosa apa aku ini TUHAN??! apa karena pernah membiarkan taemin tepar karena kelaperan?! “jessica…” kata taemin sambil meniup telingaku, “hyaa! apa yang kamu lakuka,makhluk aneh!?”, buugh… aku memukul kepala taemin dengan tasku. “pikirkan sesuatu! kita ga mau terkurung di sini berjam-jam kan??” teriakku, “aku kan juga ga tau apa yang harus mau ngapain? kamu kira aku manusia sepertimu?” teriak taemin membalas teriakkanku. sepertinya kita akan tetap disini sampai malam, aku pernah mendengar berita ada orang terkurung di gondol selama 6 jam karena mati listrik, mendengarnya saja aku sudah ngeri -_-. “jadi..kita harus gimana dong? aku kan takut gelap…”,aku menunduk, kurasakan air mataku tiba-tiba menetes di pahaku.omo,aku menangis? aku menangis hanya karena hal sekecil ini? aku ini cengeng sekali…

“ya! taemin aku bertanya padamu…” aku langsung bertanya padanya untuk menyembunyikan kesedihanku, tapi saat mau kutepuk,dia tidak ada di sampingku.. “yaa! taemin! jangan bermain-main padaku karena kamu bisa melihat di kegelapan!” teriakku sambil menoleh disekitarku. srak… sebuah kain jatuh diatas kepalaku, aku langsung mengambilnya, “ini apa?” tanyaku, “aku menyobek sedikit tirai rumah hantu ini dengan kuku ku” jawab taemin polos, “ya! kain selebar ini bahkan cukup menyelimutiku tahu! ini tidak bisa dibilang sedikit!” teriakku sambil membentangkan kain yang diberi taemin. “ya sudahlah,daripada kamu nangis kayak anak kecil…” jawab taemin sambil kembali duduk di sebelahku *sebelumnya jadi keleawar dlu,masuk ke kereta & berubah lagi*, “ja..jadi tadi kamu melihat??” tanyaku kaget sekaligus malu, “lihat… ternyata sekasar itu kamu juga bisa nangis ya..hehehe~”, walaupun sedikit,aku bisa melihat senyum taemin,senyum yang sangat menawan bagiku,hya! apa yang kupikirkan? ngapain ngurusin senyumannya??

tapi aku merasa jantungku berdegup lebih cepat dari biasanya,ah sudahlah!aku tidak peduli. aku menyelimuti badanku dengan kain yang tadi taemin bawa dan kuangkat kakiku hingga lututku menyentuh dagu. “yaa,pakai bareng kainnya ya…” kata taemin sambil mendekat padaku dan menarik sedikit kain yang kupakai, “eh? kenapa?” tanya ku kaget, “masa aku mau sobek tirai ini lagi?” jawabnya. aahh…akhirnya aku berbagi kain dengannya, bagaimanapun juga aku juga tidak memintanya untuk menyobek tirai lagi ,tapi kalau berdekatan begini membuat jantungku berdegup lebih cepat lagi. siiiiiing….deg deg deg… “gwenchana,detak jantungmu sambil terdengar…” tanya taemin yang membuat wajahku memerah, “a…aniyo…aku hanya sedikit ketakutan…” jawabku sedikit panik, “buat apa takut,kan kamu ga sendiri…”, jawabnya. baru kali ini taemin berkata padaku begitu lembut,padahal biasanya dia akan menjahiliku atau memelas padaku. “atau kamu malah takut kalau aku menghisap darahmu?” kata taemin tiba-tiba sambil membuatku tiduran di bangku kereta dan menempelkan tangannya di kiri dan kanan badanku *ngerti kan?*. sekarang wajahku sudah benar-benar merah padam,aku langsung membuat badanku telungkup dan menutup wajahku dengan kain. kudengar taemin terkekeh geli karena berhasil membuatku malu. “dasar pervert! nakal! genit!” teriakku sambil memukul lengan taemin.

PLIK! tiba-tiba lampu menyala dan kereta tiba-tiba berjalan… “eh?” kataku sambil celingak-celinguk. “yeey! sudah nyalaaaa!” aku langsung berteriak senang hingga tanpa sadar tiba-tiba ada pocong(?) di sebelahku, “kyaaa! hantuuu!!” teriakku dengan dolphin voice hingga tanpa sengaja memeluk taemin erat. DEGH… kini jantungku benar-benar mau meledak saat taemin balas memelukku dengan hangat, ternyata makhluk seperti dia bisa hangat juga toh? “sudah tenang?” kata taemin hingga membuyarkan lamunanku, “i…iya..iya…” jawabku sambil memegang pipiku yang terasa panas… kulihat taemin melakukan evil smirk,dasar makhluk genit -_-.

Lee taemin POV

saat jessica memelukku karena melihat hantu dibelakangnya membuat pipiku terasa panas,untung jessica tidak melihatnya,karena kasihan melihatnya ketakutan aku langsung ingin memeluknya. dia memelukku agak lama,sepertinya dia sangat takut. “sudah tenang?” tanyaku agar suasana tidak garing,dia langsung buru buru melepaskan pelukannya, “i…iya..iya…” jawabnya sambil memegang pipinya yang sudah memerah. wajahnya lucu sekali saat gugup,makanya aku suka mengisenginya agar melihat reaksi jessica. akhirnya kereta sudah sampai *kaya monorail aja XD*,aku langsung mengajak jessica turun,jessica langsung buru-buru keluar begitu melihat hara di pintu luar,melihat kita berdua dengan pandangan iseng. “yaa! hara! akan kubunuh kamu saat pulang nanti!!” teriaknya sambil mengejar hara… baguslah dia sudah tidak takut dan resah lagi. kulihat dia dan hara sudah mulai bercanda ,senyumnya sudah mengembang di bibir tipisnya.

entah kenapa aku merasa ingin melindunginya,apakah aku menyukainya?

TBC

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

9 thoughts on “Love Sucker – Part 4”

  1. Alhamdulillah ya… Sesuatu banget ada FF di publish hari ini..
    Kkk~

    Jenny-ssi, masih ada typo.
    Tp author note dah berkurang,

    next part!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s