Our Life Story [3.3]

Our Life Story – Part 3 (end)

Author : Charismagirl

Tittle : Our Life Story

Cast(s) :

  • SHINee
  • EXO
  • Super Junior

Genre : Comedy (absurd-__-a), Family

Rating : G

Length : Three-Shoot

 

A.N : Ini dia endingnya._. Semoga memuaskan. Ternyata bikin komedi itu cape ya /plakk. Makin banyak typo, semoga tidak mengganggu. Maafkan saya jika ada cast yang dinistakan-__-*tiarap*. Well, happy reading~

^^^^^

Seorang gadis tampak menunggu dengan gelisah di taman belakang gedung SM. Setelah mendapatkan sebuah pesan singkat dari orang yang tidak diketahui, yang berisikan pesan bahwa ada yang ingin menemuinya, ia memutuskan untuk benar-benar menemui orang itu. Ia merasa pengirim pesan ini bukanlah penjahat yang berniat akan menculiknya.

Di sisi gedung yang lain. Dua orang pria tengah berunding. Sambil mengintip keberadaan gadis itu yang sudah lebih dari lima menit menunggu disana.

“Sudahlah Hyung, temui saja.” Taemin mendorong tubuh Minho dengan susah payah.

“Tidak bisa. Aku tidak punya persiapan apapun.”

“Tenang saja Hyung, ini bukan pidato resmi kenegaraan, jadi bicaralah seadanya.”

Minho berjalan menghampiri gadis itu. Ia sempat berbalik untuk melihat Taemin dan Taemin mengepalkan tangannya di udara memberi semangat.

Gadis itu mendongakan kepalanya begitu menyadari ada yang berdiri dihadapannya.

Sunbae,” sapa gadis itu ramah. Minho duduk disampingnya tanpa balas menyapa.

“Jadi sunbae yang memintaku datang kesini?” tanya gadis itu memecah keheningan yang tercipta setelah Minho datang.

“Bukan–, ah maksudku iya.”

“Apa ada yang ingin sunbae bicarakan?”

“Sebenarnya… Oh iya, kau masih kuliah?” Minho ingin basa-basi terlebih dahulu, mengenalnya lebih dekat sebelum memintanya menjadi teman atau mungkin lebih dari teman. Ini modus.

Ne,” jawab gadis itu singkat, padat dan bergizi. Aduh, Minho jadi galau. Kalau gadis itu hanya menjawab sesingkat itu, mana mungkin Minho bisa meneruskan bicaranya. Aish!

“Asdfghjklqwertyuiopzxcvbnmm….” Itu bukan karena keyboard-nya error. Tapi karena tiba-tiba saja, member EXO lewat dan pembicaraan mereka bercampur baur hingga menimbulkan sejenis suara seperti itu.

“Minho Hyung!” Panggil Chanyeol, ketika ia melihat ada dua orang yang sedang duduk dibangku taman. Semua member EXO menghampiri Minho dan gadis yang sedang bersama Minho tadi.

“Apakah Hyung sudah tahu kalau Kyuhyun Hyung sedang mengadakan sayembara?” tanya Kai.

“Sayembara apa?”

“Barang siapa yang menemukan PSP Kyuhyun, akan mendapatkan hadiah.” Jawab Suho sambil memperagakan cara membaca seperti utusan kerajaan.

“Hadiahnya apa?” Ini ceritanya Minho mendadak kepo. Banyak tanya sih ini orang.

“Siapa yang menemukannya di dua jam pertama setelah hilangnya benda itu akan mendapatkan televisi, satu jam berikutnya radio, lalu blender, panci, jam dinding dan kalau ditemukannya sampai hari berikutnya akan diberikan piring cantik.” Jawab Sehun panjang lebar.

Dalam hati Minho berkata, Kyuhyun mau mengadakan sayembara atau undian jalan santai. Hadiahnya mirip doorprize yang diberikan saat jalan santai yang diadakan di kantor walikota.

“Kalian semua ikut?”

“Tentu saja!” koor mereka berduabelas.

“Sudah dulu ya, kami mau latihan.” Luhan menyudahi percakapan member EXO dengan Minho tadi lalu mereka semua beranjak pergi.

“Minho-ssi ada yang ingin kau bicarakan lagi?”

Minho menoleh dan menyadari bahwa gadis itu masih disampingnya. Minho menarik nafas dalam sebelum mengatakan tujuannya meminta gadis itu datang ke taman.

“Bisakah kita berteman?” Teman?! Hanya itu? tanya author dalam hati. Abaikan.

“Tentu,” jawab gadis itu. Mereka berjabat tangan. Minri berdiri dan pamit. Ia baru saja akan pergi, tapi baru satu langkah tiba-tiba saja kakinya tersandung kursi. Minho sempat menahan pinggang gadis itu agar ia tidak terjatuh. Posisi mereka sungguh tidak mengenakan. Mata mereka bertemu. Dan untuk beberapa saat mereka bergeming (backsound: bukan cinta biasa). Ini bukan sinetron yang menghabiskan backsound barulah mereka sadar. Mereka hanya perlu waktu sepuluh detik untuk kembali pada kesadaran mereka.

“Maaf,” ucap Minho.

Gwaenchanayo. Permisi sunbae.” Minri melangkahkan kakinya pergi.

“Aku ingin hubungan kita lebih dari sekedar teman.” Minho yakin gadis itu masih bisa mendengarnya bicara. Gadis berambut coklat itu sempat membalikan badannya dan tersenyum pada Minho.

“Terimakasih Taemin.”

***

Minho bergegas menuju dorm SHINee. Dengan langkah setengah berlari akhirnya ia sampai. Mungkin karena faktor kakinya yang panjang juga ikut mendukung kecepatan larinya.

Brakk!

Tanpa sengaja ia membuat pintu terbentur dinding karena saking bersemangatnya. Onew dan Jonghyun yang kebetulan berada di ruang tamu langsung menghentikan kegiatannya memainkan handphone dan menatap Minho dengan pandangan bingung.

“Ada apa Minho?” tanya Onew.

“Kalian tahu tidak, kalau Kyuhyun Hyung sedang mengadakan sayembara?”

“Tahu kok, baru saja Kyuhyun Hyung update twitter. Kau tidak punya twitter kan, kasihan…” Jonghyun menyerocos begitu saja, tanpa mempedulikan raut wajah Minho yang sudah berubah mengerikan.

“Menyebalkan.” Minho mengumpat kesal.

Baru punya twitter saja sombongnya sudah minta ampun. Nanti setelah aku punya banyak uang, aku pasti beli twitter sebanyak mungkin._. Minho salah gaul. Twitter Ho, bukan Twi*ter!

Key baru keluar dari dapur lengkap dengan clemek merah muda dan spatula kesayangan di tangan kanannnya. Author sampai bingung kenapa Key terus-terusan dapat scene yang berhubungan dengan dapur.

“Ada apa Ho?” tanya Key.

“Tanyakan saja pada mereka,” jawab Minho lalu berjalan menuju kamar.

Jonghyun dan Onew menjelaskan pada Key sedetail-detailnya termasuk hadiah panci dan piring cantik. Key pasti suka dengan hadiah itu.

“Minho Hyuuung!” Tiba-tiba saja maknae datang dan langsung menuju kamarnya dan Minho ketika menyadari tidak ada Minho di ruang tamu.

“Taemin kenapa?” tanya Key.

“Entahlah, mungkin dia terlalu merindukan kakak kesayangannya.”

***

Ting Tong!

 

Bel dorm Super Junior berbunyi. Ryeowook yang kebetulan berada paling dekat dengan pintu bergegas membukakannya. Oh, ada rombongan hoobae-nya datang. Ada apa ya? Seperti mengantri BBM saja.

“Kalian…”

“Kami ingin berdemo! We are one!” Kyung Soo mengepalkan tangannya di udara dan langsung disambut oleh jitakan Kris di kepalanya.

“Bukan itu oneng!” Kyung Soo tersenyum minta maaf. Saking bersemangatnya ia sampai mengira ini adalah demo di depan kantor DPR.

“Kami ingin membantu mencari PSP Kyuhyun Hyung,” sahut Taemin sambil pooping dance.

“Iya, kami ingin mengikuti sayembara yang diadakan oleh Kyuhyun Hyung.” Sambung Sehun sambil shuffle dance.

“Oh, kalian serius?” tanya Ryeowook sambil random dance.

Ne!!” Koor semua member EXO dan SHINee sambil dance Sorry Sorry. Tampaknya mereka semua sedang melakukan flashmob di depan pintu dorm Super Junior.

Chamkamanyo,” ucap Ryeowook yang kemudian meliukan badannya ke belakang. “Piiiilll!!” Teriaknya.

Kedengarannya seperti menyebut upil dari pada epil.

“NEEE??” Sahut suara seorang pria dari dalam. Ya jelas lah, mana ada yeoja di dorm Super Junior. Kalaupun ada mereka pasti dimarahi manajer mereka. Ini kenapa juga Kyuhyun mau di panggil evil? Merasa setan beneran, hah?! Author sedikit emosi.

“Ini ada sekelompok orang yang mencarimu,” Teriak Ryeowook lagi.

“Katakan kalau aku tidak ada,” sahutnya yang sungguh terdengar sampai pintu masuk. Mungkin Kyuhyun otak evil-nya lagi tidak jalan, makanya tidak berpikir kalau ia berteriak suaranya akan kedengaran. Jadi seorang evil itu harus pintar, punya strategi yang kuat untuk mengerjai orang. Evil itu pintar, jadi yang pintar berarti evil. Tidak semua orang bisa dinobatkan menjadi evil. Oke oke, stop! Berhenti membicarakan evil!

Hyung, lebih baik kami masuk saja. Suara Hyung yang fantaslic, elastic, fantastic, elastic itu akan serak kalau kau berteriak terus,” ucap Minho penuh kebijakan. Dia ada benarnya, kan?

“Baiklah, masuk saja.”

Wushh!!

Member EXO dan SHINee buru-buru masuk setelah mendapat izin yang official dari sang pemilik dorm. Langkah mereka terhenti saat melihat Kyuhyun uring-uringan di ruang tengah.

“Eoh?” Kyuhyun melongo ketika melihat banyak orang yang masuk ke dalam dorm Super Junior. 12+5=17. Cukup banyak, kan?

“Hyung benar-benar memberikan hadiah itu kalau kami menemukan PSP-mu, kan?”  Tanya Key.

“Tentu saja!” Kyuhyun bangkit dari duduknya. “Kalian mau membantuku, kan?” Tanya Kyuhyun yang lebih mengarah pada permohonan. Matanya berbinar seakan para hoobae-nya ini akan membantunya mencari istri.

Mereka semua menjawab dengan anggukan tidak beraturan. Seperti hiasan di mobil-mobil. Sering melihatnya, kan?

Kyuhyun melirik jam dinding lalu menyalakan petasan, pertanda mulainya waktu pencarian.

 

Dooor!! Bunyi petasan meledak.

“Eh, saya tampan saya tampan saya tampan.” Itu siapa yang tiba-tiba latah? Hanya author dan Tuhan yang tahu.

Mereka semua berpencar ke kamar setiap member Super Junior. Kebetulan di dorm hanya ada Ryeowook, Kyuhyun, Donghae dan Leeteuk, jadi  mereka akan lebih mudah mencari tanpa gangguan dari pemilik kamar dan tentunya tidak perlu bersusah payah meminta izin. Semua tanggung jawab ada di tangan si raja evil.

Di kamar Ryeowook. Do Kyung Soo, Key, Chen dan Xiu Min, mencari ke seluruh penjuru kamar. Mulai dari kolong tempat tidur, di bawah selimut dan lainnya namun tetap belum menemukannya. Key tampak duduk santai sembari membaca buku yang baru didapatnya.

“Buku apa Hyung?” Tanya Chen.

“Buku resep.”

Chen duduk di samping Key diikuti oleh Kyung Soo sedang Xiu Min masih sibuk mencari-cari.

“Sepertinya tidak ada disini,” gumam Xiu Min.

“Lebih baik kita mempelajari resep ini saja. Sepertinya enak-enak.”

***

Beralih ke kamar Eunhyuk. Yang melakukan pencarian disini adalah Kai, Suho dan Jonghyun. Seperti fakta yang kalian ketahui, kamar Eunhyuk memang rapi. Jonghyun menengok ke kolong tempat tidur namun tidak menemukan apa-apa. Tiba-tiba saja Kai mengeluh.

“Bau tomcat gosong.” Astaga! Bagaimana Kai bisa tahu dengan aroma Tomcat gosong?

“Maksudmu ini?” Suho mengangkat kaos kaki hitam dengan kayu yang ia dapatkan di pojok ruangan. Meskipun kamarnya rapi, tapi kalau ada kaos kaki seperti ini sama saja merusak citra kerapian kamar ini. aih!

Hyung! jauhkan benda itu dariku!” Kamar Eunhyuk terdengar rusuh. Sudah pernah dengar kalau Suho itu juga mempunyai jiwa seorang evil? Meskipun senyum angel-nya jelas-jelas meluluhkan setiap hati yeoja.

“Apa ini?” Jonghyun menemukan sebuah majalah ehem dalam lemari.

“Wahh!” Kai menghampiri Jonghyun tapi dengan sigap Jonghyun menyembunyikan majalah di tangannya.

“Belum cukup umur.”

“Tapi kan badanku lebih besar dari Hyung.” Jonghyun langsung melototkan matanya begitu Kai menyebut masalah perbandingan badan. Tapi dengan cepat ia mengendalikan amarahnya.

“Tetap saja yang lebih dulu lahir adalah aku,” ucap Jonghyun menyombong. Ia menatap Kai dan meleletkan lidahnya, mehrong.

“Sudah sudah, lebih adil jika aku yang memegangnya.” Suho merebut majalah itu dan Suho tersenyum setengah, mengeluarkan smirk-nya yang mengerikan.

HYUNG!!

“SUHO-YA!!”

***

Di kamar Shindong. Taemin, Sehun, Chanyeol dan Onew yang berada disana. Mereka tampak asik dengan kegiatan masing-masing. Kebetulan disana ada kulkas kecil membuat mereka semakin antulias dengan kamar itu.

Taemin menghampiri kulkas dan membuka pintunya. Matanya berbinar saat melihat minuman favoritnya berjejer rapi. Ia mengambil satu botol lalu meminumnya.

Sehun melirik jam di tangannya. Raut mukanya berubah kecewa saat mereka sudah melewati satu jam pertama tanpa menemukan benda yang dicari.

Onew memutuskan untuk berbaring di kasur yang berukuran besar milik Shindong. Tak lama ia memejamkan matanya.

Hyung, sepertinya tidak ada disini,” ucap Sehun pada Taemin.

“Hmm.” Taemin hanya mengangguk polos dan mengambil botol susu lagi.

“Skehehdanfdldi,” ucap Onew disela tidurnya. Sebenarnya Onew sedang mengigau atau promosi twitter, sih? Entahlah.

“Apa yang terjadi Onew Hyung?” tanya Sehun lagi.

“Mungkin dia baru saja di-unfollow seseorang,” jawab Chanyeol asal.

“Chanyeol Hyung, kapan member EXO punya twitter?”

Chanyeol menghela napas dan memegang kedua pipi Sehun yang mulus, sehingga Sehun mengerjap pelan. Menggemaskan.–tenang, mereka normal.

“Sehun-ah, kenapa kau kepo sekali hari ini? Sekarang tutup mulut dan cari saja.” Sehun mengangguk dan melanjutkan perncariannya. Sebenarnya masih wajar kalau seorang Sehun bersikap kepo karena sesuai dengan umurnya yang masih sangat muda. Nah, kalau Leetuk tiba-tiba kepo barulah patut diprotes, berhubung ia sudah banyak makan garam sehingga tidak diragukan lagi kalau Leetuk akan mengidap darah tinggi. Ups, maksudnya banyak makan garam, banyak pengalaman.

“Apa ini?” Chanyeol baru saja menemukan sebuah kotak makanan di dalam kulkas. Sepertinya makanan itu baru.

“Mexicana!” Seru Taemin.

“Ayam?” tiba-tiba saja Onew terbangun.

***

Di kamar Kyuhyun ada Minho, Baek Hyun, Luhan dan Kris. Mereka lebih berminat melihati benda koleksi milik Kyuhyun dari pada mencari PSP yang dijanjikan.

Minho membaca komik dan Baek Hyun melihat-lihat koleksi kaset PS terbaru. Luhan dan Kris lebih memilih berbaring di kasur empuk. Teringat sesuatu, Minho melirik jam tangannya. Oh, sudah lewat dua jam.

“Kalian tidak ingin mencarinya?” tanya Minho pada siapapun yang berada disana.

“Tidak. Kami hanya ingin melihat-lihat dorm Super Junior,” jawab Luhan jujur.

“Oh, aku sudah bosan. Lebih baik kita keluar saja.” Minho keluar kamar, diikuti oleh Baek Hyun, Luhan dan Kris.

Mereka berjalan menuju ruang tengah, dimana Kyuhyun sedang menonton televisi tapi pandangannya tidak fokus. Ia seperti setan orang yang baru saja putus cinta. Ternyata diruang tengah semua peserta sudah berkumpul. Tampaknya mereka belum menemukan benda yang mereka cari.

“Bagaimana? Kalian menemukannya tidak?”

“Maaf Hyung, tidak,” jawab mereka semua hampir bersamaan. Ada pula yang hanya menggelengkan kepalanya.

Kyuhyun menunduk kecewa. Tak lama, bel dorm berbunyi.

Ting tong!

“Oh, kalian? Ada apa kemari?” tanya Leetuk yang baru datang dari sebuah acara bersama Eunhyuk, Donghae dan Shindong.

“Kami…”

“Kyu, ini PSP-mu. Tadi aku pinjam.” Eunhyuk dengan santai mengembalikan benda yang mereka cari-cari. Tidak sedikitpun merasa bersalah.

“APAAAHHH??!!!” Seru mereka secara bersamaan.

“ASTAGAHHH! Kenapa buku-buku resep milikku bertebaran begini??” pekik Ryeowook dari kamarnya, namun terdengar hingga ruang tengah.

Shindong, Eunhyuk dan Donghae yang merasa kelelahan hanya menutup telinga. Mengabaikan teriakan si eternal maknae Super Junior itu. Lalu mereka menuju kamar masing-masing.

“Sebaiknya kita cepat-cepat angkat kaki dari sini,” bisik Key pada Kyung Soo dan Chen. Belum sempat mereka menuju pintu tiba-tiba saja, ada yang berteriak lagi.

“AYAMKUUUU!!”

Sendawa dan Onew, Taemin dan Sehun menjawab pertanyaan tentang raibnya ayam-ayam Shindong.

“MAJA–” Teriakan Eunhyuk terpotong. Mungkin karena ia sadar bahwa benda itu tidak patut diselamatkan, jadi pasrah saja kalau majalah yang ia maksud, hilang.

“Kita semua harus pergi dari sini, ini zona berbahaya.” Minho melangkahkan kakinya menuju pintu, begitu pula yang lainnya. Meskipun mereka tidak menemukan PSP Kyuhyun atau tidak mendapatkan hadiah, mereka merasa puas karena melakukan hal yang menyenangkan saat pencarian tadi.

“Tunggu dulu!” Tiba-tiba Kyuhyun menghalangi jalan mereka dan dengan cepat ia mengunci pintu.

“Kalian tidak boleh pergi sebelum mengembalikan keadaan kamar Hyung-Hyung-ku yang kalian kacaukan, kembali ke bentuk semula tipis dan tidak bocor.” Ini adalah keadaan langka dimana Kyuhyun membela Hyung-Hyung-nya.

“Tidak boleh pergi sebelum ayamku kembali,” sahut Shindong dengan wajah seramnya.

“HUAAA!!”

“EOMMAAA!!”

“MAMA!!”

Careless careless. Shoot anonymous anonymous. Heartless, mindless. no one, who care about me?

Itu siapa lagi yang nyanyi? Mereka lagi setress mikirin jalan keluar, malah nyanyi MAMA._.

Ini hanya fiksi._. Key tidak secerewet itu, Minho juga tidak se-babo itu, Taemin juga tidak sepolos itu. Saya tidak tahu, karena saya bukan emak-nya (oke, yang ini abaikan). Cerita hidup mereka tidak akan berakhir sampai mereka menutup mata–sedikit puitis. Jadi, tertawalah sebelum tertawa itu dilarang! (jadi inget sebuah acara tipi).

“Terimakasih sudah mengikuti cerita kami.” SHINee, EXO dan Super Junior membungkuk bersama author.

FIN

.Charismagirl.

 

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

 

16 thoughts on “Our Life Story [3.3]”

  1. Hahahaha…somplak nya daebak…

    Keep writing minogirl^^
    Author : yaaa….seenaknya aja ganti2 nama org

    Laaarrrrriiiiiiii……

  2. Hei, itu siapa yang latah “eh, saya tampan saya tampan saya tampan”? wkwkwkwk, koplak xD

    L-O-L! Apalagi yang pas bagian kamar Eunhyuk~ =3

    Nice FF! Ditunggu karyanya yang lain ;;)

  3. Hwahahaha!!!
    ngangguk-ngangguk kayak hiasan mobil? aroma tomcat goreng? hadiah jalan santai walikota?
    lucu banget ffnya, daebak! keep writing ^o^

  4. makasih ya semuanya
    maap banget ga bisa bales satusatu
    terharu sama komennya
    ff komedi itu kalau lucu lahir dari author yg gila *ngaku gila* #plakk

    makasih yang udah rela ngakak demi epep ini
    huahaa
    itu yang atas nama saia diganti edtah jadi kece tu minogirl uwow

    minho-minri gantung mah sengaja biar engga romantis *pletak

    pokonya makasih dehh

    selamat taun baru semuaaa :*

  5. Siph akhir cerita yang menyenangkan 😀
    Kirain mau belok haluan jadi cerita romance, ternyata enggak and nambah ngelawak, sukaaaaa deh 😀

    Bikin lagi thor yang rame-rame kayak gini 😀 *kedip-kedip*

  6. Wakakakka typo abiez,,,
    Gokilllll thorrr, gua suka bnget ma jln ceritanyaa…
    Bikin lagi donggg, gua request nihhh …

    #hehehhehe
    #Cayyo !!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s