Never Ending – Part 3

SHINee fanfiction : 2Kim Moment (Kim Hyuna – Kim Kibum)

Title : Never Ending          

Maincast : Kim Hyuna, Kim Kibum,and one cast find in this story by self.

Support Cast : Member SHINee and SM Artis other.

Genre : Romance,comedy,Family, Friendship,sad.

Rate : PG 16

Summary : “Tak ada lilin, ataupun sebuket bunga mawar, bahkan tak ada cincin yang bisa kuberikan saat ini. Aku hanya mempunyai segenggam cinta yang bisa kutawarkan padamu, maukah kau tetap menjadi milikku selamanya, menjadi penerang dimalam tergelapku, menjadi penyempurna dalam kehidupanku selamanya??”

Disclaimer : Ahhh,,,, Lama gak publish FF. aku kangeennnn sama kaliaannn. adakah yang nunggu FF abalku ini. Aigoo,, sebulan lebih gx up date ya,, nah, ini lanjutan pairing ababil 2Kim. Cek this out!!

 

Never Ending Part 3 : Will Be Mine

Pagi ini dorm SHINee terlihat sepi. Onew yang biasanya paling susah bangun, kini terlihat rapi. Bahkan Minho, tanpa diteriaki seperti biasa, sudah bangun. Tampaknya mereka semua tengah menanti sebuah moment yang entahlah,, haruskah mereka bergembira ataukah bersedih.

“Kkajja,, kita berangkat.”Jonghyun muncul dengan senyum terkembang. Mengaleng bahu Hyuna dan menariknya menuju pintu keluar.

“Hyung,, harusnya aku yang menggandeng lengan Noona,, kan sebentar lagi noona bukan yoeja lajang lagi.”Taemin menarik Hyuna kesisinya.

“Haishh,, jangan ribut begitu,, biar Hyuna jalan bersamaku,, ini hukuman karena dia mau mendahuluiku.”Onew ikut menarik tubuh Hyuna. Membuat Key dan Minho yang berjalan beriringan hanya tersenyum kecil

“Kau harusnya mengadakan pesta lajang sebelum pernikahanmu ini.”Minho melirik Key yang terlihat tampan dengan stelan kemeja biru yang dipadankan kaos Pink. Namja itu hanya tersenyum tipis menanggapi gurauan Minho yang memeluk bahunya dengan hangat.

“Kau harus segera menyusul kami,,”sahut Key pelan, matanya tak pernah lepas dari sosok Hyuna yang terlihat lebih pendiam hari ini.

“Hei,, kau tahu,, sepertinya Hyuna terlihat malu-malu.”ujar Minho lagi.

“Hmm,, sepertinya,, dia terlihat lebih manis.”sahut Key.

“Kau yakin Kibum,, bahwa ini pilihan terbaikmu??”Minho melirik Key mangamati raut wajah temannya yang terlihat sangat tegas dan berseri.

“Tentu saja,,”balas Key.

***

Key,Hyuna,Onew,Jonghyun dan Hyejin memasuki gedung pencatatan sipil beriringan. Meninggalkan Minho dan Taemin yang tetap diam didalam Van yang mereka tumpangi.

“Nah,, sekarang kalian tanda tangani ini.”bagian pencatatan sipil mengangsurkan sebuah form yang sudah disi lengkap baik oleh Hyuna maupun Key, pihak kantor bisa menjamin kerahasiaan pernikahan Key dan Hyuna agar tidak tercium oleh media. Setidaknya sampai keadaan benar-benar memungkinkan.

“Sudah,, aku sudah menandatanganinya,,”Key mengulurkan form tadi kearah Hyuna,senyum tak pernah lepas dari bibir tipisnya.

“Giliranku eh,,”jawab Hyuna, dia mengambil bolpoin dan menatap wajah Key sekali lagi, meyakinkan diri bahwa ini adalah pilihan yang terbaik dalam 20 tahun kehidupannya.

“sreet,,”tiba-tiba Key menangkap tangan Hyuna, menarik wajahnya. Dengan ibu jari kanannya, dia mengusap pipi Hyuna dengan lembut, menatap kedua bola mata coklat itu dengan intens.

“Tak ada lilin, ataupun sebuket bunga mawar, bahkan tak ada cincin yang bisa kuberikan saat ini. Aku hanya mempunyai segenggam cinta yang bisa kutawarkan padamu, maukah kau tetap menjadi milikku selamanya, menjadi penerang dimalam tergelapku, menjadi penyempurna dalam kehidupanku selamanya??”ujar Key masih dalam posisi yang sama. Senyumnya semakin terkembang begitu melihat Hyuna mengangguk dengan mata yang semakin berbinar.

“Aku tidak butuh apa-apa darimu,, jadi, bisakah aku menandatangi ini sekarang.”

“Ah,,, kalian membuatku semakin iri. Rasanya menunggu 2 bulan lagi sungguh lama.”Onew menyela, saat Hyuna tengah menggerakkan tangan untuk menandatangani lembaran dihadapanya. Hyejin sendiri sudah bergerak untuk mencubit pinggang namjanya dengan pipi merona dengan malu.

“Benar hyung,,, mereka membuatku ingin cepat-cepat melamar Kyung-in.”Jonghyun menyahut sembari mengerucutkan bibir.

“Makanya,, cepat-cepat menyusul, nah sekarang giliran kalian yang menandatangani ini.”Key mengulurkan lembaran tadi kepada Onew dan Jonghyun.

“Nah,, sekarang,, kalian sudah resmi menjadi pasangan suami istri,, Chukkae,,”dengan sengaja, Jonghyun menekan bolpoinnya saat dia menggoreskan tanda tangannya di kolom saksi, lalu memeluk Key dengan wajah bahagia.

“Selamat Hyuna~ya,,,”Hyejin memeluk Hyuna dengan erat.

“Akhirnya,, tidak akan ada yang bisa mengambilmu dari sisiku.”Key menggandeng tangan Hyuna yang kini sudah berstatus sebagai istrinya. Tak sabar ingin membagi kabar bahagia ini pada Minho dan Taemin yang menunggu mereka dengan setia di parkiran.

“Gumawoo,,”Hyuna merapatkan tubuhnya disamping Key, mereka berjalan beriringan dengan Hyuna yang bergelayut manja pada Key, tak lagi merasa risih untuk menunjukkan perasaanya dengan status baru mereka.

***

“Krieett,,”Taemin membuka pintu ruangan norabong yang sudah mereka booking khusus untuk merayakan resminya Key dan Hyuna berstatus sebagai suami istri.

“Kkajja,, lets to party.”Jonghyun menarik lengan Kyung-in diikuti oleh Minho,Onew,Key juga Hyuna Hyejin dan Hye-in.

“masih ingat dengan ulang tahun Noona dan Hyung tahun lalu??”ujar Taemin begitu mereka bersepuluh sudah mengambil tempat duduk.

“Tentu saja aku ingat. Malam ulang tahun kemarin kan duo evil ini bertengkar hebat.”Minho mengerling kearah Key dan Hyuna yang duduk berangkulan.

“Jika ingat tahun lalu,, moment ini sepertinya sulit untuk terlaksana.”Onew mengambil botol soju dan menuangkan kegelas-gelas kecil diatas meja.

“Eh,, memang malam ini kita boleh minum soju.”Minho menatap Onew dengan terkejut.

“Nikmati saja,, selagi ada.”sahut Jonghyun meraih gelas pertamanya.

“Surpriseeee,,,”sebuah teriakan menggema saat pintu ruangan terbuka.

“Lohh hyung,,, kalian bisa disini??”Key berdiri dengan kaget begitu melihat member suju berjejer rapi dengan senyum terkembang. Bahkan Heechul,Kibum dan Kang-in nampak diantara deretan namja idola tersebut.

“Ya,, kalian menikah tanpa memberitahu kami.”Heechul maju, lalu menjitak kepala Key dan Hyuna bergantian.

“Oppa,,, appayo,,,”gerutu Hyuna.

“Aigooo,, kalian malah mendahuluiku,,”Leeteuk ikut mengacak rambut Hyuna dengan gemas.

“Chukkaeyooo,,,”Teriak member suju seraya beramai-ramai menjitak kepala Kim bersaudara itu.

“Yaa,,, Oppa,,”Hyuna dan Key hanya bisa pasrah.

“Sebagai hukuman untukmu Kim Hyuna,, sekarang habiskan minuman ini.”Donghae mengulurkan sebotol soju begitu keduabelas member suju minus Henry dan Zhoumi sudah duduk dengan nyaman menurut posisi masing-masing. Untung saja ruangan yang mereka pesan cukup luas. Tapi, bayangkan saja sepuluh orang ditambah dua belas duduk bersama. Dan mereka semua terkenal dengan kerusuhan mereka bahkan berdasarkan voting dari pemilik resto disekitar stasiun televisi. Member SHINee dan suju menduduki peringkat tertinggi dari boyband yang paling tidak diinginkan kembali ke resto mereka saat member-member boyband itu duduk bersama.

“anniyo oppa,, aku masih ingin mempertahankan catatan bersihku.”Hyuna menolak dengan halus.

“Maksudnya??”Kyuhyun menatap Hyuna dengan penasaran.

“Hmm,, Hyuna belum pernah mencoba soju selama hidupnya.”gumam Jonghyun.

“Jongmal?? Kau belum pernah mencicipi soju sedikitpun Hyuna~ya,,”suara kang-in menggelegar, mengalahkan nyanyian Ryoewook yang tengah berduet dengan Onew dan Hyejin.

“ne,, oppa,,,”angguk Hyuna.

“Aku tidak percaya,, baiklahh,, bagaimana kalau kau menari,, sudah lama aku ingin melihatmu menari,, ayo beruduet denganku.”tiba-tiba Hyukjae menarik tangan Hyuna, tanpa permisi dia mengganti lagu dengan Mr. Simple.

“Ayoo,,”intro Mr. Simple mulai terdengar. Hyukjae diikuti Taemin juga Sungmin sudah mengambil posisi.

“Yaa,, Kim Hyuna,, cepat ambil posisi juga.”Donghae mendorong tubuh Hyuna ketengah.

“Oppa,, aku tidak bisa,,”cicit Hyuna dan bergeming dari tempatnya berdiri.

“Key,, tolong aku,,”Hyuna menatap Key dengan pandangan memohon saat Kyuhyun dan Shindong ikut menarik tubuhnya.

“Anniyo,, aku juga penasaran ingin melihatmu saat dance.”Key justru ikut mendorong Hyuna kearah Hyukjae,Taemin dan Sungmin yang sudah menggerakkan tubuhnya mengikuti alunan Mr. Simple.

“Kim Hyuna,, Kim Hyuna,,”yang lainnya seperti Hyejin,Kyung-in dan member SHInee juga suju malah bersorak menyemangati Hyuna.

“Baiklahh,, jika tarianku bagus,, tolong jangan puji aku.”Hyuna akhirnya mengikuti gerakan Hyukjae dengan suka rela.

Awalnya gerakan Hyuna sedikit kaku, tapi dia langsung bisa mengikuti gerakan Mr. Simple dengan sempurna.

“Whoahh,,, bagus,, bagus,,”Jonghyun menyoraki dan ikut menari.

“Ganti,,,”Key mengganti lagu dengan Ring Ding Dong,, dan dia ikut turun.

“Aku tergoda untuk turun juga.”Siwon ikut ambil posisi diikuti Onew yang menarik Hyejin,juga Kibum dan dan Yesung.

“Yaa,,, kenapa sekarang malah lagunya 2EN1,,”Hyuna duduk kelelahan, hanya ikut tersenyum melihat kekacauan didepannya.

“Lihatlah suamimu ituu,, the King of girlbind.”Minho ikut duduk disamping Hyuna dengan keringat membanjir didahinya.

“Ya,, Kim Kibum,, sampai kapan kau akan mempertontonkan keahlianmu menirukan gerakan Girlband.”Hyuna berteriak saat Key lagi-lagi dengan semangat menarikan lagu Miss A good bye baby.

***

“Onew,, bagaimana persiapan pernikahanmu??”tiba-tiba Leeteuk sudah duduk disamping Onew. Setelah ber dance ria, kini waktunya menyantap makanan. Keduapuluh dua orang itu tengah sibuk dengan piringnya masing-masing.

“Sudah hyung,, sudah siap sampai 80%”

“Aku benar-benar terkejut Key dan Hyuna menikah sekarang,, oh ya,, kudengar kalian berniat memberitahu media mengenai pernikahan kalian ini. Memang kau sudah siap dengan sambutan fansmu nanti.”Leeteuk memandangi Onew dengan was-was.

“Masalah itu sudah kubicarakan dengan perusahaan. Aku hanya bisa berharap shawol terutama MVP bisa menerima kabar bahagiaku ini. Aku hanya tidak ingin berbohong pada mereka.”jawab Onew pelan.

“Oppa sendiri,, kapan akan berencana meminang yoeja oppa, bahkan oppa belum memperkenalkan kepada kami.”Hyejin yang duduk disamping Onew ikut berbicara.

“aku dan member Suju lainnya sudah sepakat akan menikah setelah menjalani wamil kami.”ujar Leeteuk diikuti anggukan Sungmin yang kebetulan tidak jauh dari mereka.

***

“Ahh,, lelahnya,,”Hyuna menghempaskan tubuhnya ditempat tidur.

“Kau tidak mandi dulu Na~ya,,”tegur Key yang ikut masuk. Mereka berdua tidak mabuk karena sama sekali tidak menyentuh soju, berbeda dengan member lainnya.

“Ya,, kenapa kau masuk kesini. Dan kenapa kau bertelanjang dada seperti itu.”Hyuna terlonjak kaget mendapati Key sudah topless didepannya.

“Kim Hyuna sayang,, mulai malam ini,, aku akan tidur disini,, bersamamu. Bukankah kita sudah resmi sekarang.”Key mendekati Hyuna, mengambil tempat disamping gadis itu.

“Bagai,, bagaimana bisa begitu.”Hyuna tergagap.

“Tentusaja bisa,, sekarang kau istriku,,”

“Hyaa,,, Kim Kibum,,”Hyuna menjerit dengan kaget saat Key mendorong tubuhnya rebah dikasur. Merasakan dada bidang nan terbuka milik Key menyentuh tubuhnya.

“Ya,, aku sesak,,”racau Hyuna lagi saat Key menarik selimut menutupi tubuh mereka berdua.

“Biarkan seperti ini sebentar saja.”gumam Key dileher jenjang Hyuna, menghirup nafas dalam-dalam.

“Dengar,, aku tidak akan memaksamu untuk berhubungan layaknya suami istri pada umunya. Bagiku,, bersamamu dan memilikimu selamanya adalah kebahagiaan terbesarku. Jadi jangan khawatirkan hal itu jika kau belum siap sayang,,”Key mendongakkan wajah menatap Hyuna, hingga mata keduanya bertemu dalam tatapn intens nan lembut.

“Sekarang tidurlah,, tak ada lagi yang perlu kau khawatirkan. Karena aku sudah disampingmu sekarang,,”Key mencium kening Hyuna sebelum beranjak menuju kamar mandi.

“Kim Kibum,, saranghamnida.”Hyuna menahan langkah Key, dia memeluk tubuh namjanya dengan erat. Menyandarkan kepalanya dipunggung lebar Key.

“Nado,,”jawab Key, tangannya terulur untuk mengusap jari-jari Hyuna yang memeluk pinggangnya. Tiba-tiba Key merasakan tubuhnya panas, sepertinya hormon-hormonnya mulai bekerja. Terlebih saat ini dia bertelanjang dada, dan merasakan tubuh Hyuna mendesak tubuhnya.

“Kim Hyuna,, sampai kapan kau akan memelukku,, aku masih namja normal yang akan tergoda jika kau terus meinkan jemarinya ditubuhku.”tegur Key saat Hyuna mulai menggerakkan tangannya, entah mengukir apa didadanya yang terekspos.

“Yaa,, dasar mesum,,”Hyuna melepaskan pelukannya, lalu memukul Key dengan bantal.

“Mesum?? Aku memang mesum,,”Key mendekati Hyuna dengan senyum jahil. Terus mendesak Hyuna mundur dan terjatuh ditempat tidur.

“Yaa,, kau mau apa,,”Hyuna beringsut, menyambar selimut untuk menetupi wajahnya yang sudah merah padam.

“Hahaha,,, pabo,,,kau pikir kau mau apa,, aku mau ambil handuk tahu,,”kekeh Key, lalu menjitak kepala Hyuna sebelum menyambar handuk putih diatas nakas.

***

Matahari pagi mulai menampakkan sinarnya. Dengan perlahan, bias-bias hangatnya memasuki celah sebuah kamar dimana seorang yoeja dan namja tengah terbaring saling mendekap.

“Ughh,,”Hyuna mengerang dan mengerjapkan mata. Lalu tersenyum mendapati wajah Key yang kini sudah resmi menjadi suaminya. Hyuna menopangkan wajahnya seraya merapikan anak rambut yang beriak berantakan diwajah tampan sang Diva Key. Terakhir kali Hyuna memandang wajah teduh Key saat terlelap adalah ketika mereka berumur 14 tahun, saat mereka sama-sama tertidur setelah menyelesaikan PR mereka di Middle school dulu.

“Chupp,,”tiba-tiba Key menarik tengkuk Hyuna dan mencium bibirnya sekilas.

“Morning Kiss sayang,,”Key membuka mata, mengerling jahil menatap wajah Hyuna yang merona malu.

“Haisshh,, kau ini.”Hyuna memukul lengan Key dan beranjak kekamar mandi dengan tergesa. Entahlah, dia selalu merasa malu tiap kali melakukan skinship dengan Key.

***

“Hari ini apa acaramu??”Tanya Key begitu mereka sedang duduk dimeja makan.

“hmm,, hari ini appa menyuruhku datang ke kantor. Oh ya Key,, kupikir kita bisa menunda untuk memberitahu appa tentang pernikahan kita ini. Tunggu waktu yang tepat.”

“Tapi Na~ya,,”Key menatap Hyuna dengan bingung.

“Please,, kumohon,,”Hyuna mengeluarkan puppy eyes yang sangat dibenci Key.

“Otte,, tapi jangan tunjukkan wajah menjengkelkan seperti itu.”dengus Key seraya menjitak kepala Hyuna.

“Ya,, kenapa kau menjitak kepalaku,,”balas Hyuna sengit.

“Blakk,,”pintu depan terbuka.

“Hyung,, Noona,,, Aigooo,,,”Taemin berdecak heran melihat Key dan Hyuna tengah asyik bertengkar dimeja makan.

“Dasar,, sekaloi Evil tetap saja Evil,, pengantin baru bukannya semakin mesra ini malah bertengkar.”Jonghyun ikut menyela.

“As always hyung,,”lanjut Minho seraya mengambil sepotong roti dari piring Key dan menenggak susu yang juga milik Key itu.

“Ya,, Choi Minho,, kenapa mencuri sarapanku,, ini sarapan yang dibuatkan oleh istriku tercinta,, kau ini.”Key menatap Minho dengan sebal menyadari sarapannya berpindah dimulut Minho.

“Eh,, oppa,, kalian cuma berempat,, Onew oppa mana.”tegur Hyuna tak memperdulikan MinKey yang sedang asyik bersilat lidah.

“Ohh,, Onew hyung tadi pagi-pagi sekali sudah pergi,, dia bilang mau pulang kerumah orang tuanya.”jawab Jonghyun seraya mengambil tempat duduk dan mulai sibuk mengoles selai untunya juga untuk Taemin.

“Hmm,, Key,,, bagaimana semalam??”Kali ini Jonghyun mengerling kepada Key.

“Semalam apanya??”sahut Key bingung.

“Tentu saja malam pertama kalian,, apalagi,,”kekeh Jonghyun.

“Apa yang kau bicarakan hyung?”sahut Key yang sepertinya memang tidak mengerti arah pembicaraan hyungnya itu.

“Kau ini tidak tahu atau pura-pura tidak tahu?”bisik Jonghyun sambil menunjuk Hyuna dengan dagunya.

“First nightmu dengannya?”lanjutnya lagi.

“Mwoo,,”pekik Key terkejut, tersadar dengan apa yang Jonghyun maksudkan.

“Otakmu mulai pervert Dino, bersihkan isi kepalamu segara!!”teriak Key begitu melihat raut wajah Jonghyun yang berubah saat dia menerawang keluar jendela sambil tersenyum aneh.

“Haha,, aku jadi yakin kalau semalam tidak terjadi apa-apa antara kau dan Hyuna.”jawab Jonghyun.

“Bukan begitu Kim Hyuna!”kali ini tatapan Jonghyun mengarah pada Hyuna.

“Apa yang kalian bicarakan hyung,,”sahut Minho penasaran. Matanya berputar antara Jonghyun,Key dan Hyuna.

“Sesuatu yang terjadi secara alamiah antara sepasang suami istri.”sahut Jonghyun.

Blush~

Seketika wajah Key dan Hyuna memerah tanpa bisa dicegah.

“Seuatu antara sepasang suami istri? Sepertinya aku tahu apa itu hyung.”ujar Taemin, yang tiba-tiba ikut memerah dan menampilkan wajah tersipu.

“Apa yang kau pikirkan maknae,, jangan dengarkan ucapan si Dino itu.:”tegur Key galak.

“hyung,, aku ini sudah mulai dewasa. Sudah sepantasnya aku mendengar hal-hal seperti sex education.”sahut taemin dengan berani.

“pletakk”sebuah jitakan mendarat mulus dikepala taemin.

“Noona,, kenapa kau menjitakku huh?”

“Aku tahu kau memang mulai dewasa, tapi jangan bicara sevulgar itu dihadapan banyak orang. Dan kau dino, lihat! Kau sudah meracuni otak Taemin, dan jika suatu saat imej baby maknae berubah, maka kau orang pertama yang kucari.”Hyuna mengacungkan garpunya kearah Jonghyun dengan sadis.

“Sudahlah,, Taemin memang sudah sepantasnya mengetahui hal-hal seperti ini. Tapi juga bukan berarti kau bisa membicarakan masalah ini dengan vulgar Taem.”lerai Minho dengan bijak, yang lagi-lagi masih asyik menikmati sarapan curiannya dari piring Key.

“Arrayo hyung,,”sahut Taemin dengan patuh.

***

“Selamat pagi Hyuna sajang nim,, anda sudah ditunggu presdir Kim diruangan anda”seorang wanita yang kira-kira umurnya lebih tua 4-5 tahunan dari Hyuna menyambutnya, saat gadis itu baru menginjakkan kaki di kantor baru milik Kim Corp.

“Ne,, Gamsahamnida.”Hyuna membungkuk sekilas, lalu mengikuti langkah wanita tadi.

“Ah,, Hyuna kau sudah datang.”Tuan Kim terlihat senang dengan kemunculan Hyuna.

“Duduklah dulu,, appa akan memberikanmu proyek pertama. Ini berkaitan dengan produk terbaru dari perusahaan kita, kolaborasi dengan Samsung untuk meluncurkan ponsel pintar sejenis android.”tuan Kim mengulurkan setumpuk berkas kepada Hyuna, begitu gadis itu sudah duduk dihadapannya.

“Ne,, appa,,”jawab Hyuna seraya membuka lembar demi lembar kertas-kertas tebal ditangannya.

“Oh ya,, ada satu lagi,, kau juga harus turun langsung dalam penggarapan iklan ini, bagian marketing sudah mempersiapkan konsep dari iklan tersebut.”tuan Kim bangkit dari sofa yang sedari tadi dia duduki, membenahi jas hitamnya.

“Appa harus segera pergi, mulai hari ini kau yang mengurus perusahaan ini. Lekas belajar, appa menaruh harapan besar padamu nak!”lanjut Tuan Kim,kemudian dia menepuk kepala Hyuna pelan.

“Ne appa,, gumapta,,”

“Selamat bekerja kalau begitu.”Tuan Kim berjalan meninggalkan ruangan.

***

“Tok,, tok,,”terdengar ketukan dipintu ruangan Hyuna, serta merta Hyuna mengalihkan fokusnya dari layar laptop.

“Masuk,,”sahutnya.

“Hyuna sajangnim,, saya dari divisi marketing ingin membicarakan konsep iklan produk baru perusahaan juga mengenalkan bintang iklan tersebut pada anda.”seorang pria paruh baya memasuki ruangan diikuti tiga namja muda.

“Oh,, tuan Park,, silahkan duduk dan,, kau!!”Hyuna memekik sedikit kaget mendapati tiga namja yang ikut memasuki ruangan, dia melepaskan kacamata berbingkainya.

“Hyuna sajangnim, konsep iklan ini akan dibuat menjadi 3 mini drama, dimana setiap part-nya akan mempunyai kaitan alur dengan part lanjutannya, dan jujur saja, mini drama ini terinspirasi dari sebuah drama Korea dengan cast Tiga namja ini.”jelas sang manajer pemasaran dengan antusias.

“Siapa yang sudah meng acc konsep ini??”tanya Hyuna sembari membuka lembaran map yang dibawa oleh tuan Park, sekaligus mengalihkan matanya dari tatapan Yonghwa yang begitu intens padanya.

“Yang meng-acc konsep ini langsung dari tuan Park, bahkan beliau langsung yang merekomendasikan mereka bertiga.”

“Nah,, Hyuna sajangnim, ini Jung Yonghwa dari CN.Blue, Lee Hongki Ft. Island, dan aktor sekaligus penyanyi Jang Geunsuk, seharusnya masih ada satu lagi, namanya Park Sinhye, tapi sepertinya yang bersangkutan menolak tawaran kami dengan alasan jadwalnya yang terlalu padat.”lanjut tuan Park melihat Hyuna mengangguk untuk merespon semua perkataannya.

“Satu lagi sajangnim,, sebagai pengganti model wanita, sajangnim diminta presdir untuk menggantikannya. Jadi nanti anda turut ambil peran dalam mini drama ini??”

“Mwo?? Busun muriya??”Hyuna memekik kaget.

“Ikut menjadi pemain dalam CF ini?? Anda sedang bercanda kan tuan Kim??”

“Anniyeyo,, ini perintah langsung dari presdir Kim.”Tuan menunduk, merasa tak nyaman dengan respon Hyuna.

“Jinja,, appa benar-benar,, saya tidak bisa,, nanti saya sendiri yang akan mencarikan model penggantinya,, kenalanku banyak dari kalangan artis-artis tenar.”Hyuna mendesah dengan kesal, hingga melupakan tiga namja tampan yang sedari tadi duduk dihadapannya.

“Ehm,,”suara Yonghwa menyadarkan Hyuna akan keberadaan mereka.

“Eh,, Mianhamnida Yonghwa~ssi,, Hoongki~ssi,, Geunsuk~ssi,,”Hyuna merasa malu dan tidak sopam sudah mengabaikan ketiga tamunya.

“Hyuna~ya,, kenapa se formal itu,, bersikap biasa saja, kesannya jadi kaku seperti ini.”tegur Geunsuk seraya tersenyum.

“Ne,, oppa,,”Hyuna membalas senyum Geunsuk, membuat Yonghwa sedikit terkejut.

“Hoongki~ya,, apa kabarmu??”Hyuna juga menyapa Hoongki yang sedari tadi menekuk muka.

“Ya,, ekspresi apa itu,, sudah lama tidak bertemu, saat bertemu kau malaha cemberut padaku. Ck,,”Hyuna menatap Hoongki dengan sebal yang dibuat-buat, kentara sekali bahwa mereka lumayan dekat.

“Aku masih kesal padamu twins evil,, kenapa diantara member cocho ball, hanya aku yang tidak kau panggil Oppa,, bahkan aku lebih tua darimu,, mana sopan santunmu.”Hoongki malah menjitak kepala Hyuna, ternyata Hoongki dan Geunseuk memang sudah sering bertemu Hyuna karena mereka berdua juga akrab dengan Heechul.

“Haishh,, kau juga,, minta dipanggil oppa tapi sikapmu tidak menunjukkan kalau kau lebih dewasa dibanding aku,,”

“Beginilah jika Hoongki dan Hyuna bertemu,, double H,,”Geunsuk mengacak rambut Hyuna dengan gemas, membuat gadis itu menggembungkan pipi dengan gemas.

Yonghwa sendiri hanya bisa terdiam, tak menyangka bahwa kedua temannya itu ternyata lebih dekat dengan Hyuna. Terlebih lagi, sikap Hyuna yang begitu bersahabat pada Geunseuk dan Hoongki, sangat kontras dengan sikap gadis itu terhadapnya.

“Oppa,, bisakah kita berhenti disini.”tanpa sengaja Hyuna melihat Hyejin tengah dikerubuti beberapa Yoeja tak jauh dari gedung SM.

“Ada apa Hyu,,”Geunsuk memandang Hyuna dengan bingung.

“Anni,, aku turun disini,, gumawo oppa,, annyoeng.”Hyuna buru-buru turun begitu Geunsuk menepikan mobilnya.

“Ini yoeja Lee Jinki.”terdengar beberapa yoeja yang sepertinya MVP tengah menginterogasi Hyejin, dampak dari pernyataan resmi Onew tentang pernikahannya tadi pagi. Banyak fans yang belum bisa menerima jika idolanya memiliki pasangan.

“Ada apa ini??”Hyuna memaksa menembus kerumunan itu. Berusaha mengamankan Hyejin dari serbuan fans Onew.

“Siapa kau??”teriak salah satu yoeja penyerbu, dia terlihat begitu galak.

“Aku,, kalian tidak perlu tahu siapa diriku. Apa yang kalian lakukan, biar kutebak,, kalian seorang MVP?? Fans dari SHINee Onew.”Hyuna menatap satu persatu dari mereka.

“Tunggu,, dia Kim Hyuna,, adik dari Key oppa,,”cicit salah satu dari 7 yoeja itu.

“Jinja?? Dia adiknya Key-goon??”

“Kalau kalian tidak keberatan?? Aku ingin mentraktir kalian semua minum kopi??”sikap Hyuna mulai melunak saat ketujuh yoeja itu mendesah tak percaya bahwa yang dihadapannya ini adalah Adik dari idola mereka.

***

“Silahkan dinikmati”ajak Hyuna begitu dia dan Hyejin juga ketujuh MVP itu sudah duduk disebuah kafe tak jauh dari gedung SM.

“Terimakasih Hyuna~ssi,,”sahut salah satu dari mereka.

“Gamsahamnida,, kalian mau menerima ajakanku ini. Sebenarnya apa yang membuat kalian menyerang Hyejin?? Kalian tidak terima bahwa dia yang dipilih Onew??”Hyuna membuka percakapan. Tersenyum ramah melihat ketujuh yoeja dihadapannya itu menunduk dengan malu.

“Maaf jika perkataanku terdengar tidak menyenangkan. Mungkin saat Onew berdiri diatas panggung, dia adalah milik kalian. Tapi, dibalik sosoknya diatas panggung, Onew oppa bukanlah siapa-siapa, dia hanya sesosok pribadi yang mempunyai harapan dan keinginan seperti kalian umumnya. Dia berhak memiliki kehidupan pribadinya dan mendapatkan kebahagiaannya sendiri. Seharusnya sebagai fans, kalian bisa berpikir bijak dan mendukung apapun yang terbaik bagi Onew.”

“Dan perlu diketahui, Hyejin ini selain hair Stlylish Shinee dia juga seorang Shawol sama seperti kalian.”lanjut Hyuna, dia melirik Hyejin yang sudah menampakkan senyum peri-nya.

“Mianhamnida Hyejin~ssi,, sikap kami tadi sangat kekanakan. Tidak seharusnya kami mencercamu seperti tadi”salah satu dari mereka mewakili untuk meminta maaf.

“Ne,, Choenman,, aku bisa merasakan apa yang kalian rasakan saat ini. Dulu waktu aku baru tahu bahwa Key begitu dekat dengan Hyuna, aku juga merasa marah dan cemburu. Bahkan mungkin lebih. Justru aku yang harus meminta maaf karena sudah membuat kalian sedih. Tapi kumohon percaya padaku, aku berjanji akan membahagiakan Onew kalian.”Hyejin membungkukkan kepala meminta ijin.

“Hyejin~ssi,, kami merestui,, selama hal ini yang terbaik dan membuat Onew-goon bahagia,, mianhamnida kami sempat berpikir buruk padamu.”

“Hmm,, oennie,, sepertinya nanti kalian harus mengundang mereka. Anggap saja ini sebagai bentuk terimakasih pada fans.”sela Hyuna dengan senyum mengembang.

“Eh,, Jongmal,, kami akan diundang dalam pernikahan Onew-goon nanti??”yoeja berbando merah yang duduk disamping Hyuna memekik senang.

“Ne,, tentu saja”sahut Hyejin kalem.

“Baiklah,, kami permisi. Senang mengenal Hyuna~ssi dan Hyejin~ssi. Kami bersyukur SHINee memberdeul dikelilingi yoeja baik seperti kalian”pemimpin dari fans SHINee itu undur diri dan mengajak semua temannya untuk beranjak.

“Ne,, kami malah lebih senang mereka memiliki fans hebat seperti kalian ini.”sambut Hyuna girang.

“Kim Hyuna,, Kau daebak!!”Hyejin langsung memeluk Hyuna dengan antusias setelah sekumpulan shawol itu keluar dari Kafe.

“Jangan panggil Kim Hyuna jika aku tidak bisa melakukan hal yang hebat!”timpal Hyuna narsis.

“Hisshh.. dasar kau,, nampyoen anae, ternyata sama saja! Eh,, ngomong-ngomong bagaimana first night kalian?”tiba-tiba Hyejin menampilkan wajah jahil.

“First night apa? Jangan berpikir macam-macam onnie,,”sahut Hyuna mendadak galak, wajahnya sudah merah padam menahan malu.

“Sakitkah?”rentet Hyejin menggoda.

“Tidak ada yang terjadi,, sudahlah,, aku mau pergi.”sambar Hyuna.

“Aigoo,, ternyata kau masih malu untuk bercerita,, ah,, aku jadi membayangkan fisrt night-ku dengan Jinki nanti.”kekeh Hyejin.

“Park Hyejin,, kau mesum.”sentak Hyuna kesal.

“Yaa! Ini normal Hyuna,, untuk ukuran yoeja yang sudah menikah sepertimu dan yang akan menikah sepertimu. Aku tidak percaya pikiranmu sepolos itu, setidaknya kenyataan bahwa kau dekat dengan seorang Kim Jonghyun dan Lee Hyukjae.”

“Aish,, Jongmal!! Kenapa onnie jadi cerewet sekarang?? Yang harus oenni pikirkan itu persiapan pernikahan oenni, sudah selesai semuakah?”Hyuna berusaha mengalihkan topik pembicaraan.

“huh,, kebiasaan, kau ini paling pintar mengalihkan pembicaraan.”Hyejin hanya bisa mengeluh seraya mempoutkan bibirnya.

“Park Hyejin, apa stress bisa merubah kepribadianmu??”

Hyejin hanya mengulum senyum mendengar ucapan Hyuna. Keduanya mulai hanyut dalam candaan, hingga sebuah dering telfon membuyarkan obrolan mereka.

“Oppa? Oh,, aku bersama Hyuna. Ne,, aku segera kesana.”ternyata Hyejin menerima telpon dari Onew.

“Oppa??”alis Hyuna terangkat mendengar Hyejin memanggil Onew dengan embel-embel oppa. Padahal umur Hyejin dan Onew hanya selisih dua bulan dan setahu Hyuna, Hyejin tak pernah memanggil Onew dengan ”Jinki oppa”.

“Kenapa? Ada yang aneh, bukankah seorang istri harus hormat pada suaminya, dan kurasa Jinki oppa lebih suka menggunakan bahasa formal saat kami sudah menikah nanti.”

“Tidak,, hanya saja aku sedikit geli mendengar onnie mengucapkan Jinki Oppa dengan lembut seperti tadi.”Hyuna menggidikkan bahunya menunjukkan ekspresi gelinya.

“Terang saja kau geli,, bahkan setelah kau dan Key menikahpun kurasa kau tetap memanggil Key tanpa embel-embel oppa, yoebo atau apapun.”

“Onnie,, cinta itu tak perlu diungkapkan dengan kata-kata. Hanya dengan saling bertatap juga, kami sudah bisa mengerti betapa kami saling mencintai.”Hyuna hanya nyengir bangga.

“ya,, ya,, terserah kalian lah,, yoebo, chagiya, aegi, Honey, kurasa tidak buruk untuk kau ucapkan pada Key,, atau perlu kuwakili, kau tidak lupa bukan kalau aku ini masih seorang lockets?”Hyejin sudah mengambil ancang-ancang untuk kabur. Dan, satu, dua, tiga,,,

“Yaaa!! Park Hyejin, berani kau menggoda nampyoenku,, lihat saja!!”dengus Hyuna seraya mengejar Hyejin keluar kafe.

Hyuna menghentikan langkahnya, mata coklatnya menatap kelayar besar yang terpampang disebuah gedung pusat perbelanjaan. Telinga Hyuna bisa mendengar dengan jelas setiap suku kata yang diucapkan member SHINee dalam wawancara mereka.

Seketika air matanya luruh begitu saja. Air mata yang turun saat menyadari betapa dia merindukan kelima namja tampan itu, terutama seseorang yang duduk ditengah, yang tengah menunduk dalam rangkulan Jonghyun. Ada senyum miris yang tersungging mendengar ucapan Taemin tadi.
Lalu dia kembali berjalan sambil menyeka air matanya. Berusaha tegar terhadap jalan yang telah dia ambil saat meninggalkan Key, meninggalkan semua orang yang dia cintai dan hidup dalam keterasingan.

***

“Ki,, berhentilah mencariku. Karena semakin gencar kau berusaha menemukanku, maka semakin jauh aku berlari darimu. Bencilah aku, jika itu bisa membuatmu melupakanmu. Jadilah Kibum yang tegar. (Kim Hyuna).”

Tubuh Key bergetar membaca pesan yang baru saja masuk dilayar Iphone-nya. Dengan kesadaran yang mulai luruh, dia berusaha menghubungi nomor yang tertera dilayar ponselnya. Nihil, nomor itu langsung tidak aktif. Segalanya semakin terasa menyakitkan, mungkin inilah puncak dari semua rasa sedih yang dia rasakan semenjak Hyuna menghilang. Pandangannya mengabur, tubuhnya merosot dengan perlahan. Key pikir, dia sudah tidak bisa menangis lagi. Tapi nyatanya, air mata kembali luruh. Begitu menyadari Hyuna ada disekitarnya namun dia bahkan tak bisa melihat jejaknya sekalipun.

“Key,, kau kenapa?? Key!!”Jonghyun yang kebetulan baru pulang, langsung panik melihat Key terduduk didepan pintu. Jonghyun bisa melihat saat ponsel Key, merosot kelantai dengan perlahan. Terjatuh dari genggaman tangannya yang mulai terasa kebas.

“Sampai kapan,, sampai kapan semuanya harus begini. Aku sudah tidak sanggup lagi.”ratap Key disela isakannya.

“Key,,,”lidah Jonghyun terasa Kelu, matanya ikut basah menyaksikan kondisi Key saat ini. Hanya ada satu alasan yang membuat Key terlihat begitu lemah. Hyuna, pasti Kim Hyuna. Hanya gadis itu yang bisa membuat Key menunjukkan sisi tersembunyi dari seorang almighty Key, dibalik sifat tegas dan kedewasaan member SHINee yang satu ini.

“Ini sangat menyakitkan hyung,, dia ada didekatku, tapi aku sama sekali tak menyadarinya. Berkali-kali aku mencarinya, tapi aku tak bisa melihatnya. Noemu aphu,,”

Jonghyun menarik tubuh Key agar duduk disofa, memeluknya dan berharap itu bisa sedikit meredakan kepedihan yang dirasakan dongsaengnya itu. Entahlah, Jonghyun sudah tidak mempunyai kata-kata yang bisa dia gunakan untuk menghibur rekannya.

***

seorang gadis berjalan menyusuri deretan pertokoan ditrotoar jalanan. Salju putih mulai turun dan mengendap dipundaknya. Menyisakan bukit kecil berwarna putih bersih. Dia terus saja menyeret kaki kecilnya agar terus melangkah. Sesekali yoeja berambut pendek itu menghapus tetesan bening yang mengaburkan pandangannya. Tiba-tiba dia berhenti sejenak, mendongakkan wajah menatap gumpalan kapas putih yang turun dari malam kota Seoul. Salju, betapa banyak kenangan sedih yang dia rasakan setiap kali salju turun. Dan kali ini mungkin kenangan paling menyakitkan yang pernah dia rasakan seumur hidupnya. Sampai kapan dia sanggup menahan kesedihan ini sendirian. Hidup dalam keterasingan, meninggalkan orang-orang terdekatnya, meninggalkan sahabatnya,keluarganya terlebih harus berpisah dengan belahan jiwanya.

“Arghh,,”Hyuna mengerang dan berjongkok. Tangannya memegangi kepalanya yang terasa berdenyut. Tetesan cairan merah kental kembali jatuh, meninggalkan noda merah yang sangat kontras dengan hamparan tanah putih yang berselimut salju. Entah sudah berapa kali Hyuna seperti itu, sejak mengirim short massage kepada Key 2 jam yang lalu.

“Tuhan,, rasanya aku sudah tidak sanggup lagi.”rintihnya menahan segala perih yang terasa menyerang seluruh bagian dalam kepalanya, namun sakit itu 2 kali lipat di hatinya. Hingga rasanya dia ingin berteriak sekencang dia bisa.

“Sampai kapan aku akan begini,, Kim Hyuna.”sebuah suara berhasil mengalihkan perhatian Hyuna. Suara yang amat dikenalnya.

Dengan gerakan lemah, Hyu menyeka air mata juga darah dari hidungnya sebelum dia mendongak.

“Oppa,,”gumam Hyuna tak percaya saat menatap sosok yang menjulang didepannya.

“Ternyata mataku masih jeli dan bisa mengingat sileut tubuhmu dengan jelas, Kim Hyuna.”Onew berjongkok didepan Hyuna, menatap wajah pucat gadis itu. Rasa iba, simpati, sedih dan berbagai maca, perasaan lainnya bercampur dibenak namja itu.

“Oppa,, bagaimana,,”ucapan Hyuna terpotong saat Onew menarik tubuhnya kedalam pelukan.

“Nappeun,, Jongmal nappeun yoeja,,”Air mata meleleh begitu saja dari sudut-sudut mata sipitnya.

“Kembalilah Hyuna,, Kembali pada kami.”Lanjutnya.

“Oppa,,”hanya itu suara yang berhasil keluar dari pita suara milik Hyuna. Rasanya begitu lega, meski hanya memeluk satu dari sekian banyak orang yang sangat dia rindukan.

-TBC-

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

11 thoughts on “Never Ending – Part 3”

  1. Vikey-ssi, udah nikah kok malah Hyuna-nya ninggalin Key? saya kira mereka bakalan lebih bahagia 🙂 Itu si Jinki juga udah mo nikah aja sama Hyejin 😉 saya iklas deh sebagai MVP 😀

    1. Maaf Banget… Kayaknya itu typo deh…. Harusnya bagian Hyuna ngilang itu gak muncul sekarang… Arghhh… Maaf!! Kacau. . Anggep ajj itu Clue..hehehe

      Trims ya lydia udd ngikutin dr awal.. Maaf juga br bisa bls komentnya skrg2 ini…..

  2. aku udah bc dr awal mianhae bru ninggalin jejak sekarang maklum bacanya ngebut ‘-‘)v
    aah kyaknya alurnya kecepetan thor. Mereka kn bru aja nikah tp knp tiba tiba aja hyuna pergi? alasannya? hyuna sakit ya?!

  3. Bukan kayaknya… Tapi emang iya kecepetan.. So’alnya dr paragraf terakhir itu harusnya gak masuk part ini… Vikey typo?? Sudah biasaaaa…..hahaha

    Maaf y atas ketidaknyamanan ini… Trims udd mau mampir..:p

  4. ay..
    Next vii..
    Masih aja seru walaupun aq dah baca..
    Btw, itu member suju kq 12.. Kan katanya heenim, kangin n kibum ada.. Henry n zhoumi jg.. Bukannya 14 ych..? Ato siapa yg ga ada slain hangeng.. Aq ga merhatiin.. Hehe

    1. Ehhh Hyo… Trims lo masih baca lagi……. #terharu dengernya..hehe

      Klo kalimat “Kedua belas member suju minus Henry dan Zhoumi” kamu nangkepnya apa? Klo aq nangkepny ya 12 kagak add Si Hen gege sama Mimi Gege..hehehe

  5. Q bca komen ternyata typo…ooo
    Q kira mank alurnya di cpetin..
    Tdynya sempet bingung,dari ga da msalah pa apa ko’ tba” Hyuna pisah ma key..??ckkk

    but..gwenchana eon..orang ga luput ry slah ko’

    Hwaiting…

  6. “Tak ada lilin, ataupun sebuket bunga mawar, bahkan tak ada cincin yang bisa kuberikan saat ini. Aku hanya mempunyai segenggam cinta yang bisa kutawarkan padamu, maukah kau tetap menjadi milikku selamanya, menjadi penerang dimalam tergelapku, menjadi penyempurna dalam kehidupanku selamanya”
    sumprittt…
    ni kata-kata bbener- bener manis bgt…berasanya key ngomong kyk gitu k aq…
    jangankan hyuna,aq jg pasti bakalan langsung bilang mau klo key beneran ngomong kyk gitu k aq… #key : itu sih emang maunya elo -_-
    tapi beneran ya…
    hyuna itu mak comblang yg baik…
    buktinya dy tetep mau belain hyejin….
    padahal dulu suka cemburu berat sm hyejin…
    secara hyejin kan fangirl’nya key…
    eh,tapi yg d akhir itu…
    kok agak g nyambung ya…

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s