For You Are My Sun [1.3]

For you are my sun

Title                 : FOR YOU ARE MY SUN

Author             : Jjongthia

Main cast         : Choi minho (shinee), Im yoona (SNSD)

Support cast    : member SHINee, manager, ibu yoona

Length             : trilogy

Genre              : romance, sad, happyending

Rating             : general

Summary         :

Minho kuanggap sebagai matahari bagiku karena matahari sangatlah mustahil bagiku. Namun sekarang tidak lagi, karena aku bisa menggapai matahari walaupun hanya sekali. 

Jika aku sudah bisa bertemu dengannya lagi, aku berjanji akan menyatakan perasaanku yang sesungguhnya padanya. Aku akan menunggu sampai detik terakhir

A.N :

Annyeong… chingudeul J#bow. Author bkin neh cerita karena terinspirasi dari film. Jadi ceritanya agak mirip-mrip dikit. 11-12 gitulahh. So please enjoy my fanfiction. Happy reading J (pleaseleaveacomment)

Angin malam berhembus dengan sangat kencang. Udara dingin bagaikan sebuah pisau yang menusuk tubuh. Malam itu minho sedang berjalan keluar dari dormnya. Ia segera menggunakan masker dan syal yang tebal untuk melindungi dirinya. Walaupun sudah larut malam ia tetap tidak mau mengambil resiko mengingat dirinya yang sekarang merupakan idola para yeoja. Minho memasuki salah satu tokoh yang berada dipinggir jalan

“ahjuma, aku pesan seperti yang biasa”

“nuguseyo ?”

“ahh ahjuma ini aku, minho..”

“ohh maaf sangat sulit untuk mengenalmu, ini pesanan seperti biasakan?..” Tanya ahjuma itu seraya menyerahkan pesanan minho.

“kamsahamnida” minho menyerahkan uang kepada ahjuma itu.

Minho berjalan keluar dari toko tersebut. Namun hal sial telah menimpa dirinya, jalan yang baru saja ia lalui sedang ditutup karena ada perbaikan jalan. Perbaikan jalan disini memang sengaja dilakukan saat tengah malam guna menghindari kemacetan. Ia terpaksa mengambil jalan memutar, belum lama ia berjalan ia sudah mulai tersesat, kini dia sudah berada disamping taman bermain. Seorang yeoja terlihat sedang duduk diayunan taman bermain itu.

“tengah malam seperti ini..apa yang dilakukan oleh yeoja itu..”umpat minho.

“sial aku sudah benar-benar tersesat sekarang ini “. Minho kembali menatap yeoja tersebut. Penampilannya sungguh acak, rambutnya yang sangat panjang dan tidak terurus, menggunakan gaun putih panjang. Minho segera memalingkan wajahnya mencoba mencari petunjuk agar dia bisa segera pulang.

“chogiyo,,” panggil yeoja itu yang kini sudah berada didepannya. Minho langsung kaget dan diam membisu seketika. Matanya kini sedang menatap pandangan kosong yeoja tersebut.

“ada yang bisa kubantu ? sepertinya kau sedang tersesat ?”

“n..ne ?” tanya minho gagap.

Malam sudah semakin larut. Bulan sudah berubah menjadi penuh. Bulu roma minho semakin bergidik, kali ini dirinya benar-benar sedang ketakutan. Bagaimana mungkin ada yeoja yang berkeliaran tengah malam, dan penampilannya sungguh seperti hantu. Kini yeoja itu sedang berjalan disamping minho, sesekali minho melirik kearahnya.

Dia sedang bersenandung. Sebuah lagu..kupikir aku tahu lagu ini…batin minho

“kita sudah sampai” .

“terima kasih, maaf sudah merepotkanmu..”

Yeoja itu hanya tersenyum simpul dan berbalik meninggalkan minho. Senyumannya berubah menjadi hangat dimata minho..senyuman yeoja itu merubah pandangan minho terhadapnya.

Keesokan malamnya..

Minho keluar dari toko yang baru ia masuki sambil membawa pesananya seperti biasa. Karena jalan yang sering digunakannya masih dalam perbaikan, ia mengambil jalan memutar. Kali ini minho sudah mengingat jalan pulangnya. Ia melewati taman bermain tempatnya bertemu dengan yeoja misterius kemarin. Yeoja itu masih berada ditempat yang sama seperti kemarin. Ia duduk disebuah ayunan sambil berayun pelan. Tanpa minho sadari kakinya sudah bergerak sendiri berjalan kearah yeoja itu.

“tersesat lagi ?” Tanya yeoja tersebut

“apakah kau ini seorang hantu ?” ucap Minho yang tidak peduli dengan pertanyaan yeoja tersebut.

“menurutmu ..?” balas yeoja itu sambil tersenyum. Minho menarik nafas panjang dan duduk diayunan disamping yeoja tersebut. “kurasa bukan..”umpatnya. Yeoja itu kembali tersenyum menanggapi jawaban minho.

“apakah tidak ada yang melarangmu keluar dimalam hari ?”

“tidak..ini merupakan jam keluarku”

“jam keluar ? kau ini seorang vampir ?”tanya minho. yeoja itu kembali tersenyum.

“yyahh kurasa sangat cocok dengan penampilanmu, hanya kurang gigi taring saja “ ucap minho sambil melirik kearah yeoja yang berada disampingnya.

“memangnya kau pikir kau siapa ? penampilanmu juga sangat aneh. Kau namja bertubuh tinggi dengan kepala yang kecil juga mata yang sangat besar. Kurasa kau sangat mirip dengan keroro.”

Kali ini minho yang tertawa, ia merasa bahwa ia sudah berhasil memancing sifat asli dari yeoja tersebut. “aku mempunyai nama aku bukanlah keroro” jawab minho.

“aku juga mempunyai nama..namaku yoona” balas yoona

“anyeong yoona-ssi namaku choi minho”

“aku sudah tahu”.

Minho memasang wajah bingungnya.

“sejak pertama kali kita bertemu, aku sudah tahu bahwa kamu adalah choi minho anggota shinee “sambung yoona lagi.

Minho terkekeh secara perlahan. “kurasa penyamaranku sia-sia. toh kamu masih dapat mengenalku”

“kurasa tidak. Penyamaranmu itu cukup sempurna, hanya mata mereka saja yang kurang jeli untuk mengenalimu”. Minho kembali tertawa. Yeoja yang menarik batin minho.

“aku adalah penggemar Shinee” ucap yoona bangga.

“benarkah ?” Tanya minho

“tentu saja. Bukankah kamu tuan choi minho yang sangat terkenal sebagai seorang rapper shinee dan buing buing aegyo mu yang lucu itu ?” balas yoona sambil mempraktekan gaya aegyo versi minho. Wajah minho tiba-tiba langsung menjadi merah. Untunglah masker yang dipakainya berhasil menutupinya.

“aku harus segera pergi..member yang lain pasti sedang mencariku” ucap minho sambil berdiri..

“hati-hati jangan sampai tersesat lagi..” teriak yoona. Minho hanya melambaikan tangannya dari belakang. Dia tidak berani menatap yoona lagi karena jantungnya yang sudah semakin berdebar-debar.

***

“minho darimana saja kamu ini. Kau tahu, jinki hyung tidak makan dari tadi gara-gara menunggu ayam kesayangannya datang “ cerocos key begitu minho memasuki dorm

“mian, tadi aku bertemu seseorang dijalan” bela minho.

“key, dimana jonghyun hyung ? “ tanya Minho lagi

“ada dikamar-“ jawab key yang tengah sibuk menyiapkan ayam untuk jinki.

Minho membuka pintu kamar jonghyun. Jonghyun saat itu sedang berkutat dengan gitarnya, sepertinya sedang membuat lirik lagu.

“hyung aku ingin bertanya sesuatu padamu “

“apa ?” tanggap jonghyun sambil meletakan gitarnya

“saat aku menatap wajah yeoja itu jantungku seperti mau copot. Padahal sebelumnya belum pernah seperti ini. Dan kami baru bertemu 2 kali. Aku belum pernah merasakan hal yang sperti ini hyung. Hyung bisakah kau jelaskan artinya , kurasa hyunglah yang paling berpengalaman diantara semua member disini “ jelas minho

“jawabannya Cuma satu. Kamu itu sedang jatuh cinta. Cinta pada pandangan pertama”

“jatuh cinta ?”

“tentu saja. Apalagi kalau bukan cinta ? sekarang sebaiknya kamu keluar aku masih harus menyelesaikan lirik lagu yang baru kubuat ini “ usir jonghyun perlahan.

***

Keesokan malamnya…

“ minho kau mau kemana ?” Tanya key yang baru saja mengatur meja makan

“pergi membeli ayam untuk jinki hyung “

“ahh tidak perlu. Tadi aku sudah membelinya waktu pulang dari latihan”

“benarkah ? kalau begitu kalian makan duluan saja”.

Key menatap minho dengan tatapan bertanya.

“aku mau pergi jalan-jalan” jawab minho sambil menutup pintu dorm.

“tidakkah kau merasa aneh dengan tingkah minho belakagan ini ? dulu ia sering menggerutu jika kusuruh pergi keluar malam hari” cibir key.

Kini jonghyun , taemin, dan jinki sudah siap sedia didepan meja makan.

“anak itu sedang jatuh cinta” jawab jonghyun asal. Key yang baru saja memulai makan segera menyemburkan kembali makanannya.

”morago..?” teriak key

“yyahh key jorok tahu “ jinki angkat bicara

“ekspresimu terlalu berlebihan key. Lagipula minho itu kan sudah dewasa , diumurnya yang sudah seperti itu normal bila ia menemukan seseorang yang ia sukai. Yang tidak normal itu orang yang ada didepanmu ini , diumurnya yang sudah semakin tua tetapi tidak pernah mengencani seorang yeoja. Hyung sekali-kali cobalah kencani seorang gadis, jangan hanya ayam saja yang kau urus. Bisa-bisa kau akan menikah dengan seekor ayam” ucap jonghyun sambil menatap jinki. Jinki hanya terkekeh pelan.

“memangnya bisa ?” Tanya taemin dengan wajahnya yang polos

“taemin sebaiknya kau segera menghabiskan makan malammu “ nasihat key

***

Minho sedag berjalan menuju taman bermain dipinggir kota. Yoona saat itu sedang berayun ditempatnya yang biasa.

“anyeong yoona-ssi “ sapa minho sembari duduk diayunan disamping yoona

“apakah kau tidak membeli ayam untuk jinki oppa ?”

“hei kau ini stalker yah ?”

“memangnya tidak boleh ?” ejek yoona dengan senyum menggoda. Kali ini ia mengikat rambutnya yang panjang mebuatnya menjadi terlihat lebih manis. Wajah minho sudah mulai bersemu, ia segera memalingkan wajahnya karena tak ingin dilihat yoona (maklum minho gk pake masker kali ene). Yoona yang menyadari tingkah aneh minho segera berdiri dihadapan minho.

“ommo apakah kamu sedang demam ? wajahmu merah sekali..” yoona memegang kedua pipi minho. Kini mata mereka berdua telah bertemu.

Minho memegang dagu yoona dan menariknya kebawah sehingga bibir mereka berdua bersentuhan. Satu kecupan manis berhasil didaratkan Minho dibibir mungil Yoona. Yoona hanya diam saja masih kaget dengan perlakuan Minho padanya. melihat hal itu, Minho segera mengambil alih dengan menarik tangan Yoona.

“kita mau kemana ?” Tanya yoona.

“tepi pantai..”

Yoona sedang berlari menyambut ombak dipesisir pantai. Senyum terus mengembang diwajahnya. Dibelakangnya berdiri minho yang sedang memperhatikannya. Yoona segera berlari kembali dan duduk disamping minho.

“walaupun malam hari, tapi pemandangan disini tetap saja sangat indah..” gumam minho

“yyahh pasti jika melihat matahari terbit darisini keindahannya bisa berkali-kali lipat”

“memangnya kamu belum pernah melihat matahari terbit “ Tanya minho. Yoona hanya menggelengkan kepalanya.

“kau tahu, kau seperti matahari bagiku..” ucap yoona

“matahari ?”

“yyahh kau sangat mustahil untukku. Kau tahu kau sangat sulit intuk kugapai”

“bukankah kau bisa melihat matahari disiang hari ?”

yoona hanya tersenyum mendengar perkataan minho.

“ini sudah jam berapa ?” tanya Yoona

“jam 11 malam”

“benarkah ? kurasa sebaiknya kau harus pulang sekarang..” pinta yoona

“kupikir kau benar. Sebaiknya kita segera pulang sekarang “ ajak minho

Yoona segera berdiri namun tiba-tiba minho menahan salah satu tangannya

“yoona , besok jam 4 pagi maukah kau menemuiku disini ? ada sesuatu yang ingin ku katakan padamu”.

Yoona hanya mengangguk-anggukan kepalanya.

***

 “yoona, apakah hanya perasaan ibu saja atau memang kamu yang sudah mulai pulang terlambat”

“hanya perasaan ibu saja “ jawab yoona lembut sambil tersenyum. Ibu yoona segera menatap anaknya.

“ apakah anak ibu sedang jatuh cinta ? belakangan ini kamu sudah menata penampilanmu”.

Wajah yoona sudah mulai memerah.

“aigo siapakah namja yang beruntung itu ?”Tanya ibu yoona lagi.

“umma berhentilah menggodaku..besok pagi bisakah aku keluar rumah ?” Tanya yoona memelas.

“kau sudah tahu bahwa itu tidak boleh sayang..”

“ayolah bu, hanya sampai jam 5 pagi. Tidak akan lewat dari itu..”

“tapi sayang..ibu sangat khawatir padamu. Bukankah kamu sudah tahu bahwa penyakitmu itu akan semakin parah bila terkena dengan sinar matahari”

“ibu ijinkan aku sekali ini saja. Aku tak pernah melanggar perintahmu selama ini..jadi kumohon bu..sekali ini saja” Yoona semakin merengek kepada ibunya. Ibu yoona segera memeluk hangat yoona sambil membelai kepalanya

“baiklah sayang. Jika itu keputusanmu akan ibu turuti.”

Yoona memandang takjub dirinya yang berada didepan kaca. Ia begitu takjub dengan kecantikan dirinya sendiri. Ia sama sekali tak mengingat kapan terakhir kali ia merawat dirinya. Kini ia sudah berdiri menggunakan mini dres berwarna cream dan sepatu balet bermotif berwarna putih. Sesekali ia melirik kearah jam dindingnya.

“jam 3.45..”gumam yoona sambil tersenyum.

***

Minho sedang berada didalam kamar jonghyun dengan pakaian santai dan sangat terlihat keren ditubuhnya. ia tak berhenti bolak-balik didepan Jonghyun..

“minho-ah..apa kau belum pernah kencan sebelumnya ? kenapa kau nervous sekali seperti itu.. tenang saja”

“belum hyung” potong minho cepat. Jonghyun langsung melongo mendengarkan jawaban dongsaengya itu. “bagaimana penampilanku hyung ? sudah rapi ? “ Tanya minho..

“hmm keren”

“jonghyun apa kau sedang tidur ?” Tanya key daribalik pintu

“masuklah..”

“minho apa yang kau lakukan disini. Dan kenapa pakaianmu sudah rapi? Apa manager hyung sudah memberitahumu? kalau begitu kenapa dia meminta tolong padaku ?! menganggu tidurku saja” jelas key panjang lebar

“apa maksudmu key ?”

“ohh tadi manager hyung meneleponku, katanya ada hal mendadak yang sangat ingin dia bicarakan”

“baiklah. Kalau begitu hyung aku pergi dulu”

“ne. sukses dengan kencannya”. Minho keluar dari kamar jonghyun menyisakan key dan jonghyun sendiri didalam

“kencan ?” Tanya key bingung

“kau , kenapa belum tidur ?”

“ahh aku sedang mengurus jinki hyung. Kelihatannya demamnya sudah semakin parah”

***

Yoona kembali menatap jam tangannya. 5.18..

“minho kau kemana ?” gumam yoona.

”kau akan datang kan ?aku akan menunggumu..”

To be continued

A.N :

Eotthe ?? gaje ?? hehe. Harapnya dinikmati sehh, tapi gk apa-ap leeh. (pleaseleaveacomment) J J

#don’tbeasilentreader!!

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

10 thoughts on “For You Are My Sun [1.3]

  1. penasaran sama kelanjutannyaaaa…
    si yoona nya ceritanya sakit dan ga bisa kena sinar matahari. trus gimana tuh, minho dtg telat dan kalo dia kena sinar matahari gimanaaaa???

    ditunggu banget kelanjutannya…

  2. yoona nya sakit apa? ;( yah.. kasian yoona nungguin minho lama bgt. wkwkwkwkwk. bagus ceritanya🙂. ayo ayo dilanjut thor

    1. omo!! yoona kena photophobia? *bener gak tuh tulisannya?* yaampuunn kasiaann. hiks hiks. untung cuma fanfic. wekekek~~

      1. Dlunya yoona mmng beneran punya photophobia karena para hatersnya yg kejam itu ,tapi sekarang kayaknya udah nggak deh.

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s