Love Sucker – Part 7 (END)

Judul: Love sucker part 7

Author: Jenny

Main cast: Jessica jung & lee taemin

Support cast: Goo hara & sung min

Lenght: sequel

Genre: romance

Rating: PG-13 *kayaknya kurang cocok -_-*

GA SUKA GA USAH BACA!! <<<— pesan author

~~~~~

Jessica Jung POV

sehari setelah sungmin memberitahu semuanya padaku, taemin menjadi protektif sekali padaku *tapi ga terlalu over*. kalo misalnya mau kemana-mana aku harus meminta taemin menjagaku (aturan baru dari taemin),soalnya mungkin saja ada vampir yang sedang mengikutiku.

“besok kita akan berwisata ke gunung selama 2 hari 1 malam,bawa bla…bla…bla…” kata sosaengnim begitu kelas usai, haiish… semoga saja disana gak ada vampir! “di gunung kita akan berkemah, 1 tenda ada 4 orang. karena di kelas in ada 36 orang maka kita harus punya 9 tenda, dalam satu kelompok harus ada salah satu yang membawa tendanya.” jelas sosaengnim panjang lebar. “baiklah, kelompok pertama bla…bla…bla…kelompok 2 bla…bla…bla…kelompok 3 jessica jung,lee taemin,goo hara dan sungmin….bla…bla…”, hah? sungmin? sejak kapan dia disini? aku melrik ke arah taemn dan taemin pun mengendikkan bahu tanda tidak mengerti. langsung saja aku menoleh ke belakang dan mendapati sungmin sedang tersenyum licik padaku, pasti dia menghipnotis guru-guru & kepala sekolah *sebelumnya aku pernah dihpnotis olehnya agar tertidur -_-* agar namanya dimasukkan ke buku absen kelasku, awalnya aku juga bingung bukannya sebelumnya kelas ini hanya ada 35 orang? aku hanya menghela napas, sepertinya ini tanda kalau hidupku semakin pendek(?)

~~~~~

malam ini aku tidak bisa tidur,bagaimana kalau besok ada hal yang terjadi padaku? aku yakin sekarang taemin pasti memikirkanku,mana kemarin dia terlihat marah pada sungmin karena telah menggigitku… semoga besok tidak terjadi hal yang buruk…

~~~~~

esoknya kami semua berkumpul di bis,barang bawaanku berat sekali, soalnya aku yang kedapatan tugas membawa tenda. uuugh… tiba-tiba taemin mengambil tendaku, “aku saja yang bawa…” katanya pelan. hara yang melihatku langsung menggoda, “cieeee~ taemin hebat loh~~” godanya, “yaa! goo hara!” teriakku sambil memukul lengannya pelan, kulihat taemin tersenyum melihatku. BLUSH… pipiku pasti sekarang memerah, “ciee~ mukamu langsung merahh! ahahahaha” godanya lagi, “argh!! sesampainya di gunung akan kuhabisi kau!!”. tanpa basa-basi lagi kami berempat (taem,hara,aku & makhuk jelek *ditampol sungmin*) naik ke bis,aku langsung duduk di dekat jendela dan kulihat sungmin seperti buru-buru ingin duduk di sebelahku namun taemin seperti langsung ‘nemplok’ ke sebelahku, begitu juga dengan hara dia langsung duduk di sebelah taemin. karena kursinya hanya ada 3 terpaksa sungmin duduk di belakangku dengan gusar, hohoho~ sekarang bodyguard gw adalah taemin… kok aku malah jadi seneng?!

saat perjalanan…

aku membuka ranselku untuk mencari snack,kalo namanya perjalanan pasti ga seru kalo ga ada makanan,hohoho~ aku langsung mengambil snack pocky dan membaginya ke hara & taemin *inget,taemin udah terbiasa makan makanan manusia*, “aku bawa snack nih…” kataku sambil menyodorkan sekotak pocky, taemin dan hara langsung mengambil 1, hara sudah terlihat sangat senang, dasar anak kecil -_-“. “yaa! kalian makan apa?bagi aku juga dong!” kata sungmin dari belakang… aku mengeluarkan evil smirk,vampir biasa ga bisa makan makanan manusia kan? kata taemin kalo vampir makan makanan manusia dia akan mual & muntah muntah *ngarang doang*, wohohoho! rasakan pembalasanku!

aku langsung memberikan sebatang pocky ke sungmin dan dia langsung memakannya,polos banget anak ini! begitu makan dia langsung minta lagi, dasar tolol…

beberapa detik kemudian

“jessica…” kata sungmin padaku, akhirnya mual juga dia -_-. “punya kantong plastik ato apalah gitu ga? yang penting kantong!” kata sungmin. kulihat sungmin wajahnya memucat. aku dan taemin tersenyum licik, “asal kantong saja kan? pakai saja kantong celanamu!” kata taemin meremehkan, bagus taemin! lanjut! “kita ga punya kantong kecuali kantong celana!” tambahku. kulihat goo hara hanya tertawa melihat sungmin yang sudah naas. akhirnya karena kasihan hara memberikan satu kantong plastik. walhasil masalah selesai… (apa apaan ini?).

~~~~~

akhirnya sampai juga di gunung, aah~ udaranya segar sekali! aku menghirup udara dalam-dalam dan menghembuskannya dengan pelan. “kyaa~ dingiin~” kata goo hara saat angin kencang bertiup ke arah kami, padahal wajahnya tetap terlihat senang, bukan goo hara namanya kalo ga pernah senang. “semuanya kumpul! bangun tenda di tempat sesukamu! asal tidak dekat hutan di sana!!” teriak sosaengnim memakai toa’. “taemin,kita bangun tenda di mana?” tanyaku sambl mengambil tenda, “lebih baik jangan di dekat hutan siapa tahu disana ada vampir…” katanya santai. sesaat bulu kudukku langsung berdiri, akhirnya kita memutuskan untuk membangun tenda di dekat teman-teman yang lain saja.

selama wisata kita bebas main saja (ena’ banget!) tentunya tidak sampai ke hutan *kecuali kalo bisa balik sendiri*. aku hanya duduk diam di dalam tenda, lebih baik nggak keluar soalnya kalo aku keluar bisa aja diculik vampir kan? saat kulihat keluar hara sedang asik main sama taemin, padahal kulihat dari raut wajahnya dia tampak sedang memikirkan sesuatu atau mencemaskan seseorang. taemin kemudian melirik ke arahku dan mendekatiku, aku langsung kembali masuk ke tenda. “jessica,kamu ga mau keluar?” tanya taemin saat masuk ke tenda, “aku gak mau keluar,ntar kalo ada apa-apa gimana?” kataku sambil memeluk kakiku, “kan ada aku…”,dia mengelus puncak kepalaku dan menepuk pundakku. DEGH…lagi-lagi perasaan ini muncul. “aku ga mau kamu berkelahi lagi seperti waktu itu,soalnya aku pasti nangis ngeliat seseorang berkelahi

Lee taemin POV

melihatnya seperti ini saja jantungku sudah berdegup kencang,aku memang tidak mau dia terluka tapi aku juga tidak mau dia menangis. aku menatapnya sendu dan memeluknya,kurasakan jantungnya berdegup sangat kencang sepertiku saat ini. “hei,cukup mesra-mesraannya… ini udah mau makan malam & sungmin lagi di hutan,tolong suruh dia turun!”, suara hara memecah keheningan,aku langsung buru-buru melepas pelukanku, wajah jessica sudah merah sekali karena malu. langsung saja aku buru-buru keluar dari tenda untuk mencari sungmin *mana mungkin aku menyuruh jessica mencari sungmin*.

Jessica Jung POV

hara sudah melihatku berpelukan dengan taemin,habis sudah aku diejek olehnya… “kamu pacaran ama taemin? chukkae~ hehehe” benar kan! dia mulai menggodaku. “by the way taemin lumayan kok.. hahaha…” katanya sambil menepuk bahuku, wajahku memerah saat memikirkannya,langsung saja kututup wajahku dengan tanganku, “tuh kan wajahmu memerah!” godanya lagi. hara pasti benar-benar mengira aku berpacaran dengan taemin,sudah banyak ‘bukti’ dari perlakuan taemin dan bagaimana perubahan ekspresiku. “tapi ngomong-ngomong kok taemin lama ya? kata sungmin dia hanya di dekat sini, ini sudah 20 menit sejak dia pergi…” kata hara sambil menaruh telunjuk di dagunya. aku mulai khawatir… “kalo gitu aku panggil mereka dulu ya!” teriakku sambil berlar ke arah hutan.

~~~~~

aku langsung mencari-cari taemin, “yaa! taemin!! eodiga?!” teriakku sampai 5 kali tapi tetap tidak ada respon darimanapun,bagaimana ini?

Lee taemin POV

benar saja, sungmin tiba-tiba mencakarku saat bertemu dengannya. “yaa! aku kesini untuk mencarimu,bukan untuk berkelahi!!” teriakku, aku memang sedang malas berkelahi,apalagi kalau jessica melihatku berkelahi pasti menangis. “kamu sangat menggangguku, boleh kan kalau aku membunuhmu?” katanya sambil tersenyum licik, “cih,harusnya aku membunuhmu setelah jessica menendang wajah jelekmu itu!” kataku kesal. tanpa berkata apapun dia langsung memukul wajahku seolah mengajakku berkelahi, aku langsung balas memukulnya tapi dia menghindar lalu menendangku hingga jatuh tersungkur,kemudian dia bersiap menerjangku. langsung saja aku menendangnya duluan hingga jatuh menabrak pohon. aku langsung berdiri dan memukul perutnya. tapi sesaat setelah memukul perutnya dia langsung memukul daguku hingga aku lumpuh (yang baca buku WHY? science in sport pasti tahu #bukuwhynumpangeksis*). aku pun langsung jatuh terduduk dan sulit berdiri dia langsung menarik kerah bajuku dan bersiap menggores leherku dengan kuku tajamnya. “geumanhae!!(hentikan!!)” teriak seseorang sambil memelukku. SRAAAT…

Jessica Jung POV

aku menemukan taemin sedang berkelahi dengan sungmin,sudah kuduga. lalu aku melihat sungmin memukul dagu taemin hingga jatuh terduduk. aku menutup mulut dengan tanganku menahan tangisku, aku kembali melihat sungmin menarik kerah baju taemin dan bersiap menggores leher taemin dengan kuku tajamnya.aku berlari dan berteriak, “geumanhae!!” teriakku sambil memeluk taemin, SRAAAT…kurasakan kuku sungmin menggores tengkukku,darahku muncrat dengan derasnya dari tengkukku,membuatku jatuh ke tanah. sungmin yang melihatku hanya mendecakkan lidah dan kabur. kulihat taemin langsung menggoyang-goyangkan badanku sambil menangis, “jessica…jessicaa…!!” teriaknya.

~~~~~

@ rumah sakit

setelah beberapa hari di rumah sakit aku bisa selamat,kenapa selamat? karena aku keturunan elven. lalu apa hubungannya? ternyata elven memiliki 2 nyawa, dan taemin sendiri pun lupa. dia sampai malu karena berteriak-teriak sambil menggoyangkan badanku. (waktu sekitar part 2 atau 3 taemin pernah bilang kalau dia menghabisi keturunan sebelumnya dari elven,sebenarnya dia meminta kakaknya,taesun untuk menghabisi 1 nyawanya dan taemin 1-nya lagi,jadi bagi-bagi gituuu,… dan taemin pun lupa kalau dia pernah meminta bantuan kakaknya. *buset dah ceritanya maksa banget*), “dasar anak pikun!” kataku sambil menjitak kepalanya setelah mendengar semua ceritanya, “mianhaee! aku juga lupa kalau taesun hyung pernah membantuku…”, “anak tidak berbakti! masa lupa dengan bantuan kakakmu sendiri?” kataku sambil menjitak lagi kepalanya, “auw~”. “annyeong~ jessica!” terdengar suara hara mendatangiku, “ciee,pagi-pagi buta udah main jitak-jitakan…” godanya tiba-tiba. “tapi gimana caranya lehermu bisa terluka?” tanya hara sambil menunjuk perban di leherku, “ceritanya panjang,kau tidak akan mengerti…”,jawabku. “ya sudah,aku pergi beli minum ya,byee~” kata hara sambil berjalan keluar. “ngomong-ngomong…” kata taemin membuka pembicaraan, “ne?” kataku sambil mengambil air putih sebelahku, “aku ingin terus bersamamu…”. BRUUUSSHH… “mwo?! kenapa tiba-tiba bilang seperti itu??” kataku sambil mengelap mulutku. “entah sejak kapan aku merasa ingin selalu di dekatmu dan sering tidak tenang jika ada sesuatu yang terjadi padamu…” katanya lirih,wajahku memerah saat mendengar pengakuannya, “jessica,nan niga joha…” katanya lagi. aku hanya menunduk malu sambil tersenyum. “nado,taemin-ah…” kataku. “karena aku berumur 100 tahun panggil aku oppa ya~” kata taemin polos, “mwo,oppa? lebih baik kupanggil harabeoji!” kataku sambil tertawa kecil… dan taemin hanya memanyunkan bibirnya, aigoo lucu sekali… langsung saja kucubit pipinya sambil tertawa-tawa dan dia langsung mencium bibirku dan memelukku, untung saja kamarku kosong.

taemin,neol jeongmal saranghae…

END

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

6 thoughts on “Love Sucker – Part 7 (END)”

  1. Eh… udah abis aja… Jenny-ssi, proses Taemin mo jadian sama Jessica aja ribet banget ya 😉 Itu si Sungmin udah kabur aja, saya kira Taemin bakalan saingan buat dapetin Jessica… Ok Jenny-ssi lanjutkan ff-mu yang lain 😀 Hwaiting…! 🙂

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s