One Weeks [1.2]

One weeks

Title                       : One weeks

Author                  : Jjongthia

Main cast             : Taemin (shinee), Naeun (Apink)

Support cast       : Bomi (Apink)

Length                  : twoshot

Genre                   : Sad,  Romance

Rating                   : General

Summary             :

Aku tahu bahwa dia sedang tidak serius. Aku tahu bahwa dia sedang tidak sadar dengan perkataannya sendiri karena pengaruh alcohol. Aku juga tahu bahwa dia tidak melihatku sebagai Naeun melainkan yeoja itu. Tapi apakah aku yang memang terlalu bodoh sehingga mengiyakan pernyataannya ??

AN                          :

Annyeonghaseyo..

Lohha para reader.. welcome to FFku ene.

One weeks ini merupakan sebuah kisah yang terinspirasi lewat reality show diTv. Ceritanya sang gadis meminta waktu hanya satu minggu saja untuk bersama dengan namja yang sama sekali tidak mencintaiinya.

Kalo chingu mau lebih tahu lagi ceritanya, silahkan baca da jangan lupa untuk dicomment yah

“heii Naeun.. aku sangat mencintaimu”

“Taemin kau sedang mabuk” kata Naeun sambil memapah tubuh Taemin

“itu tidaklah penting.. yang penting sekarang adalah kau mau menjadi pacarku atau tidak ?”

Aku tahu bahwa dia sedang tidak serius. Aku tahu bahwa dia sedang tidak sadar dengan perkataannya sendiri karena pengaruh alcohol. Aku juga tahu bahwa dia tidak melihatku sebagai Naeun melainkan yeoja itu. Tapi apakah aku yang memang terlalu bodoh sehingga mengiyakan pernyataannya ??

3 days later..

“Taem kau ada dimana ? bogoshipeu..” ucap Naeun melalui handphonenya

“nado..bagaimana kalau hari ini kita pergi nonton ?”

“baiklah..dimana kita bertemu ?”

“tunggu aku didepan kafe jam 3 sore. Ok ?”

“baiklah. Kalau begitu aku akan bersiap dulu”

“ne”

Tiitt.. sambungan telepon putus

Taemin sudah selesai menyiapkan dirinya. Kaos oblong berwarna abu-abu dilengkapi dengan celana jeans dan jaket andalannya sudah siap ditubuhnya. ia segera meraih kunci motornya dan bergegas keluar.

“Bomi ..?” ucap Taemin dengan nada tak percaya saat ia menemukan seorang yeoja yang sedang kedinginan didepan pintunya

“Taemin-ah..” panggil yeoja itu dengan bibir yang sudah membiru

“apa yang kau lakukan didepan sini ? kenapa kau tidak mengetuk pintu”

“aku juga bermaksud seperti itu, tapi aku tidak berani”

“masuklah..”

Taemin segera memberi segelas the hangat terhadap bomi yang sudah membungkus dengan selimut dihadapannya

“kenapa kau kemari ?”

“memangnya tidak boleh ?”

“tidak. Hanya saja..” Taemin melirik kearah jam tangannya

“wae ? apa kau sedang ada janji ?”

“tidak..itu tidak terlalu penting..”

***

15.25

Naeun sedang berdiri didepan kafe tempatnya janjian dengan Taemin. Sesekali ia melirik kearah pasangan yang sedang duduk didalam kafe.

“apa aku dan Taemin akan seperti itu ?..ahh Pabo yah! Naeun jangan berpikiran yang aneh-aneh..” Naeun menjitak kepalanya sendiri.

Naeun memeriksa handphonenya mencari tahu jika ada sms atau telephone dari Taemin namun hasilnya nihil. Ia juga memeriksa jam tangannya.

“tidakkah dia sedikit terlambat ?”

***

“Taemin-ah..” Bomi segera berpindah tempat dan duduk disamping Taemin

“aku sedikit kedingan tadi saat menunggu didepan rumahmu..bisakah kau memelukku ?”

“seperti ini ?” tanya Taemin sambil memeluk Bomi. Bomi menganggukkan kepalanya.

“dulu walaupun tidak diminta kau pasti akan memelukku” kini Bomi juga memeluk Taemin.

“Bomi kau kenapa ?”

“aku hanya merindukan dirimu yang dulu. Waktu itu, saat aku mengatakan putus aku tidak bermaksud untuk benar-benar putus denganmu. Saat kau menutup pintu rumahku, rasanya hatiku sangat hancur waktu itu..Taemin aku masih mencintaimu..”

Taemin hanya menatap lekat Bomi yang sudah berada dalam pelukannya.

“aku ingin kita seperti dulu Taemin, aku ingin kita kembali lagi seperti dulu”

“Bomi-ah..”

Bomi segera mencium Taemin ..

19.40

Taemin menatap kaca jendelanya. Gelap dan basah karena hujan. Bomi masih berada dalam pelukannya. Tenang dan sedang tertidur..

Naeun.. batin Taemin

Naeun sedang berjalan pulang menuju kerumahnya. Air mata tidak berhenti mengalir menghiasi pipinya namun semua itu tidak terlihat tertutup oleh hujan.

Beep..beepp.. #telepon masuk, Taemin

“Taemin.. kau ada dimana sekarang ?”

“maafkan aku Naeun, aku sedang ada halangan, jadi rencana hari ini kita batalkan saja. Kau tidak apa-apa ?”

“ne.. aku tidak apa-apa.”

“apa kau menungguku dari tadi ?”

“ahh tidak. Teman-temanku datang dan mengajakku jalan-jalan tadi. Karena kulihat kau tidak datang juga, makanya aku ikut dengan mereka saja. Aku sedikit lega karena kau membatalka janjian kita”

“Baguslah kalau begitu”

“ne”

“naeun.. besok pulang sekolah, bisakah kita bicara ?”

“tentang apa ?”

“aku akan memberitahukannya padamu besok”

“baiklah. Kita bertemu dikelasku pulang sekolah besok. Kututup yah ?”

“Naeun..”

“wae Taemin ?”

“diluar sedang hujan. Berhati-hatilah jangan sampai basah”

“aku mengerti” Naeun segera mematikan handphonenya.

Naeun hanya berjongkok dan menangis dibawah rintiknya hujan.

***

Naeun berbaring diatas tempat tidurnya dengan rambut yang masih basah. Ia segera mengambil handuk dan membasuh matanya yang membengkak akibat terlalu lama menangis

Aku melihatnya..aku melihat semuanya. Yeoja itu..dan Taemin..

Naeun flashback*

Naeun memeriksa handphonenya mencari tahu jika ada sms atau telephone dari Taemin namun hasilnya nihil. Ia juga memeriksa jam tangannya.

“tidakkah dia sedikit terlambat ?”

“Naeun-ah! Mau kemana ?”

“aku ada janji. Kalian ?”

“Mau jalan-jalan. Hari ini ulang tahunnya Chiso, kau mau ikut ?”

“tidak usah.”

“baiklah kalau begitu. Annyeong..”

“Tunggu. Kalian mau kearah mana ?”

“illsang”

“ahh, bisakah aku menumpang dengan kalian ?”

Itu searah dengan rumah Taemin

“kalau begitu tunggu apa lagi ? ayo cepat naik..”

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

“terima kasihyah atas tumpangannya. Hati-hati dijalan dan happy birthday Chiso!” ucap Naeun begitu ia turun dari mobil

“bye-bye Naeun”

Taemin terlalu lama. Tidak apa-apakan jika aku datang kerumahnya dan memberikan surprise! Tapi kenapa ada sepatu yeoja disini ?

Naeun mengetuk pintu rumah beberapa kali tapi tidak ada jawaban sama sekali. Ia segera mengelilingi rumah Taemin mencoba mencari pintu samping namun pemandangan yang tak terduga menyambutnya ketika ia menegok kearah jendela ruang tamu.

Taemin berciuman dengan Bomi ??

Naeun segera berlari meninggalkan rumah Taemin. Disaat ia menangis, turun hujan deras membasahi semua tubuhnya.

Taemin ? kenapa dia berciuma dengan yeoja itu ? bukankah mereka berdua sudah putus ? kau memang bodoh Naeun! Taemin masih menyukai yeoja itu.. benar! Dia masih mencintai Bomi..

Beep..beepp .. handphone Naeun berbunyi.

Taemin..dia menelponku

End of flashback*

***

Next day! Pulang sekolah

“maaf sudah membuatmu menunggu Naeun”

“tidak apa-apa kok. Lagipula aku memang sudah terbiasa menunggu”

“Naeun..”

“oh ya, Taemin apa kau sudah makan ? kudengar didepan sekolah ada rumah makan yang enak sekali. Sesekali ayo kita kesana”

“Naeun..”

“wae ? apa kau sudah makan ? kalau begitu temani aku saja”

“Naeun.. bukan itu yang ingin kubicarakan”

“Lalu apa ?”

“ini..soal..” Taemin tidak bisa melanjutkan kata-katanya lagi

“aku tahu, kau ingin memutuskankukan Taemin ? semuanya karena yeoja itu ..”

“Maafkan ak-“

“1 minggu. 1 minggu saja, kumohon untuk tetap berada disisiku”

Taemin  segera memandang yeoja yang berada dihadapannya

“aku hanya meminta waktumu selama seminggu untuk tetap menjadi namjachinguku, setelah itu aku akan melepaskanmu”

***

“YA! Son Na Eun!! Apa kau sudah gila ? dimana harga dirimu ?” chorong mengguncangka tubuh Naeun

“diamlah chorong, harga diri sudah tidak ada nilainya lagi bagiku”

“tapi tetap saja, ini hanya akan membuatmu semakin terluka”

“tapi aku sangat mencintainya chorong. Mendengar ia mengatakan bahwa ia mencintaiku, aku tidak pernah membayangkannya sebelumnya”

“bagaimana mungkin kamu bisa bahagia jika namja yang kau sukai itu mencintai yeoja lain”

“karena itu aku minta dukunganmu chorong. Setidaknya dukunglah aku”

“Naeun pabo! Tentu saja aku akan selalu mendukungmu” chorong segera memeluk Naeun

“terima kasih chorong. Hanya ini yang kubuthkan, dukungan dari orang lain”

***

“aku hanya perlu menemaninya selama seminggu” ucap Taemin lewat handphonenya

“kenapa harus seminggu ? aku tidak tahan jika tidak bertemu deganmu selama seminggu Taemin”

“maafkan aku Bomi. Tapi kau harus bersabar”

“apa dia sudah tidak keterlaluan ?”

“jangan menyalahkannya. Ini semua salahku, setidaknya jika aku mengikuti kemauannya dia akan segera melepaskanku”

“baiklah. Aku akan mencoba Taemin”

“kau hanya perlu bersabar selama seminggu Bomi”

***

#Selasa, Day one

Taemin sedang menunggu Naeun didepan pintu kelas Naeun. Waktu pulang sekolah

“lama menunggu ?”

“tidak. Lagipula aku juga baru kelar dari kelas”

“baiklah. Apa kau membawa pesananku ?”

“hm. Aku sudah membawanya. Keunde, kenapa harus sepeda ?”

“kau harus mengantarkanku pulang dengan sepeda itu”

“hanya itu ?”

“memangnya apa lagi ?”

Naeun duduk disepeda diboncengi oleh Taemin. Mereka menyusuri jalan raya bersama. Waktu seperti berjalan perlambat bagi Naeun tapi tidak untuk Taemin. Tiba-tiba Taemin dengan sengaja menabrak batu membuat Naeun hampir terjatuh dari sepeda

“kau tidak apa-apa Naeun ?”

“aha.. aku tidak apa-apa”

“kalau begitu pegangan yang erat padaku” ucap Taemin sambil melingkarkan tangan Naeun pada tangannya.

“apa tidak apa-apa ?”

“bukankah kita sedang pacaran ?” Taemin hanya tersenyum sambil terus mengayuhkan sepedanya.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Apa kau tidak apa-apa ? setiap hari kau harus mengantarkan

Yeoja itu pulang dengan menggunakan sepeda. Tidakkah itu

Melelahkan ?

                                                                Bomi..

*Sms masuk pada handphone Taemin

Aku tidak apa-apa

                                Taemin

*balas Taemin

Tapi jika kau harus mengantarkannya dengan sepeda

Kau harus menempuh jalan yang lebih jauh untuk

Sampai kerumahmu. Aku takut kau bisa sakit..

                                                Bomi

*Balas Bomi

“sebenarnya ..aku sedikit kelelahan jika harus terus begini..”

Taemin segera berbaring diatas tempat tidur

***

#Rabu, Day two

Seperti biasa.. Taemin menunggu Naeun keluar dari kelas dan mengantarkannya pulang kerumah

#Kamis, day three

Masih sama

#Jumat, day four

Mash tetap sama seperti biasa

#Sabtu, day five

Taemin sedang mengantarkan Naeun pulang. Saat ditengah perjalanan tiba-tiba hujan deras segera turun. Taemin dan Naeun segera berteduh didepan halte bis. Karena hujan cukup deras, maka banyak orang juga berteduh disana sehingga membuat Naen dan Taemin harus berdesakkan.

Taemin segera memeluk Naeun menghindari para ahjussi-ahjussi nakal yang suka mencolek haksaeng-haksaeng yeoja.

“begini lebih nyaman kan ?” tanya Taemin

“aku tidak apa-apa kok. Kau bisa melepaskannya jika kau sendiri tidak nyaman”

“tidak apa-apa. Lagipula ini sedang dingin, akan terasa lebih hangat jika kita tetap begini”

“besok..kita libur”

“benar juga, aku tidak bisa mengantarkanmu dengan sepeda besok”

“bagaimana kalau kita ketaman bermain ? jika kau tidak keberatan”

“baiklah. Kita ketaman bermain, aku akan menjemputmu”

To be continued

AN          :

Baca part selanjutnya yah chingu dan jgan lupa untuk meninggalkan jejak 😉

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

Advertisements

18 thoughts on “One Weeks [1.2]”

  1. Huwaaaaaa,,,
    Taemin kog ababil giniiiiii??
    Belom ketebak nih, entarnya Taemin milih siapa.
    Heuheu, sm Naeun ajalah ya..

    Next,!

  2. Aigoo… Tetem kok jadi playboy yah O.o *dibunuh taemints*
    Aku suka sama Bomi di Apink tapi si Bominya kegatelan sama Naeun aja tem.. Kasian dia udah cinta tapi si taem kaya mau beri harapan palsu*ah gitu de pokoknya*
    Next thor udah ga sabar 🙂

  3. taemin udah gede ya…. 🙂 /plak
    aduh itu bomi knp sih dtg lagi? taemin sm naeun aja,,,
    eh, knp naeun minta waktu seminggu? punya penyakitkah?

  4. Kasihan sekali NaEun, dia seperti tempat sampah dari BoMi
    Sedih juga FF ini author
    BoMi keterlaluan udah minta putus terus mau balikan lagi dengan cara yang tidak sopan
    NaEun harus tegar
    Lanjut author
    Semangat º°˚˘ˆ▽ˆ

  5. Neun kasihan banget… Taem jahat ah! Bomi ngasih pelet apaan sih? kesel….
    Hiks… Jadi ngebayangin kalo neun itu aku #gubrak#, OMg bakalan sakit hati tingkat dewa.
    nyesek banget… aaaaargg Taemin jahat (kebayang Taem ngegendong dan nyium krytal) T.T

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s