Secretly Love – Part 3

secretly-love-1
Title  : Secretly Love – Part 3
Author  : Shin Fujita
Main cast  : Park Hye Ra, Choi Minho
Support cast   : Krystal Jung, Lee Taemin , Lee Jinki, Kim Jonghyun, Choi Kyuhyun [Super Junior]
Length  : Chaptered
Rating   : PG 15
Genre : Romantic, Frienship.
 Author.pov
”Tentu! Lagian ini juga keputusan nenek. Dan keputasannya itu ; mulai dari bulan ini kau harus menikah, demi perusahaan Appa! Dan yang harus kau tahu, ini tidak bisa diganggu gugat lagi, kau harus benar benar menikah Minho-ah!” jelas Kyuhyun dengan tegas. Minho langsung terhenyak, ia tidak percaya apa yang dikatakan oleh hyungnya itu.
”Hyung, tapi kenapa harus aku? Pokoknya aku tidak mau hyung!” elak Minho panik, ia bingung kenapa tiba tiba hyungnya itu menyuruhnya untuk menggantikan Appa? Lagian yang dipilih itu Kyuhyun bukan dirinya.
”Aku tahu kau pasti tidak mau, tapi bagaimana lagi? Aku juga tidak mau, banyak hal yang ingin kulakukan, tapi bukan dengan cara ini!” bantah Kyuhyun yang keras kepala.
”Tapi bagaimana dengan eomma dan appa ? Apa mereka juga menyutujuinya?”
”Itu pasti! Malah mereka sangat senang!” balas Kyuhyun dengan santai, Minho makin terkejut. Bukan hanya Neneknya saja, tapi eomma dan appanya pun juga menyutujuinya.
”Sudahlah Minho-ah, jangan bahas ini lagi, aku capek ,aku mau istirahat dulu” tanpa memperdulikan Minho yang akan bertanya, Kyuhyun langsung beranjak dan berjalan menuju kamarnya. Sedangkan Minho ? Ia malah sibuk dengan pikirannya, disatu sisi ia merasa kecewa karna hyungnya, dan disatu sisi ia merasa enggan untuk menggantikan appanya diperusahaan!
”Ini gila!!!” pekik Minho frustasi sambil mengacak rambutnya. Ia bingung, dengan siapa kah ia akan menikah? Siapa yang jadi istrinya? Tapi ini sangat cepat! Tidak mungkin seorang pelajar sudah mempunyai istri? Ini sangat konyol !
”Aku harus berbicara pada Nenek!” ucap Minho penuh tekad, ia tidak mau ambil pusing tentang ini, ia harus berbicara pada orang yang menyutujui pernikahan bodoh ini. Ia harus tahu apa keputusan ini sudah pasti, atau jangan jangan hanya hyungnya saja yang membohonginya, secara seorang Cho Kyuhyun adalahnamja yang evil yang suka mengerjai orang lain, termasuk adiknya sendiri.
Minho pun beranjak dari sofanya. Ia berjalan menuju kamar Neneknya.
Teng Tong! Teng Tong!, Namun langkah Minho terhenti, ia mendengar ada bel pintu yang sedang berdering. Minho berpikir sejenak, siapa tamu yang datang ke rumahnya?
Dan saat Minho beralih untuk menjawab panggilan bel itu, Minho langsung teringat. Sebelumnya ia menyuruh Hye Ra agar cepat datang ke rumahnya, atau jangan jangan yang menekan tombol itu adalah Hye Ra? .
”Minho-ssi! Buka pintunya!” Minho mendengar suara dari luar rumahnya melalu tempat kode pintu rumahnya. Benar dugaan Minho, orang itu adalah Hye Ra! Park Hye Ra. Dan tanpa basa basi lagi, Minho langsung membukakan pintu.
“Siapa suruh kau menekan bel rumahku?” tanya Minho sinis dan tidak mempersilahkan Hye Ra masuk.
wae? Kalau tidak dengan benda ini bagaimana aku bisa memanggil mu?” jawab Hye Ra cuek. Karna pesan singkat dari Minho tadi , membuat Hye Ra tergesa gesa datang ke rumahnya. Dan sekarang, saat ia sudah di rumah Minho, namja itu malah melarangnya untuk menekan bel itu, sangat aneh!
”Tapi sudah kubilang, kalau ke rumahku harus hati – hati, jangan sampai ketahuan oleh Nenekku” ucap Minho sambil berdecak pinggang di pinggir pintunya. ” Lalu, apa kencan mu sudah selesai? Senangkah kau hari ini karna berkencang dengannya?” tanya Minho masih sinis dan melirik Hye Ra tajam.
”Memangnya apa urusanmu?”
”Tidak ada” balas Minho sambil memperhatikan Hye Ra, namun Minho menyipitkan kedua matanya , ia melihat Hye Ra yang sedang membawa tas yang begitu banyak
”Benda apa itu?” tanya Minho yang tidak berpaling pada benda yang Hye Ra bawa.
”Oh,, ini adalah barang belanjaanku, tadi Jinki mengajakku jalan jalan ke Mall, dan sekalian deh aku shopping dengannya” balas Hye Ra girang sembari memperlihatkan senyuman bahagianya.
”Oh, begitu”
”Ya! Jangan cuek gitu dong! Kau tidak tahu apa benda ini berat? Ajak aku masuk!” protes Hye Ra yang mulai muak karna Minho tidak kunjung mempersilahkannya masuk. Setau Hye Ra, tamu itu adalah Raja, tapi kenapa orang yang satu ini malah menggap tamu adalah budaknya (?).
”Baiklah, masuklah” ajak Minho langsung membalikkan badannya dan membiarkan Hye Ra yang masih terpatung disana.”Ya! Tunggu aku!” seru Hye Ra tidak terlalu keras, dan ia pun mengikuti Minho dari belakang penuh dengan langkah hati hati. Dan saat mereka tiba didepan pintu kamar Minho, Minho membukakan pintunya dan mempersilahkan Hye Ra masuk.
”Taruh barangmu disana!” perintah Minho sambil menunjuk barang belanjaan Hye Ra. Hye Ra mengangguk dan menaruh barangnya itu diatas ranjang Minho. Hye Ra duduk diatas ranjang Minho yang sangat besar itu, ia memperhatikan tiap sudut kamar Minho yang membuatnya terus terkagum kagum.
”Hari ini kita belajarkan?” tanya Hye Ra menatap Minho yang rupanya sudah duduk di meja belajarnya. ” Tidak, kita tidak usah belajar hari ini” balas Minho pelan tanpa melihat Hye Ra. Minho tau, kalau belajar sekarang akan membuatnya tidak berkonsentrasi, perkataan hyungnya tadi membuatnya sedikit pusing dan frustasi.
wae? Tapi tadi kau suruhku kesini? Dan sekarang kenapa tidak jadi? Kalau begitu lebih baik aku berlama lama dengan Jinki” ucap Hye Ra penuh rasa kecewa. Percuma saja ia capek capek kesini, tapi Minhonya tidak mau belajar. “ Tapi Minho-ssi, aku mau belajar, kau tahukan lusa aku akan remedi ulangan matematika? Kalau aku tidak belajar sekarang , nilai ku pasti jelek lagi “ rengek Hye Ra dengan nada memohon mohon, ia menjalan mendekat kearah Minho dan mengguncang guncang bahu Minho.
”Ya! Minho-ssi~ ayo kita belajar!” Hye Ra menggoyang goyangkan badan Minho. Tapi Minho masih membeku ditempatnya, pikirannya penat dan buntu. Ia tidak tahu apa yang harus dilakukannya sekarang.
“Ya! Kalau kau tidak mau belajar, kenapa kau menyuruhku datang kesini?” Hye Ra melipatkan tangannya didepan dada, ia menatap Minho dengan kesal.
“Ini mendadak” ucap Minho singkat dan bangkit dari kursinya, ia melangkah hingga duduk di tepi ranjangnya. Hye Ra mengikuti Minho dan berdiri dihadapan Minho.
wae? Apa kau masih marah karna aku pergi dengan Jinki? Kau tidak suka jika aku bersamanya?” tanya Hye Ra pelan. Minho agak terkejut, ia menatap Hye Ra sejenak dan menjawabnya dengan gelengan. ” Kau bohong! Bilang saja kau tidak suka dengannya kan?” tanya Hye Ra memaksa.
”Ayolah Minho-ssi, kenapa kau jadi diam seperti ini? Kenapa kau tiba tiba tidak mau  mengajariku?” Hye Ra memaksa maksa Minho hingga Minho merasa muak. Ditatapnya gadis itu dengan tatapan menusuk. Hye Ra langsung terhenyak , karna takut dengan tatapan Minho yang mulai ganas. ”Ya,,kau kenapa? Kenapa menatapku begitu?” Hye Ra mulai ketakutan. Minho tidak hentinya menatap Hye Ra, dan tiba tiba tangan Minho menyeret lengan Hye Ra, hingga tubuh Hye Ra terhempaskan di ranjang Minho.
”Auh!” rintih Hye Ra kesakitan karna terhempaskan dengan keras. Tapi tangan Minho masih mencengkram lengan Hye Ra dengan erat, hingga Hye Ra kembali menyeringai.
”Jangan berisik, atau aku akan melakukan sesuatu padamu!” Minho mendekatkan tubuhnya kearah Hye Ra, hingga Hye Ra sedikit memberontak karna tubuhnya kini ditidih Minho. ”Minho-ssi, neo wae irae ?” suara Hye Ra bergemetaran ditambah Minho menahan kedua tanganya hingga Hye Ra tak bisa bergerak lagi. Dan sekarang Hye Ra terlentak diatas kasur dan Minho yang menidihnya dari atas.
Pikiran Minho mulai kacau! Karna pusing akibat ucapan hyungnya tadi membuatnya bisa menghempaskan emosinya kepada siapa pun yang ada didekatnya. Dan kini Hye Ra sedang bersamanya, Minho tidak tahu apakah ia menghempaskan amarahnya pada Hye Ra atau tidak, tapi yang jelas, kini Minho sangat kacau! Sangat kacau!
”Minho,,bisakah kau menghindar? Aku sulit untuk bernapas..” nafas Hye Ra mulai tersengal sengal, dari tadi Minho tidak melepaskannya dan hanya menidihnya.
”Ya! Kau kenapa!?” teriak Hye Ra tiba tiba! Ia sangat terkejut saat kepala Minho mendekat kearahnya. Tangan Minho kini beralih mencengkram kedua pipi Hye Ra dari dagu.
”Sekarang, hanya kau dan aku di ruangan ini, kau tidak bisa kabur lagi Park Hye Ra” ucapan Minho membuat Hye Ra merinding. Hye Ra rasa Minho pada diluar kesadarannya sekarang, antara stress dan frustasi.” Minho, kumohon lepaskan!” bentak Hye Ra, tapi Minho tidak mempedulikannya. Hingga tiba tiba , bibir Minho menempel diatas bibir Hye Ra. Sontak Hye Ra terkejut, ia ingin  mendorong tubuh Minho, tapi ini tidak semudah yang ia bayangkan, tenaga Minho sangat kuat hingga menguncinya.
“hmmpss,, lepasss!” Hye Ra berusaha mengehentikan Minho, tapi bukannya berhenti, Minho malah menjadi jadi, ciumannya jadi kasar dan melumatkan semua sisi bibir Hye Ra. Minho menarik tekuk Hye Ra dan membiarkan ia mencium gadis itu dengan semaunya. Hye Ra ingin memberontak, tapi lagi lagi tangannya dicengkram Minho lebih erat hingga Hye Ra meringis kesakitan. Bukan hanya tangannya, tapi bibirnya terasa perih karna Minho tidak henti melumatnya bahkan menggigitnya.
 Hingga akhirnya Hye Ra tidak bisa berbuat apa apa, ia memejamkan matanya dan membiarkan Minho melakukan apapun padanya. Tapi disaat itu, tiba tiba
BRAKK!! Suara dobrakan pintu terdengar keras, tapi Minho tidak mempedulikan siapa yang membuka pintu kamarnya itu.
”HYUNG?!!” orang- yang menobrak- pintu Minho – itu langsung terkejut dan menutup mulutnya yang ternganga. Ia sangat terkejut dengan apa yang ia tonton sekarang.
Tapi Minho masih tidak mempedulikan – namja – yang memanggilnya – itu, tanpa terkendali Minho malah jadi tambah liar, ia bahkan menurunkan kepalanya hingga mencium leher Hye Ra, ia merasa di luar kesadarannya, melihat Hye Ra tiba tiba terbesit oleh Minho untuk melakukan itu. Namun Hye Ra tidak bisa berbuat apa apa, tiba tiba tangsinya tidak bisa ditahan lagi. Rasa perih yang dirasakan Hye Ra, hingga ia menggigit bibirnya hingga berdarah.
”hiks,, hiks,, hentikaan,,” isak Hye Ra lirih dan mencengkram leher bajunya. Badan Hye Ra bergemetaran hebat, bibir , leher, dan pergelangan tangannya perih. Perasaannya takut, sangat takut.
”HYUNG! HENTIKAN!!!” pekik namja yang – menobrak- pintu- tadi, namja itu tau kalau Hye Ra ingin menghentikannya, dan akhirnya namja itu menarik baju Minho dari belakang hingga ia dan Minho terjatuh dilantai.
”Hyung! Hentikan! Apa yang kau lakukan dengan gadis itu?” namja itu memegang kedua bahu Minho dan menatapnya dengan panik.
”Taemin-ah,, aku tidak tahu,, aku rasa aku sudah gila” balas Minho melemas dan tiba tiba tubuh Minho roboh dipangkuan namja tadi, yaitu Lee Taemin.
”Hyung, kau pasti punya malasah, tapi kenapa kau lampiaskan pada gadis itu?” Taemin memangku tubuh Minho dipahanya. Taemin tahu, kalau Minho sedang stress berat, ia tahu jika Minho sudah frustasi Minho akan melakukan apapun yang ia mau, apalagi jika ada seseorang didekatnya, ia pasti melampiaskan kemarahannya itu dengan segala cara.
Disamping itu Hye Ra menahan tangisnya, ia bangkit yang sedari tadi terlentang dikasur. Jantung Hye Ra berdetak sangat kencang karna ketakutan, pakaiannya acak acakan karna hampir dirobek Minho, dan pergelangan tangannya memerah karna dicengkram Minho. Setelah tangisannya terhenti, Hye Ra duduk dipinggir ranjang Minho. Hye Ra melihat Minho tiba tiba tidak sadarkan diri dipangkuan Taemin.
Taemin mengangkat tubuh Minho agar bisa berdiri, dan memopongnya berjalannya hingga Taemin menidurkannya di sofa. Hye Ra hanya membisu, ia merundukkan kepalanya.
Gwenchanseyo”? Tiba tiba Taemin  berdiri dihadapan Hye Ra, Hye Ra terdiam tidak mau melihat namjayang bernama Taemin itu.
” Mungkin Minho hyung frustasi, hingga melakukan itu padamu, tapi alangkah baiknya jika kau pulang sekarang” bujuk Taemin dengan nada lembut hingga Hye Ra berani menatap namja berparas manis itu.
”Aku,, aku takut” suara Hye Ra kembali gemetaran
”Aku tahu, maka dari itulah kau harus pulang – dan aku juga akan mengantarkanmu” ajak Taemin melunak, lalu dibalas anggukan dari Hye Ra.
******
Hye Ra mengikuti Taemin dari belakang. Kini Taemin berjalan menuju parkiran mobilnya yang terletak didepan rumah Minho.
”Masuklah” ajak Taemin saat membukakan pintu untuk Hye Ra. Hye Ra pun masuk dan duduk dibangku paling depan.
”hmm,,mianhae, seharusnya tadi aku memanggilmu noona” sahut Taemin saat ia sudah masuk kedalam mobilnya. Hye Ra masih terdiam, ia bahkan tidak menatap Taemin.
Noona dimana rumahmu?” tanya Taemin lembut sesaat sudah menghidupkan mesin mobilnya. ”gomawo” ucap Hye Ra tiba tiba. Taemin sedikit terkejut dan akhirnya mengerti apa yang dikatakan Hye Ra noona. ” aku tahu, saat ini kau benci padanya, tapi kumohon maafkan Minho hyung” sahut Taemin pelan. Taemin tahu betul bagaimana keadaan Minho sekarang, Minho jadi stress dan frustasi. Tapi masalahnya, Taemin tidak tahu apa yang terjadi pada Minho hingga ia kacau seperti tadi.
” Bisakah kau tidak bicara tentang ini lagi? Aku ingin pulang secepatnya!” sahut Hye Ra yang tidak mempedulikan kalimat Taemin tadi. Hye Ra benci mengungkit kejadian tadi, jantungnya terasa berdetak kencang karna mengingat kejadian itu. Ia tidak tahu jantungya berdetak kencang karna apa, tapi yang jelas Hye Ra benar benar ketakutan.
Keesokan Harinya
Pagi itu sangat cerah, sehingga sinar matahari dapat tembus di jendela rumah. Terlihat Minho yang terlelap nyenyak diatas sofanya. Semenjak kejadian kemarin ia tidak pernah bangun dan tertidur hingga pagi.
Kriiing! Kriiing!
Jam alarm milik Minho berdering, hingga membuatnya terbangun. Ia langsung bangkit dari sofa dan berdiri memandangi kamarnya yang berantakkan.
”Apa yang terjadi kemarin?” tanya Minho sendirinya. Ia berlarih menuju ranjang King sizenya. Ranjang itu tampak kusut dan terdapat sebuah jaket yang tidak dikenalinya.
”Kenapa ada jaket wanita?” pikir Minho sambil mengangkat jaket bermotif pink soft itu.
Dan beberapa detik kemudian. Minho tahu itu milik siapa
”Hye Ra? Apa Hye Ra kesini?” pikir Minho mulai panik. Ia menggelengkan kepalanya, ia mengingat hal yang ia lakukan pada Hye Ra kemarin. Jantung Minho mulai tergunjang, pikirannya melayang, mengingat wajah Hye Ra yang ketakutan karna ulah bodoh yang ia lakukan. Minho masih dalam pikirannya, karna frustasi ia sudah melakukan hal terlewat batas pada Hye Ra. Ia membayangkan betapa takutnya Hye Ra saat itu.
”Aishh!!!” Minho mengacak rambutnya frustasi, memikirkan Hye Ra membuatnya sangat pusing. Tapi disamping itu, tampak seseorang yang sedang membuka pintu kamarnya.
”Ya! Apa yang kau lakukan disana? Aku dengar dari Taemin, kau membuat keributan disini?”  tampak Kyuhyun masuk dalam kamar Minho dan langsung mengahmpirinya. Minho tidak mempedulikannya dan langsung duduk disamping hyungnya.
”Ada apa denganmu? Jangan – jangan karna pernikahan mu itu membuatmu seperti ini?” selidik Kyuhyun. Tapi tiba tiba ia agak curiga dengan benda yang di pegang Minho.
”Minho-ah, kenapa ada pakaian wanita disini? Atau jangan jangan?”
”Ah! Tidak ada hyung!” elak Minho seketika.
”Tapi Taemin bilang, ada keributan di kamarmu kemarin, apa kau membawa seorang yeoja kesini?” tanya Kyuhyun yang mulai curiga. Tampak bola mata Minho yang bergerak kiri dan kanan yang berusaha mencari alasan supaya hyungnya tidak mencurigainya.
”Katakan yang sebenarnya!”
”Hmm sebenarnya , , , , ,” Minho gugup, haruskah ia mengakui perbuatannya itu pada hyungnya? Tidak! Minho tidak akan melakukan itu!
”Sudahlah~ sepertinya kau tertimpa masalah, lebih baik kau cepat mandi dan sarapan pagi bersamaeomma appa” sahut Kyuhyun tidak mempedulikan. Ia sudah tahu apa yang telah dilakukan olehdongsaengnya itu. Iya , Kyuhyun melihat Hye Ra bersama Taemin saat mereka keluar dari kamar Minho. Kyuhyun yakin, pakaian yang dipengang Minho adalah milik gadis yang ada didalam kamar Minho. Dan Kyuhyun yakin, Minho pasti melakukan sesuatu pada gadis itu, hingga ia pergi dengan isak tangis.
***
”Mau berangkat?” tanya Kyuhyun pada Minho saat ia sarapan bersama eomma dan appanya. ” Tapi, sepertinya ada sesuatu yang ingin dikatakan eomma padamu” sahut Kyuhyun sambil melirik Ny. Choi. Minho tertegun, ia tahu apa yang akan dikatakan eommanya . Pasti mengenai pernikahan itu.
”Minho-ah, kamu sudah mengetahuinyakan? Bagaimana menurutmu? Kapan kamu mengenalkan calon istrimu pada kami?” tanya Ny Choi serius.
”Calon istri? Eomma~ kenapa harus secepat ini?” tanya Minho agak membentak.
” Ini demi kelangsungan keluarga kita Minho-ah, hanya kau yang bisa menyelamatkan keluarga dan perusahaan appa”  sahut Tuan Choi tiba tiba. Minhopun merundukkan kepalanya. Ia tahu ini demi keluarganya juga. Kalau tidak ada keturunan baru dikeluarganya, bisa bisa harta milik keluarga Choi lenyap oleh tangan tangan yang tidak berhak.
”Tapi, kenapa tidak Kyuhyun hyung saja?” Minho melirik hyung yang disebelahnya itu dengan sinis. ”Ya, Minho-ah, sudah kubilang aku tidak mau” sergah Kyuhyun yang ngotot
”Hyung mu itu, akan menjadi calon dokter, ia harus fokus dengan pekerjaan barunya itu. Tidak mungkin bukan kalau hyung mu itu yang meneruskan perusahaan? Jadi, karna kau yang tersisa, terpaksa kami harus memilihmu untuk menikah dan mewariskan jabatan appa” ucap Ny.Choi panjang lebar. Tampak Kyuhyun tersenyum puas karna ucapan eommanya itu. Tapi sebaliknya dengan Minho, ia merasa amat sangat terbenani atas keputusan itu. Tapi mau bagaimana lagi? Hanya ia lah satu satunya yang diharapkan, mau tak mau ia harus menurutinya.
arraseo~ tapi apa yang harus kulakukan?” tanya Minho datar
” Mudah saja, Nenek berpesan padamu agar hadir diacara pesta keluarga kita, tapi kau harus membawa pasanganmu dan memperkenalkan pada kita, siapa pun itu” ucap Ny. Choi lugas. Dan beberapa detik kemudian, berakhirlah sarapan pagi keluarga itu. Eomma dan Appa Minho sudah berlalu, sedangkan Minho masih duduk terpaku di kursi meja makan bersama Kyuhyun.
” Ini karna keputusanku,mianhae” ucap Kyuhyun tiba tiba, sambil menatap lurus kedepan. ”gwenchana, jangan khawatirkan aku, aku bisa melakukan itu” balas Minho datar tanpa menatap hyungnya.
”Kau yakin?”
” ne!”
nugu?Apa aku sudah punya pasanganmu? Atau kau akan memilih yeoja itu sebagai istrimu?” tanya Kyuhyun penasaran.
yeoja? Yeoja mana?” Minho mengerutkan keningnya, merasa aneh dengan pertanyaan hyungnya.
yeoja yang kau bawa ke kamarmu itu, apa kau akan menjadikannya sebagai pasanganmu?” Minho agak terlonjak, sontak matanya membulat karna hyungnya mengungkit tentang Hye Ra lagi.
”itu bukan urusanmu hyung, biar aku yang urus sendiri”ucap Minho kegalapan
”Benarkah? Ok! Kita lihat saja besok, siapa gadis pilihanmu itu” Kyuhyun tersenyum simpul pada Minho dan menepuk bahunya. Minho mendesah pelan, lagi lagi ia mengingat Hye Ra. Bukan Hye Ra saja tapi masalah pernikahan ini juga. Ia berlagak seperti orang yang menganggap gampang pernikahan ini, tapi sebenarnya ini sangatlah rumit! Mencari seorang gadis dalam waktu sehari untuk dijadikan calon istri? Apa itu mustahil?
***
Di Sekolah
”Ya! Hye Ra –ah, kenapa kau tiba tiba pendiam seperti ini?” Krystal berjalan menuju bangku Hye Ra. Semenjak kejadian itu, Hye Ra tampak tak mau banyak bicara, ia masih mengingat kejadian kejadian itu yang membuatnya ketakutan dan kebingungan.
”Bibirku, ,” gumam Hye Ra pelan sambil menyentuh bibirnya pelan.
”Bibir? Wae irae?” Krystal mulai heran dengan sahabatnya yang mulai aneh ini. Dari tadi ia hanya termenung sambil menyentuh bibirnya dan mengguman tak jelas.
”Ini baru pertama kalinya,,,” gumam Hye Ra lagi, kini tatapan matanya kosong dan masih menyentuh bibir mungil yang pernah dicium Minho itu.
”Pertama kalinya? Maksudmu First Kiss?” tanya Krystal yang entah kenapa jadi heboh.
”Ne~” jawabnya Hye Ra sambil menatap Krystal dengan mata bulat bulat. Sontak Krystal sangat terkejut! Ini pertama kalinya Hye Ra berciuman, dan yang jadi pertanyaannya, siapa namja yang merebut first kissnya itu?
Nugu? Siapa yang menciummu Hye Ra-ah?”tanya Krystal tambah heboh
” Aku sebenarnya takut, tapi ini bukan ciuman yang kuharapkan” jawab Hye Ra yang sama sekali tidak nyambung. Dipikirannya, ia masih merasakan bagaimana Minho menciumnya, malah lebih dari mencium. Tapi tetap saja, hal itu membuat Hye Ra sangat takut! Ia takut dengan perlakuan Minho yang kasar. Namun bagaimana pun juga, itu adalah ciuman pertamanya! Tapi yang jadi pertanyaannya kenapa harus Minho? Kenapa harus namja  misterius dan dingin itu lah yang merebut first kissnya Hye Ra? Atau Minho menyukainya? Tidak itu tidak mungkin! Minho tidak  pernah menunjukkan kalau ia menyukai Hye Ra, mungkin saja ada alasan lain ia melakukan itu, tapi apa?
”Ya! Kenapa malah bengong?” Krystal mencubit lengan Hye Ra, hingga gadis itu tersadar dari lamuannya.
”Ne? Kau bilang apa?” tanya Hye Ra dengan tampang polosnya.
”Aku bilang siapa yang menciummu? Siapa? Apa anak sekolah ini??” tanya Krystal lebih penasaran. Namun , belum sempat Hye Ra mau menjawab pertanyaan Krystal, tiba tiba namja  yang sedang ia pikirkan datang dan bahkan berdiri disampingnya
”M- minho?” Hye Ra jadi gugup dan takut seketika. ”mwo?” kini Krystal yang tampak bingung karna kedatangan Minho membuat Hye Ra membatu dan membisu sekektika. Dan disaat itu ia niatkan meninggalkan dua orang yang saling membeku itu.
Minho langsung duduk disebelah Hye Ra tampa membuka mulut. Dengan santai ia mengeluarkan buku mata pelajaran dan membalikan halaman buku. Minho tahu, ini bukan saatnya untuk bercerita banyak pada Hye Ra, ia harus menenangkan hatinya dulu. Melihat Hye Ra , membuatnya risau dan gelisah, apalagi mengingat Hye Ra saat kemarin itu, sampai sampai Minho tidak bisa menghentikan memikirkan Hye Ra.
”Apa tidurmu nyenyak semalam?” dengan tegang Hye Ra memberanikan diri untuk memulai pembicaraan.Jantungnya tiba tiba berdebar, entah mungkin karna merasa takut.
”Lumayan” balas Minho sangat pelan sambil membaca bukunya itu. Tapi Hye Ra tampak heran dengan jawaban itu. Minho bisa tidur nyenyak semalam, tapi kenapa ia malah tidak bisa tidur? Huh! Seharusnya manusia itu yang gugup,takut, atau tidak bisa tidur, bukan dirinya!
”Kau? Apa tidurmu nyenyak?” entah apa yang dipikirkan Minho, kini Minho yang punya nyali untuk menanyakan pertanyaan basi ini.
”Ne? Oh,, tidak begitu, aku sulit untuk tidur” ucap Hye Ra jujur
”Apa karna kemarin itu?” Minho menutup bukunya dan menatap lurus kedepan. Kini ia niatkan untuk menyelesaikan semuanya. Entah kenapa ia tak nyaman dengan Hye Ra yang dingin terhadapnya, ia ingin Hye Ra yang ceria dan cerewet seperti pertama kali ia bertemu.
”Aku tahu, aku yang lantang hingga melakukan itu, mianhae” sahut Minho tulus, dan memutar tubuhnya dan berhadapan dengan Hye Ra. Hye Ra tampak terkejut, kali ini ia melihat Minho yang tulus dan bersungguh sungguh. Didalam benaknya, ingin sekali ia tampar wajah Minho karna melakukan hal yang tak terduga itu,tapi ia bingung kali ini ia tak sanggup melakukannya. Ia lebih senang Minho meminta maaf ,meskipun penjelasannya tidak terlalu sedikit.
”Kau mau memaafkan ku?” Minho menatap Hye Ra, mata Hye Ra yang bulat dan indah itu kembali membulat membesar. ” Aku,,,,” lagi lagi Hye Ra jadi gugup, bingung mau mengatakan apa.
”Kau masih marah ya? Aku tahu kau pasti ketakutan saat itu, untung saja ada Taemin saat itu, kalau tidak aku pasti melakukan hal yang lebih dari itu” ucap Minho yang masih menatap Hye Ra.
MWO??”
”Wae? Aku memang seperti itu, jika saat stress aku pasti melampiaskan kemarahanku pada orang orang sekitarku, andaikan kau tahu saja, dulu aku nyaris mencium Taemin karna disaat itu ia ada di kamarku, tapi untung saja ada Jonghyun yang mencegahnya” sahut Minho dengan nada menyesal. Ia mengingat ingat peristiwa anehnya saat stress dulu. Aneh memang, tapi kenyataannya memang begitu.
”Kau? Kenapa bisa melakukannya? Taemin itukan namja! Atau jangan jagan,,, kau,,?” ucap Hye Ra curiga
”Ya! Aku bukan orang seperti itu! Mana mungkin aku menyukai Taemin? Aku masih normal!” sergah Minho cepat, hingga Hye Ra merasa lega.
”Jadi,,,”
”Jadi apa?”
”Kau mau memaafkanku tidak?”
”Tidak mau!” Hye Ra memallingkan mukanya dengan jengkel. Sebenarnya ia mau memaafkan Minho, tapi tidak semudah itu! Masih ada rasa rasa traumanya jika mengingat hal itu.
“ terus apa mau mu? Apa yang harus kulakukan agar kau memaafkanku?” tanya Minho tidak terima
”Aku tak mau apa apa!” balas Hye Ra santai.
” Hye Ra –ssi, aku serius, aku tidak bisa tenang kalau kau tidak memaafkanku” ucap Minho melemas. Ia kembali menatap gadis itu dengan tampang memohon. Bisa dibilang, ini pertama kalinya ia melakukan hal yang rendah ini, pertama kainya ia memohon mohon pada orang yang tak terlalu ia kenal, apalagi seorangyeoja.
 
Baiklah, aku memaafkanmu, tapi ingat! Jangan diulangi lagi!”
” jeongmal?” tanya Minho tidak menyangka, lalu dibalas dengan anggukan dari Hye Ra.
” Aku juga sama seperti mu, aku tidak tenang kalau kita saling berselisih seperti ini terus,” sahut Hye Ra lembut dan memberikan senyuman manisnya pada Minho. Sontak, Minho hampir terpesona dengan senyuman itu, ia merasakan jantungnya berdebar lagi. Ia bingung, setiap melihat senyuman itu, ada perasaan lain yang tumbuh dihatinya, tapi apa?
 Author.pov END
Choi Minho. pov
Aku merasa sedikit lega. Akhirnya Hye Ra mau memaafkanku. Tidak mudah memang meminta maaf dengan seperti itu, aku bukanlah tipe orang yang selalu memohon mohon agar bisa dimaafkan. Tapi bagaimana lagi? Ini juga kesalahanku, jadi aku harus meminta maaf.
Sekarang jam pelajaran telah usai, semenjak tadi pagi, aku dan Hye Ra tidak berbicara banyak. Kami hanya saling berbicara tentang mata pelajaran dan usailah pembicaraan kami. Sangat aneh memang, biasanya Hye Ra adalah sosok gadis yang selalu ngerocos tak jelas jika bersamaku, tapi kali ini? Ia sedikit berubah, apa itu karna aku? Aku rasa Iya!
”Mau pulang?” tanyaku setelah memasukkan buku buku kedalam tasku. Kuperhatikan ia juga melakukan hal yang sama denganku.
”Iya, aku pulang dengan Krystal” balasnya enteng dan tidak memandangku sekalipun, ia masih fokus dengan barang barang didalam tasnya itu.
”Tapi sepertinya, Krystal sudah duluan” ucapku sambil menoleh kiri dan kanan. Tidak tampak sosok Krystal di kelas ini.
”Apa? Aish! Anak itu melupakan janjinya lagi!” Hye Ra berdecak pinggang sambil memasang wajah jengkelnya itu. Jujur wajahnya sangatlah lucu jika seperti ini. Mwo? Apa yang aku pikirkan? Kenapa aku berpikir yang aneh aneh?
”Minho? Kau bengong lagi?”
”Haa?”
”Hahaha! Kenapa kau jadi sangat aneh sekarang?” Aneh? Iya! Aku rasa aku merasa aneh! Aku berpikir yang aneh aneh dan sikapku yang menurutku juga aneh! Ya! Ada apa ini ? Apa karna pernikahan itu aku jadi sering bengong? Atau ada alasan lainnya?
”Sudah ya,aku mau pulang”
”Eh! Tunggu!” entah keberanian dari mana, aku menahan lengannya, hingga ia berhenti. ”Ada apa?”
”Pulanglah dengaku” aku tak tahu kenapa kalimat ini yang terlontar. Tapi aku rasa ingin berlama lama dengan Hye Ra. ” Kau bilang, kau punya janji dengan Krystal, janji apa itu?”
mwo? Kenapa kau menanyakan itu?” Hye Ra tampak bingung, yah setidaknya sikapku yang berubah ini yang membuatnya bingung.
”Yah,,, aku ingin tahu saja” aku akui ini hanya alasan basi! Aku hanya ingin bersama Hye Ra, setidaknya aku bisa melakukan sesuatu agar ia bisa melupakan perbuatanku kemarin itu.
”Sebenarnya, kami berjanji akan shopping ke mall, tapi karna Krystal sudah duluan jadi gak jadi deh”
”Oh begitu,,, kalau begitu kau pergi dengan ku saja!”
”Kemana?”
”Ke mall! Biar aku yang mentraktirmu shopping sepuasnya, bagaimana? Kau mau kan?” aku menatapnya dengan tatapan pasti, kali ini aku benar benar akan melakukannya, setidaknya ia tidak canggung dan diam lagi saat bersamaku.
”Tapi, setelah ini aku juga punya janji dengan Jinki” ucap Hye Ra bimbang. Jinki? Aish! Kenapa setiap mendengar nama orang itu aku jadi kurang enak ya? Bukankah orang itu adalah namja yang disukai Hye Ra?
”Lupakan soal Jinki! Kau bisa buat janji lain kali dengannya! Sekarang labih baik kau pergi dengan ku!” ucapku meyakinkannya
”Tapi,, kenapa kau tiba tiba baik seperti ini?”
”Jangan tanyakan soal itu, yang penting kau harus pergi bersamaku, kita akan ke mall bersama! Bagaimana?” kini aku melunakkan suaraku dan memberikan senyuman terbaikku. Aku bingung, mungkin ini pertama kalinya aku tersenyum padanya, dan ini mungkin pertama kalinya aku tersenyum pada seorang gadis.
”Baiklah, jika kau yang mengajak” akhirnya Hye Ra tersenyum juga, hahh aku merasa senang bercampur lega.
”Kalau begitu, ayo kita pergi!” aku menyandang tasku dan tiba tiba saja menarik lengannya. Ia tidak memberontak tapi hanya aku yang merasakan hal yang aneh dengan ini. Jantungku kembali berdebar untuk sekian kalinya. Tapi aku tidak peduli mengenai itu, aku lebih merasakan kesenangan dalam diriku. Ini pertama kalinya aku merasakan hal ini. Aku belum pernah merasa sesenang ini, walaupun dengan teman atau hyungku. Aku rasa ini benar benar aneh! Mengenal Hye Ra membuatku jadi sedikit berubah, dan juga perasanku.
T.B.C
Membingungkan? Gak jelas? Banyak typo? Haduhh aku bingung deh mau nulis kayak gimana lagi -__-, otak udah buntu dan tugas sekolah makin menumpuk, aku harap admin dan reader menyukainya dan jangan lupa beri comentnya yah

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

24 thoughts on “Secretly Love – Part 3

  1. wohho.. Minho stres mengerikan.. Maen sosor siapapun di dekatnya..
    Minho suka hyera.. Jinki jg..
    Ayo.. Siapa menang?😄
    next..

  2. Waaah.. Kalo minho stress beneran.kayak gitu gimana yaa? Kasian bgt tuh org yg ad disampingnya haha..
    Makin penasaran sama kisah cintanya minho-hyera. Ditunggu next part nya ya thor..

  3. kyaaaa!!! aku sukaaa….. part ini minhonya jadi lebih lembut. cuma ada beberapa typo sih. but, over all it’s good!! lanjut eonni😉

  4. Kyaaa… Taemin jadi pahlawannn,, kkk~

    tabiatnya Minong mengerikan, untg Taemin gak jd korbannya. Muahaha.

    Lanjut next part ya, Shania!

    1. Annyeong, Haduhh ahduhh > < yaaaaa mino sshi main sosor aj nih, mauuuuu ♏ǻυ d sosor mino ћϱћϱ"̮🙂 , thor mino ku gak seliar itu x😐
      Udh gak usah ribet2 cari pasangan ci minong sama aku aj😀
      Jinki vs minho hye ra psti milih ci mino^ ^ nama ny juga falming😉
      Thor fighting (ง`▽´)ง d tunggu part selanjutnya jebal^ ^

  5. itu minho kalo stress maen nyosor aja… -_-
    itu mino knp lola ya? knp dia gtw kalo dia jatuh cinta?
    eh? hampir nyium taemin? LOL 2min~

  6. Eh, ada annisa di atas…….
    dimana ada minho, disitu pasti dia nempel!!!
    #getok annisa…
    #digetok author…
    Mau buat onar, tuh, di lapangan aja!!!
    Mianheee

    Duh, Minho nya serreemmm….
    maen nyossor, trus, pingsan….
    bahaya… nah, udah, ajak Hyera nya aja, merit!!
    kepalang basah udah dikiss…
    Kan Minhonya gak ada stock yeoja…
    (emang bumbu dapur, pake, stock…)

    Thor, Jinkiku bakal patah hati, deh, disini…
    sedih banget…
    Tapi gpp, yang penting, nih, cerita bikin penasaran
    gimana, rencana pernikahan dininya Minho…
    kekekekekeeee….

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s