The Sweet Summer – Part 18 (END)

The Sweet Summer (Part 18 – END)

 

Tittle                : The Sweet Summer (Part 18 – END)

Author             : Ichaa Ichez Lockets

Main Cast        : Shin Hye Rin, Shin Eun Kyo, Lee Taemin, Kim Ki Bum (Key), Choi  Minho, Kim JongHyun (Jjong), Lee Jin Ki (Onew).

Genre              : Friendship, Romance, Family.

Length             : Series (Chaptered)

Rating             : PG

Desclaimer      : This story is originally mine. This is only a FICTION, my IMAGINATION and the character is not real. Enjoy reading!

            Jalanan pinggir kota pagi ini terlihat begitu ramai. Banyak kendaraan berlalu lalang tanpa saling memperhatikan keperluan orang lain. Tak ubahnya dengan pejalan kaki yang melintas di sepanjang trotoar. Langkah mereka terlihat cepat berpacu dengan waktu yang semakin menipis.

            Meski suasana sangat ramai, namun tidak demikian yang dirasakan seorang yeoja berwajah cantik dan lembut ini. Hatinya terasa begitu sepi. Yang tersisa hanyalah sebuah rasa bersalah dan sebuah penyesalan.

            Kejadian tadi malam benar-benar membuat Eun Kyo depresi. Belum cukup ia merasa bersalah karena terpaksa menolak JongHyun, setelahnya Hye Rin justru salah faham saat melihat Minho mencoba menenangkannya yang seang menangis.

            Begitu rumit.

            Dan kini justru terpaksa berakhir dengan kepergian ketiga namja yang sempat mengisi hari-harinya itu.

            Tidak seperti Hye Rin, pagi tadi Eun Kyo sempat bertemu dengan Minho dan Key sebelum mereka pergi.

Perpisahan yang sangat menyedihkan.

Eun Kyo bisa melihat dengan jelas ketidakrelaan mereka untuk pergi meninggalkan sanggojaenya dan juga Hye Rin. Namun Eun Kyopun tak sanggup mencegah ketika Key bersikeras untuk pergi dengan alasan ia tak ingin membuat hidup mereka semakin bertambah rumit. Key pikir, setidaknya setelah ia pergi, ia tidak akan mampu membuat Hye Rin menangis lagi. Key hanya ingin suasana kembali seperti sebelum kedatangannya di sanggojae itu.

            Meski berat, Minho terpaksa menyetujuinya. Toh tujuan awal mereka mencari tugas sudah terpenuhi.  Ia juga tidak sanggup lagi jika harus melihat sosok Hye Rin bersedih karenanya.

            Jadilah… mereka berdua akhirnya benar-benar pergi dan menolak untuk memberikan alamat ataupun nomor lain yang sanggup dihubungi.

Entahlah… mereka sepertinya ingin menghilang dari kehidupan Hye Rin setelah ini…

            “Hemhh…” Eun Kyo menghela nafasnya dalam-dalam mencoba untuk merilekskan diri. Pikirannya benar-benar kalut. Beruntung hari ini ia sedang libur, jadi ia bisa refreshing menuju tempat yang sangat ingin ia kunjungi. Sebuah pohon beringin yang terletak di samping SMA tempat ia bersekolah dulu.

            Eun Kyo tersenyum tipis saat melihat bangku besi di bawah pohon itu sudah ada didepan matanya. Tanpa berfikir panjang, ia langsung duduk di bangku itu sambil kembali menghirup oksigen yang terasa begitu segar.

            Sejenak, Eun Kyo terpaku melihat ke sisi bangku yang kosong. Beberapa minggu lalu bangku itu sempat terisi oleh sesosok namja yang menjadi satu-satunya alasan kenapa ia menolak JongHyun. Sayangnya namja itu sekarang tak ada disana. Padahal Eun Kyo benar-benar sedang merindukan senyum yang mampu membuatnya tenang itu.

            Sekali lagi Eun Kyo menghela nafas. Ia mencoba rileks dengan menyandarkan bahunya di sandaran kursi sementara suara dengungan siswa SMA dari ruang kelas terdengar lirih di telinganya.

            “Apa yang kau lakukan disini, Eun Kyo?” tanya seseorang dengan suara berat dari balik punggungnya.

            Spontan Eun Kyo menoleh mencari sumber suara itu.

            “Oppa?”

            (backsound : One Year Later – Onew feat. Jessica SNSD)

            Sesosok namja yang Eun Kyo panggil itu langsung tersenyum. Sekali lagi matanya berubah menjadi garis tipis, pipinya menggelembung dan senyum itu memaparkan jelas gigi-giginya yang rapi.

            Begitu menggemaskan sekaligus dengan cepat membuat Eun Kyo sejenak mampu melupakan masalah yang baru saja menimpanya.

hanchameul ggumeul ggun geot gata
(It feels like I’ve been dreaming for a long time)

handongan hemaego hemaeta

(I’ve wandered and wandered around for a while)

machi yaksogirado handout

(As if we made a promise)

naekyejeoreul keoseulleo keu nacheoreom maju seoineun uri

(Standing here in front of each other like that day from four seasons ago)

            “Kau belum menjawab pertanyaanku Eun Kyo.” ucap Onew sambil berjalan mendekat. “Sedang apa kau disini?” tanyanya kemudian duduk disamping Eun Kyo.

            “Aku… aku hanya sedang berjalan-jalan kemudian mampir sebentar kesini. Oppa sendiri?”

            “Hehehe…” Onew malah tersenyum jahil. “Aku tadi mengikutimu Eun Kyo.” ucap Onew sambil menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal.

            “Mwo?”

            “Ne~. tanpa sengaja aku melihatmu berjalan kaki di ujung jalan dekat rumahmu. Kebetulan aku ingin kesana. Saat kulihat kau pergi, akhirnya aku memutuskan untuk mengikutimu.” Papar Onew. “Bahkan aku duduk berseberangan denganmu waktu didalam bus. Tapi kau tidak melihatku karena asik melamun. Sepertinya kau sedang memiliki masalah. Ada apa Eun Kyo?” tanya Onew penasaran.

            “Aku tadi.. ehmm…” sebenarnya Eun Kyo sangat ingin menceritakan semua yang terjadi, namun melihat raut wajah polos Onew, ia jadi tak ingin melihat raut wajah itu berubah sedih.

            “Aku tidak pa-pa Oppa. Hanya saja ini sedikit rumit.” Ucap Eun Kyo masih berkelit.

            “Aku punya banyak waktu.”

            Eun Kyo tersenyum. Dia selalu suka dengan cara menjawab Onew yang khas. Yang selalu mengeluarkan apapun yang ada dikepalanya meski kalimat itu sedikit janggal didengar.

            Setelah berfikir ulang, akhirnya Eun Kyo tahu tak ada salahnya berbagi cerita dengan sosok namja di sampingnya sekarang ini.

            “Aku baru saja membuat kesalahan besar Oppa.” Ucap Eun Kyo akhirnya.

            Onew tidak mengeluarkan sepatah katapun, sepertinya ia memberi jeda pada Eun Kyo untuk melanjutkan kalimatnya.

            “Awalnya aku hanya ingin membantu Hye Rin serta Minho untuk saling menautkan perasaan mereka. Tapi niatku itu justru membuat Hye Rin menjadi salah faham.” Eun Kyo menatap Onew sedih. Bahkan matanya mulai berkaca-kaca.

            “Kau tidak usah khawatir Eun Kyo.” Onew mulai menggenggam tangan Eun Kyo. “Aku tahu sifat Hye Rin. Dan kau pasti juga mengetahuinya lebih dariku.” Ucap Onew bijaksana. “Mungkin dia hanya butuh waktu untuk memahami keadaan. Tapi jauh di dalam lubuk hatinya, dia pasti akan memaafkanmu. Karena dia sayang pada unnie-nya ini…”

            Sebulir air mata sempat menetes melewati pipi Eun Kyo. Tapi dengan cepat ia usap dengan punggung tangannya.

Bagaimanapun juga ucapan Onew benar. Hye Rin akan sanggup memaafkan kesalahannya meski tidak sekarang.

            “Gamsahamnida Oppa…” hanya kalimat itu yang mampu terucap dari bibir mungil Eun Kyo. Padahal ia tahu, kata ‘terimakasih’ tidak cukup untuk membalas semua kebaikan Onew sejak kehadirannya yang tiba-tiba.

keu ddae uriga aju jogeumman eoreunseuwodeoramyeon

(At that time, if only we had been a bit more mature)

keu ddae uriga micheo molladeon jigeumeul aradeoramyeon

(If only we knew how we would be right now)

ggeuchi obneun huhwoeman dwoe nwoeidaga igyeonael jashini obseoseo

(I have no confidence in overcoming these endless regrets)

keu got majeo ggukgguk chamasseo

(So I’ve had to just repress them)

keureohge il nyeoni heullawasseo

(One year has passed like that)

            Onew membalas ucapan Eun Kyo dengan senyuman. Lagi-lagi dengan senyum yang begitu menggemaskan.

            Entah kenapa Eun Kyo jadi geli melihatnya.

Melihat reaksi Eun Kyo, kening Onew justru berkerut dengan bibir yang mengerucut. Membuat Eun Kyo seketika tertawa.

            “Eun Kyo-ah.. jangan tertawa seperti itu… aku sedang serius…” Onew bilang dia serius. Tapi raut wajahnya persisi seperti anak kecil yang merengek minta permen.

            “Hahaha… Oppa… kau lucu sekali!” sekali lagi Eun Kyo tertawa, kali ini sambil memegangi perutnya yang mulai kram.

            Onew tak membalas tawa Eun Kyo. Ia justru terdiam sambil menatap Eun Kyo dalam-dalam.

            “Saranghae Eun Kyo.” Ucap Onew tiba-tiba.

            GLEK! Eun Kyo langsung diam dan menoleh kea rah Onew yang kemudian disambut dengan senyum manis oleh namja itu. *blush*

            Rasanya Eun Kyo ingin meleleh melihat senyum itu. Benar-benar tulus dan memancarkan keluguan yang menyentuh hati Eun Kyo seketika.

            Meski jantung Eun Kyo berdegup begitu kencang dan dadanya bergemuruh, tapi senyum Onew itu sudah cukup memberinya alasan untuk mengungkapkan hal yang sama yang sudah lama ia pendam.

            “Na do saranghae Oppa.” Jawab Eun Kyo sambil membalas senyum Onew.

            Mereka berdua sempat saling diam dan hanya bertukar pandang tanpa berkedip. Suasana berubah canggung dengan cepat.

            Krik… krik… krik…

            Dalam beberapa waktu keduanya masih dalam posisi yang sama. Tapi kemudian Onew yang memulainya. Perlahan wajahnya semakin mendekat.

            Eun Kyo bisa merasakan jantungnya semakin berdegup diatas normal saat kedua mata mereka beradu dalam jarak yang begitu dekat. Bahkan Eun Kyo bisa merasakan nafas Onew menerpa wajahnya.

Sejurus kemudian Eun Kyo hanya mampu menutup mata dan menunggu apa yang akan terjadi berikutnya.

Dengan lembut dan penuh perasaan Onew mengecup bibir kecil Eun Kyo. Tangannya menahan wajah Eun Kyo agar tak menjauh darinya.

Eun Kyo rasa jantungnya benar-benar tak selamat kali ini. Kedua mata yeoja itu masih terpejam membalas ciuman Onew dengan lembut.

Benar-benar singkat sampai wajah keduanya kembali menjauh. Namun sudah jelas kejadian ini tak akan penah mereka lupakan.

“Mi…mianhe.” Ucap Onew ragu. Ia benar-benar salah tingkah sekarang. Wajahnya berubah menjadi seperti orang yang baru ketahuan mencuri sesuatu.

Aneh. Eun Kyo justru kembali tertawa. Untuk apa Onew meminta maaf kalau sebenarnya Eun Kyo sendiri juga tidak menolak untuk melakukannya?

“Kenapa kau malah tertawa?”

“Anni. Hanya saja wajah oppa sangat lucu jika seperti itu.” jawab Eun Kyo sambil menahan tawa.

Kali ini Onew tersenyum garing. Melihat raut wajah Eun Kyo yang tampak ceria dengan tawanya, Onew jadi merasa lega. Apalagi setelah ia tahu bahwa perasaannya telah terjawab sekarang.

Kini bukan hanya Eun Kyo, tapi Onew juga ikut tertawa sambil sesekali mengeluarkan joke ‘sangtae’ nya.

Orang lain bisa saja menganggap mereka terlihat bodoh karena tertawa tidak jelas. Yang penting mereka tahu bahwa perasaan itu bukan lagi hanya mampu mereka pendam. Namun telah menjadi sebuah ikatan yang telah lama mereka impikan.

Mungkin saja ledak tawa itu untuk menutupi rasa canggung akan jawaban perasaan mereka masing-masing, atau justru sebagai sebuah ekspresi kegembiraan akan kedua cinta yang bersambut.

Entahlah.. Hanya Onew dan Eun Kyo yang mampu menjawabnya…

-End Of Eun Kyo’s Stories-

            Hwahhh, akhirnya ending juga ni FF. kekekeke~

            Happy ending ato sad ending? *author juga ngga tahu. plak!

            Yang jelas Eun Kyo ternyata bisa berakhir sama Onew yang udah jadi sahabatnya selama bertahun-tahun, mereka emang pasangan yang cocok! Ya nggak?

            Lain lagi sama Hye Rin yang nasibnya berubah 180derajat . Ternyata dia malah disukain sama 3 namja sekaligus. Tapi sayangnya Minho sama Key musti pergi, dan yang tersisa cuma Taemin seorang.

            Semuanya udah kembali kaya dulu lagi… senangnya 😀 *hug taemin (?)

            Gamsahamnida buat semua readers yang udah mau nyempetin waktunya baca FF ini dari awal sampai akhir. Apalagi buat yang udah mau nge like dan ngasih komen. *deep hug buat kalian semuaa~*

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

Advertisements

5 thoughts on “The Sweet Summer – Part 18 (END)”

  1. udah end??
    Yg happy cuma eunkyo-onew..
    JongKeyHo ngenes.. Dan hyerin-taemin gantung..
    Tpi apapun itu, good job, chingu..!
    Keep writing..!

  2. Gantung thorr T.T pensaran nasib suami tertunda >baca _ key
    Trus jonghyun ‘a
    Bkin squel’a dong

    Tp bagus kok thorr
    Kebawa cerita bacanya , jadi ngefly xD

  3. Authorrr…… Endingnya ga puas nih… bikin sequel nya dong thor… penasaran sama cerita Hyerin nya thor… kesannya masih gantung ._. tapi daebak ffnya thor! b^o^d

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s