[FF PARTY 2012] Love like Snow

Love like Snow

Title                 : Love like Snow

Author             : Secretaemin

Main cast         : -Lee Jinki

                          -Kim Sherry as You

Genre              : Romance

Length             : Drabble

Ranting           : General

Ket                  : OPLove like snow

Summary    : Aku selalu merindukan mu, itulah alasanku selalu datang ke                                                 tempatmu.

                          Biarkanlah tempat ini menjadi saksi pertemuan kita berdua.

                          Tempat yang akan menjadi kenangan terindah bagi cinta kita.

 

            Butiran salju turun dengan lembutnya melapisi bumi tuhan ini. Salju menitis-nitis setitik demi setitik memutihkan seluruh kekeringan bumi, menghiasi keindahan kota ini. Serta, memberikan kesegaran bagi seluruh jiwa yang tenang.

            Hembusan udara yang sejuk membawaku ke suatu tempat. Aku melangkah masuk kedalam kedai tersebut. Musik Moonlight Sonata yang dibawakan oleh Beethoven melantun dengan indahnya di dalam ruangan ini. Aku terduduk disalah satu meja yang terdekat dengan jendela. Mataku melihat seisi ruangan dan mencari sosok yang selama ini sangat kurindukan. Ku lirik dirimu yang sedang melayani pelanggan di salah satu meja. Ku tatap wajahmu yang sedang tersenyum kepada pelanggan, senyuman itu yang selalu kurindukan. Kamu melihatku kemudian tersenyum manis kepadaku, akupun membalas senyumanmu. Aku kembali menatap keluar jendela, melihat kembali kemegahan kota ini yang tengah disiran butiran-butiran salju indah.

            “Kamu selalu tepat waktu rupanya.” Seseorang menaruh secangkir coklat hangat diatas mejaku.

            “Aku akan selalu kesini tepat waktu hanya untukmu.” Aku menoleh, menatap matamu lembut yang tengah terduduk dihadapanku.

            “Dan kamu selalu tahu apa yang menjadi minuman favoritku saat musim dingin tiba.” Aku mengambil coklat hangat tersebut kemudian menyeduhnya perlahan.

            “Dan aku akan selalu ingat minuman favoritmu yang selalu kau pesan di musim dingin.” Ujarmu.

            “Sherry…” Panggilku. Kamu yang sedang menatap keluar jendela, menoleh kepadaku.

            “Besok, maukah kamu merayakan hari natal bersamaku?” Aku memandangimu, menatikan jawaban dari dirimu.

            “Baiklah…” Kamu mengangguk pelan. Aku tersenyum dan kemudian beranjak dari tempat dudukku.

            “Aku harus pergi. Terima kasih atas coklat hangatnya dan sampai jumpa besok.” Akupun menderapkan sepatuku melangkah pergi keluar, meninggalkan kedai ini.

Date 24, at 11.49 p.m

 

            Aku menutup matamu dengan kedua tanganku dan membawamu ke suatu tempat. Perlahan kulepaskan tanganku dan kamupun membuka matamu secara perlahan. Kamu takjub dengan apa yang kamu lihat dihadapanmu sekarang. Sebuah pohon natal tepat berada di kedaimu bersinar dengan indahnya memancarkan sinar-sinar kecil dari lampu yang menghiasinya. Disamping itu juga dilantai terdapat sebuah bentuk hati yang terbentuk dengan lilin-lilin yang menyala.

            “Ini.” Aku memberikanmu sebuah kotak kado kecil yang dililitkan pada kotak tersebut, pita berwana pink.

            “Hadiah dariku untukmu.” Kamu mengambil kotak kado tersebut dan kemudian membukanya.

            “Aku merindukanmu. Selalu merindukan senyummu, wajahmu dan suaramu. Aku hampir gila jika tidak bertemu dengamu semenit saja. Itulah sebabnya aku selalu mengunjungi kedaimu selama musim dingin ini. Nan Joahe… Maukah kamu menjadi ibu dari anak-anak ku nanti?” Kamu terdiam masih menatap dalam-dalam cincin yang ada dikotak tersebut.

            Aku masih menanti dan terus menanti kalimat keramat dari bibir mungilmu. Namun tetap saja kamu membisu membiarkan pilu ini mengganggu di hatiku.

            “Apakah kamu ragu?” Kamu menunduk sayu tidak ada jawaban, yang ada hanya tangisan kecil yang keluar dari bibirmu. Aku merengkuh tubuhmu kedalam dekapanku, mengelus punggungmu lembut.

            “A… aku… menerimamu…” suara kecilmu membuatku tersenyum. Ku angkat wajahmu agar menatapku. Menghapus air matamu dengan ibu jariku. Perlahan kusibakan rambut yang menutup dahimu kemudian mengecup dahimu dengan lembut.

“Meskipun aku tahu aku belum mengorbankan hal besar untuk dirimu. Tapi, ketahuilah bahwa cintaku tulus dan suci seperti butiran salju yang putih.”

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

28 thoughts on “[FF PARTY 2012] Love like Snow”

  1. Secrettaemin-ssi, maaf sebelumnya, apa kamu punya blog juga, sepertinya saya pernah baca ini, tapi lupa dimana.. Saya selalu suka ff yang cast-nya Jinki.. 😉 Apa lagi klo Jinki-nya melamar sang pujaan hati 🙂 pengen deh jadi sang pujaan hatinya Jinki 😉 Keep writing ya..!

  2. Onew ku ngelamar yeoja lain.. Hikseu:”
    Tapi gapapa.. Ini cuma di FF! Aslinya mah onew udh ngelamar aku dari bulan lalu:3

    Di sini onew nya romantis aww:3

    Keep writing:3

  3. Romantisnya Onew
    Feelnya dapat
    Padahal bagian awal, serasa datar dan biasa aja. Tapi dibagian ending keren disaat romantis-romantisan

  4. Hai^^
    Ceritanya sweet, manis
    Tapi entah kenapa kok kayak ada yang kurang gitu yah?? Mungkin karena ini drabble, jadi feelnya masih kurang kerasa #abaikan

    Terus ada beberapa kesalahan penulisa spt:
    tuhan -> Tuhan
    kedalam -> ke dalam
    ku lirik -> kulirik
    ku tatap -> kutatap
    akupun -> aku pun
    kesini diatas -> ke sini, di atas
    terus berkarya^^

    1. hai juga.
      hahaha maklum karna pada saat pembuatannya saya hanya sanggup bikin drabble, jadinya ngak dibikan oneshot aja.

      untuk koreksinya terima kasih.
      Saya memang rada kurang pintar dalam membuat kalimat, jadinya ada kesalahan dalam ini ff.

      Terima kasih sudah mau baca dan komen ya… 🙂

  5. Hai hai, maaf baru komen skrg pdhl bacanya udh lama.
    Weew, ini pendek bener ya? Eumm, jadi kurang nyampe feelnya mungkin?

    Mau nambahin komen Yuyu, aku rasa bukan karena km ga pinter dalam membuat kalimat. Soalnya kalimatmu enak dibaca kok. Kayakna km emang salah dalam penulisan kata depan semacem ‘di’ ‘ke’. Kalo ‘di’ ‘ke’ ketemu ket tempat atau waktu, harusnya dipisah ^^
    Selain yang yuyu sebut, masih ada lagi soalnya: Disamping, dilantai, dihadapanku

    Oya, bagian ini harusnya disatuin: merindukan mu–> merindukanmu

    Dan aku ga tau apakat kata menitis-nitis ada di dalam kosakata b.indo
    satu lagi:
    terdapat sebuah bentuk hati yang terbentuk dengan lilin-lilin yang menyala.–> dalam kalimat ini ada dua kata ‘bentuk’, mungkin bisa dicari padanannya? Misalnya:

    terdapat sebuah bentuk hati yang tersusun dari lilin-lilin yang menyala

    Maapin aku ya thor kalo komenku dirasa lancang. keep writing yaw 😀

    1. Hai juga
      gapapa kok… ^^

      terima kasih atas kritikannya.
      untuk koreksinya lagi tentang kata depan.

      untuk kata menitis-nitis saya juga kurang tahu apa itu ada dalam b.indo. Hanya saja, waktu itu yg keluar dalam otak saya adalah kata itu.
      karna saya kebetulan jg pernah membaca sebuah novel ada yg menuliskan “menitis-nitis air”
      saya pikir menitis-nitis maksudnya seperti jatuh-jatuh. tpi entalah saya tidak tahu yang terpenting terima kasih sudah mau mengoreksi kembali ff saya ^^

  6. Annyeong. ^^
    Sweet drabblenya. Karena masalah penulisan sudah disinggung, aku mau komentar dari sisi lain boleh. Bukan berarti aku juga pandai menyusun kalimat. Untuk membuat suatu narasi yang bagus, menyentuh dan enak dibaca itu sulit, bahkan sampai sekarang pun aku masih belajar. Jadi ayo belajar bersama. ^^

    Aku gak tau kata “menitis” ada dalam KBBI atau tidak. Tapi penggunaan kalimat:

    Salju menitis-nitis setitik demi setitik memutihkan seluruh kekeringan bumi, menghiasi keindahan kota ini.

    Setelah menulis kata ulang menitis-nitis, penggunaan setitik demi setitik agak janggal. Juga pemilihan kata kekeringan, kalau aku merasa janggal. Entah pembaca yang lain. Mungkin bisa ditulis:

    Salju menitis setitik demi setitik, memutihkan seluruh permukaan bumi, menghiasi keindahan kota ini.

    Kedua, misalnya kalimat2 ini:

    Hembusan udara yang sejuk membawaku ke suatu tempat. Aku melangkah masuk kedalam kedai tersebut. Musik Moonlight Sonata yang dibawakan oleh Beethoven melantun dengan indahnya di dalam ruangan ini.

    Terkesan agak berbelit. Hmmm, coba kalau:

    Hembusan udara yang sejuk membawa langkahku tiba ke sebuah kedai yang dipenuhi alunan indah musik Moonlight Sonata karya Beethoven.

    Dan kalimat:

    Aku mengambil coklat hangat tersebut kemudian menyeduhnya perlahan.

    Mungkin “menyeduh” di sana maksudnya “menyesap” ?

    Maaf, ya, kalau terkesan sok tahu. Narasi pada dasarnya bebas kok untuk setiap orang mau membuatnya seperti apa. Hanya saja, supaya bisa sama2 belajar bernarasi lebih baik. Karena kamu ada bakat dalam merangkai kata-kata. Ayo diasah lagi! ^^

    1. annyeong…
      untuk membuat ff memang tidak gampang apalagi kalau harus benar-benar menekankan pada rasa emosi.

      untuk kalimat efektif. kebetulan kemaren saya baru dipelajari kembali di sekola dan saya baru sadar bahwa dalam ff saya masih ada kalimat yg kurang efektif.

      tidak apa-apa.
      lagi pula kita semua sama-sama belajar dalam membuat cerita.
      Terima kasih ya untuk kritikannya. ^^

  7. Kenapa sih kalau yg romantis-romantis gini castnya harus Jinki? Kan jadinya kebawa suasana banget, pingin diajak kawin sama Jinki ㅠ_______ㅠ (baiklah abaikan…)
    Kalau menurut aku pribadi sih, pas bagian awal-awalnya itu kesannya datar. Tapi pas di bawahnya Des 24 itu langsung berasa sweetnya. Mungkin karena drabble yah, jadi berasa cepet banget gitu, hehe.
    Btw, nanggepin dari komennya kak Bibib sama kak Lumie yah. Kata ‘menitis-nitis’ itu ada kok di KBBI, kata dasarnya ‘titis’ yang artinya menitik. Jadi yah, seharusnya mungkin itu dihilangin aja setitik demi setitiknya, hehe ^^
    Okidi, keep writing yah~~ ^o^

    1. Karena cast yg diharuskan harus Jinki atau Minho dan yg ada diotak saya hanya Jinki.

      Pendek yah? saya ngak sanggup bikin oneshot. Soalnya bisa gila sendiri bikin oneshot yg romance

      ada ya di KBBI? kalau begitu gomawo sudah berbagi informasi.

      Terimakasih untuk komennya. ^^

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s