Secret Wish – Part 11

cover FF

Title                 : Secret Wish Chapter 11 of 12

Author              :Azumi Aozora  and Kunang

Main Cast         : Kim Mi Young, Kim Min Ah, Jo Kwang Min, Jo Young Min, Lee Taemin

Support Cast    :Yang Seung Ho, Jung Il Woo, Kim Jonghyun

Length             : sequel

Genre              : Family, romance, life, friendship,

Rating              : PG-15

Summary        : Kim Mi Young dan Kim Min Ah adalah 2 yeoja yang jadi idola di Anyang High School. Mereka berdua sama-sama cantik dan berprestasi, tapi dalam diri mereka, mereka tidak puas dengan keadaan diri mereka. Min Ah dan Mi Young terlihat saling membenci satu sama lain, tapi dalam lubuk hati mereka sebenarnya mereka iri dan ingin bertukar posisi. Bagaimana kalau keinginan mereka terkabul? Check out! ^,^

Part 11 by : Kunang

Prev part

“Ada satu cara untuk menyelamatkannya.” Ujar devil berparas rupawan itu. “Nyawa orang yang mencintainya…, aku akan mengambil nyawa orang yang mencintainya. Maka ia akan baik-baik saja.” Devil tampan itu menatap kami dengan kedua matanya yang kini berubah seperti nyala api.

“Ambil nyawaku.” Kataku. “Apapun. Asal dia tetap hidup.”

–          End of Min Ah pov –

New Part

–          Author PoV-

“Ambil nyawaku.” Kata Min Ah. “Apapun. Asal dia tetap hidup.”

“Kau juga bisa ambil nyawaku.” Kata Mi Young.

Jung Il Woo mendekati kedua putri. “Benarkah? Mengapa kalian rela menukarkan jiwa kalian yang suci hanya demi seorang iblis?”

“Karena dia orang yang sangat penting bagiku.” Kata Mi Young.

“Jiwa-nya suci, tidak peduli darah apa yang mengalir di tubuhnya. Jiwa-nya sama suci-nya dengan kami, dan bahkan kau… Pangeran devil. Aku mencintainya. Sama seperti aku mencintai keluargaku. Kau bisa mengambil nyawaku.” Kata Min Ah.

Jung Il Woo tertawa. “Hahahaha. Kau sungguh beruntung adikku. Di dunia ini.. banyak sekali orang yang menyayangimu.” Jung Il woo menatap pangeran Tae Min dengan matanya yang berkilauan “Jadi bagaimana adikku? Kau ingin nyawa putri Min Ah atau putri Mi Young yang ingin kau tukar dengan nyawamu? Bukankah itu ide bagus! Setelahnya kau bisa bahagia bersama yang lainnya”

“Kalau begitu, ambil nyawaku saja!” Mi young menggenggam erat tangan pangeran Tae Min “Jangan sakiti adikku … aku kakaknya, aku akan mengalah”

“Andwae eonni!! Aku …”

“Ja… JANGAN BODOH!… u..hukkk…..” pangeran Tae Min langsung terbatuk, darah hitam ikut keluar dari mulutnya menodai wajahnya yang putih pucat “Kalian bisa hidup tanpaku, uhukk…tapi aku tak bisa hidup kalau salah satu dari kalian mati”

“Pangeran ….”

“Ohh~~ jadi itukah jawabanmu adik manisku?” Jung Il woo menyentuh kening Tae Min dengan tangannya yang berkilauan. Seketika luka-luka di tubuh Tae Min menutup. Darah hitam berhenti mengalir. Perlahan pangeran Tae Min memejamkan matanya sambil bernafas dengan ritme teratur. Seperti sedang tertidur.

“A…apa yang kau lakukan padanya?” tanya Mi Young cemas

“Kau tak lihat yang kulakukan padanya? Aku menyembuhkan lukanya dan dia tertidur”  jawab Jung Il Woo sambil menatap adiknya dengan damai

Min Ah masih terlihat cemas, yeoja itu memeriksa kembali tubuh pangeran Tae Min untuk lebih meyakinkan dan kemudian putri Min Ah pun memberanikan diri menatap Jung Il Woo “Dia benar-benar tertidur? Dia tidak mati kan?”

“Ya, Ini pertama kalinya ia tertidur, tenang saja, aku tadi hanya menguji rasa cinta kalian pada adikku ini dan rasa cinta adikku pada kalian dan ternyata yah…. kuakui kalian menarik”

==========Author PoV end===========

==========Mi Young PoV ===========

09.00 pm, Tempat Perkemahan

Sekali lagi aku mengganti posisi dudukku di depan tenda sambil terus memperhatikannya. Pangeran Tae Min ada tidak jauh dariku, duduk melingkar bersama siswa tahun ketiga lainnya. Seolah sebelumnya tak terjadi apa-apa, seolah luka parahnya tadi hanyalah mimpi. Dia tampak sibuk mengatur rencana kegiatan untuk acara besok. Tapi yang aku tahu, besok dia tidak akan ada, dia akan pergi dan semua orang akan lupa padanya.

“Begitu kalian bangun tidur keesokkan harinya, kalian akan lupa dengan kejadian yang menimpa kalian selama ini”begitulah yang dikatakan Raja Yesung begitu mengantar aku, Min Ah dan si kembar ke tenda, tapi yang membuatku lebih shock adalah kata-kata selanjutnya “termasuk segala hal yang berhubungan dengan pangeran Tae Min”

Ya, pangeran Tae Min akan pergi, tapi kenapa dia tak mengatakan apapun? Kemana dia akan pergi? Negeri Saphire kah? Sejak pangeran Tae Min bangun dari tidurnya aku belum sempat untuk berbicara padanya.

“Kau belum tidur?” suara khas yang sangat kukenal mengagetkanku, sejak kapan namja ini duduk disampingku?

“Kwang Min…” aku langsung membuang mukaku, tak berani menatap wajahnya. Sejak aku menolaknya aku selalu merasa bersalah, walaupun begitu entah mengapa aku sedikit tenang mengetahui dia tetap ada disampingku “Minnie… aku takut tidur”

“Sebegitu takutkah kau melupakannya?” tanya Kwang Min, aku bisa merasakan dia menatap ke arah ku dengan tatapan khawatir. Bagaimana dia bisa membaca hatiku? Ya, aku takut…. entah mengapa sangat takut.

“Kwang min ….” tangan kiri Kwang min menggenggam tangan kananku yang bergetar, kehangatan tangannya membuatku sedikit tenang.

“Sebenarnya aku sulit percaya dengan yang dikatakan Yesung songsaeng, tapi ternyata memang seperti itu yah? Hahahaha… jadi aku adalah reinkarnasi pengawal pribadi mu putri Mi young?” Kwang Min tiba-tiba tersenyum menyebalkan “Apa ingatan mu tak salah? Mungkin yang benar itu di kehidupan lalu aku adalah pangeran dan kau hanya pelayan istana yang diam-diam  menyukaiku hehe”

“Ternyata pada akhirnya kau hanya ingin meledekku Minnie! Kau ingin aku kelitikki sampai mati heoh?! Sini!! Mana perutmu? Hahhaha….” kataku sambil menyerangnya dan tanpa ampun menggelitikinya.

“Stop! Hahahhahaha… ampuuunnn!! Okee…. maafkan aku tuan putri!” Kwang Min sampai terjungkal ke dalam tenda masih memegangi perutnya, ekspresi nya membuat aku mau tak mau tersenyum.

“Dasar!! Kau tahu! Harusnya kau belajar dari Kwang min ku yang dulu! Dia tidak semenyebalkan  kau!”

“Eh… apa kau bilang putri? Kwang Min ku yang dulu? Ah… jadi aku harus cemburu atau tidak nih?”balas Kwang Min sambil bangun setelah dia berhenti tertawa, ups sepertinya aku salah ngomong, haduhhh kenapa tiba-tiba wajahku panas begini?

“Tapi aku senang, kau sudah kembali seperti Mi young  yang biasanya”

“YAA!!! Kalian yang disana mojok! Aku bilang ke songsaengnim baru tahu rasa yah…” Si pirang menyebalkan entah sejak kapan berjalan ke arah aku dan Kwang Min diikuti Min Ah, kontan aku langsung memberi laser glare ku yang paling tajam.

“JO YOUNG MIN!!”

“Apa? Memangnya aku takut? Hahahha… kalian berdua wajahnya merah! Aneh ya, kalau Kwang Min aku bisa mengerti tapi kenapa kau juga? Aku pikir Kwang Min bertepuk sebelah tangan”

DUKKK

Adaww….! Min Ah kenapa kau….”Young Min menyeringai kesakitan begitu Min Ah menjitak kepalanya, dalam hati aku bersyukur ada Min ah, kalau tidak pasti Young Min tambah seenaknya.

“Eonni… maksudku Mi young ah, kau melihat pangeran Tae Min?”

“Ahh… ehh… bukannya tadi dia …” kata-kata ku putus seketika begitu melihat pangeran Tae Min sudah tak lagi diantara kumpulan kelas 3, aku pun langsung berdiri agar dapat melihat lebih jelas  “Tadi dia disana”

“Aku pun tadi terus memperhatikannya, tapi begitu aku lengah sedikit, pangeran menghilang” tambah Min Ah terdengar khawatir “Aku akan tanya mereka” tambahnya, dan tanpa menunggu lagi langsung menuju kumpulan anak kelas 3”

“A..apa maksud kalian dengan tidak kenal?” reaksi Min Ah ketika mendengarkan jawaban dari kelas 3 membuatku penasaran, aku terus memicingkan mata ke arah Min Ah “Lee Tae Min sunbae! School representative kita! Apa? Key sunbae adalah School rep kita?”

“Min Ah…. apa artinya ini?” tanyaku sambil merangkul bahu Min Ah yang kembali ke arah aku dan Kwang Min, dia terlihat sangat shock “Kenapa mereka bilang Key sunbae adalah school rep kita? Siapa Key?”

“Mereka lupa …meraka lupa pada pangeran Tae Min!”

“Lupa? Bagaimana mungkin? Pasti mereka hanya bercanda!”rasa cemas dan takut kembali menyergapku, aku belum siap pangeran Tae Min hilang dari dunia ku, bagaimana pun dia berarti bagiku, bagi Min ah juga.

“Molla~ tapi aku yakin mereka tidak berbohong, pangeran Tae Min pasti melakukan sesuatu pada mereka agar mereka lupa, eonni ….”

“Nee Min ah, kita harus mencarinya! Masih ada yang harus aku katakan pada pangeran” ucapku mantap sambil menyambut uluran tangan Min Ah, Kwang Min dan Young Min menepuk pundak kami berdua, membuat aku –dan aku yakin Min Ah juga- menjadi lebih tenang.

–          Author PoV –

@di suatu tebing yang curam

“Hyung ….kau baik-baik saja?”seorang namja jangkung brambut coklat dengan kulit putih bersih menatap cemas ke arah seorang namja berambut coklat cepak yang tergeletak setengah sadar. Namja itu terus memegang dadanya yang terasa sakit, namun makin lama sakitnya sedikit demi sedikit berkurang.

“Hyung? Uhukk… uuhukkk… jangan membuatku tertawa pangeran! Kalau ingin membunuhku, saatnya sekarang! Kau sudah tahu kan kalau aku keturunan shaman, aku bisa menyembuhkan luka-“

“Tapi hanya luka orang lain, bukan luka mu, kalau kau menyembuhkan lukamu kekuatanmu kemungkinan besar akan hilang, bagaimana? Tebakanku benar kan hyung?” jawab namja jangkung yang tak lain adalah pangeran Tae Min. Seung ho hanya menyeringai “dan lagi hyung, aku tak akan membunuhmu”

“M..mwo? apa tujuanmu? Aku sudah berusaha mencelakai kau dan kedua putri, dan walaupun kekuatanku hilang, aku masih bisa membu-“

“AKU MENGERTI PERASAAN HYUNG!” potong Tae Min keras membuat Seung Ho terdiam “Aku juga  ..dulu.. membenci hyung, sama seperti hyung membenci aku, aku juga merasa dikhianati, sama seperti hyung merasa dikhianati oleh appa, tapi sekarang aku menemukan alasan agar tidak membenci kehidupan ini, kau tahu kenapa? karena ada orang yang menginginkan aku tetap hidup, menginginkan aku bahagia”

“Hahh… lucu sekali…” Seung ho mencibir Tae Min, raut mukanya menunjukkan kalau dia agak bimbang dengan kata-kata Tae Min “Apa yang sama? Hah… kau punya kedua putri dan rakyat negeri Saphire yang menginginkan kau hidup sedangkan aku-“

“Aku ingin kau hidup, aku menginginkan kau bahagia, aku tak ingin kau berakhir seperti pangeran Min ho” ucap Tae Min sambil mendekati Seung ho dan duduk di hadapan namja itu, mata mereka bertatapan “Hyung, jangan mengganggu kedua putri lagi ya, aku sih mengharapkan si kembar tak berguna itu bisa menjaga mereka, tapi tetap saja aku cemas. Yang satu terlalu ceroboh dan satunya lagi terlalu bimbang, mereka benar-benar tidak berubah”

“Kau akan pergi?” tanya Seung Ho, kebencian dalam hatinya seketika berkurang mengetahui ada orang yang menginginkannya hidup. Memang agak tidak masuk akal, kebenciannya selama beratus-ratus bahkan beribu tahun ini bisa melebur hanya karena sebuah ucapan.

“Nee…. aku akan kembali ke negeri Sapphire”

“Hahhahahha…. kau sungguh bodoh! Kau benar-benat berubah pangeran! Kalau saja kemampuan mengenali ku sudah hilang sepenuhnya, pasti aku akan berpikir kau pasti bukan Pangeran Tae Min! “ seung ho tertawa menyebalkan, masih menahan sakit akibat serangan raja Yesung “Kau akan meninggalkan Min Ah dan Mi young? Kau tahu, sekarang kedua putri itu sedang mencari mu bersama kedua kembar kurcaci itu”

Tae Min tersenyum, walaupun begitu Seung Ho dapat menangkap sesaat raut muka Tae Min terlihat sedih “Takdirku adalah memimpin rakyat Saphirre, dan sayangnya takdir kedua putri bukan untuk menjadi permaisuri ku, bagaimana? Kau senang?”

Pertama kalinya Seung ho tersenyum bersahabat, dengan tangan kirinya yang bebas perlahan dia menepuk pundak adik tirinya itu “Kau akan menjadi raja yang hebat, kau pasti akan mendapatkan permaisuri yang hebat pula kelak”

“Gomawo…. hyung”

————Author PoV end—————–

————Kwang Min PoV————–

2 hari kemudian

@Depan rumah Mi Young

“Mi young, kau tidak tidur lagi?” tanyaku setelah membuka kaca mobil sedan hitamku. Sosok seorang yeoja berambut panjang ikal yang sangat aku kenal balik menatapku tajam, dia tampak sama sekali tidak baik, kantung matanya tebal. Jangan bilang dia tidak tidur sama sekali malam ini juga. Kemarin malam saat kami di perkemahan sepertinya dia sama sekali tidak tidur.

“Ngg….” Mi young menganguk, lalu kemudian membuka pintu samping mobilku dan duduk di sampingku. Ya, pagi ini kami sudah masuk sekolah.

“Gwenchana? Sebenarnya ada apa? Cerita lah”

“Kwang Min! Jawab pertanyaanku dengan jujur atau aku akan menggelitikimu sampai pingsan! Siapa school representatif kita?” tanya Mi young tiba-tiba, membuatku yang sedang menyetir meminggirkan mobilku dulu dan menghentikannya.

“HAAHHH??? Aku kira kemarin kita sudah selesai dengan pertanyaan itu” jawabku bingung, aneh… Mi young menanyakan hal yang sudah aku jawab berkali-kali. Membuatku merasa sebal, aku tidak sebal karena dia bertanya padaku, tapi aku sebal karena harus mengulangi nama namja school rep sekolah kami di depannya. Aku tidak habis pikir dengan Mi young,  apa maksudnya dia menanyakan pertanyaan yang sama dari kemarin?

“MINNIE”

“Sudah kubilang kan… namanya Kim Ki Bum sunbaenim! Orang-orang biasa memanggilnya Key sunbae, bukannya selama ini kau naksir padanya”

“Naksir?”

Kwang min menekap mulutnya lalu menjauhkan pandangannya dariku “Kau lebih memilih Key sunbae dibanding aku, ah… apa yang aku katakan? Aku….”

“Jadi …. kau ingat ‘saat itu’” tanya Mi young hati-hati. Saat itu? Seketika aku teringat saat aku mengatakan perasaanku tengah malam di rumahnya, saat itu dia mengatakan lebih memilih Key sunbae. Rasanya hatiku hancur seketika, tapi aku tak bisa menahan diri untuk tetap ada di samping gadis ini, ntah mengapa.

“Bukan Lee Tae Min sunbae, tapi Key sunbae ….?” tanya Mi young seolah pada dirinya sendiri”

“Siapa Lee Tae Min? Aku dengar dari Young Min, Min Ah juga terus menanyakan Lee Tae Min” tanyaku hati-hati, Mi young hanya menatapku dengan tatapan sedih lalu menggeleng.

=======End of Kwang Min PoV======

========Author PoV===========

Waktu istirahat

@Anyang High School

“EONNI!!” seorang yeoja berambut panjang lurus, dengan tinggi semampai menghampiri Mi young yang keluar dari reguler kelas seorang diri. Min ah benar-benar hampir pingsan disuruh latihan terus menerus karya-karya chopin oleh Seung Ho songsaeng. Mana sudah 2 hari dia sama sekali tidak tidur karena alasan yang sama dengan Mi young. Ya, Seung ho songsaeng tetap menjadi guru piano di Anyang high, walau awalnya sempat cemas, Kyuhyun songsaeng  sudah meyakinkan Min ah dan Mi young kalau sekarang Seung ho songsaeng hanya manusia biasa dan tidak akan macam-macam dengan mereka.

“Min ah, bagaimana? Selain kita berdua apa yang lain ada yang kenal pangeran Tae Min? Apa kau berhasil membujuk Kyuhyun dan raja Yesung untuk membuat kita bertemu pangeran Tae Min?”

“Tenanglah~ bagaimana kalau ada yang mendengar?” Min ah menarik Mi young ke arah lorong kelas yang sepi “ Aku tadi bertemu dengan Key sunbae itu, dia benar-benar berbeda dengan pangeran Tae Min! Key sunbae itu sangat cerewet dan galak, benar-benar berbeda dengan pangeran Tae Min yang berkharisma, bisa-bisanya Young Min berpikir aku menyukainya”

“Dengar Min ah, sepertinya…”

“Arra…. keberadaan Tae Min sunbae seperti benar-benar ditukar dengan Key, kau tahu, Young Min mengira aku naksir pada Key sunbae, Kwang Min juga kan.. padamu?” bisik Min ah.

Mi Young menganguk, wahh tumben nih Min Ah cerewet gini pikir Mi young, dia melihat Min Ah mengerenyitkan kening, dia tahu Min ah sama sepertinya terlihat lelah karena tidak tidur dua malam, aku tahu.. kami takut tidur, dan melupakan pangeran Tae Min..

“Kalian…. apa yang kalian diskusikan disini? bel selesai istirahat sudah berbunyi!” entah sejak kapan Seung Ho seonsaeng menatap tajam mereka berdua, Mi young dan Min ah hanya menganguk sedikit dan bersiap pergi namun …”kalian pergilah ke UKS, orang yang ingin kalian temui ada disana”

“MWO?” ucap Min Ah dan Mi young berbarengan, Sementara Seung ho hanya tersenyum penuh arti dan berjalan melewati mereka. Sedetik kemudian Min Ah dan Mi young pun sudah pergi ke arah UKS. Dan begitu Seung ho seonsaeng berjalan ke arah ruang musik, dia berpapasan dengan Jo Twins.

“Jo Young Min…”

“Nee sensei…” ucap namja berpakaian seragam nuansa merah, dasi yang dikenakannya disulan tulisan huruf M besar dengan benang berwarna emas, lambang Musical class.

“Sebaiknya kau cepat ke kelas bersamaku! Jangan khawatirkan Min Ah…” tambahnya lagi begitu melihat Young Min akan menjawab “Min ah di UKS, dia butuh istirahat dan begitu pun Mi young”

“Mi young…”

“Jo Kwang Min, sebaiknya kau cepat masuk kelas juga sebelum Kyuhyun seonsaeng punya alasan menghukummu” potong Seung ho membuat Kwang Min terdiam seketika “Kalian berdua bisa mengunjungi ‘kedua putri’ kalian itu nanti, sekarang biarkan mereka tidur”

“Tidur?” bisik Kwang Min bingung sambil menatap punggung punggung Seung ho dan Kwang Min yang menjauh ke arah musical class. Dia pun memutar dirinya ke arah UKS yang berlawanan arah dengan kelasnya, kalau saja Kyuhyun seonsaeng tidak muncul dari lorong di sebelahnya.

“YA! Jo Kwang Min! Kesana bukan arah kelas! Jangan bilang kau ingin melarikan diri dari kelas?! Kau tentunya ingat hari ini ulangan fisika kan?” sindir Kyuhyun seonsaeng membuat Kwang Min membeku seketika, apalagi ketika Kyuhyun mendekati dan menepuk pundaknya “Tenang saja, aku sudah menyiapkan soal yang sangat spesial untuk ‘putri’ mu itu nanti, saking spesialnya mungkin sampai dia tidak bisa mengerjakan satu soalpun kalau kau tidak mengajarinya”

“Putri?” Kwang Min bingung, tapi Kyuhyun seonsaeng sama sekali tidak menjawab dan hanya memberi isyarat agar mengikutinya ke arah kelas reguler.  Kwang Min yakin maksud Kyuhyun seonsaeng pasti Mi young, siapa lagi yeoja yang dekat dengannya. Tapi kenapa tiba-tiba Kyuhyun  dan Seung ho seonsaeng memanggil Mi young  dengan sebutan ‘putri?

============Lee Tae Min PoV==========

Beberapa jam kemudian

@Anyang High School

“Pantas juga kau berpakaian seperti itu?” suara dingin yang sangat ku kenal membuat ku berbalik, ternyata seperti yang ku kira Seung Ho hyung sudah ada menunggu ku di depan UKS, aku hanya tersenyum. Tipis. Ya, saat ini aku sedang menyamar menjadi dokter mengikuti saran Seung Ho hyung agar siswa yang melihatku tidak bertanya-tanya siapa aku. Dia bilang aku terlalu mencolok.

“Kau sudah bicara dengan kedua putri?” selidik Seung ho hyung sambil berjalan disamping ku “jangan bilang pada akhirnya kau menghapus ingatan kedua putri”

“Aku benar-benar tidak menyangka mereka memutuskan untuk terus mengingatku” ucap ku tersenyum mengingat percakapan ku dengan putri Min Ah dan Mi young tadi “kau tidak usah khawatir dengan mereka, setelah ini mereka tidak akan lagi punya alasan untuk tidak tidur”

“Hahahhahaha…. kau lucu sekali, aku? Mengkhawatirkan mereka?”

Aku hanya tersenyum tipis, lagi. Seung ho hyung sekarang ini hanya manusia biasa setelah kekuatan shamannya dia habiskan untuk menyembuhkan lukanya yang disebabkan Kyuhyun seonsaeng jadi tentu saja membaca perasaannya semudah aku membaca buku yang terbuka.

“Eh …. itu Jo Twins”

“Hmm?” aku mendongak begitu menyadari Jo Twins berjalan ke arah kami dan berhenti di depan kami. Aku bisa melihat si kembar ini melihatku dengan penuh minat.

“Seung Ho seonsaeng, apakah dokter ini yang memeriksa Mi Young dan Min Ah tadi?” tanya Kwang Min masih tetap menatap ke arahku dengan tatapan bingung. Aku tahu dia agak meragukan diriku benar-benar seorang dokter karena tentunya aku terlihat sebaya dengan mereka.

“Ya, dia adalah dokter Lee”

“Bagaimana keadaan Min ah? Dia baik-baik saja kan? boleh aku menjenguknya sekarang?” cerocos Young Min padaku, beda dari kembarannya yang gampang curigaan, dia memang tidak terlalu ambil pusing.

“ Mi young bagaimana?” tambah kwang Min

“Tenang lah, mereka baik-baik saja hanya kurang tidur dan sekarang sedang tidur setelah aku beri semaca obat, kalian boleh mengunjunginya sekarang tapi jangan bangunkan mereka, arraseo?” jelas ku pada si kembar, mereka berterima kasih padaku lalu langsung pergi bergegas ke arah UKS. Jujur aku masih sedikit iri pada Jo twins. Aku pun menghentikan langkahku dan berbalik.

“YAA~ JO TWINS!”

“Eh?…” Kwang Min dan Young Min ikut berhenti dan berbalik ke arahku, Young Min kentara sekali  terlihat tidak senang aku panggil, membuatku ingin sedikit menjailinya “Kalian berdua, terutama kau Jo Young Min, awas kalau kau berani-berani nya merealisasikan apa yang baru saja kau pikirkan”

“M…MWO?” wajah Young Min berubah semerah tomat membuat  aku tersenyum bahkan Seung ho hyung sampai tertawa. Kwang Min menyipit curiga sebelum tersenyum ke arah kwang Min, sepertinya sebagai kembarannya kwang min bisa menebak apa yang Young Min pikirkan “K.. kenapa! YAA~~ AKU TIDAK BER-“

“Yang jelas Min ah pasti bisa membunuh mu kalau kau melakukan itu” tambahku pada Young Min sambil kamudian berbalik, di belakangku Young Min terus menerus menyangkal.

“Kau tahu pangeran…. sekarang aku bisa melihat kau benar-benar tersenyum” Seung ho hyung menepuk pundakku keras.

“Ya, kali ini aku benar-benar tersenyum”

============Lee Tae Min PoV end============

Author : ada yang mau tahu Young Min mikirin apa? Jadi si pirang mesum (?) ini mikir mau diem-diem nyium pipi  atau dahinya nya Min Ah yang lagi tidur. Bukan bibir ya sodara-sodara, mana berani diaa >.< *authordisepakyoungmin

===========Mi Young PoV==========

Malam harinya

@Kediaman keluarga Kim

“MWO YA?? APPA MAU MENIKAH LAGI?” aku langsung melepaskan pisau dan garpuku seketika hingga membunyikan bunyi trang yang cukup keras. Aku tahu ada hal penting yang ingin appa bicarakan padaku sampai appa tumben-tumbennya makan malam di rumah. Tapi kenyataan appa ingin menggantikan sosok eomma, sungguh tidak bisa aku percaya. Selama 10 tahun ini setidaknya aku tidak pernah mendengar appa mempunyai hubungan khusus dengan wanita lain.

“Kau tidak akan menentangnya kan?” tanya appa ku penuh harap. Matanya yang biasanya tajam, terlihat teduh menatapku. Aku balik menatap tubuh kurusnya yang terlihat lelah, uban juga sudah mulai terlihat bermunculan di rambutnya. Padahal dia masih berumur 45 tahun, tapi aku tahu sulitnya dia memimpin rumah sakit kami dan pedih hatinya karena ditinggalkan eomma, tapi tetap saja …..

“Siapa wanita itu appa? Apa aku mengenalnya?”

“Namanya Kim Sae Ri, dia adalah seorang musisi wanita yang terkenal, cantik dan baik, dia juga punya anak yang seumuran dengan mu, tapi sepertinya kau tak pernah bertemu dengannya”ucapnya bersemangat “kau akan menyukainya! Bagaimana kalau besok appa memperkenalkan dia padamu? Sambil dinner, sudah lama kita tidak makan malam di luar” tambah appa ku antusias, aku tak pernah melihatnya seantusias ini membicarakan orang lain, appa begitu jujur…

Jujur?

“Appa…. aku, aku ingin pindah k musical class”

“Eh?… Mi young, kenapa tiba-tiba …..”

“Appa, aku… “ aku berdiri dari kursiku dan membungkukkan tubuhku ke arah appa “maafkan aku, aku benar-benar tidak bisa menjadi dokter, aku ingin menjadi pianist pa….”

“MI YOUNG KAU….”

GREEKKK… suara kursi digeser, aku yakin sekarang appa sudah berdiri dan melihatku, dari nada suaranya aku tahu dia marah

“Mian pa….”

“Kalau kau tidak menjadi dokter, terus siapa yang akan meneruskan rumah sakit kita?Jawab appa, Mi young! Oppa mu itu sudah tidak dapat diandalkan dan ….”

“Tenang saja appa…. kan ada dia” suara yang sangat ku kenal membuatku mendongak, dan aku mendapati oppa kesayanganku yang mirip dinosaurus (?) itu bersender di pintu ruang makan sambil menunjuk namja disampingnya yang tak lain adalah Kwang Min, Kwang Min yang ditunjuk kentara sekali bingung.

“Jonghyunnie oppa!!” aku langsung berlari dan memeluk oppa kesayanganku itu dan oppa dengan sayang mencium kedua pipi ku, biasanya aku akan menghindar kalau oppa ku yang maniak skinship ini mencoba menciumku, tapi kali ini aku biarkan. Ngg… apa perasaanku saja ya? Kwang Min terlihat cemburu, hehe…

“Maksudmu apa Jonghyun? Ah… dasar anak bodoh! Kenapa baru pulang heoh?”

“Jadi …”Oppa memutar tubuhku menghadap kembali ke arah appa, aku masih segan memandang wajah appaku “tadi waktu di depan, aku melihat anak kurus ini, aku sudah selidiki appa, dia bercita-cita kuliah di Seoul University untuk menjadi dokter selain itu dia peraih olimpiade sains tingkat nasional, peringkatnya juga disekolah selalu yang pertama, bagaimana?”

“Hyung, apa maksudmu?” Kwang Min kelihatan makin bingung, aku juga langsung merasa ada yang tidak beres, jangan bilang kalau….. aku langsung menggelengkan kepalaku keras-keras.

“Bagaimana appa? kau setuju kan Kwang Min menjadi menantumu, dia bisa mengurus rumah sakit kita kelak”

JLEB

“OPPPPPAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!” aku langsung berbalik memukul dada oppaku yang malah tertawa terbahak-bahak, SUMPAAHHH RASANYA AKU MALUUUU SEKALI!!!! Kenapa oppa harus bicara hal memalukan seperti itu? Apa nanti yang Kwang Min pikirkan? Rasanya setelah ini aku sama sekali tidak bisa menatap langsung wajah Kwang Min!!

“Hmmm… dulu ketika SMP kita pernah mengobrolkan? Kalau tak salah nama mu Jo Kwang Min? Kau merawat putriku dulu saat dia sakit”

“Ah… nee..ajusshi…” aku bisa merasakan dari suaranya Kwang Min agak grogi, sedangkan aku masih sibuk mencubiti oppaku yang masih tertawa kecil. Tapi kata-kata appa selanjutnya membuatku hampir terkena serangan jantung

“Jadi Kwang Min~ah, sudah berapa lama kau berpacaran dengan putriku?”

“Eh? E…ehhhhh??”

Rasanya aku ingin langsung gali lobang dan dikubur hidup-hidup

============Mi Young PoV end============

============Author PoV============

@Malam keesokkan harinya

“Terus….. apa jawaban Kwang Min? “ tanya suara yeoja disebrang terdengar sangat antusias, Mi young membenarkan headset di hpnya, pikirannya menerawang.

“Dia bilang…. aku menolaknya, tapi ….” pipi Mi young tiba-tiba menghangat mengingat kata-kata selanjutnya Kwang Min kemarin malam “dia bilang akan tetap menungguku karena dia menyukaiku”

“DIA MENGATAKANNYA DEPAN APPA MU?” Min ah terdengar heboh, membuat Mi young  melepaskan headsetnya, bisa-bisa dia tuli mendadak mendengar suara Min ah yang  tiba-tiba keras

“Kau berisik sekali si Min ah? Bisa aja mengatai aku berisik dan cerewet” gumamk Mi young sambil memakai bondu berwarna keemasan.milik eommanya dulu, ya, malam ini dia akan bertemu dengan calon istri appanya, nona Kim juga anak nona Kim itu yang berarti suatu saat dia akan menjadi saudara Mi young.

“Lalu bagaimana? Apa yang terjadi selanjutnya?”

“Aku kabur ke kamar lah …. Min ah, aku merasa Kwang Min mengira aku marah, padahal aku kabur ke kamar karena aku  malu sekaliiiiiii!! Masa tadi mulai dari pagi dia menjemput ku, di sekolah, bahkan ketika mengantarkan ku pulang dia mendiamkan aku terus??”

“Mi young babo! ~ seharusnya kau jujur saja-“

“Stop! Sebelum kau terus menceramahiku, kau sendiri bagaimana dengan si pirang menyebalkan itu?”

“Si..siapa maksud mu?”

“Jangan pura-pura bego, Young Min, aku dengar kalian nge-date yahhhh????”

“HAAAHHH? A..aku…”

“MI YOUUUNGG???! APA KAU SUDAH SIAP?” suara appa nya Mi young seketika membuat Min ah disebrang agak lega.

“NEE~~ JJAMKAMAN APPA~~”

“Sudah,,, appa mu sudah memanggil, aku juga mau pergi dengan eomma ku, bye Mi young”… tiiiitttttt………..tiiiittt……………

Mi young hanya geleng-geleng kepala, dia pun kembali mengecek inbox, ternyata…sama sekali tidak ada e-mail dari Kwang Min. Mi young benar-benar tidak bisa merasa tenang.

===========Author PoV end==========

=========== Mi young POV==========

@Maxz Restaurant

“Wahhahahha….kalau Mi young, ulang tahun dia tanggal 9 Februari, jadi putrimu tanggal 11 Mei ya? wahhh kau nanti menjadi eonni loh Mi young” Appa menyenggol pundakku, aku tahu dia meledekku. Lagian apa-apaan eonni dongsaeng gitu, aku dan putri nyonya Kim ini lahir di tahun yang sama dan hanya terpaut 3 bulan.

“Aku lebih memilih menjadi dongsaeng saja” kataku keras kepala sambil memakan steak ku, bisa kulihat appa melihatku dengan pandangan lasernya.

“Hahhhhahaha…. tidak apa-apa, lagian putriku itu lebih tinggi darinya dan lebih terlihat dewasa”

“Jadi aku masih anak-anak?” katau agak kesal, ntah mengapa mengetahui Kwang Min cuek padaku membuat aku jadi agak uring-uringan begini, bahkan appa sampai diam-diam mencubit tangan ku agar aku menjaga sikap”

“Mi Young… bersikaplah sopan!”

“Gwenchana, Mi young benar-benar manis, eh aku dengar kau sekolah di Anyang High School ya? putriku juga sekolah disana. Ahh… sebelumnya aku minta maaf dia telat datang, dia ada sedikit keperluan bersama temannya yang pirang itu” jelas wanita cantik dihadapan kami, aku akuin dia sangat anggun, walau tetap tidak bisa menyaingi eommaku

Pirang? Pikiran ku tiba-tiba langsung ke arah si bodoh Young Min, ahhahaha dasar Mi young, namja berambut pirang di Anyang high itu banyak sekali, tidak mungkin maksudnya Young Min dan putrinya itu adalah …..

“Mi Young? Apa yang kau lakukan disini?”

Aku mendongak dan hampir tak bisa mempercayai mataku menatap sosok jangkung di hadapanku, seorang gadis cantik berambut panjang  dengan dress berwarna putih menatapku tak kalah terkejutnya.

“Min ah…. jadi kau….. dan nyonya Kim Sae Ra?”

“Ya, dia ibuku, jangan-jangan kau dan tuan Kim?”

Aku benar-benar tak habis pikir, ternyata dunia itu sempit sekali

~~~TBC~~~

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

9 thoughts on “Secret Wish – Part 11”

  1. hemmm. mereka nggak inget sama orang tua mereka saat mereka tukar tubuh karena kekuatan taemin, ya? ah, saya mau taemin nongol lagi. #hela napas berat

  2. ga nyangka klo mereka bakal jadi sodara bneran… ^^
    Gimana jug sama Tetem nya nanti??
    Makin penasaran Thor..!!
    next part … 🙂

  3. ingatan Miyoung dan min ah dihapus pangeran taemin jg yaa?! Koq mrka sama sekali g mengenali tuan/nyonya kim? aahh aku jd penasaran dg pertemuan mereka di ruang UKS..
    wahh min ah-mi young bkln jd saudara beneran. Tuan Kim g perlu khawatir mikirin penerusnya skrg selain ada Kwang min calon menantunya skrg ada Min ah yg mmg brcita² jd dokter. Nyonya Kim sae ra jg ada mi young yg bkln gantiin min ah kkkk~
    Next!! next!!

  4. cuap2 dkit ah sebelum baca . . .

    akhirnya muncul juga nie . . .
    Eonni bnr2 bkin penasaran nie . . .
    Hampir aku putus asa nungguin nie ff udh ampir 2 bln g muncul2 . .

    Maklum deh nie ff yg bnr2 aku up 2 date dr awal. . .
    Sukses terus bwd karya2nya eonn . .

  5. eerr… Aq bc ff ini dr awal loh #gadaYgNanya
    aq nungguin part ini dah lama, eehh mlh bru muncul skrg >,<

    eh.. Untung si tetem gajadi mati , si JIW ngagetin aja siih,

    lanjut sampe kelar ya…

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s