Shocking Change – Part 1

Author : Lee mincha

main Cast : Tiara Komanichi, Lee jinki, Monic stroch, Choi minho cast

support cast: , lee taemin, minho appa, and anothers

Genre : fantasi

Length: sequel

Genre: romance, imagination

Rating : General

Summary: ini ff buat tiara chingguku tersayang kekekekekekeke

Tiara  pov

Aku terus berlari menghindari para bodyguard itu, aish…. Kemana lagi aku bisa pergi? Aku kemudian melihat seorang yeoja yang akan menutup cafénya. Aku berlari kearahnya.

Monic: Hi…… apa yang kau lakukan malam-malam begini? Café ini sudah tutup.

Tiara: aku tidak sedang ingin makan, tolong aku… sembunyikan aku….

Monic: dari siapa?

Tiara: itu…

Aku menunjuk para bodyguardku yang celingak-celinguk mencariku

Monic: mereka mau apa?

Tiara: mereka ingin menculikku!

Monic: mwo??? yasudah, kau sembunyi sana di bawah meja kasir.

Aku bersembunyi di bawah meja kasir dan yeoja itu berdiri menutupiku.

Bodyguard1: selamat malam nona, apa kau melihat seorang gadis?

Monic: sedari tadi aku sendirian, pelanggan terakhirku pun seorang namja itu sudah 20 menit yang lalu.

Bodyguard2:  tidak mungkin juga dia ke sini, yasudah cari lagi saja

Kemudian aku mendengar para bodyguard itu pergi

Piuh………. Akhirnya bisa bernafas lega. Akupun kemudian keluar dari persembunyianku.

Aku menatap yeoja itu, sepertinya ia bukan orang korea, rambutnya pirang, matanya biru dan hidungnya mancung plus tingginya yang kurasa sebahu oppaku. Wes… aku merasa semakin pendek saja.. hiks…hiks….

Ia sudah menutup  café ini, sekarang kami duduk di dalam café dan mulai berbicara.

Tiara: aku tiara….. tiara komanichi…

Monic: aku monic. Monic stroch.

Tiara: kau bukan orang korea ya?

Monic: bukan, aku campuran Indonesia dan England

Tiara: pantas saja.

Monic: kau sendiri?

Tiara: aku orang korea, aku campuran juga tapi campuran Indonesia Korea. Appaku orang korea dan ummaku orang Indonesia.

Monic: wah… senang sekali bertemu orang Indonesia kekekekekekeke

Tiara: apa ini cafemu?

Monic: bukan, aku hanya bekerja di sini untuk tambahan biaya hidupku.

Tiara: aku kira café ini punyamu.

Monic: anyi… bisa kau ceritakan tentang hal tadi?

Aku mulai bercerita tentang kisah hidupku padanya dan juga pada readers.

Aku tiara, sebenarnya aku punya nama korea tapi aku tidak suka dengan nama itu karena ada unsur appaku. Kalian tahu kenapa aku membencinya? Karena ia tak pernah punya waktu untuk bundaku, dia sibuk dengan istri muda yang ada di korea sampai akhirnya pada saat bundaku meninggal dunia ia bahkan hanya melihat bunda sebentar lalu pergi. Betapa sakitnya hatiku saat itu dan bahkan masih terasa sampai sekarang. Appa punya dua istri yaitu bunda dan seorang yeoja korea, bunda bilang appa terlebih dahulu menikahi bunda, tapi karena bunda tak juga mempunyai keturunan ia menikahi seorang yeoja korea sehingga menghasilkan seorang anak yang sekarang menjadi oppaku.  Tapi selang 3 tahun kemudian akupun lahir.

aku sangat tak suka pada oppaku itu, ia sangat pintar, tampan, dan terkenal karena ia adalah member salah satu boyband korea yang terkenal. Ia membuat appa tak lagi menganggapku dan sibuk dengannya, aku tinggal di sebuah rumah di bussan dan kami tak pernah bertemu. Namun semenjak oppa memilih menjadi artis appa tak punya orang untuk melanjutkan perusahaannya, dan akhirnya akulah yang kena batunya. Aku dipindahakan ke seoul dan tinggal bersama mereka, aku dipaksa belajar dan menjadi seorang putri yang manis dan baik, cih… aku benci hal itu. akupun mencoba memberontak dengan caraku sendiri, aku sering pindah-pindah sekolah karena di D.O, tidak pernah mengikuti permintaan appa dan sering kabur dari rumah. Aku tidak suka terkurung di sangkar emas itu, sungguh sangat menyebalkan, tak ada teman, pacar, apalagi kebebasan.

Monic: karena itukah kau ada di sini?

Tiara: ne, kau tahu bahkan aku pernah berfikir, “lebih baik jadi gembel asal aku bebas dan bahagia”

Monic: kau ini ada-ada saja. Lalu sekarang kau akan kemana?

Tiara:  molla……

Monic: kalau kau mau kau bisa tinggal bersamaku, aku tinggal sendiri di korea dan orang tuaku ada di Indonesia.

Tiara: apa kau serius? Kau bahkan baru mengenalku, apa kau tidak takut aku akan macam-macam atau bahkan mencuri?

Monic: kau kan yeoja, kenapa aku harus takut? lagi pula aku tak punya benda berharga yang bisa kau curi.

Ia membawaku ke rumahnya,  lebih tepatnya sebuah apartemen sederhana yang hanya memiliki satu kamar.

Monic: maaf, tempat ini tidak besar.

Tiara: bisa menumpang saja aku sudah syukur.

Kami pun duduk di ruangan kecil yang ada di sebelah kamarnya yang tak besar.

Monic: besok pagi aku harus sekolah kau bagaimana? Kau tidak sekolah?

Tiara: Kan sudah kubilang aku di D.O . kau sekolah di mana?

Monic: aku sekolah di international art School.

Tiara: jadi kau hoby seni?

Monic: tidak juga, aku masuk ke sekolah itu karena hanya sekolah itu yang mau menerimaku. Sebenarnya aku juga kabur dari orang tuaku

Tiara: kabur?

Monic: mereka bercerai dan aku tak suka hal itu, jadi kuputuskan untuk pergi.

Tiara: ternyata hidupmu tak jauh lebih baik dari hidupku

Monic: jadi bagaimana?

Tiara kemudian mengeluarkan beberapa uang yang sempat ia ambil dari ATMnya.

Tiara: apa ini cukup untuk masuk ke sekolahmu?

Monic: YA! Ini bahkan cukup untuk menyogok guru itu agar ia meluluskanmu saat ujian nanti!

Tiara: baguslah. Kau punya gunting? Aku ingin menggunting rambutku, aku ingin buat sedikit penyamaran dengan rambut pendek.

Monic: ini.

Aku menggunting rambutku menjadi sangat pendek seperti rambut monic, hanya saja model rambutku jadi mirip dengan rambut Oppa saat Ring ding dong sedang monic rambutnya  bermodel bop sebahu.

Keesokan harinya aku berhasil sekolah di sekolah yang sama dengan monic hanya saja kami duduk terpisah. saat itu aku melihat monic duduk dengan seorang namja, aku mengenalnya ia adalah Lee taemin, mati aku jika dia mengenalku. Setahuku dia sangat dekat dengan oppaku, tapi syukurlah dengan rambut pendekku ia tak begitu mengenalku. Lagipula setiap ia datang ke rumah aku akan selalu mengunci diri di kamar, alasannya karena aku malas bertemu dengan oppaku.

Saat istirahat…

Tiara: YA! Aku ingin duduk sebangku  denganmu.

Monic: aku sih tidak masalah, hanya saja aku rasa taemin mungkin tidak mau, dia bahkan mengusir orang yang pertama sebangku denganku hanya karena ia ingin duduk denganku. Ia bahkan memarahiku saat aku minta pindah duduk

Tiara: kenapa tidak kau paksa dia pindah, apa kau tidak bosan?

Monic: dia bilang tak ada yang mau sebangku dengannya kecuali aku, dia bilang hanya aku temannya di sini.

Tiara: biar nanti aku membujuknya

Monic: coba saja jika kau bisa

Aku memasuki kelas dan menghampiri taemin dan monic yang asik mengobrol, namja itu terus tersenyum pada monic, apa dia menyukai monic? Tentu saja, yeoja itu sangat baik. Akupun menghampiri mereka

Tiara: hai taemin..

Taemin:wae?

Tiara: apa aku boleh duduk dengan monic? Aku hanya berteman dengannya

Taemin: mian, aku tidak bisa, karena aku juga hanya berteman dengannya.

Tiara: tapi….

Baru saja aku akan berbicara ia memalingkan wajahnya dan menghadap pada monic melanjutkan pembicaraan mereka, aku menatap monic, yeoja itu hanya bisa mengangkat bahu, bisa kubaca dari tatapannya ia berkata “sudah kubilang kan?”

Sejak tinggal dan hidup bersama monic aku jadi sering sekali tertawa karena ulahnya yang suka marah-marah sendiri pada pelanggan. Ia bilang semua pelanggan itu cerewet. Aish… dia memang lebih dewasa dibanding umurnya tapi terkadang sifak anak-anaknya masih sering muncul

. Hari ini hari sabtu, karena dia libur aku mengajaknya jalan-jalan ke Lotte world.

Monic: tempat apa ini?

Tiara: tempat yang menyenangkan, kau belum pernah ke sini kan?

Monic: belum..

Tiara: hari ini aku traktir naik semua wahana

Monic: benarkah? Kau baik sekali

Ia mencubit pipiku, orang –orang yang melihat pasti menyangka kami lesbian hahahahaha

Monic pov

Aish… kenapa aku kebelet di saat seperti ini? Sebaiknya aku ke toilet dulu. Aku minta izin pada tiara dan bergegas ke toilet. Saat telah selesai akupun kembali ke tempat asalku, tapi diperjalanan menaiki tangga kecil setelah toilet aku menabrak seseorang sehingga aku terjatuh dari tangga yang memiliki 5 anak itu, tidak tinggi tapi aku bisa rasakan sakit di pergelangan kakiku.

Namja: kuenchana?

Aku mendengar suara beratnya aku masih meringis kesakitan, namja ia memakai baju tebal, kacamata dan topi sehingga menutupi wajahnya. Aku tidak bisa melihat wajahnya kecuali hidungnya yang sangat mancung. Aku tak menanggapiya dan hanya meringis kesakita. Kemudian ia membantuku berdiri dan menuju sebuah bangku panjang. Ia mulai membuka sepatuku..

Monic: apa yang kau lakukan?

Namja: tenanglah, aku akan memijit kakimu

Monic: nanti kalau salah urat gimana? #dasar idiot!!! Mana tahu dia salah urat

Namja: tenang saja, aku sering mengalami terkilir saat olahraga. Aku tahu apa yang kulakukan

Ia mulai memijit kakiku dan benar, sakitnya berkurang.

Namja: nanti setibanya di rumah kompres dengan air hangat ya….

Monic: ne……

Ia kemudian berdiri dan merapikan bajunya berniat pergi.

Drt..drt…drt..

Ponselku bergetar

Monic: ne tiara….. aku akan segera ke sana

Ia berbalik saat aku menyebut nama itu.

Monic: wae?

Namja: anyi….

Monic: aku pergi dulu ya

Aku meninggalkannya sambil berjalan tertatih-tatih# LEBAY

Tiara: kenapa kau lama sekali?

Monic: tadi aku menabrak seseorang dan terjatuh

Tiara: kuenchana?

Monic: ne, ia sudah memijat kakiku, dia hebat sekali bahkan sakitnya jauh berkurang sekarang.

Tiara: siapa dia?

Monic: molla, aku tidak bisa melihat wajahnya, pakaiannya sangat rapat menutupi hampir semua tubuhnya, aku bahkan hanya bisa melihat hidungnya yang mancung, dan kau tahu? Dia itu sangat tinggi.

Tiara: kenapa tidak tanayakan namanya?

Monic: sepertinya dia sedang buru-buru

Taemin pov

Kenapa dia lama sekali datang? Tumben, bukankah dia selalu bilang time is money? Atau apa mungkin dia sakit?

Baru saja aku sibuk memikirkannya dia pun datang, tapi ia kelihatan sedikit sulit berjalan dan digandengn oleh yeoja aneh yang merah-marah padaku kemarin. Aku tidak terlalu suka pada yeoja itu, sejak monic berteman dengannya ia jadi jarang main denganku. Kenapa dia selalu bersama monic?

Taemin: kau kenapa? Apa terjadi sesuatu?

Tiara: kemarin dia ditabrak truk!

Taemin: mwo?

Monic: anyio.. kemarin aku menabrak seorang namja di lotteworld dan jatuh di sebuah tangga kecil.

Aneh sekali, hyung bilang ia kemarin menabrak seorang yeoja di lotte world, apakah itu monic? Hyung bilang yeoja itu memiliki mata daun berwarna biru yang sangat indah. Apa mungkin itu monic? Tapi syukurlah mereka tak sempat berkenalan, jadi aku tak perlu khawatir kekekekekeke

Taemin: yasudah sini aku bantu jalan.

Monic: aku bisa jalan sendiri, tiara saja yang berlebihan dan memegangiku

Akhirnya ia duduk di bangku di sebelahku, entahlah setiap melihatnya duduk di sebelahku dipagi hari dan tersenyum manis padaku membuatku bersemangat untuk menjalani hariku yang melelahkan.

Taemin: apa kau sudah mengompres kakimu?

Monic: taemin, aku sudah bilang aku tidak apa-apa

Taemin: aku mengkhawatirkanmu…

Monic: thanks for that

Taemin: apa kau akan bekerja di café siang ini?

Monic: tentu saja…

Taemin: aku ingin kau datang ke acara comeback stageku sore ini.

Monic: aku tidak mungkin meninggalkan pekerjaanku….

Taemin: jhebal???? Aku bahkan sudah punya tiket untukmu agar kau bisa duduk di bangku paling depan.

Monic: bukankah kau tahu aku bekerja di café dengan hitungan jam? Aku bisa kehilangan 3 jam gajiku.

Taemin: aku akan menggantinya,

Monic: kau sudah tahu aku tidak suka kau memberiku uang meskipun itu ganti rugi.

Taemin: kalau begitu aku akan mentraktirmu ke lotte world. Mau kan?

Ku perlihatnya wajahku yang paling manis padanya untuk membujuknya hadir. Sudah lama sekali aku tidak comeback, rasanya sangat gugup, mungkin dengan kehadirannya aku tidak akan terlalu gugup.

Tiara: ada apa ini?

Monic: apa kau mau ikut denganku?

Tiara: kemana?

Monic: ke acara comeback stagenya SHINee.

Taemin: jadi itu berarti kau akan datang?

Tiara: anyi… aku ada urusan sedikit.

Aku gugup sekali, sudah lama sekali tidak tampil di korea kesibukan di jepang membuatku jarang tampil dihadapan fans koreaku. Lagipula ini comeback stage, jika salah sedikit semuanya bisa kacau. Diamana monic? Kenapa ia belum juga menelfonku?padahal sudah kubilang untuk menelfonku, aku ingin sekali mengenalkannya pada hyungku. Mereka penasaran sekali dengannya karena aku selalu cerita tentangnya pada mereka.

Drt…drt….drt…

Taemin: odieso?

Monic: aku diluar? Apakah tidak akan jadi masalah jika kau mendatangiku? Disini ramai sekali oleh fansmu.

Taemin: tenang saja aku akan suruh menejerku menjemputmu. Kau pakai baju apa?

Monic: aku masih pakai seragam, aku belum sempat ganti baju, tadi aku dari café dan langsung ke sini.

Taemin: tungguulah menejerku akan menjemputmu

Bip….

Taemin:  menejer hyung, bisakah kau menolongku?

Menejer: apa?

Taemin: chingguku ada di luar, aku ingin kau membawanya ke sini.

Menejer: bagaimana cirri-cirinya?

Taemin: dia seorang yeoja dan memakai seragam sekolah yang sama denganku, yeoja itu berambut sebahu hitam lurus, tingginya kira-kira sedaguku, ia putih dan memiliki mata biru yang indah, ia juga sangat cantik

Key: aigo, taeminie… kau mengajaknya ke sini?

Taemin: ne…. bukankah hyung ingin bertemu dengannya?

Menejer: aku akan menjemputnya sekarang.

Onew: apa kau sudah bilang kau suka padanya?

Taemin: belum, aku masih belum berai hyung.

Key: kau harus bisa, nanti keburu diambil orang.

Taemin: kekekekekeke

Tak lama kemudian monic datang bersama menejer hyung, I memang benar masih memakai seragam. Tak tahukah dia jika ingin nonton tak boleh pakai seragam sekolah?

Taemin: kenapa kau lama sekali?

Monic: tadi aku ke café dulu dan mengantar tiara mencari bus, ia bahkan tidak tahu bus pulang.

Minho: kau? Bukankah kau yeoja yang wkatu itu aku tabrak di lotteworld?

Monic: ne?

Minho: kau pasti tidak mengenalku karena aku sedang menyamar waktu itu. bagaimana kakimu? Apakah masih sakit?

Monic: benarkah? Penyamaran yang hebat! Aku sungguh tak bisa mengenalimu.

Aku tidak suka monic tersenyum pada minho hyung, bukankah seharusnya ia tersenyum padaku?

Taemin: YA! Aku ingin mengenalkanmu pada hyungku…..

Aku mengenalkannya pada semua orang yang ada di ruangan tunggu SHINee ini, berlebihan memang tapi biarlah.

Key: kau tidak histeris seperti yeoja lain ya….

Onew: mungkin karena ia bertemu taemin setiap hari

Jonghyun: bukankah mereka juga duduk berdua?

Monic: oh,… bagaimana kalian tahu?

Minho: maknae kami ini sering sekali menceritakanmu.

Taemin: YA! Kenapa kau masih pakai seragam? Kau tidak akan bisa masuk apa lagi duduk di kursi VIP.

Monic: benarkah? Aku belum pernah datang ke acara seperti ini sebelumnya jadi aku tidak tahu.

Menejer: yasudah, biar kupinjamkan baju milik stylist.

Ia lama sekali, padahal Cuma ganti baju.

Tuk…tuk….

Aku melihatnya keluar dari ruang ganti memakai gaun indah selutut. Sebenarnya gaun itu biasa saja, tapi karena aku baru kali ini melihatnya memakai baju seperti itu aku sedikit terkejut, apa lagi ditambah dandanan tipis di wajahnya, pasti ulah stylist noona, tapi dia sangat cantik.

Monic: aku rasa ini berlebihan.

Taemin: anyi…. Yeppo!!

Author pov

Akhirnya acara comeback SHINee berjalan lancar, setelah acara ,diruang ganti monic juga sudah mengganti bajunya lagi.

Monic: aku pulang dulu ya…

Taemin: tapi ini sudah malam, apa kau aman pulang sendirian?

Monic: aku sudah biasa pulang larut malam dari café.

Taemin: tentu saja, café ke rumahmu kan hanya perlu jalan kaki.

Key: yasudah, kau antarkan saja dia pulang

Taemin:tapi akukan belum punya SIM

Onew: biar aku yang antarkan.

Taemin: aku ikut ya hyung…

Onew: baiklah.

Akhirnya monic pulang bersama taemin dan onew.

Tiara pov

Beruntung sekali tadi monic tak memaksaku ikut dengannya, bisa gawat jika oppa melihatku. Ah bosan sekali dirumah ini sendirian, tak ada apapun yang bisa di kerjakan bahkan TVpun tak ada. Sebaiknya aku keluar saja mencari udara segar.

Sudah malam sekarang, apa monic masih belum pulang? Apa yang mereka lakukan? Apa mereka berkencan? Bagaimana bisa monic suka namja kekanak-kanakan seperti itu?

Lama-lama di luar dingin juga, lagipula sudah mulai sepi, aku rasa sebaiknya aku pulang lagi saja.

Saat tiba di lorong apartemen menuju apartemen monic aku melihat seorang namja berdiri di ujung lorong. Tentu saja aku mengenalnya, dia adalah onew.

Aku meneruskan langkahku, saat berjalan di hadapannya dia menyapaku.

Onew: selamat malam

Ia membungkukkan badannya, aku jadi tak enak jika mengacuhkannya.

Tiara: malam, apa yang kau lakukan di sini?

Onew: aku sedang menunggu saengku, dia sedang bicara dengan yeojachingunya.

Lalu aku melihat taemin sedang mengobrol dengan monic.

Onew: apa kau tinggal disini?

Tiara: ne, aku tinggal bersama monic. Aku masuk dulu ya…

Onew: tunggu..

Ia menari tanganku..

Onew: mereka baru berbicara sebentar, biarkan saja dulu, jangan diganggu . jarang sekali taemin betah berbicara dengan seorang yeoja.

Namja ini, baik sekali pada saengnya, mau menunggu sendiri disini tanpa melakukan apapun hanya untuk membiarkan saengnya bisa berbicara lebih lama dengan chingunya. Kasihan juga.

Tiara: yasudah….

Aku berbalik dan berniat meninggalkannya. Tapi ia memanggilku lagi

Onew: kau mau kemana?

Tiara: bukankah kau melarangku masuk?jadi aku keluar saja, bosan sekali harus menunggu orang berpacaran.

Onew: aku juga bosan, apa aku boleh ikut denganmu?

Tiara: bagaimana jika ada fansmu yang melihat?

Onew:Ini sudah lewat tengah malam, mereka tak mungkin keluyuran jam segini.

Tiara: baiklah.

Kami keluar dan duduk di taman sambil meminum secangkir kopi hangat.

Onew: siapa namamu?

Tiara: aku tiara, tiara komanichi…

Onew: kau bukan orang  korea?

tiara: aku campuran.

Onew: apa marga orangtua koreamu?

Tiara: aku tidak punya marga

Onew: bagaimana bisa?

Tiara: bisakah tidak bicarakan tentang hal itu?

Onew: baiklah, kenalkan aku Lee jinki

Tiara: kau ingin aku mmanggilmu apa?

Onew: panggil oppa saja…

Tiara: mwo? shiro..

Onew: YA! Aku lebih tua darimu

Tiara: arraso…

Onew: senang sekali bisa melihat taemin jatuhcinta, ia jadi rajin ke sekolah dan belajar. Dan juga ia terlihat jauh lebih gembira.

Tiara: cinta? Seperti apa rasanya mencintai dan dicintai?

Onew: jadi kau belum pernah jatuh cinta?

Tiara: tidak ada yang mencintaiku

Onew: bagaimana dengan keluargamu? Mereka pasti mencintaimu

Tiara: aku tidak punya keluarga, bundaku telah meninggal dan appa…. Juga tak ada.

Onew:tapi monic?

Tiara: dia bukan keluargaku, dia chingguku. Aku yakin dia bukan seorang lesbian yang mau mencintaiku

Onew: bukan itu maksudku. Dia sahabatmu, dia pasti menyayangimu.

Tiara : benarkah?

Drt….drt….drt..

Onew: ne.. hyung akan segera ke sana

Tiara: sebaiknya sekarang aku pulang.

Kami berjalan kembali ke apartemen, saat di depan apartemen taemin sudah menunggu.

Taemin: dari mana saja hyung? bagaimana bisa kau pergi bersama tiara?

Onew: aku bertemu dengannya tadi dan mengobrol sebentar.

Taemin: ayo kita pulang, aku mengantuk

Onew: baiklah. YA ! Tiara…

Tiara: wae?

Tiara: senang mengobrol denganmu, kapan-kapan kita mengobrol lagi ya…

Aku hanya menangguk dan melambaikan tangan saat mereka pergi.

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

12 thoughts on “Shocking Change – Part 1”

  1. annyeong Mincha-ssi.. Mian sebelumnya, apa kamu punya blog? perasaanku pernah baca ff seperti ini, tapi lupa dimana.. ini yang Tiara dan Monic-nya bertukar jiwa bukan ya? Mian kalo salah dan nanya2 terus.. 🙂
    Keep writing!

    1. ne, itu blog aku ^^
      kekekekekekekekekekekekeke
      aku sengaja ngepost juga keblog itu sekalian jadi arsip selain itu buat jaga2 kalau ternyata FFnya g diterima di blog ini, syukurnya FF aku lulus seleksi(?) kekekekekekeke

  2. bagus.
    tapi mincha udah pernah baca laman help us out? khusus write ff?
    maaf ya, tapi eyd-nya berantakan banget. tapi enak kok dibaca #makan kali enak.
    coba searching tentang eyd deh.

    pernah baca ff para author sf3si?
    aku berasa baca naskah drama.
    keep writing ya, mincha~ C:

    1. mian aku g jago EYD meskipun cinta bahasa Indonesia kekekekekekekekeekeke.
      emang sengaja kaya naskah drama gitu, coz aku g bisa kalau g gitu jadi bingung sendiri. maklum masih amatir. tapi jujur aku cuma bisa bikin ala drama gini 😦

      1. g apa-apa. hidup kan selalu belajar. coba aja belajar eyd lebih dalam dan bikin kata langsungnya nggak pake tanda titik dua (:) tulisan kamu pasti jadi lebih baik, meski butuh proses. orang pertama kali belajar pasti sulit. jadi jangan patah arang dan terus berusaha, ya!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s