Secretly Love – Part 5

secretly-love-1

Secretly Love – Part 5 ( Finally , I Choose You)

Main cast : Choi Minho, Park Hye Ra

Support cast : Kim Jonghyun , Lee Taemin , Krystal Jung, Cho Kyuhyun

Length : Chaptered

Rating : General

Genre : Romance,friendship

A/N :  Part 5 udah kelar! Gimana part sebelumnya?? Nyambung gak? Nah di part ini aku mau nyambungin yang bikin kalian bingung. Terus judul tambahannya? Hahaha kayaknya aku bandel -_- ,yah aku nambah judul tambahan lagi, biar lebih serg (apaan sih serg-_-) ah pokoknya lebih sesuatu gitoojh *ngomong ala syahrini *plaak! .  Oke! dari sub judulnya kalian pasti udah tahu maknanyakan? Nah kalo gitu langsung baca aja~~ cekidot! :*

Happy Reading😀

>BACKSOUND

Sunny and Luna – It’s Me ( To The Beautiful You OST)

Taemin – U (To The Beautiful You OST)

Starship Planet – White Love

IU – You And I

Seo In Guk and Jung Eun Ji – All For You

~~~~

“Dia…dia”

Drrrtt!drrrt!

”Ah~ tunggu sebentar” Minho menggantung ucapannya tadi. Rupanya Hpnya berdering, bertanda ada seseorang yang memanggilnya.

“yebeoseyo?”

“Ya! Minho-ssi! Aku ada di depan rumahmu!” sahut suara lantang dari seberang telepon

“nugu ya?” Tanya Minho.

“Aish! Baboya! Aku Hye Ra! Park Hye Ra!”pekik Hye Ra mulai kesal.

”Mwo? Hye Ra? Kau dimana? Jangan sampai kau masuk kedalam rumahku!” perintah Minho lantang. Hye Ra yang mendengar itu mengkerutkan keningnya bingung.

”wae?”

”Nanti kujelaskan! Yang jelas kau tunggu disana saja, aku akan menyusul!”

Bib! Percakapan mereka berhenti saat Minho langsung mematikan telfonnya.

”HYUNG! Bisa bantu aku?” tanya Minho pada Jonghyun yang hanya bengong kayak orang bego karna gak ada skrip dialog yang harus ia katakan *plaak! Author digampar blingers * ”Bantu apa? Ya! Kau belum memberi tahu tentang ye-”

”Nanti saja mengenai itu! Sekerang hyung harus mengikuti aku, ne?” potong Minho dan sukses membuat Jonghyun merasa jengkel. Ia mengangguk, dan akhirnya mengikuti Minho yang keluar dari kamar. ”hyung, kita harus berhati hati! Jangan sampai tahu Eomma,Appa,Nenek,dan Kyuhyun hyung, ne?” bisik Minho pada Jonghyun. Mau tak mau si jjong ngangguk dan mengikuti intruksi Minho.

Sementara itu, diluar rumah Minho. Hye Ra dan Krystal asik berbincang – bincang sesuatu untuk mengusir rasa suntuknya menunggu Minho *maklum saja, mereka emang suka ngobrol*. Sesekali Hye Ra mengarahkan pandangan pada rumah Minho yang tampak berbeda.

”Krystal-ah! Aku rasa rumah Minho tampak berbeda, aku rasa ada pesta di rumah ini..” ucap Hye Ra mengalih pembicaraan Krystal. Krystal pun mengalihkan pandangnya pada rumah Minho dan mengangguk setuju. ”Mungkin, lihat! Banyak orang orang yang berkeliaran sana – sini, aku rasa itu pelayan Minho”.

”Tapi kalau memang ada pesta di rumahnya, kenapa aku masih diajaknya untuk belajar?” bingung Hye Ra. Kemudian dari arah yang berbeda datanglah Minho dan Jonghyun.

”Hye Ra!” panggil Minho. Hye Ra yang merasa ada yang memanggilnya itu langsung menoleh, dan mendapatkan Minho yang terpongah pongah berjalan mendekatinya. Tentu saja, dada Minho terasa sesak. Mungkin karna ia berlari. ”Kenapa… kenapa ada temanmu disini?” tanya Minho sambil melirik kearah Krystal. Hye Ra tersenyum sambil nyengir – nyengir kuda. “Hehehe, tidak apakan? Aku sumpek kalau belajar berdua saja denganmu” Hye Ra melirik Krystal sebentar lalu senyam senyum sumringah.

“Tapi, kenapa aku harus menunggu disni? Oh ya.. kenapa kau tidak keluar dari pintu gerbang rumahmu?” tanya Hye Ra mulai merasa aneh. Biasanya Minho menyambutnya dari pintu depan, dan pastinya memasuki rumah itu dengan hati hati. Tapi sekarang Minho keluar dari tempat berbeda, yaitu tempat dimana Hye Ra pertama kali masuk ke rumah Minho. Seperti jalan kecil atau gang itu . *masih ingat dengan part 1? Nah jalan yang dimaksud yg ada di part 1 itu* .

“Ini.. ini mendadak, sementara ini kita harus melewati jalan yang dulu itu untuk masuk kedalam kamarku” sahut Minho memperjelas. Lalu yang disebelahnya, Jonghyun , merasa kalau ia tidak dipedulikan. Ia menyenggol lengan Minho. Minho menoleh dan mengangguk memberi aba – aba pada Jonghyun.

“Kajja!” tiba – tiba Minho menyeret tangan Hye Ra, dan Jonghyun menyeret tangan Krystal. Jonghyun dari tadi sudah tahu rencana Minho, yaitu menculik Hye Ra kembali. Tapi, kebetulan ada Krystal , dengan terpaksa mereka harus menyulik Krystal juga. Ini juga perintah dari Minho, Jonghyun tidak tahu apa yang di rencanakan Minho sebenarnya.

”Ya!Ya! Kau membawaku kemana?!” jerit Hye Ra panik

”Hye Ra? Tolong aku! Kenapa temanmu ini?!” jerit Krystal kemudian. Mereka sangat terkejut, karna tiba tiba saja kedua namja itu menyeret tangan mereka dan melarikan mereka ke sebuah jalan yang sempit. Lantas Hye Ra merasa ada hal yang tidak beres! Ia merasa tempat ini adalah tempat Minho yang menyuliknya beberapa hari yang lalu. Dan sekarang, apakah Minho ingin menyuliknya lagi? Krystal juga? Untuk apa?

”Minho!! Lepaskan tanganku! Apa yang akan kau lakukan, eoh?!” Hye Ra menahan tubuhnya yang diseret paksa oleh Minho. ”Lepaskan aku dan temanku!” bentak Hye Ra lagi. Tapi Minho dan Jonghyun masih sibuk menyeret kedua lengan gadis itu. Dan ketika Hye Ra makin kuat memberontak, Minho melepaskan tangannya, lalu menatap Hye Ra.

”Jangan memberontak!” bentak Minho , lalu tanpa diminta , Minho langsung menggendong Hye Ra. Hye Ra shock! Hingga matanya sukses membulat. ”Minho!!! Kau gila? Mau mati?!” pekik Hye Ra sambil memukul punggung Minho bertubi- tubi . Minho tidak bergeming, menahan pukulan Hye Ra tadi dan meneruskan membawa Hye Ra ke tempat tujuan. Sempat Hye Ra men menatap Krystal agar bisa mendapatkan bantuan Tapi yang anehnya Krystal dan Jonghyun malah melongo melihat aksi Minho yang menggendong Hye Ra.

Park Hye Ra .Pov

”Gila!” aku menyemburkan amarahku. Minho! Aku tak tahu kenapa ia menggendongku dan berniat menyulik ku LAGI!.

“Hei! Kau berisik!”

“Jelas aku berisik babo!” aku memukul punggungya lagi. Tapi sepertinya tidak ada efek baginya, karna tubuh Minho ini kuat dan kaku. Oke! Jangan bahas mengenai ini! Yang bingungnya aku sekarang di bawa ke gang, aku merasa dejavu dengan gang ini. Oh ya! Bukannya disini ada orang yang berkostum serba hitam yang menyulikku hingga kesini – yang tak lain dan tak bukan Minho!.

Dan saat aku berada di gang gelap itu. Minho membukakan pintu yang ada disana. Dan tibalah aku di ruang rahasia Minho. Aku hanya diam, karna udah capek teriak –teriak tadi -_- .” sekarang aku mohon jangan bersuara sedikit pun!” Minho menoleh kebelakang, tepatnya menatapku. Aku mengangguk , dan akhirnya Minho menaiki suatu tangga hingga ia membawaku ke dalam kamarnya.

BRUK!

”turun!” Minho mengehempaskan tubuhku diatas ranjangnya. Aish! Gila! Kenapa tubuhku selalu dihempaskan sembarang olehnya sih? Dia kira aku ini barang apa?.

”Ya! Ini sakit!” rintihku. Lalu beberapa saat pintu kamar Minho terbuka, aku sedikit tegang dan mengalihkan pada sosok yang ada dibalik pintu itu.

”Hye Ra!”

”Krystal!” aku memekik sembari berlari berhamburan menuju kearah Krystal. Aku memeluknya. Jujur saja aku sangat khawatir padanya, tapi kelihatannya ia tidak sepanik aku, dan teman Minho – Jonghyun sepertinya tidak melakukan apapun dengan Krystal.

”Hye Ra-ah! Gwenchana? Apa Minho tidak melakukan sesuatu padamu?” Tanya Krystal sambil memparhatikan tubuhku dari bawah sampai keatas.

“Ya! Temanku tidak akan melakukan yang aneh – aneh! Ingat itu!” sela Jonghyun seketika. Membuat kami semua menoleh kearahnya. Hening . Dan akhirnya keheningan yang menyelimuti kami hilang ketika Minho berjalan melintasi pandanganku. Aku menyergit karna melihat penampilannya yang berbeda. Ia memakai tuxedo hitam dan jas yang bewarna silver. Bukan itu saja! Rambutnya…seperti diberi gel dan ditata sedimikian rupa. Tunggu! Kenapa penampilannya seperti ini? Bukannya kami hanya belajar bersama? Kenapa aku merasakan ada yang aneh disini?

”Minho-ssi, aku rasa ada yang aneh disini, kau menggendongku lalu membawaku ke kamarmu, tidak biasanya…” aku berjalan mendekati Minho. Sepertinya Minho tidak peduli dengan ucapanku.

”Ini!” Minho membalikkan badannya, dan tiba – tiba saja tangannya berisi sebuah bingkisan bewarna pink. Bukan! Mungkin terlihat seperti bingkisan kado. Tapi untuk siapa?. ”Apa ini?” aku mengambil bingkisan yang terlilit oleh pita ungu itu. Sesekali aku melirik Minho dan mendapatkan Minho dengan tatapan yang tidak dapat kuartikan.

”Buka saja, itu untukmu” untukku? Benarkah?. Aku pun langsung membuka lilitan pita itu, lalu membuka tutup bingkisan ini. Dan kurasakan ada sekecambuk yang membuatku penasaran dengan isi bingkisan ini. Lalu, saat aku benar benar membukanya. Aku sangat terkejut. Mataku melotot melihat barang yang ada didalam bingkisan ini.

”mwo? Ini? Inikan… gaun itukan?” aku langsung mendongak. Menatap Minho penuh dengan tanda tanya. ”Katakan! Kenapa gaun ini ada ditanganmu?!” tanyaku lagi.

”Aku sengaja membelinya, dan itu untukmu!” kalimat Minho barusan hampir membuatku ingin melayang! Emang aku shock! Tapi kalau ia beli hanya untukku itu luar biasakan? Secara aku sangat menggilai gaun ini hingga kebawa mimpi!. Dan sekarang gaun impianku sudah ada didepan mataku!.

”Jeongmal? Kyaa!! Kau baik sekali!!!!” aku langsung mengambil gaun yang terbungkus dengan plastik itu lalu memeluknya dengan melompat kegirangan. Aku tak peduli dengan Minho, Jonghyun , dan Krystal yang memandangku keheranan.

”Eh! Enak aja ambil – ambil!” tiba tiba Minho merebut gaun itu. Aku bingung, kenapa diambil lagi?. ”Kau tidak tanya sebab aku membelinya untukmu?” tanya Minho dengan senyum misteriusnya. Ya Tuhan… pasti ada sesuatu dibalik kebaikan Minho ini!

”Wae? Bukannya gaun itu jadi milikkukan?”

”Ne…segera. Tapi kau harus menjalani syarat yang kuberikan.Jika syarat itu dipenuhi, kau bisa memiliki gaun itu sepenuhnya” lagi lagi Minho tersenyum sinis. Aku dibuat merinding olehnya.Tapi… apa ini? Apa rencana Minho hingga pake syarat segala?.

”Ya! Minho-ah! Sebenarnya apa yang ingin kau lakukan? Jangan terlalu banyak bermain! Kau tak ingat beberapa jam lagi pesta akan dimulai?” ujar Jonghyun kemudian. Apa? Pesta? Jadi benar di rumah Minho akan diadakan pesta? Lalu apa maksudnya ’bermain’?. Apa Minho akan melakukan hal yang tak terduga nantinya?.

”Aku tidak bermain, aku serius!” ucap Minho penuh yakin.

”Minho-ssi! Sebenarnya apa maumu? Apa hubungan gaun ini dan pesta itu?” tanyaku .aku mengerutkan keningku. Ada sesuatu yang janggal dibalik kedua mata Minho. Aku yakin itu. ”Mau ku? Kau tak mau menanyakan apa persyaratan tadi? Kau menginginkan gaun ini kan?” Minho menyodorkan gaun itu kehadapanku. Aku menelan ludahku, menarik nafas…lalu mengeluarkannya perlahan. Kenapa aku jadi tegang begini? Ada 99% hasratku untuk memiliki gaun itu. Tapi jika di tolak, aku tidak akan mendapat gaun indah itu lagi. Harganya sangat mahal! Jika aku membelinya bisa bisa eomma akan mencabut kartu kreditku. Aigo… inilah efek jadi maniak fashion >.<

”Bagaimana?” Minho menyadarkan lamuanku. Sekali lagi aku tatap matanya.

”Jangan Hye Ra! Kau mau celaka nanti , eoh?” Aku melirik Krystal, ia juga tampak gusar dan panik sepertiku. Tapi sepertinya aku sudah terhipnotis dengan pesona gaun ini. ”Baiklah, apa syaratnya jika aku bisa memiliki gaun ini” Aku nekat! Sangat nekat! Tapi biarlah.. aku tak tahan dengan maniak fashion ku ini. Aku harus menanggung segela syarat itu.

”Sangat mudah, aku ingin kau memakainya di acara pesta keluargaku nanti malam.” ucap Minho dingin. Aku rasa ada sesuatu yang dipikirkannya,dan ada suatu rencana tersembunyinya. Tapi apa?

”Ya! Minho! Kau..mengajak gadis ini ke acara pesta nanti? Berarti itu…”

“Diam!” seketika Minho memotong ucapan Jonghyun tadi. Aku tak mengerti ini. Jonghyun sepertinya terkejut, entah apa yang membuatnya terkejut. Sedangkan Minho? Ia mengajak Jonghyun keluar dari kamarnya dan sepertinya sedang membicarakan sesuatu. Aigo! Aku makin bingung!

“Krystal.. apa keputusan ini akan membahayakanku? Kau bisa lihatkan.. Minho dan Jonghyun jadi aneh begini” aku takut, hingga aku memeluk Krystal.

”Salah sendiri! Mengapa setuju dengan persyaratannya tadi? Lalu, apa yang kau lakukan? Ingin kabur atau tetap berada disini?” sekilas aku menatap Krystal. Sepertinya ia juga tidak menginginkan keberadaannya disini. Begitu juga denganku. Tapi aku merasa tertahan dengan gaun itu. Tapi.. bagaimana kalau Minho melakukan sesuautu yang membahayakanku? Apakah ia mau menjualku? Mengirimku keluar negri dan diperbudakkan? Ah! Ani! Ani! Hye Ra! Kau jangan berpikir yang bukan – bukan!

Klek!

Pintu kamar Minho terbuka. Dan nampaklah ia dan Jonghyun dibalik sana. Sontak aku dan Krystal memandang mereka. Tapi tunggu…sepertinya ada satu namja lagi..Aku kenal dengan wajah namja yang ada dibelakang Minho.

”Noona!”

”Taemin..?” tanyaku agar aku tidak salah lihat. Iya! Namja yang dibelakang Minho adalah Taemin! Hey! Kenapa Taemin juga ada disini?

”Taemin… kenapa kau ada disini?” bingungku. Iya.. aku sudah tahu namanya semenjak ia menolongku menghadapi Minho yang sedang menggila beberapa waktu lalu itu.Semenjak itu, aku sudah mengenali Taemin. Dan kalau tidak salah Taemin adalah sahabat Minho bukan.

”Taemin, kau tahu tugasmu kan?” Taemin tidak menjawab pertanyaanku. Bibirnya yang ingin bicara langsung dipotong oleh ucapan Minho. Aish! Kenapa namja satu ini selalu memotong pembicaraan orang sih?.

”Tugas.? Hye Ra noona?” Taemin memandangku tanpa bisa kuartikan.

”Cepat tahan dia!” teriak Minho. Aku tergelonjak! Apa ini? Jonghyun dan Taemin menahan kedua tanganku! ”Ya! Apa yang kalian lakukan? Taemin..?? kenapa kau tega padaku?”

”Maaf noona.. sekali lagi maaf..” ada apa dengan semua ini? Mereka berdua menahan tanganku. Aku memberontak! Aku menghentak hentakkan kakiku ke lantai dengan panik.

”Ya!! Lepasakan! Krystal tolong akuuuu!!!” jeritku dengan suara yang sangat melengking. Kulihat Krystal panik dan berusaha menepis kedua tangan Jonghyun dan Taemin. Tapi, tiba – tiba saja Krystal ditarik Minho. Dan sepertinya Minho membisikkan sesuatu ketelinga Krystal. Ya! Minho! Apa yang sebenarnya yang ia inginkan?

”Ya!! Minho!!! Apa yang kau lakukan padaku!! Kau gila! Cepat lepaskan akuu!!” Aku meronta sekuat tenaga, mencoba untuk melepaskan tangan Jonghyun dan Taemin yang menahanku. Tapi aku tak berdaya, mereka berdua, sedangkan aku sendiri. Dan yang lebih parahnya lagi, Krystal tidak berbuat apa apa untuk membantuku. Sial!.

”Mian Hye Ra..” ucap Krystal pelan. Aish! Sial! Sial!

”Jangan berisik.. aku tak akan menahanmu , jika kau turuti kehendakku. Kau kira aku bodoh? Aku tahu kau berusaha ingin kaburkan?” tanya Minho dan berjalan mendekat.

”Kau! Ya! Aku tahu persyaratn bodohmu itu! Tapi apa hubungannya dengan ini!” bentakku menyemburkan semua amarahku. Aku marah? Ya sangat marah!

”Aku takut jika kau kabur. Tapi sebentar lagi…” Minho menghentikan ucapannya. Kulihat ia melirik jam tangannya. Dan kali ini wajahnya berubah jadi gelisah. Hei! Kenapa makhluk aneh ini?.

”Ya! Kalian yang diluar masuk!” seru Minho keras. Kalian? Kalian apa juga ini?

Dan sedetik kemudian, pintu kamar kembali terbuka. Nampaklah dua wanita dewasa yang berpakaian sangat stylish. Aku melongo. Lho… kenapa ada ahjuma keren tiba – tiba ada di kamar ini?. Dan yang mengejutkan mereka membawa sebuah kotak. Aku yakin Itu kotak make – up!.

”Tolong ubah penampilang perempuan ini! Aku ingin ia tampil berbeda di acara pesta nanti!”

“Baik tuan”

“Ya! Apa maksudnya? Aku di dandani? Begitu?”

”Tapi sudah kubilang…aku tak akan melakukan hal yang aneh padamu, jadi jangan berisik,ne?” ah sia! Bilang saja sedari tadi napa? Kenapa Minho yang bodoh ini menanhan nahanku lalu mengancamku tidak jelas seperti tadi? Tapi… aku curiga, kenapa Minho ingin sekali aku menghadiri pesta keluarganya itu? Aku bukan siapa – siapanya dia. Benar dugaanku! Pasti banyak hal yang aneh!.

”Hei! Hentikan semuanya! Minho! Apa yang membuatmu ingin mengajakku ke pesta mu itu? Kau lupa tujuan aku kesini hanya untuk belajar?” aku memberontak saat aku didudukkan di meja rias. Aku menatap Minho. Dan ada segudang pertanyaan yang ingin kutanyakan langsung padanya. ”Mianhae, tapi aku sangat butuh bantuanmu, kau juga menginginkan gaun itu kan? Aku mohon Hye Ra..” semua orang menatap heran kearah Minho –termasuk aku. Apa ini? Minho memohon padaku? Pertama kalinya ia memohon seperti ini. Dan wajah sangarnya tadi berubah manjadi wajah yang penuh luka. Aku tak tahu itu.. wajah Minho mengartikan ia mendapatkan masalah yang sangat berat hingga ia harus meminta bantuanku. Mungkin seperti itu.

”Ya! Gadis bernama Hye Ra! Sebenarnya niat Minho baik, ia mau mengundangmu ke pesta keluarganya. Tapi ia tahu kau pasti tidak mau, jadi ia terpaksa melakukan ini” ujar Jonghyun tiba – tiba. Aku menoleh kearah Jonghyun, benar yang dikatakan Jonghyun. Pastinya aku menolak jika diundang ke pesta keluarga Minho. Tapi yang buat aku bertahan hanya karna gaun ini! Iya aku tahu aku jadi murahan, tapi..sepertinya Tuhan sudah mengutukku untuk menggilai gaun ini!

Author.pov

Dari berbagai macam debatan antara Hye Ra dan Minho, akhirnya Hye Ra mengalah. Toh yang harus ia lakukan hanya berpenampilan cantik dan menghadiri pesta itu kan?

“Agashi..apa sekarang kami boleh merias wajah anda?” Hye Ra menatap kedua ahjuma gaul itu. Dan ia prediksi sebagai ahli designer fashion.

“Hei! Tapi aku bisa merias diriku sendiri!” bentak Hye Ra yang masih keras kepala. Ia kan Park Hye Ra! Gadis yang penggila fashion! Mana mungkin gadis sepertinya tidak bisa dandan?

“Ayolah noona, jika noona dirias oleh orang yang lebih ahli, noona akan terlihat lebih cantik , percayalah, ne?“ rayu Taemin sambil tersenyum manis didepan Hye Ra. Namja yang satu ini sudah bingung menangani gadis seperti Hye Ra. Namun, karna Taemin mempunya sisi yang lembut ia masih bisa bertahan dengan ocehan Hye Ra yang membuat seisi kamar ribut.

“Aish.. baiklah” Hye Ra seperti terpikat oleh godaan dari Taemin. Mau tak mau ia harus membiarkan kedua ahjuma gaul itu merias wajahnya.*jangan tanyakan kenapa author bilang mrka ahjuma gaul -_-*

Disamping itu Krystal dan Jonghyun hanya menggelengkan kepalanya, karna sedari tadi mereka menangani Hye Ra yang berisik,dan terus membentak. Sebenarnya Krystal terpaksa tidak membantu Hye Ra yang sedang dicekam tadi. Ia tahu niat Minho sebenarnya, tapi hanya saja namja itu tidak bisa melakukannya dengan lembut agar Hye Ra mau menurutinya. Secara Minho dikenal kaku, apalagi terhadapa yeoja. Tapi bagi Minho sendiri. Ia merasa berat mengahadapi Hye Ra. Setiap kali ia memikirkan rencananya ini, ia merasa sudah gila! Ya.. entah kenapa Minho membeli gaun mahal itu, menyewa dua orang designer dan meminta tolong pada Krystal,Jonghyun , dan Taemin. Bayangkan untuk satu yeoja saja yang menangganinya ada enam orang!.

30 menit kemudian.

Waktu menunjukkan pukul 18.00 KST. Itu berati pesta besar besaran yang akan diadakan oleh keluarga Choi sebentar lagi akan di mulai. Tampak Minho yang makin gelisah mondar-mandir di depan pintu kamarnya. Ia tak peduli dengan Appa, Eomma , bahkan Kyuhyun yang keheranan melihat dirinya. Dan tadi, sempat Kyuhyun merasa curiga dengan tingkah Minho ini, dan ingin masuk dalam kamar. Tapi untung saja Jonghyun dan Taemin mencegah hyung yang sudah mereka anggap sebagai saudara itu dengan berbagai alasan hingga akhirnya Kyuhyun tidak jadi masuk.

”Apa Hye Ra sudah siap?” – gumam Minho. Ia memegang knop pintu kamarnya. Tapi langsung ia kurung niatnya untuk membuka pintu. Ia merasa sangat tegang! Sangat! Pesta ini akan membuatnya mati gelisah seperti sekarang.

Sementara itu di dalam kamar Minho.

“Nah.. sudah selesai nona” designer tadi meletakkan segala peralatan make-upnya. Sekarang Hye Ra sudah selesai dirias. Karna penasaran dengan hasilnya, Hye Ra membuka matanya yang sedari tertutup , lalu memandang bayangan wajahnya di cermin.

“Omo!” Hye Ra terpana dengan wajanhya sendiri. Dan kali ini ia tidak ragu untuk memuji wajahnya yang 2 kali lipat lebih cantik dari biasanya. Meskipun Hye Ra bisa merias wajahnya sendiri, tapi yang satu ini..ia mengaku, wajahnya kali ini sangat luar biasa cantiknya.

“Ini aku kan?” tanya Hye Ra yang masih terpesona. Hye Ra berdiri dan memutar tubuhnya di depan cermin. Senyum kecil terulas di bibir tipisnya. Senyum yang membuat bayangan di dalam cermin itu semakin menawan. Potongan gaun yang dipakainya itu pas di tubuhnya. Bahunya yang terbuka dihiasi kalung permata yang terbuat dari gugusan berlian bermata kecil. Anting yang menjuntai di kedua telinga menonjolkan leher jenjangnya yang seksi. Belum lagi rambutnya yang disanggul dengan gaya modern itu yang membuat dirinya benar benar seperti tuan putri.

”Wow! Hye Ra, aku jadi heran, apa ini benar Hye Ra sahabatku? Kau terlihat sangat cantik!” puji Krystal, sebagai orang pertama  yang memujinya. Krystal mendekat , lalu memperhatikan gaun indah dan juga Hye Ra tentunya. Krystal memasang dua jempol kehadapan Hye Ra hingga gadis itu menunduk menahan malu.

”Gomawo”

”Noona neomu yeppeo” ujar Taemin kemudian. Ia juga menghampiri Hye Ra, dan menatap Hye Ra terpesona. “cantiklah..” puji Jonghyun singkat dan padat. Hye Ra kembali berterima kasih atas pujian orang orang padanya.

“Oh ya, sepertinya Minho hyung sudah lama menunggu, aku akan menyuruhnya masuk” ujar Taemin mengingat Minho yang masih berjaga jaga di luar. Dan akhirnya Minho masuk atas ajakan Taemin. Terlihat Minho jadi antusias melihat bagaimana penampilan Hye Ra.

“Minho!” seru Hye Ra girang. Entah kenapa sudah memakai gaun kesukaannya itu Hye Ra kembali normal dan jadi senang sendiri. “Bagaimana?” Hye Ra langsung beranjak saat melihat Minho yang sudah berdiri mematung di depan pintu. Hye Ra memutar tubuhnya dan tidak habisnya memamerkan senyumnya yang manis itu.

Hening

Tak ada respon dari Minho. Karna dicuekin Hye Ra cemberut dan memaparkan wajah jengkelnya. “Aku…jelek ya..?” tanya Hye Ra tertahan. Entah kenapa hatinya jadi sakit. Melihat Minho yang menatapnya tanpa ekspresi. Dilubuk hatinya, ia ingin mendengar pujian yang tulus dari sosok Minho – sangat ingin malah, karna selama ini Minho tak pernah memujinya – secuil pun.

“Ehmm, noona kau itu cantik kok! Malah tiap hari kuperhatikan noona memang paling cantik! Apalagi hari ini, aku yakin noona lah tamu yang paling cantik di pesta nanti ” ujar Taemin menghibur Hye Ra. Hye Ra menoleh dan tersenyum pada Taemin. Begitu juga dengan Taemin, tersenyum sangat tulus padanya – senyum yang ingin Hye Ra lihat dari Minho. Sedangkan Krystal dan Jonghyun mengisyaratkan dengan soratan mata ’no coment!’ yah mungkin mereka tidak ingin membuat masalah bertambah lagi.

”Ishh.. aku heran dengan makhluk seperti tiang listrik berjalan ini, sudah untung aku membantunya tapi malah ia tidak memberi respon atas penampilanku” sindir Hye Ra yang pastinya mengarahkan pada Minho.

”Kau salah… aku tidak seperti itu” kilah Minho langsung

”Lalu?”

”Jujur saja… kau itu…sangat cantik Hye Ra, aku suka” ucap Minho hampir terbata bata. Ia jadi tak berani menatap Hye R. Iya.. ia tidak tahu kenapa perasaannya sekarang. Tiba – tiba saja jantungnya berdetak tidak biasa. Berdebar? Sangat berdebar! Ingin rasanya ia mengatakan rasa kagumnya pada Hye Ra, tapi lidahnya terasa kilu. Kilu bukannya ia tak bisa bicara. Namun beginalah Minho, ia tidak bisa mengendalikan perasaannya. Perasaan yang beberapa hari ini ia pendam. Di pendam? Iya lebih baik dipendam.

”Gomawo” semburat merah menghiasi pipi lembut Hye Ra. Meskipun kata yang diucapkan Minho sudah ia dengat dari orang lainnya, tapi ia merasa yang ini berbeda. Karna baru kali ini, pertama kali dalam hidupnya Minho memujinya terang terangan.

”Oke! Akhiri acara puji pujiannya! Sebentar lagi sepertinya pesta akan dimulai, jadi aku juga akan bersiap – siap ganti pakaian,iyakan Taemin?” sahut Jonghyun mengembalikan susana. ”ne.” jawab Taemin singkat. ”Lho? Aku gimana? Mana mungkin aku memakai pakaian ini saat pesta?” protes Krystal. ”tenang nona, kami sudah siapkan gaun untuk nona” ucap designer tadi sembari menyerah gaun hijau lembut yang juga cantik.

***

”Hyung!”

”apa?”

” aku rasa , baru pertama kalinya aku melihat gadis secantik dia” Taemin tidak hentinya memandang dari jauh gadis yang membuatnya terpesona. Disamping gadis itu ada seorang pria yang ia anggap sebagai hyungnya – Minho.

”Hye Ra maksudmu?” tanya Jonghyun.

”Ne..jika aku menyukainya, gimana hyung?” tanya Taemin polos. Jonghyun hanya terkekeh, lalu ikutan memandang Hye Ra yang berdiri disamping Minho. Kini kedua insan itu sedang berdiri tepat diujung tangga yang menghubungkan kelantai dasar dimana pesta itu akan diselenggarakan. Jonghyun bisa melihat kedua orang itu tampak canggung, Hye Ra yang sedari tadi mengehentakkan kakinya, dan Minho yang curi curi pandang kearah Hye Ra.

”Hahaha, mereka terlihat serasi” begitulah kalimat yang bisa diucapkan Jonghyun. ”Ya! Hyung! Kenapa tidak merespon pertanyaanku tadi?” Taemin memanyunkan bibirnya, dan melirik Jonghyun kesal. ”emangnya kau tanya apa?”. tanya Jonghyun, alih alih masih memperhatikan Hye Ra dan Minho.

”Aku tanya, jika aku menyukai Hye Ra noona, bagaimana pendapat hyung?”

Mendengar itu, Jonghyun langsung mendorong kening Taemin dengan jari telunjuknya.

”Ya! Babo! Hye Ra itu milik Minho! Enak saja kau menyukainya! Belajarlah dulu, baru bahas tentang yeoja,pacaran atau apalah itu!” sahut Jonghyun mengejek dan berlalu begita saja. Taemin hanya mengelus keningnya dan lagi-lagi cemberut.

”Kalian sudah siap?” kini Krystal dengan tampilan berbeda menghampiri sepasang manusia yang diselimuti rasa canggung itu. ”Krystal? Kau cantik sekali” puji Hye Ra tak mempedulikan ucapan Krsytal tadi. ”Ya! Aku tanya sudah siap, malah kau berbasa basi, tapi.. gomawo” ujar Krystal malu malu. Dan beberapa detik kemudian datanglah Jonghyun dan Taemin. ”Aku senang melihat kau berada disamping yeoja” Jonghyun membuat kepala Minho menoleh dan menatapnya sinis. ”Hyung sangat beruntung” ucap Taemin kemudian. Tapi Minho kelihatan benar benar canggung dan gelisah.

”Hei!Kalian disini rupanya!” tiba – tiba suara berat yang khas itu membuat Minho, Hye Ra, Jonghyun, dan Taemin menoleh.”Kyuhyun hyung?” tanya Minho dengan mata melotot. ”Ya! Kenapa tegang begitu? Ehmm, sepertinya kau sudah menemukannya ya?” goda Kyuhyun sambil mendekati segerombolan anak muda itu. Lantas Hye Ra merasa bingung. Menemukannya? Apa maksudnya itu?.

”Ngomong – ngomong gadis disebelah mu boleh juga” goda Kyuhyun sambil menyentuh dagu Hye Ra. ”Hyung! Jangan sentuh dia!” namun tangan Kyuhyun langsung ditepis oleh Minho. Mata bulatnya makin lebar lebar terbuka. Entah kenapa Minho tak suka ada yang menyentuh Hye Ra sembarangan. ”Hahaha! Santai saja…kau ini terlalu sensitif!” cibir Kyuhyun lalu berlalu dari hadapan Minho dkk (capek sebutin namanya -_-)

”Benar! Kau sangat sensitif Mr.Choi!” ucap Jonghyun kemudian. Minho ingin membalas tapi, bibirnya berhenti untuk bergerak saat mendengar dentingan suara piano. Itu artinya pesta akan dimulai. Dan saat itu Jonghyun menepuk bahunya pelan ”Good Job!” sahutnya lalu mengajak Taemin untuk turun menghadiri pesta. ”sepertinya aku juga pergi” ujar Krystal dan meninggalkan Hye Ra dan Minho yang mematung.

”Aku…gugup Minho..” Hye Ra mengepal tangannya yang terasa dingin. Ia jadi gugup karna mengingat tamu yang ada di pesta ini dan juga keberadaannya yang tiba – tiba saja muncul di pesta keluarga besar Minho, secara ia bukan siapa –siapanya Minho kan?.

”Jangan gugup, aku akan disampingmu” ucap Minho lembut sembari menggenggam kepalan tangan Hye Ra yang dingin. Sontak Hye Ra membelalakkan matanya karna baru kali ini Minho menggenggam tangannya.

”Minho…” Hye Ra masih terpana, tapi dengan cepat ia menguburkan kalimat yang ingin ia ucapkan. “Ayo, kita harus turun” Minho menggandeng lengan Hye Ra. Dan seperti aliran listrik yang mengalir di tangan Hye Ra. Tidak! Mungkin tidak aliran listrik tapi kehangantan. Iya..Hye Ra akui tangan Minho hangat dan kehangat itu menjalar disekujur tubuhnya.

Hye Ra dan Minho turun dari tangga secara bersamaan. Hye Ra yang terlihat cantik itu turun dengan anggun bak putri kerajaan, sedangkan Minho pantas menjadi putra mahkota yang mendampingi putri. Karna kehadiran mereka, membuat semua tamu pesta bersorak dan bertepuk tangan dengan riuh. Minho melirik Hye Ra sejenak, tak sengaja seulas senyum terlukis dibibirnya. ”Jika kau gugup, kau tak perlu memperhatikan tamu – tamu sekitar” ucap Minho sembari melangkah menurunkan tangga. ”maksudmu?” .

”Jika kau gugup jangan perhatikan orang lain, cukup aku! Anggap saja hanya kita berdua yang ada disini, hanya kau dan aku..”ujar Minho sambil memperat genggamannya. Hye Ra hanya mengangguk dan mencoba menenangkan diri. Dan disaat mereka sudah berada di lantai bawah. Semua tamu menyambut mereka dengan tepuk tangan meriah. Dan Hye Ra tidak pernah mengurungkan senyum manisnya itu yang membuat semua orang terpesona akan kecantikannya. Banyak tamu lainnya yang berbisik – bisik menerka siapakah gadis yang disebelah pria yang akan mewarisi perusahaan presdir Choi itu.

”kenapa….semua orang menatapku seperti itu?” tanya Hye Ra dan menolehkan kepalanya melirik Minho. ”Mereka…mereka terpesona melihatmu, aku yakin mereka sangat iri dengan penampilanmu” ujar Minho membalas tatapan Hye Ra. Dan akhirnya semburat merah kembali muncul di wajah Hye Ra. Ada apa dengan Minho? Kenapa tiba tiba saja ia bersikap manis? – batin Hye Ra berkata.

”Acara akan dimulai! Dan acara pertama adalah kata kata penyambut oleh presdir Choi!” semua tamu bertepuk tangan saat pembawa acara menyambut kedatangan Appa Minho. “ Terimakasih atas hadirin yang datang, khususnya orangtua,istri,dan kedua anak saya Cho Kyuhyun dan Choi Minho”

Prok prok! Tepuk tangan kembali memeriahkan acara. Sontak Hye Ra memandang Minho, jadi.. presdir Choi itu ayah Minho? Kenapa ia baru tahu?. “Dan acara selanjutnya, marilah kita saksikan penampilan dansa dari sepasang insan yang sedang berdiri manis ini, yaitu; pangeran tampan dan putri yang cantik ini, Tuan Muda Choi Minho dan yeojachingunya!” seru pembawa acara itu sambil mengangguk kearah sepasang insan itu. Tentunya Hye Ra sangat terkejut. Yeojachingu? Aku bukan yeojachingunya! – bentak Hye Ra dalam hati. Lalu dengan perlahan ia menatap Minho ragu, garis wajahnya menandakan kalau ia benar benar gugup dan tegang.

“Dansa? Apa ini?”

“Kita lakukan saja”

”Apa? Aku tidak mau! Aku tidak bisa dansa Minho..” rengek Hye Ra.

”Kau pasti bisa! Yakinkan dirimu!”

”Tapi aku benar – benar tidak bisa!” bentak Hye Ra dengan suara melemas.

”Bisa.. biar aku yang mengajarimu!” tanpa izin Hye Ra , Minho langsung mengandeng Hye Ra ke tengah – tengah. Disana, semua tamu sudah memberikan tempat kepada sepasang manusia itu untuk memulai penampilan mereka. Namun, jantung Hye Ra bergelonjak! Ia ingin pergi! Ia sangat gugup ! Tapi ia tidak bisa jika ia pergi, karna Minho sudah merangkul pinggannya erat. Hingga mereka berhadapan saling bertatapan.

”Aku.. aku tidak bisa” ucap Hye Ra lirih.

”Jangan pikirkan itu! jangan pedulikan orang – orang lain. Jika kau takut dan gugup, tataplah mataku terus, jangan alihkan pandangmu selain aku. Jika kau ingin melirik sesuatu, liriklah wajahku, jika kau ingin menoleh, menolehlah kearahku. Hanya aku yang kau perhatikan, ingat ucapan ku tadi, bayangkan hanya kau dan aku ditempat ini! arrachi?” Minho menggenggam tangan Hye Ra erat erat. Memberikan kepercayaan dan kekuatan penuh pada gadis itu. Dan sektika itu, Hye Ra merasa aneh dengan ucapan Minho tadi. Ia menyentuh dadanya. Deg! Deg! Jantungnya berdentum – dentum keras di rongga dadanya. Ia menguburkan firasatnya dalam – dalam, dan tidak mempedulikan detakan jantungnya itu. Yang harus ia lakukan adalah menatap kedua bola mata sayu Minho, dan mempercayakan semuanya kepadanya.

”Ayo! Ayo!” teriakan tamu membuat Minho menarik nafasnya dalam dalam.

Dan dalam hitungan detik, alunan musik yang romantis mengalun indah di seisi ruangan, membuat pasangan itu mulai menggerakkan kakinya.

Dengan lembut Minho, meraih tangan kanan Hye Ra dan menariknya keatas. Menautkan jarinya ke jari Hye Ra dan menggenggamnya erat. Tangannya yang satu lagi merangkul pinggul Hye Ra hingga mereka berdempet tanpa ada jarak sedikit pun. Wajah mereka dipertemukan dengan sekali tatapan. Hingga tanpa di sadarinya, Minho tersenyum untuk gadis dihadapannya itu. Senyum tulus yang pertama kali ia beri kepada seorang gadis. Gadis yang beberapa hari ini mewarnai hidupnya, dengan wajahnya yang sangat rupawan. Minho berpikir – Apakah ini adalah saatnya? Saat dewa amornya mempertemukannya dengan perempuan yang ditunggu tunggunya? Tapi apakah ini terlalu cepat? Terlalu cepat untuk memilih gadis didepannya ini sebagai pendamping hidupnya?.

T.B.C

Kyaaaaa!! Bagian akhirnya gaje pake banget!! >.< pasti urak urakan banget >.<Apa ini cerita jadi kepanjangan? Gak ato iya? bingung? Bingungkan? Ayo reader yang merasa bingung langsung unjuk gigi!! (?) authornya bingung, lah readernya mungkin lebih bingung -_-. Gwenchana! Aku akan berusah lebih keras lagi membuat ff gaje ini lebih menarik. So.. jangan lupakan coment kalian yah?? Muaacch!! *salam manis dari author ter kece! #plaak! -_-

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

24 thoughts on “Secretly Love – Part 5

  1. kayaknya antara Minho-Hye Ra mulai saling jatuh cinta deh, cieeeee…..😉
    Kurang panjang nih, lg romantis2nya udah bersambung aja..
    Shinfujita-ssi, ditunggu part selanjutnya🙂

  2. yes part 5 dipublish cepet. aku harap buat part 6 dipublish cepet juga ya

    anw inti cerita part 5 ini sebenernya pendek dan sebenernya utuk sepanjang ini bisa berisi banyak cerita
    semoga dipart selanjutnya bisa lebih berisi(?) ceritanya. hehe

  3. Wah, akhirnya di post juga part 5 nya.
    Itu kenapa TBC di saat-saat romantis begitu, bikin penasaran bgt Щ(ºДºщ)
    Ga sabar nunggu lanjutan ceritanya, jangan lama-lama ya thor hehehe..
    Keep writing and fighting for author

    1. Annyeong anisputih, sementara lanjutan ff aku udh ada di blog pribadiku , kamu bisa baca di sana🙂
      mungkin disini masih lama di post, jd baca aja di blog pribadi aku dulu ya…🙂 gomawo

  4. Pas Hyera dipaksa buat didandani, aku teringet scene di drama
    full house. Han Ji Eun dipaksa buat dinikahin sm
    Hyunjae…. kekekekeeeee…..
    Lucu, thor…. Dasar, ni, si Hyera tulalit…
    Meuuuu ajajaaaaa….
    Kalo aku, sih, juga manyun aja, mau diajak Jinki tunangan,
    nikah, walao secara paksa!!! ahahahahaaa…
    #Kalo itu, aku, yang maksa…..
    #digampar MVP lagi….

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s