Triple Love’s – Part 1

Triple Love’s [Part 1]

Title : Triple Love’s [Part 1]

Author : Stella D.K.M ‘n’ Caroline G a.k.a Liechen

Main Cast : Park Yun Jae (Author pertama numpang eksis XD), Ahn Yun Hi (Author ke’2 juga deh), Kim Kibum a.k.a Key, Cho Kyuhyun

Other Cast : Lee DongHae, Kim Joong In a.k.a Kai, Lee Sung Min, Kyung Soo a.k.a D.O, Sweth Aleriana a.k.a Kamelia Steffi (Teman author )other cast akt SMent *temukan sendiri*

Length : Sequel

Genre : Romance

Rating : All Years *maybe*

A.N : Hyaaa…!! Readers.. ini FF pertama ku dan Liechen di sini V(^^)V kita memang BFF. Awalnya kita cuma bikin pengharapan aja sama bias kita –“ ehh sampe sejauh ini. Akhir nya jadiin aja FF. Mian, ne, kalo cast nya author 1 sm 2 hehehe… #reader:author mau eksis aja sih!. Mian kalo kebanyakan typo or gaje. Maklum FF kita rada-rada GATOT dan GAJE

Oke-oke

Happy Reading Reader!!

Author POV

“Uhm? Study Tour untuk yang terpecaya?”alis Yun Jae menaik tinggi. “Ehm.. Ya .. Kata Ms. Swicth,”jawab Yun Hi memutarkan bola matanya.

“Study tour ke mana?”tanya Yun Jae. Park Yun Jae gadis berumur 19 tahun berparas cantik *whoaa author geer nih. Reader ini hanya ff, oke? FF! Maybe not maybe yes aku tak seperti itu* pindahan dari Seoul, Korea Selatan ke San Fransisco dari ia umur 10 tahun. Tinggi 178-179 cm. Hobby –nya adalah bermain piano, dan basket. Sama seperti Ahn Yun Hi beumur 19 tahun berparas cantik pindahan dari Seoul ke San Fransisco. Tinggi 175 cm -176 cm.

“Katanya sih, uhm.. ke.. uhm.. ke mana, ya? I’m forget, Yun Jae.. Sor.. Oh, ya! Ke Seoul!”teriak Yun Hi riang. “Yang benar, kau? Seoul? Kalau kepilih bisa kembali ke tanah air!”kata Yun Jae tak kalah riang.

“Betul, kau! Sekarang pemberitahuan di aula jam 10.00 PM. 10 menit lagi,”kata Yun Hi. Yun Jae melirik arlojinya menunjukan pukul 09.50.

“Lebih baik kita ke aula sekarang,”kata Yun Jae sambil berjalan ke Aula dengan dingin. “Ya,”jawab Yun Hi singkat, jelas, dan padat.

“Kau lihat sendiri, Aula sudah cukup banyak orang,”kata Yun Jae. “Ho-oh. Kalau kita datang pas waktunya bakal ramai sekali,”sahut Yun Hi sekenanya.

10.00 PM —

“Oke, all! Listening me, please?! We will choose 3 student for gift to Seoul, Understand?” Ms. Switch mulai menjelaskan. “Understand Ms….”jawab semuanya.

“Kalian akan pergi tanpa penjagaan. Jadi, kalian ke Seoul hanya bertiga,”jelas Ms. Switch lagi dalam bahasa Inggrisnya yang kental.

“Baiklah, yang akan terpilih adalah…. Park Yun Jae dari X – C, Ahn Yun Hi dari X – C, Swerth Aleriana dari X – F,”jelas Ms. Switch.

“Whoaa!! Yeyy!!”seru Swerth, Yun Jae, dan Yun Hi berbarengan. Yang lainnya menatap mereka sinis, iri, dan dengki.

“Thank You, Ms!”kata mereka kegirangan. “You are welcome, hunny…”jawab Ms. Switch sambil tersenyum.

“Oh, ya! Besok kalian sudah di bandara pukul 09.00 AM. Ini tiket kau Yun Jae, ini kau Yun Hi, dan ini kau Swerth,”kata Ms. Switch sambil nyerahin 3 tiket ke Seoul.

“Thank You, Ms! We love you *hah? Lesbi?*”seru mereka serempak dengan riang *Aish mereka ini seperti anak-anak saja!* #plakk *DitamparSwerth dan YunHi*

——

“Hello, all!”sapa Yun Jae pada Swerth dan Yun Hi. “Hello!”sapa balik Swerth dan Yun Hi.

“Aku berharap bisa bertemu Kim Kibum di sana!”harap Yun Jae. “Aku juga! Semoga bertemu Cho Kyuhyun senyum evil nya itu, lho!”kata Yun Hi sambil senyum senyum. “Aku sih.. Yesung dong! Lain dari yang lain!”kata Swerth dengan bangga.

“Kalian ini! Kita membicarakan bias kita tapi apakah kalian bisa bahasa korea dan letaknya?”cibir Yun Jae. “Aku sih bahasa nya bisa, lokasinya pun tahu. Bahkan sampai North saja aku hapal,”jelas Yun Jae tanpa maksud sombong.

“Aku hanya bisa bahasanya saja..”manyun Yun Hi muncul setelah berkata begitu.

“Lha, aku tak tahu apa-apa!”gerutu Swerth kesal. “Aish! Cloud babo!”cemooh Yun Hi. Swerth menginjak kaki Yun Hi.

“Aish! Kalian ini! Ayo kita boarding pass!”ajak Yun Jae sambil berjalan ke arah boarding pass.

—–

“Kapan take off nya?”gerutu Yun Hi yang duduk di tengah. “Sabar kali! Ini sudah mau take off,”kata Yun Jae singkat. Tak lama Yun Jae berkata seperti itu pesawat segera take off.

—–

 

Park Yun Jae POV

“Seoul! Akhirnya kita bertemu lagi!”seruku setelah keluar dari pintu pesawat. “Ne, sampai juga!”kata Yun Hi yang sepertinya kangen sekali dengan tanah air kami ber dua ini sampai sudah berbahasa korea!

“Ckckck! Bogoshipoyo Seoul!!”teriakku. Orang-orang yang di sekitarku memandangi ku. Sepertinya mereka brfikir aku Yyeoja gila? Biarkan saja! Yang penting aku dapat melampiaskan kekangenanku (?) pada Seoul!

“Hm.. Berapa lama kitadi Seoul?”tanya Swerth yang sedari tadi diam. “setahuku, 4 hari,”jawabku.

Mata Yun Hi membulat mendengarnya. “Huwee! Cepat sekali?”gerutu Yun Hi.

“Gwechana, yang penting bisa pulang ke Seoul lagi!”tancap (?) Yun Hi lagi.

“kkaja ambil koper!”ajakku pada mereka.

—-

“Uwaa!! Sekarang tinggal cari taxi dan ke hotel yang di maksud Ms. Switch,”kataku sambil menarik koper ke luar.

“Yaak! Taxi!”panggil Yun Hi dan Swerth melengking. Aku sih hanya diam saja sambil mendengarkan lagu dari ipod ku dengan earphone.

“Ke hotel bla…bla…bla..”kata-kata Yun Hi terdengar kecil di telingaku. Aku memasukan koperku setelah melihat Swerth dan Yun Hi memasukan koper nya.

Sepanjang perjalanan aku hanya mendengarkan lagu dari ipodku dan berkutat pada ipad ku.

“Sampai!”kata Swerth riang. Aku mematikan ipadku dan memasukannya ke tasku. Sedangkan earphone masih nyangkut(?) di telingaku. Aku menurunkan koperku dank e tempat check-in.

“Annyeong haseyo, Park Yun Jae imnida ahjussi~ Kamar atas nama Park Yun Jae, Ahn Yun Hi, dan Swerth Aleriana, nomor?”tanyaku ramah pada ahjussi tempat check-in. “Oh,ne Park Yun Jae 369, Ahn Yun Hi 371, Swerth Aleriana 373. Masukan kode kamar kalian! Jaga baik baik kode nya!”pesan ahjussi pada kami.

“Ne, gomapta ahjussi!”jawab kami ramah.

“Annyeong Yun Hi! Bye Swerth!”kataku sambil menekan kode kamar ku 369221

“Annyeong! Bye!”jawab Yun Hi dan Swerth.

—-

“Kurasa hari ini adalah hari terakhir kita di Korea,”kataku lesu. “lebih baik kita habiskan waktu kita ke Lotte World?”usulku. “Oke! Good Idea!”puji Swerth.

@LotteWorld~

“Kita berpisah saja, ne?”tanyaku pada mereka. “Ya sudah.. Bye! Kumpul di Café XXX, ya?”kata Swerth sambil berlari berpisah arah.

“Annyeong Yun Hi!”lambai ku pada Yun Hi

“hmm.. ke mana, ya?”gumamku. “Aha! Ke ice skating aja!”gumamku riang  sambil ke arena ice skating.

Aku memakaikan sepatu pisau itu ke kaki ku. Lalu masuk ke dalam arena ice skating.

Brr… dinginnya menusuk sekali! Batinku.

Aku berjalan jalan di atas ice. Benar-benar dingin!

Bugh!

“Auuhh!”rintihku. Barusan saja aku di tabrak oleh seorang namja. “Mian, mianhae, jeongmal mianhae!”kataku sambil menunduk-nunduk.

“Ah..! Ini bukan salahmu ini salahku.. Mianhae..”kata namja itu sambil menatapku. “Uhmm.. gw.. gwechana..”kata ku gugup baru kali ini aku di pandang selekat itu.

“Kau kim kibum, ne? Mata mu seperti Key!!”kataku samba menatapnya tajam.

“Diam, jangan kasih tau siapa-siapa!”

Aku segera berlari keluar dari arena ice skating saking senang nya bisa bertemu biasku itu.

“Oh, ne! sekarang waktu nya ke Café XXX”gumamku.

Di café itu baru ada Swerth. Maka, aku menceritkan semuanya. Ada tatapan iri di muka Swerth tapi kubuang itu jauh-jauh aku tetap bersikap normal. Yun Hi datang ke café XX tapi aku lupa untuk menceritakannya. Sekaligus aku takut Yun Hi I..i..iri..

“Sudah malam, pulang yuk!”ajak Yun Hi pada aku dan Swerth. “Sebentar Yun Hi-ah! Aku ingin membeli ice cream!”kata ku sambil berlari ke toko ice cream smoothie (ngarang banget thor!)

Keluar-keluar aku membawa ice cream large corn 3 scoop. Yun Hi dan Swerth melongo melihat ice cream ku.

“waeyoo chingudeul?”tanyaku santai sambil menjilati ice cream largeku itu.
“Kau, gwechana?’tanya Yun Hi sambil memegang keningku, leherku, dan tanganku.

“Ya! Aku ini sehat-sehat saja Ahn Yun Hi!”cetusku kesal melihat Yun Hi yang seperti orang gila.

“Sudahlah! Kkaja pulang!”kataku sambil mengerucutkan bibirku.

—–

“Annyeong! Swerth besok pagi bangunkan aku ya! Ketuk saja pintu kamar 369 ku! Aku akan bangun aku tidak ingin ketinggalan pesawat!”pesanku dan Yun Hi pada Swerth.

Author POV 

Ya!”jawab Swerth. Timbul seulas senyum licik dari mulut yeoja itu.

@Kamar Yun Jae 369–

“Huaa… ngantuk! harus tidur cepat nih! Besok bangun pagi! Hwaiting Yun Jae!  Jangan kesiangan!”kata Yun Jae sambil mengepalkan tangannya di depan kaca.

alhasil ia malah membaca novel sampai larut malam. Pukul 03.00 a.m KST!

@Kamar Yun Hi 371–

“Harus tidur lebih cepat supaya tidak kesiangan!”kata Yun Hi sambil menyalakan televisi.

Alhasil ia malah menonton filmnya sambil tertawa-tawa sampai larut pukul 02.30 a.m KST

@Kamar Sweerth 373–

“Tidur lebih cepat, itu membuat rencana ku lebih baik!” katanya sambil merebahkan diri di ranjang dan tidur.

Kringg kringg kringg!! suara alarm Swerth berbunyi. Ia segera mandi dan membereskan semuanya. Lalu, ia keluar kamar dengan koper, dan semua barangnya. Ia memandang kamar 369 dan 371 dengan tatapan licik dan benci. Ia segera berjalan kebawah dan ke bandara Incheon airport.

“Hoaam!! Jam berapa ini?”tanya Yun Jae uring-uringan sambil melihat jam hp nya. “Gyaa! 10.00 a.m KST?! Pesawat sudah berangkat.. mungkin Yun Hi dan Swerth marah padaku atas kejadian itu,”gumamku lesu. Yun Jae tak tahu kalau Yun Hi di tinggal juga.

“Bagaimana aku pulang? ha? Aku tak punya uang untuk pulang!”gerutu Yun Jae sambil berjalan ke arah kamar mandi.

“Huaah! Se tidaknya air dingin tadi sudah menyegarkan tubuhku. Tapi tak perasaan ku!’ kata Yun Jae sambil memakai baju tank top nya yang berwarna putih se pinggul dan kemeja lengan panjang berwarna biru se perut, celana se lutut atasan dikit, sepatu kets, rambut nya yang panjang blonde berwarna coklat ke merahan di urai begitu saja. Ia menggunakan tas selempangnya yang berisi hp, dompet, ipod, earphone, dan ipad. “Aku harus mencari pekerjaan! Hwaiting Yun Jae!”kata Yun Jae menyemangati diri sendiri dan berjalan keluar hotel.

Ahn Yun Hi POV

Kenapa mereka meninggaliku di sini sendiri?”geramku tak karuan. “Masa bodoh! toh, aku juga masih ingin di sini! Untung aku masih mempunyai uang simpanan!”geram ku lagi.

Begitu jahatkah Swerth dan Yun Jae-ssi? sahabatku dari umur 10 tahun itu? sudah 9 tahun Yun Jae dan aku bersahabatan tapi kenapa aku di tinggal oleh nya? batinku menangis.

Aku berjalan ke kamar mandi untuk mencuci muka, menyegarkan mata ku. Setelah membasuhi mukaku aku keluar dan ke dapur membuat sandwich sederhana dan minuman cola.

Setela sarapan, aku bingung harus ngapain… huhh menyebalkan!!! akhirnya aku memutuskan menonton televisi saja.

Bagaimana kalao uang ku habis? Oh ne minta appa, atau umma saja… batinku.

Argh! Tapi aku tak ingin merepotkan mereka. Toh, mereka juga sibuk sekali sama seperti umma, appa Yun Jae.

Percuma kekayaan ini, kalau mereka sibuk dan tidak ada perhatian untukku!

Film komedi itu cukup meluluhkan kesedihan di hatiku. Huft… bosan juga nonton doang gumamku. Akhirnya aku memutuskan membaca Fanfiction Super Junior. Woaah! Cho Kyuhyun main cast nya!

Aku terus saja berkutat dengan hp ku.

Park Yun Jae POV

Hh… Butuh pekerja ahjussi?”tanyaku pada 1 entetaiment. “Mian… Anio.. kami tidak membutuhkan pekerja,”katanya dengan wajah menyesal.

“gwechana ahjussi..”jawabku ramah.

“annyeong ahjussi~”pamitku ramah sambil beranjak dari ent itu..

“Ahjussi~ Kau membutuhkan pekerja ?”tanyaku pada 1 ent yang bernama SM Ent.

“Wahh! kebetulan sekali! Kami butuh pelayan cafe!”kata ahjussi itu girang. “Jeongmal ahjussi? Waahh gomapta ahjussi!”kataku riang. “Kapan aku mulai bekerja?”tanyaku.

“Sekarang”

Mataku membulat.

“Ahjussi… baju pekerja nya?”tanyaku ragu. “Bebas di sini.”jawab ahjussi itu.

“Baiklah…”kataku riang. “Masuklah itu cafe nya”kata ahjussi sabil menunjuk sebuah cafe.

Aku masuk ke dalam cafe tersebut, dan jejeng~~! Aku mendapat pemandangan yang W-O-W! anggota  SM Family SHINee, Super Junior, f(x), SNSD dan lain lainnya sedang berkumpul.

Dengan gugup aku menghampiri mereka untuk mengenali diri,”Annyeong haseyo Park Yun Jae imnida~ Aku pelayan baru di sini…”

“Annyeong Park Yun Jae! Krystal imnida~”sapa Krystal sunbaenim padaku. “annyeong Sunbaenim!”jawabku sdikit gugup. “Jadi, kau namanya Park Yun Jae?”tanya seseorang sunbaenim. Astaga itu Key sunbaenim. “ne.. sunbae..”jawabku gugup. “Kenapa kau lari saat itu?”tanya Key.

“Hmm.. euuh.. uhmm.. di tunggu chingudeul.. ne, di tunggu chingudeul sunbaenim,”jawabku.

“Annyeong sunbaenim aku permisi..”pamitku pada mereka semua.

“Yun Jae-ssi! Aku mau pesan!”panggil JongHyun sunbaenim, Amber Sunbaenim, Krystal sunbaenim, Jessica sunbaenim.

“Ne, sunbae.. Pesan apa?”tanyaku rasa gugupku sedikit memudar. “Kimchi, kimbap, bulgogi nya dua,”kata Jessica sambil tersenyum.”ne”jawabku singkat, dan padat.

Ini Kimchi, kimbap, dan bulgogi nya,”kataku sambil meletakkan pesanan mereka.

Saat aku ingin kembali ke dalam Jessica sunbaenim memanggilku,”Yun Jae-ssi!”.

“Ne?” tanyaku sambil menaikan alisku. “Kalau ku boleh tahu.. kau tinggal di mana?”tanya Jessica sunbaenim lagi.

“Di ..di.. hotel XXX”kataku. “Sunbaenim aku permisi dulu..”kataku.

———–

Permisi, maaf cafe mau ditutup,”tegur seorang pelayan pada anggota SMent. “oh, ne.. “jawab mereka semua.

Mereka bukannya pulang ke dorm masing-masing tapi malah menunggu di luar.

“fiuhh! Akhirnya selesai juga beres-beresnya…”gumamku lega. Aku seger keluar dari dalam cafe.

“Lho.. sunbaenim kok belum pulang?”tegurku kepada mereka semua. “Hmm.. kami ingin mengantarimu Yun Jae-ssi”jawab Seohyun. “Tidak usah sunbaenim merepotkan kalian,”tolakku.

“Gwechana Park Yun Jae..”kata Key. “Hff… baiklah.. siapa saja yang ikut?”tanyaku melemparkan padnanganku ke mereka smua.

“hmm.. kami semua.. hehhe..”jawab Jessica sunbaenim cengar-cengir kuda.

@hotelku..

“Mau mampir?”tawarku pada mereka semua. “Uhm.. boleh..”jawab Seohyun dan Tifanny.

“Tunggu sebentar aku ganti baju dulu,”kataku sambil masuk kedalam kamarku. Aku mengganti pakaian ku dengan kaus berlengan pendek lusuh *kalian tahu kan baju bahan lesu itu?* celana hotpand, sandal hotel, dan rambut blondeku ku ikat satu.

Aku keluar kamar dengan hp di kantongku tiba-tiba hp ku berbunyi,”Nareul bborichyuhdo geydael jinjjaro wonhae~” matilah aku! itu lagu reff A mi go Key sunbaenim.

Seluruh mata pada tertuju pada ku dan kemudian berganti ke Key sunbaenim.

“Uhm.. ehmm… permisi sunbaenim aku angkat telepon dulu!”kataku sambil menyembunyikan wajah kepiting rebusku itu.

“yeoboseyo?”

“Kau dimana pengkhianat?”

“Yun Hi-ssi! Kau micheoseo ? aku bukan pengkhianat melainkan kau dan Swerth ! Kau tahu? Kalian meninggalkan ku disini babo!” klik. Emosi ku meningkat.

Ckrek aku membuka kamarku .

“Mwo? Kok..”kata kata ku terputus.

“hehehe… mianhae lockets.. Aku ingat MBLAQ, Beast dan Boyfriend ada di kamar sebelah. Jadi sekalian saja ku ajak ke sini,”cengir Taemin sunbae.

“Huh? Lockets?”geramku. Lagi lagi hp ku berdering,”Nareul bborichyuhdo geydael jinjjaro wonhae~” Aishh! geramku

Key memasang tampang menggoda. Cih?! Aku di goda oleh biasku ? Micheoseo dah! batinku sambil mengangkat telepon itu

“Yeoboseyo!”

“Apa maksud mu Yun Jae-ah?”

“Ya! Kau harus nya tahu Yun Hi-ah! Nona Ahn, dengarkan aku ya! Kau dan Nona Aleriana telah meninggalkanku pabo! Dan aku benci itu!”

“Ya! Aku juga di tinggal! Berarti Swerth yang meninggali kita!”

Klik aku segera mematikan hp ku itu dengan kesal karena di adu domba oleh Swerth. Aku membalikan badan jejeng~ aku berhadapan dengan Key sunbaenim.

“ehh.. sunbaenim..”kataku gugup. “Wae?”tanyanya santai. “Jangan panggil aku sunbaenim! Aku tak suka itu! Panggil saja aku Key!”katanya ketus.

“eh.. ne ..k.k.key..”jawabku gugup.

“Erhmm… kau lockets kan?”ia memasang muka menggoda nya. dan itu berhasil membuat pipiku semerah kepiting rebus!

“Erh… n..n..ne..”jawabku malu-malu.

“Woaa! Karena kau lockets kkaja kita berfoto bersama!”kata nya sambil menarik lenganku.

Tidak lama aku sudah asyik berfoto dengan Key sunbaenim ehh… Key..

Setelah selesai berfoto, Key mendekatkan muka nya ke muka ku hanya berjarak beberapa inci.

Aku bergetar dan memejamkan mataku

dan…

TBC

heheh gimana?gimana? jelek ya? Gajeya ? Gatot ya?

miann dehh kalo jelek gaje dan gatot .. beri kritik, saran, komment,dan like, ne ^^

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

6 thoughts on “Triple Love’s – Part 1”

    1. Gomawo ya… Ini juga lagi dalam proses pembuatan lanjutannya kok. Tapi nanti saya coba untuk mem post next partnya lebih cepat. Tolong tunggu, juseyo 😉

  1. Kyaaaaa

    Akhirnya SJ oppadeul jd main cast, wlopun blom keluar

    Hahaha

    Asik nih ceritanyaaaa
    Ditunggu next part!

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s