Eomma, Saranghae !!

Eomma, Saranghae !!

Author : Keydima aka Anita Diana Kusuma aka nita diana

Main cast :

Choi Minho

Yoon hyun ra

Choi Ahjumma

Support cast : Find By Your self

Genre : Family, Angst,Life

Rating : G

Notes : FF ini terinspirasi dari seorang ahjumma(ibunya temenku) yang cerita tentang kehidupannya dan memperbolehkan aku untuk nulis FF ini, terharu sama ceritanya dan membuatku kepengen ngebuat FF ini tentunya dengan sedikit perubahan. dengan segala imajinasi dan dicampur cerita ahjumma itu jadilah FF ini dan aku semakin sayang sama eomma, EOMMA!! SARANGHAEYO!! *cipika cipiki *abaikan

P.s : baca FF ini dibantu  dengan lagu Life –SHINee dan lagu Quasimodo –SHINee

*********_******

~Choi Minho POV~

Kalian tau tidak saat kita mengalami patah hati siapa yang akan menampung air mata kita ? teman ? aku saja tidak pernah merasa punya teman, kekasih ? hey, ayolah abad ini perempuan sudah tidak memandang wajah lagi, mereka bahkan memandang dari mobil mewah seperti apa yang dibawa seorang namja. Aku baru sadar disampingku ada orang yang sangat menyayangiku, bahkan rela mengorbankan nyawanya

Eomma….. sudah tidak terlalu asing kan ? yaps~ aku sekarang berbicara tentang eomma, aku berharap kalian harus mendengar cerita ini, dengan begitu kalian tidak akan merasa aku gila lagi

Flashback on…

Musim semi membuat bunga-bunga bermekaran, dari atas sini aku dapat melihat bunga bunga sakura bermekaran indah memperlihatkan kecantikan alam yang diciptakan tuhan untuk kita

Aku melihat yeoja paruh baya berjalan menghampiri motornya, dengan langkah terburu-buru dia pun menyalakan motornya lalu melesat pergi entah kemana, aku saja tidak peduli padanya lagian untuk apa aku peduli pada yeoja itu, kata Appa dia itu suka sekali merusak

~Choi Haneul aka Choi Ahjumma POV~

Aku segera melanjukan motor yang kukendarai untuk menemui seorang yeoja yang bisa membuatku tenang, yeoja itu adalah Yoon hyun ra, seorang yeoja yang sekelas dengan minho, aku ingin menanyakan bagaimana minho disekolah, bagaimana dia cara belajarnya. Aku tetaplah seorang eomma walaupun suamiku sering memukuliku dengan semua tindakanku

Menurut kalian, apakah pemikiranku salah ? jika aku berkata pada Anak perempuan dan laki-lakiku  kalau dia belajar dengan rajin dan menghormati ibunya pasti dia akan berhasil, benar kan ? apakah aku seorang eomma yang salah ? sudah kubilang beberapa kali namun tetaplah seperti itu,aku bahkan sudah menyerah sekarang

“annyeong, neo Choi ahjumma ?” Tanya seorang yeoja yang kurasa adalah Yoon hyun ra, dia menuntunku untuk duduk di bangku Kona Beans dan memesan minuman. Aku mendambakan anak seperti yeoja di depanku ini

“mm.. ahjumma, dari cerita yang ahjumma ceritakan padaku, sedikit membuatku terharu ahjumma, kau yeoja yang tegar dan berhati emas. Bahkan jika aku membayangkan jika aku adalah anak ahjumma aku tidak akan seperti Sooyoung eonnie yang menyia-nyiakan ahjumma, namun aku turut senang akhirnya SooYoung eonnie sadar ^^” aigoo~ yeoja didepanku ini sikapnya sangat  manis pada orangtua, aku ingin memiliki anak seperti dia namun apa daya anakku seperti itu

“mm.. ahjumma, jika kau tidak keberatan bagaimana kisah ahjumma aku tulis ? sepertinya kisah yang menarik dan aku yakin Readers yang membaca akan banyak sekali”

“terserah kau saja hyun ra, aku tidak keberatan, oh ya kau penulis kah ?” kulihat hyun ra tersenyum malu-malu menanggapi pertanyaanku

“aku Cuma hobby ahjumma, dan aku Cuma bermodal nekat”

“Jinjja ? kamu tau bahwa bakat kamu itu jarang sekali, teman ahjumma bahkan hobbynya menulis sekarang dia menjadi seorang penulis sekarang, ahjumma lupa namanya, ahjumma sangat mendukung hobbymu hyun ra”

“hehe.. doakan aku ahjumma”

“ahjumma akan selalu mendoakanmu kok, mm..bolehkah ahjumma bercerita tentang kehidupan ahjumma padamu ? tapi jangan bilang siapa-siapa”

“tentu boleh ahjumma, tepatnya ahjumma boleh curhat denganku, tenang aku pendengar yang baik” hyun ra kembali meneguk cappucinonya, begitu pula choi ahjumma yang meneguk Espressonya

“ahjumma adalah anak tunggal, Setelah ahjumma menikah, ahjumma berinisiatif untuk tidak berhubungan lagi dengan saudara-saudara sepupu ahjumma yang di busan dan daegu, hingga ahjumma berpikir untuk kembali berhubungan dengan saudara-saudara sepupu ahjumma karena keadaan ahjumma, kamu tau ? Appanya minho itu selalu membela anaknya, bahkan ahjumma sering dipukul di depan mereka hingga mereka sering melawan ahjumma, ahjumma sempat mengatakan pada mereka ‘kalian jangan melawan eomma, surge itu dibawah telapak kaki eomma’ tapi tetap tidak ada hasilnya, namun Sooyounglah yang sekarang merasakan dan sudah bisa menghargaiku, tidak dengan minho” air mata terjatuh di pipi choi ahjumma, begitu pula dengan hyun ra, yeoja itu langsung mengelus pundak ahjumma itu untuk memberikan kekuatan

“ahjumma harus sabar, pasti nanti minho akan berubah”

“ne..”

“ahjumma, kau tau aku berandai jika aku menjadi anakmu aku pasti tidak akan menyia-nyiakanmu, tapi kenapa ahjussi suka memukul ahjumma ? dan sekarang aku merasa seperti psikiater”

“dia selalu menentang apa yang kukatakan,aku bahkan pernah ditampar dan dipukuli olehnya”

“ahjumma, kau sangat tegar” hyun ra tak dapat lagi membendung air mata harunya mendengar cerita demi cerita yang diceritakan oleh ibu dari teman yang bahkan tidak dekat dengannya

“sudahlah hyun ra, tak perlu seperti itu, kau ini sangat sensitive sekali jika membicarakan hal seperti ini ya ?”

“Mollayo ahjumma, aku memang seperti ini dari kecil, suka tersentuh dengan hal sepele kadangnya, bahkan aku menangis jika ada film sedih, aku aneh kan ahjumma ?” hyun ra menertawakan dirinya karena merasa aneh, choi ahjumma menggeleng kepalanya pelan sambil tersenyum

“kau tidak aneh hyun ra, karakter sepertimu sudah jarang sekali, ahjumma pikir kau itu yeoja tanpa ekspresi karena ahjumma dan kau baru pertama kali menatap muka dan berbicara”

“ah~ hyun ra, kau tidak pulang ? tidak terasa ya sudah lama kita disini, bair ahjumma yang bayar” hyun ra dengan segera menolak dengan halus

“tidak usah ahjumma, aku sudah membayarnya hehe..”

“ah~ sudahlah, jika kau sudah membayar kau harus menerima ini” choi ahjumma memberikan 70.000 won untuk hyun ra, awalnya hyun ra menolaknya karena menurutnya nominalnya besar sekali

“sudahlah, anggap saja bayaran karena sudah membantuku Mrs.psikiater” hyun ra terkikik kecil mendengar pernyataan choi ahjumma, dia pun mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya dan berbungkuk hormat

“ahjumma, aku pulang ne” hyun ra segera berlari untuk sampai ke rumahnya, namun saat menyeberang jalan dia tidak melihat ada mobil melaju kencang

“AAAAAA!!!!!!!” BRUKK!! Tubuh hyun ra terpental seketika saat tubuhnya ditabrak oleh mobil itu, Choi ahjumma yang melihat itu langsung menelpon ambulance dan berharap hyun ra selamat, walau bagaimanapun, hyun ra juga yang membuatnya sekarang lebih tenang.

Sesampainya di rumah sakit, hyun ra segera dibawa ke ruang UGD, choi ahjumma segera melihat contact di ponsel hyun ra dan menghubungi orang tuanya namun tidak diangkat, dia teringat kalau hyun ra mempunyai tunangan, dengan segera choi ahjumma mencari-cari nama tunangannya dan akhirnya ketemu

“Yeobseo hyun ra-ah, waeyo ?” jawab orang diseberang sana

“mianhae sebelumnya Key-ssi, saya Choi ahjumma, tunanganmu kecelakaan bisakah kau datang ke Seoul Hospital  ? kalau bisa ajak orangtuanya ne”

“eoh~ choi ahjumma, MWO ? hyun ra kecelakaan, Hajiman… orangtua hyun ra sudah tiada ahjumma, baiklah ku akan kesana bersama saudaranya” Flip! Telpon pun terputus, choi ahjumma duduk di kursi tunggu sambil berdoa yang terbaik untuk hyun ra. Tak lama datanglah 2 orang yang berlari kearahnya

“ahjumma, aku Key, tunangannya apa yang terjadi ?” Tanya namja yang bernama key itu pada choi ahjumma, choi ahjumma menceritakan tentang kejadian tadi, key hanya merunduk merasa bersalah, bagaimanapun harusnya dia menjemput tunangannya itu.

Dokter keluar dengan raut wajah yang sulit ditebak, dan menghampiri mereka berdua

“adakah yang disini yang dipanggilnya Choi ahjumma, key dan Yoon eun hye ?” ketiganya mengangguk lalu dipersilahkan masuk kedalam ruangan, key langsung berlari dan menggenggam tangan hyun ra yang tidak dipakaikan infuse

“chagiya, kenapa kau tidak menelponku untuk menjemputmu ?” Tanya key dengan nada sendu, hyun ra mengelus tangan key  yang menggenggamnya dan mencoba bicara

“tidak apa key, tenang saja aku pasti akan sehat kok, oh ya mana Choi ahjumma ?” merasa terpanggil, choi ahjumma segera menghampiri hyun ra

“mianhae hyun ra, jika ahjumma tidak mengajakmu bertemu tidak akan seperti ini”

“gwenchana ahjumma, oh ya eun hye, tolong hubungi minho suruh dia kesini please” pinta hyun ra pada eun hye, yeoja itu mengangguk lalu menelpon minho agar datang kesini

Selang beberapa menit kemudian, seseorang datang lalu berdiri dihadapan hyun ra, yeoja itu tersenyum mendapati minho telah datang, hyun ra mengisyarat pada key dia ingin berbicara berdua dengan minho

“minho-ya, aku sudah mendengar cerita Choi ahjumma, tapi kau jangan marah ne, aku harap kau mau menuruti dan menghormatinya sebagai eommamu, dan kau jangan melawan, ini permintaanku”

~Choi Minho POV~

Aku mendapat telpon dari eun hye kalau hyun ra mengalami kecelakaan, aku segera mengendarai motorku untuk sampai di Seoul hospital, bagaimanapun hyun ra selama ini telah mencuri hatiku, aku jatuh cinta padanya namun kenyataan pahit yang kuhadapi adalah dia tunangan Key, tunangan orang yang sedikit dekat denganku, namun biarlah aku dalam cinta diamku

Aku memasuki ruangannya dan melihat Eomma, eunhye dan key. hyun ra mengisyaratkan mereka kalau dia ingin berbicara berdua denganku, dan semuanya pun mengangguk lalu beranjak keluar

“minho-ya, aku sudah mendengar cerita Choi ahjumma, tapi kau jangan marah ne, aku harap kau mau menuruti dan menghormatinya sebagai eommamu, dan kau jangan melawan, ini permintaanku” aku cukup terkejut mendengar itu, apa eomma sudah menceritakan segalanya ? tapi tak usah dipikirkan, yang penting sekarnag aku harus menanyakan yang ada diotakku segera

“kenapa kau mau aku berdamai dengannya ?” ketusku padanya, aku memang menyukainya tapi aku tidak nyaman mendengar pernyataan dari bibirnya

“kau tau ? Choi ahjumma adalah orang yang paling tegar yang pernah aku temui, disaat dia dibentak, dipukuli bahkan ditampar oleh ayahmu di depan kau dan Sooyoung eoonie dia tidak pernah membalasnya, dia bahkan tetap tersenyum padamu walau kau selalu tak menyadari itu, minho kumohon berdamailah dengan ahjumma” pintanya dengan sungguh-sungguh, jujur aku juga ingin berdamai dengan eomma, tadinya aku berpikir kalau eomma tidak akan memaafkanku, dan aku menyesal sekarang sudah tidak pernah peduli dengan eomma

“geurre… aku akan berdamai dengan eomma, walau bagaimanapun aku juga ingin sih sebenarnya berdamai dengan eomma, namun Appa selalu melarangku” jelasku dan membuat dia tersenyum

~back to Author POV~

“bisa kau panggilkan Key”

“tentu saja, chamkaman” minho segera bangkit dari tempatnya lalu berjalan keluar untuk memanggil key, tak lama key pun masuk dan duduk disebelah hyun ra

“chagiya, bisakah kau menyanyikan lagu Quasimodo ?” key mengernyit pelan melihat hyun ra yang tiba-tiba meminta menyanyikan lagu sedih itu

“geurre, tapi kau harus menerima ini” key mengeluarkan bunga mawar putih kesukaan hyun ra, dengan antusias diapun mengambil bunga itu dari tangan key namun dijauhkan oleh key dan yeoja itu tak sengaja hampir terjatuh namun ditahan oleh key, namja itu pun mencium kilat bibir hyun ra lalu menyerahkan bunga itu, pipi hyun ra bersemu merah dan key pun mengambil nafas sebentar lalu bernyanyi

“Gaseum gadeuk.han geudae heunjeok

Nareul soomshwigae haeyo

Dal.bit.chae gin bami modu mooldeulmyeon

Hye.eonal su eopneun gidarin da kkeutchi nalkkayo

Gijeokeul bileo mootgo dap.haeyo

Oh, geudae mamae datgo shipeun nal malhaji

Mot.hae shirin gooreum dwi.ae garin byeolbitdeul.cheoreom

Saranghae ipsool kkeutae maemdoldeon apeum gobaek modu

Kkeutnae noonmulae heulleo

Shimjangae datneun ee hwasaleun

Eejen nae mom gatgaetjyo

Jukeul mankeum neomu apado

Nae mamae bak.hin geudaereul kkeonael su eopnaeyo

Sarangeeraseo nan sarangeeraseo

Na geudael gatji mot.haedo nae mami

Kkeutnae seulpeun inyeonae byeok apaegaromak.hyeodo

Saranghae barabol suman itneun gosiramyeon

Geudaen nae jeonbunikka

Su maneun bam jisae.ooda

Nae noonmul gateun byeol.bit.chi

Meotji anneun biga dwaemyeon

[Onew] Gieok.haeyo naega saranghaetdan geol

Na geudael gatji mot.haedo nae mami

Kkeutnae eulpeun inyeonae byeok apae

Garomak.hyeodo, geudaereul saranghae

Barabol suman itneun gosiramyeon

Geudaen nae jeonbunikka

Na geudael gatji mot.haedo nae mami kkeutnae (I need you)

Seulpeun inyeonae byeok apaegaromak.hyeodo

(I am trying not to cry over you, baby)

Saranghae barabol suman itneun gosiramyeon

( Neol saranghae, geudaereul saranghae)

Geudaen nae jeonbunikka

Himgyeopji anayo, oh no

Nae geudaera geudaenikka

Apado oolryeodo saranghae” hyun ra menutup matanya dan masih memeluk bunga mawar putih dari key itu sambil tidur di kasurnya, key tersenyum lalu mengecup bibir hyun ra pelan dan melumatnya sedikit lalu menyelimuti tubuh hyun ra sebatas dada. Key tau kalau hyun ra sudah pergi Karena dia tak merasakan denyut nadi hyun ra. Key keluar ruangan dan menangis sambil menutupi wajahnya dengan kedua tangannya, Eun hye yang baru saja dari kantin rumah sakit segera menghampiri key, namja itu memberitahu bahwa hyun ra sudah tiada, eun hye sangat terpukul karena hyun ra adalah saudara yang sangat disayanginya, kesedihan pun tidak dialami mereka berdua saja, Minho yang mencintai hyun ra dalam diamnya juga ikut menangis, choi ahjumma langsung merengkuh anaknya itu dalam pelukannya dan menepuk punggungnya seraya memberi kekuatan

FLASHBACK END..

~Choi Minho POV~

Mengingat kejadian itu, tetap membuatku terpukul walau tidak separah Key, aku masih mempunyai eomma yang selalu menyemangatiku, kurasa eomma juga menyukai sifat hyun ra

“minho-ah, jangan melamun, ayo kita makan” seru eomma dari arah dapur, kini keluargaku telah utuh, tidak ada lagi bentakan dari Appa untuk Eomma, aku dan sooyoung noona sudah sadar akan kesalahanku, Appa juga begitu. Ini semua berkat hyun ra, semoga dia tenang disana

Jadi apakah kau akan menyia-nyiakan orang yang kau sayang seperti eomma ? kurasa jawaban itu adalah tidak lagi, karena kasih sayang eomma tulus tiada balas, walau aku memberikan bermilyaran Berlian dan emas tak akan cukup untuk membalas ketulusan eomma

Eomma… Saranghaeyo….

FIN~

Maaf kalau FF ini berantakan banget, Cuma pengen aja memenuhi permintaan ahjumma itu, aku selaku author yang membuat berterimakasih pada ahjumma yang sudah mau curhat denganku walau aku dikatain Mrs.Psikiater, TINGGALKAN JEJAK SEMUANYA!!!!!

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

11 thoughts on “Eomma, Saranghae !!”

  1. Mmmmm….
    Ceritanya bagus, tapi penyampaian kisah dan perasaan Choi Anjumma saat dia bercerita ke Hyun Ra, saya gak dapet feel-nya. Mian ya Keydima…

    Tapi saya ikut senang klo sifat Minho jadi lebih baik ke Eomma-nya, walaupun Hyun Ra-nya harus meninggal..

    Ok Keydima, ditunggu karya lainnya ya.. 🙂

  2. Ceritanya mengharukan ㅠㅠㅠ
    Tegar banget choi ahjumma…

    Feelnya kurang dapet, penulisannya juga masih agak berantakan. Tapi ceritanya bagus nyentuh bgt 😥

    Oke, ditunggu karya selanjutnya ya 🙂

  3. Aduh sedih banget. Jadi inget kalo aku lagi nakal ngelawan eomma ㅠ_ㅠ
    Tapi aku kaget banget begitu baca ternyata hyunra nya mati. Kasihan Key nya ㅠㅇㅠ

    Happy ending sekaligus Sad ending
    Tapi bagus kok

    정말 정말 사랑해 엄마! Jeongmal jeongmal saranghae eomma!

    사랑해요 엄마! Saranghaeyo eomma!

    Untung ini udah dicampur imajinasi, kalau belum tandanya author telah tiada. Hehehe becanda kok ^^

    Ditunggu karya selanjutnya!

  4. ceritanya menyenuhtuh banget.. apalagi pas hyunranya meninggal, mengharukan banget.
    aku kirain FF ini menceritakan tengtang minho yang jatuh cinta sama eommanya sendiri, soalnya aku cuma liat judul sama maincastnya doang. tapi pas aku baca ternyata ceritanya mengharukan banget, daebak daebak..
    di tunggu karya2 selanjutnya dari author… thanks^^

  5. Hyora eon : sini sini biar aku hapus airmatamu eon *tebar tissu*
    Tapi makasih comentnya eon ^^

    Lydia eon : hehe… Iya sih eon, berantakan banget, sekaligus aku lagi berantakan bikinnya *apedah* tapi makasih comentnya

    Yongie : ha?? Feelnya kurang dapet ?? Iya sih, aku mikir juga, ada bagian yang feelnya kurang dapet._. Tapi makasih comentnya eon

    Vikey eon : gk apa eon, bacanya nanti, ninggal jejak aja dulu *numben baik nit._.
    Tapi makasih dah ninggal jejak eon *tebar recehan (lagi)

    Singye : iya, saranghae eomma ^^ jeongmal… Apa ??? Kamu pikir aku mati ?? Aniya… *becanda.. 😀
    Tapi makasih lho udah coment

    iamlittlejiyeon : sip *hormat* makasih lho udah coment ^^ *tebar recehan (lagi)

    Kim Rae Ah : kyaa… Kamu Line berapa ??? Kok manggil aku eonni ??? Kalau dibawah 99 Line sih boleh deh ㅋㅋㅋ~ tapi makasih udah coment ^^

    annisancoot : jadi teringat sangkuriang… :D, sini-sini aku kasih tissu deh 😀 tapi makasih lho udah coment, baik deh *kasih berapa ya ? Seribu deh *PLAK!

  6. Idem sama Hyora..
    (╥﹏╥)
    Huweee,, ember mana emberr!

    Nita, utk nama orang walaupun di tengah kalimat, tetep diawali huruf kapital ya,
    Eun Hye, Hyun Ra, Choi ahjumma.

    Keep writing, ne!

  7. dee eon : nih eon embernya*kasihember
    oh iya, oke eon lain kali aku bakal pake huruf kapita di awal naa orang

    makasih comentnya eon 😉

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s