The Girl in a Glass

Author : Chocholia

 

Title    : The girl in a Glass

 

Cast    :

Kim Jonghyun ‘Shinee’

Ruphee ( fanfictionofruphee.wordpress.com )

 

Genre : Romance

 

Length: Ficlet

 

Rating: PG 13

 

A/N     : Pernah diposting di wp pribadi >>> chocholia.wordpress.com

 

Say No To Plagiat!!!

 

The girl in a glass poster.psd

~ o0o ~

 

 

 

Namaku Kim Jonghyun. Dan aku menyebut gadis itu sebagai ‘The girl in a glass’

Entah mengapa aku suka dengan istilah itu, dan menurutku itu sangat pas untuknya. Ada beberapa alasan yang membuatku memberikan sebutan itu padanya.

Yang pertama karena dia sangat cantik.

 

Lalu apa hubungannya?

Hah, benarkah kau tidak tahu? Jika sebuah berlian atau permata bernilai sangat tinggi karena kecantikannya, pasti dia tidak akan digunakan oleh pemiliknya dan akan selalu disimpan dibalik lemari kaca.

Rambut panjangnya yang berwarna hitam, mata coklatnya hidungnya yang mungil dan bibirnya yang tipis menjadi paduan yang lebih dari sekedar sempurna tercetak di wajahnya.

Kau masih belum mengerti? Aish~ ya sudahlah kau memang tidak perlu mengerti!

Yang kedua karena aku merasa seakan dia tak dapat terjamah.

 

Mungkin karena dia terlalu cantik sehingga aku merasa dia tidak mungkin diraih oleh tanganku. Huft~ benar-benar bagai punuk merindukan bulan…

Dan yang terakhir karena aku selalu memandangnya dari balik kaca.

Eumm~ seperti yang kukatakan tadi kalau aku tidak memiliki kepercayaan diri yang cukup besar untuk mendekat kearahnya. Jadi aku hanya mengamatinya secara diam-diam dari balik kaca tempatnya berada. Mungkin menurutmu aku terlihat seperti orang bodoh. But hey… Ini menyenangkan asal kau tahu!

Melihat berbagai ekspresi yang dikeluarkannya memberikan sensasi menyenangkan tersendiri bagiku. Melihatnya tersenyum tertawa, muram bahkan saat dia melamun.

Ekspresi favoritku?

 

Saat dia melamun dia terlihat lebih cantik. Mungkin satu-satunya alasannya karena dia tidak terlalu banyak bergerak saat itu. Tapi sebenarnya dia terlihat cantik saat melakukan apapun. Dia benar-benar sempurna…

Namanya?

Heumm~ sepertinya aku harus membuat sebuah pengakuan.

Aku tidak tahu siapa namanya… Yang aku tau setiap teman kerjanya di café itu selalu memanggilnya dengan paggilan ‘Ruu’.

Cantik bukan?

Mungkin namanya Rubi. Seperti nama jenis batu indah yang tentu saja tidak bisa menyaingi kecantikannya.

Tempat tinggalnya?

Walaupun aku selalu menunggunya hingga dia selesai bekerja tapi aku tidak pernah mengikutinya hingga ke rumahnya.

Hey! Bukannya aku tidak ‘gentle’ hanya karena tidak mau mengantarnya. Tapi gadis itu sering dijemput oleh seseorang. Iya dia seorang pria.

Nama pria itu?

 

Ya! Bahkan nama gadis itupun aku tidak tahu, bagaimana mungkin aku tahu nama pria yang menjemputnya…

Oh iya, aku ingat. Gadis itu selalu memanggilnya ‘Kyu’.

Jangan tanya mengenai prediksiku tentang namanya kali ini. Aku tidak mau menjawabnya.

Kenapa?

 

Tentu saja karena aku membencinya.

Mereka terlihat sangat akrab dan serasi. Yah, pria itu memang tampan, tapi aku jauh lebih tampan darinya.

Aku cemburu?

Mungkin. Aku tidak suka melihat senyum bahagia pria itu saat menggandeng gadis kaca ku…

Okey… dia memang bukan milikku.

Apa yang akan kulakukan sekarang?

 

Entahlah aku belum tahu…

Tapi hari ini sepertinya aku sudah cukup puas menatap pria itu tidak bisa tersenyum lagi saat memegang erat tangan Ruu…

Bagaimana penampilannya saat ini?

Siapa? Pria itu? Atau si gadis dalam kaca?

Jika yang dimaksud adalah pria itu, dia terlihat sangat buruk hari ini. Lihat saja dasi dan rambutnya yang sudah tak karuan. Dan hidungnya sudah memerah, matanya pun begitu.

Dan Ruu…

Seperti biasa dia cantik. Dia terlihat semakin mengagumkan saat menggunakan gaun putih itu.

Sekuntum mawar putih di tangannya juga menambah keindahan yang memang sudah dimilikinya sejak kecil.

Bagaimana aku tahu?

Ya! Memangnya kau tidak melihat pigura besar yang ada di sudut kanan dekat pria bernama Kyu itu?

Dan wajah pucatnya saat ini tidak menghilangkan sedikitpun daya tarik dalam dirinya. Menurutku dia tetap yang paling menarik di ruangan ini.

Sudahlah sebaiknya aku secepatnya beranjak dari sini, sebelum seseorang mengusirku karena aku tak henti-hentinya tersenyum sembari mengagumi kecantikan gadis itu. Tapi sebelumnya, apakah aku harus berpamitan dulu pada gadis itu?

Ah~ sebaiknya tidak perlu. Karena sejak tadi pria itu terus berada di dekatnya.

Hei… Tadi kubilang dia terlihat cantik saat tidak bergerak bukan?

 

Dan aku akhirnya aku menyadari sesuatu. Selain terlihat indah dari balik kaca, gadis itu juga masih nampak mempesona saat di dalam kotak kayu…

 

 

~ End ~

 

 

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

 

22 thoughts on “The Girl in a Glass”

  1. ini gimana thor? pacar abang aku di bunuh gtu? terus di awetin di jadiin pajangan??? tapi kenapa ada kata-kata jjong harus pergi jadi bukan jjong yang bunuh? apa c ruu di bunuh buat di jadiin pajangan
    bagus kok thorrr tapi masih harus baca ulang deh aku kekekeke

    1. hey.. kenapa saya dibunuh dan dijadikan pajangan dibilang bagus.? *mojokMakanTembok
      waa~.. adik.n si Abang Evil, ia.? annyeong, ru imnida.. 🙂 gadis kaca.n si Jjong.. 🙂

  2. Cewek nya udah mati ya? Betul gak prediksi aku?

    Ceweknya gak bergerak dan wajahnya pucat Pakai gaun putih sambil memegang sekuntum mawar putih Berada dibalik kaca dan tetap cantik walaupun berada di kotak kayu kesimpulan : cewek ini udah mati dan berada di peti kayu

    Kyu mata dan hidungnya merah dengan keadaan gak karuan, kesimpulan : dia abis nangis Foto di pigura sudut kanan, itu foto nya ruu yang dipasang deket peti matinya ya?

    Prediksi aku betul gak thor?

    Tapi, Good ff thor ^^

  3. Ah~~ baru ngeh pas baca commentnya singye123-ssi. Mian, saya hopeless dalam FF kayak gini *pundung*

    Oke, kembali ke soal FF. FFnya keren tapi aku sempet stuck di paragraf terakhir, berusaha mencerna kata-katanya (sekali lagi, saya hopeless T^T).

    Nice FF~ keep writing!

  4. Lah, ini chocolia yg kmrn2 blognya abis aku datengin kan? Ya ampun, dunia blogging emang sempit ya.. Malah ketemu di sini 😆 well, ffnya bagus kok biarpun mungkin akan ada yang bertanya kalau gak dengan seksama bacanya, krn kejadiannya tersirat di balik kata2 semua.. Ada bbrp typo, yg paling kentara sih penggunaan double “aku” di bagian akhir.. Nice, keep writing 🙂

  5. eh ? yeoja.a meninggal??

    jadi si jjong belum kenalan dong sampe dy meninggal?

    aigoo,bisa banget thor mainin kata.a
    sampe ga ngeh kalo tuh yeoja dah tiada

    plok plok,good job (y)

  6. Aaahhhhh
    Pas baca kotak kayu ???
    Ha ?? Kayu ??? Agak bingung awalnya, 5 detik kemudian baru nyadar.

    Aahhhh aku galau baca ni ff, bagus thor.

  7. Si cewek meninggal ya?
    Makanya si Kyu berantakan?

    Ruu?
    Aku malah keinget sm puppy-nya Jong, Roo dibaca Ru kan?

    jiahaha*somplak

    1. ja-jadi..nama gukkgukk-nya Jjong….Roo????
      aahhh sama kyk nama username saya dong ToT huaaaaaaaaaaa #nangis #patahsemangat #galau
      padahal saya udh mikir matang2 buat username, ternyata sama kyk nama gukgukk Jonghyun TT
      makasih infonya….

  8. wwiihhh.. suka banget sama kalimat terakhirnya…. sampai merinding gitu o.o
    good job thor, keep writing ^^

  9. Chocolia….. aku merinding bacanya…
    Pas sadar kalu Ryuu sdh meninggal.
    Dan yang buat aku tambah merinding,
    dengan pemikiranku bahwa yg bunuh Ruu adalah Jjong sendiri
    Kenapa coba, dia bilang,
    “Aku puas melihat pria itu tdk tersenyum lagi saat memegang tangan Ruu”
    Kan banyak tuh, kayak di film2… si orang ketiga bilang
    “Kalo aku gak bisa dapetin kamu, maka tak seorang pun yg bisa….”
    Maka, dia akan lbh memilih untuk bunuh sang pujaan hatinya
    agar gak ada seorangpun yang bisa memilikinya…
    merinding…. ngeri….. atut……
    #peyuk Jinki…….

    Choco… Keep writing…. pemaparan ceritamu asik….

  10. aku mikiiiir aja itu cewe gimana maksudnya ko di kotak kayu gitu.
    setelah baca comment yg lain baru deh ngerti. aku kira di kotak kayu itu maksudnya boneka. haha
    pendek tapi berisi ya. kaya MV aja. hihi

  11. Lagi asiknya baca eh tibatiba udah fin aja. Aku kira ff ini bakalan ngasi clue buat endingnya. Tapi kayaknya author pengen kita sendiri yang buat endingnya dgn persepsi masingmasing. Bener gak thor tebakanku? Hehehe
    Tapi bagus kok aku suka 😉 walaupun sbnernya tetep gak ngerti 😀

  12. Cho Lia, saya ngrasa aneh tiap kali baca ini.. secara saya jadi cast yang ada di dalem kotak kayu.. *mrinding
    eh.? napa nama saya sama nama puppy punya Jjong.?
    tu si ‘punuk’ lumb diganti, ia.? 😀
    entah berapa kali saya bilang, but this is really nice FF..
    hayo~.. buat lagi.. 😀

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s