Apartemen – Part 4

Apartment

Apartment

Title                 : Apartemen Part 4

Author                        : Astina a.k.a Kang hyo kyo

Main cast       : bae suzy dan choi minho

Support cast  : min (miss a)

  yang yo seob (beast)

  Sulli f(x) jiyeon

Length           : Sequel

Genre             : Family, romance, friendship

Rating                        : PG 15

“Dasar” jonghyun sedikt kesal dengana adiknya

“Sudahlah, ada saatnya dia sadar.”

“Kau ingin ke apartemenku ? Ucapku memecahkan suasana

“boleh”

***

Sesampainya di apartemen, aku mempersilahkannya masuk.

“Apartemen yang bagus”

“Itu karena minho mudah di ajak bekerja sama”

“Benarkah ?”

“Ne, apa ada masalah?”

“Setahuku anak dari keluarga choi itu sangan pendiam, kau tau ice”

“Memang benar, tapi tidak terlalu sulit di ajak kerja sama” jawabku sambil menyerahkan segelas orange juice

“Mengapa kau tidak tinggal bersama orang tuamu”

“Aku sudah terbiasa tinggal sendiri”

“Terbiasa?”

“Ne, sejak kelas 2 junior high school. Kalau kau ?”

“Aku sudah bekerja.”

“Uhuk uhuk. Bekerja?”

“Ne, karna kau sudah tau, panggil aku oppa. Jonghyun oppa”

“Agar semua orang adil, aku tidak akan memanggilmu oppa.” jawabku sambil tersenyum

“Wae ?”

“Karna kebanyakan orang yang aku kenal lebih tua dariku, umurku 16 tahun”

“Tapi kau satu angkatan dengan jiyeon dan minho, bagaimana bisa ?”

“Aku …”

Sebenarnya aku sedikit lelah menjelaskan hal ini kepada setiap orang tapi mau bagaimana lagi. Kami bercerita sampai tidak ingat sudah malam.

“… mengapa jiyeon memanggil minho oppa ?”

“hanya sedikit membuat perhatian.”

“Kau?” Aku pun sontak melihat kebelakang.

“Minho, kenalkan …”

“Aku sudah mengenalnya” ucap minho lalu pergi ke kamarnya

“Minho, mianhae” ucap jonghyun.

Aku sedikit bingung dengan situasi ini. Minho pergi ke kamarnya.  Sedangkan jonghyun langsung pamit pulang.

RABU, 17 April 2013

Aku ingin memberitahu minho soal latihan itu, tapi melihat wajahnya aku mengurungkan niatku. Tapi jika tak ku beri tahu, mungkin akan ada masalah. Kalau begitu akan ku coba.

“Minho” ucapku tak semanja biasa namun terdengar gugup.

“Emb?”

“Omma bilang kau boleh pulang terlebih dahulu, dan kita boleh pulang terpisah sampai hari minggu ini.”

Tanpa menjawab apa apa minho naik ke motornya. Bahkan aku tidak tau dia mendengar atau tidak.

“Cepatlah naik” ucap minho

“Ne. Apa kau mengerti dengan apa yang kau bicarakan?”

“Tentu saja”

***

Author pov

Saat di kantin istirahat ke 2

“Minho, pulang sekolah ayo kita pergi ke suatu tempat” tanya yoseob

“Eng ?”

“Pergi ke suatu tempat” ulang yoseob

“Boleh”

“Tunggu dulu, bagaimana dengan suzy ?” Tanya min

“Bukankah dia ada latihan dance denganmu ?”

“Benar, tapi aku membatalkannya karena harus menolong omma di rumah” jawab min

“Apa dia latihan sendiri?” Tanya yoseob

“Sepertinya begitu, minho sekarang suzy dimana?” Ucap min

“Dia di perpustakaan.”

Minho pov

Ring Ding Dong

“Kajja, sudah masuk” ucap yoseob

Pantas saja suzy memilih de perpustakaan. Aku seperti pengawal mereka. Dasar !! Untung saja saat pulang sekolah hanya aku dan yoseob.

“Eo ?”

“Ada apa?” Tanya yoseob.

“Kalian duluan saja”

“Kenapa?” Tanyanya lagi

“Duluan saja”

“Baiklah”

Dia bisa bermain basket, suzy ?? Kemarin ku lihat dia bersama jonghyun dan sekarang key. Apa yang harus kulakukan. Apa kata kata yoseob benar ? Aku menyukainya ? Tidak mungkin. Ini karena aku jarang melihatnya berbicara dengan namja lain selain namja kelas kami. Itu yang membuat ada rasa aneh ketika melihatnya bersama namja lain.

“Minho !!” Teriak key

Aku pun berjalan ke arah lapangan

“Ayo bermain basket ? semenjak kemenangan kita sebulan lalu kau tidak pernah latihan” ucap key

“bukannya aku tidak mau tapi kita memang di beri waktu istirahat satu bulan, dan kita mulai aktif latihan minggu depan, Aku hanya ingin mengajak suzy masuk ke kelas, mungkin kim songsaenim sudah masuk, suzy kajja”

“Ne, key gomawo”

“Ne” teriak key

***

Ring Ding Dong

“Minho kajja, dan suzy selamat latihan” ucap yoseob

“Kalian mau kemana?” Tanya suzy kepadaku

“Hanya berjalan jalan” jawabku

Suzy pov

Wajar saja dia berjalan dengan yoseob. Apa dia berbohong ? Ah tidak mungkin

“Kalau begitu, aku latihan dulu”

**flashback**

‘Sebaiknya aku kemana ?? Perpustakaan atau taman belakang?’

 Eo ? Jiyeon ? Suli ? “Haruskah aku melakukan itu. Lalu apa yang akan kau lakukan?” Ucap suli

Ntah kenapa aku penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.

“Sepulang sekolah aku akan mengajak minho pergi, lalu ..”

Kegiatanku menguping pembicaraan jiyeon dan sulli terpotong karena key akan lewat dan itu juga membuat mereka menghentikan pembicaraan mereka.

Melihat hal ini aku tau itu pasti pembicaraan yang penting. Karena key telah melewati jiyeon dan sulli, key semakin dekat dengan posisi ku. Aku membalikan badanku menjauh dari posisi awalku.

Saat berjalan Aku masih bingung dengan apa yang mereka bicarakan, ada dua informasi yang aku dapatkan.

Pertama sulli akan melakukan sesuatu untuk jiyeon dan yang ke dua jiyeon akan mengajak minho pergi. Ada apa sebenarnya ? Bukankah jiyeon tau kalau minho akan segera bertunangan. Aaaggghhh aku sedikit mengacak rambutku

“Suzy, mau melepaskan stress dengan bermain basket” tanya key dari belakang sambil memegang bahuku.

**flashback end**

Di ruang latihan

“Ada apa sebenarnya?”

Aku masih penasaran, dan semakin penasaran.

Good bye baby good bye (alarm hp suzy)

“Saatnya pulang, omo !! Jam 6, bagaima bisa aku salah memasang alarm”

Aku sedikit berlari, karena takut kemalaman. Buk buk buk

“Aghh, mengapa bisa terpeleset??.”

Tit

Bunyi hp siapa? Hp ku ? Ku lirik hpku, dan bisa ku lihat peringatan yang menunjukan betarai hp ku sudah melemah.

Mengingat aku telah jatuh, aku pun.mencoba berdiri. ‘Au’ sedikit sakit pikirku.

Aku berjalan dengan sedikit pincang, sampai di terminal aku baru teringat aku lupa membawa tasku. Tidak mungkin aku kembali kesekolah. Mengingat kakiku mulai sakit dan keadaan sekolah yang gelap.

“Ah pabo pabo pabo” ucapku sambil sedikit memukul kepalaku.

Aku pun menelpon minho.

“Ada apa ?” Jawab minho

“Bisakah kau menolongku?”

“Tidak”

“Araso”

Bip

***

‘Akhirnya sampai juga’

Bisa ku tebak, terkilir – berjalan jauh – dan sekarang kakiku pasti bengkak aku mencoba melepas sepatuku namun sangat sulit. Akhirnya masih dengan sebelah sepatu masih terpasang aku menuju ke kamar, dan di lanjutkan dengan aktifitas mandi di kamar mandi

Minho pov

‘Dia sudah datang’ jam 8 malam kenapa malam sekali. Apa aku salah karena tadi mengabaikannya. Huh lebih baik aku melihat keadaannya. Apa ini ? Jejak sepatu ? Apa dia tidak melepas sepatunya ? Sebaiknya ku tunggu hingga ia keluar dari kamar mandi.

Klek pintu kamar mandi terbuka

“ya suzy !! mengapa masih menggunakan sepatu ?” ucapku sedikit khawatir sebenarnya.

“aku jatuh di tangga”

“mengapa tidak menelponku?” bukannya menjawab dia malah menatapku sinis

“wae?” tanyaku

“bukankah kau tidak ingin menolongku, apa kau lupa tadi aku menelponmu?”

“oo hehheh” aku terkekeh kecil mengingat sifat ice ku itu

“au” dia merintih kesakitan ketika mencoba melepas sepatunya.

“biar kubantu”

Aku membuka sepatunya perlahan, lalu mencoba membuka kaos kakinya. Sedikit sulit melepas kaos kakinya karena sangat menempel di kakinya.

“mungkin akan sedikit sakit. Kau harus menahannya, ne ?”

“ne”

Aku sedikit terkejut melihat kakinya sedikit bengkak. Pabo yeoja !! pikirku mengingat dia sendiri di sekolah dan bisa terjatuh, lalu muncul pikiran aneh. Apa suzy punya haters ?

“mengapa kau bisa jatuh ?” tanyaku sambil mengobati bengkak di kakinya

“aku terpeleset, sepertinya lantainya licin”

“bagaimana bisa lantai licin ?”

“mana kutahu”

“sudahlah besok akan ku periksa”

“em”

“kau harus tidur di kamarmu, kajja”

“aku lelah, aku pun sudah tak mampu berjalan”

Mendengar apa yang ia katakan, aku mencoba untuk menggendongnya dan memindahkannya ke tempat tidurnya setelah itu ku biarkan ia istirahat, lalu aku memberi tahu kabarnya ke orangtuanya, min, dan yoseob. Untung saja orang tua suzy bukan orang yang panikan.

***

Jiyeon pov

Flasback 1

“aku ingin minho menjadi milikku, dan aku ingin kau menyebarkan gossip kalau aku dan minho pacaran” pintaku

“Haruskah aku melakukan itu?. Lalu apa yang akan kau lakukan?” Ucap suli dan aku mengangguk mengiyakan

“Sepulang sekolah aku akan mengajak minho pergi, lalu ..” pembicaraanku terpotong mendapati key yang ingin lewat, ini hal penting tidak boleh bocor sedikitpun

“key sudah lewat, cepat katakan” pinta sulli

“tidak jadi, kau hanya harus melakukan sesuai permintaanku. Selebihnya aku yang urus” jawabku

Flashback 1 end

Flashbak 2

Suzy ? mengapa ia menuju lantai tiga ?

Tiba tiba saja terbesik dipikiranku untuk membuat suzy celaka. Aku membeli minyak goreng lalu menaruhnya di salah satu baris anak tangga yang tadi suzy lewati. Jika ia pulang pasti akan melewati tangga ini lagi. ‘hehehe’ aku tertawa puas

Namun aku juga menuangkan di tangga lain yang juga menuju lantai tiga, takut ia memilih jalan yang berbeda saat pulang

Flashback 2 end

Kamis 18 april 2013

Author pov

Ting tong ting tong

“yoseob ? min ?” ucap minho saat melihat mereka sudah didepan pintu

“dimana suzy ?” Tanya min panic

“aku disini eonnie?” jawab suzy ceria tidak ada kesakitan di dalam suaranya

Dengan cepat min menemui suzy dan tentu saja min akan meminta penjelasan selengkap lengkapnya.

“ini pukul 5.30 aaaiiissshhh” ucap minho

“mau bagaimana lagi? Kau tau sifat min .” bela yoseob

“hari ini aku akan memeriksa sesuatu, dan aku butuh kau”

“tumben ?”

Mereka terus berbicara sambil menuju tempat min dan suzy berbicara.

“karena kau orang yang tenang dan mampu mengendalikan emosikku”

“mau memeriksa apa ?” Tanya min

“asal muasal jatuhnya suzy” jawab minho

“apa itu perlu ?” Tanya suzy

“tentu saja, aku juga ingin ikut” ucap min

“sebaiknya kau jaga suzy saja” ucap yoseob

“benar, sepertinya suzy memiliki haters” sambung minho

“MWO ???” Tanya min dan suzy bersamaan

“hahhahaha” kalian terlihat lucu minho tertawa lepas sedangkan yoseob hanya keheranan karena dia tadi lebih focus melihat tv.

“ada apa ?” Tanya yoseob

“HAHHAHAHAHAHHA” minho menjawab dengan tertawa

“YA ! minho apa kau mau mati ?” tantang min

“HAHAHAHAHA”

***

“minyak” ucap yoseob

“bagaimana bisa?” Tanya minho

“kalau seperti ini jelas ada yang sengaja ingin melukai suzy”

“bagaimana jika kita periksa seluruh tangga ?”

“mengapa ?”

“Jika hanya ada tangga ini yang di lumuri minyak, kemungkinan pelaku sudah hapal dengan aktifitas suzy dan sering mengikutinya, tetapi jika ada tangga yang lain di lumuri minyak kemungkinan pelaku tidak pernah mengikuti suzy hanya ingin menjahili” jelas yo seob

“di tangga ini juga ada” ucap minho

“dan hanya tangga yang menuju lantai 3 yang di lumuri minyak”

“yoseob, ini”

“jangan sentuh, kemungkinan ini minyak yang di gunakan. Kita bisa memeriksa sidik jarinya” jelas yoseob lagi

“lihat di sini juga ada kantong plastic, coba lihat labelnya ?”

“hah sama !! bahkan struk pembelian masih ada, tertanggal hari kemarin pukul menunjukan setengah jam setelah pulang sekolah”

“benarkah ?? bukankah supermarket ini yang paling dekat dengan sekolah ??”

“benar. Cepat masukan botol minyak itu kedalam kantong plastic. Ini satu satunya barang bukti”

***

1 bulan kemudian Rabu 1 Mei 2013

Author pov

“aku ingin kekantin. Min dan yoseob sudah pergi. Kau ingin menitip sesuatu?”

“aku ingin ikut saja” ucap suzy sambil mencoba berdiri

“apa tidak apa kau berjalan terlalu banyak?”

“tidak apa ….”

“MINHO” yo seob berteriak

“ada apa ?” minho hanya menjawab denga ice style

“eo ? dimana min?”

“ya jawab pertanyaanku?”

“sebentar, aku cari min dulu.” Ucap yoseob membuat minho kesal

“suzy kau duduklah dulu, aku akan mencari tau ada apa ?”

Belum sempat minho keluar, yoseob telah masuk bersama min dengan nafas yang ngos ngosan.

“ada apa ?” Tanya minho

“ada gossip yang menyatakan kau dan jiyeon berpacaran dan suzy sebagai pihak ketiga membuat kalian putus” jelas yoseob

“MWO??” suzy dan minho bertanya tidak percaya

“itu benar” ucap min membenarkan

“siapa yang menyebarkan ?” Tanya minho

“tidak tahu, karena akhir akhir ini aku sudah jarang bergossip” jelas min

“aku juga tidak tahu” jelas yoseob mendapati minho melihatnya

“sepertinya aku tahu ?” ucap suzy membuat ke tiga temannya melihatnya

“siapa ?” ucap mereka bertiga bersamaan

“akan kucerikatan di apartemen”

***

Ring Ding Dong

“minho suzy jangan lupa tugas kalian, selamat siang” ucap hyo kyo songsaenim dan berlalu meninggalkan kelas

Mereka sudah jarang berkelahi seperti sebelumnya, minho mulai memahami suzy dan suzy juga mulai memahami minho. Dan itu membuat tugas yang di limpahkan hyo kyo song saenim lebih mudah.

“ternyata benar juga” ucap minho memecahkan suasana yang sunyi

“apanya?” Tanya suzy

“bukankah tugas ini di limpahkan ke kita karena kita sering berkelahi.”

“ooo aku mengerti”

“suzy, apa yang omma dan appa mu bicarakan semalam?”

 “aku akan di jodohkan dengan seseorang” suara suzy memelan di akhir kata

“nugu ?”

“omma merahasiakan, kataya dari pihak pria ingi di rahasiakan”

“kau tidak ingin tahu ?”

“tidak” jawab suzy jutek

“kita tidak akan satu apartemen lagi ?”

“aku tidak tahu, omma tidak membahas itu.” Suzy menunduk menahan tangisnya tapi minho tak melihat suzy karena ia berjalan di depan suzy

“…”

“kau sendiri ? mengapa masih tinggal bersamaku ? bukankah kau juga di jodohkan?”

“kau tau dari mana? Apa kau tau orangnya ? bodohnya aku masih bertanya!! Tentu saja kau tidak tau karena itu rahasia keluarga choi, orang orang haya tahu aku akan dijodohkan. Aku sangat senang di jodohkan dengannya…” air mata suzy yang di tahannya dari tadi semakin meronta ronta ingin keluar dari rumahnya

“… awalnya aku memang kesal tapi lama kelamaan aku menyukainya…” air mata suzy mulai menetes tak hanya itu ia merasa jantungnya di tusuk tusuk dengan pisau yang amat tajam.

“… dan jika kau tau orangnya, dia tidak akan marah kalau aku tinggal bersamamu…”  hati suzy semakin sakit. Tak kuat menahan sakit saat di tengan jalan, saat minho menyelesaikan kalimat itu suzy memilih belok ke toilet wanita saat sedang dalam proses mengantar tugas itu.

“..karena orang itu adalah …” minho membalikan badannya ingin menyelesaikan kalimat yang ia ucapkan namun ia sudah tak melihat suzy. Minho bingung dan sedikit kecewa sementara suzy menangis.

Mungkin suzy sudah menyadari kalau ia mencintai minho, tapi bagaimana dengan minho ??????

Apakah ia mencintai gadis lain ????

***Bersambung***

Aku gag tau ngomong apa. Hehhehe yang jelas  sampai part 5 udah end kok. Kritik saran akan author terima. gamsa

 

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

10 thoughts on “Apartemen – Part 4”

  1. yeaaaaaaahhhhhhhh, beneran thor part 5 – end ? huaa ga sabar gimana akhir ceritanya nih, aku mau ketawa liat minho sama yeseob kok kayak jadi detektif gitu, trus serius banget, aku rasa mungkin itu agak berlebihan thor, tapi aku ttp suka nih ff, like this so muchhhhhh

  2. Wuahhh,, rindu banget sma ff ini
    Setelah sekian lma bru bisa bca ff nya 🙂
    Pasti yg di jodohan sma suzy itu minho oppa ya thor,,
    Ya udah deh aku langsung menuju ke part 5 nya

  3. Ga mungkin Minho menyukai wanita lain.. Dia kan suka ama suzy.. Pa lagi ntar dia mau tunangan ama suzy.. Iyakan author??
    Author: sok tahu!

    Btw napa yahh kalo di sekolah gitu ff nya selalu aja jinki oppa jadi seonsangnimnya??

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s