Your Presence

Your Presence

Author : Cemsky

Main Cast : Kim Jungah (After School), Lee Jinki (SHINee)

Length : Ficlet

Genre : fluff & romance (?)

Rating : G

Summary : Namja itu hanyalah orang asing bagi yeoja itu. Dan yeoja itu hanyalah seorang yeoja yang sedang menunggu bis bagi namja itu.

A/N : Halo, ff ini muncul bukan karena adanya skandal onew-jungah. Tapi emang kepengaruh sama itu juga, sih. Tapi gak karena itu juga. Ya pokoknya…………….. selamat membaca.

Jungah bukannya membenci hari Senin, ia hanya sedikit malas pergi ke sekolah mengingat bahwa hari Senin ada mata pelajaran yang selalu membuat jantungnya berpacu sangat kencang, apalagi kalau bukan ilmu sosial dengan Park songsaengnim. Jungah selalu khawatir apabila Park songsaengnim mulai membuka daftar absen dan memanggil nama siswanya satu persatu. Tapi walaupun begitu, kelas Park songsaengnim tidak pernah sepi, karena jika ada yang berani absen maka nilainya akan mendekati nilai D dan dinyatakan tidak lulus.

Jungah menunggu bis yang akan membawanya ke ‘neraka’. Ia melihat jam di pergelangan tangan kirinya yang menunjukkan pukul 7.00 pagi. Jungah kemudian menengokkan kepalanya ke kanan dan ke kiri, kebiasaannya saat tidak ada sesuatu yang menyita pikirannya. Ia kemudian melihat ada seorang namja yang menyeberang jalan dan duduk di sebelahnya. Namja ini juga menunggu bis yang sama dengan Jungah karena jika Jungah lihat dari seragam yang dikenakan namja ini, maka mereka berdua bersekolah di tempat yang sama.

Ketika bis datang, mereka berdua masuk dan berdiri bersebelahan. Entah mengapa, ketika Jungah memperhatikan wajah namja di sebelahnya ia berpikir bahwa namja ini terlihat manis. Padahal wajah namja itu tidaklah berbeda dari kebanyakan namja lainnya, hanya saja ketika Jungah tidak sengaja melihatnya tersenyum, ia merasakan ada sesuatu yang berbeda dengan namja ini. Dan entah mengapa bibir Jungah tertarik ke atas dan membentuk sebuah senyuman kecil.

Semenjak itu, Jungah sangat menanti datangnya hari Senin. Ia bagaikan lupa dengan kelas Park songsaengnim dan justru menanti namja itu. Dan benar saja, ketika Jungah menunggu bis di halte dan melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul 7.00 pagi, namja itu datang dan kembali duduk di sebelah Jungah. Sementara namja itu bersikap santai saja, Jungah sedang berusaha dengan sekuat tenaga untuk meredam debaran di dadanya. Jungah sendiri tidak tahu mengapa ia bisa bereaksi seperti ini hanya karena ada seorang namja duduk di sebelahnya. Padahal biasanya Jungah tidak perduli kepada orang-orang yang duduk di sebelahnya, namun namja ini sepertinya lain.

Pandangan Jungah terhadap hari Senin menjadi berubah. Hari Senin yang tadinya ia anggap sebagai hari yang tidak menyenangkan, berubah menjadi hari yang sangat menyenangkan. Ya, hanya karena kehadiran seorang namja yang bahkan namanya saja tidak ia ketahui! Hari ini adalah Senin ke-4 dimana Jungah bertemu dengan namja ini. Jungah menunggu hingga jam tangannya menunjukkan pukul 7.00 tepat. Namun, ketika waktu yang ditunggunya telah tiba, ia tidak melihat kehadiran namja tersebut. Jungah sengaja melewatkan bis yang berhenti di depannya, berharap bahwa namja ini hanya terlambat datang. Tetapi namja ini masih saja tidak terlihat. Dengan berat hati Jungah menaiki bis yang lewat dan mengubur harapannya.

Hal ini terjadi selama 3 minggu berturut-turut, Jungah bagaikan kehilangan semangatnya. Hari Senin yang biasanya ia tunggu dengan sangat antusias kini kembali lagi menjadi hari Senin yang kelam. Jungah yang kini sudah duduk di halte bis kembali memperhatikan zebra cross yang biasanya diseberangi oleh namja itu. Tetapi seperti 3 minggu belakangan ini juga, zebra cross tadi tidak dilangkahi oleh namja itu. Jungah kemudian membaca buku ilmu sosial yang diberikan oleh Park songsaengnim sambil menunggu datangnya bis. Ia melirik sebentar arlojinya dan melihat waktu yang ditunjukkan adalah pukul 7.00 pagi.

Jungah hanya tersenyum melihatnya, tersenyum karena ia merasa sudah dikecewakan oleh cinta. Ketika ia merasakan sebuah debaran dan ia rasa debaran itu akan membawanya kepada kebahagiaan, sekarang ia justru merasa kecewa karena debaran itu seperti hilang begitu saja. Sama seperti namja ini, datang secara tiba-tiba dan pergi begitu saja. Jungah kemudian kembali memusatkan perhatiannya pada buku di tangannya ketika ia merasakan kehadiran seseorang di sebelahnya. Namun, karena Jungah sudah terpaku pada bukunya, maka ia tidak memperdulikan sekitarnya, hingga sebuah telapak tangan muncul di depan matanya.

Jungah kemudian menengok ke sebelah kanannya dan mendapati sebuah wajah yang tak asing dengan senyuman yang ia kagumi akhir-akhir ini. Orang di sebelahnya kemudian berkata “Lee Jinki imnida.” Jungah segera menyambut tangan Jinki dan ikut tersenyum, mulai saat itu Jungah tahu bahwa kali ini cinta tidak akan mengecewakannya.

END

A/N : Maaf kalau jadinya hancur lebur begini, saya masih berusaha sekuat jiwa raga untuk mengimprovisasi diri. Terima kasih yang sudah baca, dan sekali lagi maaf karena banyak kekurangan.

©2011 SF3SI, Freelance Author.

Officially written by ME, claimed with MY signature. Registered and protected.

This FF/Post legally claim to be owned by SF3SI, licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License. Permissions beyond the scope of this license may be available at SHINee World Fiction

Please keep support our blog, and please read the page on top to know more about this blog. JJANG!

11 thoughts on “Your Presence”

  1. huaaaa….. jung-ah, kau terlalu tua untuk onew~ T.T tapi tak apalah kalau memang jodoh..
    Author~aku bacanya sambil ketawa-tawa loh~ ikutan berdebar gitu~ ^o^

  2. aishhh….
    baru sadar klo fluff.. 😛

    saya kira Jungah n Jinki bakalan kenalan , lanjut ngobrol2…
    ternyata sebagian besarnya narasi, dialognya cuma Jinki yang ngenalin diri..

    ini bagus kok Cemsky, saya bisa ngerasain apa yang dirasakan Jungah..
    penasaran apa kelanjutan setelah mereka kenalan.. 😛

    Ok Cemsky, ditunggu karya lainnya ya.. 🙂

  3. Keren sih… tapi tetep bayangin jungah lebih tua… 🙂 hehehe… mungkin karena pake namanya yaa…

  4. narasinya keren, bisa ngilaingin bayang kalau jungah eonni lebih tua dari jinki oppa, nggak tahu kenapa aku kebayangnya mereka seumuran, mungkin karena di narasinya jungah eonni polos kali yah? #itumenurutaku

  5. aduh padahal berharap lebih loh u,u
    bagus kok ceritanya,tapi yaa menurut aku ,banyak pengulangan subyek(?) ya itu lah maksudnya -_- sequel dong :3

  6. keren kok ff nya 😀 tp ngarepnya jgn jung ah dong.. siapa kek, misalnya jessica gtu.. hehehe #onsicalovers wkwkwk

    oke dtunggu krya slanjutnya, keep writing 😀

  7. wahh seru . aku kira end nya sad tapi gak 🙂 .
    jung ah eonni cocok aja sih sama onew oppa . SO ? Jung ah cantikk …
    tapi aku lebih suka kalo JUNG AH EONNI SAMA LEETEUK OPPA .

Give Me Oxygen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s